Aparat dari unsur TNI/Polri turut terlibat dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun yang digelar di Maha Vihara Duta Maitreya, Kecamatan Batam Kota, Batam. Foto: Ilham untuk Batam Pos
batampos – TNI dan Polri serta Aparatur Pemerintah di seluruh Indonesia masih terus gencar melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat, dengan harapan capaian vaksinasi di berbagai daerah dapat terjelajahi hingga pelosok daerah.
Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 yang digagas oleh Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manaludan selaku Komandan Korem 033/WP terus berupaya di berbagai daerah di 7 Kabupaten/Kota dalam memeberikan vaksinasi bagi masyarakat.
Di bantu satuan Jajaran Korem 033/WP yang tersebar di 7 Kabupaten/Kota Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 terus bergerak menyisir daerah-daerah di Kepri.
Tercatat hingga (5/1) capaian dari Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 ini mencapai 475.764 untuk Dosis I dan 348.113 untuk Dosis II. Total mencapai 823.877. “Sedangkan untuk vaksinasi usia 6 – 11 tahun sudah mencapai 20.304,” ujarnya, Kamis (6/1).
Kepala Penerangan Korem 033/WP Mayor Inf Reza Fahlevi mengatakan Sudah menjadi tugas pihaknya dalam membantu pemerintah dalam mensukses vaksinasi kepada masyarakat.
“Meskipun berbagai kendala tentu ada di lapangan namun kita dilatih untuk tidak mengenal lelah dan selalu menjadi motor permasalahan di lapangan, segala permasalah pasti ada jalan keluar,” ucap Reza. (*)
Penyerang Juventus Alvaro Morata (kanan) dijaga bek Napoli Giovani Di Lorenzo berseua pada giornata ketiga. (CARLO HERMANN/afp)
batampos – Paro kedua Serie A musim ini langsung dibuka dengan grande partita antara Juventus versus SSC Napoli.
Dua tim yang terlibat persaingan scudetto selama empat musim (2015–2016 sampai 2018–2019) sebelum dirusak oleh Inter Milan dalam dua musim terakhir.
Musim ini, Juventus menjalani start buruk dan baru di empat giornata terakhir mampu merangsek ke lima besar.
Laga di Allianz Stadium dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 2 pukul 02.45 WIB) adalah kesempatan La Vecchia Signora untuk makin mendekatkan diri ke empat besar atau zona Liga Champions.
Berbeda dengan Juve, Napoli bersama allenatore Luciano Spalletti menjalani musim yang bagus dengan cukup lama merasakan capolista (pemuncak klasemen).
Tepatnya selama 12 giornata, dari giornata keempat sampai giornata ke-15. Tapi, performa Il Partenopei belakangan angin-anginan dengan menelan tiga kekalahan dalam empat giornata terakhir. Lorenzo Insigne dkk pun beruntung masih berada di tiga besar klasemen sementara.
Kabar kepergian Insigne, kapten sekaligus wide attacker andalan Napoli, akhir musim nanti sedikit banyak memengaruhi grafik turunnya performa Partenopei.
Insigne sudah bergabung dengan Napoli di usia 15 tahun dan melakoni debut profesional bersama tim utama sejak 11 tahun silam (2010). Bisa dibayangkan betapa loyalnya pemilik julukan Il Magnifico tersebut bagi Napoli.
Lalu, kenapa Insigne memilih pergi ke klub MLS (Major League Soccer) Toronto FC? Jawabannya tak jauh dari seputar masalah dengan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis (ADL).
Kabarnya, ADL tidak ingin memberikan kontrak mahal untuk Insigne yang sudah menapak usia 30 tahun. Kontrak Insigne memang habis akhir musim ini.
”Jika Anda melihat CV-nya, Lorenzo (Insigne) adalah sosok kapten yang benar-benar loyal.”
”Dia begitu mencintai Napoli, tetapi harus membuat keputusan untuk masa depannya,” ungkap Andrea D’Amico, perantara dalam kesepakatan Insigne dengan Toronto FC, kepada Radio Marte kemarin (5/1).
Insigne yang diklaim meneken kontrak berdurasi empat tahun serta gaji bersih EUR 11,5 juta (Rp 187,1 miliar) bersama Toronto FC sejatinya masih ingin berkiprah di Serie A. Tujuannya demi kans tampil bersama timnas Italia di Piala Dunia 2022.
”Aku masih percaya berkarier di sana (MLS, Red) tidak akan menutup peluang Lorenzo untuk dilirik Roberto Mancini (allenatore timnas Italia, Red),” beber D’Amico.
Jika Napoli kehilangan sang kapten pada akhir musim, Juve malah terancam tanpa striker Alvaro Morata akhir bulan ini.
Striker timnas Spanyol itu sedang dalam bidikan serius FC Barcelona. Selain keinginan diasuh Xavi Hernandez, entrenador Barca, Morata tidak cocok dengan allenatore Juve Massimiliano Allegri.
Morata dan Allegri terlibat adu mulut ketika Juve melawan Genoa CFC pada giornata ke-16 (6/12/2021).
Pemicunya, Allegri mengganti Morata pada menit ke-73. Performa seret gol (baru mengemas 5 gol) di Serie A musim ini membuat Alvarito –sapaan akrab Morata– ingin lebih banyak diberi kepercayaan.
Tapi, Allegri tentu punya pertimbangan taktik tersendiri. ”Morata hanya akan dilepas jika Juve sudah menemukan pengganti yang cocok. Allegri memprioritaskan stiker muda,’’ klaim Tuttosport. (*)
Ilustrasi: Warga mengikuti tes antigen massal di Puskesmas Belakangpadang. Dari hasil tes, didapati warga yang positif Covid-19. Foto: Polsek Belakangpadang untuk Batam Pos
batampos – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, empat pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam, Rabu (5/1) kemarin, tidak memiliki riwayat ke luar kota.
“Dari hasil penulusuran kita enggak ada (ke luar kota), itupun baru tahu dari hasil swab saat pasien akan ke luar kota,” ujar Didi, Kamis (6/1).
Menurutnya saat ini sudah dilakukan tracing terhadap seluruh keluarga pasien. Begitu juga kontak langsung maupun kontak tidak langsung pasien.
Selain keluarga pasien, penerapan tracing terus ditingkatkan di masyarakat. Dimana sesuai edaran Kemendagri untuk meningkatkan tracing menjadi 1:15 sudah dilaksanakan di seluruh Puskesmas di Kota Batam.
Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan di setiap puskemas diarahkan meningkatkan tracing menjadi 15 orang, untuk setiap satu kasus positif Covid-19. Tracing tidak hanya bagi kontak erat, tetapi semua jenis kontak.
Selain itu dalam tracing ini, tenaga kesehatan tiap puskesmas akan melibatkan pemerintah setempat seperti camat, lurah, Babinsa serta dari Bhabinkamtibmas.
“Untuk pasien baru ini juga sudah kita lakukan tracing, tidak hanya kontak erat tapi semua yang kontak langsung dengan pasien,” jelasnya.
Sebelumnya, empat orang warga Batam terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (5/1). Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam mencatat, penambahan kasus baru ini berasal dari Kelurahan Sagulung Kota, Tiban Lama, masing masing satu kasus. Sedangkan Kabil, Sadai dan Tanjung Buntung masing-masing dua kasus.
Didi menambahkan, empat orang pasien tambahan tersebut saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah. Sementara satu orang lainnya dirawat di RSUD Embung Fatimah. “Satu orang pasien yang di rawat di RSUD Embung Fatimah merupakan warga Bengkong, tepatnya Bengkong Sadai,” ungkap Didi. (*)
Para pemain Liverpool merayakan kemenangan adu penalti atas Leicester City dalam laga perempat final Piala Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Rabu (22/12) waktu setempat. (Craig Brough/Reuters/Antara)
batampos – Usulan dari banyak pihak supaya Liverpool FC menurunkan tim U-23 untuk menghadapi tuan rumah Arsenal dalam first leg semifinal Piala Liga dini hari nanti (7/1) tidak diakomodasi.
LFC bersikukuh meminta penundaan laga di Emirates Stadium tersebut. Kasus Covid-19 yang menyerang banyak personel tim menjadi alasan LFC. Itu sekaligus bukti bahwa The Reds benar-benar serius untuk meraih hasil maksimal di ajang bernama lain EFL Cup tersebut.
Sejatinya, penundaan laga tetap merugikan Jordan Henderson dkk. Sebab, skuad asuhan Juergen Klopp itu kehilangan keuntungan memainkan second leg di kandang sendiri.
”Ada perubahan jadwal karena penundaan. First leg jadi dihelat di Anfield (kandang Liverpool FC, Red) pada 14 Januari, sedangkan second leg (di Emirates Stadium, Red) pada 21 Januari.” Demikian bunyi pernyataan resmi EFL tadi malam seperti dilansir Sky Sports.
Bukan hanya itu. Untuk sekadar tampil di Anfield pekan depan, LFC terancam masih pincang. Selain sudah kehilangan Sadio Mane, Mohamed Salah, dan Naby Keita yang memenuhi panggilan timnas masing-masing di Piala Afrika, pemain yang cedera seperti Takumi Minamino, Divock Origi, Harvey Elliott, dan Thiago Alcantara belum tentu pulih.
Begitu juga tiga pemain yang menjalani karantina mandiri, yaitu Alisson Becker, Roberto Firmino, dan Joel Matip. Mereka belum tentu fit tepat waktu.
Apalagi, belum ada tanda-tanda markas latihan tim di Kirkby yang ditutup selama dua hari terakhir kapan dibuka kembali.
Kerugian lain dari penundaan tadi malam tentu saja menambah padat agenda pertandingan LFC di sisa musim ini.
Sebelumnya, Boxing Day atau matchweek ke-19 Premier League melawan Leeds United (26/12/2021) ditunda dengan alasan sama dan hingga kini belum ada jadwal penggantinya. (*)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan dua orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (6/1). Pihak yang diamankan tersebut di antaranya satu orang aparatur sipil negara (ASN) dan satu orang pihak swasta.
Kini total yang diamankan dalam giat operasi penindakan di Kota Bekasi berjumlah 14 orang, termasuk Wali Kota (Wako) Bekasi Rahmat Effendi.
“Benar, hari ini Kamis (6/1) siang, tim KPK kembali mengamankan satu orang lagi ASN di lingkungan Pemko Bekasi dan satu orang pihak swasta beserta barang bukti uang ratusan juta rupiah,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (6/1).
“Saat ini jumlah pihak yang diamankan tim KPK ada 14 orang terdiri dari Wali Kota Bekasi, beberapa orang ASN dan pihak swasta.
Saat mengamankan seorang pihak swasta, lanjut Ali, tim penindakan mengamankan barang bukti uang ratusan juta. Meski demikian, KPK tidak menjelaskan rinci jumlah uang yang diamankan saat menangkap pihak yang baru diamankan tersebut.
Berdasarkan sumber JawaPos.com, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi diduga menerima upeti dari berbagai pihak. Pertama dia diduga menerima duit dari pihak yang menginginkan bekerja sebagai tenaga kontrak di berbagai dinas di Pemerintah Kota Bekasi.
“Nilainya bervariasi, jumlah sementara duit suap ada puluhan juta yang diterima Wali Kota melalui orang kepercayaanya,” terang sumber JawaPos.com. Rencanannya, ada sekitar 800 tenaga kontrak yang dibutuhkan pihak Pemkot Bekasi untuk mengisi berbagai formasi lowongan kerja tenaga kontrak yang tersedia.
Penerimaan kedua, sang Wali Kota diduga menerima duit suap dari bos perusahaan properti yang ingin mengembangan bisnisnya di wilayah Bekasi.” Sekitar Rp 100 juta uangnya,” imbuh sumber.
Sementara, dugaan suap ketiga diduga berasal dari ijon berbagai proyek di Bekasi.” Jumlahnya Rp 500 juta,” terang sumber JawaPos.com (grup Batam Pos) lagi.
Lembaga antirasuah pada Kamis (6/1) ini, dikabarkan akan menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan tersebut. Hal ini setelah 1×24 jam penangpan terhadap pihak-pihak yang diamankan. “Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” tegas Ali menandaskan. (*)
Wisatawan yang berkunjung menikmati kuliner di saung sawah agrowisata persawahan Poyotomo, Desa Bintan Buyu, Teluk Bintan. F.Disbudpar Bintan
batampos– Kabupaten Bintan merupakan salah satu daerah di Indonesia yang menjadi gerbang wisata bagi wisatawan mancanegara. “Potensi pariwisata Bintan sangat luar biasa,” ungkap Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan.
Melihat potensi ini, Roby memiliki cita-cita menjadikan Bintan sebagai sentra wisata belanja dan cross border tourism. Dengan begitu, diharapkan Bintan menjadi pilihan bagi wisatawan mancanegara untuk belanja selama melakukan kunjungan ke Pulau Bintan.
Menurut Roby, hal ini sangat mungkin terwujud karena melihat jumlah peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dari tahun ke tahun ke Pulau Bintan sebelum masa pandemi.
Roby menyebut, Januari 2019 sebelum covid-19 mewabah, sekitar 40.479 wisatawan mancanegara berkunjung ke Pulau Bintan. “Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang luar biasa ini harapan bagi kelangsungan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bintan,” kata Roby.
Oleh karena itu, Roby meminta masyarakat yang ada di Bintan mempersiapkan diri karena setelah pandemi berakhir, pariwisata Bintan akan cepat bangkit dan pulih.
Roby juga mengimbau kepada masyarakat Bintan agar tidak menyerah terhadap pandemi covid-19 yang sekarang belum sepenuhnya berakhir. “Sama-sama kita berdoa keluar dari pandemi covid-19, karena saya sangat yakin pandemi tetap ada ujungnya,” tukas Roby. (*)
Ilustrasi; Transportasi udara saat libur Natal dan Tahun Baru. f. JPGROUP
batampos – AirNav Indonesia melayani total 52.871 pergerakan pesawat di seantero Nusantara selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno, mengatakan, puncak arus mudik terjadi pada 22 Desember 2021 dengan total 3.754 pergerakan pesawat, dan puncak arus balik terjadi pada 29 Desember 2021 dengan total 2.908 pergerakan.
Pergerakan tersebut merupakan laporan dari 52 Posko Nataru yang kami selenggarakan bersama dengan stakeholder penerbangan lainnya di kantor cabang, kantor cabang pembantu, maupun unit layanan navigasi penerbangan di seluruh Indonesia sejak 17 Desember 2021. Posko berakhir pada tanggal 4 Januari 2022 kemarin,” ungkap Pramintohadi dalam keterangannya, Rabu (5/1).
Pramintohadi menjelaskan, total pergerakan pesawat pada periode Nataru mengalami penurunan sebesar 9,4 persen dibandingkan dengan periode di tahun sebelumnya.
“Pada periode Nataru 2020-2021, AirNav Indonesia melayani total 58.267 pergerakan pesawat udara,” ucapnya.
Pramintohadi menyampaikan, selama periode Nataru pihaknya menerbitkan 17 ASHTAM terkait dengan aktivitas gunung berapi yang terdiri dari 5 ASHTAM Gunung Dukono, 3 ASHTAM Gunung Lewotolo, dan 9 ASHTAM Gunung Semeru.
Ashtam merupakan sejenis notam (notice to airman) seri khusus dengan format tertentu yang berisi tentang perubahan aktivitas gunung berapi, erupsi dan awan abu yang berpotensi berpengaruh terhadap pengoperasian pesawat.
“Kami juga menerbitkan 63 NOTAM selama periode Nataru kali ini. NOTAM yang diterbitkan terdiri dari 55 NOTAM Pandemi Covid-19 dan 8 NOTAM terkait operasional,” paparnya.
Pramintohadi menambahkan, bersama dengan stakeholder penerbangan lainnya telah berkolaborasi dengan baik dalam memberikan pelayanan jasa transportasi udara yang prima.
”Kami bersyukur, layanan navigasi penerbangan selama periode posko Nataru kali ini berjalan dengan baik, lancar, selamat, dan efisien,” pungkasnya. (*)
Ekspos kasus dugaan tindak pidana penipuan dan pemerasan dengan modus sex phone di Kota Batam, Kamis (6/1). (istimewa)
batampos – Dit Reskrimsus Polda Kepri mengamankan 10 orang tersangka terdiri dari 1 orang perempuan dan 9 orang laki-laki atas dugaan tindak pidana penipuan dan pemerasan dengan modus phone sex di Kota Batam. Para tersangka berwarga Negara China dan Vietnam yang berinisial TTP, LH, MXJ, ZW, ZCG, LYW, TXQ, MTY, WB, dan MXW.
“Setelah dilakukannya pemeriksaan terhadap 10 orang tersangka ini mereka berasal dari China dan Vietnam yang di duga melakukan tindak pidana penipuan dan pemerasan dengan modus sex phone melalui aplikasi Wechat,” Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo di Media Center Bid Humas Polda Kepri, Kamis (6/1/22).
Teguh Widodo mengatakan tim Subdit V Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan 10 orang tersangka di salah satu rumah yang ada di Kota Batam. Dari TKP yang berhasil diamankan beberapa alat komunikasi berupa handphone dan laptop yang digunakan oleh ke 10 orang tersangka untuk melakukan aksinya.
Teguh melanjutkan, dari 10 orang tersangka ini mereka memiliki perannya masing-masing. Ada yang bertugas melakukan profiling kepada korban yang berada di Negara China, ada juga yang menjadi icon yang melakukan video call sex, dan juga melakukan pencarian korban, menghubungi korban, merekam video call sex, mengancam korban, serta memeras korban dengan menggunakan sistem elektronik aplikasi wechat.
Adapun tersangka berinisial TTP yang berperan sebagai icon yang melakukan video call phone. Kemudian rekan-rekan tersangka lainnya yang akan melakukan tindakan pemerasan terhadap korban. Para tersangka melakukan aksinya sejak bulan Agustus 2021 dan mereka sudah berada di Indonesia sejak 6 bulan yang lalu.
“Selanjutnya kita akan melimpahkan berkas pemeriksaan kepada pihak Imigrasi,” jelas Teguh Widodo.
Sementara itu Kepala Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi Keimigrasian (TIKKIM) Kantor imigrasi kelas I Khusus TPI Batam Tessa Harumdila, mengatakan dari kejadian ini pihaknya akan terus melakukan pengawasan lebih optimal di setiap pintu masuk yang ada di Kota Batam. “Dan juga tidak hanya dipintu Kota Batam, juga pintu masuk dari Jakarta dan kota-kota lainnya,” katanya. (*)
Novak Djokovic tidak bisa masuk wilayah Australia setelah kesalahan visa. (Tiziana FABI / AFP)
batampos – Pengacara Novak Djokovic telah mengajukan gugatan terhadap otoritas Australia terkait kebijakan deportasi yang menimpa petenis nomor satu dunia tersebut.
Sidang kasus tersebut yang semestinya bisa digelar hari ini harus ditunda sampai Senin pekan depan.
Djokovic tiba di Bandara Tullamarine, Melbourne, sekitar pukul 11.30 waktu setempat Rabu (5/1) setelah terbang dari Dubai.
Dia kemudian ditahan di ruang karantina bandara karena visa-nya tidak sesuai ketentuan yang berlaku di Negara Bagian Victoria, lokasi dimana Australia Terbuka digelar.
Visa tersebut kemudian dicabut dan Djokovic menghadapi ancaman deportasi. Saat ini Djokovic sedang ditempatkan di hotel karantina di dekat bandara.
Djokovic sendiri datang ke Melbourne untuk mempertahankan gelar juara Australia Terbuka. Dia diundang penyelenggara setelah mendapatkan pengecualian medis.
Pengecualian medis diberikan kepada petenis yang tidak divaksin. Namun petenis harus mengajukan dispensasi dulu kepada penyelenggara dan akan dinilai dulu oleh panel indepen.
Ayah Djokovic, Srdjan Djokovic menyatakan putranya langsung dibawa ruang isolasi di bawah pengawasan polisi begitu tiba di bandara.
Presiden Serbia Aleksandar Vucic memberikan dukungan kepada Djokovic dalam kasus tersebut. Dia menyebut tindakan Australia tersebut merupakan pelecehan kepada Djokovic.
Dia pun meminta kedutaan besar Serbia di Canberra untuk memperjuangkan Djokovic agar bisa tetap bertanding di Australia Terbuka.
Namun Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyebut kasus Djokovic adalah kasus individu. ”Aturan tetaplah aturan. Tidak siapapun yang bisa berada di atas aturan ini terutama terkait dengan regulasi perbatasan yang berhubungan dengan penanggulangan pandemi,” ujarnya,
Grand Slam Australia Terbuka sendiri bakal start 17 Januari mendatang. (*)
batampos – Usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, atau di awal tahun 2022 ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuat peryataan pers melalui channel YouTube bahwa kasus Covid-19 di Kepri mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Berawal dari 2 kasus, kemudian naik menjadi 93 kasus, lanjut lagi menjadi 140 kasus dan terakhir sampai 168 kasus. Alhasil kasus covid19 di Kepri menjadi tertinggi ke-2 di Indonesia, berada dibawah DKI Jakarta yang mencapai 526 kasus.
Mencermati pernyataan pihak BNPB ini, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad langsung memberikan pernyataan bahwa kasus baru covid19 di awal tahun 2022 yang dibacakan oleh BNPB tersebut memang terjadi di Kepri. Namun, lanjutnya, yang tertular bukan masyarakat Kepri, melainkan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke tanah air dan melalui jalur yang ada di Kepri, baik Batam, Tanjungpinang maupun Karimun.
“Seharusnya hal seperti ini tidak terjadi lagi. Harus sudah dipisahkan antara data masyarakat Kepri dan data PMI yang tertular Covid-19. Pada akhir Desember lalu kita sudah berkoordinasikan dengan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI terkait data PMI yang pulang dan pergi melalui jalur Kepulauan Riau dan dinyatakan terkonfirmasi virus Covid-19. Kita sudah meminta kepada Pemerintah Pusat agar ada pemisahan data antara PMI dan data masyarakat Kepri,” kata Gubernur Ansar, Kamis (6/12).
Menanggapi data BNPB tersebut, Gubernur Ansar yakin jika yang dibacakan merupakan kasus yang menimpa para PMI, dan bukan kasus yang menimpa masyarakat Kepri.
“Sejauh ini dari segi capaian vaksinasi, kita termasuk yang terbaik di Indonesia. Begitu juga dengan tingkat kepatuhan masyarakat Kepri dalam menerapkan protokol kesehatan. Ditambah lagi, baru saja kita melakukan survey serology dan hasilnya tingkat titer antobodi masyarakat Kepri mencapai 89,6 persen. Itu artinya masyarakat Kepri termasuk sudah kebal terhadap virus covid19. Yang penting tetap patuhi prokes,” tegas Ansar Ahmad.
Atas dasar itulah Gubernur Kepri mengaku merasa perlu mendatangi kantor Kementerian Kesehatan RI di akhir Desember lalu. Dengan tujuan utama meminta agar ada pemisahan data masyarakat Kepri dan PMI yang terjangkit virus covid19. Karena jika para PMI yang tertular juga digabungkan dengan masyarakat Kepri, tentu saja kasus covid di Kepri tidak akan pernah habis. Karena selamanya Kepri akan tetap menjadi jalur lalulintas keluar dan masuknya para PMI.
Pemerintah Provinsi Kepri, lanjut Gubernur, saat ini sedang gencar melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19, salah satunya dengan melakukan berbagai sosialisasi dan memaksimalkan vaksinasi. Saat ini Pemprov Kepri sedang gencar melakukan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di seluruh Kepri.
Hal ini juga bagian upaya untuk melindungi masyarakat Kepri dari bahaya pandemi. oleh sebab itu, Gubernur berharap kebijakan pusat yang menunjuk Kepri sebagai salah satu jalur pemulangan PMI ini tidak berdampak terhadap semangat masyarakat Kepri yang ingin selalu sehat, dan kemudian bisa mengembalikan semangat pemulihan ekonomi guna bangkit dari keterpurukan.
“Kita yakin Pemerintah Pusat juga melihat apa yang sedang kita lakukan dan tujuan dari setiap kebijakan yang kita buat. Sebagai perwakilan pusat, Pemprov Kepri hanya meneruskan apa yang menjadi program pemerintah pusat,” ujar Ansar.
Tidak puas sampan disitu, Ansar Ahmad juga meminta Kepala Dinas Kesehatan Kepri M. Bisri melakukan koordinasi kepada pihak BNPB terkait peryataan pers yang surah terlanjur beredar di YouTube. Kadiskes Kepri M. Bisri berhasil menemui Prof Wiku Adisasmito, yang menjabat sebagai juru bicara sekaligus tim pakar Covid-19 di BNPB.
Dalam pertemuan singkat ini, diakui oleh jubir BNPB jika penambahan kasus di Kepri memang dari para pekerja migran (PMI) yang masuk melalui Batam, dan bukan masyarakat asli Kepri. Bahkan pihak BNPB juga sudah mengetahui jika penularan baru pada masyarakat Kepri sangat minim sekali, bahkan hampir tidak ada kasus.
“Pada intinya pihak BNPB mengakui jika mereka salah membaca data. Mereka tau kita sudah baik dari segi vaksinasi dan sebagainya. Dan kita hampir tidak ada kasus sama sekali. Kecuali kasus dari para PMI yang pulang lewat Batam. Mereka juga menyebutkan rendahnya penambahan kasus positive di Kepri adalah karena capaian vaksinasi yang sudah sangat tinggi di Kepri,” kata Bisri.(*)