Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8612

Siswa SD Kurnia Djaya Alam Rayakan Natal Dengan Manortor Bersama 

0
Manortor siswa SD
Para siswa SD Kurnia Djaya Alam Batam Center, melakukan tarian tor-tor atau manortor bersama untuk merayakan hari Natal. Foto: Immanuel Sebayang/Batam Pos

batampos – Akhirnya murid-murid di SD Kurnia Djaya Alam Batam Center, dapat ceria kembali setelah dua tahun tak merayakan natal akibat pandemi.

Meski berlangsung secara sederhana, puluhan murid, guru dan orangtua, meramaikan natal di gedung SD Kurnia Djaya Alam, Sabtu (8/1/2022).

Dipimpin oleh Miss Elpie Pramita Simangunsong, dan Mr. Magerbang Manulang, acara berlangsung meriah. Tiap kelas berlomba-lomba menampilkan lagu pujian dan puisi.

Dalam ceramah singkatnya, Miss Elpie Pramita Simangunsong, mengangkat perintah kelima dalam Keluaran 20:12 berbunyi,

“Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu.“

Dikatakan Miss Elpie, anak-anak harus menghormati orangtua, salah satunya yang paling mudah adalah dengan tidak melawan perintah orangtua.

“Siapa yang suka melawan orangtua?” Tanya Miss Elpie lantas tersenyum.

Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SD Kurnia Djaya Alam, Sugiyanto juga menyampaikan selamat natal kepada murid-murid yang merayakan.

“Bapak kepala sekolah berpesan agar tetap semangat dan menjaga prokes, sampai pandemi Covid-19 pulang kampung,” ujar Mr. Hendri Sibarani, dalam sambutannya, mewakili kepala sekolah yang berhalangan hadir.

Di penghujung acara, anak-anak dan orangtua dikahetkan dengan aksi spontan murid SD kelas V dan VI. Beberapa murid ini membawakan tarian tor-tor khas Batak, lengkap dengan ulos di pundak.

Tak hanya itu, saat para guru dan murid manortor, orangtua yang mayoritas emak-emak, spontan menyawer para penari. Akibatnya, anak-anak yang tak kebagian uang saweran serentak teriak “huuu..”

Sebagai penutup acara, para murid diberikan kado yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Pertukaran kado ini tentu saja sangat menyenangkan buat semua murid, meski sebagian isinya diluar dugaan.

“Dua tahun kita terpaksa tidak merayakan natal karena pandemi. Sebelumnya kita juga merayakan paskah di sekolah, dan untuk natal kita gelar di salah satu gereja di Legenda Malaka. Namun kita patut bersyukur, meski sederhana, dan agak terlambat, natal tahun ini bisa terlaksana berkat dukungan sekolah, para guru dan orangtua murid,” jelas Mr. Hendri Sibarani, kepada batampos.co.id.

Reporter: Immanuel Sebayang

Di Batam Belum Terdeteksi Omicron

0
stop covid19
Ilustrasi. Stop Covid-19. Foto: Pixabay.com

batampos – Pemko Batam kembali melaporkan data terbaru mengenai sebaran Covid-19 Kota Batam, Jumat (7/1/2022). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, menyampaikan, sepanjang 24 jam terakhir terdapat penambahan satu orang pasien baru dan satu orang pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

”Ya, ada satu tambahan pasien baru dan satu pasien sembuh,” ujar Didi.

Menurutnya, satu pasien baru ini merupakan warga Kelurahan Belian, Batam Kota. Sementara, warga sembuh adalah warga Kelurahan
Bengkong Sadai.

Adapun, wilayah yang berzona kuning saat ini ialah; Kelurahan Belian, Sagulung Kota, Kabil, Tiban Lama, Sadai dan Kelurahan Tanjungbuntung.

”Untuk kasus aktif ada delapan orang, dimana satu pasien dirawat di rumah sakit dan tujuh lainnya tengah menjalani isolasi mandiri,” terang
Didi.

Disinggung mengenai varian kasus Omicron, menurutnya sejauh ini belum terdeteksi di Kota Batam. Dari kasus aktif, juga bukan merupakan varian dari Omicron.

”Belum ada dan jangan sampai ada di Kota Batam,” tambahnya.

Secara kumulatif, saat ini kasus Covid-19 di Batam mencapai 25.855 orang. Dimana, sebanyak 25.005 pasien dinyatakan sembuh dan 842 pasien meninggal.

”Tingkat kesembuhan kita berada di angka 96,7 persen,” ungkap Didi.

Selain itu, ia tidak henti mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah, gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolah raga teratur dan istirahat yang cukup.

Reporter: Rengga Yuliandra

Lapor Pak Polisi, Rumah Warga di Batuaji Dibobol Maling

0
Ilustrasi pencurian
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Aksi pembobolan rumah kembali terjadi di Batuaji. Apes kali ini dialami keluarga Eti Marlina, warga Perumahan Marina Green, Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (6/1/2022) siang.

Rumahnya yang berada di Blok J, dibobol maling sekitar pukul 12.00 WIB. Perhiasan emas dan barang berharga lain dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp 100-an juta lenyap seketika.

Informasi yang disampaikan korban, aksi pembobolan ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB hingga 12. 00 WIB.

”Kami semua di tempat usaha (warung makan) di depan. Pukul 11, anak saya masih di rumah. Setelah anak saya menyusul ke tempat usaha, tak lama kemudian tetangga telepon katanya ada orang masuk ke rumah kami,” ujar Eti.

Saat kembali ke rumah mengecek, ternyata pintu depan sudah dibobol. Isi rumah sudah acak-acakan, perhiasan emas yang terdiri dari dua untai gelang, satu kalung, dua cincin serta gelang anak dengan dua liontin hingga barang berharga lainnya, sudah hilang.

”Sepertinya sudah paham betul maling ini. Kata tetangga, ada dua orang pakai motor Satria FU. Pura-pura mau antar foto. Tetangga tak curiga. Setelah dibobol (pintu rumah) baru mereka sadar kalau itu maling,” ujar Eti.

Kejadian ini jadi perhatian warga sekitar sebab aksi kejahatan pembobolan rumah mulai marak lagi. Warga berharap agar pihak kepolisian juga meningkatkan patroli pengawasan demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Reporter: Eusebius Sara

Di Batam, Ada 60 Pekerja Migran Indonesia Positif Covid-19

0
PMI Korem
Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia saat tiba di Kota Batam langsung dijemput dan dibawa ke lokasi karantina. Foto: Satgatsus Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri untuk batampos.co.id

batampos – Petugas medis di lokasi karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Rusunawa Tanjunguncang kembali memindahkan 60 PMI ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang karena terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (7/1/2021).

Mereka yang terkonfirmasi positif ini adalah gabungan hasil swab pertama dan kedua. Mereka adalah PMI yang datang dari Singapura dan Malaysia.

Petugas medis yang menangani kesehatan PMI di lokasi karantina, dr Anggitha, menuturkan, PMI yang tersisa masih menjalani karantina sebanyak 1.459 orang.

Mereka ditempatkan di tiga lokasi karantina yang berbeda yakni rusunawa BP Batam, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air, pemerintah melalui Gugus
Tugas Penanganan Covid-19 serius menangani para PMI ini.

 

Aktivitas PMI diawasi secara ketat. Mereka harus menjalani karantina selama sepuluh hari dan harus melalui dua kali test swab.

Jika ada yang terkonfirmasi positif, maka sampelnya akan dikirim lagi ke Litbang Kesehatan
Kenterian Kesehatan RI untuk memastikan jenis atau varian Covid-19 yang dibawa masuk.

Reporter: Eusebius Sara

Siswa Baru TK Negeri Pembina di Bintan Terima Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis

0

batampos- Giliran siswa baru Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Se-Kabupaten Bintan menerima perlengkapan sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bintan, Kartini mewakili Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan di TK Negeri Pembina Toapaya, Jumat (7/1) pagi.

BACA JUGA: Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis bagi Siswa Baru di Bintan Mulai Dibagikan

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bintan, Kartini menuturkan perlengkapan sekolah yang dibagikan secara gratis terdiri dari baju wajib, baju khusus TK, baju batik, baju olahraga, baju kurung serta tas dan sepatu.

Dikatakannya hingga saat ini, di Bintan hanya ada 3 sekolah yang berstatus TK Negeri Pembina yaitu TK Negeri Pembina Kijang, Kecamatan Bintan Timur, TK Negeri Pembina Toapaya, dan TK Negeri Pembina Bintan Utara.

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bintan, Kartini mewakili Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah gratis ke siswa baru di TK Negeri Pembina Toapaya, Jumat (7/1) pagi. F.Diskominfo Bintan

Kartini juga mengatakan, ini tahun ke tiga, Pemkab Bintan dapat memberikan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi murid TK Negeri Pembina Se-Kabupaten Bintan.

Bantuan ini, kata Kartini, menjadi perhatian khusus Plt Bupati Bintan karena diharapkan dapat memotivasi siswa TK untuk bersekolah dan belajar dengan baik. Selain itu, bantuan ini diharapkan meringankan biaya sekolah anak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Bintan, Maryanti mengatakan dengan keterbatasan anggaran akibat dari refocusing anggaran dampak dari pandemi Covid-19, Pemkab Bintan masih mampu menyiasati dan menyiapkan 107 stel seragam sekolah gratis bagi murid baru TK Negeri Pembina Se-Kabupaten Bintan.

Maryanti juga berharap dengan bantuan perlengkapan sekolah gratis tersebut diharapkan dapat mewujudkan pendidikan usia dini anak-anak yang ada di Kabupaten Bintan bisa memiliki karakter dan kemampuan berfikir yang unggul dan berkualitas.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga para siswa memiliki semangat dan motivasi dengan adanya seragam gratis ini,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan ini juga disaksikan para siswa didampingi oleh orang tua masing-masing siswa dan jajaran dari masing-masing sekolah. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Gubuk Daeng Roboh Diterjang Gelombang Pasang Air Laut, Warga Gotong Royong Bangun Rumah Panggung

0
Bhabinkamtibmas Desa Mantang Besar, Brigadir Muhammad Kurniawan bersama anggota TNI terlihat mengangkut kayu yang akan digunakan sebagai material pembangunan rumah Daeng setelah roboh akibat diterjang gelombang pasang air laut, Kamis (6/1). F.kiriman Brigadir Muhammad Kurniawan

batampos- Daeng, 63, korban bencana alam akibat diterjang gelombang pasang air laut hingga menyebabkan gubuknya roboh, kini sudah bisa tersenyum lebar. Hal ini setelah pemerintah bersama polisi dan tentara membangunkan rumah untuk Daeng di lokasi yang sama, pesisir pantai Pulau Telang Kecil, Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, Kamis (6/1).

BACA JUGA: Sedih, Gubuk Pak Daeng di Pulau Telang Kecil, Mantang Besar Roboh Disapu Gelombang Air Laut Pasang

Bhabinkamtibmas Desa Mantang Besar, Brigadir Muhammad Kurniawan mengatakan, ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap korban bencana setelah rumahnya roboh diterjang gelombang pasang air laut.

Pembangunan rumah korban dilakukan secara gotong-royong dengan melibatkan Pemerintah Kecamatan Mantang yang langsung dipimpin Camat Siti Zaina, pihak Pemerintah Desa Mantang Besar dan unsur Polri dan TNI, juga ketua RT RW dan masyarakat setempat serta dari yayasan berbagi kasih.

Muhammad Kurniawan mengatakan awalnya mereka membawa material bangunan yang akan digunakan untuk membangun rumah warga korban bencana gelombang pasang air laut dengan kapal.

Unsur Polri dan TNI tak kenal lelah membantu warga

Setelah menurunkan material ke darat, mereka kemudian mengangkutnya ke lokasi rumah warga yang roboh akibat gelombang pasang air laut.

“Rumah yang dibangun rumah panggung di lokasi lama gubuk Pak Daeng yang roboh diterjang gelombang pasang air laut,” kata Muhammad Kurniawan.

Muhammad Kurniawan mengatakan, pembangunan lantai panggung serta tiang rumah selesai siang itu. Sedangkan untuk pemasangan dinding dan atap rumah akan dilanjutkan oleh warga sekitar.

“Warga nanti yang akan bergotong royong memasang dinding dan atap rumah pak Daeng,” kata Muhammad Kurniawan. Muhammad Kurniawan berharap, bantuan yang sudah diberikan setidaknya dapat sedikit meringankan beban korban. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Bank Indonesia Sudah Prediksi Kenaikan Harga Telur di Batam

0
Telur Harga Pangan
DPRD Kota Batam akan memanggil Disperindag Kota Batam untuk mempertanyakan kenaikan harga beberapa komiditi di Kota Batam. Salah satunya telur. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kenaikan harga telur ayam sudah lama diprediksi oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri. Pasalnya, inflasi di akhir tahun lalu, disebabkan oleh peningkatan harga cabai merah, minyak goreng dan telur ayam.

Imbasnya, Kepri mengalami inflasi 2,75 persen (yoy), lebih tinggi dibanding inflasi nasional sebesar 1,75 persen (yoy).

”Upaya pengendalian inflasi coba dilakukan dengan menjaga ketersediaan pasokan, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait terus didorong melakukan monitoring harga, serta stok barang melalui kegiatan sidak pasar dan gudang distributor, serta menjalankan kerja sama antardaerah (KAD), terutama pembelian komoditas pangan strategis, serta melakukan operasi pasar,” paparnya.

Kenaikan harga telur sendiri memang terjadi secara nasional, dimana penyebab utamanya yakni jumlah permintaan yang naik drastis selama Natal dan Tahun Baru, kemudian ramainya kegiatan bantuan sosial (bansos) yang membuat permintaan telur meningkat, lalu peningkatan harga pakan ternak juga turut berkontribusi.

Di luar dari itu, selama pandemi, memang banyak peternak ayam yang tidak meneruskan usahanya, sehingga pasokan ikut turun drastis dari sentra produsen seperti di Jawa.

Reporter: Rifki Setiawan

Penyidik Polda Kepri Panggil Penerima Dana Hibah Dispora Kepri

0
Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Hari Setiyono

batampos- Kasus dugaan korupsi dana hibah dan bansos di Dinas Kepemudaan dan Olahraga terus bergulir. Sejak, pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan tinggi Kepri, Kamis (6/1), penyidik Polda Kepri pun bergerak.
Dari informasi didapat, surat panggilan ke puluhan orang sudah disebarkan. Polisi nantinya akan melakukan pemeriksaan secara maraton di Tanjungpinang seminggu penuh.

BACA JUGA: Daftar Penerima Dana Hibah yang Dinilai BPK Bermasalah

Surat panggilan ini ditujukan ke orang-orang yang mengetahui terkait hibah dan bansos ini, yakni penerima hibah dan bantuan sosial. Penerima ini ada perorangan, namun ada juga dari organisasi. Pemeriksaan ini untuk mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti, untuk tahapan penetapan tersangka. Pemeriksaan ini juga berkaitan dengan 6 terlapor, yang namanya ada di dalam SPDP dikirimkan oleh Ditreskrimsus Polda Kepri, Kamis (6/1) lalu.

Terkait SPDP ini, sudah dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau (Kepri) Hari Setiyono membenarkan adanya pengiriman SPDP ini. “Baru diterima tadi, nama-nama (tertera di SPDP) tidak hafal itu,” kata dia, Kamis (6/1).

Terkait ke 6 nama itu, Aspidsus Kejati Kepri, Sugeng Riadi mengatakan bahwa statusnya masih terlapor. Ke enam orang itu, Ti, Mi, Sp, Mi, Mo dan Aa. Dari SPDP dikirimkan, mereka diduga melanggar pasal 2 ayat 1 Undang-Undang 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, junto pasal 55 KUHP.

Pasal 2 ayat 1 UU 31, berbunyi setiap orang yang melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Kasus dugaan korupsi ini, dari informasi yang dikumpulkan sudah diusut Tipidkor Polda Kepri sejak awal 2020. Puluhan orang sudah dimintai keterangan, mulai dari pejabat di Provinsi Kepri, penerima hibah, penerima bantuan sosial dan saksi ahli. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

Harga Telur di Batam Terus Meroket

0
telur
Ilustrasi. Salah seorang pedagang sedang menyusun telur di lapak dagangannya. Saat ini harga telur buras terus naik dan dibanderol Rp60 ribu per papan. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

batampos – Memasuki pekan pertama Januari 2022, harga sejumlah komoditas bahan pokok kembali naik. Seperti telur ayam. Namun, kenaikan harga telur sangat memberatkan bagi para pedagang kuliner.

Harga telur yang tidak kunjung menurun, membuat sejumlah pedagang kecil membatasi pemakain telur dalam menu makanan yang dijualnya.

Salah seorang pedagang bubur di Tiban Cipta Land, Asep, mengatakan, ia terpaksa mengurangi porsi telur karena harganya yang naik
drastis.

”Dulu, beli telur satu papan isi 30 butir hanya Rp 30 ribuan, sekarang sudah Rp 57 ribu,” ujarnya.

Jika sebelumnya ia mampu membeli dua papan, maka sekarang Asep menahan diri dengan hanya membeli satu papan telur.

”Pelanggan jadi agak kecewa, karena telur cepat habis. Soalnya banyak yang doyan buburnya kalau pakai telur rebus,” ujarnya.

Di beberapa wilayah di Batam, harga telur ayam bahkan mencapai Rp 60 ribu per papan yang berisi 30 butir telur.

”Yang naik saat ini telur ayam, sebelumnya masih Rp 50 ribu per papan, sekarang naik menjadi Rp 60 ribu per papan,” ujar Halipah, pedagang telur di Pasar Tiban Indah, Sekupang.

Bahkan, lanjutnya, per butir telur ayam saat ini dijual seharga Rp 2.300 sampai Rp 2.500. Kondisi ini tidak lepas akibat kenaikan harga telur ayam ditingkat distributor.

Sementara, untuk ketersediaan stok, sampai saat ini masih tercukupi.

”Kalau stok masih ada, cuma harganya yang tinggi. Mau tak mau kami juga menyesuaikan,” paparnya.

Tak hanya di Pasar Tiban Indah, harga telur juga terpantau naik di Pasar Seiharapan, Sekupang. Dimana, telur ayam dijual Rp 56 per papan. Itu pun untuk kriteria telur ayam ukuran kecil.

”Kalau yang besar Rp 58 ribu sampai Rp 60 ribu per papan. Kami jual tergantung ukuran,” ujar Rizal, pedagang di Pasar Seiharapan, Sekupang.

Selain telur, komoditas lainnya yang mengalami kenaikan harga ialah minyak goreng kemasan. Saat ini, minyak goreng dijual Rp 34 ribu per kemasan 2 liter.

Padahal, beberapa waktu lalu masih ada yang harganya Sekitar Rp 32 ribu. Ditambahkannya, kenaikan harga telur dan minyak ini belum mempengaruhi permintaan konsumen. Dua komoditas ini masih paling banyak dicari oleh konsumen.

”Kalau berkurang sih enggak, cuma biasa beli per papan sekarang banyak per sepuluh biji,” tambah Rizal.

Sementara itu, untuk sayur saat ini masih normal, dimana tiap kilogram beberapa komoditas sayur hijau dijual Rp 10 ribu.

Seperti bayam, kangkung, dan sebagainya. Begitu juga dengan cabai merah Rp 32 ribu per kilogramnya.

”Cabai turun kalau kemarin masih Rp 35 ribu per kilogram. Saat ini hanya telur dan minyak goreng saja yang naik,” pungkasnya.

Reporter: Eusebius Sara-Rengga Yuliandra

Begini Model Kerja Sama Pemenang Lelang SPAM di Batam

0
PT Moya e1615181746108
Ilustrasi. Petugas SPAM Batam mengecek ke rumah pelanggan. Foto: SPAM Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemenang dalam lelang Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam memang belum ditentukan dalam waktu dekat ini. Namun,
Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah menentukan bahwa model kerja sama berikutnya dalam pengelolaan SPAM yakni berbentuk Operasi dan
Pemeliharaan (OM) saja.

”Model kerja sama pengelolaan air yang dilaksanakan BP Batam yakni kerja sama kontrak OM, termasuk kontrak saat ini dengan Moya Indonesia. Nanti dengan mitra berikutnya, dalam kontrak jangka panjang, juga memakai sistem OM,” kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi,
baru-baru ini.

Dengan demikian, maka tanggung jawab investasi, seperti penambahan jaringan baru dan investasi lainnya terkait penyediaan suplai air
kepada masyarakat, menjadi tanggung jawab BP Batam.

Sedangkan mitranya dari pemenang lelang tersebut, hanya menjadi operator saja yang mengerjakan produksi air bersih semata.

”Kebutuhan total pemakaian air bersih di Batam saat ini, untuk semua jenis pemakaian dan semua golongan pelanggan adalah sekitar 3.600 liter per detik,” ucapnya lagi.

Untuk saat ini, cakupan pelayanan SPAM Batam yang telah dikembangkan dari eranya ATB, sudah mencapai 98 persen. Sedangkan tingkat
kehilangan air di instalasi sekitar 3 hingga 5 persen, sedangkan di jaringan distribusi mencapai 13 hingga 15 persen.

Reporter: Rifki Setiawan-Eggi Idriansyah

Play sound