Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8618

Kasus Omicron Naik, Angka Reproduksi Masih Dibawah 1

0
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. (istimewa)

batampos – Meskipun pertumbuhan kasus positif harian mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir seiring dengan masuknya varian Omicron ke tanah air, pemerintah mencatat angka reproduksi efektif (Rt) di bawah 1.

“Monitoring dari Angka reproduksi efektif, kita masih dibawah 1. Yakni sekitar 0,99 persen,” jelas Menko Perekonomian Airlangga Hartanto kemarin (10/1)

Selanjutnya, kata Airlangga, pemerintah akan menerapkan treatment khusus bagi para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, akan dilakukan pemisahan pencatatan kasus antara kasus omicron transmisi lokal dengan omicron transmisi luar negeri.

‘’Dilakukan pemisahan level asesmen bahwa kasus terbanyak adalah kasus PPLN atau pelaku perjalanan luar negeri sehingga penambahan kasus PPLN berbeda, imported case dibanding penularan lokal,’’ ujarnya pada konferensi pers, kemarin.

Treatment berbeda itu dilakukan karena kasus omicron terbanyak berasal dari para PPLN. Dia mencontohkan, apabila seseorang yang terinfeksi positif Omicron di Bandara Soekarno Hatta sepulangnya dari luar negeri, tidak akan tergabung dengan jumlah kasus di DKI Jakarta.

Hal itu berlaku di berbagai entry point atau pintu masuk yang ada. Baik bandara atau pelabuhan akan menerapkan treatment tersebut. Di antaranya yakni sejumlah titik kedatangan dari luar negeri, seperti Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Sam Ratulangi (Manado), Pelabuhan Laut di Batam, Pelabuhan Sri Bintan Pura (Tanjung Pinang). Ada pula Pos Lintas Batas (PLBN) Nunukan (Kaltim), PLBN Aruk (Kalbar), PLBN Entikong (Kalbar), dan PLBN Motaain (NTT).

‘’Kasus terbanyak adalah dari PPLN sehingga tentunya penambahan kasus PPLN berbeda dibandingkan dengan kasus penularan lokal,’’ jelas Airlangga.

Sejauh ini, studi kasus menunjukkan bahwa meskipun memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi, pasien yang terinfeksi Omicron memiliki 50 persen resiko yang lebih rendah untuk keparahan masuk rumah sakit (hospitalization) dibandingkan jika terinfeksi varian delta.

Hal ini kata Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Prof. Tjandra Yoga Aditama berdasarkan laporan oleh European Centre for Disease Prevention and Control pada 7 Januari 2022 berdasarkan studi kasus di Inggris

Selain itu kata Yoga, resiko bahkan turun 65 persen lebih rendah jika pasien yang terinfeksi tersebut sudah divaksin kembali. Resiko kembali turun menjadi 81 persen bagi mereka yang sudah divaksin sebanyak 3 kali. Atau yang sudah divaksin booster. ”Jadi resiko keparahan jauh lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mendapat vaksin sama sekali,” jelas Yoga.

Laporan lain dari studi kasus di Skotlandia menunjukkan penurunan angka masuk rumah sakit pada varian Omicron dibandingkan Delta. ”Kemungkinan infeksi ulang pada Omicron adalah 10 kali lebih tinggi daripada mereka yang terinfeksi varian Delta,” papar Guru Besar FKUI ini.

Selanjutnya, mereka yang sudah mendapat vaksinasi dosis ketiga atau booster punya risiko 57 persen lebih rendah mengalami kasus positif Omicron yang bergejala. Kanada melaporkan rendahnya angka masuk rumah sakit (0.3 persen) dan juga angka fatalitas yang tercatat kurang dari <0.1 persen pada varian Omicron. ”Tentu saja kalau jumlah kasus banyak sekali, maka walaupun persentase relatifnya rendah tapi bisa jadi cukup menimbulkan masalah,” kata Yoga.

Publikasi Center For Disease Control (CDC) Amerika Serikat pada 31 Desember 2021 melaporkan bahwa waktu inkubasi rata-rata antara antara paparan varian Omicron dan timbulnya gejala adalah 3 hari. Pendeknya masa inkubasi Omicron ini juga sejalan dengan analisa UK Health Security Agency” di Inggris. ”Data sebelumnya menunjukkan bahwa masa inkubasi varian Alfa adalah 5 hari dan varian Delta 4 hari, jadi masa inkubasi Omicron memang lebih cepat,” katanya.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut saat ini Omicron sudah menyebar ke 150 negara. Sebagian besar diantaranya menginfeksi berbagai negara maju hingga mencapai puncaknya dan lebih tinggi dari gelombang sebelumnya yakni varian Delta.

Sebagian besar kasus kata luhut berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Pemerintah Indonesia juga memberikan perhatian khusus sejak awal Nataru kemarin kepada para pelaku perjalanan ini. ”Para pelaku perjalanan ini buktinya telah banyak kembali membawa masalah. Terutama kaitannya dengan Omicron,” ujar Luhut kemarin.

Untuk itu, kata Luhut, langkah pengetatan pintu masuk akan terus dipertahankan untuk mencegah masuknya variant Omicron yang akan menyebar luas ke masyarakat. ” Per 9 januari lalu di Jakarta dari 393 kasus, 300 kasus disebabkan pelaku PPLN. Sekali lagi kami mohon menahan diri perjalanan ke luar negeri kecuali sangat penting,” kata Luhut.

Di sisi lain, meski jumlah kasus meningkat, namun jumlah kematian di Jawa-Bali cukup terjaga dengan baik. ”Hanya satu kematian selama Bulan Januari yang ditemukan di Jakarta,” kata Luhut. (*)

Reporter: JP Group

Ferdinand Jadi Tersangka dan Ditahan Terkait Kasus Allah Mu Lemah

0
Ferdinand Hutahaean. (Jawapos)

batampos – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri resmi menetapkan politikus Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Penetapan tersangka diputuskan usai penyidik melakukan gelar perkara.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penyidik juga telah meminta keterangan 17 saksi serta 21 saksi ahli. Ferdinand juga telah diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dan tersangka.

”Setelah dilakukan gelar perkara, tim penyidik Ditsiber telah mendapatkan 2 alat bukti sesuai dengan pasal 184 KUHAP. Sehingga, menaikkan status saudara FH dari saksi menjadi tersangka,” kata Ramadhan kepada wartawan, Selasa (11/1).

Penyidik juga memutuskan mengenakan penahanan kepada Ferdinand. Dia akan ditahan 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba cabang Bareskrim Polri.

”Penyidik melakukan proses penangkapan dan dilanjutkan penahanan. Hasil pemeriksaan dokter dari Pusdokkes, layak untuk dilakukan penahanan,” jelas Ramadhan.

Ferdinand dijerat pasal 14 ayat (1) dan (2) UU Nomor 1 Tahun 1946. Pasal 45 ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) UU ITE. Dia terancam pidana maksimal 10 tahun penjara.

Kasus itu bermula dari trendingnya tagar #tangkapferdinand media sosial Twitter. Pemicunya kicauan Ferdinand yang dinilai mengandung unsur penistaan agama.

Ferdinand saat itu menulis, kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa maha segalanya.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri. Tak lama setelah menerima laporan polisi, Bareskrim bergerak cepat mengusut kasus tersebut.

Akhirnya, Bareskrim meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan. (*)

Reporter: JP Group

Bintan Miliki Tiga Lembaga Kesejahteraan Lansia

0
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyerahkan BLT lansia di Kantor Kelurahan Kijang Kota, Senin (15/11). F.Diskominfo Bintan

batampos– Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bintan menyatakan saat ini terdapat 3 lembaga kesejahteraan lansia di Kabupaten Bintan. “Ada tiga lembaga kesejahteraan lansia yang ada di Bintan yaitu rumah bahagia, lembaga barokah Bintan serta lembaga lansia sejahtera,” sebut Edi Yusri.

BACA JUGA: Dalmasri Hanya Dapat Rp100 Juta

Menurut Edi Yusri, pertambahan usia bukan berarti membuat lansia tidak berdaya, justru lansia masih dapat berdaya dan memiliki peran dalam pembangunan di Bintan.

Karena itu, Edi Yusri mengatakan, keberadaan tiga lembaga kesejahteraan lansia yang ada di Bintan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang memungkinkan lansia agar terus aktif dan sehat. “Baik fisik, sosial maupun psikologis dalam kehidupan sehari-hari,” kata Edi Yusri.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Sosial Anak, Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas Diluar Panti dan Lembaga Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Roro Novia Ngesti menuturkan Dinas Sosial akan terus memberikan dukungan dengan pemberian kebutuhan nutrisi yang mumpuni kepada para lansia yang ada di rumah bahagia.

Selain itu, lanjutnya, Dinas Sosial juga memberikan visit dokter yang bekerjasama dengan puskesmas setempat. “Agar dilakukan pengecekan kesehatan para lansia,” kata Roro Novia Ngesti.

Tidak hanya itu, lansia juga diberikan aktivitas berupa pengajian dan senam sehat. “Untuk di luar panti juga diberikan pendampingan serta  kemudahan agar para lansia bisa mendapatkan layanan terbaik dari pemerintah,” kata Roro Novia Ngesti. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Lengkapi Hari dengan Sebotol HiC1000 Sehari

0

batampos – HiC1000 sebuah minuman vitamin C 1000 mg produksi Kalbe.

Ini minuman bukan minuman untuk pelega dahaga saat haus ya. Minuman ini diproduksi untuk sekali minum (One Shot). Di kemasan disebutkan aturan pakai, 1 botol sehari.

hic1000 1Sebab sekali minum kemasannya pus pas digenggam, berisi 140 mililiter. Bandingin dengan minuman dalam kemasan gelas yang berisi 220 mililiter.

Kalbe memroduksi minuman ini tanpa soda dengan kandungan buffered vitamin C yang lebih tidak asam sehingga membuat lambung lebih nyaman.

Hi C 1000 , demikian nama dagangnya, diproses dengan teknologi sterilisasi “retort” sehingga tanpa pengawet bisa bertahan selama 12 bulan. Dengan syarat selama kemasan dan seal / segel utuh.

Dengan kemasan HDPE (tidak transparan) formula vitamin C lebih terlindungi dari paparan sinar matahari, lebih ringan dan tidak gampang pecah.

Ada 2 varian rasa, jeruk dan lemon.

KALBE Nutritionals mengklaim bahwa minuman ini memberi solusi dengan menghadirkan vitamin C drink yang lebih sehat untuk masyarakat, serta aman untuk dikonsumsi. Sekali lagi, produk HiC1000 tidak bersoda dan diproses menggunakan teknologi buffered vitamin C yang lebih tidak asam, sehingga nyaman di lambung.

Bila ingin lebih nikmat, silakan dinginkan dulu di kulkas…

Tim Pansel Rekomendasikan Tiga Nama Tiap Jabatan Tinggi Pratama

0
Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah

batampos– Tim Pansel lelang jabatan pimpinan tinggi pratama yang dipimpin Prof Dr Drs Firdaus sudah mengeluarkan rangking nama-nama peserta yang mengikuti lelang jabatan untuk eselon dua tersebut. Namun, hanya ada tiga nama disetiap jabatan sesuai dengan hasil penilaian oleh tim.

BACA JUGA: Pansel Lelang Jabatan Pemkab Karimun Serahkan Hasil Lelang Jabatan ke KASN

Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah, Senin (10/1) membenarkan jika Ketua Tim Pansel telah mengeluarkan hasil dari seleksi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIb. ”Sesuai dengan jadwal, memang hari ini (Senin, red) Tim Pansel menyampaikan hasil dari seleksi yang telah dilaksanakan pada Sabtu (8/1),” ujarnya.

Namun, lanjut Firmansyah, untuk publikasi nama-nama yang masuk dalam rangking yang telah dilaporkan oleh Tim Pansel, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari KASN. Karena, hasil dari pelaksanaan seleksi terlebih dulu disampaikan ke KASN. Setelah keluar rekomendasi, maka keputusannya ada pada pimpinan. Yakni, Bupati Karimun selaku pejabat tertinggi di Pemerintahan Kabupaten Karimun dan selaku pengguna. (*)

Reporter: Sandi

Informasi nama-nama dan hasil penilaian Tim Pansel Jabatan Tinggi Pratama :
A. Staf Ahli bidang kemasyarakatan dan SDM
1. Mohamad Isnainie
2. Rudi Trisna
3. M.Yunus

B. Jabatan Kepala BPKAD
1. Dwiyandri Kurniawan
2. Jackie Stewart Touw
3. Asep Zainal Arifin

C. Jabatan Kepala Dinas PUPR
1. Cahyo Prayitno
2. Rita Agustina
3. Faizal Rizal

D. Jabatan Kadis Lingkungan Hidup
1. Rita Agustina
2. Faizal Rizal
3. Cahyo Prayitno

E. Jabatan Kadis Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM
1. Basori
2. Dedi Sahori
3. Rudi Trisna

F. Jabatan Kadis Perhubungan
1. Afrian
2. Basori
3. M. Isnainie

G. Jabatan Kepala Dinas Pariwisata
1. M.Yunus
2. Helmi
3. Afrian

H. Jabatan Kepala Dinas PMD
1. Jackie Stewart Touw
2. M. Fidias
3. Dwiyandri Kurniawan

I. Jabatan Kadis Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian
1. Helmi
2. Eita Agustina
3. Dedi Sahori

J. Jabatan Inspektur Daerah
1. Asep Zaenal Arifin
2. M.Yunus
3. Dwiyandri Kurniawan

Sumber : berbagai sumber

Penyalahgunaan Dana BOS Harus Jadi Perhatian

0

dana bos1batampos- Mantan Kepala SMA Negeri 1 Batam Muhammad Chaidir ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri Batam, Senin (3/1). Ia diduga melakukan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah) dan dana Komite (dana SPP siswa) tahun anggaran 2017 sampai 2019 senilai Rp 830 juta.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Mochamad Mustofa mengatakan, penyalahgunaan dana BOS dan dana Komite yang terjadi di SMA Negeri 1 Batam merupakan kejadian luar biasa yang menampar Pemerintah Provinsi. Menurutnya, kasus yang menimpa mantan Kepala SMA Negeri 1 merupakan salah satu contoh masih banyaknya ketidaktahuan sekolah dalam mengelola dana BOS dan dana Komite.

BACA JUGA: Jaksa Endus Indikasi Korupsi Dana BOS SMA/SMK di Batam

“Tentunya, ini baru salah satu sampel. Pasti ada hal yang di tempat lain yang perlu juga dilakukan pengawasan, terutama penggunaan dari dana BOS ini,” katanya, Senin (10/1).

Apalagi kata dia, tahun 2022 ini dana BOS untuk sekolah negeri maupun swasta mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Salah satunya ia mencontohkan ada salah satu SD Swasta di Kota Batam yang mendapatkan dana BOS sebesar Rp 300 juta lebih per tahun. Sehingga, petunjuk teknis dalam penggunaan dana BOS itu harus benar-benar dijalankan.

“Makanya dinas harus melakukan pengawasan rutin dalam penggunaan dana BOS ini, sudah sesuai petunjuk teknis atau tidak,” katanya.

Kepada Kejaksaan, Wakil Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Batam ini meminta Kejaksaan membuka penyelidikan yang telah menjerat mantan Kepala SMA Negeri 1 Batam. Hal itu, agar dapat diketahui letak dari kesahalan penggunaan dana BOS dan dana Komite yang dilakukan oleh Mantan Kepala SMA Negeri Batam.

“Contoh di SMAN 1 ini kan digunakan untuk tour ke Malaysia seluruh guru. Petunjuk teknis dasarnya apa sehingga dia berani menggunakan itu. Takutnya salah pemahaman dari kepala sekolah terkait petunjuk teknis ini,” tuturnya.

Sementara untuk Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Kepri harus turun tangan untuk memantau seluruh sekolah sudah memahami petunjuk teknis dalam penggunaan dana BOS dan Komite atau belum memahami sama sekali. Sebab, jika sekolah tidak memahami petunjuk teknis penggunaan dana BOS dan Komite, maka akan banyak yang terancam pidana akibat penggunaan dana BOS dan dana Komite.

“Karena salah sedikit masuk (penjara) dia, ini uang negara. Begitu juga di SMP negeri atau di SMP Swasta maupun SD Negeri dan Swasta. Karena BOS ini swasta pun dapat, jangan bilang negeri saja,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk tahun 2022 ini, ada penambahan dana BOS sebesar Rp 70 miliar. Dana BOS itu, diperuntukkan untuk SD dan SMP Negeri maupun Swasta. Sehingga potensi penyalahgunaan dana BOS itu juga akan semakin besar dan pemerintah daerah diharapkan bisa bekerjasama dengan Kejaksaan untuk melakukan supervisi dalam penggunaan dana BOS ini.

Agar penyelenggara pendidikan bisa menggunakan dana BOS itu sesuai dengan petunjuk teknis. Karena, ia yakin penyelenggara pendidikan tidak mengetahui petunjuk teknis penggunaan dana BOS itu karena fokus utama mereka adalah pendidik.

“Jadi kemarin ada pengurangan dana transfer kita hampir Rp 300 miliar untuk fisik tapi ada penambahan dana BOS untuk bantuan sekolah. Ini perkiraan kemarin sekitar Rp 70 miliar keatas. Jadi petunjuk teknis itu penting supaya nanti tidak salah menggunakan uang itu,” imbuhnya. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

Penyalahgunaan Dana BOS Harus Jadi Perhatian

0

dana bos1batampos- Mantan Kepala SMA Negeri 1 Batam Muhammad Chaidir ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri Batam, Senin (3/1). Ia diduga melakukan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah) dan dana Komite (dana SPP siswa) tahun anggaran 2017 sampai 2019 senilai Rp 830 juta.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Mochamad Mustofa mengatakan, penyalahgunaan dana BOS dan dana Komite yang terjadi di SMA Negeri 1 Batam merupakan kejadian luar biasa yang menampar Pemerintah Provinsi. Menurutnya, kasus yang menimpa mantan Kepala SMA Negeri 1 merupakan salah satu contoh masih banyaknya ketidaktahuan sekolah dalam mengelola dana BOS dan dana Komite.

BACA JUGA: Jaksa Endus Indikasi Korupsi Dana BOS SMA/SMK di Batam

“Tentunya, ini baru salah satu sampel. Pasti ada hal yang di tempat lain yang perlu juga dilakukan pengawasan, terutama penggunaan dari dana BOS ini,” katanya, Senin (10/1).

Apalagi kata dia, tahun 2022 ini dana BOS untuk sekolah negeri maupun swasta mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Salah satunya ia mencontohkan ada salah satu SD Swasta di Kota Batam yang mendapatkan dana BOS sebesar Rp 300 juta lebih per tahun. Sehingga, petunjuk teknis dalam penggunaan dana BOS itu harus benar-benar dijalankan.

“Makanya dinas harus melakukan pengawasan rutin dalam penggunaan dana BOS ini, sudah sesuai petunjuk teknis atau tidak,” katanya.

Kepada Kejaksaan, Wakil Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Batam ini meminta Kejaksaan membuka penyelidikan yang telah menjerat mantan Kepala SMA Negeri 1 Batam. Hal itu, agar dapat diketahui letak dari kesahalan penggunaan dana BOS dan dana Komite yang dilakukan oleh Mantan Kepala SMA Negeri Batam.

“Contoh di SMAN 1 ini kan digunakan untuk tour ke Malaysia seluruh guru. Petunjuk teknis dasarnya apa sehingga dia berani menggunakan itu. Takutnya salah pemahaman dari kepala sekolah terkait petunjuk teknis ini,” tuturnya.

Sementara untuk Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Kepri harus turun tangan untuk memantau seluruh sekolah sudah memahami petunjuk teknis dalam penggunaan dana BOS dan Komite atau belum memahami sama sekali. Sebab, jika sekolah tidak memahami petunjuk teknis penggunaan dana BOS dan Komite, maka akan banyak yang terancam pidana akibat penggunaan dana BOS dan dana Komite.

“Karena salah sedikit masuk (penjara) dia, ini uang negara. Begitu juga di SMP negeri atau di SMP Swasta maupun SD Negeri dan Swasta. Karena BOS ini swasta pun dapat, jangan bilang negeri saja,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk tahun 2022 ini, ada penambahan dana BOS sebesar Rp 70 miliar. Dana BOS itu, diperuntukkan untuk SD dan SMP Negeri maupun Swasta. Sehingga potensi penyalahgunaan dana BOS itu juga akan semakin besar dan pemerintah daerah diharapkan bisa bekerjasama dengan Kejaksaan untuk melakukan supervisi dalam penggunaan dana BOS ini.

Agar penyelenggara pendidikan bisa menggunakan dana BOS itu sesuai dengan petunjuk teknis. Karena, ia yakin penyelenggara pendidikan tidak mengetahui petunjuk teknis penggunaan dana BOS itu karena fokus utama mereka adalah pendidik.

“Jadi kemarin ada pengurangan dana transfer kita hampir Rp 300 miliar untuk fisik tapi ada penambahan dana BOS untuk bantuan sekolah. Ini perkiraan kemarin sekitar Rp 70 miliar keatas. Jadi petunjuk teknis itu penting supaya nanti tidak salah menggunakan uang itu,” imbuhnya. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

Kepri Dapat Jatah 50 Ton Minyak Goreng Murah, Harga Per Kg Rp 14 Ribu

0
Seorang pedagang pasar Mutiara Tanjungbatu Kundur menunjukan minyak goreng dalam kemasan

batampos- Untuk mengatasi harga minyak goreng yang terus tinggi, pemerintah akhirnya mengeluarkan kebijakan memberi jatah minyak goreng murah ke sejumlah daerah. Untuk Kepri, ada 50 ton minyak goreng murah. 50 ton ini akan dibagi lagi per daerah. Kota Batam mendapat jumlah lebih besar yakni 30 ton.

BACA JUGA: Minyak Goreng Makin Mahal

Kabid Perdagangan Disperindag Kota Batam, Leni mengatakan data dari Disperindag Propinsi Kepri menyebutkan, sebanyak 50 ton minyak goreng untuk Kepri dialokasikan ke 4 daerah yang ada di Kepri, diantaranya Batam, Tanjungpinang, Karimun dan Bintan. “Untuk Batam mendapat alokasi paling banyak yakni 30 ribu ton, Karimun 10 ribu ton, Pinang 5 ribu ton dan Bintan 5 ribu ton,” ujar Leni, Senin (10/1).

Dikatakannya, minyak goreng yang dialokasikan untuk Kepri diproduksi oleh PT Son di Batam. Sedangkan proses penyaluran akan dilakukan dalam waktu dekat, setelah proses produksi selesai. “Arahan pimpinan minta secepatnya disalurkan. Yang produksi PT Son,” jelasnya.

Menurut dia, dalam satu atau dua hari kedepan, pihaknya bersama Disperindag Kepri akan meninjau langsung lokasi pabrik produksi minyak tersebut. Sehingga bisa dipastikan kapan penyaluran dimulai.

“Besok bicara teknis penyaluran seperti apa, makanya kami meninjau dulu lokasi produksi minyak tersebut,” tegasnya.

Masih kata Leni, untuk harga minyak goreng sesuai dengan yang dikatakan Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau, yakni Rp 14 ribu perliter. Lokasi penyaluran setiap Kecamatan pun berbeda. “Untuk lokasi teknisnya masih akan dirapatkan dulu,” imbuhnya.

Sementara, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan dua lokasi pasti penyaluran minyak goreng murah adalah pasar TPID 2 di Batuaji dan TPID 3 di Tanjungpiayu. “Yang pasti di pasar TPID 2 dan 3 , minyak ini tersedia, kecamatan lain masih menunggu camatnya,” jelas Gustian.

Pantauan Batampos, disejumlah pasar dan swalayan, harga minyak goreng kemasan dijual Rp 18.000-20.000. Bahkan untuk jenis ukuran kemasan minyak goreng kini sudah bervariasi. Ada yang isi 200 gram, 300 gram, 500 gram, 800 gram, 900 gram, 1 liter, 1,8 liter dan 2 liter. Harganya pun menyesuaikan dengan ukuran kemasan. (*)

Reporter: Yashinta

Kasus Demam Afrika pada Ternak Babi Terdeteksi di Kabil

0
1 5 e1641821113343
Medik Veteriner Ahli Muda DKPP Bintan, drh. Iwan Berri Prima saat memeriksa kesehatan hewan Babi di Bintan, baru-baru ini. F.Slamet Nofasusanto

batampos- Penyakit African Swine Fever (ASF) atau lebih dikenal dengan demam Afrika pada ternak babi terdeteksi sudah masuk Batam. Tepatnya di Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa Kota Batam.

BACA JUGA: Tujuh Peternakan Babi Ditertibkan

Berdasarkan data dari DKPP Bintan bahwa pada 15 Desember tahun yang lalu, dilaporkan kematian ternak Babi di Batam. Bahkan, berdasarkan hasil pengujian realtime PCR oleh Balai Veteriner Bukittinggi, dari 4 sampel darah, 1 sampel menunjukkan hasil positif virus ASF.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan, Khairul mengatakan, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Batam, upaya kewaspadaan ASF di Bintan harus ditingkatkan.

“Kita terus melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan Bintan agar tetap bebas ASF,” kata Khairul.

Sementara Medik Veteriner Ahli Muda DKPP Bintan, drh. Iwan Berri Prima menambahkan, pihaknya setidaknya telah tiga upaya dalam menjaga Bintan agar tetap terjaga dari ancaman penyakit ASF.

Iwan Berri Prima menjelaskan, pertama yang dilakukan pengawasan lalu lintas hewan ditingkatkan, pihak Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tanjungpinang sebagai institusi yang menjaga di pintu pemasukan dan pengeluaran memiliki beban dan tugas yang cukup berat. Oleh sebab itu, kerjasama dan koordinasi yang baik, antara dinas kabupaten/kota dengan BKP harus terus dilakukan.

Selanjutnya, masih kata Iwan Berri Prima, ketentuan pengetatan lalu lintas hewan dengan ketentuan pengeluaran babi hidup dari Kota Batam ke provinsi/kabupaten/kota lain hanya boleh dari peternakan yang telah memiliki sertifikat kompartemen bebas ASF dan produk babi dari unit usaha yang sudah disertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Setiap pemasukan juga harus mendapatkan rekomendasi dari DKPP Bintan.

“Termasuk pengeluaran hewan babi ke Kota Tanjungpinang juga diwajibkan melampirkan SKKH dari dokter hewan. Ini bentuk koordinasi dan kerja sama antara DKPP Bintan dengan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang,” tambah Iwan Berri Prima.

Kemudian, seluruh instrument kesehatan hewan di Kabupaten Bintan, yang meliputi UPTD RPH dan Puskeswan dan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kembali melakukan pemuktahiran data populasi ternak Babi rakyat di wilayahnya.

Selain itu, pihaknya juga mulai menertibkan pemotongan ternak babi di rumah pemotongan hewan babi (RPH-B) atau di tempat pemotongan hewan babi (TPH-B) serta peningkatan kualitas pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem termasuk pelaporannya ke dalam aplikasi ISIKHNAS.

Iwan Berri Prima menjelaskan, berdasarkan pedoman Kesiapsiagaan Darurat Veteriner Indonesia (Kiatvetindo) untuk daerah tertular penyakit, pengendalian dan pemberantasan yang harus dilaksanakan meliputi depopulasi (pemusnahan), disposal (mengubur bangkai hewan), desinfeksi kandang (biosecurity) dengan menggunakan desinfektan, penutupan wilayah dan implementasi kompartemen bebas ASF, investigasi kasus, meningkatkan surveylans pasif, pelatihan untuk meningkatkan kapasitas petugas kesehatan hewan, Komunikasi Edukasi dan Informasi (KIE) pada peternak terutama pelarangan pemberian pakan dari sisa restoran atau hotel (swill feeding).

Iwan Berri Prima berharap, semoga Bintan tetap bebas penyakit ASF dan juga penyakit hewan lainnya. Terlebih Bintan adalah daerah yang dikenal dengan kawasan pariwisata Internasionalnya yang harus tetap aman, sehat dan terjaga dari ancaman penyakit. Baik penyakit pada hewan, maupun penyakit yang dapat mengancam kelangsungan kehidupan masyarakatnya. “Hal ini sesuai dengan komitmen Bintan sehat, Bintan gemilang,” ungkap Iwan Berri Prima. (*)

Reporter: Slamet

India Alami Gelombang Ketiga Covid

0
Petugas medis di India tengah merawat pasien Covid-19. India mengalami gelombang ketiga penularan Covid-19 (Reuters)

batampos-Penyebaran covid varian omicron semakin mengkawatirkan. India saat ini dilanda gelombang penularan ketiga akibat varian Omicron. India terpaksa menerapkan lockdown sepanjang akhir pekan khusus di ibu kota, New Delhi. Semua kegiatan yang dirasa tidak penting dilarang mulai Jumat (7/1) petang hingga pukul 05.00, Senin (10/1). Beberapa kota lainnya menerapkan jam malam sepanjang akhir pekan. Misalnya, di Bengaluru.

BACA JUGA: Muncul Covid Varian Daltacron

Perdana Menteri India Narendra Modi menggelar rapat virtual dengan beberapa pejabat untuk meninjau situasi pandemi. Ada kemungkinan rapat pembahasan bujet tahunan terpaksa diundur. Biasanya, rapat tersebut digelar setiap akhir Januari. Namun, saat ini 400-an staf parlemen dinyatakan positif Covid-19.

Kementerian Kesehatan India pada Sabtu (8/1) mengungkap 141.986 kasus penularan baru. Itu naik 21 persen dibandingkan sehari sebelumnya dan empat kali lipat jika dibandingkan pekan sebelumnya.

Mayoritas penularan ditengarai gara-gara kampanye politisi menjelang pemilu negara bagian yang berlangsung 10 Februari–7 Maret mendatang.

Situasi tersebut serupa dengan musim pemilu tahun lalu ketika varian Delta tengah merebak. Saat itu, India menjadi salah satu negara paling terpuruk dengan angka penularan serta kematian yang tinggi. (*)

Reporter: JP GROUP