Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 862

Kanalisasi Mulai Dipatuhi, Satlantas dan Dishub Perkuat Pengawasan Demi Kurangi Risiko Kecelakaan

0
Situasi di ruas jalan Sudirman Baloi. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Upaya penataan kanalisasi jalur kendaraan di sejumlah ruas jalan utama Kota Batam mulai menunjukkan hasil positif. Pengaturan jalur khusus sepeda motor di sisi kiri dan jalur mobil di sisi kanan kini semakin dipahami para pengendara, terutama di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Baloi, yang menjadi salah satu lokasi uji coba utama.

Di lapangan tampak pengendara sepeda motor konsisten berada di dua lajur kiri, sementara kendaraan roda empat menjaga posisi di tiga lajur bagian kanan. Meski demikian, Satlantas Polresta Barelang mencatat masih adanya potensi pelanggaran akibat aktivitas pemotongan jalur di area U-turn serta akses keluar-masuk jalur lambat yang berada di luar row jalan utama.

Anton, salah seorang pengendara motor yang melintas di kawasan tersebut, mengaku semakin memahami aturan kanalisasi. “Sekarang sudah jelas jalurnya. Saya selalu ambil kiri karena itu yang paling aman,” ujarnya, Selasa (25/11).

Baca Juga: Satlantas Polresta Barelang Gelar Kanalisasi di Jalan Sudirman, Arus Lalu Lintas Lancar

Hal senada disampaikan Gunawan, pengemudi mobil pribadi, yang mengapresiasi pengaturan ini. “Kami berharap semua pengendara makin taat. Ini demi keselamatan bersama,” tuturnya.

Satlantas Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan Kota Batam memastikan pengawasan dan sosialisasi di lapangan akan terus digencarkan. Personel rutin ditempatkan di titik-titik rawan untuk memberikan edukasi langsung sekaligus memastikan tidak terjadi pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menegaskan bahwa kanalisasi merupakan langkah strategis untuk membangun budaya tertib berkendara. “Kanalisasi ini bukan sekadar pengaturan jalur, tapi bagian dari upaya jangka panjang untuk menekan angka kecelakaan. Jalur kiri kami tekankan sebagai zona aman bagi pengendara roda dua,” ujarnya.

Menurutnya, kedisiplinan pengendara sangat menentukan keberhasilan manajemen rekayasa lalu lintas. “Kami ingin kebiasaan tertib ini menjadi bagian dari budaya berkendara masyarakat Batam. Jika semua taat jalur, risiko senggolan dan tabrakan dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, dalam kesempatan sebelumnya juga menyoroti pentingnya kesadaran individu dalam menjaga keselamatan. Ia mengimbau seluruh pengguna jalan melengkapi dokumen dan perlengkapan berkendara, serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan. “Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Ketaatan di jalan adalah kunci utama agar kita bisa pulang dengan selamat kepada keluarga,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa jajaran Polresta Barelang secara rutin memberikan edukasi melalui sekolah, kampus, komunitas masyarakat, hingga media sosial untuk memperluas pemahaman terkait keselamatan berkendara.

Dengan semakin meningkatnya kepatuhan pengendara pada aturan kanalisasi, penataan lalu lintas di Batam diharapkan menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman. Satlantas Polresta Barelang menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperkuat hingga budaya tertib berkendara benar-benar terbentuk di seluruh lapisan masyarakat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Kanalisasi Mulai Dipatuhi, Satlantas dan Dishub Perkuat Pengawasan Demi Kurangi Risiko Kecelakaan pertama kali tampil pada Metropolis.

‘Rayap Besi’ Gondol Penutup Selokan di Tanjungpinang, Aksi Terekam CCTV

0
Selokan di Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, tanpa penutup besi lantaran digondol maling pada Selasa (25/11). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Aksi pencurian besi penutup selokan kembali terjadi di Tanjungpinang. Kali ini, besi penutup di Jalan Raja Haji Fisabilillah, tepat di depan Gedung KPU Kepri, raib digasak pencuri pada Selasa (25/11) dinihari.

Aksi ‘rayap besi’ ini terekam kamera CCTV sekitar pukul 02.49 WIB. Dalam rekaman, seorang pria datang mengendarai mobil dan berhenti tepat di lokasi.

Ia sempat melihat kondisi sekitar untuk memastikan situasi aman. Setelah tak ada kendaraan melintas, ia langsung mengangkat besi penutup selokan lalu memasukkannya ke dalam mobil.

Pencurian baru diketahui warga pada pagi hari. Sari, pedagang di sekitar lokasi, mengatakan ada mobil yang bannya terperosok ke dalam selokan akibat penutupnya hilang.

“Taunya pagi pas saya mau siap-siap jualan. Ada mobil, bannya masuk ke dalam lubang selokan. Rupanya besi penutupnya hilang,” ujar Sari.

Sejumlah warga lalu membantu mendorong mobil keluar dari lubang tersebut. Untuk mencegah kejadian serupa, warga memasang tanda di area selokan yang terbuka.

Kasus pencurian besi penutup selokan seperti ini bukan yang pertama. Sebelumnya, kejadian serupa terjadi di Gang Skip I, Jalan Sulaiman Abdullah, pada Senin (10/11) dinihari. Dua besi penutup selokan hilang digasak pelaku.

“Total ada dua besi yang hilang. Pelaku beraksi subuh hari, bikin warga resah juga,” kata Ali, warga sekitar.

Aksi pencurian ini meresahkan karena membahayakan pengendara, terutama pada malam dan dinihari saat kondisi jalan sepi. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel ‘Rayap Besi’ Gondol Penutup Selokan di Tanjungpinang, Aksi Terekam CCTV pertama kali tampil pada Kepri.

14 Pekerja Tewas, Petinggi PT ASL Diperiksa Terkait Ledakan MT Federal II

0
Korban ledakan kapal tanker Federal II di PT ASL Shipyard saat dievakuasi.

batampos – Penyelidikan kasus ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, kembali memasuki fase penting setelah sejumlah petinggi PT ASL dikabarkan diperiksa penyidik Polresta Barelang pada Senin (25/11). Pemeriksaan terhadap jajaran manajemen inti perusahaan ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya puluhan saksi dari pekerja, mandor, hingga pengawas telah dimintai keterangan.

Meski demikian, perkembangan rinci dari pemeriksaan tersebut belum disampaikan penyidik. Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Debby Tri Andrestian saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan ataupun arah penyidikan terbaru.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin sebelumnya menegaskan bahwa penyelidikan kasus Federal II berjalan sangat alot karena banyaknya data dan keterangan yang harus dicocokkan. “Penyelidikan masih berjalan alot. Puluhan orang sudah diperiksa dan keterangan saksi terus kami sinkronkan dengan hasil uji laboratorium,” ungkapnya.

Baca Juga: Tragedi Federal II, 21 Pekerja Tewas dalam 11 Bulan, Wagub Kepri Desak PT ASL Shipyard Indonesia Perketat K3

Zaenal menyebut, hasil uji Laboratorium Forensik (Labfor) menjadi salah satu komponen penting dalam menetapkan arah penyidikan, termasuk dalam menentukan ada atau tidaknya unsur kelalaian yang menyebabkan ledakan maut tersebut. “Hasil Labfor kami padukan dengan keterangan semua saksi untuk memastikan konstruksi kejadian yang sebenarnya,” jelasnya.

Pemeriksaan terhadap petinggi perusahaan dinilai menjadi langkah krusial untuk menggali tanggung jawab struktural dalam penerapan prosedur keselamatan kerja. Selama ini, sorotan publik banyak tertuju pada dugaan lemahnya manajemen pengawasan K3 di lingkungan galangan kapal PT ASL Shipyard.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa penyidik menelusuri seluruh rantai komando dan alur pekerjaan yang berlangsung saat ledakan terjadi, termasuk kewenangan pemberian izin kerja panas, pengawasan gas berbahaya, serta koordinasi antar-subkontraktor.

Tragedi ledakan MT Federal II pada 15 Oktober 2025 menewaskan 14 pekerja dan melukai puluhan lainnya. Sejumlah korban mengalami luka bakar berat dan menjalani perawatan intensif selama berminggu-minggu sebelum akhirnya tidak tertolong. Ledakan itu disebut-sebut sebagai salah satu insiden industri paling fatal di Batam dalam beberapa tahun terakhir.

Publik kini menantikan langkah selanjutnya dari penyidik, terutama terkait penetapan tersangka. Namun Kapolresta menegaskan bahwa hal itu baru dapat dilakukan setelah seluruh rangkaian penyelidikan dianggap lengkap dan tidak ada celah hukum. “Kami ingin hasilnya solid. Penetapan tersangka harus berdasarkan fakta dan bukti kuat,” tutup Zaenal. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel 14 Pekerja Tewas, Petinggi PT ASL Diperiksa Terkait Ledakan MT Federal II pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiga Tersangka Korupsi Sodetan Air Anambas Ditangkap di Tanjungpinang dan Jakarta

0
Salah satu tersangka korupsi proyek sodetan air di Anambas senilai Rp10 miliar (mengenakan masker) digiring petugas menuju sel tahanan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Penyidik Satreskrim Polres Anambas terus memeriksa tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek sodetan air senilai Rp10 miliar. Pemeriksaan dilakukan secara marathon sejak para tersangka dibawa ke Tarempa pada Senin (24/11) malam.

Ketiga tersangka tersebut ialah Kabid SDA Dinas PUPR Anambas, Muhammad Hatta Pulungan; Direktur CV Tapak Anak Bintan (TAB), Azhari; serta kuasa direktur CV TAB, Prayitno. Hingga Selasa siang, mereka masih menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim.

Pantauan Batam Pos di lokasi, dua staf PUPR terlihat datang ke ruang Satreskrim membawa makanan sekitar pukul 14.00 WIB. Sementara itu, salah satu tersangka yang mengenakan kaos bergaris dan masker tampak digiring petugas menuju ruang tahanan.

KBO Satreskrim Polres Anambas, Iptu Rudy Luis, mengatakan ketiga tersangka ditangkap di lokasi berbeda pada Minggu (23/11). Penangkapan dilakukan setelah tim memperoleh informasi akurat mengenai keberadaan mereka.

“Dua orang ditangkap di Tanjungpinang. Satu lainnya kami amankan di Jakarta,” ujar Rudy, Selasa (25/11).

Penangkapan pertama dilakukan terhadap Hatta di sebuah rumah sekitar pukul 09.00 WIB. Dua jam kemudian, tim menangkap Azhari di lokasi berbeda di Tanjungpinang. Adapun Prayitno dibekuk di Bandara Soekarno-Hatta, saat ia bersiap terbang ke Batam.

“Senin pagi mereka kami bawa ke Tarempa menggunakan kapal,” kata Rudy.

Penyidik telah memeriksa sedikitnya 30 saksi, termasuk para ahli. Polisi membuka peluang adanya tersangka baru berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan. Selain itu, sejumlah barang bukti dan aset milik CV TAB telah disita untuk menelusuri aliran dana proyek.

Kasus ini bermula dari proyek Sodetan Air Tarempa senilai Rp10 miliar yang digagas pada 2024 dan dikerjakan CV TAB. Proyek tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko banjir dari kawasan Sungai Sugi hingga Tarempa Beach.

Namun hingga kontrak berakhir, pekerjaan tidak menunjukkan perkembangan. Pemkab Anambas menyatakan progres proyek nol persen, meski dana Rp3 miliar atau 30 persen dari nilai kontrak telah dicairkan.

Pemkab sebelumnya telah menerima jaminan pelaksana Rp500 juta dari asuransi, namun masih menunggu pencairan jaminan uang muka senilai Rp3 miliar dari Asuransi Videi.

Kegagalan proyek ini membuat kawasan Sungai Sugi hingga Tarempa Beach kembali rawan banjir setiap kali hujan deras turun. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Tiga Tersangka Korupsi Sodetan Air Anambas Ditangkap di Tanjungpinang dan Jakarta pertama kali tampil pada Kepri.

Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Beras, Kodim 0316/Batam Bongkar Jaringan Besar Tanpa Dokumen Legal

0
Kapal yang ditangkap di Pelabuhan Haji Sage, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar.

batampos – Upaya penyelundupan komoditas konsumsi dalam jumlah besar kembali digagalkan aparat gabungan Intelijen Kodim 0316/Batam dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/6 Batam pada Senin (24/11) malam. Operasi berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB di Pelabuhan Haji Sage, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, setelah aparat menerima laporan intelijen terkait aktivitas bongkar muat mencurigakan di kawasan yang kerap menjadi jalur masuk distribusi ilegal menuju wilayah perbatasan.

Dalam penindakan tersebut, aparat mengamankan tiga kapal yang digunakan sebagai sarana pengangkut barang selundupan, yakni KM Permata Pembangunan yang dikomandoi Agung, KM Permata Pembangunan RIU 09 No. 1132 GT 6 NT 2 Tahun 2019 dengan kapten Muliadi, serta satu kapal serupa yang ditinggal kabur nakhodanya. Tiga unit truk BP 8419 EH, BP 9849 DE, dan BA 8302 AU, juga ditahan karena diduga dipersiapkan sebagai kendaraan distribusi lanjutan.

Baca Juga: BP Batam Sebut Tidak Pernah Keluarkan Izin Impor Beras

Pemeriksaan di lokasi menemukan berbagai jenis barang konsumsi tanpa dokumen legal, termasuk 40,4 ton beras, 4,5 ton gula pasir, 2,4 ton minyak goreng, tepung terigu, susu kemasan, parfum impor, mi instan impor, serta aneka frozen food. Seluruh komoditas tersebut termasuk barang strategis yang wajib melalui mekanisme perizinan resmi dan pengawasan ketat. Penyelundupan dalam jumlah besar ini dinilai berpotensi mengganggu stabilitas pasar lokal serta menghilangkan potensi penerimaan negara.

Sebanyak tujuh Anak Buah Kapal (ABK) turut diamankan untuk pemeriksaan awal. Dari pengakuan mereka, aparat memperoleh informasi adanya dua kapal lain; KM Sampurna 03 dan KM Rizki, yang disiapkan untuk membawa barang serupa menuju Tanjung Balai Karimun. Wilayah tersebut dikenal sebagai jalur transit utama barang selundupan sebelum masuk ke pasar bebas. Tidak ditemukan satu pun dokumen legalitas, mulai dari surat izin berlayar, manifest muatan, hingga dokumen impor.

Komandan Kodim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra membenarkan temuan tersebut dan menjelaskan operasi dilakukan berdasarkan informasi awal dari Kementerian Pertanian. “Kami lakukan pengecekan di lapangan dan dipastikan benar. Ada tiga kapal dan tiga truk yang membawa total 40,4 ton beras, 4,5 ton gula pasir, dan 2,4 ton minyak goreng. Seluruh barang tidak dilengkapi surat izin, tidak ada manifest, tidak ada legalitas barang,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa operasi dilakukan bersama Denpom 1/6 Batam untuk memastikan penindakan berjalan aman dan sesuai prosedur. Menurutnya, penyelundupan komoditas pokok bukan pelanggaran skala kecil, melainkan kejahatan ekonomi yang dapat berdampak langsung pada ketersediaan dan harga barang di masyarakat.

Sementara itu, Menteri Pertanian Adi Amran Sulaiman dalam siaran persnya turut membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa informasi awal disampaikan ke pihaknya sebelum akhirnya diteruskan ke aparat TNI. “Tadi ini kami terima melalui laporan. Kami mengecek ke bawah, tengah malam ditangkap dan itu ilegal. Itu jumlahnya 40 ton beras. Kemudian ada minyak goreng,” ujarnya.

Adi Amran menilai penemuan minyak goreng selundupan ini ironis, mengingat Indonesia merupakan salah satu produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia. “Ini sangat ironis, kita produsen terbesar dunia tapi kenapa ada minyak goreng masuk? Ini pasti ada jaringan yang harus dibongkar,” katanya. Ia meminta aparat menindak tegas seluruh pihak yang terlibat.

Aparat menduga modus penyelundupan ini dilakukan secara terorganisir dengan memanfaatkan pelabuhan kecil, aktivitas malam hari, dan jalur distribusi ganda melalui kapal serta truk untuk menghindari pantauan petugas. Pola ini menunjukkan bahwa pelaku bukan bekerja secara sporadis, tetapi merupakan bagian dari jaringan yang memiliki sumber daya dan perencanaan matang.

Seluruh barang bukti, kapal, truk, dan para ABK kini telah diserahkan kepada Bea dan Cukai Batam untuk pemeriksaan lanjutan. Kodim 0316/Batam memastikan pengawasan di sejumlah titik rawan penyelundupan akan diperketat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Beras, Kodim 0316/Batam Bongkar Jaringan Besar Tanpa Dokumen Legal pertama kali tampil pada Metropolis.

PBB: Setiap 10 Menit, Satu Perempuan Dibunuh oleh Orang Terdekat Sepanjang 2024

0
Ilustrasi. F. via SAPDA.

batampos – Satu perempuan terbunuh setiap 10 menit oleh orang terdekatnya sepanjang 2024, menurut laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dilansir AFP, temuan ini kembali menegaskan bahwa femisida atau pembunuhan terhadap perempuan karena gendernya, masih menjadi masalah serius tanpa tanda-tanda perbaikan.

Laporan gabungan UNODC dan UN Women, dirilis bertepatan dengan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan pada 25 November 2025, mencatat sekitar 50.000 perempuan dan anak perempuan dibunuh pasangan atau anggota keluarga mereka pada 2024.

PBB menyebutkan bahwa 60 persen perempuan yang dibunuh di seluruh dunia tewas di tangan orang terdekat, mulai dari pasangan, ayah, paman, ibu hingga saudara laki-laki. Sebagai perbandingan, hanya 11 persen korban pembunuhan laki-laki yang dibunuh oleh orang yang mereka kenal.

Angka 50.000 itu berasal dari data 117 negara. Jika dirata-rata, ini berarti 137 perempuan dibunuh per hari, atau satu perempuan setiap 10 menit.

Meski angka tersebut lebih rendah dibanding data 2023, PBB menegaskan penurunan ini tidak mencerminkan adanya perbaikan nyata. Perbedaan ini lebih disebabkan oleh variasi ketersediaan data antarnegara, bukan penurunan jumlah kasus.

“Femisida terus merenggut puluhan ribu nyawa perempuan setiap tahun tanpa adanya kemajuan. Rumah tetap menjadi tempat paling berbahaya bagi perempuan dari risiko pembunuhan,” tulis laporan tersebut.

Tidak ada satu pun wilayah dunia bebas dari femisida. Negara-negara di Afrika kembali mencatat jumlah tertinggi tahun lalu, dengan 22.000 kasus, menjadikannya wilayah dengan femisida terbanyak.

Direktur Kebijakan UN Women, Sarah Hendricks, menegaskan bahwa femisida tidak terjadi secara tiba-tiba.

“Femisida tidak berdiri sendiri. Ia sering berasal dari rentetan kekerasan yang dimulai dari kontrol, ancaman, hingga pelecehan, termasuk secara daring,” kata Hendricks.

Laporan tersebut juga menyoroti perkembangan teknologi yang memperburuk kekerasan terhadap perempuan, termasuk penyebaran gambar tanpa izin, doxxing, dan video deepfake, yang menjadi bentuk kekerasan digital baru.

“Kita memerlukan penegakan hukum yang memahami bagaimana kekerasan muncul dalam kehidupan perempuan, baik online maupun offline, dan memastikan pelaku bertanggung jawab sebelum berubah menjadi tragedi,” ujar Hendricks. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel PBB: Setiap 10 Menit, Satu Perempuan Dibunuh oleh Orang Terdekat Sepanjang 2024 pertama kali tampil pada News.

AJI Batam Gelar Pelatihan Jurnalisme Warga di Rempang

0
Ketua AJI Batam, Yogi Eka Sahputra (paling kanan) bersama warga Rempang di Kampung Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam untuk pertama kalinya menggelar pelatihan jurnalisme warga bagi masyarakat Rempang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14–16 November 2025, dipusatkan di Kampung Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam.

Pelatihan ini terselenggara atas kerja sama AJI Batam dengan Lembaga Studi dan Bantuan Hukum (LSBH) Masyarakat Kepulauan (MK) serta Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (Amar-GB). Program tersebut menyasar warga lokal yang selama ini aktif menyuarakan kondisi kampung mereka melalui media sosial.

Ketua Panitia Ahmad Fauzi mengatakan pelatihan ini bertujuan membekali warga dengan kemampuan dasar jurnalistik sehingga mereka dapat menulis dan mengangkat berita mengenai kampung halaman secara lebih terstruktur dan informatif.

“Harapannya, warga mampu mengabadikan dan menyebarkan informasi tentang kampung yang mereka cintai dengan standar penulisan jurnalistik yang baik. Ke depan, kegiatan ini akan diadakan secara berkala,” ujarnya, Selasa (25/11).

Ketua AJI Batam, Yogi Eka Sahputra, menyampaikan bahwa pelatihan ini penting karena masyarakat Rempang sejatinya sudah lama melakukan kerja-kerja jurnalisme warga, namun belum memahami sepenuhnya prinsip dasar jurnalistik, termasuk verifikasi dan etika penyebaran informasi.

“Selama ini mereka sudah memberitakan informasi tentang kampung kepada dunia luar lewat media sosial. Kami di AJI diminta membantu agar karya-karya yang diproduksi warga dapat mengikuti prinsip jurnalisme warga yang benar, sehingga tidak memicu hoaks,” kata Yogi.

Menurut Yogi, pelatihan di Rempang menjadi program perdana AJI Batam dalam memperkuat kapasitas jurnalisme warga. Ia membuka peluang kegiatan yang sama untuk kelompok masyarakat lainnya, seperti aktivis lingkungan, mahasiswa, pelajar, hingga nelayan.

“Kami melihat banyak masyarakat yang lantang menyuarakan pendapat mereka di media sosial. Suara-suara itu perlu diarahkan agar dapat tersampaikan melalui pendekatan jurnalisme warga yang tepat,” tambahnya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Rempang untuk menghasilkan informasi yang kredibel, akurat, dan bermanfaat, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel AJI Batam Gelar Pelatihan Jurnalisme Warga di Rempang pertama kali tampil pada Metropolis.

84 Ribu Warga Batam Sudah Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Kadinkes: Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

0
SMPN 20 Tiban saat menjalani program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini menyasar seluruh siswa aktif, dimulai dari SMP Negeri 20 Batam di Tiban, Sekupang, sebagai pilot project pada tahap awal. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kota Batam tahun 2025 terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan terbaru Dinas Kesehatan Kota Batam per 20 November, sebanyak 84.041 warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan, atau 98,77 persen dari total yang mendaftar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kota Batam dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dalam laporan harian tanggal 20 November saja, ada 284 warga yang mendaftar dan 282 hadir mengikuti pemeriksaan, dengan tingkat kehadiran 99,30 persen. Ini membuktikan bahwa kepedulian masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat,” ujar Didi, Selasa (25/11).

Baca Juga: Pelajar Batam Ramai Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Program Terus Berlanjut

Secara kumulatif, target sasaran peserta CKG mencapai 1.276.930 penduduk. Hingga tanggal 20 November, 85.090 warga telah mendaftar, dengan persentase pendaftaran sebesar 6,66 persen dari total sasaran.

Program melibatkan 21 puskesmas di seluruh Kota Batam, dan semuanya tercatat mampu melaksanakan layanan CKG secara penuh (100 persen). Beberapa puskesmas dengan jumlah kunjungan pemeriksaan tinggi antara lain Puskesmas Tiban Baru, Puskesmas Tanjung Buntung, Puskesmas Sei Beduk, Puskesmas Nongsa dan Puskesmas Botania.

“Seluruh puskesmas telah menjalankan CKG setiap hari. Pemeriksaan mencakup skrining kesehatan umum, pengecekan risiko penyakit kronis, hingga asesmen kesehatan usia produktif dan lanjut usia,” jelas Didi.

Dari analisis grafik, peserta terbanyak berasal dari kelompok usia produktif, disusul kelompok lanjut usia. Pemuda dan anak-anak menunjukkan partisipasi yang terus meningkat seiring proses sosialisasi di sekolah dan lingkungan.

Didi Kusmarjadi mengajak masyarakat yang belum menjalani pemeriksaan kesehatan untuk segera memanfaatkan momentum ini.“CKG tidak dipungut biaya sama sekali. Kami ingin mendorong kesadaran masyarakat bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.

Program Cek Kesehatan Gratis ini diharapkan menjadi tonggak penting menuju masyarakat Batam yang lebih sehat dan sadar akan pola hidup preventif. Pemeriksaan rutin, menurut Dinas Kesehatan, akan membantu menekan risiko penyakit kronis sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 84 Ribu Warga Batam Sudah Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Kadinkes: Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi pertama kali tampil pada Metropolis.

X Rilis Fitur Transparansi Baru ‘About This Account’ untuk Redam Bot dan Akun Palsu

0
F. x.com/TechTicia.

batampos – Platform media sosial X meluncurkan fitur baru bernama “About This Account” untuk meningkatkan transparansi dan membantu pengguna membedakan akun asli dari bot maupun akun palsu.

Seperti dikutip dari TechCrunch dan Economic Times, fitur ini menampilkan sejumlah informasi dasar terkait sebuah akun, yakni negara asal akun, tanggal pembuatan akun, frekuensi dan waktu terakhir perubahan username serta sumber unduhan aplikasi X (App Store atau Google Play).

Menurut X, fitur ini dirancang untuk mengurangi engagement tidak autentik, termasuk aktivitas bot atau akun yang berpotensi menyebarkan disinformasi.

“Kami membuka detail identitas akun agar pengguna bisa menilai lebih bijak apakah akun tersebut asli atau menunjukkan tanda-tanda mencurigakan,” ujar Kepala Produk X, Nikita Bier, dikutip Selasa (25/11).

X juga memberikan opsi bagi pengguna untuk menampilkan lokasi negara secara spesifik atau hanya tingkat benua. Perusahaan bahkan tengah menguji penanda khusus untuk akun yang terdaftar menggunakan VPN, agar pengguna memahami bahwa lokasi yang tertera mungkin tidak akurat.

Meski demikian, sejumlah pengguna melaporkan ketidakakuratan lokasi akun. X menjelaskan bahwa hal itu terjadi akibat penggunaan VPN saat proses pendaftaran.

Beberapa pengguna menilai fitur baru ini belum sepenuhnya mampu menghentikan bot atau penipu yang menyamar sebagai akun asli.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel X Rilis Fitur Transparansi Baru ‘About This Account’ untuk Redam Bot dan Akun Palsu pertama kali tampil pada Lifestyle.

Lajur Sempit dan Minim Rambu, Jalan Trans Barelang Rawan Kecelakaan

0
Ilustrasi. Jalan Trans Barelang.

batampos – Jalan Trans Barelang kerap terjadi kecelakaan saat malam hingga pagi hari. Kawasan ini dilalui truk angkutan dengan kecepatan tinggi dan pengendar motor yang ugal-ugalan.

Rizki, warga Tembesi mengatakan truk angkutan dengan kecepatan tinggi tersebut biasanga melaju dari arah Barelang menuju Batam. Sopir memanfaatkan situasi jalan yang sepi dan lurus.

“Setiap bulan itu terjadi kecelakaan. Karena truk angkutan ini ngebut sekali kalau malam dan subuh-subuh,” ujarnya.

Selain truk, ia menilai kecelakaan di jalan ini juga banyak disebabkan pengendara motor yang ugal-ugalan.

“Kalau malam itu juga banyak motor yang ugal-ugalan tanpa lampu,” katanya.

Menurut dia, dibeberapa titik jalan ini hasus dipasang pita penggaduh. Sehingga, kendaraan yang melintas bisa mengurangi kecepatannya.

“Karena pita penggaduh hanya ada di depan Danyon saja,” katanya.

Sementara Imron, warga lainnya meminta rambu dab penerangan jalan kawasan ini untuk ditingkatkan. Sehingga, kejadian keceakaan bisa diminimalisir.

“Jalannya masih satu lajur, rambu juga masih kurang,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Lajur Sempit dan Minim Rambu, Jalan Trans Barelang Rawan Kecelakaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Play sound