Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8624

OTT Bupati Penajam Paser Utara Tekait Dugaan Suap dan Gratifikasi

0
Ilustrasi: Penyidik KPK menghadirkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (12/1). Dalam giat operasi senyap ini, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud dan 10 orang lainnya turut diamankan.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan, gelar tangkap tangan di wilayah calon ibu kota baru itu diduga terkait dengan penerimaan suap dan gratifikasi. Lembaga antirasuah masih mengumpulkan bukti dalam giat penindakan ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa benar KPK kemarin, 12 Januari 2022 telah melakukan giat tangkap tangan terhadap Penyelenggara negara di wilayah Penajam Paser Utara atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi,” kata Ghufron dikonfirmasi, Kamis (13/1).

Pimpinan KPK berlatar belakang akademisi ini berujar, para pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan secara intensif. KPK akan menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

“Karena itu kami minta masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK untuk bekerja menyelidik kasus ini, selanjutnya nanti akan kami infokan secara lebih komprehensif,” ucap Ghufron.

Dikonfirmasi terpisah, pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri menyampaikan, gelar operasi senyap di Kabupaten Paser Penajam Utara dilakukan sejak Rabu (12/1) sore kemarin. Dalam giat penindakan ini tim satgas masih memeriksa intensif pihak-pihak yang diamankan.

Ali menyampaikan, pihaknya memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini. KPK akan menaikan status hukum ke penyidikan setelah adanya penetapan tersangka.

“Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkas Ali. (*)

Reporter: JP Group

Tampilan Lipstik Terlihat Segar Alami, Ini Tips Dari Beauty Vlogger

0
ILUSTRASI. Lipstik adalah makeup yang harus dimiliki oleh semua perempuan karena memberikan tampilan berbeda. Warna lipstik yang tepat bisa memberi kesan awet muda. (Stylecraze)

batampos – Memakai make up, salah satunya adalah lipstik, tujuannya supaya wajah terlihat cerah dan segar bahkan tampak lebih muda sehingga makin percaya diri. Namun jika salah memakai lipstik, misalnya, penampilan justru makin berantakan.

Beauty vlogger dan pendiri Look Fabulous Forever Tricia Cusden seperti dilansir Good House Keeping, Rabu (12/1), lipstik adalah make up yang akan membuat penampilan berbeda. Sehingga setiap perempuan wajib memilikinya. Warna lipstik yang tepat, katanya, memiliki efek tampilan awet muda.

Penata rias Ruby Hammer, Penata Rias Bobbi Brown Pro Aimee Morrison, dan Artis Estée Lauder Pro Emma Tillman mengungkapkan beberapa hal yang wajib diperhatikan saat memakai lipstik supaya wajah terlihat segar dan muda.

1. Hindari memakai lipstik pada bibir kering dan bersisik

Bibir yang kering, akan membuat lipstik yang Anda oleskan di atasnya retak. Rawat bibir Anda dengan scrub berbahan dasar gula. Cara ini menghilangkan bibir kering dan bersisik. Sehingga membuat bibir Anda terasa lebih halus dan kenyal. Bibir yang halus memberikan hasil warna lipstik yang bagus dan terlihat alami.

2. Bubuhkan lipbalm

Setelah bibir terkelupas, memberi kelembapan akan membantu mengisi garis dan menjaga bibir tetap lembut dan kenyal. Untuk perawatan intensif, oleskan lipbalm atau oleskan lapisan tipis pelembap bibir sebelum Anda mengoleskan lipstik.

3. Gunakan lip liner

Lip liner bekerja dengan menciptakan penghalang antara lipstik dan kulit Anda, yang membantu mencegah lipstik keluar garis-garis halus di sekitar mulut.

4. Pakai Kuas Lipstik

Menggunakan kuas bibir membantu menciptakan garis yang lebih kuat dan lebih berani. Menggunakan kuas untuk mengambil lipstik tepat di tepi bibir memberi hasil akhir yang lebih halus dan bersih. Anda juga dapat menggunakan kuas untuk menambahkan membentuk cupid bow.

5. Pilih warna yang tepat

Gunakan warna apa pun yang membuat Anda bahagia. Cobalah memilih lipstik yang akan langsung mengangkat dan mencerahkan kulit. Warna kulit yang lebih hangat cocok dengan warna merah karang dan warna kulit nude berwarna peach, sedangkan warna kulit yang lebih dingin cocok dengan warna merah berbasis biru dan warna pink nude. (*)

Reporter : Jpgroup

Segini Total Kekayaan Bupati Penajam Paser Utara yang Terjaring OTT KPK

0
Ilustrasi: Barbuk OTT (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meringkus Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud dalam giat operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (12/1) kemarin. Dia diamankan bersama 10 pihak lainnya.

Menelisik harta kekayaan Abdul Gafur dalam Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN) pada laman elhkpn.kpk.go.id, Kamis (13/1). Tercatat Abdul Gafur memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 36.725.376.075 atau Rp 36,72 miliar yang dilaporkan pada 26 Februari 2021.

Politikus Partai Demokrat itu tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak 10 bidang yang tersebar di Balikpapan dan Jakarta Barat. Total harta tidak bergerak milik Abdul Gafur senilai Rp 34.295.376.075.

Dia juga tercatat memiliki harta berupa kendaraan bermotor di antaranya mobil Ford Fiesta tahun 2011, mobil Honda City tahun 2009, mobil Honda CRV tahun 2008 dan Yamaha Mio Soul tahun 2007. Total harta begerak milik Abdul Gafur mencapai Rp 509.000.000.

Abdul Gafur juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.375.000.000, kas dan setara kas Rp 546.000.000. Sehingga jumlah seluruhnya harta milik Abdul Gafur sebesar Rp 36.725.376.075.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan, gelar tangkap tangan di wilayah calon ibu kota baru itu diduga terkait dengan penerimaan suap dan gratifikasi. Lembaga antirasuah masih mengumpulkan bukti dalam giat penindakan ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa benar KPK kemarin, 12 Januari 2022 telah melakukan giat tangkap tangan terhadap Penyelenggara negara di wilayah Penajam Paser Utara atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi,” ungkap Ghufron.

Pimpinan KPK berlatar belakang akademisi ini berujar, para pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan secara intensif. KPK akan menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

“Karena itu kami minta masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK untuk bekerja menyelidik kasus ini, selanjutnya nanti akan kami infokan secara lebih komprehensif,” ucap Ghufron.

Dikonfirmasi terpisah, pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri menyampaikan, gelar operasi senyap di Kabupaten Paser Penajam Utara dilakukan sejak Rabu (12/1) sore kemarin. Dalam giat penindakan ini tim satgas masih memeriksa intensif pihak-pihak yang diamankan.

Ali menyampaikan, pihaknya memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini. KPK akan menaikan status hukum ke penyidikan setelah adanya penetapan tersangka.

“Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkas Ali. (*)

Reporter: JP Group

Dana BOS Juga Dipakai untuk Kepentingan Pribadi

0
WhatsApp Image 2022 01 03 at 16.31.42 e1641825146105
Mantan Kepala SMA Negeri 1 Batam Muhammad Chaidir (pakai rompi) digiring Jaksa usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri Batam, Senin (3/1). F.Yashinta

batampos – Dugaan tindak pidana korupsi dana Bos dan Komite 2017-2019 di SMA Negeri 1 Batam akan memasuki babak baru. Berkas perkara yang menyeret nama M Chaidir sebagai tersangka dugaan korupsi senilai Rp 830 juta dinyatakan lengkap dan tahap 2.

Menurut sumber Batam Pos di Kejari Batam, dugaan kerugian negara Rp 830 juta itu selain digunakan pelesiran, ternyata juga digunakan untuk kepentingan pribadi dan lainnya. Tak hanya Chaidir, uang itu juga digunakan beberapa guru untuk kepentingan pribadi.

“Uang itu digunakan dalam banyak hal selain pelesiran. Ada untuk kepentingan pribadi guru, berkisar Rp 3 juta hingga Rp 35 juta,” ujarnya.

Menurut dia, sebagian dana itu sudah dikembalikan para guru. Namun masih ada yang belum mengembalikan, sehingga penyidik kejaksaan menunggu inisiatif pengembalian kerugiaan negara tersebut.

“Bakal kami tunggu, termasuk dari tersangka Chaidir yang infonya memang akan mengembalikan juga, tapi belum tahu kapan,” ujarnya.

Pengembalian kerugiaan negara, lanjutnya, tak akan menghilangkan tindak pidana korupsi, namun akan jadi pertimbangan hukuman terhadap terdakwa saat penuntutan. Bahkan, sebenarnya para guru bisa dijerat dengan pasal dugaan korupsi, karena tahu uang yang digunakan untuk pelesiran adalah dana bos dan komite sekolah.

“Sebenarnya bisa dijerat karena mereka tahu itu dana bos dan komite. Tapi tak menyangka bakal ditindak Kejaksaan. Kejaksaan tak memproses karena memakai azas keadilan dan kemanusiaan. Karena itu, yang dijerat penangungjawab pengguna anggaran,” terangnya.

Baca Juga: Takut Terseret Kasus, Guru SMA 1 Batam Ramai-Ramai Kembalikan Uang ke Jaksa

Disisi lain, ia tak menampik jika bisa melakukan proses hukum terhadap lainnya, jika ada desakan dari majelis hakim. Dimana pada proses pembuktian, terungkap jika ada pihak lain yang memang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut.

“Kalau ada desakan untuk diproses, maka akan kami proses,” ujarnya.

Lalu apakah tak ada keterlibatan pihak lain, dalam sugaan korupsi? Karena tak mungkin soal pemberkasaan dilakukan tersangka Chaidir seorang diri.

“Memang ada keterlibatan pihak lain, tapi atas perintah tersangka. Seperti peran bendahara hanya menerima perintah dari tersangka Chaidir. Tersangka Chaidir juga memalsukan tandatangan ketua komite,” jelasnya.

Masih kata dia, saat ini jaksa fokus untuk proses pelimpahan berkas, yang dalam waktu dekat akan memasuki babak persidangan. Setelah persidangan, barulah mereka akan menyelidiki adanya dugaan korupsi dana bos SMA dan SMK di Kota Batam. Dimana, pihaknya sudah memiliki informasi adanya dugaan korupsi di sekolah-sekolah yang memiliki siswa terbanyak di Batam.

“Untuk sekolah SMA dan SMK lainnya, tunggu tanggal mainnya. Karena memang kami sudah ada informasi,” tegasnya.

Kasi Intel Kejari Batam, Wahyu Oktaviandi membenarkan berkas perkara telah P21 atau lengkap. Karena itu, kemarin, Penyidik Pidsus Kejari Batam menyerahkan berkas perkara dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Hari ini (kemarin, red) proses tahap 2 dugaan tipikor SMA N 1 Batam. Selain barang bukti dan berkas, penyidik juga menyerahkan tersangka ke jaksa penuntut umum,” ujar Wahyu kepada Batam Pos, Rabu (13/1).

Menurut dia, hari ini (Kamis, 14/1), JPU berencana melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, untuk proses selanjutnya. Sedangkan untuk pemindahan tahanan Kepala SMA N 1 Batam tahun 2012-2019 itu akan dilakukan pada saat persidangan nanti.

“Rencana besok (hari ini) berkas dilimpah ke Pengadilan di Tanjungpinang, untuk tersangka kemungkinan minggu depan. Kondisi tersangka sampai saat ini sehat,” imbuh Wahyu.

Disinggung bagaimana perkembangan proses penyidikan, dikatakan Wahyu masih terus berjalan. Proses penyidikan yang masih berjalan juga tak menutup kemungkinan akan adanya tersangka lainnya.

“Tunggu saja nanti bagaimana proses penyidikan, yang salah pastinya akan diproses,” tegas Wahyu.

Diberitakan Batam Pos sebelumnya, Mantan Kepala SMA Negeri 1 Batam M Chaidir ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri Batam, Senin (3/1). Ia diduga melakukan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah), biaya operasional dan dana Komite (dana SPP siswa) tahun anggaran 2017 sampai 2019 senilai Rp 830 juta.

Modus yang dilakukan Chaidir diduga dengan cara me mark up dan membuat kwitainsi fiktif. Tak hanya itu, Chaidir juga memalsukan tanda tangan dan lainnya. Salah satu dana diduga digunakan tersangka untuk mengajak para guru dan keluarga berlibur ke Malaysia.

Chaidir diduga melanggar pasal 2 ayat 1 UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana diubah dan ditambah UU No 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

Kemudian pasal 3 UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana diubah dan ditambah UU No 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP. Adanya jo pasal 55 yang dikenakan pada pasal Chaidir tak menutup untuk penetapan tersangka lainnya, yakni dilakukan bersama-sama. (*)

Reporter: YASHINTA

Pastikan Stok Vaksin untuk Booster Cukup

0
Tenaga kesehatan menyuntikan vaksinasi lanjutan (booster) jenis Pfizer untuk lansia di Sentra Vaksinasi RSUI, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/1/2022). Pemerintah Kota Depok memulai program vaksinasi lanjutan (booster) COVID-19 kepada masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas dengan prioritas penerima orang lanjut usia (lansia) secara gratis. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

batampos – Vaksinasi booster dimulai kemarin (12/1). Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur, dan RSUD Tangerang Selatan, Banten, yang pertama kali melakukannya.

Salah satu lansia di Kramat Jati, Parlindungan Simatupang antusias mengikuti vaksinasi booster. Lansia berusia 77 tahun itu menyadari bahwa vaksinasi ini bisa mengurangi potensi penularan Covid-19. ”Saya datang bersama istri,” ucapnya. Dia pun mengajak agar seluruh lansia mengikuti program ini.

Kepala Puskesmas Kramat Jati dr Inda Mutiara mengatakan vaksin booster di wilayah Puskesmas Kramat Jati telah disiapkan 150 dosis untuk hari pertama. “Kemarin (Selasa(11/1)) kami sampaikan kepada lurah setempat bahwa vaksin booster sudah bisa diakses di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati,” ujarnya,

Vaksinasi booster diberikan gratis. Vaksin booster diberikan setengah dosis dilakukan secara injeksi intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh. Penyuntikan setengah dosis dilakukan dengan menggunakan jarum suntik ADS 0,3 ml yang telah diberikan tanda ukuran dosis 0,15 ml dan 0,25 ml.“Jumlah warga Lansia di Kramat Jati sekitar 20.500, sekitar 81% telah divaksinasi dosis lengkap,” ungkapnya.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr. Maxi Rein Rondonuwu mengapresiasi Puskesmas Kramat Jati karena pada hari ini selain launching vaksinasi booster juga masih berlangsung vaksinasi dosis pertama dan kedua. Selain itu berbarengan dengan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. ”Ini bisa jadi percontohan untuk fasilitas kesehatan lainnya dalam melaksanakan vaksinasi,” katanya kemarin.

Maxi menegaskan bahwa ketersedian vaksin untuk booster memadai. Saat ini masih ada hampir 130 juta dosis di Biofarma.

Masyarakat yang termasuk dalam kelompok prioritas penerima vaksin booster dapat mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di website dan aplikasi PeduliLindungi. Tiket tersebut dapat digunakan di fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat pada waktu yang sudah ditentukan.

Jika termasuk kelompok prioritas tetapi belum mendapatkan tiket dan jadwal vaksinasi di aplikasi PeduliLindungi, Masyarakat bisa datang langsung ke fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat dengan membawa KTP dan surat bukti vaksinasi dosis satu dan dua.

Pada kesempatan lain, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan saat ini Omicron telah teridentifikasi di 150 negara dan menimbulkan gelombang baru dengan puncak yang lebih tinggi di berbagai negara dunia.

Ia menyebut Indonesia bukan tidak mungkin dapat mengalami hal yang sama. “Kasus kemungkinan akan naik tapi kita jangan panik. Kita harus tetap waspada dan terus bekerja sama,” jelas luhut dalam pernyataannya selasa (11/1) malam.

Luhut menyebut per Selasa 11 Januari, total kasus infeksi Omicron mencapai 802 kasus. Sebagian besar masih disumbangkan oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). ”Dari 537 kasus di Jakarta, 435 kasus berasal dari PPLN,” ujarnya.

Pemerintah kata Luhut akan terus memonitor secara ketat perkembangan kasus dan akan mengambil langkah-langkah antisipasi yang diperlukan. ”Perawatan di RS akan menjadi salah satu indikator utama. Kami akan high alert ketika BOR (Bed Occupancy Rate) mendekati 20 sampai 30 persen,” jelasnya.

Mantan Menkopolhukam tersebut mengungkapkan, dari hasil pengamatan terhadap pengalaman negara lain, puncak gelombang kasus akibat varian omicron biasanya mencapai puncak dalam kisaran waktu 40 hari. Lebih cepat dari variant Delta. ”Untuk kasus Indonesia, kita perkirakan puncak gelombang karena Omicron akan terjadi pada awal Februari,” katanya.

Meski demikian, sebagian besar kasus yang terjadi diperkirakan akan bergejala ringan, sehingga nanti strateginya juga akan berbeda dengan varian Delta. Namun demikian, Luhut optimistis Indonesia saat ini jauh lebih siap dalam menghadapi potensi gelombang varian Omicron dengan beberapa fakta bahwa tingkat vaksinasi sudah lebih tinggi, kapasitas testing dan tracing juga yang lebih tinggi.

Selain itu dari sisi sistem kesehatan, Indonesia juga sudah lebih siap. Baik dalam hal obat-obatan terapi Covid-19 termasuk molnupiravir dari Merck, tempat tidur RS, tenaga kesehatan, oksigen, dan fasilitas isolasi terpusat.

Kasus omicron di Indonesia yang terus meningkat harus dihadapi. Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menyatakan karakteristik omicron memiliki tingkat penyebaran yang sangat cepat. ”Hasil WGS juga menunjukkan proporsi varian Omicron yang mulai mendominasi” ungkap Nadia

Namun, dilihat dari tingkat keparahan, mayoritas kasus Omicron tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala ringan. Sehingga tidak membutuhkan perawatan yang serius di rumah sakit. Untuk itu, pihaknya akan menggencarkan telemedicine yang didedikasikan bagi pasien yang melakukan isolasi di rumah. “Kami bekerjasama dengan 17 platform telemedicine untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat secara gratis bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi di rumah,” ucapnya.

Selain itu dari sisi teurapetik, Kemenkes juga akan menyertakan penggunaan obat Monulpiravir dan Plaxlovid untuk terapi pasien Covid-19 dengan gejala ringan. Dari sisi tracing akan dilakukan penemuan kasus aktif dengan meningkatkan tracing menjadi lebih dari 30 per kasus positif. (*)

Reporter: JP Group

KPK Gelar OTT di Panajam Paser Utara, Bupati Diamankan

0
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Salah satu yang ditangkap dalam operasi senyap ini yakni, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud.

Selain Bupati Penajam Paser Utara, tim satuan tugas (Satgas) bidang penindakan juga turut mengamankan 10 pihak lainnya. Giat penindakan ini dilakukan KPK sejak Rabu (12/1) kemarin.

“KPK melakukan tangkap tangan salah satu Bupati di wilayah Kalimantan Timur yaitu Bupati Penajam Paser Utara beserta 10 orang pihak terlibat diamankan tim kedeputian bidang penindakan KPK,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dikonfirmasi, Kamis (13/1).

Firli meminta publik bersabar lantaran tim satgas saat ini masih bekerja. Bupati dan 10 pihak yang diamankan saat ini sedang dalam pemeriksaan intensif.
Baca Juga :  Hacker16 Tahun Ini Sukses Bobol Database Polri, Data Dibocorkan Lewat Akun

“Terima kasih atas dukungan masyarakat dan seluruh pihak sehingga KPK bisa melaksanakan tugas-tugas pemberantasan korupsi,” tegas Firli.

Senada juga disampaikan, pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri. Menurutnya, pihak-pihak yang diamankan tengah dalam pemeriksaan tim penindakan KPK.

Lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini.

KPK akan menaikan status hukum ke penyidikan setelah adanya penetapan tersangka. “Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Salah Tak Berkutik di Piala Afrika

0
Mohamed Salah (kanan) berusaha merebut bola dari bek tengah Nigeria Kenneth Omeruo dalam laga Piala Afrika di Roumde Adjia Stadium kemarin (12/1). (DANIEL BELOUMOU OLOMO/AFP )

batampos – Datang ke Kamerun dengan statistik intimidatif, mencetak 23 gol dari 26 laga musim ini, bintang Mesir Mohamed Salah seolah meneror lawan-lawan Mesir di Piala Afrika 2021.

Namun, apa yang ada di atas kertas kadang tidak berbanding lurus dengan kenyataan di lapangan.

Kemarin (12/1) Mesir mengawali Piala Afrika 2021 dengan kekalahan 0-1 dari Nigeria di Roumde Adjia Stadium. Gol striker Leicester City Kelechi Iheanacho pada menit ke-30 menjadi pembeda matchday pertama grup D tersebut.

Salah sebaliknya. Pemain yang dijuluki Lionel Messi-nya Mesir itu hanya mampu melakukan satu tembakan sepanjang laga.

Semua itu terjadi lantaran entraineur Nigeria Augustine Eguavoen memahami bahwa Mesir mengandalkan Salah-dependent atau ketergantungan kepada bintang Liverpool FC tersebut.

”(Dengan Salah, Red) pemain Mesir cuma mempunyai satu ide dalam pikiran mereka: Arahkan bola kepada Salah,” ungkap Eguavoen kepada DZfoot.

Makanya, Eguavoen tidak perlu memberikan banyak atensi kepada dua tandem Salah di lini serang Mesir, Omar Marmoush dan Mostafa Mohamed.

”Jadi, strategi kami pun sederhana saja. Saat mereka (Mesir) pada fase menyerang, cukup lakukan penguasaan bola sebanyak-banyaknya dan matikan semua arah bola yang mengarah kepadanya (Salah),” tutur pria yang baru dua pekan menangani Nigeria seiring dengan dipecatnya pelatih asal Jerman, Gernot Ruhr.

Selain serangan yang mudah terbaca, rapatnya pertahanan Nigeria juga menyulitkan Salah. Di akhir laga, Salah juga melakukan tindakan yang membuat fans Mesir marah. Yaitu, menerima ajakan foto Eguavoen.

”Tampaknya, Salah bermain untuk tim lawan,” tulis salah seorang fans Mesir di Instagram.

Sementara, pelatih Mesir Carlos Queiroz menyatakan bahwa kekalahan The Pharaohs tidak bisa ditimpakan hanya karena Salah, melainkan semua pemain yang tampil. Khususnya karena kehilangan fokus.

”Pada babak pertama, aku melihat pikiran mereka tidak di pertandingan,” ujar pelatih yang menelan kekalahan kedua dari 12 laga bersama The Pharaohs tersebut. (*)

Reporter: JPGroup

Hasil Seakurat Swab PCR, Proses Hanya Sejam

0
Metode RT-LAMP (reverse transcription loop mediated isothermal amplification) merupakan inovasi dari Pusat Riset Kimia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

batampos – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mendapatkan izin edar untuk inovasi RT-LAMP. Alat ini bekerja untuk deteksi Covid-19 seakurat swab PCR (Polymerase Chain Reaction). Tetapi hasilnya keluar satu jam. Jauh lebih cepat dibandingkan hasil swab PCR umumnya yang bisa sampai satu hari.

RT-LAMP bekerja mendeteksi Covid-19 tanpa menggunakan alat PCR. Reaksi amplifikasi gen target dari alat ini berlangsung kurang dari satu jam. Sehingga hasil diagnosa Covid-19 menggunakan RT-LAMP bisa lebih cepat diketahui. Jadi prinsip perbedaan alat ini dengan PCR pada proses amplifikasi gen targetnya.

Peneliti Kimia BRIN Tjandrawati Mozef bersyukur inovasi RT-LAMP itu sudah mengantongi izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Inovasi ini mulai digarap sejak Maret 2020 lalu bersama PT Biosains Medika Indonesia. ’’Dengan izin edar ini, kita sekarang memiliki alternatif baru untuk mendeteksi Covid-19,’’ katanya kemarin (12/1).

Dia menjelaskan sejumlah negara, seperti Belanda dan Spanyol, sudah menerapkan RT-LAMP untuk deteksi Covid-19 setara RT-PCR. Dia mengatakan RT-LAMP memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan PCR. Selain prosesnya lebih cepat, perangkat ini tidak memerlukan lagi alat deteksi PCR yang harganya mahal. Kemudian harga kit RT-LAMP juga lebih murah dibandingkan kit swab PCR.

Tjandrawati mengatakan RT-LAMP menggunakan sampel ekstrak RNA hasil swab di hidung. Saat ini RT-LAMP juga sedang pengembangan untuk dapat menggunakan sampel saliva atau ludah. Sehingga masyarakat lebih nyaman menjalani deteksi Covid-19, karena tidak perlu lagi dicolok hidungnya.

Selain itu RT-LAMP juga terus menjalani pengujian terhadap varian-varian Covid-19. Termasuk diantaranya adalah varian Omicron. Diharapkan perangkat RT-LAMP ini bisa digunakan untuk syarat dokumen perjalanan. Menggantikan penggunaan swab PCR yang membutuhkan biaya lebih mahal.

Dalam kesempatan lain Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan tahun ini disiapkan dua pendanaan riset. Termasuk riset-riset untuk mendukung penanganan Covid-19 di Indonesia.

Handoko mengatakan BRIN memiliki skema baru pendanaan riset yaitu Pusat Kolaborasi Riset. ’’Skema baru ini merupakan upgrade dari Pusat Unggulan Iptek (PUI),’’ katanya. Untuk tahun ini BRIN menyiapkan anggaran Rp 10 miliar untuk Pusat Kolaborasi Riset. Anggaran ini ke depan akan terus bertambah.

Handoko mengatakan untuk riset-riset tertentu, nantinya akan diikat kontrak tahun jamak. Durasinya bisa sampai tujuh tahun. Menariknya seluruh skema pendanaan riset di BRIN itu tidak ada monitoring dan evaluasi (monev), kecuali di akhir tahun saja. Yaitu untuk untuk evaluasi kelanjutan riset di tahun berikutnya. ’’Jadi tidak mengganggu dalam melakukan aktivitas riset,’’ tuturnya.

Mantan kepala LIPI itu mengatakan Pusat Kolaborasi Riset itu bisa juga melibatkan perguruan tinggi. BRIN nantinya menyiapkan berbagai fasilitas. Selain pendanaan, juga menyiapkan open platform atau pemanfaatan fasilitas riset, dan lainnya. Dengan adanya skema open platform tersebut, fasilitas infrastruktur riset yang dimiliki BRIN boleh dipakai semua pihak. Sehingga lembaga riset perguruan tinggi atau perusahaan swasta tidak perlu keluar uang untuk membeli fasilitas riset. (*)

Reporter: JP Group

Penumpang Hang Nadim Meningkat, Industri Penerbangan Bangkit Kembali

0
Bandara Hang Nadim Batam 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Aktivitas di Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos – Industri penerbangan mulai perlahan-lahan bangkit kembali. Berbagai faktor yang mengindikasi bangkitnya industri penerbangan, salah satunya jumlah penumpang yang semakin meningkat. Di Bandara Internasional Hang Nadim geliat industri penerbangan terlihat.

Sebelumnya jumlah penumpang Hang Nadim mencapai titik terendah, hanya ratusan orang per harinya yang lalu lalang. Namun, kini rata-rata 8 ribu orang penumpang yang datang dan pergi melalui Bandara Hang Nadim.

Pasang surut jumlah penumpang ini disebabkan kondisi pandemi di Indonesia. Selain itu juga disebabkan syarat penerbangan yang dinilai cukup memberatkan para penumpang. Sehingga menurunkan jumlah penumpang.

“Sekarang sudah bisa gunakan antigen saja. Kami optimis dan siap menyambut 2022 dengan kondisi lebih baik,” kata General Manager Bandara Hang Nadim, Bambang Soepriono, Rabu (12/1).

Ia mengatakan peningkatan jumlah penumpang ini mulai terlihat sejak tidak diwajibkan lagi pemeriksaan PCR. Sehingga animo penumpang menggunakan moda transportasi udara menjadi meningkat.

Saat pemeriksaan PCR masih wajib, dan biaya pemeriksaan sekitaran Rp 900 ribuan. Menyebabkan banyak masyarakat mengurungkan niat melakukan perjalanan, sehingga memberikan dampak besar terhadap industri penerbangan.

Bambang menyadari bahwa pengetatan syarat penerbangan beberapa waktu lalu, demi menghambat penyebaran Covid-19. Saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya Kepri sudah melandai.
Ia berharap industri penerbangan bisa segera pulih. Ia mengatakan industri penerbangan, sangat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor seperti UMKM dan pariwisata.

“Semoga pandemi ini segera berlalu, sehingga ekonomi bisa pulih, bisnis meningkat lagi. Covid-19 hilang, semua bisa berusaha kembali,” ucapnya.

Bambang mengatakan untuk dapat meringankan beban para tenan di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, tetap memberlaku diskon. Tahun 2021 diskon diberlakukan 70 persen untuk seluruh tenan. Namun, tahun diskon diberlakukan paling tinggi 50 persen. Namun, ada kategori-kategori tenan yang dapat diskon hingga 50 persen. (*)

 

Reporter: FISKA UANDA

Unggulan Tujuh dari Indonesia Langsung Tumbang di India Open

0
Tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto langsung kandas pada babak pertama India Open 2021. (Humas PP PBSI)

batampos – Unggulan ketujuh asal Indonesia Tommy Sugiarto langsung kandas pada ajang India Open 2022. Dalam laga babak pertama di K. D. Jadhav Indoor Hall, New Delhi kemarin (12/1), Tommy dihantam pemain Malaysia Ng Tze Yong.

Tommy yang tampil sangat buruk dan banyak melakukan kesalahan sendiri pada game ketiga, kandas dalam rubber game dengan skor 16-21, 21-14, dan 5-21. Ng yang berada di ranking 60 dunia, menuntaskan pertandingan dalam tempo 1 jam dan 01 menit.

Di game pertama, Tommy awalnya mampu mengontrol pertandingan dan unggul jauh dengan skor 10-5. Ng memang bisa menyamakan kedudukan dalam posisi 12-12. Namun, Tommy kembali memimpin dengan skor 15-12.

Sayang, ketika sudah unggul, mantan pemain nomor tiga dunia itu gagal untuk mempertahankan momentum kemenangan. Dia kehilangan enam angka beruntun dan tertinggal 15-18. Dalam situasi terdesak, Tommy akhirnya kehilangan game pertama dengan skor 16-21.

Di awal game kedua, pertandingan berjalan lebih ketat. Saling susul angka terjadi. Namun saat Tommy tertinggal 12-13, dia mampu mencetak tujuh angka beruntun dan memimpin jauh 19-13. Pemain berusia 33 tahun itu tidak kesulitan untuk langsung menutup game kedua dengan kemenangan telak 21-14.

Di game penentuan, permainan Tommy sangat mengecewakan. Dalam situasi sama kuat 3-3, Tommy tiba-tiba langsung tertinggal 3-10, lalu 4-12. Saat kedudukan 12-5, Ng bahkan mampu mencetak sembilan angka beruntun untuk langsung menutup game ketiga dengan kemenangan sangat telak 21-5.

Dengan kekalahan Tommy ini, Indonesia hanya menyisakan satu wakil yakni ganda putra nomor dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Kemarin, Hendra/Ahsan lolos ke babak 16 besar.

Skuad pelatnas PP PBSI sendiri memutuskan tidak mengirimkan wakil pada ajang berlevel Super 500 tersebut. (*)

Reporter: JPGroup