Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 868

Ini Syarat dan Skenario Fajar/Fikri dan Jafar/Felisha Tembus World Tour Finals 2025

0
Jafar/Felisha mampu melewati debut turnamen BWF World Tour Super 750 di Singapore Open 2025 dengan mulus. (Dok: PBSI)

batampos – Dua pasangan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, masih memiliki peluang untuk lolos BWF World Tour Finals 2025. Meski kecil, mereka bisa mewujudkan itu andai memenuhi sejumlah syarat dan skenario di Australian Open 2025.

Indonesia saat ini sudah mengunci tiga wakil untuk BWF World Tour Finals 2025. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani jadi pasangan pertama yang memastikan tempat tersebut di Hylo Open 2025.

Sementara dua lainnya dari sektor tunggal, yakni Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani, yang menyusul Sabar/Reza lolos ke BWF World Tour Finals 2025 usai Kumamoto Masters 2025. Mereka lolos berkat kegagalan rivalnya jadi juara di turnamen level Super 500 tersebut.

Kelolosan Jonatan dan Putri KW membuat 40 tempat kini nyaris komplet. Tinggal empat slot saja yang belum terisi, termasuk dua di antaranya melibatkan wakil Indonesia, yakni Fajar/Fikri di ganda putra dan Jafar/Felisha di ganda campuran.

1. Fajar/Fikri Harus Juara Australian Open 2025

Berdasarkan data ranking Race to Hangzhou 2025, Fajar/Fikri menempati urutan ke-15 dengan 58.790 poin. Jumlah nilai itu mereka kumpulkan dalam tujuh turnamen, masih setengah dari batas 14 turnamen yang diikuti.

Meski begitu, kans Fajar/Fikri masih terbuka. Saat ini duet yang baru dipasangkan sejak Juli itu bersaing dengan pasangan Thailand dan tiga duet Taiwan.

Duet Thailand yang dimaksud adalah Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren (urutan 8 dengan 66.560 poin). Sementara tiga pasangan Taiwan adalah Chiu Hsiang Hsieh/Wang Chi Lin (urutan 9 dengan 66.120 poin), Lee Fang Chih/Lee Fang Jen (urutan 10 dengan 65.830 poin), dan Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan (urutan 12 dengan 64.880 poin).

Saat ini hanya Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren dan Chiu Hsiang Hsieh/Wang Chi Lin yang berpeluang besar lolos ke Hangzhou. Artinya, Fajar/Fikri harus bisa lebih baik dari tiga rivalnya di Australian Open 2025.

Untungnya, sejauh ini rival Fajar/Fikri sudah berkurang satu setelah Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan menelan kekalahan di babak pertama Australian Open 2025. Selain itu, mereka juga mesti bersyukur karena Dechapol/Kedren memilih absen dalam turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

Tapi, Fajar/Fikri tak boleh lengah. Sebab ada dua syarat krusial untuk mewujudkan misinya lolos ke BWF World Tour Final 2025. Pertama, mereka harus menjuarai Australian Open 2025. Hasil ini mutlak dan tidak bisa dinegosiasi.

Selain itu, Fajar/Fikri juga harus berharap dua pasangan Taiwan, yakni Lee Fang Chih/Lee Fang Jen dan Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, gagal mencapai semifinal. Jika salah satu dari rivalnya tersebut mencapai semifinal, maka kans Fajar/Fikri akan tertutup meskipun mereka menjadi juara.

2. Jafar/Felisha Minimal Tembus Perempat Final

Sementara di ganda campuran, Jafar/Felisha masih punya kans lolos ke BWF World Tour Finals 2025 karena saat ini menempati peringkat 10 dalam Race to Huangzhou dengan 68.500 poin. Mereka bersaing ketat dengan duet Thailand, Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat, yang duduk satu tingkat di atasnya dengan 68.640.

Pun begitu, Jafar/Felisha juga harus memenuhi dua syarat meski rivalnya hanya satu. Pertama, mereka harus minimal melaju ke babak perempat final Australia Open 2025, untuk memperbesar peluang untuk lolos.

Selain itu, Jafar/Felisha juga mesti mendapatkan pencapaian lebih baik dari Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat saat sudah lolos ke perempat final. Contohnya, mereka melaju ke final, dan duet Thailand terhenti di babak 8 besar.

Saat ini, baik Jafar/Felisha maupun pasangan Thailand masih bertahan dan maju ke babak 16 besar Australian Open 2025. Artinya, setiap fase akan krusial menentukan kelolosan mereka ke BWF World Tour Finals 2025. (*)

Artikel Ini Syarat dan Skenario Fajar/Fikri dan Jafar/Felisha Tembus World Tour Finals 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Presiden Prabowo Larang Penyambutan Oleh Siswa saat Kunjungan Kerja ke Daerah

0
Presiden Prabowo Subianto.(Dok.JawaPos.com).

batampos – Presiden Prabowo Subianto mengimbau kepala daerah agar tidak lagi menugaskan siswa untuk menyambut kedatangannya saat melakukan kunjungan kerja. Ia menilai praktik menyambut pejabat negara di pinggir jalan, terutama oleh pelajar, tidak perlu dilanjutkan.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo ketika meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Jogjakarta, pada Rabu (19/11).

Dalam kesempatan itu, ia meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengirimkan surat resmi kepada seluruh kepala daerah terkait imbauan tersebut.

“Saya minta Sekretaris Kabinet membuat surat ke bupati dan wali kota. Jika saya melakukan kunjungan kerja, tolong anak-anak sekolah tidak usah menyambut di pinggir jalan. Biarkan mereka tetap belajar di sekolah,” kata Prabowo.

Prabowo menjelaskan, pelajar sebaiknya tetap beraktivitas seperti biasa, dan bila ingin mengikuti kegiatannya, dapat menyaksikan melalui media massa seperti televisi.

Ia menegaskan, tidak ingin para siswa harus menunggu di bawah panas hanya untuk menyambut seorang pejabat negara.

“Kalau saya datang tidak perlu anak-anak sekolah untuk dikerahkan,” imbaunya.

Melalui kebijakan ini, Prabowo berharap kunjungan kerja tidak lagi mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Menurutnya, kehadiran presiden tak seharusnya membebani masyarakat, terutama pelajar.

“Saya paham kalau memang tidak terlalu panas atau tidak terlalu lama mereka menunggu saya juga tidak ada masalah,” pungkasnya. (*)

Artikel Presiden Prabowo Larang Penyambutan Oleh Siswa saat Kunjungan Kerja ke Daerah pertama kali tampil pada News.

Dugaan Penganiayaan dan Pelecehan Seksual Calon Istri, Polisi Dalami Perbedaan Keterangan Korban dan Terlapor

0
Dirkrimum Polda Kepri, Kombes Ade Mulyana. F.Yashinta

batampos – Penyidikan dugaan penganiayaan dan kekerasan seksual yang menyeret oknum anggota Polsek Sagulung, Brigadir YAAS, terus berlanjut. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri menegaskan masih mendalami sejumlah keterangan yang dinilai berbeda antara korban dan terlapor.

Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Ade Mulyana, mengatakan penyidik masih berlanjut. Penyidik menunggu hasil pemeriksaan psikiatri terhadap korban FM sebagai bagian dari pendalaman kasus.

“Sudah dilakukan pemeriksaan psikiatri terhadap korban. Karena ada beberapa keterangan yang berbeda antara korban dan terlapor, itu yang harus kami dalami,” ujar Ade, Rabu (19/11).

Menurut Ade, perbedaan keterangan muncul pada sejumlah poin penting, terutama terkait dugaan pemaksaan dalam kekerasan seksual yang disebut terjadi di kamar mandi. Dalam laporan korban, terdapat unsur paksaan, sementara versi terlapor menyebut tidak ada paksaan. Sebab hubungan layaknya suami istri kembali berulang setelah kejadian tersebut.

Baca Juga: Dua Kasus Narkoba Dilimpahkan ke Polda Kepri, Ditresnarkoba Fokus Percepat Pemberkasan dan Kembangkan Jaringan

“Ada beda keterangan soal apakah ada paksaan atau tidak. Itu yang harus digali lagi. Termasuk dugaan penganiayaan, korban menyebut didorong, sementara terlapor menyebut tidak didorong, tapi ditarik,” jelasnya.

Penyidik, kata dia, juga tengah menyiapkan permintaan keterangan saksi ahli untuk memperkuat konstruksi penyelidikan.

“Jadi intinya untuk laporan pidana kami pastikan tetap berjalan,” tegas Ade.

Sebelumnya, Brigadir YAAS diketahui telah kembali menghirup udara bebas setelah menjalani 21 hari penempatan khusus (Patsus), ditambah perpanjangan tujuh hari oleh Propam Polda Kepri. Ia bahkan sudah kembali berdinas di Polsek Sagulung sejak awal November.

Kuasa hukum korban, Saferiyus Hulu, mengatakan hingga kini pihaknya belum memperoleh perkembangan signifikan dari penyidikan tiga laporan yang dilayangkan kliennya.

“Ada tiga laporan kami, tapi sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut. Kami juga tahu pelaku sudah bebas dari Patsus dan kembali bertugas,” ujar Saferiyus.

Ia menyebut kondisi korban FM masih sangat rentan. Korban yang merupakan seorang bidan asal Medan itu disebut mengalami trauma berat dan kini menjalani perawatan psikiater. FM juga kehilangan janin berusia tiga bulan akibat pendarahan hebat saat menjalani pemeriksaan di Polda Kepri beberapa waktu lalu.

“Klien kami mengalami keguguran dan sampai kini masih menjalani terapi psikis. Harapan kami, penyidik segera menuntaskan laporan ini agar keadilan benar-benar ditegakkan,” katanya.

Baca Juga: Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti

Kasus yang dialami FM disebut bermula dari hubungan asmara yang dijanjikan berujung pernikahan, namun malah berakhir dengan serangkaian dugaan kekerasan fisik dan seksual. FM bahkan beberapa kali dirawat di rumah sakit akibat pendarahan dan keguguran. Sejak menjalani hubungan dengan terlapor, korban diketahui mengalami keguguran dua kali.

Tiga laporan resmi telah teregistrasi di Polda Kepri, masing-masing dugaan kekerasan seksual, penganiayaan, dan pelanggaran etik.

Keluarga korban kini berharap Polda Kepri menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi korban yang kondisi mentalnya semakin memburuk. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Dugaan Penganiayaan dan Pelecehan Seksual Calon Istri, Polisi Dalami Perbedaan Keterangan Korban dan Terlapor pertama kali tampil pada Metropolis.

Mengonsumsi Kurma Muda Dapat Mendukung Program Hamil? Simak Faktanya

0
Ilustrasi kehamilan (ANTARA/Shutterstock/Blue Planet Studio)

batampos – Memiliki buah hati adalah dambaan bagi semua pasangan suami istri setelah menikah. Namun, tidak semua pasangan dapat dengan mudah memperoleh anak meski sudah berusaha. Hal ini bisa terjadi karena satu dan lain hal, baik dari pihak pria maupun wanita.

Sebagian dari mereka mungkin akan berusaha melakukan program hamil dengan bantuan bahan alami. Salah satu yang mungkin Anda pernah dengar adalah dengan mengonsumsi kurma muda.

Kandungan Nutrisi dalam Kurma Muda

Kurma muda diketahui mengandung beragam nutrisi kunci yang penting untuk mendukung kesehatan reproduksi. Dikutip dari Halodoc, kandungan nutrisi penting ini mencakup serat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan menstabilkan kadar gula darah, serta antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan.

Selain itu, kurma muda juga kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin B, kalium, magnesium, dan zat besi yang esensial bagi fungsi tubuh optimal. Secara keseluruhan, kombinasi nutrisi ini memberikan efek positif bagi kesehatan tubuh yang kemudian dapat berkontribusi dalam mendukung peningkatan kesuburan.

Fakta Mengenai Kaitan Kurma Muda dan Program Hamil

Varian kurma muda diyakini sebagai makanan yang berpotensi meningkatkan kesuburan, baik untuk wanita maupun pria. Ada keyakinan bahwa mengonsumsi buah ini secara teratur dapat membantu wanita segera mencapai kehamilan.

Selain rasanya yang manis, kurma memang kaya akan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Anggapan bahwa mengonsumsi kurma muda dapat meningkatkan kesuburan sebenarnya memiliki alasan, hal ini dikarenakan kandungan nutrisi di dalam kurma muda yang diyakini mampu memperbaiki kondisi kesuburan wanita.

Dikutip dari Alodokter, sebenarnya belum ada penelitian valid hingga saat ini yang membuktikan bahwa mengonsumsi kurma muda dapat mempercepat kehamilan. Oleh karena itu, daripada hanya bergantung pada kurma muda, tindakan yang lebih disarankan adalah menerapkan gaya hidup sehat dan berkonsultasi dengan dokter.

Penting juga untuk menyadari bahwa kesuburan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang kompleks, termasuk usia, kualitas berhubungan intim, serta keseluruhan gaya hidup. Alih-alih mengandalkan kurma muda, sebaiknya kamu bisa membiasakan untuk konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang teratur.

Selain itu, rutin berolahraga dengan durasi yang konsisten juga dapat meningkatkan kesuburan dan metabolisme tubuh. Beberapa penelitian juga menjelaskan bahwa faktor pemikiran seperti stres akan berpengaruh pada kesuburan seseorang, sehingga sebisa mungkin kontrol stres agar tidak berlebihan. (*)

Artikel Mengonsumsi Kurma Muda Dapat Mendukung Program Hamil? Simak Faktanya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Atasi TPS Liar di Sagulung, Camat Bersinergi Dengan Pelaku Usaha dan Pengusaha

0
Sampah yang menumpuk dan tak terangkut akhirnya dibakar warga di Sagulung. (F. Sya’ban)

batampos – Keberadaan TPS liar di kawasan Sagulung tak ada habisnya. TPS ini menyebar di setiap Kelurahan dan menyebabkan tumpukan sampah hingga ke badan jalan.

Camat Sagulung, M. Arfie Eranov mengatakan pihaknya bersinergi dengan pelaku usaha dan pengusaha untuk mengatasi TPS liar ini.

“Untuk TPS liar ini sampai sekarang kita masih pembenahan. Kita bersinergi dengan pelaku usaha,” ujarnya.

Arfie mencotohkan TPS liar di kawasan Mandalay. Di lokasi, pihaknya mengajak pelaku usaha tanaman untuk menata bunga di sepanjang TPS liar tersebut.

Baca Juga: Driver Ojol Meninggal Saat Istirahat, Kapolsek Batam Kota Sebut Korban Sempat Keluhkan Panas Dingin

“Kalau di jalur panjang, kita koordinasikan dengan Dinas Marga dan pengusaha. TPS itu ditutup,” katanya.

Selain itu, Arfie mengaku penanganan TPS liar ini dilakukan bersama DLH. Pihak DLH menyediakan mobil patroli untuk mengangkut sampah di seriap TPS.

“Kita minta sinergi dengan DLH, karena di kecamatan backup kami terbatas. Kalau kami mengangkat TPS liar nanti malah terkendala di perumahan,” ungkapnya.

Diketahui, persoalan sampah terus menjadi permasalahan kawasan Sagulung. Penumpukan mulai terlihat di sekitar perumahan, pinggir jalan utama, sehingga menimbulkan aroma tak sedap.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di PT ASL

Pantauan Batam Pos, penumpukan sampah banyak terlihat di kawasan Sei Pelenggut, Sei Lekop, dan Sei Langkai. Bahkan, sampah-sampah ini menutupi sebagian jalan.

“Sinergi dan koordinasi ini sudah berjalan. Kita harap permasalahan sampah ini teratasi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Atasi TPS Liar di Sagulung, Camat Bersinergi Dengan Pelaku Usaha dan Pengusaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Atasi TPS Liar di Sagulung, Camat Bersinergi Dengan Pelaku Usaha dan Pengusaha

0
Sampah yang menumpuk dan tak terangkut akhirnya dibakar warga di Sagulung. (F. Sya’ban)

batampos – Keberadaan TPS liar di kawasan Sagulung tak ada habisnya. TPS ini menyebar di setiap Kelurahan dan menyebabkan tumpukan sampah hingga ke badan jalan.

Camat Sagulung, M. Arfie Eranov mengatakan pihaknya bersinergi dengan pelaku usaha dan pengusaha untuk mengatasi TPS liar ini.

“Untuk TPS liar ini sampai sekarang kita masih pembenahan. Kita bersinergi dengan pelaku usaha,” ujarnya.

Arfie mencotohkan TPS liar di kawasan Mandalay. Di lokasi, pihaknya mengajak pelaku usaha tanaman untuk menata bunga di sepanjang TPS liar tersebut.

Baca Juga: Driver Ojol Meninggal Saat Istirahat, Kapolsek Batam Kota Sebut Korban Sempat Keluhkan Panas Dingin

“Kalau di jalur panjang, kita koordinasikan dengan Dinas Marga dan pengusaha. TPS itu ditutup,” katanya.

Selain itu, Arfie mengaku penanganan TPS liar ini dilakukan bersama DLH. Pihak DLH menyediakan mobil patroli untuk mengangkut sampah di seriap TPS.

“Kita minta sinergi dengan DLH, karena di kecamatan backup kami terbatas. Kalau kami mengangkat TPS liar nanti malah terkendala di perumahan,” ungkapnya.

Diketahui, persoalan sampah terus menjadi permasalahan kawasan Sagulung. Penumpukan mulai terlihat di sekitar perumahan, pinggir jalan utama, sehingga menimbulkan aroma tak sedap.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di PT ASL

Pantauan Batam Pos, penumpukan sampah banyak terlihat di kawasan Sei Pelenggut, Sei Lekop, dan Sei Langkai. Bahkan, sampah-sampah ini menutupi sebagian jalan.

“Sinergi dan koordinasi ini sudah berjalan. Kita harap permasalahan sampah ini teratasi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Atasai TPS Liar di Sagulung, Camat Bersinergi Dengan Pelaku Usaha dan Pengusaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Petai dan Timpa Atap Kanopi Rumah Warga di Tanjunguban, Bintan

0
Pohon Petai Tumbang Timpa Atap Kanopi Rumah Warga di Tanjunguban, Bintan. F. DAMKAR

batampos– Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon petai tumbang dan menimpa rumah warga di jalan M Tahir Latif, Kampung Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Rabu (19/11) malam.

Pohon itu menimpa atap kanopi bagian samping rumah milik Panji Dores, 40.

Saat kejadian Panji Dores tidak berada di rumah, sedangkan istrinya yang berada di rumah tidak berani keluar karena ketakutan.

Baru setelah pagi hari, istrinya mengecek dan mendapati pohon petai tumbang dan mengenai atap rumahnya.

Selanjutnya, istrinya meminta bantuan petugas Damkar untuk mengevakuasi pohon yang tumbang.

BACA JUGA: Jaksa Tahan 4 Pejabat Sekretariat KPU Karimun, Mark-Up dan Kegiatan Fiktif

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan bahwa petugas yang menerima laporan langsung menuju ke lokasi kejadian.

“Kondisi rumah mengalami kerusakan pada sudut atap kanopi tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.

Ia mengatakan proses evakuasi pohon petai yang tumbang berjalan lancar.

“Evakuasi pohon yang tumbang tidak ada masalah,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana pohon tumbang terutama saat musim cuaca ekstrem. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Angin Kencang Tumbangkan Pohon Petai dan Timpa Atap Kanopi Rumah Warga di Tanjunguban, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Paviliun Indonesia Raih ‘Best Pavilion’ di GSE Melboune 2025

0

batampos– Paviliun Indonesia berhasil mencuri perhatian dunia dengan meraih penghargaan ‘Best Pavilion 2025’ dalam ajang Global Sourcing Expo (GSE) Melbourne 2025
yang digelar di Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC), Melbourne, Australia pada 18–20 November 2025. Penghargaan tersebut diterima Atase Perdagangan RI Canberra Agung Haris Setiawan pada sesi Networking Night GSE Melbourne 2025, Selasa (18/11).

Turut hadir pada sesi Networking Night GSE Melbourne 2025 yaitu Duta Besar RI untuk Australia Siswo Pramono. “Penghargaan ‘Best Pavilion 2025’ ini mencerminkan apresiasi atas desain paviliun, kekuatan narasi produk nasional (storytelling), kualitas kurasi produk, serta profesionalisme Paviliun Indonesia. Selain itu, capaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya serta menjadi pal (milestone) bagi peningkatan reputasi jenama Indonesia di industri sourcing internasional,” ujar Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono.

Sementara itu, Atase Perdagangan RI Canberra Agung Haris Setiawan mengungkapkan bahwa partisipasi Paviliun Indonesia pada GSE Melbourne 2025 ini dikoordinasikan oleh Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur (Dit PEPM) Kementerian Perdagangan RI bersama Atase Perdagangan RI Canberra. Pada GSE Melbourne 2025, Paviliun Indonesia menghadirkan 24 perusahaan unggulan dari sektor tekstil, garmen, alas kaki, dan dekorasi rumah berkelanjutan.

BACA JUGA: Dorong Pemerataan Distribusi MINYAKITA, Kemendag Lakukan Pengawasan di Wilayah Indonesia Timur

Haris menambahkan, partisipasi Paviliun Indonesia pada GSE Melbourne 2025 merupakan
implementasi nyata dari kebijakan promosi dagang yang diatur dalam Peraturan Menteri
Perdagangan Nomor 14 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyelenggaraan, Kemudahan, dan
Keikutsertaan pada Promosi Dagang dalam rangka Kegiatan Pencitraan Indonesia. Menurut Haris, penguatan koordinasi lintas lembaga, penataan area pameran, serta kelengkapan kegiatan pendukung merupakan elemen penting yang terus ditingkatkan dalam setiap partisipasi Indonesia di ajang internasional.

Sejalan dengan mandat koordinasi dalam Permendag tersebut, lanjut Haris, Paviliun Indonesia melibatkan tujuh lembaga pembina yang meliputi Dit PEPM Kemendag, Konsulat Jenderal RI (KJRI) Melbourne, Atase Perdagangan RI Canberra, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Bandung, PT Kereta Api Indonesia, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Kolaborasi ini memastikan kurasi perusahaan yang lebih selektif, narasi jenama yang konsisten, serta kelancaran fasilitasi pelaku usaha sejak pra-pameran hingga penjajakan kesepakatan bisnis (business matching).

Sinergi tersebut terbukti mampu meningkatkan promosi produk Indonesia dan minat buyer
Australia. “Selain pameran, Pemerintah Indonesia menggelar rangkaian kegiatan pendukung yang memperkuat fungsi promosi dagang. Rangkaian kegiatan pendukung tersebut meliputi business matching, networking night, dan gerai sementara (pop-up store) Discovery Indonesia di Melbourne Central Business District (CBD), Australia,” imbuh Haris.

Haris menjelaskan bahwa pada sesi business matching, Pemerintah Indonesia berhasil
menghadirkan sejumlah buyer besar Australia dari sektor fesyen dan peralatan rumah tangga (homeware). Business matching tersebut dapat dimanfaatkan para peserta untuk mendiskusikan jumlah minimum pesanan (minimum order quantity/MOQ), sertifikasi, waktu tunggu (lead time), dan potensi order jangka panjang.

Sementara itu, gerai sementara yang akan diadakan pada 19–22 November 2025 diharapkan dapat memperluas eksposur produk Indonesia ke publik Australia, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai pusat sourcing kreatif dan berkelanjutan. Gerai sementara tersebut juga menjadi implementasi konkret dari program usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor yang memungkinkan pelaku UMKM melakukan uji pasar (market testing) langsung ke konsumen.

“Pelaku UMKM akan didampingi mitra lokal saat melakukan uji pasar. Di sana, mereka dapat melakukan penjualan dan mengetahui langsung respons dari konsumen di Australia,” urai Haris.

Pada GSE Melbourne 2025, Paviliun Indonesia memanfaatkan area pameran seluas 108 m² atau sebanyak 12 stan yang dirancang sesuai pedoman identitas nasional serta kebutuhan etalase (showcase) industri kreatif Indonesia. Area yang luas dan tertata ini melanjutkan penguatan konsep Paviliun Indonesia dari tahun-tahun sebelumnya, di mana Indonesia secara bertahap memperbesar tapak (footprint) di GSE guna meningkatkan daya tarik buyer dan kenyamanan interaksi bisnis.

Haris menambahkan, partisipasi Indonesia pada GSE 2025 juga memperlihatkan potensi yang makin besar terhadap pasar Australia. Menurut Haris, Australia memiliki permintaan yang tinggi terhadap produk fesyen berkelanjutan, wastra berbahan alami, alas kaki ramah lingkungan, serta produk dekorasi rumah berorientasi keberlanjutan.

“Indonesia berada pada posisi kompetitif untuk mengambil porsi pasar yang lebih besar dengan tren konsumen yang semakin sensitif terhadap etika produksi, circularity, dan keberlanjutan. Peningkatan minat buyer pada sesi business matching serta tingginya kunjungan di gerai sementara menjadi indikator kuat bahwa peluang ekspor makin terbuka,” kata Haris.

Haris juga menegaskan bahwa partisipasi Paviliun Indonesia di GSE Melbourne 2025 merupakan refleksi arah baru promosi ekspor Indonesia yang lebih terukur, terkoordinasi, dan berorientasi hasil. Dengan keberhasilan meraih ‘Best Pavilion 2025’, Indonesia makin memperkokoh posisinya sebagai pusat sumber daya kreatif, etis, dan berkelanjutan (creative, ethical, and sustainable sourcing) di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus melanjutkan jejak sukses keikutsertaan Paviliun Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada GSE Melbourne 2025, Paviliun Indonesia juga menyelenggarakan seminar bisnis bertema ‘Sustainable and Ethical Sourcing: Strengthening Indonesia–Australia Supply Chain’ dengan menghadirkan Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono, perwakilan pelaku usaha Indonesia, dan buyer Australia. Seminar ini mempertegas posisi Indonesia dalam mendukung rantai pasok yang lebih hijau dan etis, sebuah tema yang menjadi perhatian utama industri Australia, termasuk kebutuhan terhadap bahan ramah lingkungan, transparansi produksi, dan standar ketertelusuran (traceability).

Ditemui di lokasi pameran, Direktur Utama (Chief Executive Office/CEO) CV Rumah Jeddiah Daniel Oktavianus menyatakan bahwa perusahaannya mendapatkan manfaat besar dari partisipasi pada GSE Melbourne 2025 . Ia menuturkan bahwa dalam dua hari pameran, CV Rumah Jeddiah berhasil menjaring lima buyers dan lebih dari 45 data calon buyers potensial. Daniel melihat capaian ini sebagai langkah awal yang penting untuk mewujudkan ambisi produk alas kaki UMKM Indonesia menembus pasar global, khususnya Australia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan, Atase Perdagangan RI Canberra, dan KBRI Canberra atas dukungan yang diberikan. (*)

Artikel Paviliun Indonesia Raih ‘Best Pavilion’ di GSE Melboune 2025 pertama kali tampil pada News.

Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti

0
Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, saat menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG). (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos – BP Batam kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam transformasi digital layanan publik setelah menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Kementerian/Lembaga, Selasa (18/11).

Penghargaan ini menjadi pengakuan nasional bahwa inovasi Land Management System (LMS) yang dikembangkan BP Batam berhasil membawa lompatan besar dalam tata kelola pertanahan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam gelaran Anugerah Bhumandala Award 2025 di Auditorium Sukarman, Perpustakaan Nasional RI.

LMS dinilai sebagai salah satu platform digital pertanahan paling progresif yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga akurasi data geospasial dalam perizinan.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di PT ASL

Alex mengatakan, penghargaan ini mencerminkan kerja Kolektif seluruh pemangku kepentingan di BP Batam yang terus mendorong modernisasi di sektor pertanahan. “Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat penghargaan Bhumandala Ariti,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Ia menyebut, inovasi LMS bukan sekadar proyek digitalisasi, tetapi bagian dari agenda besar untuk memotong rantai birokrasi dan menyediakan layanan yang lebih cepat serta transparan.

“LMS ini kami harapkan tidak hanya menang dalam award, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi semangat BP Batam dalam meningkatkan kinerja dan efisiensi,” kata Alex.

LMS dirancang sebagai sistem yang memudahkan seluruh proses perizinan pertanahan, mulai dari pengajuan, verifikasi dokumen, hingga pemrosesan administrasi. Melalui platform ini, pemohon dapat mengakses informasi regulasi, persyaratan, dan tata cara pengurusan secara cepat tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Pemohon cukup mengisi formulir secara daring dan mengunggah dokumen pendukung yang dibutuhkan. Seluruh proses selanjutnya berjalan elektronik, sehingga meminimalisir potensi kesalahan manual, mempercepat waktu pemrosesan, dan memudahkan pemohon memantau perkembangan permohonan secara real time.

Baca Juga: BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air

Keberadaan LMS juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan integrasi data pertanahan berbasis geospasial yang akurat. Hal ini sejalan dengan standar BIG yang menekankan pemanfaatan informasi geospasial sebagai basis pembangunan dan pelayanan publik.

Selain itu, penerapan LMS memberikan kontribusi signifikan terhadap iklim investasi di Batam. Dengan birokrasi yang lebih ringkas dan alur kerja digital, investor dapat mengurus izin pertanahan dengan lebih cepat, sehingga mempercepat realisasi proyek di kawasan ekonomi strategis tersebut.

Penghargaan Bhumandala Ariti ini sekaligus mempertegas bahwa inovasi BP Batam berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat tata kelola pertanahan berbasis digital. Transformasi ini terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen BP Batam untuk menyediakan layanan publik yang unggul, akuntabel, dan berorientasi masa depan. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

Artikel Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti pertama kali tampil pada Metropolis.

Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti

0
Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, saat menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG). (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos – BP Batam kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam transformasi digital layanan publik setelah menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Kementerian/Lembaga, Selasa (18/11).

Penghargaan ini menjadi pengakuan nasional bahwa inovasi Land Management System (LMS) yang dikembangkan BP Batam berhasil membawa lompatan besar dalam tata kelola pertanahan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam gelaran Anugerah Bhumandala Award 2025 di Auditorium Sukarman, Perpustakaan Nasional RI.

LMS dinilai sebagai salah satu platform digital pertanahan paling progresif yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga akurasi data geospasial dalam perizinan.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di PT ASL

Alex mengatakan, penghargaan ini mencerminkan kerja Kolektif seluruh pemangku kepentingan di BP Batam yang terus mendorong modernisasi di sektor pertanahan. “Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat penghargaan Bhumandala Ariti,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Ia menyebut, inovasi LMS bukan sekadar proyek digitalisasi, tetapi bagian dari agenda besar untuk memotong rantai birokrasi dan menyediakan layanan yang lebih cepat serta transparan.

“LMS ini kami harapkan tidak hanya menang dalam award, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi semangat BP Batam dalam meningkatkan kinerja dan efisiensi,” kata Alex.

LMS dirancang sebagai sistem yang memudahkan seluruh proses perizinan pertanahan, mulai dari pengajuan, verifikasi dokumen, hingga pemrosesan administrasi. Melalui platform ini, pemohon dapat mengakses informasi regulasi, persyaratan, dan tata cara pengurusan secara cepat tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Pemohon cukup mengisi formulir secara daring dan mengunggah dokumen pendukung yang dibutuhkan. Seluruh proses selanjutnya berjalan elektronik, sehingga meminimalisir potensi kesalahan manual, mempercepat waktu pemrosesan, dan memudahkan pemohon memantau perkembangan permohonan secara real time.

Baca Juga: BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air

Keberadaan LMS juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan integrasi data pertanahan berbasis geospasial yang akurat. Hal ini sejalan dengan standar BIG yang menekankan pemanfaatan informasi geospasial sebagai basis pembangunan dan pelayanan publik.

Selain itu, penerapan LMS memberikan kontribusi signifikan terhadap iklim investasi di Batam. Dengan birokrasi yang lebih ringkas dan alur kerja digital, investor dapat mengurus izin pertanahan dengan lebih cepat, sehingga mempercepat realisasi proyek di kawasan ekonomi strategis tersebut.

Penghargaan Bhumandala Ariti ini sekaligus mempertegas bahwa inovasi BP Batam berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat tata kelola pertanahan berbasis digital. Transformasi ini terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen BP Batam untuk menyediakan layanan publik yang unggul, akuntabel, dan berorientasi masa depan. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

Artikel Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti pertama kali tampil pada Metropolis.