Bahar Bin Smith saat datangi Kantor Polda Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1). (Bagus A. Rizaldi/Antara)
batampos – Penyidik Polda Jawa Barat resmi menetapkan Bahar bin Smith menjadi tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian. Selain itu, Bahar juga langsung dikenakan penahanan.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, penetapan tersangka dilakukan usai gelar perkara. Penyidik menemukan bukti yang cukup untuk menaikan status hukum Bahar.
“Tadi setelah pemeriksaan sudah didapatkan bukti cukup. Ditingkatkan statusnya dan menjadi tersangka dan sekarang ditahan,” kata Ibrahim saat dihubungi, Selasa (4/1).
Ibrahim menuturkan, Bahar juga telah menjalani pemeriksaan dalam perkara ini. Usai pemeriksaan penyidik langsung mengenakan penahanan kepadanya.
“Pemeriksaan tadi mulai sekitar jam 1 sampai dengan jam 9. Sudah ditahan di Polda Jawa Barat,” jelas Ibrahim.
Sementara itu, kuasa hukum Bahar, Ichwan Tuankotta belum banyak berkomentar ihwal penetapan tersangka ini. Dia menyebut keterangan resmi akan disampaikan kepada publik.
Sebelumnya, Polda Jawa Barat sudah meningkatkan kasus dugaan ujaran kebencian yang mengandung unsur suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang menjerat Bahar bin Smith dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Sebanyak 50 saksi dan 6 barang bukti sudah diperiksa oleh penyidik. Untuk mempermudah mengidentifikasi para saksi, penyidik membagi dalam dua klaster tempat kejadian perkara (TKP), yaitu klaster Bandung sebagai TKP awal tempat Bahar bin Smith ceramah yang diduga berisi ujaran kebencian sebanyak 15 orang saksi dan klaster Garut menjadi 10 saksi.
Kemudian saksi pelapor yang diperiksa sebanyak 4 orang dan saksi ahli sebanyak 21 orang. Untuk barang bukti tambahan yang disita yakni satu buah handphone pada klaster TKP Garut dan satu buah flashdisk pada klaster Bandung.
Adapun semua barang bukti digital atau digital evidence yang telah kami sita, dan telah dikirim ke Laboratorium Digital Forensik Bareskrim Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan.
Dalam kasus ini, Bahar bin Smith dijerat dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan individu dan atau kelompok berdasarkan SARA sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45A Ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (*)
Salah satu adegan video telanjang yang beredar di media sosial (medsos). (TANGKAPAN LAYAR/Humaidi/RadarBanyuwangi.id)
batampos – Sebuah video perempuan yang memperlihatkan bagian-bagian area sensitifnya viral di media sosial (medsos). Diduga, perempuan 43 itu merupakan warga Kecamatan Kendit, Situbondo.
Data yang dikumpulkan koran ini menyebutkan, setidaknya ada dua video yang berisi perempuan tersebut. Salah satu warga mengaku sangat menyayangkan dengan beredarnya video itu. Dia meminta pihak terkait menidak pelaku dan yang menyebarkan.
YD, warga Kecamatan Kendit, mengaku mendapat video mesum itu, dari salah satu grup Whatsapp (WA). Bahkan, ternyata juga sudah beredar di Facebook. “Saya mendapatkannya sudah satu pekan yang lalu, saat ini video itu ada lagi,” ujarnya, Jumat (31/12).
Menurut dia, beredarnya video mesum tersebut cukup meresahkan. Sehingga perlu ada tindakan. Setidaknya, nanti bisa jadi pelajaran bagi perempuan yang lain agar tidak sembaranagn video call dengan lelaki lain.
Kapolsek Kendit, AKP Sumiyatno, mengatakan, dirinya baru mengetahui ada video mesum yang diperankan seorang wanita. “Hingga saat ini, belum ada laporan dari orang yang dirugikan, namun jika ada laporan ke mapolsek, kami akan mengarahkan ke PPA Satreskrim Polres Situbondo,”jelas Sumiyatno. (*)
batampos – Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menyatakan Direktorat Jenderal
Pajak (DJP) telah siap dalam memberikan pelayanan kepada Wajib Pajak yang ingin mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS).
Kesiapan tersebut ditandai dengan telah dapat digunakannya aplikasi pengungkapan dan
pembayaran melalui https://pajak.go.id/pps sejak tanggal 1 Januari 2022 lalu sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Aplikasi ini dapat diakses 24 jam sehari dan 7 hari seminggu dengan enam langkah mudah, yaitu login ke DJPonline, masuk aplikasi PPS, unduh formulir, isi formulir, lakukan pembayaran, kemudian submit.
“Kita coba memberikan kemudahan dengan saluran penyampaiannya kita lakukan secara online. Bukti menunjukkan dua hari libur saja, tanggal satu kita baru bangun tidur, tahun baruan, ternyata sudah ada yang memanfaatkan,” ujar Suryo Utomo dalam Konferensi Pers Realisasi (Sementara) Pelaksanaan APBN 2021 Kementerian Keuangan, Senin (3/1/2022).
Disampaikan Suryo, sampai dengan hari ini, 3 Januari 2022 pukul 14.50 WIB, sebanyak 326 Wajib Pajak telah menyetorkan PPh final sebesar Rp33,68 miliar dengan nilai harta bersih yang diungkapkan sebesar Rp253,77 miliar.
Nilai harta bersih tersebut terdiri dari Rp239,26 miliar deklarasi dalam negeri, Rp2,225 miliar investasi Surat Berharga Negara, dan Rp12,29 miliar deklarasi luar negeri.
Suryo juga mengatakan, untuk Wajib Pajak yang ada kesulitan, DJP menyediakan helpdesk PPS yang tersedia di seluruh unit vertikal DJP.
Apabila Wajib Pajak kesulitan namun tidak bisa datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak, DJP menyediakan saluran-saluran non-tatap muka, yaitu helpdesk online melalui Whatsapp dengan nomor 081156-15008 dan Kring Pajak 1500-008 pada Senin sampai dengan Jumat pukul 08.00 s.d 16.00 WIB.
Tidak hanya itu, semua saluran informasi DJP lainnya yang telah ada selama ini tetap dapat dimanfaatkan, seperti live chat www.pajak.go.id, email melalui [email protected], dan twitter @kring_pajak.
Dalam waktu dekat, DJP akan mengirimkan email blast tentang PPS yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pajak. Email tersebut adalah imbauan DJP yang bertujuan agar WP tidak lupa dan terlewat dengan program PPS ini.
Lebih lanjut, mengingat PPS hanya diselenggarakan dalam enam bulan, DJP akan mengingatkan Wajib Pajak secara berkala melalui berbagai saluran, seperti iklan di media massa dan media sosial ditjen pajak (Instagram, facebook, twitter, tiktok, dan linkedin), situs pajak.go.id, dan media komunikasi lainnya, seperti banner, poster, dan sebagainya.
Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai PPS di laman landas https://pajak.go.id/pps.(*)
Ilustrasi ibadah umrah dengan social distancing setelah kasus Covid-19 melonjak. (AFP)
batampos – Rombongan tim advance sudah menjalankan ibadah umrah pada Minggu (2/1) malam waktu Saudi. Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di Arab Saudi akibat varian Omicron, pelaksanaan umrah lebih diperketat. Tetapi jamaah bisa menjalankan umrah dua kali dari sebelumnya hanya sekali.
Keterangan pelaksanaan umrah itu disampaikan Wakil Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) M. Azhar Gazali. Azhar yang juga bagian dari tim advance menyampaikan, mereka berangkat dari Madinah pada Minggu (2/1) pukul 14.30 waktu Saudi. Mereka lalu melakukan miqat atau niat menjalankan umrah di Bir Ali dan tiba di Kota Makkah pukul 21.30 waktu setempat.
Dia mengatakan, di Bir Ali yang umum digunakan miqat jamaah dari penjuru dunia, kondisinya sepi. ’’Tidak banyak jamaah yang mengambil miqat di sana,’’ kata Azhar Gazali, Senin (3/1).
Setibanya di Masjidilharam, mereka terlebih dahulu dicek apakah memiliki tasyrik atau surat surat izin. Selain itu juga dicek apakah memiliki gelang khusus yang dipakai sejak mereka berada di Madinah.
Setelah seluruhnya diperiksa, mereka bisa masuk ke Masjidilharam dengan penjagaan yang cukup ketat. Dari pantauannya, lanjut Azhar Gazali, kondisi di Masjidilharam tidak terlalu ramai. Namun ada pengetatan penerapan jaga jarak selama di Masjidilharam.
’’Selain itu ada pengetatan penggunaan masker. Akibat meningkatnya penyebaran virus Covid-19 varian Omicron di Saudi,’’ ujar Azhar Gazali.
Menurut Azhar Gazali, jamaah tidak boleh melakukan salat sunah sebelum tawaf, seperti sebelumnya. Jamaah juga tidak boleh berlama-lama berada di mathaf atau pelataran Kakbah setelah tawaf.
Setelah pelaksanaan tawaf, rombongan kemudian melanjutkan rangkaian umrah dengan kegiatan sa’i. Jamaah juga tidak boleh berlama-lama berada di tempat sa’i untuk menghindari kerumunan.
Kegiatan tahallul atau cukur rambut yang biasanya dilakukan jamaah di sekitar tempat sa’i juga dilarang. ”Dari pembatasan-pembatasan itu, Alhamdulillah jamaah bisa menjalankan ibadah umrah dua kali,’’ kata Azhar.
Sebelumnya, dia mengatakan jamaah hanya diperbolehkan melakukan ibadah umrah sekali saja selama berada di Saudi. Rencananya tim advance akan menjalankan umrah kedua hari ini (4/1). Dengan lokasi miqat di Masjid Tan’im yang berjarak 7,5 km dari Masjidilharam.
Kasus Covid-19 di Arab Saudi meningkat. Untuk pertama kalinya sejak Agustus 2021, kasus harian Covid-19 di Saudi di atas seribu. Pada Minggu (2/1) tercatat ada 1.024 kasus baru Covid-19 di Saudi.
Peningkatan kasus itu membuat Saudi kembali menerapkan kebijakan jaga jarak dan kewajiban menggunakan masker di Masjid Nabawi dan Masjidilharam. (*)
ILUSTRASI: Pekerja Mingran Indonesia (PMI) menjalani karantina di Rusunawa BP Batam, Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (8/9). (Dalil Harahap/Batam Pos)
batampos – Dari seluruh negara yan terinfeksi Covid-19 varian omicron, Indonesia ada di posisi ke 40. Hingga kemarin ada 152 kasus omicron di Tanah Air.
Presiden Joko Widodo meminta jajaran terkait untuk menyiapkan langkah mitigasi dalam menghadapi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus kasus varian Omicron. Sebab sudah terjadi transmisi lokal yang diumumkan pada 16 Desember lalu.
”Apalagi lagi kita memasuki tahun baru dan di bulan Januari seluruh sektor sudah bergerak dengan aktivitas-aktivitasnya,” ujar Jokowi. Dia meminta agar mempersiapkan fasilitas kesehatan di pusat maupun daerah untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus.
Konfirmasi kasus varian Omicron hampir seluruhnya berasal dari kasus impor atau imported case. Oleh karena itu, Jokowi menginstruksikan agar dilakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri.
“Jangan ada lagi dispensasi-dispensasi, apalagi yang bayar-bayar itu kejadian lagi,” tuturnya. Dia meminta BIN dan Kepolisian untuk turut mengawasi.
Selain itu, pemerintah juga terus mengencarkan pelaksanaan vaksinasi sebagai bagian dari upaya penanganan pandemi Covid-19. “Terus kita kejar sesuai dengan target yang telah kita berikan, sehingga segera kita bisa menyelesaikan baik dosis 1 maupun dosis 2,” ucapnya. Dia mendapatkan informasi bahwa stok vaksin di Tanah Air melimpah.
Pada kesempatan lain, Jokowi membeberkan bahwa vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan 2 sudah mencapai. 281.299.690 dosis. Capaian vaksinasi tersebut bukan suatu hal yang mudah, mengingat Indonesia memiliki kondisi geografis yang menantang.
Secara rinci, Presiden menyampaikan bahwa cakupan vaksinasi nasional dosis pertama sudah lebih dari 70 persen. Sedangkan dosis kedua sudah di atas 50 persen. Sedangkan untuk vaksinasi anak usia 6-11 telah mencapai 3,8 juta dosis.
Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meyakinkan bahwa kasus omicron di Indonesia cukup rendah. Ini dikarenakan karantina di Indonesia cukup ketat.
”Secara klinis, antibody dari vaksin bisa dilalu tapi T-cell bisa lebih baik. Ini kenapa fatalitynya rendah,” ujarnya kemarin.
Selain itu kondisi yang terinfeksi Omicron di Indonesia tidak ada yang tidak membutuhkan oksigen. Cukup diberi obat dan vitamin, sudah sembuh. Bahkan sebagian sudah kembali ke rumah masing-masing.
Untuk vaksinasi booster, rencananya akan dimulai pada 12 Januari. Vaksinasi ini ditujukan pada dewasa di atas 18 tahun yang sudah mendapatkan vaksin minimal 6 bulan setelah penyuntikan. Provinsi yang akan mendapatkan vaksinasi ini merupakan yang sudah 70 persen vaksinasi pertama dan 60 persen vaksinasi kedua.
”Sampai sekarang ada 244 kota yang memenuhi kriteria tersebut,” katanya.
Selain itu Budi juga menyampaikan dalam waktu dekat akan kedatangan alat untuk genoe sequencing. Jumlahnya sekitar 15 alat. Sementara yang dimiliki Indonesia sekarang ada 14 alat.
”Akan saya sebar ke universitas di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan lainnya,” katanya.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menyatakan bahwa pemerintah telah mempersiapkan sejumlah hal dalam mengintasipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus varian. Mulai dari persiapan fasilitas kesehatan, obat-obatan, hingga menggencarkan pelaksanaan vaksinasi.
“Kesiapan kita menghadapi Omicron ini saya kira sudah sangat terkendali tetapi tetap dengan kehati-hatian,” kata Luhut.
Luhut memastikan bahwa kesiapan pemerintah dalam mencegah meluasnya varian Omicron di tanah air lebih baik jika dibandingkan saat menghadapi varian Delta. “Jauh lebih siap dari kejadian pada Juni tahun lalu. Dokter juga lebih siap,” ujarnya.
Menko Perekonomian Airlangga menambahkan, pemberlakukan PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali akan dilakukan untuk dua pekan ke depan. Yakni mulai tanggal 4 – 17 Januari 2022. Hal itu sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan dalam seminggu terakhir ini setelah masa liburan Nataru usai.
Dari sisi perkembangan Kasus Aktif per 2 Januari 2022 adalah sebesar 4.382 kasus atau 0,1 persen dari total kasus. Angka itu di bawah rata-rata global yang sebesar 10,53 persen. Apabila dibandingkan kondisi puncak di 24 Juli 2021, persentasenya sudah turun -99,23 persen.
Proporsi Kasus Aktif untuk Jawa-Bali sebesar 54,9 persen dari nasional dan Luar Jawa Bali 45,1 persen. Sementara, kasus Konfirmasi Harian per 2 Januari sebanyak 174 kasus, atau sudah turun -99,69 persen dari puncaknya di 15 Juli 2021.
“Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Indonesia yakni 0,98, dan angka Rt semua pulau berada di bawah 1 (laju penularan terkendali). Namun, perlu diwaspadai sedikit kenaikan laju reproduksi di Pulau Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” ujar Airlangga.
Airlangga melanjutkan, laju rata-rata vaksinasi dalam seminggu terakhir meningkat sejak vaksinasi anak dimulai dengan rata-rata 1.519.457 dosis per hari. Vaksinasi anak (6-11 tahun) memang menambah laju vaksinasi harian lebih dari 215.000 dosis sejak dimulai.
Sampai saat ini, total sebanyak 3.871.152 dosis telah disuntikan untuk anak usia 6-11 tahun. Laju wilayah luar Jawa Bali meningkat dan menyumbang 50,3 persen dari laju rata-rata harian nasional.
“Pemerintah sedang mempersiapkan Program Vaksin Booster atau dosis ke-3, dan sedang menyelesaikan Perpres dan Permenkes/Kepmenkes (KMK). Ini akan segera dimulai pada 12 Januari 2022 nanti,” jelas Airlangga.
Pengaturan untuk PPLN
Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) telah disiapkan pintu masuk dari berbagai tempat. Untuk yang melalui perjalanan udara disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta, Juanda, dan Sam Ratulangi, sedangkan untuk perjalanan laut melalui Pelabuhan Batam, Tanjung Pinang, dan Nunukan, serta untuk perjalanan darat melalui PLBN Aruk, Entikong, dan Motaain.
Sedangkan, untuk tempat karantina sudah disiapkan 25 Wisma/Rusun dan 16 Hotel (dengan total 28.087 Tempat Tidur) sebagai tempat Karantina Terpusat yang dibiayai pemerintah di Pintu Masuk Kedatangan, dengan rincian yaitu Pintu Masuk Udara (23.830 TT), Laut (2.990 TT), dan Darat (1.267 TT).
“Untuk masa karantina, akan dilakukan perubahan lamanya waktu karantina menjadi 10 hari dan 7 hari,” katanya.
Terpisah, Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi memeastikan Bandara Juanda Surabaya siap terima penerbangan internasional sebagai upaya mengantisipasi penumpukkan pelaku perjalanan internasional melalui Bandara Soekarno Hatta. Meski, saat ini penyebaran varian Covid-19 tengah diwaspadai.
”Oleh karena itu kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan beberapa skema antisipasi lainnya,” ujarnya.
Pembukaan penerbangan internasional Bandara Juanda, lanjut Faik Fahmi, akan difokuskan untuk melayani kedatangan PMI. Kedatangan penerbangan internasional nantinya akan dilayani di Terminal 2 (T2) Bandara Juanda. Sehingga area penerbangan dan penumpang internasional terpisah dari penumpang domestik.
Adapun alur kedatangan internasional di Bandara Juanda Surabaya, yakni wajib vaksin dosis lengkap, memiliki hasil RT-PCR 3×24 jam, mengisi health alert card (HAC), memiliki dokumen pemesanan hotel karantina untuk non-PMI, mengisi e-PCR, memastikan dokumen keimigrasian, dan mengisi dokumen kepabeanan.
Setelah keluar pesawat, lanjut dia, pelaku perjalanan internasional akan menuju terminal kedatangan, khususnya di holding bay 1 di ruang tunggu Gate 9. di sana petugas imigrasi melakukan pemeriksaan paspor dan negara asal. Pelaku perjalanan internasional kemudian mengisi formulir dan dokumen screening.
Kemudian, pelaku perjalanan internasional menuju holding bay 2 di mana petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan akan melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan. Pada titik ini akan dibagi 2 jalur yaitu untuk PMI dan non-PMI.
”Setelah pemeriksaan dokumen kesehatan oleh petugas KKP, penumpang internasional akan dilakukan tes RT-PCR dengan proses pengambilan denagn hasil dapat keluar maksimal 1-2 jam,” jelasnya.
Usai pemeriksaan tersebut, pelaku perjalanan internasional akan diperiksa dokumen keimigrasian secara keseluruhan oleh petugas imigrasi di mana terdapat 10 konter pemeriksaan imigrasi. Mereka kemudian bisa mengambil bagasi dan menuju holding bay 3 untuk menunggu hasil RT-PCR.
Setelah hasil PCR keluar, pelaku perjalanan internasional menuju area penjemputan untuk menuju tempat karantina dan melakukan karantina selama 10×24 jam sesuai ketentuan. Namun, bagi yang positif akan diarahkan ke ruang isolasi untuk kemudian diarahkan langsung menggunakan kendaraan khusus menuju rumah sakit yang ditentukan.
Untuk menyambut kedatangan penumpang internasional atau PMI ini, Bandara Juanda hanya menyediakan kapasitas 300 penumpang per hari. Bandara Juanda juga akan melakukan pengaturan jam operasi bandara dan slot penerbangan untuk mencegah terjadinya penumpukkan penumpang.
”Untuk mengantisipasi varian Omicron, Bandara Juanda juga berkoordinasi dengan KKP Kementerian Kesehatan untuk dapat menyediakan fasilitas S Gene Target Failure (SGTF),” jelasnya.
Anggota komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta agar pemerintah benar-benar menyiapkan segala sesuatu dalam rangka menghadapi varian Omicron. Terutama, setelah meningkatnya jumlah orang yang terpapar menjadi 152 orang. Sebab, diperkirakan bakal terjadi lagi peningkatan dalam beberapa waktu ke depan usai libur nataru.
”Varian Omicron ini, katanya, sangat agresif dan cepat menyebar. Karena itu, sangat perlu dilakukan antisipasi dan ditingkatkan kewaspadaan,” ujarnya. Mulai dari persiapan faskes, tenaga kesehatan, alat kesehatan, hingga obat-obatan.
Indonesia juag diminta belajar dari negara-negara lain yang sudah banyak terpapar Omicron. Dengan begitu, upaya pencegahan penularan bisa maksimal. ”Tentu, di kita sendiri harus dicari formulasi khusus. Mana tahu, pengalaman kita menangani varian Delta bisa dijadikan pelajaran,” ungkapnya. (*)
Kepala BKPSDM Bintan, Irma Annisa. F.Slamet Nofasusanto
batampos- Sebanyak 301 peserta dinyatakan lulus tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tahun 2021. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Bintan, Irma Annisa mengatakan, dari sekira 750 peserta yang mengikuti seleksi akhir, hanya 301 peserta yang dinyatakan lulus tes CPNS di Pemkab Bintan.
Sedangkan 449 pelamar dinyatakan gagal menjalani seleksi akhir CPNS Pemkab Bintan. Irma mengatakan, formasi yang dibuka pada saat itu sekira 335 formasi, namun yang dinyatakan lulus hanya sekira 301 peserta.
Meski demikian, Irma mengatakan, kekurangan tersebut tidak mempengaruhi karena masih bisa diakomodir.
“Masih cukup untuk mengakomodir kebutuhan kita,” kata Irma.
Dari 301 peserta yang dinyatakan lulus CPNS, Irma mengatakan, sebagian besar merupakan warga Bintan. Bahkan, ada tenaga honor yang kemarin mengikuti seleksi CPNS Pemkab Bintan tahun 2021.
Namun, lanjut Irma, tidak sedikit juga warga Batam yang lulus dalam seleksi CPNS Pemkab Bintan tahun 2021. “Mereka mengisi formasi teknik dan kebidanan,” kata Irma.
Kepada peserta yang lulus tes CPNS Pemkab Bintan tahun 2021, Irma berpesan agar menjaga integritas dan loyalitas sebagai abdi negara. (*)
batampos – Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan tengah menangani kasus pembakaran rumah pasangan suami istri (pasutri) di Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kasi Humas Polres Konawe Selatan AKP Muslimin Ganyu, dikutip dari Antara, mengatakan bahwa rumah pasutri berinisial I, 60 (suami) dan WL, 55 itu dibakar oleh warga setempat karena dituding memiliki ilmu hitam.
“Sudah ditangani Polsek Moramo Utara, saat ini anggota sedang mendalami dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” katanya. Setelah kebakaran, pasutri tersebut langsung bergegas melaporkan kejadian ke Polsek Moramo Utara.
“Katanya diduga punya ilmu hitam, seperti ilmu parakang. Kalau di Jawa semacam santet,” katanya.
Pembakaran rumah terjadi pada Minggu, 2 Januari 2022, sekitar pukul 05.00 WITA. Awalnya, ada seorang warga yang diketahui bernama WDH, 30, meninggal pada 30 Desember 2021.
“Pembakaran diduga dilakukan oleh sekelompok keluarga almarhumah WDH yang meninggal dunia pada Kamis, 30 Desember 2021. Yang dianggap penyebab kematian keluarganya adalah perempuan WL yang disebut memiliki ilmu hitam (parakang),” jelas dia.
Rumah kayu milik pasangan suami istri tersebut telah habis terbakar dan diperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp 25 juta. (*)
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan melantik 140 orang menjadi PNS Pemkab Bintan di saat upacara pagi di halaman Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Senin (3/1). F.Slamet Nofasusanto
batampos- Sebanyak 140 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan pada Senin (3/1).
Mereka dilantik dan diambil sumpah oleh Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan saat upacara pagi di halaman Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu.
Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan mengharapkan 140 orang yang diangkat menjadi PNS Pemkab Bintan dapat amanah dalam menjalankan tugas.
Mereka yang sudah dilantik menjadi PNS Pemkab Bintan diharapkan tidak merusak kepercayaan yang sudah diberikan dengan perbuatan-perbuatan yang menyimpang baik perbuatan yang bertentangan dengan hukum dan norma.
Roby juga berharap tahun 2022 ini ada suatu perubahan kinerja yang lebih baik, lebih optimal, profesionalitas dan integritas. “Apalagi saat ini pemerintah juga sudah menerapkan sistem merit,” kata Roby.
Tahun 2022 ini, Roby juga berharap ASN Bintan dapat lebih semangat lagi dalam melakukan inovasi dan kreativitas dengan segala perkembangan kemajuan teknologi.
Selain itu, Roby meminta agar ASN Bintan dapat merefleksi dan mengevaluasi diri sehingga tahun 2022 ini dapat lebih ditingkatkan lagi, khususnya masalah disiplin.
“Kunci peningkatan kinerja adalah disiplin. Ini menjadi PR bagi kita bersama bagi peningkatan disiplin para pegawai,” imbuh Roby.
Selain mengangkat 140 PNS Pemkab Bintan, dalam kesempatan itu, Roby juga memberikan penghargaan Satya Lencana kepada 305 PNS yang telah mengabdi di Pemkab Bintan selama 10, 20 hingga 30 tahun. (*)
Ilustrasi vaksinasi Cocvid-19 kepada anak usia 6-11 tahun (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Kementerian Kesehatan melaporkan hingga akhir 2021 pemerintah berhasil menyuntikan 280 juta dosis vaksin Covid-19. Data tersebut dihimpun pada Jumat (31/12) pukul 19.30 WIB.
Cakupan 280 juta dosis merupakan gabungan antara dosis 1, dosis 2, dan dosis 3 dengan total sasaran 208, 2 juta jiwa. Secara rinci dosis 1 mencapai 165,2 juta dosis, dosis 2 mencapai 113,8 juta dosis, dan dosis 3 mencapai 1,3 juta dosis.
Dengan 280 juta dosis yang dicapai ternyata lebih tinggi dari estimasi yang dihitung yakni sebesar 277 juta dosis. Sehingga kini Indonesia juga sudah masuk dalam level 1 kategori rendah penularan Covid-19.
“Dengan kekuatan modal sosial kita bisa mencapai 280 juta dosis vaksinasi di akhir tahun 2021,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi dalam keterangan tertulis, Senin (3/1).
Kemenkes telah menargetkan vaksinasi lengkap untuk 208,2 juta warga akan dicapai di pertengahan tahun 2022.
Vaksinasi dosis lengkap menjadi syarat perjalanan dari dan ke Indonesia. Indonesia termasuk negara dengan kategori level 1 yang merupakan kategori rendah.
Pelaku perjalalanan yang ingin berkunjung ke Indonesia direkomendasikan tetap harus sudah divaksinasi dosis lengkap sebelum bepergian. Namun pada saat ini pemerintah mengimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mencegah penularan virus Covid-19 varian Omiron. Pasalnya kasus varian Omicron yang ada di Indonesia banyak terjadi akibat perjalanan dari luar negeri.
Capaian vaksinasi tersebut dicapai berkat usaha optimal dan gotong royong dengan semua pihak tertutama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta yang turut membantu.
Kemenkes terus berupaya meningkatkan percepatan vaksinasi. Selain membuka vaksinasi massal, Kemenkes juga telah mengeluarkan Surat Edaran yang menginstruksikan seluruh pos pelayanan vaksinasi, Unit Pelaksana Teknis di bawah Kemenkes, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, Poltekkes, di seluruh Indonesia untuk melakukan vaksinasi kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP.
Menurut Nadia, capaian vaksinasi tidak lepas dari modal sosial masyarakat Indonesia yang tinggi dengan saling bahu-membahu berpartisipasi dalam menyelenggarakan kegiatan vaksinasi. Pemerintah juga terus mengupayakan ketersediaan vaksin baik lewat skema multilateral maupun bilateral demi mencukupi stok yang ada saat ini dan menjaga laju vaksinasi sesuai dengan stok vaksin yang ada.
“Seluruh masyarakat Indonesia diminta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena dengan vaksinasi dan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat akan semakin banyak dan semakin cepat masyarakat terlindungi dari Covid-19,” jelas Nadia. (*)
Wali Kota Batam Rudi saat memakaikan tanjak kepada KASAD saat tiba di Batam, Senin (3/1).
batampos- Dalam kunjungannya ke Kepri, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman dijadwalkan akan menemui prajuridnya di Lapangan Hang Tuah Markas Komando (Mako) Yonif RK 136/TS, Tembesi, Sagulung, Batam, Selasa (4/1).
Sesuai dengan rilis dari Penerangan Korem 033/Wira Pratama, selain memberi pengarahan kepada 758 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) RK 136/TS dan Persatuan Istri Tentara (Persit) jajaran Korem 033/WP di Lapangan Hang Tuah Markas Komando (Mako) Yonif RK 136/TS, Tembesi, KSAD beserta rombongan akan ke Desa Sepempang, Natuna melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) dan peninjauan Vaksinasi.
“KSAD juga akan memberikan pengarahan kepada prajurit, Persit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Batalyon (Yon) Komposit-1/Gardapati wilayah Natuna di aula batalyon. Kemudian, melakukan peninjauan Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia (Alutsista TNI), dan penanaman pohon, ” ujar Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 033/WP, Mayor Infanteri (Inf) Reza Fahlevi.
Kedatangan KSAD di Batam disambut langsung Komandan Resor Militer (Danrem) 033/WP, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Jimmy Ramoz Manalu serta Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS) Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Andi Ariyanto, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Kota Batam.
Sementara, hadir dalam rombongan KSAD ialah Ketua Persit KCK, Asisten Intelijen (Asintel), Asisten operasi (Asops), Koordinator Staf Administrasi (Koorsmin), Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus), dokter, dan Pengawal Pribadi (Walpri) KSAD. (*)