Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 871

BP Batam Siapkan Transformasi Tata Kelola Pelabuhan dan Bandara

0
Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra beserta jajaran memberikan penjelasan saat menjawab pertanyaan wartawan pada acara coffe morning di Cafe Kopi Boemi Batam Center, Selasa (7/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – BP Batam tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dua infrastruktur vital di kawasan perdagangan bebas itu: bandara dan pelabuhan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan arah kebijakan lembaga kini difokuskan untuk memastikan kedua sektor tersebut mampu memberi nilai tambah nyata bagi pergerakan ekonomi daerah dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Kami sudah mendalami seluruh informasi terkait bandara. Mana yang perlu disesuaikan, mana yang perlu dipertahankan. Prinsip kami, semua kebijakan harus memberikan nilai tambah terhadap ekonomi daerah dan PNBP,” katanya, Selasa (7/10).

Amsakar menyebut, selama tujuh bulan terakhir, pihaknya memusatkan perhatian pada sektor pelabuhan. BP Batam kini tengah menyiapkan perjanjian kerja sama dengan para pihak terkait sebelum melangkah ke tahap berikutnya, yakni pembahasan detail dengan PT Bandara Internasional Batam (BIB).

Baca Juga: Dua Kapal Roro Baru Siap Perkuat Layanan Penyeberangan Punggur-Uban Jelang Nataru

Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya menindaklanjuti proyek pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim yang sudah memasuki tahun keempat namun dinilai berjalan lambat.

“Progresnya kami anggap cukup lambat, barangkali karena ada problem dengan konsorsium yang ada. Itu yang ingin kami dalami,” katanya.

BP Batam mau menghidupkan kembali konsep Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dengan menumpukan kekuatan ekonomi pada aktivitas pelabuhan laut dan udara. Ia juga menyebut perlunya transformasi orientasi penerimaan BP Batam yang selama ini masih banyak bergantung pada pengelolaan lahan.

“KPBPB idealnya hidup dengan pelabuhan. Artinya, geliat ekonomi Batam harus bertumpu pada lalu lintas orang dan barang. Turunannya pasti akan meningkatkan pelayanan. Orientasi PNBP pada lahan ini sudah harus dilakukan transformasi,” ujar dia.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa bandara dan pelabuhan kini menjadi fokus utama lembaga tersebut karena perannya yang strategis sebagai penyumbang PNBP.

“Saham kita di pelabuhan masih kecil, makanya kami ingin ambil alih karena ini sebenarnya milik BP Batam. Begitu juga dengan bandara,” katanya.

Baca Juga: Dewan Minta Perusahaan di Batam Agar Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Walau demikian, langkah itu tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. BP Batam, katanya, akan lebih dulu melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan strategis terkait kepemilikan dan pengelolaan.

“Kita tidak ingin serta merta memutuskan kontak. Harus ada kajian yang komprehensif,” kata Li Claudia.

Ia menyebut, seluruh upaya yang dilakukan BP Batam bertujuan untuk memperkuat tata kelola sekaligus memastikan pengelolaan pelabuhan dan bandara lebih profesional serta menguntungkan daerah.

“Semua ini demi Batam yang lebih berkembang. Kami ingin tata kelola pelabuhan dan bandara menjadi lebih baik dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Siapkan Transformasi Tata Kelola Pelabuhan dan Bandara pertama kali tampil pada Metropolis.

Alami Insiden di Mandalika, Marc Marquez Akan Absen di MotoGP Australia dan Malaysia

0
Marc Marquez. (Bobby Arifin/Jawa Pos)

batampos – Marc Marquez dipastikan absen hingga November 2025 setelah mengalami kecelakaan pada balapan MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Dilansir dari laman Crash pada Selsai (7/10), pembalap Ducati berusia 32 tahun itu terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi dari tim Aprilia di putaran pertama balapan.

Akibat kecelakaan tersebut, Marquez mengalami retak pada tulang selangka kanan dan cedera ligamen bahu yang memaksanya menepi dari lintasan.

Setelah insiden, Marquez langsung diterbangkan kembali ke Spanyol pada Minggu malam untuk menjalani pemeriksaan medis. Tim dokter di Rumah Sakit Ruber Internacional Madrid mendiagnosis adanya fraktur di dasar proses korakoid bahu kanannya.

Meski demikian, pemeriksaan lanjutan menunjukkan tidak ada perpindahan tulang signifikan atau cedera tambahan pada lengan kanannya.

Dokter Samuel Antuna dan Ignacio Roger de Ona menyarankan agar Marquez tidak menjalani operasi dan fokus pada pemulihan konservatif. Program rehabilitasi yang dijalankan berupa istirahat total dan imobilisasi area bahu dalam beberapa minggu ke depan.

Keputusan ini diambil untuk memastikan pemulihan sempurna tanpa risiko komplikasi pada cedera lamanya yang sempat terjadi pada 2020.

Ducati kemudian mengonfirmasi bahwa Marquez akan absen dalam dua seri besar berikutnya, yakni Grand Prix Australia dan Malaysia. Ia diperkirakan baru akan kembali membalap paling cepat pada Grand Prix Portugal pada November mendatang.

Absennya sang juara dunia tujuh kali ini menjadi kehilangan besar bagi tim, terutama setelah kemenangan gemilangnya di MotoGP Jepang seminggu sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Marquez menegaskan bahwa kondisinya tidak terlalu parah namun tetap perlu menghormati jadwal pemulihan. Ia menyebut prioritas utamanya saat ini adalah pulih sepenuhnya sebelum kembali ke lintasan.

Sang pembalap juga mengingatkan penggemarnya agar tetap tenang dan tidak menyalahkan Bezzecchi, karena insiden tersebut murni kecelakaan balap.

Ducati belum mengumumkan siapa pengganti sementara Marquez untuk dua seri mendatang. Namun, pembalap penguji Michele Pirro disebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi tersebut.

Sementara itu, Marco Bezzecchi dinyatakan tidak mengalami cedera serius dan akan tetap mengikuti seri berikutnya di Australia. (*)

Artikel Alami Insiden di Mandalika, Marc Marquez Akan Absen di MotoGP Australia dan Malaysia pertama kali tampil pada Olahraga.

Pejabat Polresta Barelang Mutasi, Kapolsek Bulang Dijabat Ipda Bobby Pratama

0
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin.

batampos – Jabatan Kapolsek Bulang resmi berganti. Pergantian jabatan ini ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin di Mapolresta Barelang, Selasa (7/10).

Adapun pergantian jabatan yakni dari Iptu Adyanto Syofyan kepada Ipda Bobby Pratama yang sebelumnya menjabat PS Kasi Propam Polres Bintan.

Zaenal mengatakan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang bertujuan untuk penyegaran, pembinaan karier personel, serta peningkatan kinerja dan profesionalisme Polri, khususnya di jajaran Polresta Barelang.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pajak Hotel Da Vienna, Kejari Batam Bidik Potensi Pelanggaran di Hotel Lain

“Kepada pejabat lama saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian, dedikasi, serta loyalitas selama menjabat sebagai Kapolsek Bulang. Semoga pengalaman yang telah didapatkan selama bertugas dapat menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” ujarnya.

Pergantian jabatan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor STR/394/IX/KEP./2025 tanggal 20 September 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Jabatan di Lingkungan Polda Kepri.

“Kepada pejabat baru, saya berpesan segera lakukan penyesuaian, pelajari karakteristik wilayah, dan jalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat serta unsur Forkopimcam. Lanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik dan berikan inovasi yang konstruktif guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Zaenal.

Zaenal juga menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga: Dua Kapal Roro Baru Siap Perkuat Layanan Penyeberangan Punggur-Uban Jelang Nataru

“Tugas-tugas ke depan akan semakin berat, oleh karena itu diperlukan kerja sama yang solid dan semangat tinggi dari seluruh jajaran,” tutupnya.

Sertijab ini ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab serta penandatangan pakta integritas. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Pejabat Polresta Barelang Mutasi, Kapolsek Bulang Dijabat Ipda Bobby Pratama pertama kali tampil pada Metropolis.

Rokok, Mikol, dan Pakaian Bekas Hasil Tangkap Bea Cukai Dimusnahkan

0
BC musnahkan berbagai jenis barang hasil penindakan periode 2022-2025. f. sandi p

batampos– Kanwil DJBC Khusus Kepri, Selasa (7/10) melaksanakan pemusnahan terhadap barang milik negara (BMN) yang merupakan hasil penindakan periode 2022-2025. Ada berbagai macam jenis barang hasil penindakan BC yang dimusnahkan. Diantaranya, 4,9 juta batang rokok ilegal atau tanpa pita cukai.

Kemudian, minuman beralkohol (Mikol) dalam bentuk ribuan kaleng jenis bir dan botol serta pakaian bekas dalam bentuk karungan dan bal. Juga ada kasusr, sepeda dan juga ban kendaraan bermotor. Total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp5,4 miliar lebih dengan potensi kerugian negara Rp3,5 miliar lebih.

Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Adhang Noegroho Adhi menyebutkan, barang bukti yang
dimusnahkan ini merupakan eks BMN periode 2022-2025 dengan jumlah penindakan sebanyak 244 pelanggaran.

BACA JUGA: Rokok Ilegal di Tanjungpinang Melonjak, Bea Cukai Sita 4 Juta Batang

”Terdiri dari 78 pelanggaran yang berasal dari penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau dan 166 berasal dari penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan BC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan program Asta Cita Presiden RI, katanya, Kanwil DJBC Khusus Kepri dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan BC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun akan terus melakukan upaya dan komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai community protector.

Yakni, melindungi masyarakat dari peredaran barang yang dilarang dan dibatasi. Serta mengamankan keuangan negara dari potensi kerugian yang timbul melalui penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai.

Pemusnahan terhadap BMN eks penindakan dilakukan di dalam kawasan Kanwil DJBC Khusus Kepri. Untuk pemusnahan rokok ilegal tanpa pita cukai dilakukan dengan cara dibakar. Kemudian, untuk Mikol dan juga barang lainnya dimusnahkan dengan cara digilar menggunakan alat berat. Kegiatan ini disaksikan para kepala instansi terkait di Karimun. (*)

Reporter: Sandi P

Artikel Rokok, Mikol, dan Pakaian Bekas Hasil Tangkap Bea Cukai Dimusnahkan pertama kali tampil pada Kepri.

Dua Kapal Roro Baru Siap Perkuat Layanan Penyeberangan Punggur-Uban Jelang Nataru

0
General Manager ASDP Batam, Andri Setiawan. F.Yashinta

batampos – Menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Pelabuhan Punggur Batam memperkuat kesiapan layanan penyeberangan. Ada dua kapal roro baru, satu telah beroperasi dan satunya tahap uji coba sandar. Kapal yang telah beroperasi untuk jalur Punggur-Uban.

General Manager ASDP Batam, Andri Setiawan mengatakan seluruh infrastruktur dan sarana pelabuhan telah disiapkan menghadapi masa sibuk akhir tahun ini.

“Secara struktur pelabuhan, kami siap dengan dua dermaga di Pelabuhan Punggur dan satu di Pelabuhan Uban,” ujarnya, Selasa (7/10).

Baca Juga: Dewan Minta Perusahaan di Batam Agar Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Menurut Andri, tambahan armada menjadi langkah penting untuk menjaga kelancaran pelayanan. Pemerintah daerah telah menyetujui beroperasinya kapal baru milik PT Tala Pusuk Buhit dengan nama KM Adinatrisakti, kapal berkapasitas besar yang akan melayani lintasan Punggur-Tanjung Uban.

“Kapal Adinatrisakti diharapkan dapat membantu pengguna jasa selama angkutan Nataru, karena setiap tahun arus penumpang di Punggur cukup padat,” kata Andri.

Selain itu, satu kapal baru lainnya juga akan memperkuat layanan penyeberangan. Kapal tersebut adalah KM Wira Luisa milik PT Wira Jaya. Kapal ini telah mendapat izin dari BPTD dan Kementerian Perhubungan dan direncanakan melayani rute Punggur–Mengkapan atau Punggur–Buton.

“Saat ini Wira Luisa baru melakukan satu kali uji coba sandar. Besok dijadwalkan kembali melakukan uji coba untuk memastikan kapal tersebut dapat beroperasi di dermaga Pelabuhan Punggur cabang Batam,” jelasnya.

Andri menambahkan, pihaknya berharap dua kapal tersebut segera beroperasi penuh sebelum masa puncak arus penumpang. “Mudah-mudahan dua kapal ini bisa membantu kelancaran operasional dan memperkuat pelayanan bagi masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: PII Soroti Kegagalan Struktur pada Kasus Ambruknya Ruko di Tanjungriau

Sementara itu, kondisi operasional di Pelabuhan Punggur hingga saat ini masih berjalan normal. Empat kapal reguler yang beroperasi setiap hari di lintasan Punggur–Uban dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan penumpang.

“Alhamdulillah, kondisi di lapangan cukup landai. Armada yang ada saat ini cukup untuk melayani masyarakat, dan dengan tambahan dua kapal baru nanti, kami yakin pelayanan selama Nataru berjalan lancar,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Dua Kapal Roro Baru Siap Perkuat Layanan Penyeberangan Punggur-Uban Jelang Nataru pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Babak Keempat Kualifikasi, FIFA Soroti Jalan Indonesia Menuju Piala Dunia 2026

0
Skuad Timnas Indonesia saat menjalani latihan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menyoroti perjalanan Tim Nasional Indonesia menuju Piala Dunia 2026 dalam sebuah unggahan akun @fifa, dikutip Rabu (8/10). Dalam postingan berformat slide berjudul “Indonesia’s Road to Qualifying for FIFA World Cup 26: Explained”, FIFA menjelaskan peluang Garuda untuk mencatat sejarah baru, melangkah ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tampil sebagai Hindia Belanda pada 1938.

Dalam unggahan tersebut, FIFA menulis bahwa Indonesia menjadi satu dari enam negara Asia yang masih memiliki kesempatan tampil di ajang terbesar sepak bola dunia. Selain Indonesia, ada Irak, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Enam tim ini akan bersaing di babak keempat kualifikasi zona Asia yang digelar Oktober ini.

Formatnya sederhana namun penuh tekanan. Keenam tim dibagi menjadi dua grup berisi tiga negara. Hanya juara grup yang akan meraih tiket otomatis menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dua peringkat kedua dari masing-masing grup masih akan mendapat satu kesempatan terakhir: melaju ke babak kelima untuk memperebutkan tempat di intercontinental play-off pada Maret mendatang.

Bagi Indonesia, babak ini bukan sekadar lanjutan perjalanan, melainkan puncak dari impian panjang yang mulai terasa nyata. Setelah tampil konsisten di babak ketiga dan menyingkirkan beberapa tim kuat Asia, Indonesia kini berdiri sejajar dengan negara-negara yang secara tradisional lebih mapan di pentas sepak bola benua kuning.

FIFA juga menyoroti atmosfer dan semangat publik Indonesia dalam mendukung tim nasionalnya. Dalam salah satu bagian unggahan, FIFA menampilkan kutipan dari penjaga gawang utama Indonesia.

“Saya pikir ini mimpi yang indah. Saya rasa para suporter di sini sangat pantas untuk merasakan pengalaman tampil di Piala Dunia,” kata Maarten Paes.

Ucapan Paes seakan menjadi cerminan optimisme skuad asuhan Patrick Kluivert yang tengah bersiap menghadapi dua laga penting melawan Arab Saudi dan Irak. Kedua pertandingan tersebut akan menjadi penentu arah perjalanan Indonesia, apakah mimpi itu bisa berubah menjadi kenyataan atau harus kembali ditunda.

Kehadiran unggahan FIFA ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap kemajuan sepak bola Indonesia di level internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mulai menembus radar global, baik melalui hasil pertandingan, atmosfer stadion, maupun kiprah para pemain naturalisasi yang memperkuat skuad Garuda.

Kini, seluruh pandangan tertuju pada bulan Oktober, bulan yang mungkin akan tercatat dalam sejarah sepak bola nasional. Jalan masih panjang, peluangnya tipis, tetapi seperti yang ditulis FIFA: “It’s a beautiful dream”. (*)

Artikel Jelang Babak Keempat Kualifikasi, FIFA Soroti Jalan Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

Bahlil Wacanakan Campuran 10 Persen Etanol pada BBM, Ini Kelebihannya

0
Ilustrasi SPBU Pertamina (Dok/JawaPos.com)

batampos – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah berencana mewajibkan atau mandatori campuran etanol 10 persen (E10) pada produk BBM. Adapun mandatori ini telah dibahas dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Kemarin malam sudah kami rapat dengan Bapak Presiden. Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10 persen etanol (E10),” kata Bahlil di Jakarta pada Selasa (7/10) seperti dikutip dari Antara.

Alhasil, Indonesia akan mewajibkan campuran bensin dengan etanol. Tujuannya untuk menciptakan BBM yang lebih ramah akan lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan akan impor BBM.

“Agar tidak kita impor banyak dan juga untuk membuat minyak yang bersih, yang ramah lingkungan,” ungkap Bahlil.

Sementara itu, terkait rencana ini, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyatakan bahwa pihaknya siap untuk menjalani program tersebut.

Terkait rencana mandatori kandungan etanol 10 persen dalam campuran BBM, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan siap untuk menjalankan program tersebut.

“Disampaikan Pak Menteri adalah mendorong ekosistem biofuel, kita sudah dengan B40, dan nanti dengan tahun depan, Pak Menteri sampaikan E10,” kata Simon.

Selain itu, Simon menegaskan, Pertamina akan mengambil langkah yang selaras dengan program pemerintah, sekaligus untuk menjamin ketahanan energi nasional. “Saat ini kami Pertamina sudah ada produk E5, yaitu Pertamax Green 95, jadi artinya itu 5 persennya adalah etanol,” ujar Simon

Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengungkapkan bahwa mobil-mobil di Indonesia sebenarnya sudah mampu menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran etanol hingga 20 persen.

Ia menambahkan, Pertamina saat ini tengah melakukan uji coba pasar untuk bensin berbasis etanol melalui produk Pertamax Green 95, yang menggunakan Pertamax sebagai bahan dasar karena termasuk dalam kategori BBM non-PSO atau tidak disubsidi pemerintah.

Namun, meskipun kendaraan di Indonesia sudah siap untuk kandungan etanol hingga 20 persen, pemerintah masih menetapkan campuran etanol pada BBM di angka 5 persen. Hal ini dikarenakan pasokan bahan baku etanol dari dalam negeri, seperti jagung dan tebu, masih terbatas.

Sementara itu, di sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat, penggunaan BBM dengan kandungan etanol hingga 20 persen sudah menjadi hal yang umum. (*)

 

 

Artikel Bahlil Wacanakan Campuran 10 Persen Etanol pada BBM, Ini Kelebihannya pertama kali tampil pada News.

PII Soroti Kegagalan Struktur pada Kasus Ambruknya Ruko di Tanjungriau

0
Ruko ambruk
Deretan ruko di kawasan Tanjung Riau, Sekupang yang roboh usai hujan deras. F. Rengga Yuliandra/Batam Pos.

batampos – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) melalui Badan Keahlian Sipil menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ambruknya tujuh unit ruko di Komplek Devin Premier, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, pada Jumat (3/10) lalu. Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah kejadian serupa di Sidoarjo, Jawa Timur.

Wakil Ketua Badan Keahlian Sipil PII, Ir. Prastiwo Anggoro, menyatakan bahwa kejadian di Batam termasuk dalam kategori kegagalan bangunan, karena terjadi saat masa pemanfaatan. Pernyataan ini merupakan tindak lanjut atas surat resmi PII bernomor 97/BKS-PII/X/2025, tertanggal 4 Oktober 2025, yang ditandatangani oleh Ketua Badan Keahlian Sipil PII, Ir. Habibie Razak.

“Dari data sekunder berupa foto lapangan dan citra Google Maps, terlihat bahwa keruntuhan terjadi di area kantilever, yaitu ruang tambahan di lantai dua yang hanya ditopang oleh satu kolom di satu sisi,” ujar Prastiwo, Selasa (7/10).

Baca Juga: Jual Beli Mobil yang Masih Dikredit, Pria di Batam Didakwa Tipu Korban Rp157 Juta

Menurutnya, berdasarkan standar SNI 2847, penulangan pada sistem balok kantilever seharusnya menerus lebih dari setengah bentang dan diperkuat dengan besi sengkang yang rapat. Namun, kondisi tersebut tidak terlihat pada ruko yang ambruk.

“Dari foto yang kami terima, besi balok tampak putus di ujung, menunjukkan bahwa sistem penulangan tidak menerus sebagaimana disyaratkan. Ini indikasi lemahnya kekuatan tumpuan,” jelasnya.

Prastiwo juga menyoroti metode pengecoran yang diduga tidak dilakukan serentak antara balok dan lantai beton, sehingga menimbulkan cold joint atau sambungan yang melemahkan daya tumpu struktur.

“Sambungan antara kolom dan balok merupakan area krusial karena menanggung beban momen yang besar. Bila tiga hal tersebut tidak terpenuhi, maka beban yang diterima balok bisa melebihi kapasitas tumpuan dan mengakibatkan kerobohan,” paparnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, PII merekomendasikan agar dilakukan audit forensik struktur terhadap seluruh ruko dengan model kantilever di kawasan tersebut.

“Langkah ini penting sebagai tindakan preventif untuk memastikan keamanan dan mencegah korban jiwa di kemudian hari,” tegasnya.

Baca Juga: Li Claudia Chandra Peringatkan Pengembang Bukit Maranatha Batam: Wajib Patuhi Aturan

PII juga memastikan memiliki perwakilan di Batam yang siap mendampingi proses pemeriksaan dan evaluasi struktur bangunan di lapangan.

“Namun perlu kami sampaikan, hasil analisis ini masih bersifat awal. Diperlukan audit forensik lebih mendetail untuk mengungkap penyebab pasti runtuhnya bangunan,” tambah Prastiwo.

Sebelumnya, tujuh unit ruko di Komplek Devin Premier, Tanjung Riau, ambruk pada Jumat (3/10) sekitar pukul 14.00 WIB, sesaat setelah hujan mengguyur kawasan tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu unit sepeda motor dilaporkan rusak tertimpa material bangunan.

Saksi mata, Agus, mengaku mendengar suara keras menyerupai ledakan tak lama setelah hujan reda. “Bunyinya seperti bom. Setelah saya keluar rumah, deretan ruko di depan rumah saya sudah ambruk,” ujarnya.

Warga sekitar sempat panik karena di dekat lokasi terdapat Rumah Tahfiz Alquran, tempat anak-anak biasanya mengaji pada sore hari. Beruntung, saat kejadian lokasi tersebut sedang kosong.

“Jam tiga biasanya anak-anak sudah ngaji, tapi waktu itu belum datang. Untungnya cuma satu motor yang kena,” kata Agus.

Sementara itu, Nurkholik, salah satu pemilik ruko yang roboh, mengaku mendapat kabar sekitar pukul 15.00 WIB.
“Saya langsung ke lokasi, dan ternyata rukonya sudah rata dengan tanah. Ada tujuh unit semuanya,” ucapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan telah mulai memeriksa pihak pengembang proyek untuk dimintai keterangan.

“Hari ini sudah kami periksa lagi satu perwakilan dari pihak developer,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Riyanto. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel PII Soroti Kegagalan Struktur pada Kasus Ambruknya Ruko di Tanjungriau pertama kali tampil pada Metropolis.

Masuk Periode Kritis, Ini 3 Cara Mengatur Uang Belanja agar Tetap Hemat di Bulan Oktober

0
Ilustrasi belanja barang mewah. (Freepik)

batampos – Bulan Oktober seringkali menjadi periode kritis bagi kesehatan finansial. Di satu sisi, ada kebutuhan rutin bulanan yang harus dipenuhi, di sisi lain, godaan besar menanti.

Banyak godaan di Oktober 2025 mulai dari promo 10.10 di aplikasi belanja online sampai pusat belanja dan perencanaan liburan akhir tahun yang semakin dekat.

Tanpa strategi yang jelas, gaji bisa habis tak bersisa. Namun, ada langkah-langkah mengenai cara mengatur uang belanja secara cerdas di bulan Oktober 2025. Mulai dari memprioritaskan utang, memisahkan dana darurat, hingga tips cerdas menghindari jebakan diskon besar.

Berikut ini cara mengatur uang belanja biar hemat di bulan Oktober 2025, agar tidak boros dan boncos, dikutip dari kanal YouTube @Gudang_cuan-An:

1. Melakukan Budgeting

Budgeting adalah peta jalan keuangan yang tujuannya untuk memperkirakan pengeluaran di masa yang akan datang setidaknya dalam satu bulan. Tanpa budgeting, ada kemungkinan berperilaku boros dan uang bisa habis di tengah bulan, lalu bikin panik karena tidak lagi memiliki uang di sampai akhir bulan.

Melakukan budgeting, membantu untuk mengontrol keuangan dan berpikir dua kali sebelum berbelanja, serta mampu membedakan secara tegas antara kebutuhan dan keinginan.

Sebelum membuat rencana baru, selalu evaluasi pengeluaran bulan September, hal ini berfungsi sebagai perbaikan untuk menentukan pos mana yang harus dihemat atau ditambah.

2. Menentukan Prioritas Anggaran

Langkah pertama dalam menentukan prioritas anggaran adalah menetapkan total pemasukan (income) dan utang di awal bulan.

Setelah itu, segera sisihkan dana utang dan pisahkan dari kebutuhan rumah tangga. Hal ini dilakukan ketika utang jatuh tempo uang sudah tersedia dan tidak terpakai kebutuhan rumah.

Prioritaskan kebutuhan rutin yang wajib dikeluarkan di awal bulan, alokasikan dana untuk tabungan dan investasi terlebih dahulu.

Setelah itu, pastikan dana untuk kebutuhan pokok seperti sewa/cicilan, listrik, internet, transportasi, dan belanja mingguan sudah aman. Kebutuhan rutin lain, seperti les anak atau pulsa, juga harus dialokasikan agar tidak keteteran.

Setelah kebutuhan rutin terpenuhi, barulah alokasikan untuk gaya hidup, seperti nongkrong, ngopi, atau hiburan. Proporsi hiburan ini penting untuk kesehatan mental, tetapi porsinya tidak boleh melebihi pengeluaran kebutuhan pokok.

Selain itu, siapkan dana tak terduga atau dana akhir tahun untuk rencana liburan, sehingga Anda tidak perlu memikirkan biaya saat saat liburan Desember tiba. Jangan lupa sisihkan juga untuk sedekah, yang diyakini dapat mendatangkan rezeki dalam bentuk apapun.

3. Tips Tambahan agar Hemat di Bulan Oktober

Bulan Oktober penuh dengan godaan promo tanggal cantik seperti promo 10.10. Sebaiknya hindari belanja online di waktu tersebut agar tidak boros.

Hindari juga pengeluaran kecil yang sering menjadi biang kerok bocornya anggaran. Contoh, jajan Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Karena jika dilakukan rutin tiga kali sehari, dapat menghabiskan hampir satu juta rupiah dalam sebulan.

Jika anggaran masih terasa mepet, carilah peluang untuk menambah penghasilan melalui freelance, jualan kecil-kecilan, atau bahkan menjual barang bekas yang sudah tidak terpakai. (*)

Artikel Masuk Periode Kritis, Ini 3 Cara Mengatur Uang Belanja agar Tetap Hemat di Bulan Oktober pertama kali tampil pada Lifestyle.

Dewan Minta Perusahaan di Batam Agar Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

0
Ilustrasi. Pekerja di Kawasan Batamindo Mukakuning. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian menyoroti masih maraknya perusahaan di Batam yang merekrut tenaga kerja dari luar daerah. Ia menilai praktik tersebut menunjukkan minimnya kepedulian perusahaan terhadap masyarakat lokal yang telah lama berdomisili dan berkontribusi bagi kota ini.

“Karena mereka (perusahaan) sudah lama beroperasi di Batam, seharusnya lebih peduli dengan warga setempat. Prioritaskan dulu masyarakat Kota Batam,” kata Jimmi, Selasa (7/10).

Menurutnya, setiap perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan sebaiknya memberi kesempatan pertama kepada warga Batam.

Baca Juga: 5 Mall Besar di Batam yang Jadi Spot Belanja Favorit Warga dan Wisatawan

Jika tenaga kerja dengan kualifikasi tertentu belum tersedia, perusahaan dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi setempat untuk mencari kandidat yang sesuai.

“Kalau setelah itu masih belum ditemukan tenaga sesuai spesifikasi, barulah mereka mencari dari luar daerah,” ujarnya.

Selain soal rekrutmen, Jimmi juga menyoroti minimnya kesempatan kerja bagi kelompok usia produktif yang lebih tua. Ia menilai selama seseorang masih memiliki kemampuan dan pengalaman, mereka seharusnya tetap diberi peluang untuk bekerja.

“Jangankan yang muda, yang sudah berusia 40 atau 50 tahun pun masih banyak yang sanggup bekerja. Bahkan PNS saja sekarang usia pensiunnya ditambah sampai 58 atau 60 tahun. Jadi masyarakat umum juga harus diberi ruang,” tutur politisi Partai Golkar tersebut.

Baca Juga: Dapur Bergizi di Batam Raup Ratusan Juta, UMKM Lokal Jadi Andalan

Jimmi berharap seluruh perusahaan yang beroperasi di Batam benar-benar menerapkan prinsip tersebut dengan memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.

“Kalau mereka hadir di Batam, buatlah masyarakat Batam bangga,” katanya.

Ia menegaskan, perhatian terhadap tenaga kerja lokal bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap keberadaan masyarakat Batam yang telah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan industri dan investasi di daerah ini. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Dewan Minta Perusahaan di Batam Agar Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal pertama kali tampil pada Metropolis.