Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8711

Surat Terbuka Untuk Reza Rahadian, Gara-gara Serial Layangan Putus

0
Reza Rahadian dikirimi surat terbuka lantaran memerankan karakter Aris di serial Layangan Putus (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

batampos – Serial Layangan Putus yang dibintangi Reza Rahardia dan Putri Marino viral. Reza yang berperan sebagai Aris, lelaki beristri yang selingkuh dengan Lydia yang diperankan Anya Geraldine menuai kebencian dari penonton, khususnya kaum hawa.

Reza Rahardia yang memerankan karakter Aris terbukti memang ngeselin. Akting yang ditunjukkan Reza dalam Layangan Putus terbukti juga bikin jengkel dan kesal para penonton. Mereka terbawa emosi oleh sosok Aris yang berusaha menjadi family man, namun di sisi lain, ia menjalani perselingkuhan dengan Lydia.

Emosi penonton semakin tumpah dengan sosok Kinan, istri sah Aris, yang terluka mengetahui suaminya ternyata memiliki wanita idaman lain (WIL) di luar sana. Ia bahkan mengalami penurunan kondisi kesehatan bahkan mengalami permasalahan mental.

Gegara serial ini, salah satu konten kreator di TikTok membuat surat yang ditujukan kepada aktor Reza Rahadian. Pemilik akun @faysal_mlg itu mengiriminya lantaran gerak geriknya serba dicurigai gara-gara karakter Aris yang diperankan Reza di serial Layangan Putus.

Tentu saja surat terbuka tersebut dibuat bukan untuk serius. Melainkan hanya konten belaka usai melihat akting yang diberikan Reza dalam serial dengan 10 episode tersebut.

“Tahu enggak mas, semua trik para suami sudah ketahuan sekarang. Semua penyimpanan uang rahasiaku sudah terbongkar, dana kenakalanku sudah hilang mas, sekarang istri sudah jadi sekuriti,” katanya.

Si kreator Tiktok juga mengaku kerap diminta video call oleh istrinya setiap setengah jam sekali efek dari menonton serial arahan sutradara Benni Setiawan tersebut. Istrinya jadi curiga ia akan bermain serong dengan perempuan lain di luar sana.

“Setiap ada telepon dia selalu di sampingku mas, kesalahanku 5 tahun yang lalu diungkit-ungkit lagi. Pulang dari kantor biasanya dicium kening, sekarang bajuku yang dicium,” lanjutnya.

Dia juga mengeluhkan kenapa Layangan Putus harus mengangkat isu tentang perselingkuhan. Yang itu, disebutnya berakibat merugikan laki-laki karena istri jadi lebih mengawasi setiap gerak geriknya. “Walah, mas Reza bikin film kok korbanin laki-laki mas,” akunya.

Selain Reza Rahardia, serial Layangan Putus ini diperkuat oleh Putri Marino, Anya Geraldine, Graciella Abigail, Raquel Katie, Marthino Lio, Frederika Cull, dan yang lainnya. (*)

Reporter : Jpgroup

Batam Tambah 2 Pasien Covid-19, Bengkong Zona Kuning

0
Covid 19 RSKI Galang
Perawat RSKI Galang saat menangani pasien Covid-19. Foto: RSKI Galang

batampos – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah dua orang pada Minggu (2/1). Sehingga tercatat ada 3 orang pasien positif Covid-19 yang masih dalam penanganan.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam mencatat, penambahan kasus baru ini berasal dari Kelurahan Tanjung Buntung, Bengkong.

“Ya ada penambahan dua kasus baru sepanjang 24 jam terkahir. Pasein sembuh nol, sehingga total kasus aktif kita saat ini naik menjadi tiga orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam Didi Kusmarjadi, Minggu (2/1).

Didi menambahkan, dua orang pasien tambahan tersebut saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah. Sementara satu orang lainnya dirawat di RSUD Embung Fatimah. “Satu orang pasien yang di rawat di RSUD Embung Fatimah merupakan warga Bengkong, tepatnya Bengkong Sadai. Sehingganya dari 12 kecamatan di Batam, hanya Bengkong yang sampai saat ini berstatus zona kuning,” ungkap Didi.

Dilanjutnya, untuk keluarga pasien positif sudah dilakukan tracing. Begitu juga dengan kontak langsung maupun kontak tidak langsung pasien. “Sudah, kita segera lakukan tracing,” bebernya.

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam kembali melaporkan tambahan satu orang warga Batam terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (20/12). Pasien dengan nomor kasus 25.846 tersebut berjenis kelamin laki-laki dan merupakan warga Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil Temuan Kasus Baru Dan Hasil Tracing.

“Dengan ini kami sampaikan bahwa dari temuan kasus baru ini sebanyak satu orang laki-laki warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya, Selasa (20/12).

Berasarkanhasil tracing, pasien tersebut diketahui positif Covid-19 saat hendak melakukan perjalanan ke Singapura melalui jalur laut. “Sebelum berangkat ia melakukan pemeriksaan sebagai syarat perjalanan. Dan dari hasil pemeriksaan itu baru diketahui. Pasien juga bukan PMI,” kata Didi.

Didi mengingatkan dan menghimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolah raga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Adapun jumlah kasus secara kumulatif berjumlah 25.849 kasus. Dimana 25.004 kasus dinyatakan sembuh dan kasus meninggal sebanyak 842 orang. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Dewan Kepri Desak Menhub Serahkan Pengelolaan Labuh Jangkar

0
Hadi Candra

batampos-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera menyerahkan pengelolaan labuh jangkar ke Provinsi Kepri. Karena ini adalah amanah dari undang-undang yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

BACA JUGA: Soal Labuh Jangkar, Irwansayah: Menko Polhukam Harus Panggil Menhub-Pemprov Kepri

“Jangan hanya jadi slogan saja NKRI harga mati sedangkan hasil pendapatan semua untuk pusat” ujar Legislator Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Hadi Candra, Minggu (2/1).

Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan, Provinsi Kepri sangat membutuhkan biaya untuk pembangunan Kabupaten/Kota di Kepri. Selain Kota Batam dan Tanjungpinang masih sangat tertinggal infrastrukturnya sedangkan Pemerintah Daerah tak mampu menyiapkannya karena keterbatasan dana APBD yang tersedia.

“Sumber daya alam kita menyumbang devisa yang sangat besar bagi negara tapi bagian yang kita peroleh sangat kecil ditambah kita tak mampu berbuat banyak. Letak laut yang strategis pun tak menyumbang apa-apa buat daerah semua dibawa ke Pusat, padahal Kepri adalah beranda terdepan NKRI” jelasnya.

Legislator Komisi III DPRD Provinsi Kepri lainnya, Irwansyah mengatakan, pihaknya tidak ingin ada angin surga yang diberikan oleh Menko Polhukam, Mahfud MD terkait persoalan labuh jangkar. Karena penegasan yang disampaikan ini, sama dengan hasil sidang non litigasi beberapa waktu lalu.

Menurut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut, jika memang Menko Polhukam sudah mendukung Pemprov Kepri untuk mengelola hak labuh jangkar, sebaiknya Menko Polhukam mendudukan persoalan ini secara langsung dengan Menhub dan Pemprov Kepri.

“Kita tidak ingin pengelolaan labuh jangkar Provinsi Kepri dalam wilayah 0-12 mil tergantung dengan persetujuan Menhub. Karena bisa saja digantung masalahnya,” tegasnya.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepri tersebut menegaskan, hasil sidang non litigasi yang digelar Menkumham, Yasonna Laoly beberapa waktu lalu menjadi pegangan Pemprov Kepri untuk memasukan labuh jangkar dalam komponen pendapatan daerah sebesar Rp200 miliar.

“Namun pada perjalanannya, Kemenhub tetap menolak untuk memberikan pengelolaan tersebut ke Provinsi Kepri. Makanya perlu ditindaklajuti langsung ke Menko Polhukam,” tegasnya lagi. (*)

Reporter: Jailani

Pemilik Perkosa Santriwati, Izin Operasional Dicabut

0
Tersangka MS (50), oknum guru pondok pesantren pelaku pemerkosaan terhadap seorang santri diamankan di Mapolres OKU Selatan, Sabtu. (ANTARA)

batampos – Kekerasan seksual di lingkungan pesantren masih terus terjadi. Di Kabupaten Kuningan delapan santri laki-laki menjadi korban pencabulan pengasuh pesantren. Sedangkan di Ogan Komering Ulu (OKU) pemilik pesantren memerkosa santriwatinya.

Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, Thobib Al-Asyhar, mengatakan, pesantren yang di Kabupaten Kuningan tersebut tidak berizin resmi dari Kemenag. Sehingga Kemenag tidak bisa menjatuhkan sanksi pencabutan izin. “(Detailnya, red) nanti dicek dulu,” katanya, Minggu (2/1).

Kasus pencabulan ini ditangani Polres Kuningan. Kejahatan pencabulan itu dilakukan oleh AH pimpinan Pesantren Bina Qur’ani. Modusnya AH memanggil santrinya di kamarnya dengan iming-iming mendapatkan seragam serta parfum. Di kamar tersebut pelaku mencium kening, pipi, dan memainkan alat kelamin korban. AH diduga mengalami penyimpangan seksual karena dia sudah beristri.

Berbeda dengan kejadian di OKU, Sumatra Selatan, Kemenag memutuskan langsung mencabut izin operasional (IJOP) pesantren yang dipimpin oleh Moh. Syukur tersebut. Kasus memilukan di OKU itu terbongkar setelah santriwati korban pemerkosaan melahirkan di kamar mandi lingkungan pesantren.

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengutuk keras kejahatan pemerkosaan yang dilakukan Moh Syukur itu. Dia berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. “Saya menyesalkan dan mengutuk peristiwa ini. Saya pastikan izin operasional (Ijop) pesantren dicabut,” kata Yaqut.

Yaqut menuturkan, Kemenag sudah mengambil langkah penanganan kasus tersebut. Selain menutup izin pesantren, kegiatan belajar juga otomatis dihentikan. Kemudian Kemenag memulangkan seluruh santri ke daerah asal masing-masing.

Seperti kasus yang terjadi di Bandung, Kemenag membantu para santri itu untuk mendapatkan sekolah atau pesantren lainnya. Sehingga kegiatan pelajaran tetap bisa dilanjutkan. Kemenag terus berkomunikasi dengan madrasah-madrasah di daerah asal para santri untuk kelancaran proses pindah belajar itu.

Yaqut menegaskan, Kemenag terus berada di pihak korban. Kemenag memberikan perlindungan kepada siapapun yang melaporkan kasus-kasus kekerasan seksual di lembaga pendidikan keagamaan. Tidak hanya di lingkungan lembaga pendidikan pesantren.

“Kemenag menyatakan perang terhadap pelaku kekerasan seksual,” tegasnya.

Kemenag juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mengejar dan membersihkan predator seksual di lembaga pendidikan keagamaan. (*)

Reporter: JP GROUP

Indonesia Kalah di Final, STY Tetap Bahagia dan Puji Timnas

0
Gelandang Ricky Kambuaya merayakan gol yang dia cetak ke gawang Thailand pada leg kedua final Piala AFF 2020. (Roslan Rahman/AFP)

batampos – Indonesia gagal meraih gelar juara Piala AFF 2020. Pada laga leg kedua di National Stadium, Kallang, Singapura malam ini (1/1), Indonesia ditahan imbang Thailand dengan skor 2-2.

Dengan hasil ini, Indonesia kalah dengan agregat 2-6. Sebab pada pertandingan pertama 29 Desember 2021 lalu, Merah Putih tumbang dengan skor telak 0-4.

“Kami berisikan banyak pemain muda, jadi memang pengalaman kami sangat minim,” ucap pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong dalam wawancara setelah pertandingan.

“Meski begitu, saya melihat passion yang besar dalam diri para pemain. Sepajang turnamen ini, saya melihat mereka sangat bersemangat. Inilah yang membuat saya bahagia, mereka tetap bersemangat walau menjalani saat yang sulit dalam final ini,” tambah pelatih asal Korea Selatan itu.

“Ini pengalaman berharga yang bisa kami dapatkan. Passion tim ini luar biasa. Kami harus bergerak maju dan meraih hasil yang lebih baik di masa depan,” kata Shin lagi.

Pada final leg kedua ini, Indonesia mempunyai harapan besar dengan gol cepat yang dicetak Ricky Kambuaya pada menit ke-7. Tembakan gelandang Persebaya Surabaya tersebut gagal ditangkap dengan baik oleh kiper Thailand Siwarak Tedsungnoen.

Sepanjang babak pertama, Asnawi Mangkualam dkk bermain dengan sangat bersemangat, habis-habisan, dan menerapkan pressing yang agresif. Sayang, tidak ada gol lain yang tercipta pada babak pertama ini.

Petaka bagi Indonesia terjadi di babak kedua. Thailand membalas lewat dua gol cepat yang dibukukan Adisak Kraisorn pada menit ke-54 dan Sarach Yooyen di menit ke-56.

Indonesia terhindar dari kekalahan karena gol yang cetak winger Egy Maulana Vikri, 10 menit sebelum pertandingan di waktu normal berakhir.

Kekalahan ini menambah daftar panjang kegagalan Indonesia menjadi juara AFF Cup. Indonesia tumbang dalam enam kali final. Sebelum tahun ini, Indonesia kalah pada final 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016.

Thailand benar-benar menjadi momok Indonesia. Sebab, Negeri Gajah Putih menumbangkan Indonesia dalam empat final yakni 2000, 2002, 2016, dan 2020.

Dengan hasil ini, Thailand mencatat rekor juara pada ajang AFF Cup. Thailand menjadi negara tersukses dengan meraih enam gelar. Thailand unggul dua gelar atas Singapura yang berhasil mendulang empat gelar juara.

“Para pemain sangat luar biasa. Kami bermain sempurna dan sangat profesional sejak awal turnamen sampai final,” ucap pelatih Thailand asal Brasil Alexandre Polking. (*)

Reporter: JPGroup

Tahun Baru, Harga Telur Masih Tinggi di Batam

0
Telur 2 F Cecep Mulyana
Pedagang telur di Batam. F.Cecep Mulyana

batampos – Dua hari usai pergantian tahun 2022, harga telur ayam buras di pasaran Batam masih tinggi. Untuk perpapan telur ayam buras masih dijual Rp 60 ribu, naik hampir dua kali lipat dibanding harga normal.

Tingginya harga telur ayam ini terpantau di pasar Botania Batamcenter, Minggu (2/1). Faisal salah satu pedagang mengatakan harga telur ayam buras diduga karena masih stok akhir tahun. Sebab, pada awal tahun, banyak pedagang yang tidak menambah stok dagangan karena tutup.

“Kemarin (1/1), banyak yang tutup, jadi stok telur masih dari akhir tahun. Belum ada yang baru,” ujar Faisal.

Menurut dia, usai tahun baru peminat telur ayam buras mulai menurun dibanding akhir tahun. Meski begitu, harga tetap masih tinggi. Untuk harga telur perpapan Rp 59-60 ribu.

“Kalau dibanding sebelum natal, udah mulai berkurang. Tapi tetap ada yang beli,” terang Faisal.

Di sejumlah swalayan harga telur ayam buras juga masih tinggi, untuk per papan dijual Rp 57 ribu-60 ribu. Jika perpack isi 10 butir, telur dijual Rp 19 ribu – 20 ribu.

“Harga telur belum turun, masih Rp 19 ribu perpack. Stok telur baru belum datang,” ujar salah satu karyawan swalayan di Batamcenter.

Sementara kondisi pasar pasca pergantian tahun, masih belum normal. Sejumlah pedagang terlihat masih tutup. Bahkan, untuk stok barang juga masih sedikit.

Bahkan, ada beberapa kebutuhan masyarakar seperti tahu belum beredar di pasaran. Sedangkan untuk tempe yang sehari sebelumnya tak dijual, saat ini sudah mulai bisa didapat. Begitu juga untuk jenis sayuran yang dijual, tidaklah beragam.

“Pembuat tahunnya masih libur, jadi memang belum ada tahu dijual. Stok sayur juga masih belum normal,” ujar Irma pedagang lainnya.

Sedangkan untuk kebutuhan lainnya sudah mulai berangsur turun, seperti untuk harga cabai setan yang sudah mulai turun diharga Rp 70-80 ribu per kg, cabai rawit Rp 60-70 ribu per kg, cabai merah keriting Rp 35-40 ribu per kg.

“Untuk cabai sudah mulai turun, tapi stoknya belum banyak,” terang Irma lagi.

Sementara, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto belum bisa dikonfirmasi terkait masih tingginya harga telur di pasaran Batam.

Namun beberapa waktu lalu, ia sempat membenarkan adanya kenaikan harga telur di pasaran Batam dan tertinggi di akhir tahun 2021.

“Memang harga telur sedang tinggi, dan ini harga tertinggi selama tahun 2021. Namun hal ini masih wajar, karena memang permintaan tinggi jelang nataru,” terangnya.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab harga telur tinggi. Diantaranya, faktor cuaca yang sering hujan, menyebabkan produksi telur ayam buras berkurang. Kemudian, faktor permintaan tinggi jelang natal dan tahun baru, yang naik sekitar 30-40 persen. Dan terakhir biaya pengiriman atau logistik yang masih tinggi per kontainernya. (*)

Reporter : Yashinta

Tahun Baru, Harga Telur Masih Tinggi di Batam

0
Telur 2 F Cecep Mulyana
Pedagang telur di Batam. F.Cecep Mulyana

batampos – Dua hari usai pergantian tahun 2022, harga telur ayam buras di pasaran Batam masih tinggi. Untuk perpapan telur ayam buras masih dijual Rp 60 ribu, naik hampir dua kali lipat dibanding harga normal.

Tingginya harga telur ayam ini terpantau di pasar Botania Batamcenter, Minggu (2/1). Faisal salah satu pedagang mengatakan harga telur ayam buras diduga karena masih stok akhir tahun. Sebab, pada awal tahun, banyak pedagang yang tidak menambah stok dagangan karena tutup.

“Kemarin (1/1), banyak yang tutup, jadi stok telur masih dari akhir tahun. Belum ada yang baru,” ujar Faisal.

Menurut dia, usai tahun baru peminat telur ayam buras mulai menurun dibanding akhir tahun. Meski begitu, harga tetap masih tinggi. Untuk harga telur perpapan Rp 59-60 ribu.

“Kalau dibanding sebelum natal, udah mulai berkurang. Tapi tetap ada yang beli,” terang Faisal.

Di sejumlah swalayan harga telur ayam buras juga masih tinggi, untuk per papan dijual Rp 57 ribu-60 ribu. Jika perpack isi 10 butir, telur dijual Rp 19 ribu – 20 ribu.

“Harga telur belum turun, masih Rp 19 ribu perpack. Stok telur baru belum datang,” ujar salah satu karyawan swalayan di Batamcenter.

Sementara kondisi pasar pasca pergantian tahun, masih belum normal. Sejumlah pedagang terlihat masih tutup. Bahkan, untuk stok barang juga masih sedikit.

Bahkan, ada beberapa kebutuhan masyarakar seperti tahu belum beredar di pasaran. Sedangkan untuk tempe yang sehari sebelumnya tak dijual, saat ini sudah mulai bisa didapat. Begitu juga untuk jenis sayuran yang dijual, tidaklah beragam.

“Pembuat tahunnya masih libur, jadi memang belum ada tahu dijual. Stok sayur juga masih belum normal,” ujar Irma pedagang lainnya.

Sedangkan untuk kebutuhan lainnya sudah mulai berangsur turun, seperti untuk harga cabai setan yang sudah mulai turun diharga Rp 70-80 ribu per kg, cabai rawit Rp 60-70 ribu per kg, cabai merah keriting Rp 35-40 ribu per kg.

“Untuk cabai sudah mulai turun, tapi stoknya belum banyak,” terang Irma lagi.

Sementara, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto belum bisa dikonfirmasi terkait masih tingginya harga telur di pasaran Batam.

Namun beberapa waktu lalu, ia sempat membenarkan adanya kenaikan harga telur di pasaran Batam dan tertinggi di akhir tahun 2021.

“Memang harga telur sedang tinggi, dan ini harga tertinggi selama tahun 2021. Namun hal ini masih wajar, karena memang permintaan tinggi jelang nataru,” terangnya.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab harga telur tinggi. Diantaranya, faktor cuaca yang sering hujan, menyebabkan produksi telur ayam buras berkurang. Kemudian, faktor permintaan tinggi jelang natal dan tahun baru, yang naik sekitar 30-40 persen. Dan terakhir biaya pengiriman atau logistik yang masih tinggi per kontainernya. (*)

Reporter : Yashinta

Fundamental Ekonomi Masih Sangat Baik

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (F.Istimewa)

batampos – Kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional diyakini telah berada di track yang benar. Hal ini terlihat pada beberapa leading indicator perekonomian yang membaik seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Indonesia. Penanganan krisis kali ini juga lebih baik dari pada penanganan krisis sebelumnya di tahun 1997-1998 dan tahun 2008.

Dari upaya akselerasi pelaksanaan vaksinasi, hingga tanggal 31 Desember 2021 pukul 18.00 WIB tercatat dari 208,26 juta target vaksinasi dosis 1 dan dosis 2, telah dilakukan vaksinasi dosis 1 kepada 161,32 juta penduduk atau sebesar 77,46% dari target, vaksinasi dosis 2 kepada 113,85 juta penduduk atau sebesar 54,67% dari target. Sementara itu, untuk vaksinasi dosis 3 telah diberikan kepada 1,29 juta penduduk atau sebesar 87,75% dari target. Upaya vaksinasi juga telah diperluas dan diakselerasi bagi kelompok anak-anak usia 6 hingga 11 tahun.

Dari sisi pemulihan ekonomi, Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia sudah berada di atas 100 yakni pada angka 118,5. Ekspor Indonesia pada kuartal ke-3 tahun 2021 naik 29,16%, sedangkan impor naik 30,11%. Indonesia juga memiliki cadangan devisa yang cukup tinggi yaitu di atas 140 miliar USD dan neraca perdagangan secara akumulatif surplus sebesar 34,32 miliar USD.

“Penanganan krisis akibat Covid-19 dalam 1 tahun sudah bisa recover sehingga ini memberikan sinyal bahwa fundamental ekonomi kita masih sangat baik,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Special Report Berita Satu TV, Jumat (31/12).

Hal tersebut juga diakui oleh World Bank yang menilai bahwa saat ini Indonesia memiliki Kebijakan Fiskal yang prudent dan juga memiliki Kebijakan Moneter yang tepat, termasuk reformasi struktural yang dilakukan secara masif sehingga dapat menarik investor.

“Dibandingkan dengan berbagai emerging countries, Indonesia juga stand out karena tiga kebijakan tersebut,” lanjut Menko Airlangga.

Sementara itu, Menko Airlangga mengatakan bahwa kembalinya indeks saham menjadi suatu hal yang sangat positif, apalagi sebagian besar nasabahnya adalah sektor retail atau individual.

“Sehingga pasca Covid-19 ini pasar modal secara struktur lebih kuat. Kemudian ditambah lagi kita sudah punya Sovereign Wealth Fund yang diberi modal oleh Pemerintah, dan ini yang menjadi buffer bagi capital market ke depan,” ujar Menko Airlangga.

Terkait dengan investasi, beberapa hal yang dilakukan Pemerintah dalam Proyek Strategis Nasional telah mendorong masuknya investasi lebih dari 5.000 triliun rupiah. Sementara itu dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus terutama di sektor yang pertumbuhannya tinggi selama pandemi, seperti Nongsa Digital Park, termasuk juga di sektor renewable energy, seperti solar farm, juga banyak diminati oleh investor.

Terkait dengan kebijakan The Fed, Menko Airlangga menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki buffer untuk menahan karena selama ini tingkat suku bunga di Indonesia relatif delta-nya tinggi. “Jadi kita harus tetap berbasis pada fundamental yang sifatnya regional sentimen,” kata Menko Airlangga.

Sementara itu, adanya Forum G20 di Indonesia diharapkan akan efektif memacu tenaga kerja hingga konsumsi. Menko Airlangga mengatakan forum ini akan memberikan multiplier effect yang besar bagi Indonesia dan mempekerjakan sekitar 33.000 pekerja di sektor Horeka dan event untuk kegiatan tersebut.

“Presidensi G20 Indonesia ini diharapkan domestik impact-nya lebih tinggi dari pertemuan IMF dan World Bank di Bali 2018 lalu,” pungkas Menko Airlangga. (*)

Reporter: JP Group

Polisi Klaim Selama 2021, Tingkat Kriminalitas Menurun

0
AKBP Fernando. f. Yusnadi Nazar

batampos- Polres Tanjungpinang mengklaim tingkat kriminalitas yang terjadi di Tanjungpinang mengalami penurunan kasus. Sepanjang 2021, 109 kasus ditangani pihak kepolisian. Sedangkan pada 2020, kasus yang ditangani berjumlah 181 kasus.

BACA JUGA:Predator Anak Diringkus Polres Tanjungpinang

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando mengatakan kasus kriminal yang menonjol dan terbanyak pada 2021 yakni kasus pencurian dan pemberatan (curat) sebanyak 26 kasus. “Terjadi penurunan sebanyak delapan persen,” jelasnya, Sabtu (1/1).

Secara umum, sambung Fernando, kasus kriminal konvensional juga terjadi penurunan pengungkapan. Pada tahun 2020 di angka 66 persen. Sedangkan tahun 2021 hanya 44 persen pengungkapan. “Jadi mengalami penurunan pengungkapan kasus,” terangnya.

Namun, lanjut Fernando, jika dibandingkan tahun 2020, sepanjang tahun 2021 terjadi peningkatan sebanyak 28 persen pada kasus pencurian, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan. Selain itu, juga terjadi peningkatan 60 persen pada kasus seperti perlindungan anak, penipuan dan kasus penganiayaan. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR

Menpan RB: Tak Ada Wacana Polri di Bawah Kementerian

0
Menpan RB Tjahjo Kumolo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com

batampos – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menanggapi isu terkait penggabungan Polri di bawah kementerian. Menurutnya, Polri harus menjadi lembaga yang independen.

“Polri harus mandiri sebagai alat negara sebagaimana BIN dan TNI,” kata Tjahjo dikonfirmasi, Minggu (3/1).

Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, sampai saat ini tidak ada rencana penggabungan Polri di bawah kementerian. Karena itu, Polri bisa bekerja dengan independen.

“Yang saya pahami memang tidak ada rencana Polri di bawah kementerian,” ucap Tjahjo.

Sebelumnya, Gubernur Lemhanas Agus Widjojo dalam pernyataan akhir tahun 2021 mengusulkan agar Kementrian Keamanan Dalam Negeri dan Dewan Keamanan Nasional dibentuk. Nantinya lanjut Agus, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada di bawah kementrian tersebut.

“Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban perlu ada penegakan hukum, itu Polri. Seyogianya diletakkan di bawah salah satu kementerian, dan Polri seperti TNI, sebuah lembaga operasional. Operasional harus dirumuskan di tingkat menteri oleh lembaga bersifat politis, dari situ perumusan kebijakan dibuat, pertahanan oleh TNI, dan keamanan ketertiban oleh Polri,” papar Agus menandaskan. (*)

Reporter: JP Group