Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8731

Selamatkan Kompetisi dengan Laga tanpa Penonton

0
Laga Bundesliga antara Union Berlin versus SC Freiburg di Stadion An der Alten Forsterei dua hari lalu (16/12) dimainkan tanpa penonton. (JOHN MACDOUGALL/AFP )

batampos – Bersama Serie A, Bundesliga adalah liga elite Eropa yang musim ini tidak mengalami penundaan laga.

Salah satu kunci suksesnya adalah kedisiplinan dan kesigapan dalam mengantisipasi pemicu penundaan seperti kasus meluasnya Covid-19.

Seperti yang dialami Bayern Muenchen pada akhir November lalu. Tujuh pemain Bayern menjalani isolasi gara-gara bek tengah Niklas Suele dan bek kanan Josip Stanisic terkonfirmasi positif Covid-19.

Situasi yang membuat Pemerintah Negara Bagian Bavaria segera meminta Bayern menggelar laga kandang tanpa penonton. Kebetulan, saat itu Bavaria menerima 12.304 kasus Covid-19 baru hanya dalam sepekan.

Sampai spieltag ke-16 Bundesliga pada pertengahan pekan lalu, sejumlah klub masih menerapkan laga kandang tanpa penonton.

”Ketika sebuah klub mendapat serangan korona, klub yang bersangkutan perlu sigap dalam melakukan antisipasi supaya tidak meluas dan tidak perlu menunggu tindakan dari otoritas liga (baca: penundaan, Red),” tulis The Times seolah menyindir Premier League.

”Bundesliga adalah contoh bagaimana kompetisi diselamatkan, bisa tetap digelar meski tanpa penonton,” sambung The Times.

Memang, kasus Bayern tidak sampai membuat skuad Die Roten kehilangan lebih dari 14 pemain sebagai syarat untuk memberlakukan penundaan pertandingan.

Tetapi, itu juga karena kesigapan Bayern dalam meminimalkan persebaran di markas latihan mereka, Saebener Strasse.

Tactician Crystal Palace Patrick Vieira termasuk yang sudah melakukan antisipasi dalam mencegah kasus Covid-19 di klubnya.

Pekan lalu Vieira mengultimatum anak asuhnya untuk tidak merayakan pesta Natal tahun ini.

”Sangat aneh ketika seorang pesepak bola masih bisa merayakannya (pesta Natal, Red) justru ketika yang seharusnya dirayakan (main dalam kompetisi, Red) berhalangan,” tuturnya seperti dilansir Football London. (*)

Reporter: JPGroup

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Aman, Orang Tua Tidak Perlu Khawatir

0
Elfiani Sandri

batampos– Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang mengingatkan kepada orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun tidak perlu khawatir saat anaknya mengikuti vaksinasi.

Kadinkes Dalduk KB Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengatakan dengan diizinkan pemberian vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun artinya sudah berdasarkan kajian yang matang dari para ahli. Sehingga anak-anak boleh mendapatkan vaksinasi.

BACA JUGA: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Karimun Serentak di 13 Titik

“Vaksinasi covid-19 bagi anak usia 12, 17, dan 18 tahun sudah berjalan dan sejauh ini tidak ada masalah. Jadi, tidak perlu khawatir. Vaksinasi sudah dipastikan halal dan aman,” kata Sandri, Minggu (19/12).

Sandri menjelaskan, sebelum penyuntikan vaksin, anak-anak usia 6-11 tahun juga harus dilakukan skrining sama seperti kelompok sasaran penerima vaksin lainnya, hanya ada tambahan khusus, karena ada program imunisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilakukan dua kali dalam setahun untuk pengendalian penyakit seperti campak, difteri, dan tetanus.

“Ini yang kita tanyakan. Sebab, bagi anak yang sudah di imunisasi BIAS itu jaraknya harus 4 minggu untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 menggunakan jenis vaksin sinovac,” terangnya.

Menurut Sandri, vaksinasi terhadap anak 6-11 tahun ini adalah strategi dan upaya pemerintah untuk melindungi, menjaga keamanan dan keselamatan, serta kesehatan anak-anak pada masa pandemi.

“Vaksinasi ini upaya kita menciptakan kekebalan tubuh bagi anak-anak, jadi kita harus membentengi diri dengan vaksin, karena pandemi ini belum usai” ujarnya.

Karenanya, Sandri berharap para orang tua dapat mendorong dan menyetujui anak-anaknya untuk divaksin. “Jangan khawatir, vaksinasi aman dan halal. Ayo dampingi anak-anaknya untuk ikut vaksin,” ucap Sandri. (*)

Reporter: Peri Irawan

Hasil Swab Positif, Satu PMI Kabur Saat Akan Dipindahkan ke Rumah Sakit

0
Tempat karantina bagi Pekerja Migran Indonesia yang pulang melalui Batam.

batampos – Seorang Pekerjaan Migran Indonesia yang menjalani karantina di Rusunawa Pemko Batam kabur saat akan dipindahkan petugas ke rumah sakit khusus infeksi (RSKI) Galang, Jumat (17/12). PMI tersebut berinisial DT, wanita berusia 29 tahun yang baru tiba dari Malaysia.

Dia kabur saat petugas sedang persiapan untuk memindahkan lima orang PMI termasuk dia yang dinyatakan positif Covid-19.

“Saat mau evakuasi. Ada lima orang termasuk dia yang positif. Dia kabur entah kemana. Saat ini sedang dalam pencarian petugas keamanan, ” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan PMI di Rusunawa.

PMI yang kabur ini sudah menjalani swab kedua dan hasilnya memang positif. Diduga dia tak mau dirawat sehingga nekad melarikan diri. Hingga hari Minggu, petugas gabungan masih mencari PMI tersebut.

Sementara itu, jumlah PMI yang masih menjalani karantina di Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang masih ada 1.737 orang. Jumlah ini masih tinggi sebab angka kepulangan PMI di penghujung tahun ini masih tinggi. (*)

Reporter : Eusebius Sara

Hadapi Malaysia, Shin Tae-yong Punya Strategi Khusus

0
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

batampos – Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengklaim punya strategi khusus untuk menghadapi Malaysia pada laga terakhir Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Minggu (19/12).

“Malaysia memiliki kelemahan dan kelebihan. Kami sudah menganalisisnya, termasuk taktik mereka seperti apa. Strategi kami besok (hari ini, red) akan menyesuaikan dengan itu,” ujar Shin dalam konferensi pers virtual sebelum pertandingan dikutip dari Antara.

Shin Tae-yong menegaskan bahwa dirinya bukanlah pelatih yang terpaku dengan satu taktik. Setiap strategi yang disusunnya selalu disesuaikan dengan lawan yang akan dihadapi.

Di Piala AFF 2020, apa yang ditampilkan Evan Dimas dan kawan-kawan saat melawan Kamboja serta Laos berbeda saat berjumpa dengan Vietnam.

Baca Juga: Laga Penentuan, Indonesia vs Malaysia Malam Ini

Kala bertemu Kamboja dan Laos, Indonesia tampil agresif dan terus menyerang ketika mendapatkan ruang. Konsep seperti itu membuat Indonesia mencetak total sembilan gol dan kebobolan tiga kali.

Namun, saat melawan juara bertahan Vietnam, tim Garuda bermain sangat bertahan dengan basis lima bek. Itu karena STY menganggap lawan mempunyai pemain menyerang yang berbahaya. Hasilnya, laga berakhir imbang 0-0 dan membuat Indonesia berada di puncak klasemen sementara Grup B.

Oleh karena itu, Shin berharap anak-anak asuhnya dapat kembali disiplin menerapkan semua strategi dan taktik di lapangan kontra Malaysia.

Baca Juga: Selesai Karantina, Elkan Baggott Siap Main Lawan Malaysia

Shin mengingatkan bahwa jarak Indonesia dengan babak semifinal tinggal selangkah lagi. “Dengan hasil seri saja, kami sudah lolos ke semifinal,” tutur pria berusia 51 tahun itu.

Timnas Indonesia hanya membutuhkan setidak-tidaknya hasil imbang melawan Malaysia untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2020. Sementara itu, Malaysia wajib mengalahkan Indonesia untuk melangkah ke fase empat besar.

Saat ini, skuad “Garuda” memimpin klasemen sementara Grup B dengan tujuh poin. Vietnam berada persis di bawahnya dengan poin serupa tetapi kalah selisih gol.

Malaysia bertengger di peringkat ketiga dengan enam poin, disusul Kamboja dan tim juru kunci, Laos. Indonesia mencatatkan empat kemenangan dan empat kekalahan dari Malaysia sejak tahun 2010.

Dua kekalahan terakhir Indonesia melawan Malaysia terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia tahun 2019, takni Indonesia kalah 2-3 dan 0-2. (*)

Reporter: Antara

Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI Studi Banding Pemanfataan Aset ke BP Batam

0
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Biro Hukum BP Batam, Moch. Nasrun menerima kunjungan kerja Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, Elan Suherlan beserta rombongan pada Kamis (16/12/2021), di Marketing Center BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Biro Hukum BP Batam, Moch. Nasrun menerima kunjungan kerja Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, Elan Suherlan beserta rombongan pada Kamis (16/12/2021), di Marketing Center BP Batam.

Kepala Biro Hukum BP Batam, Moch. Nasrun, mengatakan, kunjungan kerja tersebut merupakan bentuk studi banding Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI atas Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 145 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi dengan mengadopsi PMK Nomor 59 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengelolaan Aset Pada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam.

Dikatakan Nasrun, Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI memiliki sejumlah benda sitaan dan barang rampasan negara, barang temuan, maupun aset transnasional yang bisa dikelola dan dimanfaatkan.

“Melalui studi banding ini, Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI ingin mengetahui bagaimana bentuk pelaksanaan pengelolaan aset baik dalam bentuk Barang Milik Negara (BMN) maupun Aset Dalam Pengawasan (ADP) di BP Batam, baik dari skema bisnis dan tarifnya,” ujar Nasrun.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ruang lingkup perencanaan dan pemanfaatan aset di BP Batam terdiri dari beberapa skema, seperti sewa, pinjam pakai dan kerja sama pemanfaatan yang mengacu kepada Peraturan Kepala BP Batam (Perka).

“Saat ini terdapat 29 aset yang dikelola oleh Badan Usaha BP Batam, diantaranya Badan Usaha Rumah Sakit, Badan Usaha Bandar Udara, Badan Usaha Pelabuhan, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, dan Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum,” jelas Nasrun.

Sedangkan skema pemanfaatan lainnya seperti, sewa dalam rangka penyediaan infrastruktur, Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dalam rangka penyediaan infrastruktur dan Kerja Sama Pemanfaatan Infrastruktur (KSPI) mengacu kepada PMK.

Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejagung Republik Indonesia, Elan Suherlan mengatakan, sesuai dengan PMK Nomor 145 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi, Pusat Pemulihan Aset Kejagung sedang menyusun pedoman untuk pemanfaatan aset yang berkaitan dengan barang rampasan.

“Aturan ini baru terbit Bulan Oktober kemarin. Jadi baru kita susun rencana pemanfaatannya, karena tidak ada pengelolaan pemanfaatan aset sebelumnya di Pusat Pemulihan Aset. Untuk itu, kami studi banding ke BP Batam yang sudah terlebih dahulu melakukan pemanfaatan aset,” ujar Elan.

Elan melanjutkan, rencana skema pengelolaan yang akan diadopsi oleh Pusat Pemulihan Aset Kejagung Republik Indonesia antara lain, sewa, pinjam pakai dan KSP.

“Kami akan jadwalkan kembali pertemuan selanjutnya dengan BP Batam untuk membahas lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan beserta tarifnya. Mudah-mudahan pengelolaan pemanfaatan aset di kejaksaan dapat terlaksana dengan baik dengan sinergi bersama BP Batam,” pungkas Elan.(*)

Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI Studi Banding Pemanfataan Aset ke BP Batam

0
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Biro Hukum BP Batam, Moch. Nasrun menerima kunjungan kerja Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, Elan Suherlan beserta rombongan pada Kamis (16/12/2021), di Marketing Center BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Biro Hukum BP Batam, Moch. Nasrun menerima kunjungan kerja Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, Elan Suherlan beserta rombongan pada Kamis (16/12/2021), di Marketing Center BP Batam.

Kepala Biro Hukum BP Batam, Moch. Nasrun, mengatakan, kunjungan kerja tersebut merupakan bentuk studi banding Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI atas Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 145 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi dengan mengadopsi PMK Nomor 59 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengelolaan Aset Pada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam.

Dikatakan Nasrun, Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI memiliki sejumlah benda sitaan dan barang rampasan negara, barang temuan, maupun aset transnasional yang bisa dikelola dan dimanfaatkan.

“Melalui studi banding ini, Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI ingin mengetahui bagaimana bentuk pelaksanaan pengelolaan aset baik dalam bentuk Barang Milik Negara (BMN) maupun Aset Dalam Pengawasan (ADP) di BP Batam, baik dari skema bisnis dan tarifnya,” ujar Nasrun.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ruang lingkup perencanaan dan pemanfaatan aset di BP Batam terdiri dari beberapa skema, seperti sewa, pinjam pakai dan kerja sama pemanfaatan yang mengacu kepada Peraturan Kepala BP Batam (Perka).

“Saat ini terdapat 29 aset yang dikelola oleh Badan Usaha BP Batam, diantaranya Badan Usaha Rumah Sakit, Badan Usaha Bandar Udara, Badan Usaha Pelabuhan, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, dan Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum,” jelas Nasrun.

Sedangkan skema pemanfaatan lainnya seperti, sewa dalam rangka penyediaan infrastruktur, Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dalam rangka penyediaan infrastruktur dan Kerja Sama Pemanfaatan Infrastruktur (KSPI) mengacu kepada PMK.

Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejagung Republik Indonesia, Elan Suherlan mengatakan, sesuai dengan PMK Nomor 145 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi, Pusat Pemulihan Aset Kejagung sedang menyusun pedoman untuk pemanfaatan aset yang berkaitan dengan barang rampasan.

“Aturan ini baru terbit Bulan Oktober kemarin. Jadi baru kita susun rencana pemanfaatannya, karena tidak ada pengelolaan pemanfaatan aset sebelumnya di Pusat Pemulihan Aset. Untuk itu, kami studi banding ke BP Batam yang sudah terlebih dahulu melakukan pemanfaatan aset,” ujar Elan.

Elan melanjutkan, rencana skema pengelolaan yang akan diadopsi oleh Pusat Pemulihan Aset Kejagung Republik Indonesia antara lain, sewa, pinjam pakai dan KSP.

“Kami akan jadwalkan kembali pertemuan selanjutnya dengan BP Batam untuk membahas lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan beserta tarifnya. Mudah-mudahan pengelolaan pemanfaatan aset di kejaksaan dapat terlaksana dengan baik dengan sinergi bersama BP Batam,” pungkas Elan.(*)

Mensos Yakin Gotong Royong Mampu Atasi Masalah Seberat dan Sesulit Apapun

0

 

batampos – Menteri Sosial Tri Rismaharini menghadiri acara puncak Bulan Bakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) di Lapangan Gelora Muntok, Bangka Barat. Dalam sambutannya, Mensos menekankan peran penting kesetiakawanan dan kegotongroyongan sebagai modal penting mengatasi kesulitan dan keterbatasan.

Mensos percaya, anggaran tidak selalu menyelesaikan semua masalah Mensos mencontohkan bagaimana ia membangun Kota Surabaya dari awal yang penuh dengan keterbatasan.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menghadiri acara puncak Bulan Bakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) di Lapangan Gelora Muntok, Bangka Barat.

“Saya jadi walikota, itu Surabaya anggarannya sangat terbatas. Padahal banyak sekali permasalahan di Surabaya yang membutuhkan penanganan,” kata Mensos saat menyampaikan sambutan pada acara tersebut (19/12).

Hadir dalam kegiatan ini, para pejabat Eselon l Kemensos, Staf Khusus Mensos, Tenaga Ahli Mensos, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Bupati Bangka Barat Sukirman, Wakil Bupati Bong Ming Ming dan jajaran Forkompimda Bangka Barat.

Dalam kesempatan itu, Mensos menyatakan, untuk membangun Surabaya ia memilih untuk tidak mengandalkan anggaran. “Ya karena anggaran Kota Surabaya memang serba terbatas waktu itu,” katanya.

Oleh karena itu, Mensos lebih memilih menggerakkan potensi masyarakat dengan gotong royong. Dalam perjalanan selanjutnya, terbukti banyak permasalahan bisa diatasi.

Misalnya, bagaimana ia mencari solusi mengatasi volume sampah Surabaya yang terus meningkat. Saat itu ia menggencarkan sosialisasi dan edukasi pengolahan sampah kepada masyarakat. Pada awalnya, pemerintah memberikan contoh kepada masyarakat bagaimana menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kemudian pemerintah mengedukasi pengolahan sampah menjadi kompos oleh masyarakat dengan mendirikan rumah kompos. “Strategi ini, secara bertahap bisa menunjukkan hasil. Pelan-pelan sampah yang biasa dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) volumenya berkurang. Dari sebelumnya 6000 ton menjadi 3000 ton. Saat saya tinggal tidak lebih dari 1000 ton,” katanya.

Pemenuhan kebutuhan sayur mayur awalnya juga menjadi permasalahan masyarakat. Karena Surabaya memang tidak memiliki lahan tersisa sehingga harus mencukupi kebutuhan sayuran dari daerah lain.

“Dengan menggerakkan potensi masyarakat, kini setiap rumah menanam sayuran. Jadi kalau ada kelangkaan cabe, warga Surabaya sudah punya cabe di rumah,” kata Mensos.

Kesetiakawanan sosial dan gotong royong juga menjadi solusi dari permasalahan krusial Kota Surabaya lainnya, yakni masalah banjir dan penanggulangan pandemi Covid-19.

Menurut Mensos, Kota Surabaya memiliki pompa air, tapi tidak bisa dioperasikan karena tidak ada bahan bakar. “Mendengar pernyataan saya, warga Surabaya secara sukarela menyumbang bahan bakar. Akhirnya pompa bisa beroperasi dan banjir bisa diatasi,” katanya.

Pandemi juga membangkitkan masyarakat menyumbang apa saja untuk membantu sesama. “Ada anak 13 tahun. Dia punya usaha jual beli pulsa. Dia datang menyumbangkan APD. Itu atas kerelaan dia sendiri,” kata dia.

Oleh karena itu, Mensos mengajak unsur pemerintah daerah di Bangka Barat dan Provinsi Bangka Belitung serta semua elemen masyarakat, untuk memperkuat kesetiakawanan sosial dan gotong royong. “Seberat dan sesulit apapun, bisa kita atasi dengan memperkuat kesetiakawanan sosial dan gotong royong,” katanya.

Usai memberikan sambutan, Mensos didampingi Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, mengunjungi stand pameran yang menampilkan hasil usaha kecil dan menengah. Mensos juga menyapa anak-anak yang bersiap disuntik vaksin.

Kegiatan puncak BBKS merupakan rangkaian dari kegiatan Mensos di Bangka Barat hari ini. Pagi hari, Mensos meninjau dan meresmikan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kampung Tanjung Laut.

Dari lapangan Gelora Muntok, Mensos bergerak menuju Bukit Menumbing lokasi bersejarah pengasingan Bung Karno. (*)

Dramatis, Barcelona Kembali ke Jalur Kemenangan

0
Pemain Barcelona merayakan gol kemenangan Nico Gonzalez (kedua kanan) dalam pertandingan Liga Spanyol lawan Elche. (Pau Barrena/AFP/Antara)

batampos – Barcelona kembali ke jalur kemenangan secara dramatis. Susah payah Barca mengalahkan Elche dengan skor 3-2 dalam pertandingan pekan ke-18 Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Sabtu (18/12) waktu setempat (Minggu WIB).

Barca sudah memimpin lebih dulu lewat Ferran Jutgla dan Pablo Gavi. Tetapi Elche mampu membalasnya melalui Tete Morente dan Pere Milla, sebelum akhirnya Nico Gonzalez melengkapi kontribusi barisan pemain muda tuan rumah untuk mengunci kemenangan.

Kemenangan itu mengantarkan Barcelona naik ke peringkat ketujuh klasemen dengan raihan 27 poin. Sedangkan Elche yang memiliki 15 poin tertahan di urutan ke-16, demikian catatan laman resmi Liga Spanyol seperti dilansir dari Antara.

Tampil di hadapan suporternya sendiri, Barcelona langsung tancap gas. Dua menit pertandingan berjalan Jutgla langsung menjebol gawang Elche. Sayangnya gol itu dianulir karena offside.

Jutgla akhirnya resmi mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-16. Dia berhasil menanduk umpan sepak pojok Ousmane Dembele demi membuka keunggulan Barca.

Gol itu membakar semangat Blaugrana. Hasilnya, tiga menit berselang Gavi menggandakan keunggulan tuan rumah setelah menyajikan aksi individu yang diakhiri tembakan mendatar menaklukkan kiper Elche Edgar Badia.

Elche bukannya tanpa perlawanan. Pada menit ke-24 Enzo Roco sempat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Barca, Marc-Andre ter Stegen. Tapi penyelesaiannya melambung tinggi.

Empat menit kemudian, upaya Barca menambah keunggulan lewat tembakan Dembele bisa digagalkan Badia. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Tim tamu berusaha mengincar gol cepat pada awal paruh kedua. Tapi baru bisa memetik hasilnya pada menit ke-63. Morente sukses menaklukkan Ter Stegen dengan tembakan dari sisi kanan.

Momentum Elche berlanjut. Semenit berselang keunggulan Barca raib tak bersisa sebab Ter Stegen gagal mengantisipasi bola tandukan Pere Milla yang menyambut umpan silang sempurna Morente.

Instruksi Xavi kepada pemain Barca untuk lebih intens membangun serangan akhirnya membuahkan hasil. Lima menit jelang bubaran waktu normal, Nico Gonzalez membawa tuan rumah kembali memimpin lewat sontekan jarak dekat mengakhiri umpan tarik Gavi.

Kedua tim berusaha mencari gol lagi. Namun, hingga waktu normal berlalu dan enam menit injury time berakhir skor 3-2 bagi Barca tak berubah. (*)

Reporter: Antara

Menko Polhukam Sebut Supersemar Banyak Membantu Orang Tak Mampu

0
Menkopolhukam Mahfud MD memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan dengan Ketua DPD di gedung Nusantara III Senayan, Jakarta, Kamis (2/12). (Hendra Eka/Jawapos)

batampos –  Yayasan Supersemar yang didirikan oleh Presiden kedua, Soeharto telah membantu banyak masyarakat dalam hal pendidikan. Tak sedikit para penerima beasiswa ini telah sukses di masa sekarang.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai salah satu penerima beasiswa tak menampik Supersemar telah banyak membantu warga. Dia juga mengakui apa yang diceritakan cicit Presiden Soeharto, Haryo Putra Wibowo.

“Cerita cucu Pak Harto ini benar. Saya adalah penerima beasiswa Supersemar saat kuliah. Kepada Mas Haryo saya bilang, Yayasan Supersemar yang didirikan Pak Harto telah banyak membantu orang tak mampu agar bisa menempuh pendidikan yang baik. Pejabat sekarang banyak yang alumni Supersemar,” kata Mahfud MD di akun Twitter resminya.

Soeharto dianggap telah terbukti meninggalkan banyak legasi yang manfaatnya dapat dirasakan hinggi kini. Selain Mahfud, penerima beasiswa Supersemar lainnya seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, mantan Menteri Pendidikan Mohammad Nuh, pakar fisika/matematika Yohanes Surya, mantan Menristek Muhammad AS Hikam, pendiri Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia – LP3I HM Syahrial Yusuf, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu dan masih banyak lagi. Sedikitnya, beasiswa Yayasan Supersemar sudah diberikan kepada 2,75 juta siswa dan mahasiswa pilihan.

Sementara itu, pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin juga merasakan langsung dampak positif dari Supersemar. Padahal beasiswa tersebut dia dapat saat berkuliah di masa-masa akhir kepemimpinan Soeharto.

Ujang tidak heran apabila banyak pejabat yang ternyata juga sebagai penerima beasiswa Yayasan Supersemar. Pasalnya mereka justru akan lebih mudah mendapatkan karena hidup pada saat kepemimpinan Soeharto.

“Apalagi mereka orang-orang Orde Baru, saya kan diujung akhir Orde Baru kuliahnya, setelah Reformasi ya tahun 1999 sampai 2003 saya masih merasakan,” kata Ujang.

Keberadaan Yayasan Supersemar yang terus berdiri telah membuat Ujang merasa terbantu untuk menjalankan program strata satunya. Terlebih dirinya adalah anak petani yang kurang mampu.

“Sebagai mahasiswa saya anak petani yang berangkat dari orang miskin saya merasa terbantu, pokoknya prinsipnya setiap beasiswa apapun pasti akan membantu,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

BRI “MEMBERI MAKNA INDONESIA” melalui Panen Hadiah Simpedes

0
Pemimpin Cabang BRI Batam Center, I Wayan Mestera menyerahkan hadiah utama Avanza New Yaris secara simbolis pada penarikan undian simpedes. Foto BRI untuk Batam Pos

batampos – BRI Kantor Cabang Batam Center dan BRI Kantor Cabang Batam Nagoya menggelar penarikan undian Panen Hadiah Simpedes periode 1 Tahun 2021 di Cypress Room Aston Hotel, Lubuk Baja Sabtu (18/12/2021).

Penarikan undian dilaksanakan juga secara Live melalui Youtube dan Instagram BRI KC Batam Center serta BRI KC Batam Nagoya.

Penarikan undian bagi nasabah tabungan BRI Simpedes dilakukan melalui sistem komputerisasi, dengan dihadiri pihak penyelenggara, saksi dari Notaris, dinas sosial, petugas kepolisian serta beberapa orang dari perwakilan dari nasabah BRI.

Pada situasi pandemi Covid-19, penarikan undian dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat sesuai dengan anjuran pemerintah. Setiap BRI KC hanya mengundang perwakilan nasabah.

Meskipun demikian, nasabah yang tak hadir tetap dapat merasakan keseruan pengundian. Sebab, BRI menyiarkannya secara langsung melalui Youtube dan Instagram BRI.

Pemimpin Cabang BRI Batam Center, I Wayan Mestera mengatakan, Panen Hadiah Simpedes ini menjadi satu kebanggaan bagi Bank BRI, karena hingga saat ini Bank BRI mampu dan konsisten dalam memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada nasabah yang terus memberikan kepercayaannya untuk selalu menabung di BRI khususnya dalam Tabungan BRI Simpedes.

“Di tengah perekonomian kita yang masih belum stabil dikarenakan pandemi yang ternyata masih menjadi tantangan terbesar kita saat ini. Bank BRI terus bersinergi dengan Pemerintah untuk membangkitkan kembali perekonomian kita sebagaimana Tag Line kami yakni Memberi Makna Indonesia,” ujar Wayan.

Pengundian hadiah simpedes lanjut Wayan, dilakukan rutin dua kali setahun. Penarikan undian simpedes dilakukan lokal di Batam, sehingganya peluang nasabah untuk mendapatkan hadiah juga akan semakin besar.

Dalam penarikan undian ini setiap pemegang tabungan simpedes berhak diikutsertakan dalam program panen hadiah simpedes.

Dimana hanya dengan saldo minimal Rp 100.000, setiap nasabah mendapatkan satu nomor kupon yang terhitung secara otomatis. Perhitungan jumlah kupon berlaku untuk kelipatan saldonya.

“Jadi semakin besar saldo tabungan simpedes maka semakin banyak pula nomor kupon yang dikumpulkan nasabah, sehingga peluang untuk mendapatkan hadiah juga akan semakin besar,” ungkap Wayan.

Adapun hadiah yang diberikan kali ini ialah, 17 unit sepeda motor dan satu hadiah utama yakni Toyota New Yaris 1,5 G A/T.

“Hadiah yang sudah dipersiapkan ini merupakan bentuk apresiasi kami Bank BRI Cabang Batam Center dan Bank BRI Batam Nagoya kepada seluruh Nasabah yang setia menggunakan Tabungan BRI Simpedes. Dimana pajak pemenang ditanggung BRI,” tutur Wayan.

Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh nasabah Tabungan BRI Simpedes karena sampai saat ini saldo yang berhasil dihimpun sampai dengan bulan November 2021 adalah Rp 767.330.046.717 untuk seluruh wilayah kerja BRI Cabang Batam Center dan Cabang Batam Nagoya.

Bank BRI cabang Batam Center saat ini memiliki 12 kantor unit dan 9 teras serta  BRI Batam Nagoya saat ini memiliki 4 KCP dan 5 kantor KAS  yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Batam.

Saat ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada seluruh nasabah, BRI Cabang Batam Center dan BRI Cabang Batam Nagoya memiliki 85 unit ATM/CRM di beberapa titik serta area publik di Kota Batam.

Agen BRILink sebanyak 342 dan Merchant sebanyak 322 yang tersebar di beberapa toko dan pusat perbelanjaan.

Adapun dalam penarikan undian Panen Hadiah Simpedes kali ini, nasabah dari BRI Unit Sekupang berhasil memenangkan undian dengan mendapatkan hadiah utama Toyota New Yaris 1,5 G A/T.

“Kepada pemenang kita ucapkan selamat. Mari terus tingkatkan saldo Tabungan BRI Simpedes kita dan ajak seluruh sanak saudara kita untuk memiliki Tabungan BRI Simpedes yang bisa dibuka di Kantor BRI Terdekat,” pungkasnya.

Reporter: Rengga Yuliandra