Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 8744

Siswi SMA di Batam Jadi Korban Asusila, Pelakunya Pemilik Salon

0
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos.co.id – Kasus asusila terhadap anak di bawah umur tergolong cukup tinggi di wilayah Sekupang. Terakhir, kasus ini menimpa BA, 17, salah satu siswi sekolah menengah atas (SMA) yang menjadi korban, pelakunya adalah pekerja salon.

Peristiwa itu terjadi disalah satu salon kecantikan di Kavling Baru Mentarau Kelurahan Patam Lestari Sekupang, Senin (29/11/2021) lalu.

Hal itu terungkap saat orang tua korban mendatangi Polsek Sekupang untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Pelaku sudah diamankan. Dalam pemeriksaan,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Surya Wardana, Senin (6/12/2021).

Dikatakan Kapolsek, pelaku SS, 35, merupakan pemilik salon. Salon ini merupakan langganan orang tua korban setiap kali ke salon.

Pelaku lanjutnya, melakukan aksi tak senonoh ini di salon tersebut.

“Masih diperiksa. Nanti kita rilis,” ujarnya.

Sebelumnya, JT alias NT, pelaku kasus cabul, terhadap korban berusia tujuh tahun diringkus Unit Reskrim Polsek Sekupang di Pelabuhan Selat Panjang, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau, Minggu (28/11/2021).

Tanpa perlawanan, pria 53 tahun ini diamankan dalam upaya pelariannya ke Meranti.

Disebutkan Kapolsek, Pria 53 tahun ini ditangkap karena melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak dibawah umur pada akhir September 2021 yang lalu. JT sempat di buru Polsek Sekupang kurang lebih hampir dua bulan.

Pelaku pencabulan tersebut, akhirnya ditangkap saat baru saja turun dari kapal ferry di Pelabuhan Selat Panjang.

“Sebelum kami melakukan penangkapan kami berkordinasi dengan Satreskrim Polres Meranti,” tambah Yudha.

Dikatakannya, pelaku kemudian dijemput ke Selat Panjang oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Buhadi Sinaga beserta sejumlah personel dan tiba kembali ke Batam pada Selasa sore, melalui Pelabuhan Domestik Sekupang.

“JT dilaporan pencabulan pada awal Oktober 2021 lalu. Ia diduga mencabuli seroang bocah perempuan berusia tujuh tahun di Ruli Tiban Housing, Sekupang,” ujar Kapolsek.

Ironisnya, JT mencabuli bocah tersebut masih merupakan keponakannya sendiri itu di ruang tamu rumahnya. Sejak terjadinya pencabulan itu, JT terus berusaha kabur. Dirinya kerap berpindah-pindah tempat untuk menghindar kejaran polisi.

“Pertama pelaku terdeteksi kabur ke Barelang. Kemudian berpindah tempat lagi ke Tanjungpinang sebelum akhirnya anggota kami menemukan jejaknya saat berusaha kabur ke Selat Panjang, menggunakan kapal ferry,” jelas Yudha.

JT terancam pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun seperti yang diatur dalam pasal 82 ayat (1) junto pasal 76E Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Reporter: Rengga Yuliandra

Pelajar SD-SMP di Tanjungpinang Segera Dapat Seragam Gratis dari Pemko

0
Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Saparillis. F. Peri Irawan

batampos.co.id– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang rencanakan pembagian seragam gratis untuk siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada akhir 2021.

Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Saparilis mengatakan belum lama ini pihak memastikan seragam gratis yang dijahit sudah selesai dikerjakan oleh penanggungjawabnya.

BACA JUGA: Kadisdik Kepri Minta Pihak SMA 1 Batam Kooperatif Terhadap Pemeriksaan Jaksa

“Insyaallah jelang akhir Desember 2021 ini kegiatan atau program seragam gratis itu sudah selesai dan terealisasi,” kata Saparilis, Senin (6/12).

Saat ini, kata Saparilis pihaknya sedang menuggu jadwal Wali Kota Tanjungpinang untuk bisa menyerahkan secara simbolis, serta mengundang perwakilan siswa SD dan SMP yang akan menerima seragam tersebut.

“Apakah nanti penyerahannya dilakukan di kantor wali kota atau di sekolah yang ditunjuk sekalian ajang silaturahmi kita belum tahu,” ujarnya.

Ia mastikan semua pakaian mulai dari baju osis, baju batik, baju olahraga, dan baju kurung sudah selesai dikerjakan oleh penjahit, termasuk perlengkapan tas dan sepatu juga sudah dipersiapkan dan tinggal dibagikan.

“Memang ada pengurangan item yang dibagikan akibat refokusing anggaran, tapi tidak banyak, sepertinya tas masih ada,” terangnya.

Program seragam gratis itu setiap tahunnya akan tetap ada untuk membantu dan meringankan beban masyarakat. Menurutnya program itu sangat membantu terlebih dalam satu keluarga terdapat dua anak yang baru masuk sekolah. “Insyaallah tahun depan program ini masih ada, kan murid baru selalu ada,” tambahnya. (*)

Reporter: Peri Irawan

Capaian Dosis Kedua Masih Rendah, Roby Imbau Masyarakat Bintan Datangi Puskesmas

0
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F.Slamet Nofasusanto

batampos.co.id– Masyarakat Bintan diminta melakukan vaksinasi dosis kedua. Sebab, pencapaian vaksinasi dosis kedua di Bintan masih di angka 74.089 orang atau 69,22 persen.

Data dari tim satgas penanganan covid-19 Bintan, untuk dosis pertama sudah mencapai 91.789 orang dari sasaran 107.028 orang atau di angka sekira 85,76 persen.

BACA JUGA: Pemkab Bintan Hormati Proses Hukum, Terkait Dugaan Korupsi Insentif Covid Nakes di Puskesmas Sei Lekop

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, vaksinasi dosis kedua masih menjadi perhatian serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan juga terus menggesa vaksinasi dosis kedua untuk masyarakat.

Roby mengatakan, hal yang harus digesa dalam percepatan vaksinasi dosis kedua dengan door to door untuk mendata masyarakat yang belum divaksin.

Menurutnya, masih rendahnya angka capaian vaksinasi dosis kedua salah satunya disebabkan beredarnya informasi hoax terkait vaksin covid-19.

Diakuinya, informasi hoax yang beredar soal vaksin berdampak terhadap angka pencapaian vaksin di Bintan.

“Jangan termakan isu hoax soal vaksin. Vaksin itu aman dan halal,” katanya.

Roby juga mengatakan, berdasarkan hasil survei bahwa masyarakat yang sudah divaksin rata-rata hanya mengalami gejala ringan jika terpapar covid-19.

Karena dengan divaksin, Roby mengatakan, dapat meningkatkan imun tubuh sehingga terhindar dari bahaya covid-19.

Terakhir Roby mengajak masyarakat yang belum divaksin baik vaksin dosis pertama dan kedua agar dapat mendatangi puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Tidak lupa, Roby mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas di luar rumah. (*)

Reporter: Slamet

Menawarkan Suap kepada Petugas, Seorang Pria Dijatuhi Hukuman di Singapura

0
Ilustrasi minuman beralkohol.
(JawaPos.com)

batampos.co.id – Seorang pria di Singapura dijatuhi hukuman penjara 10 minggu, didenda S$5000, dan dilarang mengemudi selama lima tahun karena telah menawarkan suap S$1000 kepada petugas polisi untuk menghindari penangkapan karena mengemudi dalam keadaan mabuk.

BACA JUGA: Berisi 1534 Karton Rokok, Kapal Tunda Asal Indonesia Dicegat di Laut Singapura

Chong Wei Kwong, 50, dihukum atas tiga tuduhan, yakni mengemudi dalam keadaan mabuk, suap, dan mengemudi tanpa kehati-hatian.

Chong, yang merupakan seorang manajer proyek utama di sebuah perusahaan teknik, pergi minum pada 14 Desember 2018 dan dikabarkan mengonsumsi sekitar lima gelas minuman keras Martell.

Ia menabrak pintu di tempat parkir di pusat perbelanjaan POMO saat ia sedang keluar.

Mencurigai Chong mabuk, seorang petugas keamanan menelepon polisi. Tidak lama kemudian Chong menjalani tes breathalyser untuk mengecek kandungan alkohol dalam darahnya.

Ia gagal tes dengan tingkat alkohol dua kali lipat dari batas yang ditentukan.

Mengetahui bahwa ini adalah pelanggaran mengemudi dalam keadaan mabuk yang kedua, Chong menawarkan suap sebesar S$1.000 kepada salah satu petugas polisi dalam upaya untuk menghindari penangkapan.

Suapnya ditolak dan Chong akhirnya ditangkap.(*)

Reporter: ChannelNewsAsia / Kevin Rendra Pratama

Di Batam, Puluhan Penderita HIV Meninggal Dunia 

0
Ilustrasi. HIV/AIDS (JawaPos.com)

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat, sebanyak 22 orang penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) meninggal dunia selama Januari hingga Oktober 2021. Jumlah ini lebih rendah dibanding tahun 2020 lalu yang jumlahnya mencapai 77 orang.

“Pengidap HIV yang meninggal sepanjang tahun ini (Januari sampai Oktober 2021) berjumlah 22 orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi, Senin (6/12/2021).

Disebutnya, sepanjang tahun 2021 ini ada 395 penderita baru HIV di Batam. Angka ini juga sedikit lebih rendah dibandingkan tahun 2020, dimana ada 538 kasus baru HIV. Namun untuk tahun 2021 ini masih menyisakan dua bulan lagi.

“Jumlah kasusnya ada 395 penderita baru, dimana 22 orang diantaranya meninggal dunia,” tambah Didi.

Rentang usia paling banyak menderita HIV ini yakni berusia 25 tahun sampai 49 tahun dengan jumlah penderita mencapai 318 kasus.

Lalu usia 20 sampai 24 tahun sebanyak 36 kasus dan usia 50 tahun ke atas yakni sebanyak 27 orang.

Sedangkan usia 15-19 tahun terdapat delapan kasus dan 4 empat tahun ke atas empat kasus serta usia 5-14 tahun sebanyak satu kasus.

“Paling banyak usia produktif,” tambah Didi.

Adapun bila dikategorikan berdasarkan jenis kelamin, penderita HIV di Batam didominasi oleh laki-laki, yakni sebanyak 290 kasus. Sementara jenis kelamin perempuan berjumlah 105 kasus baru.

“Paling banyak laki-laki usia 25 tahun sampai 49 tahun dengan junlah 230 kasus baru,” bebernya.

Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2020 terdapat 538 kasus baru HIV.

Sementara itu pada tahun 2019 ada 692 kasus baru, lalu 2018 sebanyak 718 kasus. Sementara itu pada tahun 2017 tercatat ada 768 kasus HIV baru.

“Kalau berdasarkan pekerjaan du tahun 2021 ini masih belum selesai kami rekap. Baru yang tahun 2020 yang ada,” tambahnya.

Adapun bila dikategorikan jenis pekerjaan penderita HIV di tahun 2020, didominasi karyawan atau buruh pabrik yakni sebanyak 202 kasus.

Lalu ada ibu rumah tangga 81 kasus, tidak bekerja atau anak-anak dan WPS langsung atau tidak langsung masing-masing 32 kasus, buruh bangunan atau kuli angkut 26 kasus, mahasiswa dan mahasiswi 22 kasus, pedagang atau salesman 14 kasus, dan salon, hotel dan panti pijat 11 kasus.

Ada juga nelayan, petani atau peternak enam kasus, sekuriti lima kasus serta anak buah kapal, pelaut, supir, PNS, TNI, Polri masing-masing sebanyak tiga kasus.

Dijelaskannya, HIV atau Human Immunodeficiency Virus ini sebagian besar disebabkan seks bebas yang disertai tanpa alat pengaman atau kondom berpotensi terinveksi HIV. Apalagi ganti-ganti pasangan. Ditambah yang berhubungan seks dengan sesama jenis.

“Paling banyak itu pasangan sejenis LSL (Lelaki Suka Lelaki),” jelasnya.

Sementara itu bagi pasangan sejenis lesbian diakuinya, tidak masuk kelompok resiko. Sebab, secara teknis tidak ada penetrasi dan dianggap rendah resikonya. Begitu juga dengan pengguna jarum suntik (narkoba) yang saat ini sudah jarang digunakan.

Ditambahkan Didi, berbagai upaya terus dilakukan Dinkes Batam dalam menimimalis angka HIV AIDS ini.

Salah satu memberikan penyuluhan dengan melibatkan semua lapisan masyarakat. Melakukan tes HIV AIDS sebanyak-banyaknya termasuk juga Mobile VCT.

Selain itu pihaknya juga memberikan sosialisasi pengobatan segera, sebab orang dalam HIV AIDS (ODHA) yang teratur ARV menyebabkan viral load rendah dan kemungkinan pularkan juga menjadi rendah.

“Selain itu kita juga menurunkan stigma HUV AIDS di masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Rengga Yuliandra

Tokocrypto Sukses Gelar TKO Summit 2021

0
Ilustrasi: Mata uang kripto (Istimewa)

batampos.co.id – Tokocrypto, pedagang aset kripto nomor 1 di Indonesia sukses menggelar acara akbar TKO Summit 2021 pada 4 Desember 2021. Dengan tajuk “The Kripto Odyssey (TKO) Summit 2021”, acara tersebut menghadirkan beragam topik dari mengenai ekosistem kripto, blockchain, DeFi, GameFi, NFT dan lainnya dengan pembicara yang ahli di bidangnya.

TKO Summit 2021 fokus pada pendalaman pemahaman seputar pondasi teknologi dari blockchain, yang merupakan dasar dari aset kripto. Blockchain seringkali dinobatkan sebagai teknologi yang akan menyetir revolusi industri 4.0, karena kemampuan dan karakteristik uniknya dalam aplikasi di dunia nyata yang terbukti telah mendorong digitalisasi ekonomi dunia.

“Kami ingin fokus membangun ekosistem kami dengan menekankan inklusivitas dan inovasi, yang pada akhirnya mendukung perekonomian dengan dukungan web 3.0,” kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto saat membuka TKO Summit 2021. Dalam satu sesi di TKO Summit 2021, membahas soal peran penting teknologi blockchain dalam membantu mengatasi perang melawan pandemi Covid-19 dan industri kesehatan secara keseluruhan di dunia.

Diskusi ini dimoderasi oleh Ken Nizam dari Asia Token Fund dengan tiga panelis mulai dari Chia Hock Lai yang merupakan Chairman of the ASEAN Blockchain Consortium; Juan Otero yang merupakan Co-Founder dan CEO platform perjalanan berbasis blockchain terkemuka di dunia, Travala.com, dan Teguh Kurniawan Harmanda selaku COO Tokocrypto.

Terkait dengan pandemi Covid-19, COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan, blockchain dapat diterapkan untuk berbagai kebutuhan, seperti menyimpan data riwayat kesehatan pasien, mentransfer data secara aman, mengelola rantai pasokan peralatan medis dan obat-obatan, dan membantu peneliti dalam pengolahan kode genetik.

“Hal-hal ini penting untuk mengantisipasi dan menangani dampak buruk pandemi dengan cepat,” kata Teguh.

Sesi diskusi selanjutnya membahas soal masa depan cryptocurrency yang akan berkembang pesat, di mana akan memasuki era DeFi, GameFi, Tokenization Aset yang akan mengarah ke Metaverse NFT. Diskusi ini juga membahas bagaimana DeFi akan mendorong pemanfaatan dunia NFT di luar konsep exchange atau pertukaran untuk salah satu mendapatkan penghasilan.

Diskusi ini dipandu oleh oleh Michael Waitze, dari Asia Tech Podcast. Tiga orang panelis di antaranya, Weso yang merupakan developer dari platform DeFi terkemuka, Beefy Finance; Irene Umar, salah satu pendiri dari GameFi revolutionizer, Yield Guild Games Southeast Asia (YGGSEA); Oscar Franklin Tan, Chief Financial Officer (CFO) NFT game changer, Enjin; Darius Sit, Co-Founder QCP Capital.

BACA JUGA: Arah Global Investama Ikuti Fatwa Ulama terkait Uang Kripto

Irene Umar, Co-Founder YGGSE Asia dan Country Manager YGGSEA Indonesia, mengatakan GameFi dan perkembangan teknologi lainnya, akan menciptakan apa yang sebelumnya dianggap sebagai hobi, lambat laun akan beralih jadi pekerjaan yang menguntungkan, “game akan menjadi pekerjaan, itu adalah pekerjaan, di mana Anda akan mendapatkan penghasilan.”

Seiring perkembangan blockchain yang terus terjadi setiap hari, tujuan akhirnya adalah untuk memastikan bahwa teknologi ini bisa bermanfaat bagi umat manusia dan lingkungan sekitar.

“Inti dari pembangunan ekosistem kami adalah secara efektif memanfaatkan potensi dari blockchain untuk memenuhi tujuan mendasar, yaitu meningkatkan kualitas hidup dengan membuat fungsinya mudah digunakan semua orang,” kata Pang Xue Kai. Tonton tayangan ulang TKO Summit 2021 selengkapnya di sini: https://www.youtube.com/watch?v=97LyDWVbCXI. (*)

Reporter: JP Group

Dua Pasien Sembuh, Kasus Covid di Tanjungpinang Kembali Nihil

0
Elfiani Sandri

batampos.co.id – Dua pasien covid-19 di Tanjungpinang kembali dinyatakan sembuh atau selesai menjalani karantina setelah terpapar dan menjalani isolasi selama 11 hari, sehingga kasus aktif di Tanjungpinang saat ini nihil.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri menjelaskan dua pasien yang sembuh itu adalah pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya dan sembuh pada Minggu (5/12) sementara pasien yang diisolasi di mes Pemerintah Daerah (Pemda) sembuh pada Sabtu (4/12) kemarin.

BACA JUGA: Jaksa akan Periksa Isi Percakapan di HP Pegawai Puskesmas Sei Lekop, Terkait Dugaan Korupsi Insentif Covid-19 Nakes

“Dia tidak bergejala, alasan diisolasi di mes Pemda karena tidak memungkinkan isoman di rumah,” kata Sandri, Senin (6/12).

Dijelaskan Sandri, sejak Minggu (5/12) kemarin kasus aktif covid-19 sudah tidak ada lagi dan pada hari yang sama tidak ada penambahan kasus baru. Menghadapi kondisi itu masyarakat diminta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan jangan lengah.

“Diharapkan semua masyarakat jangan lengah, tetap menjalankan protokol kesehatan pada segala aktivitas yang dilakukan di luar rumah,” ujarnya.

Kata Sandri, menggunakan masker adalah hal yang harus dilakukan karena dapat melindungi diri dari kemungkinan paparan virus saat ini pandemi covid-19 juga belum selesai dan masih ada.

Meskipun sudah menerima vaksin dosis kedua dan kekebalan tubuh sudah terbentuk, lanjut Sandri setiap orang tidaklah sama. Sehingga tetap harus dijaga secara fisik dengan disiplin penerapan protokol kesehatan.

“Terlebih saat ini proses belajar sudah dimulai, mobilitas tinggi juga berpotensi penularan kembali,” tambahnya. (*)

Reporter: Peri Irawan

Pasien Covid-19 Kosong, Gedung Tun Sendari Terpadu RSUD Kembali Melayani Pasien TB dan Paru

0
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat meninjau RSUD Embung Fatimah. Foto: Pemko Batam

batampos.co.id – Rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji kembali membersihkan kamar penanganan pasien Covid-19 di gedung Tun Sendari Terpadu. Itu karena tak ada lagi pasien Covid-19 terbaru dalam sepekan belakangan ini.

“Sudah tak ada lagi. Itu (gedung Tun Sendari Terpadu) sudah kembali ke fungsi awal sebagai gedung penangan pasien TB Paru,” ujar Wadir Pelayanan Medik RSUD Sri Rupiati, Senin (6/12).

BACA JUGA: 2021, RSUD Embung Fatimah Tangani 70 Kasus DBD

Pekan sebelumnya RSUD sempat menerima satu pasien Covid-19 setelah beberapa waktu kosong dengan pasien Covid-19. Namun pasien tersebut sudah sembuh dan kini kembali kosong. Gedung Tun Sendari Terpadu yang selama ini menangani pasien Covid-19 kini kembali ke fungsi awalnya sebagai tempat untuk penanganan pasien TB Paru.

Seperti diketahui, sejak awal pandemi Covid-19 mewabah, gedung Tun Sendari Terpadu dijadikan sebagai lokasi penanganan pasien Covid-19. Sudah ribuan pasien yang ditangani di sana namun belakangan mulai kosong karena tak ada lagi pasien baru. Melandainya penyebaran Covid-19 di kota Batam diharapakan menjadi semangat baru bagi segenap lapisan masyarakat untuk terus berjuang melawan pandemi ini hingga benar-benar hilang. Masyarakat dihimbau untuk tetap patuhi protokol kesehatan yang ada. (*)

REPORTER : EUSEBIUS SARA

Rampungkan Program Vaksinasi Nasional di Daerah, 117 Warga Binaan Lapas dan Rutan Divaksin

0
Suasana vaksinasi para penghuni Lapas Batam

batampos.co.id-  Sebanyak 117 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam di Barelang ikuti program vaksinasi massal, Senin (6/12).

BACA JUGA: Antisipasi Omicron, BINDA Kepri Terus Gesa Vaksinasi

Vaksinasi ini dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI yang bekerja sama dengan Badan Intelejen Daerah (Binda) dan juga Dinas Kesehatan Kota Batam. Proses vaksinasi berjalan dengan lancar dengan tempat vaksin di masing-masing tempat binaan. Pantauan di lapangan, vaksinasi ini juga diikuti oleh masyarakat umum sekitar sebab dosis yang disediakan lengkap untuk tahap pertama dan kedua.

“Ada dua jenis vaksin yakni AstraZeneca dan Sinovac. Dosis pertama dan kedua sesuai kebutuhan warga binaan ataupun masyarakat,” ujar karutan Batam Yan Patmos.

Untuk Rutan Batam total warga binaan yang ikut vaksin sebanyak 75 orang. Mereka ini adalah tahanan yang baru terima limpahan dari pihak kepolisian dan kejaksaan. “Ditambahkan yang 75 orang. Total warga binaan Rutan yang sudah vaksin mencapai angka 90 persen. Sisa yang belum vaksin sekitar 170 an orang. Itu ada warga negara asing dan juga yang penyakit bawaan yang memang tak diizinkan untuk vaksin,” ujar Yan Patmos.

Sementara di Lapas Batam total warga binaan yang mengikuti vaksin dalam program percepatan vaksinasi tersebut sebanyak 42 orang. Pencapaian vaksinasi sudah memasuki angka 95 persen. Sekitar 100 warga binaan yang belum terima vaksin karena tidak lolos screening persyaratan vaksin seperti penyakit bawaan dan lain sebagainya.(*)

Reporter: Eusebius Sara

RW 001 Kelurahan Tanjung Balai Kota, Karimun Goro Bersama LMS

0
Ketua RW 001 kelurahan Tanjung Balai Kota Azmi (baju merah) ketika melakukan goro bersama LMS didepan pasar malam pusat kuliner Karimun. f,TRI HARYONO

batampos.co.id – Ketua RW 001 kelurahan Tanjung Balai Kota Azmi, Minggu (5/12) pagi melakukan gotong royong membersihkan parit sekitar pasar malam yang sering terjadi banjir. Ia mengatakan, bahwa gotong royong ini bekerjasama dengan Laskar Melayu Serumpun (LMS) Kepri, RT 02 dan RT 03, TNI/Polri.

” Gotong royong saja, sebab disekitar pasar malam ini kalau hujan sering banjir. Setelah kita bongkar parit dibelakang kelenteng ini, banyak sampah plastik minuman, kantong plastik hingga henger plastik numpuk disini,” terangnya.

BACA JUGA: Kepri masih Level 1 PPKM, Anambas-Lingga Menuju Zona Hijau

Melihat kondisi parit yang penuh dengan sampah plastik, dirinya sudah sering mengusulkan kepada Kelurahan hingga Camat agar dilakukan perbaikan parit. Sebab, mulai dari ujung pasar malam dekat bank Mandiri hingga menuju pelabuhan Sri Tanjung Gelam hingga sekarang belum ada diperbaharui lagi.

” Anda bisa lihat sendiri kalau hujan air dari atas turun kesini semua. Mana, gorong-gorong ada yang pecah dan sebagainya. Kita juga sudah menghimbau kepada penduduk sekitar situ maupun toko agar tidak membuang sampah dalam parit,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Karimun Agung Jati Kusuma ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa pihaknya sudah mengusulkan parit disekitar kelurahan Tanjung Balai Kota agar dilakukan perbaikan dan pelebaran parit. Sehingga, ketika hujan turun air dari atas bisa masuk ke parit yang menuju laut nantinya.

” Kondisi parit sekarang kecil dan berbelok-belok tidak lurus langsung menuju laut. Setiap musrenbang kecamatan, kita sudah usulkan. Tapi, tidak taulah realisasinya. Mudah-mudahan tahun depan bisa masuk perbaikan parit disekitar kelurahan Tanjung Balai Kota, termasuk sekitar pasar malam,” jawabnya.

Sedangkan, Ketua LMS Kepri Datok Azman Zainal yang sebelumnya LMB Kepri menuturkan, sebagai organisasi masyarakat (Ormas) yang dari dulu peduli terhadap lingkungan dan aksi sosial. Sudah terbiasa melakukan gotongroyong bersama warga, dalam berbagai kegiatan untuk memberikan contoh kepada masyarakat itu sendiri.

” Alhamdulillah, gotongroyong sudah selesai dan lumayanlah, banyak sampah. Mudah-mudahan bisa mengurangi banjirlah, kedepan kita akan gotong royong lagi untuk membersihkan kampung. Dan, juga membantu Pemerintah Daerah,” ucapnya. (*)

Reporter: Tri Haryono