Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 8751

Anak-Anak Usia 3-17 Tahun Diperbolehkan Vaksin di Hongkong

0

Batampos.co.id – Hongkong telah menyetujui pemberian vaksin China’s Sinovac Biotech (SVA.O) untuk anak-anak. Anak usia 3-17 tahun boleh divaksin Covid-19.

Tujuannya, mengejar kampanye yang lebih luas untuk memvaksinasi 7,5 juta penduduknya. Remaja berusia 12 hingga 17 tahun akan diprioritaskan untuk menerima vaksin CoronaVac juga.

“Kami bermaksud memperluas ke anak-anak dari kelompok usia yang lebih muda di tahap selanjutnya,” kata Sekretaris Makanan dan Kesehatan Hong Kong (SFH) Sophia Chan dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Reuters, Minggu (21/11).

Menurut pernyataan itu, SFH menganggap bahwa manfaat vaksin untuk anak berusia 3 hingga 17 tahun lebih besar daripada risikonya. Panel penasihat pemerintah Hongkong tentang vaksin Covid-19 sebelumnya merekomendasikan SFH untuk menyetujui batas usia baru.

Dalam pernyataan terpisah pada hari Jumat, pemerintah kota mengatakan telah membeli 1 juta dosis tambahan vaksin BioNTech untuk implementasi vaksinasi Covid-19 dosis ketiga. Hongkong telah mengikuti jejak Beijing dalam mempertahankan pembatasan perjalanan yang ketat untuk mengekang wabah Covid-19.

Meskipun hampir tidak ada kasus lokal baru-baru ini, Hongkong tetap memperketat pembatasan. Hongkong memberlakukan karantina hotel wajib hingga 21 hari untuk kedatangan pelancong dari sebagian besar negara dengan biaya perjalanan.(*)

Reporter: Jpgroup / Kevin Rendra Pratama

Marcus/Kevin Gagal Pertahankan Gelar Indonesia Masters

0
Ganda putra nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal menjadi juara Indonesia Masters 2021. (BWF/Badminton Photo)

batampos.co.id – Ganda nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal mempertahankan gelarnya pada ajang Indonesia Masters. Pada edisi 2021 di Nusa Dua, Bali hari ini (21/11), Marcus/Kevin tumbang di final.

Minions dikalahkan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dalam pertarungan rubber game dengan skor 11-21, 21-17, dan 19-21.

Bagi Marcus/Kevin, ini adalah kekalahan pertama atas Hoki/Kobayashi dalam 11 pertandingan. Dalam 10 laga sebelumnya, Marcus/Kevin selalu menang secara beruntun.

Kekalahan ini, juga menghentikan rentetan 36 kemenangan beruntun Marcus/Kevin selama berlaga di Indonesia. Pada edisi 2018 dan 2019, Marcus/Kevin konsisten berdiri di podium tertinggi Indonesia Masters.

Di game pertama, Marcus/Kevin menjalani start yang sangat lambat. Mereka tertinggal sangat jauh 5-14, 7-18, dan akhirnya kandas dengan skor 11-21.

Marcus/Kevin bangkit luar biasa pada game kedua. Mereka memimpin jauh 11-2 saat interval. Hoki/Kobayashi sempat memberikan tekanan intens dan mendekat pada kedudukan 17-19.

Namun, Marcus/Kevin berhasil lepas dari tekanan dan akhirnya mengambil game kedua dengan kedudukan 21-17.

Di game penentuan, pertandingan menjadi sangat seru. Pada game pertama dan kedua, terjadi banyak reli-reli panjang. Karakter shuttlecock dan arena yang lambat membuat kedua pasangan sulit bermain cepat dan menembus pertahanan lawan.

Tetapi di game ketiga, kedua pasangan tampil habis-habisan. Mereka bermain cepat dan agresif.

Hoki/Kobayashi sendiri bermain lebih agresif untuk terus unggul setelah interval mulai dari 16-12 dan 18-15. Namun, Marcus/Kevin sempat menyamakan kedudukan menjadi 19-19.

Sayang, dalam situasi sangat genting, Marcus/Kevin gagal memanfaatkan momentum dan akhirnya kandas dengan skor 19-21 di game penentuan.

Dengan kekalahan Marcus/Kevin ini, Indonesia gagal meraih satupun gelar di Indonesia Masters 2021. (*)

Reporter: GP

 

Hunian Nyaman di Tengah Kota

0
Proses peletakan batu pertama The Smart & Green Collection di Palm Spring, Batam Center, Sabtu, 20 November 2021.
f. yunus suchari/ batam pos

batampos.co.id – Bagi Anda yang ingin memiliki rumah yang nyaman serta strategis letaknya, sangat tepat jika memilih The Smart & Green Collection di Palm Spring, Batam Center, sebagai hunian yang berkualitas. Untuk menuntaskan pembangunan The Smart & Green Collection, Srimas Group melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Palm Spring Batam Center, Sabtu (20/11) lalu.

Peletakan batu pertama itu langsung dilakukan oleh Presiden Komisaris Srimas Group, Bernard Sjauta, bersama para manajemen Srimas Group Yeong Che Kong, Daniel Harnefa, dan Johardi.

Seperti yang direncanakan, The Smart & Green Collection ini akan dibangun sebanyak 56 unit. ”Kenapa Green? Karena perumahan ini dilengkapi dengan teknologi solar panel yang merupakan produk lokal Indonesia. The Smart & Green Collection kini sudah dibooking sebanyak 90 persen,” ujar Bernard Sjauta, dalam sambutannya.

Untuk pembangunannya, The Smart & Green Collection ini dibagi dengan sistem tipe A, B, dan C. Tipe A memiliki luas 140 meter persegi. Sedangkan Tipe B dibangun di atas lahan seluas 80 meter persegi, dan Tipe C seluas 70 meter persegi.

”Sementara untuk harga dimulai dari Rp 1 miliar,” ungkap Johardi.

The Smart & Green Collection akan dibangun dengan model dua lantai. Dimana, masing-masing rumah ada yang memiliki tiga atau empat kamar. Selain itu, juga akan tersedia carport untuk tiap unitnya.

”The Smart & Green Collection kami bangun dengan konsep smart home. Adapun keuntungan lainnya memiliki rumah ini, tersedia solar panel dan internet. Selain itu, letak yang sangat strategis, yakni berada di tengah kota Batam, memudahkan akses untuk berpergian kemana-mana,” pungkas Johardi. (*)

Reporter : YUNUS SUCHARI

Berharap Lagoi Dibuka Jalur VTL bagi Wisatawan Asing dari Singapura

0
GGM Bintan Resorts, Abdul Wahab dan Kadispar Kepri, Buralimar. F. Slamet Nofasusanto

batampos.co.id– Kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi diusulkan dibuka bagi wisatawan asing dari Singapura yang sudah melakukan vaksinasi atau  vaccinated travel lane (VTL). Hal ini menyusul rencana Pemerintah Singapura yang membuka perjalanan perbatasan ke negaranya bagi pelaku perjalanan dari Indonesia melalui jalur VTL mulai 29 November 2021.

BACA JUGA: Gubkepri Tegaskan Lagoi Sudah Siap Terima Turis

“Kita bisa mengikuti Singapura yang akan menerapkan VTL,” kata GGM Bintan Resorts, Abdul Wahab setelah membuka event Tropical Ride Bintan Resorts di Lagoi Bay, Lagoi, Sabtu (20/11).

Di rapat koordinasi, baru-baru ini, Wahab berkata, Bintan Resorts sudah mengusulkan jalur VTL bagi pelaku perjalanan dari Singapura ke Lagoi.

Wahab berharap, kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi bisa dibuka untuk pelaku perjalanan dari Singapura melalui jalur VTL, Desember nanti, karena Bintan Resorts sangat siap dengan prokesnya.

“Harapan kami, Bintan Resorts, Lagoi bisa dibuka untuk wisatawan asing dari Singapura melalui jalur VTL,” katanya.

Desember juga, Wahab berkata, Bintan Resorts berencana mengundang travel agen dari Singapura ke kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi, Bintan. “Kita akan undang mereka ke sini untuk melihat penerapan prokes di Lagoi,” ungkap Wahab.

Kehadiran agen travel dari Singapura di kawasan wisata Lagoi, diharapkan, dapat meyakinkan Pemerintah Singapura bahwa kawasan wisata Lagoi siap menerima wisatawan mancanegara dengan protokol kesehatan ketat.

Kadispar Kepri, Buralimar mengatakan, untuk penerapan prokes, Bintan Resorts sudah sangat siap menerima wisatawan asing dari Singapura.

Terkait jalur VTL yang akan diterapkan Singapura, menurut Buralimar, itu dari Jakarta, sedangkan Kepri, mengandalkan jalur laut. Salah satu kawasan baik sarana maupun prasarananya yang siap yakni Bintan Resorts, Lagoi.

Menurutnya, jika jalur VTL dibuka di Lagoi, wisatawan asing yang sudah vaksinasi dua kali hanya PCR dari Singapura. Dan, PCR dilakukan kembali ketika meninggalkan Lagoi.

Kemudian, selama di Lagoi, wisatawan asing akan menggunakan aplikasi bluepass untuk memudahkan tracing. “Jadi selama karantina area di Lagoi akan ketahuan kontak dekat dengan siapa saja,” katanya.

Jika ada wisatawan yang terpapar pun, Buralimar mengatakan, sudah ada protokol penanganan yakni membawa wisatawan tersebut ke rumah sakit rujukan penanganan covid-19 di Tanjungpinang.

Namun, jika wisatawan tersebut ingin kembali ke negaranya untuk dirawat di negaranya, Buralimar berkata, sudah disiapkan speedboat khusus untuk mengantarkan ke negaranya.

Terkait hal ini, Wahab menambahkan, Bintan Resorts sudah meminta izin baik dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan pihak dari Singapura yang berwenang akan hal ini.

“Kalau ada tamu yang dinyatakan tidak sehat, tidak mau dirawat di sini, dan mau pulang ke Singapura, nanti dari KKP yang mengizinkan, boat untuk mengantarkan ke Singapura juga tersendiri dan diiringi dokter,” jelasnya.

Tiba di pelabuhan yang berada di Singapura, Wahab menjelaskan, tamu tersebut akan langsung ditangani Hope Medical Singapura.

“Ambulans dari Hope Medical Singapura yang menjemput tamu tersebut di Singapura,” katanya menambahkan, Hope Medical sudah sangat mengenal Bintan, karena sudah beberapa kali kerjasama terkait kesehatan peserta dalam event yang digelar Bintan Resorts. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Pekerja Migran Indonesia yang Dikarantina di Batam Berkurang 300 Orang

0
Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia saat tiba di Kota Batam langsung dijemput dan dibawa ke lokasi karantina. Foto: Satgatsus Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam tinggal 350 orang.

Jumlah ini telah berkurang sekitar 300 orang dibandingkan dengan akhir pekan lalu. Ada enam orang yang terkonfirmasi positif dan dipindahkan ke rumah sakit khusu infeksi (RSKI) Galang pada, Minggu (21/11/2021).

Berkurangnya separuh PMI karena hasil swab kedua menyatakan negatif dan bebas dari Covid-19. Mereka diperkenankan kembali ke daerah asal.

“Banyak yang negatif jadi sudah diperbolehkan kembali ke daerah asal. Yang positif hanya enam orang hari ini,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa, kemarin.

Sepanjang pekan sebelumnya jumlah PMI di rusunawa stabil diangka 500 hingga 600 orang.

Itu karena gelombang kepulangan PMI dari Malaysia dan Singapura cukup tinggi jelang akhir tahun ini. Gugus tugas tetap memprioritaskan para PMI ini agar tidak menjadi kluster terbaru di tanah air.

Reporter: Eusebius

Pelajar di Tapsel Diajak Beri Perhatian kepada Orangutan Tapanuli

0

 

batampos.co.id – Orangutan Tapanuli perlu mendapat perhatian. Pelajar diajak untuk memberikan perhatian. 150 orang siswa dari 5 sekolah di Kabupaten Tapanuli Selatan mengikuti kegiatan pendidikan konservasi alam yang berfokus pada upaya konservasi Orangutan Tapanuli dan habitatnya.

Pendidikan konservasi alam ini dilaksanakan selama 5 hari, mulai Senin (25/10) hingga Jumat (29/10). Adapun sekolah-sekolah yang terpilih untuk mengikuti kegiatan pendidikan konservasi alam ini adalah:

  • SMP Negeri 8 Satu Atap Sipirok,
  • SMP Negeri 6 Sipirok,
  • SMP Negeri 1 Marancar,
  • SMP Negeri 1 Arse,
  • MTs Darul Akhiroh.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Sahabat Alam Lestari (SALi) yang berkolaborasi dengan konsorsium Sumatera Rainforest Institute (SRI) dan Yayasan Pelestarian Ragamhayati dan Cipta Fondasi Indonesia (PRCF Indonesia-Sumatera) yang mendapatkan dukungan dari Orangutan Information Center (OIC) dan Arcus Foundation.

Pendidikan konservasi alam yang diikuti 150 orang siswa dari 5 sekolah di Kabupaten Tapanuli Selatanm dilaksanakan selama 5 hari, mulai Senin (25/10) hingga Jumat (29/10).

Kegiatan digagas oleh anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas SALi dalam upaya memberikan penyadartahuan kepada generasi milenial yang saat ini tidak peduli dengan pelestarian alam termasuk yaitu flora dan fauna, di mana pada saat ini sudah banyak flora dan fauna yang berstatus langka dan hamper punah contohnya Orangutan Tapanuli.

“Dalam proses pelaksanaan kegiatan ini kita mengetahui ternyata masih banyak anak-anak generasi milenial saat ini yang tidak peduli dengan konservasi alam,” demikian disampaikan Sofian Noor selaku Ketua SALi.

Sofian Noor dan rekan-rekan SALi serta SRI yang terlibat dalam kegiatan ini menemukan saat dilakukan pre-test masih ada beberapa anak-anak yang tidak mengetahui apa itu hutan, tidak dapat membedakan antara harimau dan macan, serta tidak dapat membedakan antara orangutan dan jenis kera lainnya.

Hal yang paling mengejutkan adalah pernyataan dari siswa bahwa tidak senang dengan keberadaan orangutan. Masih ada beberapa siswa yang menganggap orangutan sebagai hama bagi mereka jika bertemu di kebun atau ladang.

Dari pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber kepada siswa-siswa yang mengikuti kegiatan pendidikan konservasi alam ini, akhirnya siswa-siswi mulai memahami begitu pentingnya hutan dalam kehidupan sehari-hari manusia dan juga peran orangutan dan satwa liar lainnya dalam dalam ekosistem hutan.

Dalam kesempatan itu Sofian Noor juga menyampaikan bahwa sebagai masyarakat Tapanuli harus bangga dengan orangutan. Salah satu nama spesies orangutan disandingkan dengan nama daerah tempat orangutan tersebut hidup dan berkembang biak yaitu Orangutan Tapanuli dengan nama ilmiah Pongo tapanuliensis.

Orangutan Tapanuli ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai spesies orangutan baru selain Orangutan Sumatera dan Orangutan Kalimantan pada November 2017. Orangutan ini berstatus spesies sangat terancam punah dengan populasi kurang dari 800 individu. Populasinya terus berkurang di kawasan hutan Batang Toru karena rusaknya habitat Orangutan Tapanuli yang disebabkan oleh pembangunan infrastruktur, pembalakan liar, perambahan, dan perburuan yang membuat populasi mereka semakin terancam. (san)

Di Batam, Area Pemakaman Khusus Korban Covid-19 Sudah Lama Tak Digunakan

0
Ilustrasi. Stop Covid-19.

batampos.co.id – Makam khusus korban Covid-19 di dekat TPU Seitemiang sudah lama tak digunakan. Lahan permakaman ini sedang dalam proses pematangan lagi untuk dijadikan lahan permakaman umum.

Pengelola permakaman umum Seitemiang berharap agar lahan Covid-19 ini segera disahkan sebagai lahan permakaman umum. Sebab, lahan permakaman umum sudah semakin menipis.

”Sudah habis. Tinggal dua atau tiga blok saja yang tersisa dan itupun hanya bisa menampung sekitar seratusan makam lagi. Sudah tak ada lagi kecuali lahan pemakaman Covid-19 itulah harapan satu-satunya,” ujar Zailani, Sekretaris Yayasan Khairul Ummah selaku pengelola permakaman muslim di TPU Seitemiang, kemarin.

Namun demikian, kata Zailani, pengelola belum menerima instruksi Pemko Batam terkait penggunaan lahan Covid-19 itu sebagai area permakaman umum. Padahal, lahan tersebut sudah matang untuk dipergunakan.

”Belum ada MoU (nota kesepahaman) lagi dengan Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam). Lagi dalam pematangan oleh Perkimtan lahan pemakaman Covid-19 itu,” katanya.

Seperti diketahui, saat kasus Covid-19 menanjak, Pemko Batam menyediakan lahan khusus untuk pemakaman korban Covid-19. Pasalnya, kala itu jumlah korban Covid-19 yang meninggal cukup banyak.

Lahan ini sempat digunakan untuk memakamkan korban Covid-19, namun masih banyak yang kosong. Lahan tersebut kini tak digunakan lagi usai kasus melandai. Sehingga, besar harapan agar segera dihibahkan sebagai lahan permakaman umum.

Reporter: Eusebius Sara

Pemerintah Pusat akan Tiru Program Command Center 112 Kota Surabaya

0

 

batampos.co.id – Program Command Center 112 Kota Surabaya didapuk menjadi percontohan nasional. Hal itu disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Risma yang juga mantan Wali Kota Surabaya datang bersama jajaran dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI ke kantor Command Center 112 di Gedung Siola, Surabaya, Sabtu (20/11). Dalam kunjungannya kali ini, Mensos Risma menunjukkan kecanggihan sistem layanan publik Kota Pahlawan ke jajarannya untuk diaplikasikan di pemerintahan pusat.

Menteri Sosial Tri Rismaharini berkunjung ke Command Center 112 Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Bukan hanya menilik ruang Command Center 112, di gedung delapan lantai itu, Mensos Risma bersama rombongan juga mampir ke Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Koridor Coworking Space, hingga ke Sentra UMKM di lantai dasar bangunan bersejarah di Jalan Tunjungan itu.

Mensos Risma mengatakan, pelayanan publik CC 112 di Kota Pahlawan bisa dijadikan contoh untuk pemerintah pusat. Sebab, dengan layanan tersebut pemerintah pusat dapat cepat tanggap mengetahui, mendengar, dan membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan atau keluhan.

”Nanti mau bikin semacam command center yang bisa menampung seluruh keluhan masyarakat. Karena selama ini kan keluhan masyarakat itu tidak terintegrasi dan dikelola dengan baik,” kata Mensos Risma.

Selain untuk merespons cepat keluhan masyarakat, dia juga ingin pelayanan satu pintu terintegrasi dalam satu ruangan. Bukan hanya di dalam satu ruangan, tetapi juga terkoneksi di dalam satu sistem.

Mantan Wali Kota Surabaya selama dua periode itu menyebut, ketika terjadi bencana, pemerintah pusat kesulitan berkoordinasi dengan daerah. Sehingga, dengan sistem layanan itu, dia berharap dapat mempermudah kerja pemerintah dalam penanganan bencana.

”Sekarang kita punya citra satelit. Nah citra satelit itu kemudian kita gunakan untuk berkomunikasi dengan teman-teman di daerah. Misal ada bencana, meskipun BMKG sudah memberikan informasi, tapi kalau ada yang mengkomunikasikan direct langsung ke pusat kan lebih baik,” ujar Risma.

Dia optimistis, Indonesia bisa memiliki pusat layanan yang terkoneksi antara pusat dengan daerah. ”Saya yakin Indonesia itu bisa. Jadi bukan hanya untuk penanganan bencana, tetapi juga menangani kemiskinan, disabilitas juga,” papar Risma.

Dia menambahkan, saat ini proses pelaksanaan sistem publik terintegrasi yang digagasnya di pemerintah pusat sudah hampir rampung. Dipastikan layanan itu bisa beroperasi pada awal Desember.

”Jadi bukan hanya penanganan bencana, tetapi juga menangani kemiskinan, juga disabilitas. Mudah-mudahan awal bulan depan bisa beroperasi. Sekarang ini lagi mikirin yang mengisi petugasnya, bagaimana caranya nanti yang bertugas itu tiga shift. Karena saya ingin ada tiga shift seperti di Surabaya,” ucap Risma.

Sementra itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Bakesbangpol BPB Linmas Kota Surabaya, Yusuf Masruh menanggapi positif, rencana Mensos Risma yang akan membuat layanan publik terintegrasi di pemerintah pusat. Dengan pelayanan command center akan mempermudah masyarakat ketika membutuhkan bantuan mendesak.

”Kalau pemerintah pusat membuat seperti CC 112, pasti akan banyak yang terbantu. Jangkauannya kan pasti lebih luas, apalagi dalam keadaan cuaca ekstrem seperti sekarang dan pandemi. Itu sangat diperlukan,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, selama ini CC 112 terdapat berbagai satgas yang disiagakan. Mulai dari Posko Terpadu, BKO, dan OPD terkait yang mendukung dan menopang CC 112 untuk menanggapi keluhan masyarakat.

”Jadi warga bisa terfasilitasi, mulai kesulitan dalam hal sosial, ada keluhan soal anak, ada bantuan medis, ada hewan lepas, bahkan hal yang krusial seperti anak tenggelam di sungai, itu kan kita bisa bantu,” jelas Yusuf.

CC 112 memiliki 22 orang petugas strategis. Mulai dari jajaran Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), Dinas Pemadam Kebakaran (PMK), Satpol PP, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perhubungan (Dishub), dan masih banyak lainnya.

”Karena command center harus 24 jam, jadi dibagi tiga shift. Kaki tangannya kan ada di posko-posko terpadu itu. Malam pun banyak yang meminta bantuan, seperti medis dan lain sebagainya,” jelas Yusuf. (*)

Warga Dumai Urus Paspor untuk …

0

batampos.co.id – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Dumai, Rezeki Putra Ginting mengungkapkan, bahwa hingga saat ini Pelabuhan Internasional di Kota Dumai masih ditutup, termasuk negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

ilustrasi

Meski akses ke luar negeri masih ditutup, ternyata masih ada masyarakat yang melakukan pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Dumai. Diakuinya, mulai dari Januari 2021 hingga Oktober 2021 sudah ada sekitar 1.366 orang yang melakukan pengurusan paspor di kantor Imigrasi Kelas II Dumai, dan ada juga yang menggunakan jasa Eazy passport atau layanan urus paspor secara kolektif.

“Masih ada yang ngurus, memang yang mengurus itu kebanyakan secara kolektif, dan angknya fluktuatif di setiap bulannya,” katanya, Kamis (18/11/2021).

Ia menambahkan, berdasarkan catatan, pada

  • Januari tercatat ada 218 paspor
  • Februari 138 paspor
  • Maret 238 paspor
  • April 93 paspor
  • Mei 85 paspor
  • Juni 135 paspor
  • Juli 92 paspor
  • Agustus 88 paspor
  • September 115 paspor
  • Oktober 164 paspor.

“Kebanyakan paspor-paspor yang diurus itu karena habis masa berlakunya, disusul dengan halaman penuh, hilang dan rusak,” imbuhnya.

Beberapa orang yang telah memohon pembuatan paspor, mengaku mengurus paspor mereka bertujuan untuk persiapan umroh, dan sisanya wisata jika nanti sudah dibuka jalur lintas antar negara.

Untuk pembuatan paspor di tengah pandemi Covid-19, pemohon bisa datang langsung ke kantor imigrasi, atau melalui aplikasi Pasporku yang sudah pihaknya ciptakan . . (rpg)

Kota Batam Tetap Gelar Kenduri Seni Melayu

0
Event Kenduri Seni Melayu yang diadakan beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam tetap menggelar kegiatan atau event tahunan Kenduri Seni Melayu (KSM) pada Desember mendatang.

Sebelumnya, sejumlah event tahunan ditunda karena rasionalisasi yang dilakukan Pemko Batam. Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan, pelaksanaan KSM masih sesuai dengan jadwal yang ditentukan yaitu minggu kedua Desember mendatang.

Meskipun ada rencana pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 yang diterapkan merata di seluruh Tanah Air untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat libur penghujung tahun, namun KSM tetap akan dilaksanakan.

”Sejauh ini belum ada perubahan. KSM tetap digelar, belum ada informasi penundaan atau peniadaan kegiatan seni dan budaya Melayu ini,” kata Ardi, Minggu (21/11/2021).

Ardi memastikan, pelaksanaan agenda kebudayaan tahunan ini digelar sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan.

Pagelaran seni Melayu seperti menampilkan tarian tradisional Melayu dan lainnya, dipersiapkan untuk menghibur penonton di acara KSM.

”Nanti menyesuaikan dengan aturan PPKM level 3. Kami memastikan semua berjalan sesuai dengan aturan PPKM,” ujarnya.

Ardi menambahkan, pelaksanaan kegiatan PPKM masih sama dengan tahun sebelumnya. Peserta masih berasal dari lokal, dan tidak ada peserta dari negara tetangga, hal ini dikarenakan karena kondisi masih pandemi Covid-19.

”Kami belum bisa mengundang tamu dari negara lain, sebab masih ada perkembangan kasus yang terjadi. Makanya, kegiatan ini masih mengandalkan seniman lokal,” sebutnya.

Tahun-tahun sebelumnya, KSM selalu digelar meriah. Kegiatan yang disejalankan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Batam (HJB) tiap
penghujung tahun tersebut, selalu diwarnai dengan penampilan para seniman dari lokal Batam, daerah lain di Indonesia, bahkan mendatangkan
penari maupun seniman dari negeri tetangga.

Mereka unjuk kemampuan membawakan aneka seni hiburan, seperti tarian megah, membaca puisi, membedah karya sastra atau seni, dan masih banyak lainnya.

Reporter: Yulitavia