Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan bahwa calon presiden (capres) yang diinginkan oleh para kader di Pilpres 2024 hanyalah Prabowo Subianto. (Istimewa)
batampos – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan bahwa calon presiden (capres) yang diinginkan oleh para kader di Pilpres 2024 hanyalah Prabowo Subianto. Ha ini dikatakan Muzani menanggapi polemik kader Partai Gerindra yakni Sandiaga Uno soal deklarasi dukungan capres yang dilakukan oleh Ijtima Ulama.
“Kalau apa yang diharapkan oleh Pak Sandi adalah dukungan dari Partai Gerindra, calon presiden yang diinginkan oleh kader itu hanya satu, tunggal, namanya Prabowo Subianto,” ujar Ahmad Muzani kepada wartawan dikutip Sabtu (18/12).
Muzani menuturkan dalam setiap dirinya melakukan pertemuan di daerah-daerah, mayoritas kader menginginkan ketua umumnya Prabowo Subianto menjadi capres di Pilpres 2024. Sehingga dorongan kader itu yang terus ditampung oleh DPP Partai Gerindra.
“Saudara lihat sendiri suasananya (meminta Prabowo Subianto jadi capres, Red). Suasana itu terjadi di setiap pertemuan kami di kabupaten, kota, provinsi. Jadi di mana-mana seperti itu,” katanya.
Muzani berujar mengenai polemik Sandiaga Uno tersebut bukanlah masalah serius. Menurutnya, adanya intrik di internal partai adalah sesuatu hal yang biasa.
“Bagi kami enggak ada masalah, biasa saja. Nah, itu karena kami adalah partai yang terbuka, partai yang demokratis, suasana itu biasa,” ungkapnya. (*)
Asnawi Mangkualam Bahar (dua dari kiri) merayakan gol pertama Indonesia ke gawang Laos pada laga kedua Grup B Piala AFF 2020. (Tim Media PSSI)
batampos – Laga penentuan bakal tersaji di matchday terakhir grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, nanti malam (19/12). Hasil imbang sudah cukup bagi Indonesia untuk melaju ke semifinal. Sebaliknya, Malaysia butuh kemenangan.
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) mengakui, skuadnya lebih diunggulkan untuk bisa lolos dari grup B. Namun, juru taktik asal Korea Selatan itu tidak ingin jemawa. ’’Kami tidak tahu karena situasi pertandingan bisa berubah. Kami ingatkan pemain agar tidak lengah. Kalau mental diperkuat, bisa dapat hasil yang lebih baik,’’ paparnya saat konferensi pers virtual kemarin (18/12).
Pelatih 52 tahun tersebut menyinggung soal mental karena cukup paham situasi pertandingan dua negara yang kerap dijuluki Derby Melayu itu. ’’Memang, persiapan yang paling penting sebelum memulai pertandingan melawan persaingan ketat ini adalah mental,’’ tuturnya.
Shin Tae-yong sudah menyiapkan mental pasukan mudanya seperti laga biasa agar pemain tetap rileks. ’’Saya dengar Malaysia salah satu tim yang memiliki persaingan ketat (dengan Indonesia). Jadi, saya minta para pemain tidak kalah juga dari Malaysia,’’ tegasnya.
Dia tidak risau dengan mental timnya yang mayoritas dihuni pemain muda dengan rata-rata usia 23,8 tahun. ’’Memang saat ini banyak pemain muda di tim kita. Tapi, semakin lama, performa pemain semakin baik. Jadi tidak terlalu khawatir juga,’’ katanya.
Lantas, bagaimana strategi STY melawan Malaysia? Apakah tetap bertahan dan memilih tidak banyak menguasai bola seperti laga kontra Vietnam? Atau bermain terbuka seperti dua laga awal saat menggulung Kamboja (4-2) dan Laos (5-1)?
“Memang kami seri saja bisa lolos ke semifinal. Tapi, pastinya Malaysia punya kelebihan dan kelemahan. Kami terus menganalisis taktik lawan untuk memberikan strategi yang sesuai,’’ jelasnya.
Menilik statistik, Indonesia delapan kali menghadapi Malaysia di Piala AFF. Hasilnya berimbang. Empat menang dan empat kalah dengan mencetak 14 gol dan 13 kemasukan.
Sementara itu, Malaysia bakal bermain menyerang. Tidak ada pilihan bagi Malaysia selain harus memenangi laga. “Kami selalu mainkan pola menyerang saat bermain sepak bola. Ini tantangan bagi kami untuk bangkit,” ujar pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe.
Menjalani laga penting melawan Indonesia, Cheng Hoe tak ingin mental armadanya jatuh karena melihat kekuatan Indonesia yang berapi-api setelah berhasil menahan Vietnam. Di sisi lain, saat melawan Vietnam, Malaysia justru dicukur dengan skor 0-3.
“Mereka (Indonesia) memiliki barisan pemain muda yang sangat termotivasi. Itu salah satu kekuatan mental mereka,” ucapnya. (*)
Perwakilan nelayan menerima bantuan) dalam acara Peringatan Hari Jadi ke-192 Batam di Dataran Engku Putri Batam Centre, Sabtu (18/12). F.Yulitavia
batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perikanan memberikan bantuan sarana prasarana perikanan tangkap kepada 134 nelayan. Penyerahan bantuan simbolis diberikan kepada perwakilan 10 Kelompok Usaha Bersama (KUB) dalam acara Peringatan Hari Jadi ke-192 Batam di Dataran Engku Putri Batam Centre, Sabtu (18/12).
Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, Walikota Batam Muhammad Rudi, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Batam lainnya.
Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Husnaini mengatakan bantuan ini bersumber dari APBD Kota Batam Tahun 2021. Nelayan-nelayan penerima bantuan ini berasal dari 8 kecamatan di Kota Batam.
“Penerima bantuan ini tergabung dalam 30 Kelompok Usaha Bersama (KUB),” tutur Husnaini.
Adapun bantuan yang diberikan berupa 3 unit boat pancung fiber glass 24 kaki, 5 unit boat pancung fiber glass 36 kaki, dan 12 unit sampan fiber glass 18 kaki. Selain itu juga diberikan bantuan 12 unit mesin ketinting, 17 unit mesin tempel 15PK, 5 unit mesin tempel 40PK, dan 14 unit mesin tempel 4PK.
Alat tangkap yang diberikan antara lain 1.060 buah bento atau bubu rajungan, 130 buah jaring karang jadi, 494 rol kawat bubu berbagai ukuran, dan 184kg jaring ramban atau jaring kelong.
“Total bantuan yang diberikan kepada masyarakat nelayan kecil ini bernilai Rp 2,3 miliar,” ujarnya.
Husnaini mengatakan bantuan kepada pelaku usaha perikanan ini merupakan kegiatan rutin di Dinas Perikanan. Bantuan diberikan kepada masyarakat nelayan, pembudidaya, pemasar dan pengolah produk perikanan berdasarkan usulan yang dimasukkan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). (*)
Rumah rusak akibat gempa bumi di Jember pada Kamis (16/12). (BPBD Jember/Antara)
batampos – Kepala Pusat Seismologi Teknik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono mengingatkan, ada potensi gempa bumi berkekuatan besar di selatan Jawa Timur. Sehingga harus ada penanganan dan persiapan sejak dini.
”Skenario terburuk ada di selatan Jawa dengan skala VI, VII MMI. Potensi kerusakannya luar biasa dan bisa menimbulkan tsunami sampai 29 meter,” kata Rahmat Triyono seperti dilansir dari Antara saat mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak gempa di Kabupaten Jember, Sabtu (18/12).
Menurut dia, potensi gempa tersebut akan menyebabkan kerusakan yang berdampak ke 200–250 kilometer dari bibir pantai dengan sumber gempa sudah ada di sana dengan magnitudo 7,0. Termasuk di daratan juga ada, sehingga sudah harus bersiap dari sekarang.
Selama kurun lima tahun terakhir, lanjut dia, BMKG mencatat aktivitas kegempaan di wilayah selatan Jatim tersebut mengalami peningkatan. Berdasar catatan BMKG, sepanjang 2013–2015, jumlah gempa bumi di Jatim dengan beragam magnitudo terjadi kurang dari 230 kali per tahun. Akan tetapi pada 2016 hingga 2020, jumlah gempa bumi dengan beragam magnitudo meningkat menjadi lebih dari 450 kali setahun, dengan frekuensi tertinggi 655 kali yaitu pada 2016.
Mengenai gempa di Kabupaten Jember pada Kamis (16/12), Rahmat menjelaskan, sebenarnya gempa bermagnitudo 5,1 itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami maupun kerusakan parah. Namun, permasalahan ada pada struktur bangunan warga yang tidak kuat.
”Jadi ada yang salah kalau sampai ada kerusakan seperti ini. Nah, itu biasanya ada pada konstruksi rumah warga yang tidak kokoh dan kuat, sehingga hal itu yang seharusnya diperbaiki,” papar Rahmat Triyono. (*)
Ilustrasi: Sejumlah pembalap bersaing keras untuk meraih grid utama dalam Sumatera Cup Prix 2019 Seri III Kepri di Sirkuit Non Permanen Temenggung Abdul Jamal, Sabtu (31/8). F. Ryan Agung/Batam Pos
batampos – Sejumlah event otomotif rencananya akan kembali digelar di Kepri untuk Tahun 2022. Baik itu untuk roda dua maupun roda empat.
Dijelaskan ketua Komisi Balap Motor Indonesia PP IMI Willy Otra Bismarck, kejurnas balap motor untuk masing-masing region (total lima region, red) diberi empat seri. “Drag bike region Sumatera akan mendapat tujuh seri di Tahun 2022,” ujar Willy, Kamis (16/12) sore.
“Untuk event lokal Kepri akan dibahas saat rakerprov IMI Kepri awal tahun nanti. Usai rakernas,” tambahnya.
Hanya saja, tutur pria yang menjabat sebagai Sekretaris IMI Kepri ini penyelenggaraan event di Kepri bergantung pada izin keramaian yang dikeluarkan Polda Kepri. “Tetapi untuk penyelenggaraan event di luar kepri di region Sumatera sudah mulai berlangsung,” kata Willy.
“Satu event balap motor terselenggara sepanjang tahun 2021 di Tanjungpinang,” ucapnya.
Willy berharap di tahun mendatang Kepri sudah bisa menggelar kejuaraan baik itu di tingkat lokal, klub, kejurda, dan kejurnas. “IMI sudah memiliki SOP terkait dengan protokol kesehatan penyelenggaraan event di masa pandemi,” tegas Willy.
Sayang ketiadaan sirkuit permanen, membuat Kepri gagal mendapat kesempatan untuk menggelar kejurnas road race. Hal ini disebabkan aturan gelaran Road Race yang hanya digelar di sirkuit permanen.
“Kejuaraan setingkat nasional yang akan dilaksanakan di Kepri adalah Sumatera Cup Prix (SCP). Kepri mendapat jatah satu putaran untuk ajang ini,” seru Willy.
Selain SCP, kepri juga masih dipercaya menjadi tuan rumah putaran final drag bike tahun mendatang. Seharusnya Kepri menjadi tuan rumah ajang serupa di tahun 2021, sayang pandemi membuat Kepri tidak bisa memanfaatkan peluang ini.
“Kejurnas drag bike memang tidak dilaksanakan di tahun 2021. Semua region tidak menggelar kejuaraan nasional. Selain grand final, Kepri juga mendapat jatah satu seri di kejurnas drag bike,” tegas Willy.
Untuk kejuaraan offroad, yakni grasstrack dan supermoto, Willy mengatakan Kepri mendapat tawaran untuk satu seri kejurnas. Ia berharap Kepri bisa kembali menghidupkan suasana balap di tahun depan.
“Hanya Kepri yang belum menggelar event otomotif untuk region Sumatera. Padahal event lain selain otomotif sudah mulai digelar di Kepri,” keluh Willy. “PP IMI sudah menerbitkan juklak protokol kesehatan terkait event balap motor di masa pandemi. Yakni kejuaraan digelar tanpa penonton dan yang terlibat wajib antigen,” tambahnya.
Terkait dengan event yang akan digelar oleh Batam Motor Sport (BMS) dan Batam Speedway, Willy mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah agenda.
“Rencananya akan menggelar ajang balap motor sebanyak tiga putaran dengan titel Kepri Motoprix. Juga akan menggelar event drag bike (dua seri), dan drag race (dua putaran). Open tournament yang sedianya akan digelar Maret mendatang,” papar Willy.
Ia menerangkan event itu akan digelar secara bersamaan dengan tema pesta otomotif. Sebanyak empat event akan digelar bersamaan, yakni road race, drag bike, drag race, dan gokart.
Hanya saja, Willy mengakui jika keberlangsungan kegiatan itu menunggu izin keramaian dari Polda Kepri. “Optimis sejumlah event otomotif itu bisa digelar tahun mendatang,” tutup Willy. (*)
Desain Auto Gate System Pelabuhan Batuampar. Dengan sistem otomasi pengguna jasa yang keluar masuk dari area pelabuhan akan terekam secara otomatis di sistem tanpa perlu mengantre. (Humas BP Batam untuk Batam Pos)
batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar sosialisasi penerapan Auto Gate System Pelabuhan Batu Ampar, beberapa waktu lalu di Hotel Aston Batam.
Kegiatan ini diikuti oleh pengguna jasa kepelabuhanan, yang terdiri 100 perusahaan pelayaran dan bongkar muat yang beroperasi di Pelabuhan Batuampar.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar menyampaikan bahwa Batam harus berbenah untuk mengimbangi pelabuhan modern lainnya melalui penerapan digitalisasi pelabuhan.
Auto Gate System yang kini diterapkan di Batuampar merupakan salah satu wujud penerapan digitalisasi pelabuhan yang juga bagian dari Batam Logistic Ecosystem (BLE).
“Seluruh pengguna jasa yang beroperasi di Terminal Umum Batu Ampar menggunakan Auto Gate ini sebagai akses untuk masuk ke dalam area pelabuhan, sehingga sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi sarana pelatihan bagi pengguna jasa dalam mengoperasikan Auto Gate System,” kata Dendi.
Dendi juga menyerukan agar pengguna jasa segera mengurus pass pelabuhan untuk periode Tahun 2022, karena hanya pengguna jasa yang telah terdaftar dan memiliki izin yang dapat memasuki area Terminal Umum Batu Ampar melalui Auto Gate System.
Hal ini juga sebagai perwujudan peningkatan pengawasan di Pelabuhan karena akses lalu-lalang di Terminal Umum Batu Ampar yang telah menerapkan ISPS Code terbatas.
“Selain sebagai pintu masuk pelabuhan, Auto Gate System juga mempermudah inventarisasi kegiatan logistik, karena kontainer yang akan masuk dan keluar pelabuhan juga terdata di dalam sistem. Pengguna jasa juga dapat memonitor proses administrasi melalui sistem sehingga pelayanan kepelabuhanan menjadi lebih transparan,” imbuhnya.
Para peserta kemudian dilatih secara langsung mengenai pengoperasian Auto Gate System melalui website ags.bpbatam.go.id dan tanya jawab dengan tim teknis Badan Usaha Pelabuhan dan Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI).
Dengan sosialisasi ini diharapkan pengguna jasa dapat terampil mengoperasikan Auto Gate System dan mampu menyesuaikan perkembangan zaman di era digitalisasi ini.
“Kami berharap seluruh stakeholder di Industri Maritim dapat mendukung penerapan Auto Gate System yang merupakan bagian dari BLE ini,” pungkas Dendi. (*)
batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet Klas I Hang Nadim Batam kembali mengeluarkan peringatan adanya gelombang tinggi dan banjir rob di wilayah Kepri. Peringatan waspada terhadap bencana alam itu dikeluarkan dari 18-22 Desember mendatang.
Beberapa wilayah pesisir Indonesia dihimbau untuk waspada terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum dan potensi banjir pesisir tersebut.
Tak hanya itu, bibit siklon tropis 97W juga terpantau di Semenanjung Malaysia meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang berpotensi memberi dampak langsung untuk wilayah Kepri.
Secara umum, kondisi cuaca esok hari di wilayah Kepulauan Riau diprediksi berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang dan dini hari
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman mengatakan kondisi itu terjadi karena adanya fase bulan purnama dan curah hujan lebat di beberapa wilayah Indonesia. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya peningkatan ketinggian banjir rob yang lebih signifikan.
“Ketika bulan purnama maka akan menyebabkan pasang air laut dan berpotensi terjadinya banjir rob di wilayah pesisir pantai,” terang Suratman.
Menurut dia, banjir rob diprediksi akan terjadi di kawasan pesisir rendah. Sebab saat terjadinya peningkatan air laut maksimum, menyebabkan permukaan air laut sama tinggin dengan daerah pesisir.
“Untuk detail lokasi, kami belum punya peta wilayahnya. Namun banjir rob riskan terjadi di pesisir yang datarannya rendah, seperti di Batuampar,” jelasnya.
Karena itu, ia mengimbau warga, terutama yang tinggal di kawasan pesisir agar waspada atas terjadinya peningkatan air laut, yang berpotensi menyebabkan banjir rob. Kondisi ini diperkirakan terjadi mulai tanggal 18 Desembee hingga 22 Desember.
“Di himbau kepada masyarakat yang tinggal di pesisir agar senantiasa waspada terhadap potensi banjir rob di wilayahnya masing-masing. Apabila melihat atau mengalami kejadian tersebut dimohon menginformasikan kepada kami untuk verifikasi/validasi data,” imbau Suratman.
Selain itu, daerah Kepri juga diprakirakan diguyur hujan sedang hingga lebat. Hal itu karena adanya pertumbuhan awan -awan hujan karena adanya bibit siklon tropis.
“Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi, malam dan dini hari di seluruh wilayah Kepri,” pungkaanya. (*)
Ratusan rumah warga di tiga dusun di tiga desa Kecamatan Besuki terendam banjir, Rabu malam (15/12). (As’ad Zuhaidi/RadarBanyuwangi.id)
batampos – Sebanyak 127 rumah warga di tiga dusun di tiga desa di Kecamatan Besuki, Situbondo, terendam banjir, Rabu malam (15/12). Itu disebabkan hujan deras yang kemudian membuat air Sungai Jumain meluap karena tak mampu menampung debet air yang bertambah besar.
Tiga dusun itu adalah Dusun Patokangan, Desa Pesisir; Dusun Kotim, Desa Besuki, dan Dusun Krajan, Desa Kalimas. Pada saat air sungai meluap, warga berusaha menyelamatkan harta bendanya ke lokasi yang cukup aman. Sebab, khawatir luapan air sungai semakin tinggi menggenangi pemukiman warga. Luapan air memang dengan cepat menggenangi ratusan rumah warga dengan ketinggian genangan 30 hingga 50 centimeter.
Riyadi, Salah satu warga di Dusun Krajan, Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, menerangkan, luapan air Sungai Jumain datang dari hulu yang lebih dulu diguyur hujan lebat selama beberapa jam. Sehingga, debit air menjadi besar. Air mulai masuk ke pemukiman warga warga mulai sekitar pukul 17.00 hingga pukul 21.00.
“ Setiap tahun di sini memang sering banjir, padahal di area sungai itu sudah ada pembatasnya. Namun sudah rusak sehingga air bisa masuk. Kalau yang rusak itu ditutup kemungkinan masih bisa masuk namun tidak akan separah ini,” terangnya pada wartawan koran ini, Kamis (16/12).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Situbondo, Zainul Arifin membenarkan terjadinya banjir yang menggenangi rumah warga di tiga desa di Kecamatan Besuki tersebut. meluapnya air sungai itu dikarenakan di hulu terjadi hujan lebat. Sehingga kapasitas sungai tidak dapat menampung debet air yang semakin besar. “Total rumah yang tergenang banjir mencapai 127 rumah dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 50 centimeter,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, rumah yang tergenang banjir akibat luapan air sungai di Dusun Patokangan, Desa Besuki mencapai 45 rumah. Sedangkan untuk di Dusun Kotim, Desa Besuki, sebanyak 58 rumah. Ditambah rumah warga di Dusun Krajan, Desa Kalimas sebanyak 14 rumah. “Jadi luapan air sungai mulai masuk ke pemukiman warga sejak sekitar pukul 17.00 WIB dan mulai surut pada pukul 21.00 WIB. Beruntung sampai saat ini tidak ada laporan korban,”imbuhnya.
Untuk memastikan jumlah warga yang terdampak banjir luapan sungai Jumain, Zainul mengaku masih akan melakukan kroscek menyesuaikan dengan data dari desa masing-masing. “Kita akan inventarisir kembali berapa pastinya rumah yang tergenang banjir itu,” pungkasnya. (*)
Petugas saat menunjukkan kakek US (66) pelaku rudapaksa anak di bawah umur di Majalengka, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Humas Polres Majalengka)
batampos – Seorang kakek berusia 66 tahun ditangkap jajaran Kepolisian Resor (Polres) Majalengka, Jawa Barat karena melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Sang kakek bejat sudah melampiaskan nafsunya ini selama 2 tahun.
“Pelaku juga mengancam dengan kata-kata kasar kepada korbannya,” kata Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi di Majalengka, Sabtu (18/12), dikutip dari Antara.
Edwin menyebutkan kakek berinisial US itu merupakan tetangga korban yang sering bermain dengan cucunya. Menurut dia, pemerkosaan itu berlangsung mulai 2019 hingga 2021.
“Saat sedang bermain, pelaku mengancam korban untuk mengikuti semua keinginannya. Setelah melakukan perbuatan bejatnya, pelaku juga memberikan imbalan sebesar Rp 10 ribu,” tuturnya.
Edwin mengatakan bahwa perbuatan pelaku terungkap setelah orang tua korban merasakan kejanggalan dengan sikap korban yang acap kali murung di kamar.
Setelah korban didesak dan ditanya oleh orang tuanya, akhirnya korban menceritakan perbuatan pelaku kepada dirinya.
“Setelah orang tua melapor, kami pun langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Pelaku dijerat dengan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 juncto Pasal 76E UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” katanya. (*)
batampos – Ada yang istimewa pada kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharini di Rumah Dinas Walikota Pangkal Pinang kemarin.
Undangan yang hadir pada kegiatan penyerahan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), tersita perhatiannya pada sosok gadis tersebut. Suaranya yang merdu sejenak membuat hadirin terkesima.
Oktria Nofianti (kanan) bersama Mensos Tri Rismaharini. foto: Kemensos
Pemilik suara emas tersebut adalah Oktria Nofianti, penyandang disabilitas netra (low vision ). Oktria sempat berdialog dengan Mensos dan berniat menyanyi dalam bahasa Jepang.
Gadis 20 tahun ini merupakan anak ketiga Kastini, Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) dengan komponen pendidikan kategori anak SMA.
Saat ini usia Oktria masih duduk di bangku kelas XII di SMALB YPC Pangkal Pinang. Keterbatasannya tak menghentikan prestasi anak yang tinggal di Bukit Merapin, Pangkal Pinang ini.
Saat ditemui dirumahnya, Oktria menceritakan awal mula menyukai musik dari kecil karena sering mendengarkan lagu. Saat masuk sekolah, ia ditawari ikut lomba. Tak disangka, pertama kali ikut lomba, 2013, mendapatkan juara II tingkat provinsi.
Cerita sukses Oktria terus berlanjut. “Yang paling berkesan lagi, tahun 2016, bisa ke Manado, bisa naik pesawat. Tahun 2020 juga itu dapat juara I, meskipun daring”, ungkapnya dengan nada bangga atas prestasi yang diraihnya.
Selain menyanyi, Oktria juga menguasai salah satu cabang olahraga boci yang juga menghantarkannya meraih juara.
“Selain mengikuti lomba nyanyi, saya juga pernah mengikuti lomba Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN), dan Alhamdulillah mendapatkan juara I tingkat Provinsi dan Harapan I Nasional. Cabang lomba yang diikuti adalah boci (bocce), “kata Oktria.
Bocce adalah salah satu jenis olah raga yang dilakukan dengan teknik melempar atau menggulung bola berat sedekat mungkin ke bola target kecil.
Bantuan Kemensos
Mensos Risma telah hadir di Pangkalpinang sejak kemarin. Selama sehari penuh, Mensos melakukan kegiatan di sejumlah titik. Dalam kegiatan tersebut, Mensos juga menyerahkan bantuan.
Bantuan logistik Kemensos untuk Provinsi Bangka Belitung tercatat senilai Rp727.328.390. Untuk korban banjir rob di Kelurahan Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah berupa Paket Sembako, Perlengkapan Kontak dan mengisi Lumbung Sosial dengan total nilai Rp175.880.640.
Kemensos juga menyalurkan Paket Sembako untuk Kabupaten Bangka Barat sebanyak 300 paket senilai Rp54.000.000.
Di Rumah Dinas Walikota Pangkal Pinang, Mensos menyerahkan bantuan Atensi senilai total Rp1.477.295.580. Batuan terdiri dari bantuan Atensi untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu, kewirausahaan, aksesibilitas, dan kebutuhan dasar. Total penerima bantuan sebanyak 919 orang. (*)