Minggu, 10 Mei 2026
Beranda blog Halaman 886

BI Layani Penukaran Uang Lusuh di Jemaja, Rp500 Juta Ludes dalam Sehari

0
Dua petugas Bank Indonesia sedang melayani warga Pulau Jemaja yang hendak menukarkan uang pecahan baru. F. Panca Gunawan untuk Batam Pos.

batampos – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau turun langsung ke Pulau Jemaja, Kabupaten Anambas, untuk memberikan layanan penukaran uang lusuh. Kegiatan dipusatkan di Pasar Letung, Kecamatan Jemaja, yang menjadi salah satu titik aktivitas ekonomi masyarakat.

Kehadiran BI mendapat sambutan hangat. Sejak pagi, warga terlihat antusias menukarkan uang yang sudah tidak layak edar dengan uang baru yang dibawa petugas.

“Saya tukar uang baru, pecahan kecil Rp 2 juta. Kita susah jualan kalau tak ada uang kecil,” ujar warga Letung, Ropi Kahardi, Minggu (16/11).

Ropi yang sehari-hari berdagang mengaku sering kesulitan mendapatkan pecahan kecil, membuat transaksi di warungnya tidak fleksibel. Ia kerap mencari uang kecil ke pedagang lain karena pembeli sering membawa pecahan besar.

Ia menyebut pernah mencoba mencari pecahan di bank, namun stok uang kecil kerap terbatas. “Kami merasa terbantu dengan adanya layanan ini. Kalau perlu setiap bulan petugas BI datang ke kami,” harapnya.

Asisten Penyelia Perkasan BI Kepri, Panca Gunawan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tugas BI sebagai bank sentral dalam menyediakan uang kartal yang layak edar.

BI memastikan masyarakat mendapatkan uang dalam nominal cukup, pecahan sesuai, tepat waktu, dan kondisi baik sehingga sistem pembayaran tetap lancar.

“Aksi ini wujud nyata Bank Indonesia hadir di tengah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan uang kecil dalam mendukung roda perekonomian,” ujarnya.

Panca juga mengungkapkan temuan tim BI bahwa uang logam pecahan Rp1.000 dan Rp500 jarang digunakan masyarakat Jemaja. Padahal, uang logam berperan penting menjaga akurasi harga.

“Kalau masyarakat tidak menggunakan uang logam, bisa saja harga barang dibulatkan pedagang ke kelipatan Rp1.000,” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak menolak penggunaan uang logam. Uang logam tetap merupakan alat pembayaran resmi yang perlu digunakan sebagaimana mestinya.

Untuk kegiatan di Jemaja, BI membawa uang baru senilai Rp500 juta. Seluruhnya habis ditukarkan hanya dalam satu hari. “Alhamdulillah, habis semua berkat antusias masyarakat,” tutup Panca. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel BI Layani Penukaran Uang Lusuh di Jemaja, Rp500 Juta Ludes dalam Sehari pertama kali tampil pada Kepri.

Fun Walk dan Green Campus Meriahkan Dies Natalis 25 Tahun Polibatam

0
Uuf Brajawidagda ST MT PhD, Ahmad Riyad Firdaus SSi MT PhD foto bersama saat acara Dies Natalis Polibatam, Minggu 2 November 2025. F Polibatam.

batampos – Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Politeknik Negeri Batam (Polibatam). Karena memasuki usia 25 tahun pada Minggu 2 November 2025.

Polibatam menegaskan kembali komitmennya sebagai institusi pendidikan vokasi yang berperan dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul bagi Indonesia, khususnya di kawasan Kepri.

Mengusung tema “Quarter Century of Synergy”, perayaan ini menandai perjalanan seperempat abad Polibatam dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PBL) serta penerapan CDIO Framework (Conceive, Design, Implement, and Operate) yang terintegrasi dengan industri. Pendekatan tersebut mendorong Polibatam menjadi pusat pengembangan talenta yang siap berkompetisi di dunia profesional dan kewirausahaan.

Sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis ke-25, Polibatam menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan kolaboratif yang berlangsung sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan sivitas akademika, tetapi juga alumni, mitra industri, serta masyarakat.

Agenda yang akan digelar di antaranya: Wisuda Polibatam: Puncak penghargaan akademik bagi lulusan; Star Festival: Ajang seni dan kreativitas mahasiswa; Panen Raya Berdikari: Implementasi inovasi pertanian terapan dari program pembelajaran; Leaders Talk: Forum inspiratif bersama tokoh dan praktisi industry; Reuni Akbar IA Polbat 2025: Penguatan jejaring alumni untuk kolaborasi berkelanjutan; Hiliriset: Pameran hilirisasi hasil riset dan inovasi kampus; Fun Walk & Fun Run: Kegiatan sportainment untuk sivitas akademika.

Perjalanan 25 tahun ini mencerminkan transformasi Polibatam dari institusi vokasi baru di tahun 2000, menjadi perguruan tinggi terdepan dalam inovasi pembelajaran dan kolaborasi industri di Indonesia.

“Momentum 25 tahun ini bukan hanya perayaan, tetapi sekaligus refleksi dan akselerasi. Polibatam akan terus memperkuat sinergi dengan dunia industri, pemerintah, dan masyarakat, agar karya yang dihasilkan memberikan dampak nyata,” tutur Direktur Polibatam, IR Bambang Hendrawan ST, MSM, CIPMP, CISCP.

Dengan semangat kebersamaan, Polibatam mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, serta mitra untuk turut menyukseskan rangkaian perayaan ini.

Dalam momen Dies Natalis ini, Polibatam memeriahkannya dengan event Fun Walk 2025 sekaligus mengkampanyekan gerakan Green Campus

Acara yang diikuti civitas akademika serta keluarga ini tidak hanya bertujuan mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi momentum menguatkan komitmen kampus terhadap program Green Campus.

Kegiatan dimulai pada pukul 06.30 WIB dengan registrasi dan pembagian kupon doorprize. Ratusan peserta tampak antusias memadati area kampus, menandai semangat perayaan seperempat abad berdirinya Polibatam.

Pada pukul 07.30 WIB, peserta mengikuti sesi Zumba yang dipandu instruktur sebagai pemanasan sebelum memulai jalan santai. Tepat pukul 08.00 WIB, Fun Walk resmi dilepas dan peserta berjalan menyusuri rute yang telah ditetapkan di sekitar lingkungan kampus dan wilayah sekitarnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Komitmen Green Campus serta simbolisasi penanaman Apotek Hidup. Prosesi ini menjadi bentuk nyata dukungan Polibatam terhadap gerakan pelestarian lingkungan, pengurangan penggunaan plastik, dan pembangunan ekosistem kampus yang sehat dan berkelanjutan.

Green Campus akan menjadi salah satu fokus pengembangan Polibatam ke depan, sejalan dengan visi Polibatam sebagai institusi vokasi yang berwawasan lingkungan dan berdaya saing internasional.

Selepas penandatanganan komitmen, acara dilanjutkan dengan hiburan dan pengundian doorprize pada pukul 11.00 WIB. Tahun ini, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik, termasuk dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama yang menjadi perhatian para peserta.

Selain itu, kegiatan Fun Walk juga diramaikan oleh Preloved, Tenant dan Bazaar hasil kolaborasi Koperasi, DWP, dan sponsor. Kehadiran bazaar memberikan ruang bagi peserta untuk menikmati kuliner serta berbagai produk selama kegiatan berlangsung.

Fun Walk 2025 menjadi salah satu kegiatan pembuka dari rangkaian perayaan 25 Tahun Polibatam, yang mengangkat semangat kebersamaan, kesehatan, dan keberlanjutan. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Polibatam untuk melibatkan seluruh sivitas dalam membangun budaya kampus yang sehat dan peduli lingkungan. (*/adv)

Reporter: Suprizal Tanjung

Artikel Fun Walk dan Green Campus Meriahkan Dies Natalis 25 Tahun Polibatam pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemprov Kepri Perpanjang Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 15 Desember

0
Sejumlah warga sedang melakukan pengurusan surat kendaraan di kantor Samsat Kepri di gedung Graha Kepri. F. Cecep Mulyana/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi memperpanjang Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 2025 hingga 15 Desember 2025. Kepastian ini disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri, Abdullah.

Abdullah mengatakan, keputusan perpanjangan tersebut merupakan arahan langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menyusul tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan program keringanan pajak tersebut.

“Kunjungan masyarakat ke kantor layanan Bapenda dan gerai Samsat meningkat signifikan sejak program pemutihan diberlakukan. Melihat besarnya partisipasi masyarakat, Bapak Gubernur menilai perlu memberikan waktu tambahan satu bulan agar seluruh wajib pajak memperoleh kesempatan yang sama,” ujarnya pada Minggu (16/11).

Program Pemutihan PKB 2025 memberikan sejumlah insentif, di antaranya: pengurangan pokok PKB berdasarkan tahun tunggakan, mulai 10% hingga 100%; pembebasan sanksi administrasi PKB; pembebasan denda SWDKLLJ (kecuali tahun berjalan); pembebasan pokok BBNKB-II dan diskon 2% untuk pembayaran PKB Tahun 2025 bagi wajib pajak taat.

Gubernur Ansar menegaskan, perpanjangan program ini merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah Provinsi kepada masyarakat agar semakin taat dalam memenuhi kewajiban pajak.

“Kita ingin semua masyarakat punya kesempatan yang sama untuk tertib pajak. Karena itu, program pemutihan ini kita perpanjang agar tidak ada yang tertinggal dan semua bisa memanfaatkan keringanan yang sudah disiapkan,” kata Ansar.

Ia menambahkan, penerimaan pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepri.

“Semakin banyak yang patuh, semakin besar kemampuan pemerintah membiayai pembangunan yang manfaatnya kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

Pemprov Kepri mengimbau seluruh wajib pajak memanfaatkan perpanjangan program ini sebelum batas akhir 15 Desember 2025. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Pemprov Kepri Perpanjang Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 15 Desember pertama kali tampil pada Kepri.

Janice Tjen Cetak Sejarah di 2025, Bidik Masuk 20 Besar Dunia

0
Janice Tjen berhasil menjuarai WTA 250 Chennai Open 2025 usai mengalahkan petenis Australia, Kim Birrell di final nomor tunggal. (Dok. WTA). 

batampos – Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, menutup tahun 2025 dengan deretan prestasi bersejarah. Dua gelar juara berhasil dibawanya pulang dari WTA 250 Chennai Open 2025, masing-masing di sektor tunggal putri dan ganda putri bersama Aldila Sutjiadi.

Tidak hanya itu, Janice juga menorehkan pencapaian penting dengan menjadi petenis putri Indonesia pertama yang menang di babak utama US Open sejak 2003. Ia kemudian melanjutkan performa apiknya dengan meraih gelar tunggal terbesar dalam karier melalui kemenangan di W50 Taizhou.

Rangkaian prestasi tersebut membuat peringkat Janice melesat hingga posisi 53 dunia untuk tunggal dan 85 dunia untuk ganda. Ia sekaligus menjadi petenis putri Indonesia pertama yang menembus 50 besar WTA sejak 2002.

Meski grafik kariernya tengah menanjak tajam, Janice menyadari tantangan yang menantinya akan semakin berat.

“Lawan sudah bisa mengakses video-video aku, game style aku seperti apa. Ke depannya pasti nggak mudah, tapi semoga bisa tercapai,” ujarnya dilansir Jawa Pos, Minggu (16/11).

Janice menargetkan menembus peringkat 30 besar, bahkan 20 besar dunia pada tahun depan.

Ditanya soal dukungan pemerintah, Janice menjelaskan bahwa sebagai petenis profesional, sebagian besar biaya masih ditanggung sendiri.

“Biaya semua masih mandiri dulu. Pemerintah itu support untuk event-event negara,” katanya.

Karena itu, ia membutuhkan dukungan dari pihak swasta. Salah satunya datang dari BCA. Direktur BCA, Vera Eve Lim, mengatakan pihaknya mendukung Janice karena potensinya mengharumkan nama Indonesia.

“Kalah menang bagi atlet itu biasa. Tapi perjuangan, kerja keras, konsistensi, dan integritas, itu yang kami lebih hargai,” ujar Vera.

Janice juga dijadwalkan memperkuat tim tenis Indonesia di SEA Games Thailand tahun depan.

“Aku selalu ingin jadi yang terbaik di setiap turnamen. Untuk SEA Games, semoga bisa mendapatkan medali emas,” kata Janice. (*)

Artikel Janice Tjen Cetak Sejarah di 2025, Bidik Masuk 20 Besar Dunia pertama kali tampil pada Olahraga.

Masak Apa Hari Ini? Yuk, Jajal Resep Oseng Ayam Cabe Bawang Pedas Gurih Viral

0
Potret oseng ayam cabe bawang pedas yang cocok untuk lauk rumahan. (Instagram.com/@mamabrins)

batampos – Buat kamu yang lagi bingung masak apa hari ini, Oseng Ayam Cabe Bawang bisa jadi pilihan praktis yang sedang viral di media sosial. Menu rumahan ini terkenal karena rasanya pedas gurih dan bikin penikmatnya nambah nasi berkali-kali.

Kreator kuliner @mamabrins menyebut hidangan ini selalu jadi favorit keluarga. “Kalau masak lauk ini dijamin boros nasi,” tulisnya dalam unggahan yang ramai dibagikan ulang.

Oseng Ayam Cabe Bawang menarik perhatian karena tampilannya menggugah selera: potongan ayam yang empuk, saus pedas gurih, dan aroma bawang yang kuat. Menu ini juga cocok disajikan untuk makan siang atau lauk rumahan sehari-hari.

Bahan-bahan Oseng Ayam Cabe Bawang

  • 500 gram paha ayam fillet
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt lada hitam
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap ikan
  • 1 sdm maizena
  • 20 cabai rawit merah
  • 15 siung bawang merah
  • 10 siung bawang putih
  • 1 sdt terasi matang
  • 1 sdm kecap manis
  • 2 batang daun bawang

Cara Membuat Oseng Ayam Cabe Bawang

  1. Marinasi ayam dengan garam, lada, saus tiram, kecap ikan, dan maizena selama 15–20 menit.
  2. Goreng ayam hingga kecokelatan, lalu sisihkan.
  3. Tumis bumbu yang dihaluskan kasar—bawang merah, bawang putih, dan cabai—bersama terasi hingga harum.
  4. Masukkan ayam, aduk hingga tercampur dengan bumbu.
  5. Tambahkan kecap manis dan sedikit air, masak sampai bumbu meresap.
  6. Masukkan daun bawang, aduk sebentar hingga layu.
  7. Sajikan hangat bersama nasi putih.

Tips Masak

  • Gunakan paha ayam fillet agar hasilnya tetap juicy.
  • Tambahkan cabai rawit hijau jika ingin pedas lebih ekstrem.
  • Terasi bisa di-skip bila tidak suka aromanya.

Resep yang dilansir dari akun Instagram @mamabrins ini ramai disukai warganet karena rasanya yang gurih, pedas, dan bikin nagih. Cocok jadi menu andalan saat ingin masak cepat tanpa ribet. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Masak Apa Hari Ini? Yuk, Jajal Resep Oseng Ayam Cabe Bawang Pedas Gurih Viral pertama kali tampil pada Lifestyle.

Jalan Tembus Botania–Central Hills Rampung Lebih Cepat, Serah Terima Akhir November

0
Warga melintas di jalan tembus Botania-Perumahan PLN yang telah selesai pengerjaannya. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menuntaskan pekerjaan peningkatan jalan di kawasan Batam Center yang menghubungkan Botania, Central Hills, hingga Perumahan PLN Batam. Ruas ini dijadwalkan diserahterimakan pada akhir November 2025.

Proyek bernilai Rp14,65 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batam 2025 itu dikerjakan PT Barelang Konstruksi dengan pengawasan CV Beringin Dwi Dimensi, dan ditargetkan selesai dalam 210 hari. Namun pekerjaan berhasil dirampungkan lebih cepat.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Dohar Hasibuan, mengatakan pembangunan fisik sudah sepenuhnya tuntas dan dapat digunakan masyarakat.

“Sudah mantap dan sudah bisa dinikmati masyarakat. Secara fisik pekerjaan selesai, tinggal menunggu proses administrasi untuk serah terima pada akhir November nanti,” ujarnya, Sabtu (15/11).

Dohar menjelaskan ruas tersebut merupakan bagian dari pengembangan jaringan jalan skala besar di Batam. Nantinya, jalur ini akan diteruskan hingga tembus ke kawasan Mall Pelayanan Publik (MPP). Pekerjaan lanjutan dijadwalkan mulai tahun 2026.

Ia berharap tahapan berikutnya bisa berjalan tanpa hambatan. “Mudah-mudahan Pak Wali dan Bu Wakil tetap konsisten merealisasikan program ini sampai tuntas,” kata Dohar.

Menurutnya, serah terima proyek dilakukan pada akhir November karena Pemko masih merampungkan sejumlah pekerjaan lain dalam program perbaikan jalan tahun ini.

“Banyak ruas jalan yang dikerjakan bersamaan. Namun Jalan Botania sudah selesai dan akan resmi diserahterimakan akhir bulan,” ujarnya. (*)

Artikel Jalan Tembus Botania–Central Hills Rampung Lebih Cepat, Serah Terima Akhir November pertama kali tampil pada Metropolis.

Bersihkan Senapan, Pria 53 Tahun Tertembak Saat Anjing Lompat ke Ranjang

0
Ilustrasi anjing. F. Freepik.

batampos – Seorang pria berusia 53 tahun di Shillington, Amerika Serikat, nyaris tewas setelah tidak sengaja tertembak di rumahnya sendiri pada Selasa malam waktu setempat.

Menurut New York Post, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 ketika korban sedang membersihkan senapan patah miliknya di kamar tidur.

Senjata itu diletakkan di atas ranjang sebelum anjing peliharaannya tiba-tiba melompat ke arah pemiliknya karena mengira dipanggil.

Lompatan itu membuat kasur berguncang dan memicu senapan tersebut meletus. Peluru kemudian mengenai bagian belakang tubuh korban.

Anak laki-laki korban yang mendengar suara letusan langsung menghubungi polisi dan membawa ayahnya ke rumah sakit terdekat. Korban dilaporkan dalam kondisi stabil setelah menjalani operasi.

Polisi menyatakan insiden tersebut sebagai kecelakaan dan memastikan penyelidikan tetap berjalan.

Kasus tertembaknya pemilik senjata oleh hewan peliharaan bukan pertama kali terjadi di Amerika Serikat. Pada 2018, Richard Remme dari Iowa terluka di bagian kaki setelah anjingnya, campuran pitbull dan labrador bernama Balew, secara tidak sengaja menarik pelatuk pistol yang diselipkan di pinggang saat mereka bercanda.

Setahun kemudian, pada 2019, mantan pemain sepak bola Universitas Negeri Louisiana, Matt Branch, kehilangan salah satu kakinya setelah terkena tembakan dari senapan berburu yang terpijak anjing labradornya ketika dalam perjalanan berburu di Mississippi. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Bersihkan Senapan, Pria 53 Tahun Tertembak Saat Anjing Lompat ke Ranjang pertama kali tampil pada News.

Sutradara Dragon Ball Super: Broly, Tatsuya Nagamine Meninggal Dunia

0
Sutradara anime Jepang Tatsuya Nagamine dikabarkan meninggal pada Kamis (11/13). (IGN).

batampos – Industri animasi Jepang berduka. Tatsuya Nagamine, sutradara di balik film Dragon Ball Super: Broly dan One Piece Film Z, dikabarkan meninggal dunia pada usia 53 tahun.

Kabar tersebut mencuat setelah sejumlah kreator mengunggah momen memorial sang sutradara pada Kamis (13/11) waktu setempat. Penulis naskah Ryota Yamaguchi, yang terlibat dalam Dokidoki Precure dan Digimon Beatbreak, mengonfirmasi kehadirannya dalam upacara pemakaman.

Tak lama kemudian, animator Shota, yang pernah mengerjakan Witchy Precure!!, menyebut Nagamine wafat pada musim panas tahun ini. Namun hingga kini, pihak keluarga maupun Toei Animation belum memberikan pernyataan resmi.

Nagamine dikenal sebagai salah satu sutradara yang membentuk wajah anime aksi modern. Karyanya di Dragon Ball Super: Broly dipuji berkat koreografi laga yang dinamis serta pendekatan visual yang lebih ekspresif.

Sementara melalui One Piece Film Z, ia membantu menguatkan posisi Toei Animation dalam memproduksi film layar lebar berstandar global.

Lahir di Hino City, Tokyo, pada 6 Oktober 1971, Nagamine bergabung dengan Toei Animation pada 1995. Ia pertama kali tampil sebagai asisten episode director dalam Ojamajo Doremi (1999–2000), yang kemudian menjadi pondasi bagi berkembangnya waralaba Precure.

Menurut catatan resmi Toei, Nagamine memulai debut sebagai episode director di usia 29 tahun sebelum menggarap Interlude, OVA tahun 2004 yang menjadi pintu masuk menuju proyek-proyek besar lainnya.

Selama hampir tiga dekade berkarya, ia terlibat dalam beragam judul, dari Beet the Vandel Master, Gekijoban Dr. Slump Dr. Mashirito Abale-chan, hingga Eiga Yes! Precure 5 GoGo! Okashi no Kuni no Happy Birthdays.

Namanya juga tercatat sebagai salah satu kreator yang membangun estetika Precure generasi awal hingga Happiness Charge Precure!.

Kariernya makin mengemuka ketika ia dipercaya menangani Dragon Ball Super (co-director) dan One Piece: Heart of Gold, dua proyek yang mendongkrak popularitas global Toei Animation di tengah meningkatnya minat internasional terhadap anime.

Dalam beberapa tahun terakhir, Nagamine kembali pada salah satu titik awal kariernya sebagai unit director untuk video animasi perayaan 25 tahun Ojamajo Doremi, yang menjadi salah satu karya publik terakhirnya.

Hingga kini, para penggemar dan kreator dari berbagai negara terus mengungkapkan duka di media sosial. Banyak yang mengenang karya-karya Nagamine sebagai bagian dari perjalanan mereka dalam mencintai anime. Kepergiannya meninggalkan warisan kreatif besar yang akan terus hidup melalui animasi-animasi yang pernah ia garap. (*)

Artikel Sutradara Dragon Ball Super: Broly, Tatsuya Nagamine Meninggal Dunia pertama kali tampil pada Lifestyle.

Keluhkan Kapal Lengkong, Nelayan Natuna: Ikan Habis, Rumpon Tak Berfungsi

0
Kapal lengkong yang beroperasi di perairan Natuna dinilai mengganggu mata pencaharian nelayan setempat. F. Jailani/Batam Pos.

batampos – Nelayan rumpon di Bunguran Barat, Natuna, mengaku makin resah setelah wilayah tangkap mereka diduga dikuasai kapal-kapal lengkong dari luar daerah selama sepekan terakhir. Kapal-kapal berukuran besar itu menambatkan jangkar tepat di atas rumpon buatan nelayan lokal.

“Kami sedang tidak baik saat ini. Wilayah rumpon kami dikuasai kapal lengkong dari luar daerah,” ujar Nopriadi, nelayan Natuna, Sabtu (15/11).

Menurutnya, kapal-kapal lengkong itu sudah sekitar satu minggu berada di area rumpon yang dibangun secara swadaya oleh nelayan setempat. Rumpon tersebut menjadi alat bantu penangkapan ikan yang mereka rawat dan pasang dengan modal patungan hingga puluhan juta rupiah.

“Rumpon itu seperti kebun kami. Kami yang buat, kami yang rawat. Kami pasang dengan keringat,” ujarnya lirih.

Meski secara aturan laut Natuna masuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711 yang terbuka bagi nelayan berbagai daerah, nelayan lokal menegaskan rumpon memiliki nilai adat, kesepakatan, dan titik kepemilikan tidak tertulis.

Namun keberadaan kapal lengkong disebut menghilangkan fungsi rumpon. Lampu-lampu super terang dari kapal besar itu memanggil gerombolan ikan yang seharusnya berkumpul di sekitar rumpon.

“Ketika pukat lengkong itu dijatuhkan berbentuk lingkaran seperti mangkuk, habislah ikan-ikan itu. Kami tidak dapat ikan lagi. Rumponnya ada, tapi fungsinya hilang,” kata seorang nelayan.

Nelayan mengaku sudah mendatangi kapal-kapal itu untuk meminta agar mereka bergeser sedikit dari lokasi rumpon, namun ditolak.

“Mereka bilang, ‘Ini laut bebas, bang’,” ujar nelayan lain menirukan jawaban ABK kapal lengkong.

Dari penelusuran nelayan Natuna, sejumlah kapal lengkong yang beroperasi di atas rumpon mereka diduga berasal dari jaringan seorang pemilik kapal bernama Atong, yang dikenal di Pemangkat, Kalimantan Barat.

Mereka menyebut Atong sebagai “bos besar”, sosok yang tidak terlihat di lapangan, namun anak buah kapalnya disebut beroperasi tanpa gentar.

Nopriadi mengaku sudah melaporkan persoalan tersebut ke Pos TNI AL Natuna, namun hingga kini belum ada respons maupun tindakan.

“Kami sudah lapor. Tapi belum ada tanggapan,” katanya.

Nelayan khawatir jika tidak ada tindakan, konflik antarnelayan bisa pecah sewaktu-waktu.

“Kalau pemerintah tidak turun tangan, takutnya nanti ada korban,” ujar Sabni, nelayan lainnya.

Ketua Inisiatif Masyarakat Adat (IMA), Nukila Evanty, menilai tanda-tanda gesekan antarnelayan di Natuna sudah terlihat. Ia mengingatkan risiko konflik bisa meningkat jika kapal besar terus beroperasi di sekitar rumpon nelayan kecil.

“Di banyak daerah, konflik seperti ini pernah berujung pembakaran kapal dan perkelahian di laut. Natuna tidak boleh mengulang hal yang sama,” jelasnya.

Menurut Nukila, kapal lengkong berukuran 25–30 meter dan dilengkapi lampu-lampu besar yang menarik gerombolan ikan. Kapasitas pukatnya jauh lebih besar dibanding pompong atau jaring kecil milik nelayan lokal.

Nukila juga menyoroti lemahnya perlindungan hukum terhadap rumpon. Sebagian besar nelayan kecil tidak memiliki akses, biaya, atau pengetahuan untuk mendaftarkan rumpon secara resmi.

“Ketika kapal besar memanen ikan di sekitar rumpon, yang hilang bukan hanya sumber daya ikan, tetapi ruang hidup masyarakat lokal,” tegasnya.

IMA mendesak pemerintah segera menata aturan, mempertegas batas ruang tangkap antarjenis kapal, memperbaiki sistem pendaftaran rumpon, dan memperkuat pengawasan di perairan Natuna.

“Tanpa langkah cepat, konflik horizontal yang bisa dicegah justru dapat meledak sewaktu-waktu,” ujar Nukila. (*)

Reporter: Jailani

Artikel Keluhkan Kapal Lengkong, Nelayan Natuna: Ikan Habis, Rumpon Tak Berfungsi pertama kali tampil pada Kepri.

KPK Sita Rubicon hingga Jam Mewah dari Penggeledahan Kasus Suap Bupati Ponorogo

0
Para tersangka yakni Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (kedua kanan) bersama Sekda Kabupaten Ponorogo Agus Pramono (kedua kiri), Direktur RSUD Dokter Harjono Ponorogo Yunus Mahatma (kiri) dan pihak swasta Sucipto (kanan) dihadirkan dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (9/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rangkaian penggeledahan di Kabupaten Ponorogo sejak Selasa (11/11) hingga Jumat (14/11). Langkah paksa itu terkait penyidikan kasus dugaan suap jabatan, suap proyek, dan penerimaan gratifikasi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (SUG).

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penyidik menggeledah sejumlah kantor dinas hingga rumah pribadi yang diduga kuat berkaitan dengan perkara tersebut.

“Di antaranya Dinas PU, RSUD Ponorogo, rumah dinas bupati, rumah dinas sekda, rumah pribadi Saudara SUG, rumah Saudara YUM, rumah Saudara SUC, dan sejumlah lokasi lainnya,” ujarnya, Minggu (16/11).

Selama empat hari maraton, penyidik mengamankan berbagai barang bukti penting. Dokumen penganggaran, dokumen proyek, hingga sejumlah barang bukti elektronik diamankan untuk memperkuat penyidikan.

Tak hanya itu, penggeledahan juga menyita sejumlah aset mewah dari rumah tersangka Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma (YUM). Di antaranya satu Jeep Rubicon, satu BMW, jam tangan mewah, serta 24 unit sepeda.

“Selanjutnya penyidik akan mengekstrak dan mempelajari setiap dokumen dan barang bukti elektronik yang disita untuk mendukung proses penyidikan,” tegas Budi.

Ia memastikan penyitaan aset-aset yang berkaitan dengan kasus tersebut juga menjadi langkah awal dalam asset recovery untuk memulihkan potensi kerugian negara.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan jabatan, serta suap proyek pekerjaan RSUD Ponorogo dan penerimaan lainnya di lingkungan pemerintahan Kabupaten Ponorogo.

Hal ini setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (7/11).

Selain Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, KPK juga menetapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono; Direktur RSUD Dr. Harjono, Yunus Mahatma; dan pihak swasta, Sucipto.

Sugiri Sancoko terjerat dalam kasus dugaan suap yang mencakup tiga klaster, di antaranya suap pengurusan jabatan, suap proyek pembangunan RSUD Ponorogo, dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Klaster pertama, berkaitan dengan adanya dugaan suap untuk mempertahankan jabatan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma (YUM).

Diduga, Yunus memberikan uang kepada Bupati Sugiri Sancoko (SUG) agar tidak diganti dari jabatannya.

Total uang yang diberikan Yunus mencapai Rp 1,25 miliar, dengan rincian Rp 900 juta untuk Sugiri dan Rp 325 juta untuk Sekda Ponorogo Agus Pramono.

Klaster Kedua berkaitan dengan dugaan suap proyek RSUD dr. Harjono Ponorogo tahun 2024 senilai Rp 14 miliar. Diduga, Sucipto (SC), pihak swasta rekanan RSUD, memberikan fee proyek 10 persen atau Rp 1,4 miliar kepada Yunus Mahatma.

Sementara klaster ketiga, Sugiri diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 300 juta selama periode 2023–2025. Penerimaan gratifikasi itu berkaitan jabatannya sebagai Bupati.

Keempat tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b, dan/atau Pasal 11, dan/atau Pasal 12B UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Khusus untuk Sucipto dan Yunus Mahatma, juga dikenakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b, dan/atau Pasal 13 UU Tipikor. (*)

Artikel KPK Sita Rubicon hingga Jam Mewah dari Penggeledahan Kasus Suap Bupati Ponorogo pertama kali tampil pada News.