Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 887

Harga Telur di Batam Tak Menunjukkan Penurunan

0
Telur yang dijual di salah satu ritel modern.

batampos – Harga telur ayam ras di Kota Batam belum menunjukkan tanda-tanda penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga bertahan tinggi di kisaran Rp58 ribu hingga Rp65 ribu per papan.

Kondisi ini diduga kuat dipengaruhi tingginya permintaan telur secara nasional, terutama sejak bergulirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Program tersebut mendorong lonjakan konsumsi telur di tingkat nasional, sementara Batam hanya bisa memenuhi sekitar 10–20 persen kebutuhan harian dari produksi lokal. Sisanya masih mengandalkan kiriman dari Medan dan daerah lain.

Di Pasar Tos 3000 Jodoh, harga telur dijual Rp58 ribu per papan. Pedagang, Suryati, mengatakan pasokan dari distributor datang dengan harga tinggi sejak dua bulan terakhir.

“Harga telur tak turun-turun. Kalau di kami ini termasuk tinggi. Kami ikut harga dari agen,” ujarnya.

Kenaikan serupa terjadi di Pasar SP Plaza Batuaji, dengan harga bergerak antara Rp60 ribu hingga Rp62 ribu. Pedagang, Hendra, menyebutkan penjualan tetap ramai, tetapi margin keuntungan pedagang justru tidak besar.

“Ambilnya mahal, jualnya juga harus ikut. Pembeli juga banyak yang bilang semua tempat naik, bukan di sini saja,” katanya.

Sementara di Pasar Botania Batamcenter, harga telur tembus Rp65 ribu per papan, terutama untuk ukuran besar. Pedagang, Nurhayati, menyebut telur ukuran jumbo paling banyak dicari.

“Kalau besar-besar, cepat habis. Makanya harganya beda. Yang ukuran kecil lebih murah sedikit itu dari Medan,” ucapnya.

Adapun di ritel modern grosiran, harga justru sedikit lebih rendah, stabil di angka Rp55 ribu per papan. Sedangkan di retail-retail modern yang menjamur setiap wilayah di Batam harga telur justru dijual hampir Rp 75 ribu per papan atau perpack isi 10 butir Rp 24.800. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Harga Telur di Batam Tak Menunjukkan Penurunan pertama kali tampil pada Metropolis.

5 Cara Membersihkan Karang Gigi Menggunakan Bahan Alami dan Praktis di Rumah

0
Membersihkan karang gigi dengan scale.

batampos – Karang gigi berasal dari penumpukan plak yang tersisa dan tidak dibersihkan dengan benar. Plak sendiri merupakan lapisan yang terbentuk dari sisa makanan, bakteri dan air liur yang menempel pada gigi.

Ketika plak dibiarkan terlalu lama, mineral dari air liur akan mengerasinya menjadi karang gigi. Karang gigi umumnya berwarna kuning hingga kecokelatan dan sering muncul di bagian belakang gigi bawah atau di sekitar garis gusi.

Karang gigi yang telah menumpuk dan mengeras umumnya tidak dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi. Jika lapisan karang gigi masih tipis, kamu masih dapat mencoba membersihkannya sendiri di rumah dengan perawatan rutin yang tepat.

Dikutip dari Alodokter dan HelloSehat, terdapat beberapa cara alami dan praktis yang dapat kamu coba di rumah untuk membersihkan plak dan karang gigi.

1. Baking Soda

Baking soda memiliki sifat abrasif ringan yang membuatnya lebih efektif dalam mengurangi plak dibandingkan pasta gigi biasa. Jika ingin menggunakannya, campurkan sedikit baking soda dengan air hingga membentuk pasta, lalu sikatkan pada gigi seperti biasa.

Namun, hindari pemakaian terlalu sering karena bisa menyebabkan rusaknya enamel atau lapisan pelindung gigi. Cukup lakukan 1-2 kali seminggu dan hentikan jika timbul gangguan atau rasa sakit.

2. Minyak Kelapa

Minyak kelapa dapat digunakan dalam teknik oil pulling yang merupakan metode pengobatan tradisional Ayurveda dari India. Menurut penelitian dalam jurnal Healthcare (2022), teknik ini dapat menurunkan jumlah bakteri serta plak di rongga mulut.

Berkumur menggunakan minyak kelapa bisa dilakukan selama 10-15 menit, lalu bersihkan agar tidak ada yang tersisa. Meskipun tidak secara langsung menghilangkan karang gigi, oil pulling dapat membantu mencegah penumpukan karang yang lebih parah di masa mendatang.

3. Air Garam

Bahan lain yang diyakini efektif untuk menghilangkan karang gigi adalah dengan air garam yang dilarutkan dalam segelas air. Cukup larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur selama 15-20 detik. Air garam berfungsi sebagai antiseptik alami yang membantu mengurangi jumlah bakteri di dalam mulut.

4. Kulit Jeruk

Kulit jeruk mengandung vitamin C lebih tepatnya asam askorbat, yang dapat membantu menghilangkan plak sekaligus mencerahkan gigi yang menguning. Caranya cukup mudah dengan hanya mengosokkan bagian dalam kulit jeruk pada gigi dan gusi yang berkarang.

Terdapat cara lain seperti menggunakan kulit jeruk yang dihaluskan lalu dijadikan sebagai pasta gigi alami. Setelah itu, berkumurlah hingga bersih, serta ulangi 2-3 kali seminggu untuk hasil terbaik.

5. Cuka Apel

Sebuah penelitian dalam jurnal Cureus (2022) menunjukkan bahwa rutin berkumur dengan cuka apel selama enam bulan dapat membantu mengurangi plak dan mencegah peradangan gusi. Cuka apel bersifat asam yang membantu melunakkan dan mengangkat plak sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri di mulut.

Cara untuk menggunakannya yaitu dengan melarutkan satu sendok makan cuka apel dalam segelas air hangat dan gunakan sebagai obat kumur. Hindari pemakaian jika ada luka di dalam mulut. (*)

Artikel 5 Cara Membersihkan Karang Gigi Menggunakan Bahan Alami dan Praktis di Rumah pertama kali tampil pada Lifestyle.

Indonesia Siapkan 20 Ribu Pasukan TNI untuk Dikirim ke Gaza

0
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan keterangan arahan Presiden Prabowo. (YouTube Setpres)

batampos – Sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, TNI kini menyiapkan 20 ribu pasukan TNI untuk dikirim ke Gaza, Palestina. Puluhan ribu prajurit yang disiapkan oleh TNI memiliki kualifikasi dan kemampuan khusus pada bidang konstruksi dan kesehatan.

Diakui oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Presiden Prabowo memang menyiapkan pasukan dalam jumlah besar untuk dikirim ke Gaza. Itu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Indonesia yang mendukung penuh kemerdekaan Palestina.

”Presiden Prabowo menyiapkan pasukan cukup besar, karena sebagaimana teman-teman tahu bahwa kita sedang menyiapkan juga pembangunan kekuatan kita di Indonesia yang sedang kita tingkatkan. Jadi, pemikiran beliau kita maksimalkan 20.000 prajurit kita siapkan,” terang dia pada Jumat (14/11).

Puluhan ribu pasukan yang disiapkan itu tidak sembarangan. Pemerintah Indonesia ingin para prajurit yang dikirim ke Gaza memiliki kualifikasi dan kemampuan di bidang konstruksi dan kesehatan. Menurut Sjafrie, itu yang dibutuhkan. Karena Gaza perlu pemulihan fisik dan juga bantuan kesehatan.

”Tetapi, spesifikasinya (prajurit yang disiapkan untuk dikirim ke Gaza) kepada kesehatan dan juga konstruksi,” ucap Sjafrie.

Mantan panglima Kodam Jaya/Jayakarta itu pun menegaskan kembali, pasukan yang disiapkan untuk dikirim ke Gaza adalah peacekeeping operation bukan peacemaking operation.

Sjafrie mengungkapkan bahwa dua kategori pasukan tersebut sangat berbeda. Sebab peacekeeping operation bertugas setelah terjadi gencatan senjata.

”Sehingga pasukan yang akan datang itu sifatnya untuk menjaga perdamaian, itu bisa berlangsung lebih lama menuju kepada perundingan politik,” jelasnya.

Sejauh ini, ada dua opsi pengiriman pasukan dari Indonesia ke Gaza. Pertama melalui inisiasi Amerika Serikat (AS) kedua lewat naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sambil menunggu keputusan yang pasti, Indonesia juga menyiapkan diri untuk kembali mengirimkan bantuan kemanusian ke Gaza dengan cara airdrop menggunakan pesawat.

”Tetapi, tentunya airdrop itu juga mengikuti perkembangan situasi yang ada di sana. Jadi, ada keterkaitan dengan Israel, ada kaitan dengan negara yang memang mempunyai kompetensi dan peranan di dalam perdamaian di sana. Nah, kita yang mendukung itu menerima lampu hijau dari mereka. Kalau mereka katakan silakan drop, kita drop,” terang Sjafrie. (*)

Artikel Indonesia Siapkan 20 Ribu Pasukan TNI untuk Dikirim ke Gaza pertama kali tampil pada News.

Simak Waktu Terbaik untuk BAB dan 5 Cara agar Saluran Pencernaan Lancar

0
Ilustrasi perempuan BAB di toilet sambil main hp.(Pexels/Miriam Alonso)

batampos – Buang air besar (BAB) adalah proses alami tubuh untuk mengeluarkan sisa-sisa makanan yang tidak dibutuhkan setelah proses pencernaan. Proses ini terjadi di akhir sistem pencernaan ketika usus besar menyerap air dari sisa makanan, membentuk feses, lalu mendorongnya keluar melalui rektum dan anus.

Frekuensi buang air besar dapat berbeda pada setiap orang, umumnya antara satu kali per hari atau setidaknya tiga kali per minggu. Sama halnya dengan waktu BAB seseorang, ada yang terbiasa pagi sebelum beraktivitas atau terdapat juga yang rutin di malam hari sebelum tidur.

Hal ini tentunya tergantung pada pola makan, gaya hidup dan kondisi tubuh masing-masing. Namun, di antara perbedaan tersebut, apakah ada waktu terbaik untuk seseorang melakukan BAB? Mari simak penjelasan berikut ini.

Kapan Waktu Terbaik untuk BAB

Waktu paling ideal untuk buang air besar adalah ketika rasa mulas pertama kali muncul, biasanya terjadi pada pagi hari setelah sarapan. Menurut Milton Keynes University Hospital, saat dorongan atau rasa ingin buang air besar muncul, feses akan lebih mudah keluar tanpa perlu mengejan terlalu keras.

Menahan atau mengejan berlebihan dapat memberi tekanan pada otot-otot panggul, yang akhirnya membuat pengosongan usus menjadi kurang efektif dan meningkatkan risiko wasir. Dikutip dari Hello Sehat, sebaiknya segera ke toilet saat muncul rasa mulas dan jangan menundanya agar kesehatan pencernaan tetap terjaga.

Namun, tidak masalah jika keinginan buang air besar muncul di waktu lain karena setiap orang biasanya akan berbeda kondisi. Pada umumnya, frekuensi normal BAB adalah sekali setiap hari hingga tiga kali dalam seminggu.

Cara Memperlancar Saluran Pencernaan agar BAB Rutin

Dikutip dari Halodoc, terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar saluran pencernaan lancar dan BAB tetap dalam kondisi normal.

1. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Ketika mengalami sembelit, sebaiknya jangan langsung mengonsumsi obat pencahar. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memperbanyak asupan air putih.

Kekurangan cairan atau dehidrasi merupakan penyebab umum sembelit, karena tubuh akan menyerap lebih banyak air dari usus besar. Idealnya, orang dewasa dianjurkan untuk minum sekitar delapan gelas air setiap hari agar pencernaan tetap lancar.

2. Konsumsi Bahan Pangan Tinggi Serat

Selain memperbanyak minum air, mencukupi kebutuhan serat juga penting untuk menjaga kelancaran pencernaan. Disarankan mengonsumsi sekitar 25-50 gram serat per hari agar buang air besar lebih mudah.

Sumber serat bisa diperoleh dari roti gandum utuh, buah-buahan dan sayuran. Serat membantu melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri baik alami, seperti yogurt juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

3. Rutin Berolahraga

Kurangnya aktivitas fisik atau olahraga dapat memicu sembelit, untuk mengatasinya, cobalah rutin berolahraga seperti jogging, lari ringan atau senam agar sistem pencernaan bekerja lebih lancar.

Gerakan tubuh yang aktif membantu merangsang kerja usus dan dapat mengurangi risiko sembelit. Pilih jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh dan bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, namun hindari melakukannya secara berlebihan karena bisa menimbulkan masalah kesehatan lain.

4. Posisi Duduk di Atas WC

Posisi duduk di toilet ternyata berpengaruh terhadap kelancaran buang air besar. Agar prosesnya lebih mudah, disarankan untuk duduk dengan tubuh sedikit condong ke depan.

Santai dan rileks lengan dan paha, lalu angkat sedikit tumit agar posisi tubuh mengikuti arah gravitasi. Berdasarkan cara ini, penggunaan WC duduk mempercepat feses keluar lebih mudah dan lancar.

5. Memonitoring Waktu BAB

Salah satu cara untuk melancarkan pencernaan adalah dengan membiasakan diri memiliki jadwal buang air besar yang teratur. Bagi banyak orang, waktu ideal biasanya di pagi hari, meski hal ini bisa berbeda pada tiap individu.

Agar waktu BAB lebih teratur, usahakan makan di jam yang sama setiap hari agar ritme pencernaan menjadi stabil dan proses BAB lebih lancar. (*)

Artikel Simak Waktu Terbaik untuk BAB dan 5 Cara agar Saluran Pencernaan Lancar pertama kali tampil pada Lifestyle.

Sambut Haji 2026, Kemenag Kepri Dukungan Penuh Transisi Kemenhaj

0
Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Asrama Haji Batam, Kamis (13/11) lalu. Kedatangan mereka untuk memastikan kesiapan Provinsi Kepri menyambut pelaksaan haji tahun 2026 mendatang. F. Kemenag Kepri.

batampos-Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri bersiap menatap pelaksaan Haji Tahun 2026 mendatang. Sebagai salah satu embarkasi, Kemenag Kepri menyatakan wilayah ini siap mendukung penuh transisi Kementerian Haji (Kemenhaj).

Pernyataan ini, disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Zoztafia pada kegiatan kunjungan spesifik Ketua Komisi VIII DPR RI) beserta Anggota, Kamis (13/11) lalu di Asrama Haji, Batam. Kunjungan spesifik ini menghasilkan beberapa poin evaluasi dan catatan penting untuk perbaikan pelaksanaan haji mendatang. Pertama , penurunan kuota haji dan Pemerataan Masa Tunggu.

“Sosialisasi kepada masyarakat terkait perubahan jumlah jemaah di beberapa wilayah provinsi harus dimasifkan. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan pemerataan masa tunggu jemaah haji menjadi 26 tahun,” ujar Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang.

BACA JUGA: 21 Lansia Asal Batam Masuk Daftar Berangkat Haji 2026, Tertua Berusia 94 Tahun

Ditegaskannya, sebagai perbandingan, Provinsi Riau mengalami penurunan signifikan dari 5.047 jemaah pada 2025 menjadi 4.682 jemaah untuk tahun depan. Kedua , pelunasan biaya haji masih menunggu regulasi. Meski waktu pelunasan biaya haji tahap pertama ditetapkan tanggal 19 November.

“Kami mencatat bahwa informasinya masih menunggu regulasi, yang berarti praktiknya belum berjalan secara masif,” tegasnya.

Ketiga, apresiasi kesiapan kesehatan dan peringatan anti-manipulasi data. Komisi VIII memberikan apresiasi kepada Kanwil Kemenag Kepri, Dinas Kesehatan, dan BBKK yang telah mengambil langkah positif dalam pembinaan jemaah dan pengecekan istitha’ah kesehatan. Namun, dicatat adanya perubahan dari 9 menjadi 11 daftar penyakit yang menjadi warning untuk syarat istitoah jemaah.

“Pola pikir masyarakat yang rela mati di Mekkah walaupun sakit-sakit dipaksakan berangkat harusnya sudah tidak ada lagi,” ucapnya.

Menanggapi poin-poin tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, menyampaikan kesiapan daerah. Menurutnya, di daerah terkait pelaksanaan haji, sudah siap. Baik itu akomodasi, layanan pembinaan jemaah, dan informasi tetap tetap menjadi atensi untuk disampaikan kepada masyarakat.

Terkait wacana pemindahan aset dan SDM dari Kemenag ke Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj), Kanwil Kemenag Kepri menyatakan dukungan 100 persen. Meskipun secara regulasi Kementerian Agama tidak lagi mengurus Haji, namun masa transisi peralihan, pihaknya tetap melayani masyarakat. Karena ibadah haji ini adalah layanan kepada masyarakat.

Usulkan Kenaikan Tarif Akomodasi Asrama Haji

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, BP Batam mengajukan usulan kenaikan tarif akomodasi Asrama Haji dari Rp60.000 menjadi Rp100.000 per jemaah, dengan asumsi peningkatan fasilitas layanan.

Tarif Rp60.000 saat ini dianggap paling rendah, sementara daerah lain sudah mencapai Rp150.000 per jemaah. DPR RI menyatakan sedang mengkaji ekosistem Haji dan Umroh agar pemberangkatan dapat berjalan satu pintu melalui asrama haji.

Kunjungan spesifik ini dilanjutkan dengan survei fasilitas Asrama Haji Batam dan kunjungan kepada pedagang. Komisi VIII DPR RI mengapresiasi Kanwil Kemenag Kepri atas dukungannya selama ini, sekaligus menyampaikan harapan bahwa Kementerian Haji dan Umroh yang baru dapat lebih fokus dan memberikan layanan yang lebih baik.

“Tahun depan Insyaallah bila SOT (Susunan Organisasi dan Tata Kerja) sudah keluar, akan ada Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Kepulauan Riau,” tutup Anggota Komisi VIII, memberikan sinyal positif bagi masa depan layanan haji di Provinsi Kepri.

Pertemuan penting ini juga dihadiri oleh Asisten I Walikota Batam, Deputi IV BP Batam, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala BBKK Kota Batam, Direktur PT. BIB Batam, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), serta Kepala Kantor Kemenag (Ka. Kankemenag) se-Provinsi Kepri.(*)

Reporter: Jailani

Artikel Sambut Haji 2026, Kemenag Kepri Dukungan Penuh Transisi Kemenhaj pertama kali tampil pada Metropolis.

Menteri Agama Tutup OMI Tingkat Nasional 2025, Kontingen Kepri Raih 10 Medali

0
Pelajar madrasah dari Provinsi Kepri yang meraih medali di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 foto bersama dengan pembina usai penutupan OMI Nasional 2025 Kamis (13/11) malam lalu di Grand Ellhaji, Tangerang, Batam. F. Kemenag Kepri

batampos-Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar secara resmi menutup gelaran akbar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional Tahun 2025 pada Kamis (13/11) malam lalu di Grand Ellhaji, Tangerang, Banten. Pada ajang ini, Provinsi Kepri berhasil menggondol 10 medali.

Momen penutupan OMI 2025 ini dihadiri oleh Dirjen Kemenag RI, jajaran eselon II Kemenag, Kepala Kanwil dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) se-Indonesia, serta ratusan official, guru pendamping, dan peserta terbaik olimpiade madrasah tingkat nasional.

Dalam ajang bergengsi ini, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengutus 11 peserta terbaiknya. Dengan semangat juang tinggi, kontingen Kepri berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih total 10 medali, yang terdiri dari 2 medali Perak dan 8 medali Perunggu (lihat tabel,red).

“Olimpiade Madrasah Indonesia ini adalah wujud nyata dari integrasi ilmu agama dan sains,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kepri, Zulkarnain dalam siaran pers Kemenag Kepri, Jumat (14/10)

BACA JUGA: Aturan Baru Kemenag, Zakat Kini Bisa jadi Modal Usaha

Menurutnya, siswa madrasah tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi mereka juga harus unggul dalam bidang sains dan teknologi. Ditegaskannya, prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak madrasah di wilayah Provinsi Kepri mampu bersaing di tingkat nasional.

“Capaian ini, tentunya menjadi menjadi tolok ukur, bahwa pelajar mandrasah di Provinsi Kepri juga bisa bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mantan Kepala Kantor Kemenag Kota Batam ini secara khusus memberikan apresiasi atas semangat juang para peserta dan peran aktif para guru pendamping.

“Kami memberikan apresiasi yang mendalam atas semangat juang peserta dan peran aktif pendamping yang senantiasa aktif memberikan bimbingan dan pelatihan. Atas dedikasi merekalah yang membawa peserta hingga ke tingkat nasional dan meraih hasil membanggakan ini,” tutupnya.(*)

Reporter: Jailani

Daftar siswa madrasah/sekolah asal Provinsi Kepri peraih medali di ajang OMI 2025

Nama Pelajar                           Asal Madrasah                                Kategori
Thanaya Anasthasya Azzikra     MIN 1 Batam                     Medali Perak -MP IPAS
Azila Islami Zulwi                     MAN IC Batam                  Medali Perak -MP Geografi
Ilham Alif                                MI Darul Ghufron Batam    Medali Perunggu-MP Matematika
Rizki Ben Arfah                        MTsN 1 Batam                  Medali Perunggu -MPMatematika
Almaira Aurantyas                    SMPIT Al Madinah Pinang     Medali Perunggu-MP-IPA
Daffa Jauza                              MAN IC Batam                   Medali Perunggu-MPEkonomi
Alya Ashika Fatin                      MAN IC Batam                    Medali Perunggu-MP Biologi
Amirah Ardelia Fathin               MAN Tanjungpinang           Medali Perunggu-MP Matematika
Fakhri Rizqi Maulana                MAN IC Batam                   Medali Perunggu – MP Kimia
Abdurahman Yusuf                  MAN IC Batam                   Medali Perunggu -MP Fisika

Sumber : Kemenag Kepri

Artikel Menteri Agama Tutup OMI Tingkat Nasional 2025, Kontingen Kepri Raih 10 Medali pertama kali tampil pada News.

Polresta Kembali Temukan Kontainer Berisi Barang Bekas, 1 Masih Tersegel Bea Cukai, 1 Sudah Kosong

0
Truk dan kontainer dalam kasus balpres yang diamankan oleh Polresta Barelang masih terparkir didepan Mapokresta Barelang, Jumat (14/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos— Penyelidikan kasus penyelundupan balpres kembali memasuki babak baru setelah Polresta Barelang menemukan dua kontainer berisi barang bekas ilegal yang diduga terkait jaringan penyelundupan terstruktur. Temuan ini merupakan bagian dari pendalaman atas penangkapan dua kontainer dan tiga truk bermuatan balpres beberapa waktu lalu.

Dalam pengungkapan terbaru, satu dari dua kontainer diketahui masih dalam kondisi tersegel resmi Bea dan Cukai, sementara kontainer lainnya telah terbuka dan sebagian isinya diduga sudah disebar ke sejumlah lokasi. Temuan ini menimbulkan banyak tanda tanya mengenai celah distribusi dan pengawasan di kawasan pelabuhan.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin membenarkan kondisi tersebut. Ia mengaku heran bagaimana barang di dalam kontainer bersegel dapat beredar sebelum proses kepabeanan tuntas. “Satu masih tersegel, satu lagi sudah dibuka. Ini yang sedang kami dalami,” ujarnya.

Polisi kini menelusuri secara detail jalur pergerakan barang, mulai dari pintu masuk pelabuhan hingga distribusi akhirnya. Zaenal menegaskan bahwa seluruh pihak yang diduga terlibat akan dipanggil. “Penyelidikan terus berlanjut. Semua pihak yang terlibat akan kami periksa,” tegasnya.

BACA JUGA: Penyelidikan Balpres Terus Berjalan, Lima Truk dan Kontainer Masih Ditahan

Penemuan dua kontainer ini juga memperkuat dugaan adanya modus penyelundupan memanfaatkan dokumen impor beras, fasilitas jalur hijau, serta celah pengawasan di area Free Trade Zone (FTZ). Informasi lapangan menyebutkan bahwa balpres, minuman beralkohol, hingga perabotan bekas kerap diselipkan dalam kontainer kebutuhan pokok untuk menghindari pemeriksaan ketat.

Kasus ini memiliki keterkaitan dengan penangkapan sebelumnya, yang menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa pelaku penyelundupan memiliki akses administratif tertentu sehingga mampu memanipulasi dokumen dan melewati sejumlah tahapan pemeriksaan.

Sudah ada Nota Hasil Intelijen

Sementara itu, Bea dan Cukai Batam akhirnya memberikan penjelasan terkait status kontainer yang masih tersegel. Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, menyampaikan bahwa kontainer tersebut memang sedang dalam proses kepabeanan.

“Barang itu masih dalam proses kepabeanan. Sudah ada Nota Hasil Intelijen (NHI) dan sudah dilakukan pemeriksaan oleh P2,” jelasnya melalui pesan singkat, Jumat (14/11).

Pemeriksaan unit Penindakan dan Penyidikan (P2) menemukan seluruh isi kontainer merupakan barang bekas dan tidak sesuai dokumen. “Kesimpulannya, kedapatan barang bekas seluruhnya dan tidak sesuai dokumen,” kata Evi.

Atas temuan tersebut, Bea Cukai menerbitkan Surat Bukti Penindakan (SBP) sebagai dasar penanganan perkara. Kontainer kemudian dipindahkan dengan segel resmi ke Tempat Penimbunan Pabean (TPP) untuk penetapan sebagai Barang Dikuasai Negara (BDN). “Penanganan perkara dilanjutkan sesuai prosedur,” tegasnya.

Terkait pemanggilan Bea Cukai oleh penyidik Polresta Barelang, Evi belum memberikan tanggapan lebih jauh. “Saya belum ada info. Kalau itu bisa konfirmasi ke pihak yang manggil,,” ujarnya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin memastikan penyidik akan mengusut seluruh rantai keterlibatan, baik pelaku lapangan maupun pihak yang memiliki akses administratif dan pengawasan.

“Tidak ada intervensi. Fokus kami adalah mencegah kebocoran kekayaan negara,” tegasnya. Polisi dijadwalkan memeriksa perusahaan pemilik dokumen serta seluruh pihak yang terkait dalam proses perjalanan kontainer tersebut. (*)

Reporter:Eusebius Sara

Artikel Polresta Kembali Temukan Kontainer Berisi Barang Bekas, 1 Masih Tersegel Bea Cukai, 1 Sudah Kosong pertama kali tampil pada Metropolis.

Parah! Maling Gondol 6 Besi Penutup Parit di Tanjunguban

0
Warga menunjukkan salah satu lubang yang besi penutup paritnya hilang dicuri di jalan Taman Sari, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (14/11). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Enam besi penutup parit di Jalan Taman Sari, tepat di depan eks Kantor Kecamatan Bintan Utara, hilang digondol maling. Akibatnya, sejumlah lubang menganga dan berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.

Pantauan di lapangan, lubang-lubang itu tampak terbuka lebar setelah besi penutupnya raib. Warga sekitar terpaksa memasang palang kayu berlapis plastik sebagai penanda agar pengguna jalan lebih waspada.

Warga setempat, Arul, mengaku baru mengetahui hilangnya besi-besi tersebut setelah diberi tahu ketua RT pada Rabu (12/11) pagi.

“Pak RT yang memberitahu soal kehilangan besi penutup parit itu,” ujar Arul, Jumat (14/11).

Ketua RT kemudian meminta dirinya memasang tanda agar pengendara tidak terperosok. Arul memperkirakan pencurian terjadi pada Rabu dini hari.

“Selasa malam sekitar jam 11 itu masih ada. Jadi kemungkinan di atas jam 12 malam dicurinya,” katanya.

Ini bukan kali pertama besi penutup parit hilang di kawasan tersebut. Menurut Arul, beberapa waktu lalu kejadian serupa juga terjadi di lokasi tak jauh dari tempat itu. Warga kemudian mengelas besi penutup parit yang tersisa agar tidak mudah dicuri lagi.

Arul berharap besi yang hilang segera diganti dan lubang kembali ditutup.

“Kalau dibiarkan terbuka, sangat bahaya untuk warga,” ujarnya.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, turut meminta agar lubang-lubang itu ditutup sementara demi mencegah kecelakaan, terutama pada malam hari.

“Pengguna jalan, apalagi pengendara motor yang tak lihat lubang, bisa celaka. Kita harapkan pihak kelurahan bisa menutup sementara,” kata Panyodi. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Parah! Maling Gondol 6 Besi Penutup Parit di Tanjunguban pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus TPPO Mengintai, Imigrasi Sebut Bintan Bukan Penghasil tapi Transit PMI Ilegal

0
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban, Adi Hari Pianto. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban memperketat pengawasan untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah Bintan.

Langkah ini diambil karena Bintan selama ini dikenal sebagai daerah transit Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal, bukan sebagai penghasil PMI ilegal.

Kepala Kantor Imigrasi Tanjunguban, Adi Hari Pianto, mengatakan pihaknya terus meningkatkan upaya pencegahan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi.

“Jangan bekerja secara ilegal. Ikuti prosedur dengan dokumen lengkap agar paspor tertib dan aman digunakan,” kata Adi, Jumat (14/11).

Ia juga mengimbau masyarakat, terutama pelajar yang akan segera lulus, agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan luar negeri yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki kejelasan legalitas.

Selain itu, Adi meminta warga pendatang agar segera melapor kepada RT/RW saat tinggal di lingkungan baru, serta mendorong perangkat desa untuk rutin memantau aktivitas mereka.

“Jika ada indikasi TPPO, segera laporkan ke Imigrasi,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Imigrasi Tanjunguban telah membentuk 15 desa binaan di tiga kecamatan. Melalui program ini, Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) secara rutin turun ke desa dan kelurahan untuk memberikan edukasi serta memantau potensi praktik perdagangan orang.

Edukasi tersebut mencakup bahaya TPPO, cara mengenali modus perekrut ilegal, serta pentingnya mengikuti proses keberangkatan yang sesuai aturan demi keselamatan para calon pekerja migran. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Kasus TPPO Mengintai, Imigrasi Sebut Bintan Bukan Penghasil tapi Transit PMI Ilegal pertama kali tampil pada Kepri.

Nelayan Temukan Mayat Pria Bercelana Pendek di Berakit, Diduga ABK Kapal Malaysia

0
Mayat pria mengapung di Perairan Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Jumat (14/11) siang. F. Juven untuk Batam Pos.

batampos – Mayat pria dengan celana pendek ditemukan mengapung di Perairan Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Jumat (14/11) siang. Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan yang sedang melaut.

“Benar, mayat ditemukan oleh nelayan saat melaut. Sempat hanyut karena angin kencang, tapi akhirnya berhasil ditemukan,” ujar Kasat Polairud Polres Bintan, Iptu Syafril.

Mayat tersebut langsung dievakuasi ke RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang untuk proses identifikasi lebih lanjut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas korban, apakah warga negara Indonesia (WNI) atau warga negara asing (WNA).

Pencarian identitas korban menjadi penting karena sebelumnya Malaysia melaporkan adanya Anak Buah Kapal (ABK) MT Naptune yang hilang saat berlayar.

“Ada laporan dari Malaysia bahwa ada ABK MT Naptune hilang,” kata Syafril.

Polisi juga masih mendalami apakah mayat yang ditemukan di Perairan Berakit ini merupakan ABK yang dilaporkan hilang tersebut.

“Kita akan ke rumah sakit provinsi untuk memastikan identitasnya, termasuk berkoordinasi dengan keluarganya apakah mayat tersebut yang dicari,” pungkasnya (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Nelayan Temukan Mayat Pria Bercelana Pendek di Berakit, Diduga ABK Kapal Malaysia pertama kali tampil pada Kepri.