
batampos – Di Kepulauan Anambas, salah satu garda terdepan Republik Indonesia, merah putih kembali berkibar gagah di bawah terik matahari.
Di tanah yang dikelilingi laut biru, para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI, Minggu (5/10), dengan cara sederhana namun penuh makna.
Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Lanal Tarempa, dipimpin Pabung Kodim 0318/Natuna Letkol Inf Ali Ramadhan Siregar. Di balik barisan tegap prajurit, ada semangat yang tak pernah padam untuk menjaga kedaulatan di perbatasan meski jauh dari keluarga.
“Anambas mungkin jauh dari hiruk pikuk ibu kota. Tapi di sinilah Indonesia berdetak. Kami berdiri di batas bukan untuk dilihat, tapi untuk menjaga agar merah putih tetap berkibar,” ujar Letkol Ali dengan suara tegas.
Suasana haru muncul saat rombongan Polres Kepulauan Anambas tiba membawa kue ulang tahun dan tumpeng kuning untuk para prajurit.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianalola, personel Polri datang tanpa sirine, tanpa formalitas, hanya membawa semangat persaudaraan.
“Selamat ulang tahun ke-80 untuk saudara kami, TNI,” ujar Kapolres Ngurah lantang.
“Ini bukan sekadar perayaan, tapi bentuk penghormatan. Di garda terdepan ini, TNI dan Polri adalah satu barisan, satu jiwa, satu Indonesia.”
Pernyataan itu disambut tepuk tangan panjang. Senyum merekah di wajah para prajurit. Ada yang menepuk bahu rekannya, ada yang menunduk menahan haru.
Letkol Ali kemudian menerima potongan tumpeng pertama dari Kapolres sebagai simbol soliditas dua institusi negara. “Kebersamaan ini adalah kekuatan kita di perbatasan,” ujarnya.
Setelah upacara, prajurit TNI dan personel Polri duduk bersama di tanah lapangan, menyantap tumpeng dan berbagi cerita. Tak ada pangkat, tak ada jarak, semua larut dalam tawa dan kebersamaan.
Komandan Pomal Lanal Tarempa yang turut hadir mengatakan, kehidupan di perbatasan selalu mengajarkan arti solidaritas.
“Kita mungkin jauh dari segalanya, tapi semangat kebersamaan membuat semuanya terasa dekat,” ujarnya.
Acara ditutup dengan lagu “Bagimu Negeri” yang dinyanyikan bersama. Suasana hening, beberapa prajurit tampak meneteskan air mata.
Di antara laut dan langit Anambas, semangat cinta tanah air kembali menyala, bukan hanya lewat senjata, tapi lewat persaudaraan dan ketulusan yang menjaga batas negeri.
Reporter: Ihsan Imaduddin
Artikel Penuh Haru, Kejutan dari Polri Warnai HUT ke-80 TNI di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.









