batampos.co.id– Sempat nihil, kasus aktif covid-19 di Tanjungpinang kini kembali bertambah sebanyak dua kasus yang terjadi pada Rabu (24/11) dan Kamis (25/11) kemarin. Dua kasus aktif itu saat ini tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) dan isolasi di Mes Pemerintah Daerah (Pemda) sejak pekan lalu.
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat ini virus corona di Tanjungpinang masih ada, hal itu dibuktikan dengan penambahan dua kasus baru padahal sebelumnya kasus aktif sempat habis, namun hanya bertahan satu hari.
“Kami semua termasuk TNI dan Polri mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” kata Rahma, Rabu (1/12).
Bahkan, lanjut Rahma beberapa kota lain di Indonesia sudah terjadi lonjakan kasus covid-19 kembali sejak beberapa waktu belakang, sekolah tatap muka yang awalnya sudah tutup kembali.
“Kemarin Batam juga sudah naik kasusnya, kita Tanjungpinang harus bertahan, hari ini ada yang belum sembuh dua orang padahal sudah nol, ini pertanda kita harus waspada,”ujarnya.
Jika tidak bisa bertahan, kata Rahma dapat dipastikan akan kembali meningkat seperti beberapa waktu lalu, aturan akan kembali diperketat baik tempat usaha, tempat makan dan usaha lainnya akan dibatasi kembali jika lonjakan terjadi. “Ini harus kita jaga, saya yakin berkat kerjasama semua pihak kondisi ini bisa terjaga,” terangnya.
Tidak ada pribadi perorangan yang hebat menangani covid-19 sendiri, tidak ada yang kebal dengan virus itu baik yang usia muda maupun yang usia lanjut. Walaupun sudah ada prediksi pada akhir tahun kembali ada lonjakan kasus, akan tetapi jika semua bekerjasama akan bisa diminimalisir.
“Makanya tanggal 24 Desember sampai 2 Januari 2022 nanti kita lakukan pengetatan kembali dengan menerapkan PPKM level 3,” tambahnya. (*)
Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di ujung tanduk. Bahkan menjadi isu liar maskapai ini bakal dipailitkan karena tumpukan utang terus menggurita. Transportasi udara menjadi lumpuh karena tak ada pemasukan kas perusahaan. Dampak pandemi covid-19 semakin memperburuk kondisi keuangan manajemen.
Garuda sudah berdiri 72 tahun sebagai aset negara buah karya Presiden Soekarno. Sejarah membuktikan, ketika awal berdirinya Garuda pada 1949 penuh dengan perjuangan. Hasil perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949, Belanda wajib menyerahkan seluruh kekayaan pemerintah Hindia Belanda kepada pemerintah Republik Indonesia Serikat, termasuk maskapai Koninklijke Lunctvaart Maatschappij (KLM) milik Belanda.
Bahkan direktur utama Garuda adalah orang Belanda. Betapa sulitnya dalam merebut perusahaan maskapai ini. Perlu pengorbanan besar. Menjaga warisan ini tentu tidak mudah. Harus memiliki pemimpin yang jujur agar tidak hancur. Sewa pesawat tetap bayar meskipun tidak beroperasi.
Gaji pegawai dan operasional perusahaan tidak bisa diefisiensi. Sungguh memprihatinkan kondisi ini, karena sangat berat bagi Garuda untuk menambah asupan modal. Berdasarkan data, Garuda Indonesia pada juni 2021 tercatat memiliki utang US$4,9 miliar atau setara Rp70 triliun. Angka terus meningkat setiap bulan sekitar Rp1 triliun karena terus menunda pembayaran kepada lessor (pihak leasing/pemasok).
Maskapai domestik termahal bukan cerita baru ketika diungkapkan hanya segelintir orang yang mampu membeli tiket pesawat maskapai ini. Artinya, pesawat ini begitu elite dengan asumsi harga tiket yang mahal. Fasilitas dan pelayanan tentu memuaskan mengingat ada harga tentu ada kualitas. Penerbangan umroh dan haji pun menggunakan Garuda sejak berdirinya perusahaan ini.
Tidak ada kata sepi penumpang. Logikanya dengan harga tiket mahal, besarnya jumlah penumpang, seharusnya keuntungan juga besar. Tetapi realitanya berbeda. Timbul pertanyaan besar, apa yang salah dari sistem perusahaan maskapai pelat merah ini? Beberapa waktu lalu terungkap gonjang ganjing dalam tubuh Garuda Indonesia. Beberapa kasus pun terungkap seperti penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton hingga korupsi pengadaan pesawat.
Ramai lagi perihal sewa pesawat yang terlalu mahal. Ada indikasi pengeluaran uang perusahaan membengkak, ibarat besar pasak daripada tiang. Pandemi memukul telak bisnis penerbangan karena pemasukan sedikit, tetapi biaya sewa, pemeliharaan dan operasional jauh lebih besar. Bagaimana nasib perusahaan raksasa ini, dibubarkan atau dipertahankan? Tentunya perlu kajian yang lebih mendalam dampak positif dan negatifnya, jika akan di pailitkan. Kompetisi Perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia dipegang Garuda Indonesia, disusul Lion Air Group.
Perbedaan yang jelas nyata, dari segi harga tiket Lion Air Group rata-rata 50% lebih murah dibanding Garuda. Seperti yang diulas dalam buku 50 Great Bussiness Ideas From Indonesia (2009), pada tahun pertama Lion Air (2001) maskapai yang hanya mengangkut 181.840 penumpang. Angka tersebut jauh dengan Garuda yang mengangkut 4,40 juta penumpang di tahun yang sama.
Lion Air perlu waktu 5 tahun untuk bersaing dengan Garuda. Terhitung pada 2006 Lion Air berhasil mengangkut 6,63 juta penumpang dan Garuda 6,95 juta. Beda tipis sekali. Ketika tahun itu total penumpang domestik sebesar 33,68 juta penumpang, artinya posisi Garuda 21% dan Lion Air 20%.
Kondisi Garuda saat ini tidak lepas dari kesalahan manajemen terdahulu. Perusahaan yang berusia 72 tahun yang terus merugi tanpa keuntungan yang pasti. Tetapi para karyawan dan direksi hidup dengan kemewahan. Jika sudah bekerja di Garuda Indonesia, pasti wow. Masyarakat awam selalu melihat gaya hidup mewah bos-bos Garuda. Lalu kenapa perusahaan bisa rugi? Ini yang mendebarkan jantung. Pasti ada yang salah dalam tata kelola perusahaan, dan kenapa dibiarkan selama puluhan tahun? Rasa heran ini muncul. Bukan hanya Garuda saja yang terancam bangkrut, sebab ada sejumlah perusahaan BUMN lain pun diambang tsunami kerugian.
Sangat menyedihkan. Tinggal menunggu bom waktu jika tidak segera ambil tindakan jika melihat kondisi Garuda sangat mengkhawatirkan hingga isu pailit, memang menyedihkan. Hanya saja harus kembali diingat bahwa Garuda merupakan perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia. Ketika musim haji dan umrah, dengan kapasitas penumpang yang begitu besar, tidak sembarangan maskapai domestik yang bisa menggantikan posisi Garuda.
Menimbang sisi positif dan negatif jika dipailitkan dan diganti perusahaan baru. Positifnya dengan adanya struktur SDM yang baru, lebih fresh, mudah dikontrol, dan keuangan bisa dimonitor secara berkala. Mengurangi pemborosan, mencegah indikasi korupsi, dab rebranding juga menjadi unggulan ke depan. Semua itu perlu dilakukan untuk mengembalikan image Garuda yang selama ini terus merugi.
Sisi negatifnya akan menimbulkan dugaan yang kurang baik. Pemerintah seakan-akan tidak memberikan bail out (bantuan penyelamatan) tetapi ada unsur kesengajaan dibiarkan pailit. Kerugian atas Garuda tidak bisa dipandang sebelah mata. Kurangnya pengawasan internal dan eksternal menjadi pendorong kehancuran. Maka perlu adanya pengawasan serta audit untuk transparansi pengelolaan.
Efisien SDM dengan mengoptimalkan kinerja, bisa menjadi referensi. Penurunan penyebaran covid-19 dan dibukanya transportasi udara, menjadi angin segar untuk asupan Garuda. Warisan sejarah ini perlu dipertahankan. Dalam kondisi apapun pasti ada cara untuk menyelamatkan. Siapa pun yang menjadi pemimpin Garuda Indonesia, semoga membawa dampak kebaikan bagi perekonomian bangsa. (*)
Oleh : Vera Ardina Mahasiswa Stisipol Raja Haji Tanjungpinang
Acara Bincang Antar Mitra dengan Bank BTN di Makassar, Jumat (26/11). f. Dok BTN
batampos.co.id – Menjelang tutup tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memacu penyaluran kreditnya dengan berbagai jurus. Salah satunya melalui tawaran program istimewa Kredit Agunan Rumah (KAR) kepada para developer atau pengembang properti.
KAR bagi developer ini dibilang istimewa karena selain suku bunga kreditnya yang menarik, platform KAR bisa menyentuh Rp 10 miliar. Program ini dijadikan andalan Bank BTN untuk mengejar pencapaian target KAR yang tahun ini dipatok dapat menembus Rp 1 triliun.
“Kredit ini menyasar para developer, khususnya developer yang masuk kategori developer prima yang loyal dengan Bank BTN, sebagai bentuk apresiasi dan menjawab kebutuhan mereka,” kata Kepala Kantor Wilayah V Bank BTN, Teguh Wahyudi, saat acara Bincang Antar Mitra dengan Bank Tabungan Negara (Batara) di Makassar, Jumat (26/11).
Mitra pengembang yang menjadi developer prima, adalah developer yang memiliki kinerja positif, berkomitmen terhadap kewajibannya dan senantiasa mendukung Bank BTN dalam menyukseskan Program Sejuta Rumah. Adapun jumlah developer prima Bank BTN di Indonesia mencapai 148 developer.
“Sementara di Makassar sendiri ada sekitar 21 developer yang aktif dan kami yakin Program KAR untuk developer ini akan mendapat sambutan baik,” kata Teguh.
Teguh menjelaskan, sosialisasi program KAR dalam acara “Batara” tidak hanya digelar di Makassar tapi di kota besar lainnya seperti Jakarta, Bogor, Surabaya dan Yogyakarta.
Dalam program ini, Bank BTN memberikan sejumlah promo di antaranya 50% diskon biaya provisi dan administrasi serta biaya pra realisasi yang dapat dimasukkan dalam plafond kredit.
Selain developer prima, Bank BTN juga memberikan program KAR istimewa bagi para Notaris. “Peran notaris sangat penting untuk kelancaran bisnis Bank BTN, jadi kami juga berikan apresiasi yang sama layaknya developer prima,” kata Teguh menambahkan.
Di tempat terpisah, Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar menjelaskan program istimewa ini merupakan salah satu upaya untuk mempererat hubungan Bank BTN dengan para mitra terutama developer dan notaris.
Program ini pun menawarkan beragam keistimewaan diantaranya suku bunga kredit yang menarik, dengan plafond kredit minimal Rp 2 miliar hingga maksimal Rp 10 miliar tergantung dari rating developer tersebut menurut penilaian Bank BTN.
“Untuk syarat dan ketentuan tersebut, Kami memperhatikan cashflow pengembang, bagaimana loyalitas mereka, dan performa selama ini,” kata Suryanti menambahkan.
Suryanti berharap animo dari pengajuan KAR Mitra makin meningkat dengan banyaknya program promo.
“Tahun depan kami menargetkan pencapaian KAR dua kali lipat dari tahun ini dengan penawaran suku bunga yang makin menarik, program bundling dan lain sebagainya,” kata Suryanti. (*)
batampos.co.id – Meski penerbangan langsung dari Indonesia ke Arab Saudi dan sebaliknya resmi beroperasi lagi mulai hari ini, Rabu (1/12), namun tidak otomatis pengiriman jamaah umrah langsung kembali berjalan.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kanan) saat menggelar pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi H.E Taufig F. Alrabiah (kiri) di Mekah, Senin (22/11/2021). (ANTARA/Kemenag)
Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Eko Hartono saat dikonfirmasi tadi malam (30/11) mengatakan, info terakhir layanan aplikasi visa umrah untuk warga di Indonesia belum dibuka. Layanan tersebut mungkin dibuka setelah sertifikat vaksinasi di Indonesia terhubung dengan Saudi.
Sebagaimana diketahui, sertifikat vaksinasi Indonesia tercantum di dalam aplikasi PeduliLindungi. Pemerintah Saudi juga mempunyai aplikasi untuk layanan umrah. Nanti barcode vaksinasi di PeduliLindungi harus terbaca juga di aplikasi milik Saudi. ’’Sepertinya belum (terkoneksi, Red) ini. Itu yang masih kita tunggu,’’ tutur Eko.
Sementara itu, di Jakarta, pemerintah terus mempersiapkan prosedur penyelenggaraan umrah. Persiapan itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat bersama Komisi VIII DPR kemarin (30/11). Dia menegaskan, mulai hari ini Saudi memberikan izin penerbangan langsung untuk enam negara, termasuk Indonesia.
Dengan demikian, warga Indonesia bisa terbang langsung menuju Saudi tanpa harus transit dahulu di negara ketiga. ’’Maka, secara otomatis penyelenggaraan ibadah umrah juga dibuka. Tetapi mengikuti ketentuan yang ditetapkan Saudi,’’ terangnya.
Yaqut menuturkan, salah satu skenario yang ditetapkan adalah pemberlakuan one gate policy (OGP) atau kebijakan satu pintu. Karena itu, pemberangkatan hanya dilakukan dari Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian, sebelum keberangkatan, jamaah wajib melakukan karantina untuk pemeriksaan kesehatan di asrama haji.
Meskipun begitu, Yaqut mengatakan, ketentuan OGP tersebut akan dievaluasi secara berkala. Tidak tertutup kemungkinan pemberangkatan umrah dibuka di embarkasi atau bandara lain. Di antaranya, mempertimbangkan kebijakan atau respons Arab Saudi dan jumlah jamaah umrah yang akan berangkat.
Yaqut menjelaskan, persiapan penyelenggaraan umrah harus disusun dengan baik. Mulai patokan biaya referensi, pembuatan paket umrah, sampai pengurusan dokumen seperti visa. Termasuk pengecekan vaksinasi Covid-19. Dia menyatakan, saat ini dilakukan finalisasi integrasi data vaksinasi Covid-19 antara Kemenag dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Integrasi data itu penting karena pengurusan visa umrah memerlukan syarat keterangan sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis penuh.
Yaqut juga menyampaikan, akibat pandemi Covid-19, ada 59.757 calon jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya. Dari jumlah terebut, 18.752 orang sudah memiliki visa dan siap diberangkatkan. ’’Jamaah yang tertunda keberangkatannya tersebut menjadi prioritas diberangkatkan pada tahap awal dibukanya penyelenggaraan umrah pada Desember ini,’’ tutur Yaqut.
Dia juga menyinggung pelaksanaan haji 2022. Sampai kemarin, Kemenag belum mendapatkan undangan dari Arab Saudi untuk membahas MoU penyelenggaraan haji. Padahal, MoU itu sangat penting. Sebab, di dalamnya diatur soal besaran kuota haji untuk Indonesia.
Saat ini ada 198.371 calon jamaah haji reguler yang sudah melunasi biaya haji periode 2020. Dari jumlah tersebut, ada 2.363 orang yang mengajukan pengembalian setoran pelunasan biaya haji. Kemudian, ada 1.535 orang yang sudah melunasi ongkos haji, tetapi mengajukan pembatalan.
Berdasar kategori usia, 38.078 calon jamaah haji berusia lebih dari 65 tahun. Jika merujuk pada syarat penyelenggaraan umrah, mereka tidak bisa diterbangkan ke Saudi. Sebab, ketentuan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, penyelenggaraan umrah hanya diperuntukkan jamaah berusia 18–65 tahun. Data penting lainnya, 105.544 calon jamaah haji sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lengkap.
Sebagaimana diketahui, pemerintah Arab Saudi mengumumkan ketentuan baru kedatangan jamaah umrah di tengah pandemi Covid-19. Banyak pelonggaran yang ditetapkan. Di antaranya, soal karantina dan penggunaan vaksin Covid-19.
Pengumuman kebijakan baru penyelenggaraan umrah tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi Hisyam Abdul Mun’im Said. Salah satu kebijakan barunya adalah syarat pengajuan visa umrah yang wajib sudah menerima suntikan dosis lengkap vaksin Covid-19.
Jamaah umrah dengan dosis lengkap vaksin Covid-19 yang disetujui Arab Saudi bisa langsung menjalani umrah tanpa karantina. Sebagaimana diketahui, ada empat vaksin Covid-19 yang disetujui pemerintah Saudi. Yaitu, vaksin Moderna, Pfizer, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson.
Sementara itu, jamaah yang mendapatkan vaksin Sinovac serta vaksin lain yang diakui WHO, tetapi belum disetujui Saudi, tetap bisa berangkat umrah. Hanya, mereka harus menjalani karantina terlebih dahulu selama tiga hari. Setelah itu, mereka wajib PCR. Jika hasil PCR negatif, jamaah baru bisa menjalani ibadah umrah di Masjidilharam.
Kebijakan tersebut mendapatkan respons positif dari penyelenggara umrah di tanah air. Dengan keterangan tersebut, sudah bisa dipastikan tidak perlu vaksin booster untuk berangkat umrah. Syaratnya, jamaah harus bersedia menjalani karantina setiba di Saudi.
Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Firman M. Nur mengapresiasi keputusan Saudi tersebut. Dengan demikian, sudah bisa dipastikan ketentuan perjalanan umrah terkait pemberian vaksin Covid-19. Selain itu, pengumuman dari Saudi itu bakal diikuti dengan dibukanya layanan visa umrah, termasuk untuk Indonesia.
’’Kebijakan soal vaksin dan karantina itu membawa angin segar bagi umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia,’’ katanya kemarin (30/11). Dia berharap pemerintah Indonesia segera menindaklanjuti kebijakan Saudi tersebut. Kemenag bisa segera mengeluarkan rencana simulasi penyelenggaraan umrah.
Firman mengatakan, AMPHURI bersama asosiasi umrah lainnya dan Kemenag sudah sepakat untuk segera melakukan uji coba pemberangkatan umrah. Uji coba itu hanya diikuti petugas atau pengurus travel umrah. ’’Tujuannya, setiap PPIU memahami secara detail SOP pelayanan umrah,’’ tuturnya. Dengan begitu, mereka bisa menyampaikan informasi tersebut kepada jamaah yang direkrut. (*)
Dua kapal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Singapore Police Coast Guard (SPCG) melakukan pertemuan di Selat Singapura, Selasa, (30/11). F.BC Batam untuk Batam Pos
batampos.co.id – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun, dan Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam mengadakan pertemuan di laut (Rendezvous at Sea) dengan Singapore Police Coast Guard (SPCG) di Selat Singapura, Selasa, (30/11).
Pertemuan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh DJBC dan SPCG sejak ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai dan Commander of Singapore Police Coast pada 3 Februari 2020 di Jakarta.
“Acara ini tentu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kerja sama kedua negara, optimalisasi komunikasi khususnya dalam pelaksanaan patroli laut, dan terutama menjaga perbatasan kedua negara dari kegiatan ilegal,” ujar Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Iwan Kurniawan.
Ia menjelaskan kerja sama antara DJBC dan SPCG bertujuan untuk mencegah terjadinya segala bentuk kejahatan kemaritiman di wilayah perbatasan Indonesia dan Singapura seperti praktik perdagangan ilegal yang dikhawatirkan akan digunakan untuk mendanai kejahatan yang lebih besar antara lain transnational organize crime atau terorisme.
“Wilayah perbatasan laut Indonesia dan Singapura merupakan jalur strategis yang dipadati oleh kegiatan kemaritiman internasional sekaligus menjadi perlintasan kapal yang berlayar antarbenua dan antarsamudera. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya pengawasan yang ketat di wilayah perairan Indonesia dan Singapura,” kata Iwan.
Terdapat dua topik pembahasan utama yang dibahas pada kesempatan ini, yaitu cara mengoptimalisasikan strategi komunikasi khususnya di bidang patroli laut di wilayah Selat Singapura dan cara mempercepat penyelesaian koordinasi patroli laut dengan adanya standar operasional prosedur.
“Pertemuan yang dilaksanakan di atas kapal patroli milik masing-masing pihak merupakan gambaran ketika melakukan pengejaran penyelundup memasuki salah satu batas perairan negara, DJBC maupun SPCG akan tunduk kepada aturan teritorial masing-masing negara dan bersikap saling mempercayai,” ungkapnya.
Dalam pertemuan kali ini, DJBC diwakili oleh Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau, I Wayan Sapta Darma; Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Iwan Kurniawan; Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun, Kholis Kamaludin dan Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam, Waloyo serta jajaran awak kapal patroli BC 30005.
Sedangkan SPCG yang diwakili oleh Operations Officer Management, Deputy Superintendent of Police Billy Tan; Training Officer, Coastal Patrol Squadron, Deputy Superintendent of Police Isham Mohamed dan Manpower, Admin and Logistics Officer, Assistant Superintendent of Police Firdaus Taufik.
“Kerja sama ini sudah melalui banyak hal sejak ditandatanganinya MoU tahun 2020 lalu. Saya harap kita dapat terus menjalin kerja sama dengan baik, saling up date, dan mampu mencapai tujuan untuk menjadikan wilayah lebih aman dan lebih baik lagi,” ucap Billy Tan selaku perwakilan SPCG. (*)
batampos.co.id – ”Engkau berhak mendapat Ballon d’Or karena tahun lalu semua orang setuju bahwa kaulah yang terbaik. Kurasa France Football harus memberikan satu yang bisa dipajang di rumahmu.” Begitu kalimat bernada sportif dari Lionel Messi ketika memenangi Ballon d’Or 2021 di Paris kemarin (30/11) seperti dilansir Sky Sports.
Pernyataan itu ditujukan Messi kepada striker Bayern Muenchen Robert Lewandowski. Lewy –sapaan akrab Lewandowski– harus merelakan Ballon d’Or tahun ini jadi milik Messi.
Ballon d’Or ketujuh bagi bintang Paris Saint-Germain dan timnas Argentina tersebut setelah edisi 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, dan 2019. Messeven, begitu sebutan atau capaian Messi.
Pemain Paris St Germain Lionel Messi meraih Ballon d’Or ketujuh kalinya di Theatre du Chatelet, Paris, Prancis, 29 November. (Benoit Tessier/Reuters/Antara)
Padahal, banyak yang beranggapan Lewy berhak meraihnya setelah Ballon d’Or tahun lalu ditiadakan seiring pandemi Covid-19.m Dengan kata lain, edisi tahun ini adalah gelar yang tertunda bagi kapten timnas Polandia tersebut.
Secara de facto, Lewy memang merajai semua ajang bersama Bayern sepanjang musim lalu (2020–2021).
Dia meraih sextuple (enam gelar) bersama Die Roten dan menyandingkannya dengan predikat top scorer Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions. Lewandowski juga memenangi predikat pemain terbaik dunia FIFA tahun lalu.
Sayang, 180 jurnalis dari berbagai negara sebagai penilai Ballon d’Or lebih banyak ”melihat” sukses Messi kala memenangi Copa America 2021.
Itu merupakan penantian gelar bagi La Pulga atau Si Kutu selama 16 tahun membela timnas negerinya.
”Tanpa Ballon d’Or sekalipun, Lewandowski layak menjadi yang terbaik lantaran selalu konsisten bermain di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,” ucap CEO Bayern Oliver Kahn kepada Bild.
Seolah sebagai pelipur laga, Lewy terpilih sebagai striker terbaik dunia, penghargaan yang baru diadakan France Football dalam acara tahun ini. (*)
batampos.co.id – Saat ini sedang memasuki akhir tahun 2021, namun serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 masih banyak daerah yang belum maksimal.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tengah). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pun kembali mengingatkan pemerintah daerah agar mempercepat realisasi belanja yang masih tersisa dalam APBD Tahun Anggaran 2021.
Tito menegaskan, percepatan realisasi belanja APBD merupakan salah satu arahan presiden. Sama halnya dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), realisasi belanja APBD juga berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi secara nasional.
Menurut Tito, belanja daerah akan mendorong bertambahnya jumlah uang yang beredar di tengah masyarakat. Dampaknya, daya beli dan konsumsi di tingkat rumah tangga juga akan meningkat. Selain itu, belanja APBD juga dapat menstimulus dunia usaha atau pihak swasta yang keuangannya tengah mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19.
Berdasar data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) per 25 November, tren 3 bulan terakhir, yakni dari September, Oktober, dan November, total belanja daerah secara nasional adalah Rp 814,54 triliun atau 64,52 persen. Angka itu masih di bawah total belanja daerah secara nasional pada 2020 di kurun waktu yang sama, yaitu sebesar Rp 837,18 triliun atau 67,98 persen.
”Untuk belanja provinsi pada 2021 sebesar Rp 270,58 triliun atau 69,59 persen, masih di bawah belanja provinsi pada 2020, yaitu Rp 258,05 triliun atau 70,70 persen,” kata Tito.
Selain itu, belanja kabupaten pada 2021 adalah Rp 444,02 triliun atau 62,58 persen, masih di bawah belanja kabupaten pada 2020 yang mencapai Rp 474,34 triliun atau 66,92 persen. Untuk realisasi belanja kota pada 2021 baru mencapai angka Rp 99,94 triliun atau 60,89 persen. Capaian itu juga masih di bawah belanja pada 2020 yang mencapai Rp 104,79 triliun atau 66,41 persen.
Tito menyebutkan, sejumlah provinsi yang realisasi belanjanya masih terbilang rendah, di bawah 70 persen, seperti Provinsi Papua, Sulawesi Barat, Papua Barat, Jambi, Kalimantan Utara, Aceh, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
Sedangkan kabupaten dengan realisasi belanja terendah, di bawah 50 persen, yakni Kabupaten Yalimo, Mamberamo Raya, Mahakam Ulu, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Kupang, Muna, dan Takalar. Kemudian, kota dengan realisasi belanja di bawah 50 persen, yakni Kota Ambon, Balikpapan, Tanjung Balai, Banda Aceh, Bandar Lampung, Sorong, Bandung, Kota Banjar, dan beberapa kota lain.
”Waktu yang tinggal satu bulan ini, seluruh pemda bisa memaksimalkan capaian target belanja yang sudah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2021,” tegas Tito.
Plh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni membeberkan sejumlah strategi yang dapat dilakukan pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi belanja. Di antaranya mengoptimalkan pencapaian target kinerja setiap perangkat daerah, mempercepat realisasi Bantuan Sosial (Bansos), Jaring Pengaman Sosial (JPS), mempercepat pencairan insentif tenaga kesehatan, dan penggunaan anggaran bidang kesehatan lainnya.
”Daerah perlu juga meninjau ulang program dan kegiatan yang berpotensi tidak terserap dan/atau diindikasikan memiliki daya serap rendah, untuk dialihkan kepada program atau kegiatan yang menjadi prioritas utamanya untuk penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi beserta dampaknya,” ungkap Fatoni.
Untuk mendorong percepatan realisasi APBD, Kemendagri pun melakukan monitoring dan evaluasi realisasi APBD setiap minggu. Bahkan, Ditjen Bina Keuda, lakukan evaluasi harian dengan melibatkan sekretaris daerah kabupaten/kota beserta jajarannya secara virtual, terutama bagi daerah-daerah yang realisasi serapan anggarannya rendah.
Fatoni menambahkan, Kemendagri juga menerjunkan tim dari Inspektorat Jenderal (Itjen) dan Ditjen Bina Keuda ke daerah untuk memantau percepatan realisasi belanja tersebut. ”Untuk mempercepat realisasi belanja APBD pada Tahun Anggaran 2022 dan periode mendatang, Kemendagri membangun kerja sama dengan LKPP dalam hal pembinaan dan pengawasan pelaksanaan pengadaan barang/jasa, dalam hal ini pengadaan dilaksanakan secara lebih awal atau pengadaan dini di lingkup pemerintah daerah,” ucap Fatoni. (*)
batampos.co.id – Tujuh orang ditangkap dan 49 lainnya sedang diselidiki atas dugaan keterlibatan mereka dalam sejumlah pelanggaran terkait perjudian di Singapura.
Pada hari Rabu (1/12), polisi mengungkapkan bahwa dugaan pelanggaran tersebut terungkap dalam tiga operasi terpisah yang dilaksanakan antara 29 Oktober dan 21 November.
Operasi pertama dilakukan pada 29 Oktober di sebuah ruko sepanjang Norris Road. Pada operasi tersebut aparat menangkap sebelas pria berusia 37 hingga 67 tahun, termasuk dua orang yang diyakini telah mengorganisir kegiatan perjudian ilegal lain.
Tujuh dari pria itu ditangkap dan yang lain sedang diselidiki, semuanya pelanggaran di bawah “Common Gaming Houses Act” Singapura. Mereka juga diselidiki karena telah melanggar regulasi COVID-19 di Singapura.
Operasi kedua terjadi di sepanjang Jalan Marsiling pada 20 November, di mana polisi menangkap tiga pria dan dua wanita berusia 52 hingga 62 tahun. Dua diyakini bertindak sebagai bandar sementara tiga lainnya diduga menempatkan taruhan pada kuda.
Pada operasi tersebut polisi menyita uang tunai $1.100 bersama dengan dua ponsel dan perlengkapan taruhan.
Lima orang tersebut sedang diselidiki karena pelanggaran di bawah Betting Act Singapura.
Operasi ketiga dilakukan selama dua hari pada 20 dan 21 November. Operasi tersebut meliputi Bendemeer Road, Beach Road, Sago Lane, New Market Street, dan King George’s Avenue.
Sebanyak 40 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan perjudian ilegal ditangkap, termasuk 13 yang diduga sebagai bandar.
Semua 40 individu, yang terdiri dari 38 pria dan dua wanita, sedang diselidiki karena pelanggaran di bawah Betting Act dan Remote Gambling Act Singapura.
Mereka juga sedang diselidiki karena telah melanggar regulasi COVID-19. (*)
Tempat karantina bagi Pekerja Migran Indonesia yang pulang melalui Batam.
batampos.co.id – Pekerja Migran Indonesia di lokasi karantina Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang berkurang separuh. Ada yang diperkenankan kembali ke daerah asal dan ada juga yang dipindahkan ke rumah sakit karena terkonformasi positif. Jumlah terakhir PMI yang dikarantina sebanyak 342 orang pada, Selasa (30/11).
“Kemarin (Senin (30/11) masih ada 600 san lebih PMI. Hari ini sudah banyak yang pulang jadi sisa 342 orang. Yang positif dan dipindahkan ke rumah sakit sebanyak 11 orang,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa BP dan Pemko Batam di Tanjunguncang.
Selama beberapa pekan terakhir, jumlah PMI yang dikarantina fluktuatif diangka 300 hingga 600 san orang. Jumlah yang cukup banyak ini tentu jadi perhatian serius gugus tugas penanganan Covid-19 di kota Batam. PMI diawasi secara ketat. Mereka harus menjalani dua kali swab demi memastikan kesehatan mereka.
Jika terkonformasi positif Covid-19 maka harus dirawat terlebih dahulu hingga sembuh sebelum diperkenankan kembali ke tanah air. PMI ini umumnya dari Malaysia dan Singapura.
Jika ada PMI yang memiliki riwayat perjalanan ke beberapa negara tentu diperhatikan secara khusus. Pemeriksaan sampel bisa berulang kali demi memastikan apakah ada yang terpapar Covid-19 atau tidak. (*)
batampos.co.id – SPAM Batam telah menyelesaikan tiga pekerjaan interkoneksi jaringan pipa DN800-DN600 depan Rusun Muka Kuning, pemasangan PRSV DN 300 dan relokasi jaringan pipa induk DN600.
Pengerjaan dilakukan karena adanya pelebaran jalan di Simpang Barelang, Batu Aji.
Dikutip dari akun resmi media sosial kepelangganan SPAM Batam (airminumbatam), SPAM Batam menyampaikan informasi terkait tiga pekerjaan di atas untuk area Simpang Barelang, Batu Aji dan sekitarnya dimana pekerjaan sudah selesai dilaksanakan tanggal 1 Desember 2021 pukul 02.00 WIB.
Tahapan normalisasi suplai air kepada pelanggan sesuai tergambar dari peta, dengan detail penjelasan sbb:
1.Peta berarsir kuning meliputi daerah: Kelurahan Sagulung Kota, sebagian Kelurahan Bukit Tempayan, sebagian Kelurahan Tanjung Uncang, sebagian Kelurahan Tanjung Riau, sebagian Kelurahan Sungai Binti dan sebagian Kelurahan Tembesi. Normalisasi membutuhkan waktu antara 1 s.d 10 jam.
2.Peta berarsir orange meliputi daerah: sebagian Kelurahan Sungai Binti, sebagian Kelurahan Tanjung Riau, sebagian Kelurahan Tanjung Uncang, sebagian Kelurahan Sungai Langkai dan sebagian Kelurahan Sungai Lekop. Normalisasi antara 11 s.d 24 jam.
3.Peta berarsir merah meliputi daerah: sebagian Kelurahan Tanjung Uncang, sebagian Kelurahan Sei Binti, sebagian Kelurahan Sei Lekop dan sebagian Kelurahan Tembesi. Normalisasi lebih dari 24 jam.
Selama normalisasi berlangsung, SPAM Batam menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai 1×24 jam sejak perbaikan dengan berkoordinasi kepada RT/RW/Kelurahan setempat lalu menyampaikan melalui Layanan Call Center 24 jam SPAM Batam di nomor (0778) 6000 200.
Gunakan saluran resmi kepelangganan SPAM Batam untuk penanganan keluhan serta informasi kepelangganan melalui :
• Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) yang berada di Bengkong, Batu Aji, Tiban dan Batam Center
• Layanan Call Center SPAM Batam 24 jam, di nomor (0778) 6000 200
• WA Bisnis di 08117780155 untuk Info Tagihan Rekening Air dan Tunggakan
• Mobile Application Air Minum Batam, untuk mengetahui besaran rekening tagihan air dan sekaligus bisa langsung melakukan pembayaran air pada mitra bayar resmi SPAM Batam
• Instagram di @airminumbatam
• Twitter di @airminumbatam
• Facebook airminum_batam
• Website di airminumbatam.bpbatam.go.id
• Email di [email protected].(*)