Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8948

Batik Batam dan BBDC Meriahkan Batam 2nd Floor Fest

0
Encik dan puan kota Batam memperagakan model baju berbahan batik Batam karya pengrajin batik binaan Dekranasda Kota Batam. Foto: Disbudpar Kota Batam untuk Batam Pos

batampos.co.id – Dihari ketiga gelaran Batam 2nd Floor Fest, fashion show batik batam tampil memukau di hadapan 150 atlet paralayang dan pengunjung yang menghadiri Batam 2nd Floor Fest di Bukit Gendang Taman Buru Sembulang Galang Batam, Sabtu (27/11/2021).

Sebanyak 15 encik dan puan kota Batam memperagakan model baju berbahan batik Batam karya pengrajin batik binaan Dekranasda Kota Batam. Beragam model baju diperagakan dengan konsep casual dan glamour.

Batam 2nd Floor Fest semakin meriah dengan penampilan Bahana Barelang Drumb Corps (BBDC). Tampil dengan format full marching concert dan play back, anak-anak BBDC binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam ini mampu membuat kagum semua yang hadir.

Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan fashion show dan BBDC sengaja ditampilkan untuk menyukseskan Batam 2nd Floor Fest, kolaborasi Pangkalan Udara (Lanud) Hang Nadim Batam dengan Pemerintah Kota Batam.

Fashion show batik batam dan BBDC sengaja ditampilkan untuk menyukseskan kegiatan Pelangi Nusantara yang mengambil tema Batam 2nd floor fest. Tujuan kita untuk mengenalkan kepada masyarakat khususnya tamu-tamu dan atlit paralayang yang berasal dari seluruh Indonesia bahwa Batam memiliki batik khas dan batiknya juga bagus-bagus, tidak kalah dengan daerah lain,” ujarnya.

Kata Ardi, ada yang menarik dalam fashion show kali ini. Kalau biasanya para model berlenggang lenggok di atas catwalk, kali ini modelnya yang merupakan anak-anak duta wisata kota Batam harus berjalan di atas tanah berbatu dan lokasinya di atas bukit.

“Selain untuk mengenalkan batik batam, melalui kegiatan ini kita juga ingin mempromosikan bahwa mulai hari ini Batam sudah punya wisata sport dirgantara. Jadi pariwisata Batam sudah lengkap karena di darat, laut dan udara kita ada. Terima kasih kepada TNI AU yang telah menggagas Pariwisata dirgantara Batam,” sebutnya.

Selain Fashion show batik batam dan marching band BBDC, dihari pertama dan kedua digelarnya kegiatan Pelangi Nusantara yang berlangsung selama empat hari sejak (25/11) lalu, beberapa atraksi budaya dan kesenian daerah telah ditampilkan.

Di antaranya tarian Melayu dari sanggar Wan Sendari, Kuda lumping dari yayasan Bathoro Mayang Nusantoro, lagu Dana Dani dari Ikatan Keluarga Adonara dan lagu-lagu melayu dari Malaykuistik, pungkasnya.(*)

Bakar Semangat Peserta Rakernas BPD, Fachrul Razi Kawal Kesejahteraan dan Penguatan Desa

0

 

batampos.co.id – Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi, menghadiri Rakernas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau dikenal dengan Pengurus Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) yang berlangsung di Bandung, pada 25 -28 November 2021

Dalam sesinya, Senator Fachrul Razi turut membakar semangat para peserta yang hadir dari perangkat desa di seluruh Indonesia tersebut dengan mengatakan BPD sebagai mitra strategis DPD RI di Desa.

Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi, (kanan)

“Hari ini, anggaran untuk desa masih sangat terbatas, kesejahteraan bagi Badan Permusyawaratan Desa masih sangat minim, sudah saatnya sama sama kita perjuangkan BPD, perkuat wewenang kesejahteraan BPD,” tegas Fachrul Razi.

Fachrul Razi mengatakan bahwa Badan Permusyawaratan Desa masih dipandang sebelah mata, wewenangnya masih lemah, tugas terlalu berat namun belum sejahtera, bahkan menurutnya masih ada yang digaji dibawah UMR. “Negara harus memperhatikan kesejahteraan desa khususnya BPD agar ada tunjangan selama menjabat maupun akhir masa jabatan dalam bentuk pensiun dan kesejahteraan lainnya bagi desa yang ditetapkan dalam revisi UU Desa,” tegasnya.

Menurut Fachrul Razi, selain masalah kesejahteraan, terdapat permasalahan lainnya yang saat ini terus diperjuangkan DPD RI melalui revisi UU Desa. “DPD RI terus berjuang mencari solusi agar UU Desa dapat melindungi aparatur desa secara hukum.

“Adapun BPD merupakan salah satu Lembaga Desa yang menjalankan Fungsi Pemerintahan Desa sebagai demokratisasi desa. BPD memiliki fungsi dan tugas yang sangat strategis sebagai legislatif di desa dan penting dalam tahapan pengawasan dan penganggaran di Desa,” jelasnya.

Fachrul Razi menyayangkan akibat pandemi hari ini menjadi alasan bagi negara merevisi UU Desa dengan menggeser anggaran desa untuk kebutuhan pandemi, padahal anggaran desa sangat dibutuhkan untuk pembangunan desa. Harusnya negara memberikan dana tambahan dalam penanganan pandemi, bukan menggunakan dana desa. “Tidak ada stakholder yang tahu, kami ingin katakan pergeseran anggaran. ini upaya mengkerdilkan desa,” ujar Fachrul Razi dalam orasinya dihadapan peserta rakernas BPD, Kamis (25/11).

Ketua Komite I Fachrul Razi Menambahkan, Undang – Undang Desa bersifat lex spesialis (hukum bersifat khusus). UU Desa memberi ruang adanya pendekatan asimetris yang sesuai dengan konteks dan kekhasan yang dimiliki oleh masing-masing daerah dan desa di Indonesia.

“Indonesia perlu strategi dan pendekatan baru untuk kesejahteraan rakyat diawali dari Desa. Melalu Peraturan Pemerintah (PP) Menteri PDTT, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri. Hari ini BPD dan DPD RI sama sama kita perjuangankan kesejahteraan dan penguatan BPD,” tegas Alumni Politik Universitas Indonesia tersebut.

Fachrul Razi juga mengajak BPD, Kepala Desa dan Perangkat Desa untuk bersuara dalam memperjuangkan amandemen konstitusi terkait penguatan DPD RI. “Kuncinya adalah amandemen konstitusi dengan penguatan DPD RI, penghapusan presidential threshold dan untuk desa perlunya penguatan Desa dan kesejahteraan perangkat desa dan BPD,” tutup Fachrul Razi. (*)

Bukit Senyum

0

batampos.co.id- Lokasi Bukit Senyum sangat strategis. Berada di ketinggian 200 meter di atas permukaan laut. Dari bukit yang terletak di kawasan Kampung Seraya, Batuampar Batam ini, bisa melihat gemerlap Singapura di malam hari, atau sebagian wajah kota Batam dan Batuampar.

Tidak ada yang tahu, kenapa daerah ini diberi nama Bukit Senyum. ‘’Dulu, banyak tamu datang ke Batam. Saat melintasi Bukit Senyum, lampu-lampu di Batuampar dikiranya Singapura. Kita ya, senyum-senyum aja,’’ kata seorang warga.

Dari Bukit Senyum, Anda bisa melihat tidak hanya kapal-kapal di selat Singapura, juga pesawat yang terbang dan mendarat di bandara Changi Singapura. Bukit Senyum adalah salah satu tempat terbaik menikmati pemandangan Batam dari ketinggian.

Bukit senyum juga merupakan tempat favorit warga Batam untuk menyaksikan momentum pergantian tahun melihat kembang api dari seantero kota Batam dan dari Singapura.

Sayangnya, kawasan ini kurang tertata dengan rapi. Malam hari, dulu banyak warung remang-remang dan bar liar serta wanita-wanita seksi penjaja cinta semalam. Saat ini, sebagian dijadikan lokasi rumah liar, hingga penjual barang seken.

Padahal, lokasi Bukit Senyum ini termasuk paling strategis. Bisa sebagian melihat Batam dari ketinggian, terutama kawasan Batuampar. Bisa melihat Singapura dari kejauhan. Kontur tanahnya berbukit-bukit. ‘’Melihat kondisi Bukit Senyum, kita jadi sedih,’’ kata seorang warga, tersenyum. (aat)

Pantai Stres

0

batampos.co.id- Pantai Stres lokasinya di kawasan  antara Jodoh dan Batuampar. Tidak ada yang tahu, siapa yang memberi nama pantai stres. Di bibir pantai, dipasangi batu miring penahan ombak.

Tahun 90-an, pantai stres ramai pengunjung. Terutama para pekerja, yang melepas penat dan bersantai di malam hari. Dari pantai stres, dari kejauhan terlihat kerlap-kerlip lampu kota Singapura. Kapal-kapal berukuran besar dan kapal tanker, banyak yang labuh jangkar di depan pantai ini. Sampai sekarang.

Selain jadi tempat melepas suntuk dan stress, dulu pantai ini gelap dan banyak warung remang-remang, karaoke kelas bawah, dan wanita penjaja cinta plus lelaki hidung belang. Selain untuk menghilangkan stress, ada juga yang memilih pantai ini mengakhiri hidupnya, lantaran tidak tahan hidup di Batam. Itu dulu.

Namun, lama-lama, nama pantai stress lenyap dari ingatan. Ini lantaran ada tumpukan pipa di tepi pantai dan secara bertahap, bibir pantai ditimbun sehingga bibir pantai makin menjauh.

Saat ini, Pantai Stres masih ada. Setidaknya dari plang nama di pantai itu. Malah, pantai stress masih tercantum di peta google maps. Selain di Batam, ada juga pantai stres Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. (aat)

Taman Seribu Janji

0

batampos.co.id- Taman Seribu Janji ini terletak di Batamindo Park, di kawasan industri Batamindo, Mukakuning. Siapa yang memberi nama taman ini seribu janii? ‘’Yang memberi nama taman seribu janji ya karyawan Batamindo sendiri. Mungkin karena banyak janji manis yang diumbar di taman ini,’’ kata mantan pejabat Batamindo, tertawa.

Ada yang menganggap, Taman Seribu Janji adalah taman yang berlokasi di belakang gedung Batamindo. Tapi, ada pula yang mengatakan, Taman Seribu Janji terletak di dekat Blok R dormitory Batamindo. Di taman ini, disediakan bangku tempat duduk dari beton.

Tahun 1999 adalah puncak kejayaan kawasan industri Mukakuning. Jumlah karyawan hampir 100 ribu orang. Sebagian besar pekerja pabrik adalah perempuan, berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Percaya atau tidak, seorang cowok, bisa punya empat sampai lima pacar di dormitory. Karena sang cowok penggangguran, pacarnya yang memberi jajan.

Sebagian pekerja industri Mukakuning, menyebut taman dan padang rumput di belakang gedung Batamindo sebagai Taman Seribu Janji dan sangat populer di kalangan karyawan Mukakuning. Apalagi, di dekat taman tersedia pusat jajanan serba ada alias pujasera. Di taman ini, para pekerja bercengkrama, sepulang bekerja.

Hamparan rumput yang hijau, tempat bersantai di sore hari, menjadi pusat informasi lowongan kerja, terutama ketika banyak perusahaan yang beroperasi dan penghuni dormitory menikmati taman dan bunga Sakura.

Tak sedikit pula yang menjadikan taman ini lokasi pacaran, tempat janjian, dan nongkrong sepulang bekerja. ‘’Ada cerita cinta di taman ini,’’ tulis Dewi Novita. Sudah 10 tahun di Batam, saya baru tahu taman ini namanya Taman Seribu Janji, tulis Imam. Taman ini terkenal bersih, indah dan teduh.  (aat)

 

Tahukah Anda Jumlah Nama Bengkong?

0

Bengkong kawasan pemukiman padat dengan puluhan nama. f:iman wahyudi batampos.co.id- Apa arti kata Bengkong? Di Batam, nama Bengkong adalah sebuah kecamatan di Batam. Lahannya berbukit-bukit. Jumlah penduduk Kecamatan Bengkong nomor tiga terbesar di Batam, setelah Sagulung dan Batam Kota.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata Bengkong adalah bengkok. Uniknya, nama Bengkong di Batam ini, mencapai puluhan nama. Berapa jumlah seluruhnya?

‘’Berapa jumlah nama Bengkong, saya tidak tahu pasti. Seperti berevolusi sepanjang zaman,’’ kata Guntur Sakti, mantan Camat Batuampar. Pernah ada yang menghitung, jumlahnya 36 buah. ‘’Saya tak tahu lagi sekarang, mungkin sekitar 44 nama Bengkong,’’ kata Gusril, mantan Ketua RW Bengkong Harapan.

Ayo kita hitung. Bengkong Indah, Bengkong Indah I, Bengkong Indah II, Bengkong Indah Atas, Bengkong Indah Swadaya, Bengkong Harapan I, Bengkong Harapan II,  Bengkong Sadai, Bengkong Laut, Bengkong Palapa I, Bengkong Palapa II, Bengkong Kolam, Bengkong PLTD, Bengkong Kodim, Bengkong Swadeby, Bengkong Polisi, Bengkong Aljabar.

Bengkong Mahkota, Bengkong Permai, Bengkong Pertiwi, Bengkong Kodim, Bengkong Kartini, Bengkong Baru, Bengkong Tengah, Bengkong Abadi, Bengkong Abadi II, Bengkong Nusantara, Bengkong Wahyu, Bengkong Jaya, Bengkong Telaga Indah, Bengkong Dalam dan Bengkong Seken. Masih ada yang belum disebut namanya?

Dengan nama sebanyak itu, Kecamatan Bengkong terdiri dari empat kelurahan saja. Yakni, Kelurahan Bengkong Laut, Kelurahan Bengkong Indah, Kelurahan Sadai dan Kelurahan Tanjung Buntung. (aat)

Pembayaran Pesangon Karyawan Tunggu Penjualan Aset

0
Hotel Nagoya Plasa. Foto: nagoyaplasa.co.id

batampos.co.id- Sekitar 25 mantan karyawan Hotel Nagoya Plaza mendatangi bekas tempat kerja mereka untuk menuntut hak berupa pesangon yang belum dibayarkan oleh managemen. Sebab, pesangon itu sudah melewati tanggal batas pembayaran di bulan Oktober dalam kesepakatan bersama yang dibuat antara mantan karyawan dan managemen.

BACA JUGA: Manajemen Hotel Nagoya Plasa Respons Tuntutan Mantan Karyawan

Direktur Pengembangan SDM Fajar Gruop, Murad mengatakan, dalam kesepakatan bersama yang juga diketahui oleh Disnaker, dalam perjanjian itu ada pembayaran tahap pertama dan tahap kedua. Dimana, untuk pembayaran tahap pertama berupa gaji, service dan THR sudah dibayarkan seluruhnya oleh managemen Hotel Nagoya Plaza.

“Jadi jangan ada kata tidak dibayarkan. Saya tuntut nanti mereka. Sudah dibayarkan tahap pertama, gaji sudah lunas semua, tinggal pesangon,” tegas Murad, Jumat (26/11).

Ia mengakui, jika pembayaran tahap kedua berupa pesangon sudah melewati batas pembayaran sesuai dengan isi dari kesepakatan bersama yang sudah dibuat. Sehingga, ia meminta kepada seluruh mantan karyawan Hotel Nagoya Plaza untuk memberikan perpanjangan waktu, karena saat ini pihaknya dari Fajar Group juga tengah melakukan penjualan aset. Sebab, penjualan aset itu tidak mudah, karena nilai aset yang akan dijual hampir Rp 7 miliar.

“Kami sudah tawarin aset kami yang ada dan tunggu jual. Begitu (sudah) jual. Saya bayarkan semua, saya bilang. Mereka tidak sabar saja, kalau tidak sabar kita tempuh jalur hukum saja ke PHI. Lebih bagus,” tuturnya.

Ia melanjutkan, Ceo Fajar Group, HM Alwi Hamu juga sudah menjual beberapa aset pribadinya untuk membayarkan hak-hak dari karyawan Hotel Nagoya Plaza. Sehingga, Murad kecewa dengan kedatangan 25 mantan karyawan ke Hotel Nagoya Plaza yang katanya untuk silaturahmi, namun datang dengan berkumpul-kumpul di sekitaran hotel sehingga membuat ketidak nyamanan.

“Ada Wakapolsek datang. Jadi saya bilang, selama mereka tidak membuat anarkis kami welcome saja. Tapi kalau sudah bilang tidak dibayarkan haknya 2 tahun, itu membohongi publik. Itu bisa dituntut mereka, kalau perlu ya kita giring saja ke kantor polisi bicara secara hukum,” tuturnya.

Terkait dengan Hotel Nagoya Plaza yang akan kembali beroperasi, Murad memang mengakui jika hotel akan kembali buka untuk membayar pinjaman dari Bank Bukopin. Sehingga, jika pinjaman yang digunakan untuk merenovasi itu tidak dibayarkan, maka Bank Bukopin akan menyita Hotel Nagoya Plaza dan semua pihak tentunya tidak akan mendapatkan apa-apa lagi.

“Karena kita sudah dapat SP dua dari Bukopin, boleh diklarifikasi ke Bukopin. Sampai saya bilang ke Bukopin, ya sudah kita buka lagi, saya cari operator dan operator itu yang membiayai untuk menghidupkan,” katanya.

Untuk itu, Murad meminta kepada seluruh mantan karyawan Hotel Nagoya Plaza untuk tidak takut jika hotel buka kembali. Sebab, dengan kembalinya beroperasinya Hotel Nagoya Plaza, maka secara otomatis seluruh mantan karyawan yang belum dibayarkan pesangonnya mempunyai aset di Hotel Nagoya Plaza.

“Merka datang ke sini kalau ada sesuatu yang penting akan kita bantu kalau rezeki bagus. Sambil menunggu pariwisata ini, kita bisa bayar hak kalian. Tapi harus sabar, ini zaman pandemi. Jangan bicara ekonomi normal. Allah yang tau semua ini permasalahan pandemi. Jadi jangan menuntut,” tegasnya.

Untuk itu, Murad kembali meminta seluruh karyawan bersabar juga karena saat ini CEO Fajar Group, HM Alwi Hamu tengah berusaha. Sebab, CEO Fajar Group sudah meminta kepada Murad untuk menyelesaikan permasalahan karyawan ini secara baik-baik. Bahkan dirinya sudah menemui 25 mantan karyawan yang datang bahkan telah mengundang pihak yang menjadi operator Hotel Nagoya Plaza selanjutnya.

“Ini mereka bantu kita jadi operatornya. Ingat itu, cuma dibantu menjadi operator supaya ini ada pendapatan. Mungkin kita bisa tunggu beberapa bulan ini sambil menunggu beliau (Alwi Hamu) mengusahakan jual aset. Aset ini dijual tak semudah yang mereka bayangkan, karena ada nilainya. Mungkin kalau ratusan juta, sudah selesai dari kemarin,” imbuhnya. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

 

Pendamping PKH Sukses Dampingi Anak KPM Jadi Seorang Prajurit TNI

0

 

batampos.co.id – Upaya penanggulangan kemiskinan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial RI salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Hingga saat ini, PKH telah banyak mendulang sukses membantu keluarga miskin di tanah air bisa mandiri, berdaya secara ekonomi serta tahap berikutnya digraduasi.

Hal itulah yang dirasakan pasangan suami-istri, Busa Lawa dan Olif, Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di mana anak pertamanya Febriyantho dinyatakan lulus seleksi calon tamtama TNI dan akan mengikuti pendidikan selama tujuh bulan.

Pendamping PKH Kecamatan Kulawi Selatan, Azis Wilkerson menyatakan bahwa keluarga asal Desa Sungku, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah bersyukur atas bantuan PKH yang telah membantu anaknya sukses.

“Hari ini Tuhan telah merubah nasibmu dan suatu saat nanti jika kembali jangan pernah berubah, itu berkat mujizat, serta atas bantuan PKH, ” ujar Azis Wilkerson.

Awal cerita dimulai saat Febriyantho menyampaikan niat ingin menjadi seorang prajurit TNI dengan serius, Azis merespon dengan melakukan pendampingan, melatih renang dan mengurus dokumen selama dua bulan sebelum pendaftaran.

“Ingat ibumu merasa berbangga, dia tidak pernah menyangka melahirkan seorang anak yang nantinya menjadi prajurit TNI kebanggaan keluarga,” ujar Azis, haru.

Koordinator Wilayah I PKH Sulawesi Tengah, Saiful Bakri, merasa bangga dalam proses pendampingan tidak hanya menitikberatkan penerimaan bantuan sosial tetapi lebih pada perhatian pendamping terhadap anak KPM yang memiliki potensi menjadi aparat negara.

“Alhamdulillah, ada anak KPM PKH yang dinyatakan lulus seleksi prajurit TNI dan jadi kebanggaan bahwa pendamping PKH tidak hanya pendamping bantuan sosial, tapi lebih dari apa yang harus dilakukan,” tandas Saiful.

Tugas seorang pendamping harus lebih jeli melihat potensi pada diri anak – anak KPM dengan memberikan ruang, kesempatan dan mendorong mengejar cita-cita mereka mewujudkan masa depan gemilang.

“Ke depan, semoga banyak lagi lahir dari anak-anak KPM yang memberikan rasa kebanggaan bagi keluarga dan daerah dengan berbagai prestasi, tidak hanya menjadi prajuti TNI tapi di bidang yang lain, ” harap Saiful. (*)

Ungkap Premanisme dan Pungli, Polsek Lubukbaja Raih Penghargaan Polsek Terbaik se Kepri

0
Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Fajar Bittikaka menerima penghargaan dari Direskrimum Polda Kepri Kombes Jefri R.P. Siagian dalam pengungkapan kasus premanisme dan pungli. f. budi

batampos.co.id – Unit Reskrim Polsek Lubukbaja menerima penghargaan peringkat 1 dari Polda Kepri. Penghargaan ini atas keberhasilan Polsek dalam menangani kasus premanisme dan pungli di Kepri.

Direskrimum Polda Kepri Kombes Jefri R.P. Siagian mengatakan penghargaan ini dapat meningkatkan kinerja jajaran Reskrimum Polda Kepri di masa mendatang dalam memperkuat eksistensi dan kredibilitas Polri sebagai salah satu fungsi pemerintahan dan alat negara yang memiliki tugas pokok menegakkan hukum.

BACA JUGA: Personel Polsek Belakang Padang Tegur Warga yang Langgar Protokol Kesehatan

“Ini penghargaan yang tinggi atas berbagai prestasi dalam mengungkap berbagai kasus premanisme dan pungli yang selama Ini meresahkan masyarakat di Kepri,” katanya.

Jefri mengatakan untuk membesntas premanisme dan pungli ini dibutuhkan juga kerjasama dengan masyarakat. Ia meminta kepada seluruh masyatakat Batam untuk tidak menggunakan jasa sekelompok orang ataupun preman.

“Tidak perlu gunakan jasa kelompok atau perorang (preman). Kalau butuh bantuan, segera lapor polisi,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melihat maupun mengalami tindakan premanisme untuk segera melapor ke polisi. Atau melakui layanan 110. “Segera laporkan ke kita, akan kita tindak tegas,,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubukbaja AKP Budi Hartono menyambut baik dengan penghargaan yang diterima pihaknya. Ia berharap penghargaan ini dapat memotivasi personel polsek untuk meningkatkan kinerja. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Polres Bintan Ikut Sukseskan Vaksinasi Serentak Indonesia, 118 Warga Bintan Divaksinasi

0
Seorang warga saat divaksin di Polsek Bintan Timur, Kijang, Sabtu (27/11). F.Slamet Nofasusanto

batampos.co.id – Polres Bintan ikut menyukseskan vaksinasi serentak Indonesia dalam rangka akselerasi percepatan vaksinasi, Sabtu (27/11). Kegiatan dibuka secara virtual oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Gedung GOR Pusbang Perhubungan, Bogor.

BACA JUGA: Vaksinasi Jangkau Pulau Sasar Warga Desa Dendun dan Pangkil

Secara virtual, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyapa masyarakat yang ikut vaksinasi dan jajarannya di tiga Polda yakni Polda Papua, Aceh, dan Maluku.

Dalam amanatnya, Kapolri berterimakasih ke seluruh jajaran Polda dan Polres Se-Indonesia atas jerih payahnya ikut menyukseskan akselerasi percepatan vaksinasi di wilayah masing-masing.

Kabag Ops Polres Bintan, AKP Monang didampingi Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi dan Camat Bintan Timur, Sofyan memantau pelaksanaan vaksinasi di Polsek Bintan Timur, Kijang, Sabtu (27/11). F.Slamet

Kapolri juga berpesan kepada anggota untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas di masa pandemi.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, Polres Bintan ikut mendukung dan menyukseskan program vaksinasi serentak Indonesia yang dibuka Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolres mengajak masyarakat Bintan ikut menyukseskan program vaksinasi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Kapolres juga mengimbau masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menjaga protokol kesehatan diantaranya memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan serta mengurangi bepergian.

“Mudah-mudahan dengan kita ikut menyukseskan vaksinasi, Bintan terbebas dari covid-19,” harapnya.

Kabag Ops Polres Bintan, AKP Monang P Silalahi mengatakan, di Bintan, vaksinasi serentak Indonesia dilaksanakan di dua polsek yakni Polsek Bintan Utara dan Polsek Bintan Timur.

Di Polsek Bintan Utara dipimpin Wakapolres Bintan, Kompol M Tahang dan Kapolsek Bintan Utara Kompol Suharjono sedangkan di Polsek Bintan Timur dipimpin Kabag Ops AKP Monang P Silalahi didampingi Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi.

Hingga selesai, Monang mrnyebut, ada sekira 118 orang yang sudah divaksin dengan rincian 90 orang mengikuti vaksinasi di Polsek Bintan Timur sedangkan 28 orang mengikuti vaksinasi di Polsek Bintan Utara.

Monang berharap, agar masyarakat yang belum divaksin agar mempunyai kesadaran untuk divaksin dengan mendatangi gerai vaksin Polri atau puskesmas yang ada di wilayahnya. (*)

Reporter: Slamet