Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 899

Kasus Kekerasan Anak oleh ASN, Sekda Anambas: Jaga Sikap dan Kendalikan Emosi

0
Sekda Anambas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar selalu menjaga sikap dan perilaku, baik di lingkungan tempat tinggal maupun saat bermasyarakat.

Pesan ini disampaikan Sahtiar menyusul keterlibatan salah satu ASN Pemkab Anambas, Rony Lazut, dalam kasus kekerasan terhadap anak yang telah diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Anambas.

“Jadikan ini pelajaran. Sebagai ASN, harus menjaga sikap karena kita ini menjadi cerminan atau contoh yang baik kepada masyarakat,” kata Sahtiar, Selasa (30/9).

Sahtiar menegaskan, ASN dituntut mampu mengendalikan emosi dalam menghadapi persoalan pribadi maupun yang berkaitan dengan masyarakat. Menurutnya, perilaku negatif seorang ASN bisa berdampak luas, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga institusi.

“ASN harus berhati-hati. Emosi itu manusiawi, tetapi wajib kita kendalikan. Jangan sampai tindakan kita justru merugikan diri sendiri, keluarga, institusi, dan masyarakat,” tegasnya.

Atas kasus ini, Pemkab Anambas telah memberikan teguran lisan kepada Rony Lazut. Sahtiar berharap yang bersangkutan dapat memperbaiki diri serta kembali menjadi teladan.

“Baru teguran lisan saja, kalau sanksi belum. Kita lihat dari sisi kemanusiaan, karena ini akibat emosi sesaat,” ujarnya.

Kasus ini bermula pada 16 Mei lalu ketika Rony bersama seorang ASN Pemprov Kepri, Hazman, mendapati seorang anak berusia 13 tahun berinisial MD mencuri besi milik aset Pemprov Kepri.

Karena korban tidak mengaku, keduanya emosi dan memukul MD secara bergantian hingga mengenai pipi kiri dan telinganya. MD mengalami luka dan rasa sakit, sehingga kasus dilaporkan ke polisi.

Rony dan Hazman sempat ditahan di sel Polres Anambas selama delapan hari. Namun, kasus akhirnya diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice setelah ada perdamaian dengan keluarga korban. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Kasus Kekerasan Anak oleh ASN, Sekda Anambas: Jaga Sikap dan Kendalikan Emosi pertama kali tampil pada Kepri.

Kalibrasi PAPI Light di Bandara Dabo Singkep Tingkatkan Akurasi Pendaratan Pesawat

0
Bandara Dabo Singkep
Kepala UPBU Kelas III Dabo Singkep, Indra Rokhman (rompi merah) bersama dengan pilot yang melakukan kalibrasi PAPI di Bandara Dabo Singkep, Selasa (30/9). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dabo Singkep melakukan kalibrasi Precision Approach Path Indicator (PAPI) Light pada runway utama, Selasa (30/9).

Kepala UPBU Dabo Singkep, Indra Rokhman, menegaskan kalibrasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan pendaratan pesawat lebih aman dan akurat.

“Kalibrasi ini penting untuk keselamatan penerbangan,” kata Indra.

PAPI Light adalah sistem lampu yang memberi informasi visual kepada pilot terkait sudut pendaratan. Alat ini membantu pilot menjaga lintasan pendaratan agar sesuai dengan standar keselamatan internasional.

“PAPI membantu pilot menentukan sudut pendaratan tepat,” jelasnya.

Kalibrasi dilakukan oleh Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan. Prosesnya menggunakan pesawat khusus King Air Beechcraft 200GT yang diterbangkan Capt. Irwan Saputra.

Indra menjelaskan, kalibrasi PAPI wajib dilakukan minimal dua tahun sekali. Tujuannya menjaga sudut kemiringan lampu PAPI tetap sesuai standar internasional.

“Standar penerbangan internasional harus selalu dipenuhi,” ujarnya.

Selain menjaga akurasi, kalibrasi juga menunjang efisiensi penerbangan. Panduan pendaratan yang tepat dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan kenyamanan bagi penumpang.

“PAPI berperan besar dalam keselamatan penerbangan,” tegasnya.

Reporter: Vatawari 

Artikel Kalibrasi PAPI Light di Bandara Dabo Singkep Tingkatkan Akurasi Pendaratan Pesawat pertama kali tampil pada Kepri.

Truk Proyek Ugal-ugalan, Warga Seibinti Sesak Napas Diterjang Debu

0
Lokasi proyek pematangan lahan di Seibinti. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Warga di dua kelurahan, Seibinti dan Seilekop, Kecamatan Sagulung, mengeluhkan debu tebal dan suara bising yang dihasilkan oleh lalu lalang truk proyek di jalan penghubung antarwilayah tersebut. Kondisi ini sudah berlangsung beberapa pekan terakhir dan mulai mengganggu aktivitas serta kesehatan warga, terutama para pengendara motor.

Truk-truk besar yang hilir mudik mengangkut tanah dari lokasi proyek pematangan lahan, menyisakan debu tebal yang beterbangan. Debu ini bahkan menutupi badan jalan dan masuk ke rumah-rumah warga yang tak jauh dari lokasi.

“Dada sesak, mata perih. Kalau truk lewat kencang, debunya langsung mengepul, apalagi siang hari, panas dan debu jadi satu,” kata Susanto, warga Seibinti, Selasa (30/9).

Tak hanya debu, warga juga resah dengan kecepatan truk yang ugal-ugalan. Banyak truk proyek melaju tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain.

“Kami sering ngerem mendadak. Pandangan bisa hilang sesaat karena debu. Kalau ada anak sekolah atau ibu-ibu naik motor bisa bahaya,” ucap Mirna, pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Pantauan di lapangan, proyek pematangan lahan terlihat aktif, terutama di samping kawasan industri Candi Bantar. Truk roda sepuluh tampak hilir mudik membawa muatan tanah. Tak sedikit dari mereka yang membawa muatan tinggi dan tak tertutup terpal, memperparah sebaran debu di jalan.

Selain debu, warga juga mengeluhkan getaran dan suara bising dari kendaraan berat yang melintas terus-menerus. “Kalau malam juga masih ada truk lewat. Rumah ikut bergetar, tidur jadi terganggu,” ujar Yunita, salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari jalan utama.

Menanggapi keluhan itu, Lurah Seibinti, Jamil, mengakui pihaknya sudah menerima aduan dari warga dan berharap ada pengaturan aktivitas proyek agar tidak merugikan masyarakat.

“Kami tidak menolak proyek. Tapi jangan sampai warga jadi korban. Kami minta pengelola proyek tertib: jangan kebut-kebutan, jaga kebersihan jalan, dan pastikan muatan ditutup rapat,” tegas Jamil.

Ia juga mendorong pihak pengembang untuk melakukan penyiraman jalan secara berkala, terutama saat jam sibuk. “Semua pihak ingin nyaman. Jalan tetap dipakai bersama, bukan hanya truk proyek,” tambahnya.

Masyarakat berharap, pemerintah dan aparat tidak tinggal diam. Setidaknya, ada pembatasan kecepatan untuk kendaraan proyek, penegakan aturan muatan, dan pengawasan berkala terhadap kegiatan pematangan lahan di lokasi tersebut.

“Kami tidak minta proyek dihentikan. Tapi tolong ada pengawasan dan tindakan tegas. Kalau dibiarkan, tinggal tunggu waktu sampai ada yang celaka,” ujar Susanto. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Truk Proyek Ugal-ugalan, Warga Seibinti Sesak Napas Diterjang Debu pertama kali tampil pada Metropolis.

Usai Docking Tahunan, KM Kelud Segera Kembali Berlayar Awal Oktober

0
Kapal Pelni saat sandar di Pelabuhan.

batampos – Kapal Motor (KM) Kelud milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dipastikan segera kembali melayani masyarakat setelah menjalani docking tahunan sejak 11 September 2025. Kapal penumpang terbesar yang melayani rute Batam – Belawan – Tanjung Balai Karimun – Tanjung Priok itu dijadwalkan kembali berlayar pada awal Oktober mendatang.

“KM Kelud saat ini masih tahap akhir docking. Jadwal keberangkatan akan diumumkan segera setelah dirilis oleh kantor pusat,” kata Edwin Kurniansyah, Kepala Cabang PT PELNI Batam, saat ditemui di kantornya, Selasa (30/9).

Docking tahunan merupakan agenda wajib bagi seluruh kapal milik PELNI, termasuk KM Kelud, untuk menjamin standar keselamatan dan kenyamanan pelayaran. Selama proses ini, KM Kelud menjalani perawatan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan mesin, sistem keselamatan, hingga pengecatan ulang lambung kapal.

“Perawatan ini adalah bentuk komitmen kami terhadap keselamatan penumpang. KM Kelud akan kembali beroperasi dengan kondisi yang lebih prima,” tegas Edwin.

Edwin menambahkan, pemesanan tiket KM Kelud untuk Oktober 2025 belum dibuka, karena jadwal resmi dari kantor pusat PELNI belum dirilis. Ia mengimbau masyarakat agar tidak terpancing informasi yang belum resmi, dan menunggu pengumuman melalui kanal resmi PELNI.

“Begitu jadwal keluar, kami akan segera umumkan ke masyarakat. Pemesanan tiket akan dibuka seperti biasa melalui aplikasi, website, maupun loket resmi,” katanya.

Sebagai salah satu kapal andalan dan terbesar milik PELNI, KM Kelud memiliki kapasitas ribuan penumpang dan menjadi tulang punggung transportasi laut dari Batam menuju wilayah barat Indonesia, khususnya Medan dan Jakarta.

Selama kapal tidak beroperasi, masyarakat terpaksa menggunakan kapal swasta atau moda penerbangan untuk melakukan perjalanan jarak jauh.

Edwin berharap, setelah KM Kelud kembali berlayar, pelayanan kepada masyarakat bisa kembali optimal. “Sesuai rencana, awal Oktober kapal sudah bisa melayani penumpang lagi. Kami pastikan dalam kondisi terbaik,” ucapnya.

PELNI menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan di semua rute. Ke depan, perawatan rutin seperti docking akan tetap dijalankan sesuai jadwal agar kapal-kapal yang melayani masyarakat selalu dalam kondisi layak laut.

“Kami berterima kasih atas kesabaran masyarakat. Yang pasti, keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama,” tutup Edwin. (*)

Reporter: Renggga Yuliandra

Artikel Usai Docking Tahunan, KM Kelud Segera Kembali Berlayar Awal Oktober pertama kali tampil pada Metropolis.

DPRD Kepri Kawal Ketat Pelaksanaan MBG, Siap Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin

0
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin, menegaskan pihaknya akan terus mengawal ketat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam dan Kepri. Hal ini menyusul adanya insiden yang sempat terjadi di lapangan dan menjadi perhatian publik.

Wahyu menyebut Gubernur Kepri beserta wakilnya sudah turun langsung meninjau dapur penyedia MBG. Mereka juga meminta agar perbaikan bisa segera dilakukan.

“Saya berharap apa yang disampaikan Pak Gubernur bisa dilaksanakan dengan baik oleh dapur MBG, karena ini menyangkut kesehatan dan keselamatan siswa-siswi di Kota Batam,” ujar Wahyu, usai menghadiri Musyawarah Kota (Muskot) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) di Kantor Dispora Batam, Selasa (30/9).

Baca Juga: Cegah Makanan Basi dan Keracunan, Polda Kepri Perketat Pengawasan MBG

Ia menekankan, jika standar operasional prosedur (SOP) dijalankan dengan baik, kasus serupa tidak akan terulang kembali. DPRD Kepri bersama pemerintah provinsi akan terus melakukan pemantauan dan kunjungan ke dapur MBG di seluruh Batam maupun Kepri.

“Kami mengawal ini dengan baik karena prihatin atas kejadian tersebut. Saat ini memang masih baru, mungkin SOP-nya belum berjalan maksimal. Mudah-mudahan kalau SOP sudah dijalankan dengan baik, tidak ada lagi kasus serupa,” jelasnya.

Terkait kemungkinan penghentian dapur SPPG yang tidak menjalankan sesuai SOP, Wahyu menyebut hal itu masih akan dikoordinasikan dengan Gubernur. Jika ke depan masih ditemukan pelanggaran, pihaknya mendorong adanya sanksi tegas.

“Kalau setelah evaluasi masih ada kejadian lagi, maka perlu diberikan sanksi yang lebih tegas, termasuk pencabutan izin dan diganti dengan yang lebih siap,” tegasnya.

Wahyu menambahkan, DPRD Kepri juga aktif melakukan pengawasan dengan turun ke lapangan secara rutin setiap pekan. Hal itu dilakukan untuk memastikan program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan awal, yakni memberikan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah secara aman dan sehat. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel DPRD Kepri Kawal Ketat Pelaksanaan MBG, Siap Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin pertama kali tampil pada Metropolis.

Marina City Masih Dialihkan, Jalan Ditutup hingga Penimbunan Rampung

0
Progres pengerjaan gorong gorong di jalan Marina City. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Proses perbaikan jalan di simpang Perumahan Jupiter, Marina City, kini menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah gorong-gorong lama dibongkar, gorong-gorong baru sudah berhasil ditanam di lokasi. Pengerjaan kini memasuki tahap penimbunan badan jalan sekaligus pembenahan drainase induk di sekitar area perbaikan.

Meski progres berjalan baik, akses jalan Marina City di titik perbaikan masih ditutup total. Untuk sementara, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif di kawasan Perumahan dan Pertokoan Dream Land Marina. Pengguna jalan diimbau bersabar hingga perbaikan tuntas agar jalur utama kembali aman dilintasi.

Kerusakan jalan ini sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Bagian jalan di atas gorong-gorong lama terus menurun akibat keretakan dan tersumbatnya saluran, ditambah intensitas hujan tinggi yang memperparah kondisi. Warga khawatir jalan bisa amblas sewaktu-waktu dan menimbulkan korban jika tidak segera ditangani.

Baca Juga: Jalan di Simpang Marina City Ambles, Truk Berat Dituding Jadi Penyebab

Desakan warga akhirnya ditindaklanjuti Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA). Alat berat diturunkan untuk melakukan penggalian, membongkar gorong-gorong lama, hingga kini menggantinya dengan yang baru. Langkah ini diyakini dapat menjadi solusi permanen agar jalan kembali kokoh.

Sebelumnya, Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, menegaskan bahwa perbaikan ini sifatnya mendesak. Ia menyebut gorong-gorong baru sudah disediakan sejak beberapa waktu lalu, dan proses pengerjaan saat ini diharapkan bisa segera rampung. “Kami minta pekerjaannya dipercepat, karena jalan ini adalah akses utama warga Marina City,” ujarnya.

Warga setempat juga menyambut baik langkah perbaikan ini. Umar, pengguna jalan, berharap pengerjaan bisa diselesaikan tepat waktu sehingga arus lalu lintas kembali normal. Sementara Jamsir, warga lainnya, meminta adanya pengawasan ketat terhadap aktivitas kendaraan berat seperti truk kontainer setelah jalan diperbaiki, agar kerusakan tidak cepat terulang.

Kondisi jalan Marina City selama ini memang menjadi sorotan karena padatnya lalu lintas kendaraan berat akibat banyaknya proyek pembangunan di kawasan tersebut. Selain merusak jalan, aktivitas itu juga kerap menimbulkan kemacetan, terutama pada jam sibuk. Warga menilai solusi jangka panjang harus mencakup perbaikan jalan sekaligus pengaturan arus kendaraan besar.

Dengan progres yang kini memasuki tahap penimbunan dan pembenahan drainase, masyarakat optimistis jalan Marina City akan segera kembali berfungsi normal. Warga berharap hasil perbaikan kali ini benar-benar permanen, sehingga jalur utama menuju kawasan Marina City tidak hanya aman dan lancar, tetapi juga lebih tahan terhadap tekanan kendaraan berat serta cuaca ekstrem. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Marina City Masih Dialihkan, Jalan Ditutup hingga Penimbunan Rampung pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua ASN Anambas Dapat Restorative Justice dalam Kasus Kekerasan Anak

0
RJ Anambas
Kajari Anambas, Budhi Purwanto menyerahkan surat keputusan Restorative Justice kepada dua ASN yang terlibat kasus kekerasan terhadap anak, Selasa, (30/9). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terseret kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat pengampunan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pengampunan itu diberikan melalui skema Restorative Justice (RJ), Selasa (30/9).

Kedua ASN tersebut adalah Rony Ardianza Lasut, pegawai Pemerintah Provinsi Kepri, dan Hazman, ASN Pemerintah Kabupaten Anambas.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Anambas, Budhi Purwanto, menegaskan keputusan ini tidak diambil sepihak. Pemberian RJ dilakukan setelah musyawarah antara tersangka, keluarga korban, dan instansi terkait.

“Sebelum mengajukan berkas perkara RJ ke Jaksa Agung, kami terlebih dahulu mendudukkan perkara ini bersama pihak terkait pada 22 September lalu,” kata Budhi kepada batampos.

Budhi menjelaskan, ada beberapa dasar pemberian RJ, di antaranya perdamaian dengan keluarga korban, tersangka baru pertama kali berurusan dengan hukum, dan ancaman pidana di bawah lima tahun.

Kasus bermula pada 16 Mei lalu ketika seorang anak berinisial MD (13) kedapatan mencuri besi milik Pemprov Kepri di Gudang Pelabuhan Perikanan.

Rony dan Hazman kemudian mendatangi MD untuk menanyakan alasannya. Namun karena tidak mengaku, keduanya emosi dan memukul MD bergantian dengan tangan hingga mengenai pipi kiri serta telinga korban. Akibatnya, MD mengalami sakit dan luka.

Kasus ini sempat berlanjut ke ranah hukum. Rony dan Hazman ditahan di sel Polres Anambas selama delapan hari. Namun, setelah ada penangguhan penahanan dan pelimpahan berkas ke kejaksaan, proses RJ diajukan.

Budhi menegaskan, penyelesaian melalui RJ tetap menegakkan keadilan tanpa harus melukai rasa keadilan masyarakat.

“Proses RJ ini cepat, hanya 14 hari sejak pelimpahan dari kepolisian. Tapi perlu digarisbawahi, keadilan restoratif bukan berarti memberi ruang bagi pelaku untuk mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Kedua ASN itu kini bebas dari proses persidangan, namun tetap diingatkan agar tidak mengulangi perbuatannya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Dua ASN Anambas Dapat Restorative Justice dalam Kasus Kekerasan Anak pertama kali tampil pada Kepri.

Modus Hipnotis dan Penipuan Digital Marak, Warga Batam Diminta Waspada

0
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin.

batampos – Aksi penipuan dengan berbagai modus kembali marak terjadi di Kota Batam. Mulai dari modus tanya alamat disertai hipnotis, hingga penipuan digital bermodus hadiah dan promo abal-abal.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap orang asing yang baru dikenal, terutama mereka yang tiba-tiba meminta bantuan atau mendekati dengan dalih menanyakan jalan.

“Hati-hati dengan tipu daya orang yang tidak dikenal. Kalau gerak-geriknya mencurigakan, segera menjauh atau minta pertolongan,” tegas Zaenal saat dikonfirmasi, Selasa (30/9).

Baca Juga: 2 WNA Tiongkok Otaki Penipuan, Tergetkan Lansia

Salah satu kasus yang sempat menghebohkan adalah aksi pasangan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok, yang diduga menggunakan modus hipnotis untuk menggasak uang dan barang berharga milik korban.

Dalam aksinya, mereka berpura-pura menanyakan arah, lalu mengalihkan perhatian korban hingga berada dalam kendali sugesti. Akibat kejadian itu, korban kehilangan uang dan barang dengan nilai total mencapai Rp170 juta.

“Modus seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Warga harus benar-benar waspada saat ada orang asing mendekat tanpa alasan jelas,” kata Zaenal.

Selain hipnotis, penipuan digital juga terus memakan korban. Modus yang digunakan semakin beragam, mulai dari iming-iming hadiah besar, tawaran pekerjaan dengan bayaran tinggi, hingga promo produk dengan harga tidak masuk akal.

“Biasanya pelaku meminta data pribadi, PIN, atau bahkan kode OTP. Begitu dapat akses, mereka bisa bobol akun atau rekening korban,” jelas Zaenal.

Ia mengingatkan, jangan pernah memberikan kode OTP atau data penting apapun, meskipun pelaku mengaku dari pihak resmi, termasuk dari perbankan atau aplikasi.

“Kalau ragu, lebih baik abaikan. Jika merasa dicurigai, segera laporkan atau blokir nomor tersebut,” ujarnya.

Zaenal juga mengajak warga untuk lebih aktif melapor ke kepolisian jika menemukan atau mencurigai adanya upaya penipuan.

“Laporkan ke Polsek terdekat atau gunakan layanan online kepolisian. Jangan biarkan pelaku leluasa menipu korban berikutnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Modus Hipnotis dan Penipuan Digital Marak, Warga Batam Diminta Waspada pertama kali tampil pada Metropolis.

Sinergi BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pejuang Kebaikan di Batam

0
Penandatanganan kerja sama BAZNAS Batam dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya untuk perlindungan mitra binaan.
BAZNAS Kota Batam bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya menandatangani perjanjian kerja sama perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi da’i, UMKM binaan, amil UPZ, dan relawan, Selasa (30/9). F. Fiska Juanda/Batam Pos

batampos – BAZNAS Kota Batam menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan umat dengan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para mitra binaannya.

Upaya ini diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Selasa (30/9).

Kolaborasi strategis ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan rasa aman bagi mereka yang selama ini berjuang di garis depan kebaikan, namun kerap terabaikan.

Perlindungan diberikan kepada da’i dan penyuluh agama, pelaku UMKM binaan, amil Unit Pengumpul Zakat (UPZ), hingga para relawan.

Dengan adanya jaminan sosial ini, mereka diharapkan lebih tenang dalam menjalankan tugas dan usahanya, terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun kematian.

Momen penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri pimpinan kedua lembaga. Dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya hadir Kepala Kantor Cabang, Suci Rahmad, bersama Kepala Kepesertaan Program Khusus, M. Ridwan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, didampingi jajaran pimpinan lainnya turut hadir menandai dimulainya kolaborasi ini.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Suci Rahmad. F. Fiska Juanda/Batam Pos

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Suci Rahmad, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan BAZNAS Batam.

“Perlindungan bagi pekerja rentan dan mustahik di Kota Batam menjadi bagian penting. Kerja sama ini tidak hanya sebatas perlindungan, tetapi juga kontribusi sosial, termasuk peluang sinergi dalam infak dan zakat melalui UPZ,” katanya.

Senada, Ketua BAZNAS Batam Habib Soleh menegaskan pentingnya jaminan sosial bagi mitra binaan.

“Program Batam Takwa yang melibatkan Da’i Interland, misalnya, memiliki risiko tinggi dalam tugasnya. Karena itu, mereka perlu dilindungi secara sistemik melalui program negara. BAZNAS memastikan semua mitra binaan juga terakomodir dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Kerja sama ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga zakat dan lembaga jaminan sosial, demi mewujudkan kesejahteraan umat serta Batam yang lebih berdaya dan sejahtera. (*)

Artikel Sinergi BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pejuang Kebaikan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Cegah Makanan Basi dan Keracunan, Polda Kepri Perketat Pengawasan MBG

0
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin.

batampos – Kasus makanan basi hingga dugaan keracunan siswa menjadi alarm bagi pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kepri. Polda Kepri pun turun tangan, memastikan program prioritas pemerintah itu tidak berubah menjadi ancaman kesehatan.

Karena itu, Polda Kepri menggelar rapat koordinasi sekaligus sosialisasi program MBG digelar di Gedung Lancang Kuning, Mapolda Kepri, Batam, Selasa (30/9) pagi. Kegiatan ini diikuti langsung oleh jajaran terkait serta disiarkan melalui Zoom ke seluruh Polres di bawah Polda Kepri.

Hadir dalam forum itu Kepala BPOM Kepri Ully Madasari, perwakilan Dinas Pendidikan Kepri Melda Sari, Ketua SPPG se-Kota Batam, Dokkes Polda Kepri, hingga para Kapolres dari kabupaten/kota. Kehadiran mereka sebagai bentuk evaluasi program yang menyangkut kesehatan ratusan ribu anak sekolah di Kepri.

Baca Juga: Ini Penjelasan Medis Terkait Murid SDN 016 yang Muntah dan Mual Usai Konsumsi MBG

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin mengatakan, keterlibatan polisi dalam pengawasan MBG bukan tanpa alasan. Sejumlah kasus dugaan keracunan yang sempat terjadi di berbagai daerah, termasuk Kepri, membuat kepolisian merasa perlu memperkuat langkah preventif.

“Mungkin banyak yang bertanya kenapa polisi ikut turun dalam urusan SPPG. Jawabannya jelas, karena ada kasus keracunan yang tidak boleh dianggap sepele. Kami tidak ingin anak-anak menjadi korban. Tugas kami melakukan pencegahan sekaligus memastikan ada pertanggungjawaban jika ditemukan kelalaian,” tegas Asep.

Ia mencontohkan kasus makanan basi akibat keterlambatan distribusi. Dapur menyiapkan jam 9 pagi, tapi baru sampai sekolah jam 12 siang.

“Akhirnya makanan tidak layak konsumsi. Ini harus dievaluasi supaya tidak terulang,” ujarnya.

Ia menekankan, rapat koordinasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan ruang untuk mencari solusi nyata. Meski begitu, ia menegaskan sebelumnya juga sudah ada evaluasi.

“Tapi hari ini kami kumpulkan semua stakeholder agar pencegahan lebih maksimal,” katanya.

Menurut Asep, dugaan keracunan MBG di Kepri tidak ada unsur kesengajaan. Faktor teknis lain, seperti anak yang memiliki alergi makanan atau mengonsumsi jajanan di luar sekolah, juga bisa menjadi pemicu. “Semua faktor itu harus diperiksa secara teliti agar tidak menimbulkan salah persepsi,” jelasnya.

Dicontohkannya, Polda Kepri melalui Bidang Dokkes melakukan random sampling terhadap makanan MBG. Pemeriksaan mencakup bahan baku, proses pencucian peralatan, standar kebersihan dapur, hingga penyajian.

“Kontrol kualitas di dapur SPPG harus betul-betul dijalankan sesuai aturan. Tidak boleh ada dapur dengan fasilitas seadanya. Kita harus pastikan anak-anak menerima makanan sehat,” ujar Asep.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar kepala SPPG tidak tergiur tawaran rekanan dengan harga murah tetapi kualitas rendah. Jangan korbankan mutu hanya demi biaya rendah.

“Kalau ada masalah, jangan diam. Segera laporkan. Polsek-polsek tersebar di Kepri,” katanya

Program MBG sendiri merupakan salah satu prioritas nasional untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Dengan gizi yang baik, pemerintah berharap lahir generasi cerdas, sehat, dan produktif.

Namun, ia menegaskan bahwa visi besar itu hanya bisa terwujud jika eksekusi di lapangan benar-benar disiplin. “Ini program besar, masa depan anak bangsa dipertaruhkan. Jangan main-main dengan urusan gizi,” tandasnya.

Dengan sinergi antara kepolisian, BPOM, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga SPPG, Polda Kepri optimistis pelaksanaan MBG di Kepri bisa berjalan lebih baik. “Kita harus pastikan program ini memberi manfaat, bukan menimbulkan masalah,” tutup Asep. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Cegah Makanan Basi dan Keracunan, Polda Kepri Perketat Pengawasan MBG pertama kali tampil pada Metropolis.