Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 8997

Singapura Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid-19

0

batampos.co.id – Dengan hanya sedikit kasus kematian akibat Covid-19 dan tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, Singapura berencana membuka kembali sektor bisnis. Dan, bersiap menjalani hidup bersama virus Korona seperti halnya dengan penyakit umum yang lain seperti influenza.

Para ahli kesehatan mengatakan Singapura kemungkinan akan melihat ratusan kematian tiap tahun akibat Covid-19, seperti halnya flu. Pendekatan pragmatis itu akan menjadi contoh bagi negara-negara lain yang ingin keluar dari penguncian ketika mereka mempercepat program vaksinasinya.

“Satu-satunya cara untuk tidak melihat kematian akibat sebuah penyakit di mana saja di dunia adalah dengan menghilangkan sama sekali penyakit itu dan itu sudah dilakukan pada penyakit cacar,” kata Paul Tambyah, Presiden Masyarakat Asia Pasifik untuk Mikrobiologi Klinis dan Infeksi.

Singapura melaporkan hanya 44 kematian akibat Covid-19 sejak awal pandemi pada Januari 2020. Bandingkan dengan sekitar 800 kematian akibat flu dalam setahun, kata para dokter, yang terjadi di negara berpenduduk 5,7 juta itu.

“Sementara gagasan tentang ratusan kematian akibat Covid-19 terlihat mengejutkan dibandingkan angka kematian selama ini dan layak dilakukan upaya pencegahan, itu setara dengan influenza yang tidak dipedulikan masyarakat,” kata Alex Cook, pakar pemodelan penyakit menular di Universitas Nasional Singapura (NUS).

Menurutnya, seribu orang mungkin akan meninggal satu atau dua tahun ke depan di Singapura jika vaksinasi bagi lansia tidak ditingkatkan.

Para ahli memperkirakan mayoritas kematian akan terjadi di kelompok usia paling tua yang belum divaksinasi meski memenuhi syarat hingga setengah tahun ke depan.

Menteri kesehatan Singapura Ong Ye Kung mengatakan bulan ini bahwa ketika ekonomi dibuka, warga Singapura harus secara psikologis siap dengan angka kematian akibat Covid-19 yang mungkin akan meningkat.

Tiga perempat populasi Singapura telah menerima vaksin Covid-19 secara lengkap, dan negara itu berencana melonggarkan pembatasan pada September ketika tingkat vaksinasi mencapai 80 persen. Hingga 16 Agustus, 80 persen warga berusia 70 tahun ke atas telah divaksin penuh, begitu pula 88 persen warga berusia 60-69 tahun.

Singapura mencatat enam orang meninggal akibat Covid-19 dalam dua pekan terakhir dan tak satu pun dari mereka telah menjalani vaksinasi. Hasil awal model matematika menunjukkan bahwa angka kematian di antara lansia berusia 60 ke atas diprediksi mencapai 480 orang pada 2022, kata Teo Yik Ying, Dekan Sekolah Kesehatan Publik Saw See di NUS.(antara)

Capaian Bea Cukai Batam Naik Hampir 200 Persen

0

batampos.co.id – Hingga Juli 2021, pencapaian penerimaan Bea Cukai (BC) Batam telah mencapai Rp548,78 miliar.

Capaian tersebut melebihi ekspektasi sebesar 192,63 persen dari target penerimaan tahunan sebesar Rp 284,90 miliar.

Jika dibandingkan dengan tahun 2020 pada periode yang sama, penerimaan yang telah dikumpulkan BC Batam di 2021 meningkat sebesar 197,45 persen atau Rp 364,29 miliar.

“Sampai dengan bulan Juli, penerimaan Bea Cukai Batam masih didominasi oleh penerimaan bea keluar sebesar 72,78 persen atau Rp 399,42 miliar,” kata Kepala Bidang Penerimaan dan Keberatan BC Batam, Hartono, Selasa (17/8/2021).

Penerimaan bea masuk yang dikumpulkan hingga Juli 2021 yaitu sebesar Rp 143,56 miliar atau 57,36 persen dari target.

Sedangkan penerimaan cukai hingga Juli 2021 yaitu sebesar Rp 5,80 miliar atau 16,76 persen dari target tahunan.

Pada sektor penerimaan bea masuk, dokumen kepabeanan yang menyumbang bea masuk terbesar yaitu dokumen PPFTZ-01 dengan total Rp77,49 miliar atau 50,52 persen dari penerimaan bea masuk periode Januari hingga Juli 2021.

Adapun, komoditas penyumbang bea masuk terbesar adalah produk makanan babi milik PT Indotirta Suaka.

“Penerimaan bea keluar bersumber dari kegiatan ekspor produk CPO dan turunannya, sedangkan penerimaan cukai berasal pemesanan pita cukai untuk produksi 6,48 juta batang sigaret kretek tangan (SKT), 2,42 juta batang sigaret kretek mesin (SKM) dan 6,09 juta batang sigaret putih mesin (SPM),” jelas
Hartono.

Adanya kenaikan ekspor produk turunan CPO di Batam menjadi lonjakan penerimaan sektor Bea Keluar sekaligus menjadi pertumbuhan positif penerimaan Bea Cukai Batam di tahun
2021 berjalan.(jpg)

Apindo Kepri Memvaksin 7.676 Pelajar

0

batampos.co.id – Sebanyak 7.676 pelajar seKota Batam mengikuti vaksinasi Covid-19 yang ditaja Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri sempena peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-76 RI di Restoran Puas Hati, Batam Center, Selasa (17/8/2021).

Di sela vaksinasi atau tepat pukul 10.17 WIB, seluruh peserta vaksinasi, petugas kesehatan, relawan dan seluruh masyarakat yang hadir berdiri dengan sikap sempurna untuk memperingati detik-detik proklamasi.

Dalam momen peringatan yang berlangsung tiga menit itu, seluruh masyarakat yang hadir dipandu oleh instruksi dari petugas TNI dan Polri, kemudian mendengarkan lagu Indonesia Raya.

Ketua Apindo Kepri, Cahya, mengatakan, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-76 RI, pihaknya sengaja menggelar vaksinasi kepada 7.676 pelajar di Kota Batam.

”Karena kita ingin penerus bangsa kita ini mengetahui bahwa hari ini mereka divaksin adalah karena jasa negara. Vaksin kita diberikan oleh negara. Jadi, mereka jangan lupa, negara memberikan mereka obat supaya terhindar dari Covid-19 ini,” katanya.

Ia melanjutkan, berdiri sikap sempurna tepat pukul 10.17 WIB sambil mendengarkan lagu Indonesia Raya diharapkan meningkatkan kecintaan terhadap Tanah Air dan kepada semua masyarakat.

”Walaupun sederhana, saya yakin itu sangat menyentuh. Kita juga memberikan masker dan bendera merah putih,” ujarnya.

Vaksinasi yang dilaksanakan Apindo Kepri dengan sasaran pelajar tidak hanya dilaksanakan pada momen HUT Kemerdekaan RI, namun akan dilanjutkan ke depannya.

Sebab, hal ini berkaca pada capaian vaksinasi untuk masyarakat dewasa sudah di atas 70 persen, sementara bagi usia pelajar baru mencapai target 31 persen.

”Vaksin kedua lebih memprihatin lagi, hanya 3 persen dari 31 persen. Oleh karena itu, ke depannya Apindo akan membantu khusus remaja agar capaiannya segera 100 persen supaya belajar tatap muka segera dilakukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, vaksinasi untuk kalangan pelajar ini terbuka untuk umum.

Namun, saat ini Apindo Kepri memfokuskan dengan menggandeng setiap sekolah, yang mendata seluruh siswanya
kemudian menyerahkan ke Apindo Kepri.

”Kalau yang usia sekolah sudah selesai
semua, baru saya buka lagi
untuk umum,” imbuhnya.

Mantan Gubernur Kepri Ajukan PK

0

batampos.co.id – Mantan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun berpeluang menjadi salah satu kandidat pada kontestasi Pilkada Kepri 2024 mendatang. Saat ini, Nurdin Basirun masih menunggu putusan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat yang diajukan ke Mahkamah Agung (MA).

“Saat ini Nurdin sedang menunggu Putusan PK dari Mahkamah Agung. PN Jakarta Pusat sudah menyampaikan Berkas Permohonan PK pada bulan Januari 2021. Ketua MA awal bulan Agustus sudah memperingatkan Panitera Muda Pidsus Korupsi untuk memprioritaskan proses berkas PK Nurdin Basirun,” ujar Kuasa Hukum Nurdin Basirun, Andi Muhammad Asrun, kemarin di Tanjungpinang.

Ditanya mengenai substansi yang diajukan PK tersebut? Mantan Penasehat Hukum Pemprov Kepri tersebut mengatakan, selain persoalan hukuman yang dijatuhkan, salah salah satu poin lainnya adalah mengenai pencabutuhan hak politik terhadap Nurdin Basirun selama lima tahun. Bagi memperkuat PK tersebut, pihaknya sudah melengkapi dengan sejumlah argumentasi-argementasi.

“Artinya, apabila diterima PK tersebut besar kemungkinan Nurdin Basirun akan bebas lebih cepat. Namun apabila ditolak, Nurdin Basirun akan bebas pada Juni 2023 mendatang,” jelas pria yang merupakan Akademisi Universitas Pakuan, Bogor tersebut.

Seperti diketahui, Gubernur Kepri Non Aktif, Nurdin Basirun menerima hukuman empat tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis, 9 April 2019 lalu Nurdin juga dihukum membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp 4,2 miliar.

Dalam perkara ini, terbukti dakwaan kesatu pertama pasal 12 ayat (1) a UU tipikor jo pasal 55 jo 64 KUHP dan dakwaan kedua pasal 12B UU Tipikor.

Adapun hal memberatkan adalah bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas korupsi dan tidak akui perbuatan tersebut. Sedangkan hal meringankan, berlaku sopan dan belum pernah dihukum. Dalam amar putusan tersebut, selain vonis empat tahun penjara, terdakwa didenda Rp 200 juta, subsider 3 bulan. Selain itu adalah pencabutan hak politik 5 tahun.(*/jpg)

Polsek Batuampar Sisir Lokasi Rawan Penularan dengan Tes Antigen Massal

0

batampos.co.id – Jajaran Polsek Batuampar menggelar tes usap antigen massal di Kampung Seraya, Minggu (15/8/2021).

Kegiatan dilakukan di lokasi yang dinilai rawan penularan karena ada warganya kontak erat dengan pasien Covid 19.

Didapati warga yang diduga terpapar berdasar hasil tes antigen.
Kapolsek Batuampar, AKP Salahuddin, mengatakan, tes antigen massal bertujuan menekan penyebaran Covid setelah salah seorang warga terkonfirmasi positif.

“Kegiatan ini merupakan salah satu identifikasi masyarakat yang terpapar yang bertujuan untuk memudahkan petugas atau masyarakat lebih waspada terhadap virus. Nantinya, wajib dipantau oleh petugas PPKM yang berada di wilayah tersebut,” ujar Salahuddin, kemarin.

Kapolsek menjelaskan, setiap personel Polsek Batuampar bertugas melakukan penelusuran, seperti proses identifikasi, evaluasi serta manajemen dari sekelompok orang yang telah terpapar virus.

Termasuk, menempelkan stiker contact person tracer.

“Hasil dari kegiatan itu, satu orang dinyatakan positif. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut,” tegasnya.

Ia berharap, dengan dipasangnya stiker yang memuat nomor contact person tracer Covid-19 di kawasan yang terpapar virus, nantinya masyarakat bisa secara aktif menghubungi petugas.

“Apabila mengalami gejala yang mengarah kepada Covid-19, baik untuk diri sendiri, anggota keluarga, tetangga dan atau orang yang dikenalnya, untuk bisa segera dilakukan tracing dan penanganan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi agar mematuhi protokol kesehatan. Serta mengimbau masyarakat bersedia mengikuti tes antigen massal.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam juga menggalakkan tes usap antigen massal untuk menekan penyebaran Covid-19.

Warga di suatu wilayah didatangi petugas atau diminta datang ke puskesmas untuk mengikuti tes tersebut.

“Kami berharap, dengan peningkatan tracing maka yang terpapar segera dapat ditangani sehingga tidak menularkan kepada yang lain,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.(jpg)

Dijanjikan Rp 200 Juta oleh Napi, Kurir Nekat Bawa Narkoba

0

batampos.co.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Kota menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu. Barang bukti sebanyak 18,7 kg diamankan dari kasus ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kasus ini merupakan pengembangan dari kasus penangkapan 816 gram sabu pada Maret 2021 lalu. Hasil pengembangan, polisi mendapat informasi akan ada pengiriman sabu ke Jakarta dan Tangerang dari Sumatera.

“Didalami oleh penyidik profilingnya mereka ini masalah jaringan Sumatera kemudian ditemukan ada barang tersebut akan masuk ke daerah Bengkulu di daerah Sumatera,” kata Yusri kepada wartawan, Rabu (18/8).

Setelah dilakukan pengintaian, polisi menangkap tersangka bernisial MT. Dari tangannya disita sabu seberst 18,7 kg yang dibungkus dengan kemasan teh Tiongkok.

“Menurut pengakuan awal bahwa dia disuruh (narapidana) dengan bayaran sekitar Rp 200 juta apabila berhasil antar barang sampai Jakarta atau kepada pemilik si pemesan maka dibayar Rp 200 juta menurut keterangan tersangka yang diamankan,” jelas Yusri.

Atas perbuatanya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.(jpg)

Kasus Aktif di Batam Terus Turun, Kini Tinggal 787 Orang

0

batampos.co.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam melaporkan kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan. Saat ini kasus aktif di Batam tercatat 787 kasus. Adapun penurunan jumlah kasus aktif di Kota Batam sebanyak 89 orang dibandingkan pada Senin (16/8) lalu.

”Kasus aktif terus turun. Saat ini jumlahnya di bawah angka seribuan kasus,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, kemarin (17/8).

Didi memaparkan, dari 787 kasus aktif ini sebanyak 430 menjalani isoman di rumah. Sisanya, 271 orang dirawat di rumah sakit dan 86 lainnya dirawat di Asrama Haji Batam.

Sepanjang 24 jam terakhir kemarin, jumlah pasien Covid-19 di Batam bertambah 89 orang, sehingga menjadi 25.088 orang. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh bertambah 171 orang, sehingga keseluruhan pasien sembuh sudah 23.546 orang.

Sementara pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah tujuh orang. Sehingga total pasien meninggal sejak pandemi sudah mencapai 755 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam juga mencatat tingkat kasus aktif di Batam sebesar 3,137 persen atau turun dibanding sepekan sebelumnya yakni 8,513 persen. Sedangkan tingkat kesembuhan di angka 93,854 persen atau naik dibanding periode yang sama yakni 88,769 persen. Dan tingkat kematian sebesar 3,009 persen.(*/jpg)

Halangi Ambulans yang Bawa Bayi Prematur, Oknum TNI AD Ditangkap

0

batampos.co.id – Seorang oknum anggota TNI AD berinisial AMT ditangkap usai videonya menghalangi laju ambulans viral. Saat ini, oknum aparat tersebut tengah menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer TNI AD (Pomad).

“Benar, untuk oknum tersebut sudah diamankan dan dilaksanakan pemeriksaan di Denpom Jaya 2/Cijantung,” ujar Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin Budi Saputra saat dihubungi, Rabu (18/8).

Kendati demikian, Herwin belum bisa memastikan sanksi yang akan diberikan kepada AMT. Saat ini penyelidikan masih berjalan.

“Nanti akan dilihat setelah hasil dari pemeriksaan, ini masih dalam proses pemeriksaan,” jelas Herwin.

Sebelumnya, viral aksi seorang pengendara sepeda motor diduga menghalang-halangi laju ambulans yang tengah membawa pasien dalam keadaan darurat. Peristiwa ini dikabarkan terjadi di Jalan Otista, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (12/8).

Dalam video terlihat jika ambulans tengah melintas di jalur Transjakarra. Sesampainya di lampu merah, terdapat 2 sepeda motor yang menghalangi laju. Satu sepeda motor akhirnya menyingkir memberikan jalan, sedangkan satu lainnya tidak bergeming.

Dengan celah yang sempit, ambulans tetap berusaha menyalip sepeda motor tersebut. Diduga terjadi senggolan sedikit. Sehingga sepeda motor itu mengejar ambulan itu. Menurut keterangan video yang beredar, pengendara motor sempat menggebrak kaca ambulans lalu memotong jalur, sehingga laju ambulans tersendat.

Pengunggah video sekaligus sopir ambulans menyampaikan jika pada saat itu tengah membawa bayi dalam kondisi kritis akibat lahir prematur. Pasien rencananya akan dirujuk ke RSUD Budhi Asih dari Puskesmas Jatinegara. Bayi tersebut kini dikabarkan tidak terselamatkan setelah beberapa saat mendapat perawatan medis.(jpg)

Patuhi Protkes, Jika Tidak Aturan Diperketat Lagi

0

batampos.co.id – Kasus harian Covid-19 di Kepri, khususnya Batam, mulai melandai. Per harinya sudah di bawah 100 kasus. Saat kasus turun, masyarakat kembali abai terhadap protokol kesehatan (protkes), sehingga ini menjadi ancaman serius.

Di Kawasan Tiban Center, Sekupang, contohnya, makin banyak ditemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker di ruang publik. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Mochammad Bisri, meminta masyarakat mematuhi protkes. Sebab apabila abai terhadap protkes, dapat meningkatkan kembali kasus harian Covid-19.

”Kasus Covid-19 ini sangat mudah naik. Apabila masyarakatnya mulai abai, penularan-penularan dapat terjadi lagi secara masif. Jadi, tetap memakai masker, jangan berkerumun,” pesan Bisri, Selasa (17/8).

Demi meminimalisir penyebaran Covid-19, Bisri berharap masyarakat mematuhi protkes. Karena, saat kasus naik, efeknya berdampak ke masyarakat sendiri. ”Kasus naik, tentunya level PPKM kembali meningkat. Pilihannya patuhi protkes atau aturan kembali ketat,” tegasnya.

Saat ini, kata Bisri, rumah makan sudah bisa buka, namun meja harus tetap diatur agar berjarak. ”Kami tentunya akan menurunkan Satpol PP untuk mengawasi penerapan protkes ini. Tolong masyarakat maskernya jangan kendor. Level boleh turun, tapi disiplin kesehatan harus tetap level tertinggi,” ucapnya.

Pihaknya akan meminta Dinkes kota dan kabupaten di Kepri, agar terus menguatkan protkes masyarakat. Selain itu, ia juga meminta testing, tracing, dan treatment ditingkatkan lagi. ”Jangan sampai kendor, harus meningkat. Sehingga, apabila tracing meningkat, dapat meminimalisir penyebaran,” ujarnya.

Bisri juga meminta pengawasan terhadap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman) terjaga. Sehingga masyarakat yang sedang menjalani isoman tetap berada di rumah. ”Masyarakat juga harus paham, saat isolasi jangan ke mana-mana. Mari bersama-sama untuk menuntaskan pandemi ini,” tuturnya.

Terkait ketentuan perjalanan dalam negeri maupun luar negeri, baik menggunakan moda transportasi laut, udara, dan darat, kembali diperpanjang oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Perpanjangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Kepri Nomor: 558/SET-STC19/ VIII/2021. SE ini berlaku sejak 16 Agustus hingga batas waktu yang disesuaikan dengan kebutuhan.(*/jpg)

Maling Kembalikan Perhiasan Kejadiannya di Batam

0

batampos.co.id – Aksi pencurian di rumah dinas Pendeta HKBP Resort Tiban Lama, Sekupang, memasuki babak baru.

Pasalnya, barang berharga yang sebelumnya raib dicuri tersebut, kini sebagian sudah dikembalikan pelaku.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian. Menurutnya, sebagian besar perhiasan ditemukan tidak jauh dari dekat pintu kamar mandi.

”Pagi hari saat keluarga pendeta bangun dan menemukan perhiasan emas itu berserakan dan uang sebesar Rp 2,9 juta,”
ujar Yudi, Senin (16/8/2021).

Pihaknya menduga, pencuri itu mengembalikan sejumlah perhiasan dengan cara melemparnya dari ventilasi kamar mandi pada saat dini hari.

“Kemarin TKP sudah kembali kami datangi, kami periksa,” katanya.

Meskipun begitu, pihaknya terus memburu maling tersebut. Ada tiga orang saksi yang sudah diminta keterangan.

Bahkan, pihak kepolisian sudah mengantongi sejumlah nama yang dicurigai.

Sebelumnya, peristiwa kemalingan ini terjadi pada Minggu (7/8) dini hari.

Saat itu, keluarga pendeta tengah tidur terlelap saat tamu tak diundang tersebut diduga masuk dan mengambil barang berharga korban.

Sejumlah barang perhiasan emas raib digondol maling. Korban yang merupakan pendeta HKBP Resort Tiban Lama, langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sekupang.

Diduga, pelaku merupakan orang sekitar yang tahu betul letak perhiasan korban disimpan.

Bahkan, saat dilakukan pemeriksaan jejak, tidak ada tanda-tanda perusakan pintu.

“Masih kami dalami, pelaku masih dalam buruan Reskrim,” tegasnya.(jpg)