Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 9003

Taliban Menang dan Kuasai Afghanistan

0

batampos.co.id – Kelompok militan Taliban menyatakan kemenangannya setelah perang di Afghanistan berakhir. Taliban berhasil menyerbu ibu kota, Kabul dan membuat Presiden Ashraf Ghani kabur dari negara itu. Jalan-jalan di Kabul sepi pada hari Senin (16/8).

Parahnya lagi terjadi kekacauan dan kepanikan di bandara internasional. Ratusan warga Afghanistan memutuskan eksodus dari negara itu seperti dilansir dari Al Jazeera, Senin (16/8).

Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya juga berebut untuk mengevakuasi diplomat dan warga negara mereka. Seorang juru bicara kantor politik Taliban mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompok itu tidak ingin hidup dalam isolasi. Bentuk pemerintahan baru di Afghanistan akan segera dijelaskan segera.

Sementara itu pasukan AS melepaskan tembakan ke udara di bandara Kabul. Pasukan AS menembak ke udara di bandara Kabul untuk mencegah ratusan warga sipil berlari ke landasan, menurut seorang pejabat dan seorang saksi.

Seorang saksi membenarkan perkembangan itu kepada kantor berita AFP. Dewan Keamanan PBB akan segera membahas situasi di Afghanistan.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani telah meninggalkan Kabul saat kelompok gerilyawan Taliban memasuki ibu kota negara itu pada Minggu (15/8). Seorang pejabat tinggi Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan, Presiden Ghani sudah pergi ke Tajikistan.

Ketika dimintai komentar, kantor kepresidenan mengatakan “tidak bisa mengatakan apa pun menyangkut pergerakan Ashraf Ghani atas alasan keamanan”.

Seorang pejabat tinggi kementerian luar negeri secara terpisah mengatakan ,Ghani memang sudah meninggalkan Afghanistan. Namun ia mengaku tidak tahu pasti ke mana sang presiden pergi.

Sementara itu, kepala lembaga perdamaian Afghanistan Abdullah Abdullah tidak lagi menganggap Ghani sebagai presiden Afghanistan.

Dalam pesan melalui video, Minggu, Abdullah menggambarkan Ghani sebagai mantan presiden.

Beberapa jam setelah kelompok Taliban memasuki Kabul, Abdullah mengeluarkan pernyataan yang menyalahkan Ghani atas situasi yang berlangsung saat ini di Afghanistan.

Perwakilan Taliban, sementara itu, mengatakan kelompok tersebut sedang memeriksa keberadaan Presiden Ghani.(*/jpg)

Wilayah di Kepri yang Boleh Laksanakan Sekolah Tatap Muka

0

batampos.co.id – Pemerintah telah melonggarkan kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19. Di mana PPKM level 1 dan 3 diperbolehkan untuk membuka sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Terdapat tiga Inmendagri yang diterbitkan, yaitu Inmendagri 30/2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, lalu Inmendagri 31/2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 4 Covid-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.

Kemudian, Inmendagri 32/2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan wilayah PPKM level 1-3 dapat dilakukan melalui PTM terbatas dan/atau PJJ sesuai dengan pengaturan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Aturan yang terbit pada 9 Agustus 2021 ini menyebutkan bahwa satuan pendidikan yang berada di wilayah PPKM level 3 dan level 2 bisa melaksanakan sekolah tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Namun, terdapat pengecualian untuk Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Madrasah Ibtidaiyah Luar Biasa (MILB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMLB) dan Madrasah Aliyah Luar Biasa (MALB) yang kapasitas maksimalnya bisa sampai 62 persen hingga 100 persen. Syaratnya menjaga jarak maksimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Lalu, pengecualian juga diberikan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan kapasitasnya maksimal adalah 33 persen. Warga pendidikan juga harus menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Berikut ini adalah wilayah yang boleh melaksanakan PTM terbatas di Kepulauan Riau:

Kabupaten Kepulauan Anambas

Kabupaten Bintan

Kabupaten Karimun

Kota Batam

Kota Tanjung Pinang

Kabupaten Lingga

Kabupaten Natuna

Ini Alasannya Kebijakan soal Penanganan Covid-19 Sering Diubah

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasan pemerintah selalu mengubah-ubah kebijakan untuk mengatasi pandemi Covid-19 di tanah air. Menurut Jokowi, strategi pengendalian Covid-19 sifatnya dinamis. Sehingga pemerintah harus mengikuti perkembangan yang selalu berubah-ubah tersebut.

Adapun awalnya pemerintah awalnya kebijakan pandemi Covid-19 lewat pembatasan ketat lewat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kemudian Pembatasan Pemberlakukan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, PPKM Darurat, dan terakhir PPKM Level 1, 2, 3, 4.

“Tujuan dan arah kebijakan tetap dipegang secara konsisten, tetapi strategi dan manajemen lapangan harus dinamis menyesuaikan permasalahan dan tantangan,” ujar Jokowi saat pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD, Senin (16/8).

Jokowi menuturkan, misalnya pembatasan mobilitas masyarakat maksimal dilakukan evaluasi setiap minggunya. Hal ini lantaran pemerintah harus melihat data-data mengenai penanganan Covid-19.

“Pengetatan dan pelonggaran mobilitas masyarakat, misalnya, harus dilakukan paling lama setiap minggu, dengan merujuk kepada data terkini,” katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan mungkin masyarakat melihat kebijakan pemerintah yang berubah-ubah terus. Namun itu mesti dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan kasus Covid-19 di dalam negeri.

“Mungkin hal ini sering dibaca sebagai kebijakan yang berubah-ubah, atau sering dibaca sebagai kebijakan yang tidak konsisten. Justru itulah yang harus kita lakukan,” ungkapnya.

Jokowi menuturkan kebijakan pemerintah yang sering berubah dalam penanganan pandemi Covid-19 juga didasari virus korona yang selalu melakukan mutasi.

“Untuk menemukan kombinasi terbaik antara kepentingan kesehatan dan kepentingan perekonomian masyarakat. Karena virusnya yang selalu berubah dan bermutasi, maka penanganannya pun harus berubah sesuai dengan tantangan yang dihadapi,” pungkasnya.(jpg)

Tingkat Pengangguran di Kepri Tertinggi di Indonesia

0

batampos.co.id – Kepri tercatat di BPS sebagai provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia. Pada Februari 2021, contohnya, TPT Kepri mencapai 10,12 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 7,07 persen.

Posisi kedua ditempati Jawa Barat. Pada Februari 2021, Jawa Barat mencatatkan TPT sebesar 8,92 persen. Sementara TPT terendah di Indonesia dipegang Provinsi Sulawesi Barat, yakni hanya 3,28 persen. Jauh di bawah rerata nasional.

Di Provinsi Kepri, penduduk terbesar ada di Kota Batam. Batam memberi kontribusi besar angka pengangguran di Kepri. Pada Agustus 2020 lalu saja, sudah mencapai 11,79 persen. Angka ini mengalami kenaikan 3,48 poin persen jika dibandingkan TPT pada Agustus 2019 yang hanya 8,31 persen.

”Benar, ada kenaikan TPT 3,48 persen pada Agustus 2020 dibandingkan TPT pada Agustus 2019,” ujar Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto, kepada Batam Pos, belum lama ini.

Rahmad menyebutkan, secara angka, Agustus 2019 angka pengangguran di Batam hanya 57.602 orang. Lalu meningkat tajam pada Agustus 2020 menjadi 87.903 orang. ”Peningkatannya sekitar 30.301 orang,” sebut Rahmad.

TPT ini merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap di pasar kerja. Berdasarkan data BPS, angkatan kerja Kota Batam pada Agustus 2020 sebanyak 745.545 orang. Bertambah 52.427 orang dibandingkan angkatan kerja pada Agustus 2019.

Sedangkan penduduk yang bekerja di Batam pada Agustus 2020 sebanyak 657.642 orang. Bertambah 22.126 orang dibanding penduduk yang bekerja pada Agustus 2019.

Rahmad juga mengungkapkan, berdasarkan pendidikan yang ditamatkan pada Agustus 2020, TPT cukup besar terdapat pada kelompok penduduk dengan tingkat pendidikan menengah (SMA Umum dan SMA Kejuruan) dan pendidikan tinggi. Pada Agustus 2020, TPT untuk kelompok pendidikan menengah menjadi urutan tertinggi pertama, sebesar 14,09 persen.

Selanjutnya kelompok pendidikan tinggi dengan TPT sebesar 9,60 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa ada penawaran tenaga kerja yang berlebih, terutama pada tingkat pendidikan menengah dan tinggi, yang tidak terserap di pasar kerja.

Lalu apa yang menjadi pemicu tingginya angka pengangguran di Kepri, khususnya Batam? Rahmad mengungkapkan, hal ini tidak lepas dari pandemi Covid-19 yang melanda dunia secara umum.

Sehingga menyebabkan banyak pekerja dirumahkan atau berhenti bekerja, kemudian statusnya berubah menjadi pengangguran.

”Pandemi ini berdampak besar pada banyak sektor usaha yang pada akhirnya banyak kehilangan pekerjaan dan masuk kategori pengangguran. Dan ini tidak terelakkan, karena kondisinya seperti itu,” ujarnya.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan angka pengangguran ini terus meningkat lebih tinggi di 2021 ini. Sebab pandemi Covid terus berlangsung. Bahkan lebih parah dari 2020. Sejumlah perusahaan yang awalnya masih bisa bertahan dengan melakukan rasionalisasi makin kesulitan, sehingga bisa jadi perlahan tapi pasti melakukan pengurangan karyawan. Paling tidak merumahkan karyawan, khususnya sektor pariwisata.

”Insya Allah, TPT tahun 2021 di Batam akan kita publikasikan pada akhir tahun ini,” ujarnya.

Pengangguran biasanya makin mendekat ke kemiskinan karena tidak adanya pemasukan. Apalagi jika berlangsung lama. Namun, tak selalu orang menganggur statusnya miskin. (*/jpg)

Kapal Antarpulau Kembali Beroperasi, ke Batam 4 Kali Sehari

0

batampos.co.id – Saat ini jadwal keberangkatan kapal dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang sudah ditambah oleh operator kapal, setelah adanya peningkatan penumpang.

Asisten Manajer Terminal SBP Tanjungpinang, Raja Junjungan menjelaskan sebelumnya kapal antarpulau yang tersedia hanya tujuan Karimun dan Anambas.

Sedangkan kapal tujuan Dabo Singkep, Lingga, Senayang, Tanjungbatu tidak beroperasi.

”Sekarang seiring penurunan kasus di Kepri beberapa jasa
pelayaran kembali dibuka untuk umum,” kata Raja, Minggu (15/8/2021).

Untuk jadwal kapal yang tersedia saat ini, Raja menjelaskan rute dari Tanjungpinang ke Batam terdapat empat kali dalam satu hari, tujuan Anambas empat kali dalam satu pekan, tujuan Daik satu
kali per dua hari.

Kemudian, tujuan Dabo Singkep dan Karimum satu kali dalam sehari, sementara untuk Tanjungbatu dua kali satu pekan dan tujuan Tembilahan tiga kali dalam sepekan.

”Meski jadwal bertambah, kebijakan penggunaan antigen masih wajib dilengkapi oleh calon penumpang,” sebut Raja.

Sebelumnya, Petugas Keselamatan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Marta Wilaya menyebutkan sejumlah kapal yang tidak beroperasi selama PPKM level 4 karena jumlah penumpang sangat sepi.

”Kalau dipaksakan berangkat dengan penumpang sedikit operator kapal tidak bisa menutupi biaya operasional,” kata Marta beberapa waktu lalu.(jpg)

Ini Isi Pidato Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengibaratkan krisis, resesi, dan pandemi Covid-19 itu seperti api. Maka sebisa mungkin perlu dihindari. Tetapi jika hal itu tetap terjadi, banyak hal yang bisa dipelajari.

Menurut Jokowi, api memang membakar, tetapi juga sekaligus menerangi. Kalau terkendali api akan menginspirasi dan memotivasi. Api bisa menyakitkan, tetapi sekaligus juga menguatkan.

“Kita ingin pandemi ini menerangi kita untuk mawas diri, memperbaiki diri, dan menguatkan diri, dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujar Jokowi dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (16/8).

Jokowi mengatakan, pandemi Covid-19 itu seperti kawah candradimuka yang menguji, termasuk mengajarkan, dan sekaligus mengasah. Pandemi memberikan beban yang berat kepada masyarakat. “Beban yang penuh dengan risiko, dan memaksa kita untuk menghadapi dan mengelolanya,” ungkapnya.

Menurut Jokowi, saat ini semua pilar kehidupan masyarakat diuji. Semua pilar kekuatan juga diasah. Ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian, dan kecepatan semuanya diuji dan sekaligus diasah.

“Ujian dan asahan menjadi dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Bukan hanya beban yang diberikan kepada kita, tetapi kesempatan untuk memperbaiki diri juga diajarkan kepada kita. Tatkala ujian itu terasa semakin berat, asahannya juga semakin meningkat. Itulah proses menjadi bangsa yang tahan banting, yang kokoh, dan yang mampu memenangkan gelanggang pertandingan,” katanya.

Jokowi melanjutkan, perjalanan sejarah bangsa Indonesia telah melalui etape-etape ujian yang berat. Akhirnya Indonesia berhasil melampauinya. Kemerdekaan Republik Indonesia bukan diperoleh dari pemberian ataupun hadiah. Tetapi direbut melalui perjuangan di semua medan.

“Perang rakyat, perang gerilya, dan diplomasi di semua lini dikerahkan, dan buahnya membuat Indonesia sebagai bangsa yang merdeka,” katanya.

Menurut Jokowi, resesi dan krisis yang datang bertubi-tubi dalam perjalanan setelah Indonesia merdeka, juga berhasil dilampaui. Setiap ujian memperkokoh fondasi sosial, fondasi politik, dan fondasi ekonomi bangsa Indonesia. “Setiap etape memberikan pembelajaran dan sekaligus juga membawa perbaikan dalam kehidupan kita,” tuturnya.

Jokowi mengatakan, pandemi Covid-19 telah memacu masyarakat untuk berubah, mengembangkan cara-cara baru, meninggalkan kebiasaan lama yang tidak relevan, dan menerobos ketidakmungkinan.

“Kita dipaksa untuk membangun normalitas baru dan melakukan hal-hal yang dianggap tabu selama ini. Memakai masker, menjaga jarak, tidak bersalaman, dan tidak membuat keramaian, adalah kebiasaan baru yang dulu dianggap tabu,” ungkapnya.

“Bekerja dari rumah, belanja daring, pendidikan jarak jauh, serta rapat dan sidang secara daring, telah menjadi kebiasaan baru yang dulu kita lakukan dengan ragu-ragu,” tambahnya.

Di tengah dunia yang penuh disrupsi sekarang ini, karakter berani untuk berubah, berani untuk mengubah, dan berani untuk mengkreasi hal-hal baru, merupakan fondasi untuk membangun Indonesia Maju.

Menurut Jokowi, saat ini semua pihak telah berusaha bermigrasi ke cara-cara baru di era Revolusi Industri 4.0 ini, agar bisa bekerja lebih efektif, lebih efisien, dan lebih produktif.

“Adanya pandemi Covid-19 sekarang ini, akselerasi inovasi semakin menyatu dalam keseharian kehidupan kita,” pungkasnya.(jpg)

Bantuan Subsidi Upah Mulai Cair, Ini Cara Mengetahui Informasi Lengkapnya

0

batampos.co.id – Pemerintah mulai melakukan pencairan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja terdampak pandemi Covid-19. Pekan lalu BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) telah menyerahkan data penerima BSU kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Sebanyak 1 juta data pekerja tahap pertama telah disampaikan oleh BPJAMSOSTEK kepada Kemenaker untuk ditransfer langsung melalui rekening pribadi masing-masing pekerja. Seperti diketahui, dana BSU tahun ini akan diberikan kepada 8 juta lebih pekerja yang terdampak.

Sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 16 Tahun 2021, bahwa pekerja calon penerima dana BSU adalah Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki gaji di bawah Rp 3,5 juta.

Kemudian berada di wilayah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3 dan 4, serta bukan merupakan penerima Bantuan Sosial lainnya dari Pemerintah seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan Bantuan Produktif Usaha Mikro.

Untuk mempermudah peserta untuk mengetahui apakah dirinya berhak atas dana BSU, BPJAMSOSTEK telah menyediakan kanal-kanal informasi bagi peserta untuk dapat mengakses informasi terkait eligibilitas mereka dalam memperoleh dana BSU.

Terdapat beberapa kanal yang disediakan oleh BPJAMSOSTEK terkait informasi BSU ini, yaitu melalui website resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id, atau jika sudah memiliki akun aplikasi BPJSTKU bisa melakukan akses melalui situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id pada menu Bantuan Subsidi Upah, atau bisa juga melalui microsite bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Kanal lainnya yang dapat diakses oleh peserta adalah melalui layanan Whatsapp di nomor 081380070175, atau melalui Layanan Masyarakat di nomor telepon 175, halaman media sosial resmi BPJS Ketenagakerjaan pada Facebook dan Twitter melalui menu Direct Message (DM).

Peserta dihimbau untuk tidak memberikan data diri pribadi dan posting pada halaman komen yang tentu saja dapat terlihat oleh publik secara langsung. Pihak BPJAMSOSTEK akan menjawab pertanyaan terkait informasi BSU ini hanya melalui DM atau pesan pribadi di media sosial.

Kanal terakhir yang disediakan oleh BPJAMSOSTEK adalah Kantor Cabang BPJAMSOSTEK terdekat dengan membawa serta identitas diri (KTP) dan Kartu Peserta BPJAMSOSTEK.

Untuk tetap menjaga kepatuhan atas himbauan pemerintah terkait PPKM, para peserta dihimbau untuk mengutamakan kanal-kanal non fisik untuk mendapatkan informasi terkait apapun, khususnya BSU ini.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia menegaskan pihaknya telah memaksimalkan upaya untuk menyediakan berbagai kanal non fisik, agar para peserta dapat lebih mudah memperoleh informasi.

“Kami harap peserta dapat mengoptimalkan layanan atau kanal non fisik kami untuk memperoleh informasi, dan kami juga berkomitmen untuk dapat melayani seluruh peserta yang mengakses kanal layanan kami dengan sebaik-baiknya. Kami harap para peserta dapat memaklumi dan mematuhi PPKM yang berlaku,” kata Roswita, Minggu (15/8).

Sementara, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Rawamangun, Aland Lucy Patitty menambahkan BSU ini merupakan wujud sinergi pemerintah yang turut hadir di tengah-tengah rakyatnya khususnya para pekerja yang sedang mengalami kesulitan karena dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda hingga saat ini.

“Para pekerja juga dapat memanfaatkan kanal-kanal yang di sediakan untuk memperoleh informasi terkait Bantuan Subsidi Upah ini. Kami himbau kepada par peserta untuk berhati-hati terkait berita hoax yang mengatasnamakan BPJAMSOSTEK,” kata Lucy. (jpg)

Pesan Wali Kota Batam Kepada Anggota Paskibraka

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengukuhkan Anggota Paskibraka Kota Batam, Sabtu (14/8/2021).

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan pesan khusus bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka itu.

Rudi mengaku bangga terhadap anggota Paskibraka yang sudah mengikuti semua proses karantina dengan penuh semangat. Ia berharap, keringat dan jerih payah dapat terbayar dengan kelancaran pada hari upacara kemerdekaan nanti.

“Selamat menjalankan tugas mulia para pengibar merah putih. Jaga kesehatan diri, tetap semangat dan jangan pernah menyerah,” katanya.

Ia menyampaikan, hari kemerdekaan merupakan momen bersejarah dan momen terpenting bagi bangsa Indonesia.

Anggota Paskibraka Kota Batam saat melakukan gladi bersih di Alun-alun Engku Putri, Minggu (15/8/2021). Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Pasalnya, kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjalanan panjang dan perjuangan yang keras dari para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari para penjajah.

“Mengisi dan mempertahankan kemerdekaan menjadi tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk bagi generasi muda. Upaya untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan tidak mudah sehingga diperlukan perjuangan dan usaha yang keras baik dari pemerintah maupun seluruh rakyat,” katanya.

Di hadapan para anggota Paskibraka, Rudi kembali berpesan bahwa globalisasi membuat segala hal cepat berubah dan tak disangka, hal ini mengancam kedaulatan negara.

Kedaulatan negara saat ini terancam bukan dengan perang senjata, namun oleh perang ide, gagasan, dan produk.

“Untuk membentengi segala ancaman, generasi muda perlu semangat dan rasa nasionalisme yang tinggi. Hal ini dapat diwujudkan dalam berbagai hal, namun hal yang paling pokok sebagai pelajar adalah belajar,” pesan Rudi.

Semangat inilah, lanjut Rudi, yang menjadi modal kuat bagi bangsa Indonesia dalam berjuang mencapai kemerdekaan dan semangat ini juga yang harus kita tingkatkan dalam mengisi dan mempertahankan kemerdekaan saat ini.

“Makna kemerdekaan sedang diuji di tengah pandemi Covid-19. Sesungguhnya kemerdekaan di situasi seperti ini adalah berjuang bersama melawan Covid-19 dengan menuruti anjuran dari pemerintah, tegakan protokol kesehatan agar dapat bebas kembali melakukan aktivitas seperti biasa, jayalah bangsaku, makmurlah negeriku Indonesia,” katanya.(*/esa)

Di Batam, Jumlah Pasien Covid-19 Terus Berkurang

0

batampos.co.id – Jumlah Pasien Berkurang Pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, terus berkurang.

Kini, tersisa 17 orang lagi yang dirawat pada Minggu (15/8/2021) siang.

Wadir Pelayanan Medik RSUD Embung Fatimah, Sri Rupiati,
mengatakan, ada penurunan jumlah pasien yang cukup drastis dalam sepekan belakangan ini.

Sebab, pasien baru yang masuk semakin berkurang.

”Pekan lalu masih di atas 50-an orang, tapi sekarang banyak yang sudah sembuh dan hari ini (kemarin) sisa 17 orang,” ujar Sri.

Ini menjadi kabar baik karena diharapkan penyebaran Covid-19 terus melandai.

Meski begitu, Sri dan petugas medis di RSUD Embung Fatimah tetap berharap agar masyarakat tetap menerapkan protkes pencegahan Covid-19 agar wabah ini segera berakhir.

”Jangan abaikan pakai masker, sering cuci tangan, dan jaga jarak. Semoga kasus terus turun,” tutupnya.

Pada Minggu (15/8/2021) diketahui jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam bertambah 54 orang. Sehingga total pasien Covid-19 saat ini mencapai 24.917 orang.

Pada hari yang sama juga terdapat 126 pasien yang dinyatakan sembuh. Sehingga saat ini total pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 23.112.

Selain itu juga terdapat satu orang yang meninggal dunia dan totalnya saat ini mencapai 740 orang.(*/jpg)

Pasien Positif dan Negatif Covid-19 di Batam Butuh Oksigen

0

batampos.co.id – Masyarakat Batam ramai menggunakan program tabung oksigen yang diadakan LAZ Batam.

Dari 12 tabung yang dimiliki LAZ Batam, saat ini ada 8 tabung yang dipinjam masyarakat.

Namun, ada fenomena yang tak biasa dalam peminjaman tabung oksigen ini.

“Biasanya yang meminjam, orang yang hasil swab PCR-nya positif. Tapi, kami menemukan ada yang meminjam ini sudah pernah dirawat di rumah sakit dan dinyatakan negatif, tapi masih membutuhkan tabung oksigen,” kata Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, Minggu (15/8/2021).

Permintaan tidak ditolak LAZ Batam, karena, pemohon beralasan peminjaman untuk memulihkan kondisi tubuh.

“Kami tetap meminjamkan, karena ini demi pemulihan. Tapi saya enggak tahu kenapa ada fenomena ini, sudah negatif tapi tetap masih meminjam tabung,” ungkapnya.

Peminjaman tabung ini, kata Syarif, tidak melihat latar belakang peminjam.

“Kami tidak pilih-pilih, apabila memang membutuhkan, silakan pakai,” ungkapnya.

Mekansime peminjaman bisa dilakukan dengan cara menghubungi petugas Satgas LAZ Batam melalui nomor WhatsApp 085100283175.

Setelah itu, pemohon menyertakan hasil positif tes PCR-nya.

“Nanti lokasinya akan kami share melalui WA. Masyarakat datang langsung saja untuk mengambil tabung. Karena SDM (Sumber Daya Manusia) kami terbatas, jadi tidak bisa mengantarkan ke
lokasi pemohon,” ujarnya.

LAZ Batam, kata Syarif, akan meminjamkan tabung oksigen
beserta isinya, regulator dan selangnya.

Sehingga, masyarakat bisa langsung menggunakan tabung itu, begitu sampai di rumah.

“Namun kami harap, masyarakat setelah selesai menggunakannya segera mengembalikan. Karena, banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tuturnya.

LAZ Batam memiliki 12 tabung oksigen yang terdiri dari 10 tabung kapasitas 40 liter dan 2 tabung kapasitas 7 liter.

“Kami membuka donasi juga, bagi siapapun yang ingin membantu suadara-saudara kita yang membutuhkan tabung oksigen,” ucapnya.

Syarif berharap, program ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

Masyarakat yang sedang sakit, bisa segera sembuh dan pulih
kembali.(jpg)