Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9080

Gubkepri Ingin Budidaya Perikanan Lebih Dioptimalkan

0
Ansar saat ikut panen dan tebar benih ikan bersama Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan di Desa Pangkil Kabupaten Bintan, Jumat (12/11).

batampos.co.id-Gubkepri Ansar Ahmad  berharap budidaya perikanan kelong apung di Desa Pangkil dapat menjadi embrio awal membangkitkan potensi budidaya perikanan. Tidak hanya di Bintan, namun di seluruh Kepri.

“Walau mungkin untuk skala Kementerian, ini (kelong apung Desa Pangkil) merupakan budidaya kecil, namun kita berharap apa yang dilakukan anak-anak muda di sini menjadi embrio dan pemicu untuk daerah lain,” kata Gubernur Ansar saat ikut panen dan tebar benih ikan bersama Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan di Desa Pangkil Kabupaten Bintan, Jumat (12/11).

BACA JUGA: Manfaatkan Potensi Maritim dan Kemudahan Investasi, 2 Jurus Ansar Bangkitkan Kepri

Gubernur menuturkan selama ini potensi perikanan itu identik dengan ground fishing (perikanan tangkap). Padahal potensi perikanan budidaya itu juga besar. Maka ia mendorong agar pemanfaatan budidaya perikanan agar lebih optimal.

“Karena kalau kita lihat potensi di Kepri ini dalam 1 tahun ada 1,1 juta ton ikan, tetapi kita baru bisa memanfaatkan 33 persen. Maka karena urusan ini bukan urusan pembiayaan yang kecil, kita akan komunikasi dengan pemerintah pusat, KKP dan juga Kabupaten Kota se Kepri untuk membahas bersama bagaimana mengoptimalisasi ini, ” ujar Gubernur

Gubernur Ansar mengaku senang budidaya ikan di Desa Pangkil ini dikelola oleh pemuda yang berwadahkan koperasi berbadan hukum. Ia menjelaskan bahwa mengelola koperasi seperti ini bukan hal yang mudah.

“Tapi ini mereka sudah baik pengelolaannya. Saya kira kita tinggal berpikir bagaimana mengembangkan ini dan juga meluaskannya di beberapa desa atau pulau yang lain di Kepri,” ungkapnya Kemudian Gubernur mengungkapkan bahwa pihaknya akan membentuk tim bersama Dirjen Perikanan Budidaya untuk membahas bagaimana pengelolaan perikanan di Kepri.

“Yang selama ini selalu disampaikan bahwa potensi perikanan kita sangat besar, namun optimalisasinya belum pernah terjangkau” tutupnya.

Sementara itu Dirjen Perikanan Budidaya KKP Tubagus Haeru Rahayu mengatakan bahwa Kementerian tidak melihat suatu budidaya dari ukurannya, namun yang dilihat adalah bagaimana nanti embrio ini bisa berkembang.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa Produk Kementerian KKP di pusat bukan merupakan ikan, namun berbentuk kebijakan. Kebijakan yang diambil pun harus selaras dengan apa yang diinginkan masyarakat.

“Setiap kebijakan yang dikeluarkan, prioritas utamanya adalah ekologi, untuk keberlanjutan di masa depan. Supaya anak cucu kita masih dapat menikmati sumber daya alam” kata Tubagus.

Setelah ekologi, lanjut Tibagus, baru kemudian ekonomi. Karena jika hanya ekologi saja tanpa ekonomi maka tidak akan tercapai kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya jika hanya ekonomi saja tanpa ekologi, maka generasi penerus tidak akan dapat menikmati ini semua.

“Kemudian dengan memasuki era revolusi industri 4.0, harus pula disinergikan antara ekologi, ekonomi, dan inovasi teknologi. Jika ketiganya dipadukan maka blue economy akan dapat dicapai dalam waktu singkat” harapnya.

Terakhir Tubagus menyampaikan saat ini adalah saatnya membangunkan raksasa tidur yaitu budidaya, dimana potensinya sangat besar yaitu 16 persen dari total 1,33 triliun dolar AS.

“Salah satunya ini sudah dimulai dari Kepri (Pulau Pangkil). Mudah-mudahan ini menjadi pemicu dan provokator positif untuk kelompok-kelompok yang lain” pungkasnya.

Turut menghadiri kegiatan tersebut Direktur Perbenihan Nono Hartanto, Kasubdit  Perbenihan Ikan Laut Nasrul Efendi, Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pj. Sekdaprov Kepri Ir. lamidi, Kepala DKP Kepri H.T.S Arif Fadilah, dan Kepala BPBL Batam Toha Tusihaidi. (*)

Reporter: Cipi Ckandina

 

Harga Cabai di Tanjungpinang Makin ‘Pedas’

0
Harga cabai merah di Pasar Bintan Center, mencapai Rp 62 ribu per Kg, Minggu (14/11). F. Peri Irawan

batampos.co.id-Harga cabai merah di Tanjungpinang terus merangkak naik. Saat ini cabai merah di Pasar Bintan Center dijual kisaran Rp 62 sampai 65 ribu per kilogram (Kg). Kenaikan itu dipicu kondisi cuaca di daerah asal cabai yang sering hujan, serta akibat pengiriman menggunakan kapal laut yang membutuhkan perjalanan beberapa hari sehingga cabai yang sampai mengalami kerusakan dan harus d pilih kembali.

“Harus kita pilih lagi yang rusaknya, kalau dicampur dengan yang sudah busuk, pembeli tidak mau,” kata salah seorang pedagang cabai dan sayur di Pasar Bintan Center, Debi, 26, Minggu (14/11).

Debi menuturkan kenaikan cabai merah itu bergerak secara perlahan sejak sepekan belakang, dalam satu hari terjadi kenaikan sekitar Rp 2 ribu. Saat ini dirinya menjual cabai merah dengan harga Rp 65 ribu per Kg padahal sepekan sebelumnya masih berkisar Rp 32-34 ribu per Kg. “Kenaikannya satu hari sekitar Rp 2 ribu,”ujarnya.

BACA JUGA: Kukuhkan TP PKK Desa dan Bagi Bibit Cabai, Pemkab Lingga Bagikan Sembako

Dengan kenaikan cabai itu penjualan cabai merah cenderung rendang rata-rata dalam satu hari hanya habis 15 kg. Karena pembeli juga berpikir untuk membeli banyak karena ada keperluan lain. ” Ya mungkin awalnya mau beli setengah kilo jadi seperempat saja,”tuturnya.

Tidak hanya cabai merah, sambung Debi harga cabai hijau turut mengalami kenaikan tiga hari sebelumnya masih pada harga Rp 30 ribu per Kg sekarang dijual Rp 40 ribu per Kg.

Sementara Itu, Kepala Bidang (Kabid) Stabilitas Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Mohammad Endy Febri mengakui kenaikan harga cabai dipicu kondisi cuaca di daerah asal, sehingga sering gagal panen. “Karena cuaca daerah asalnya, misalnya dari Sumatera Barat sering hujan jadi sering gagal panen,” kaya Endy.

Dengan demikian, pemesanan juga sering terkendala barang yang tiba di Tanjungpinang sering lebih sedikit dari permintaan, akibatnya kenaikan harga tidak terhindar. “Untuk menjaga stabilitas harga itu, kami mendorong agar pedagang bisa memanfaatkan hasil perkebunan petani lokal,” ucapnya. Beberapa komidi sayuran juga dipasok dari Bintan dan itu diyakini dapat menekan harga di pasaran. (*)

Reporter: Peri Irawan

 

 

 

Peringati Hari Pahlawan, PT Timah Berikan Tali Asih untuk Legiun Veteran

0
General Manager PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepulauan Riau dan Riau Ebbi Wibisana menyerahkan tali asih pada legiun veteran Ranti Kundur

batampos.co.id– Dalam rangka peringati hari pahlawan yang 10 November PT Timah Tbk memberikan tali asih pada anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Warakauri Ranting Kundur di gedung Wisma Timah Kundur, Jumat (12/11).

Tali asih merupakan program rutin dilakukan setiap tahunanya sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi bagi para anggota LVRI yang telah berperan dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

BACA JUGA: Usai Apel Hari Pahlawan 2021, Plt Bupati Bintan Kunjungi Veteran

Selain momentum peringatan hari pahlawan, tali asih juga dilaksanakan saat peringatan HUT Kemerdekaan RI. Tali asih berupa santunan uang dan sembako yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para veteran di tengah pandemi Covid-19.

General Manager PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepulauan Riau dan Riau Ebbi Wibisana foto bersama LVRI

General Manager PT Timah Tbk Wilayah Operasi Kepulauan Riau dan Riau Ebbi Wibisana menyerahkan tali asih tersebut. Dihadiri karyawan PT Timah Tbk, Kepala Unit Metalurgi Kundur, Anton Saputra wakil kepala unit produksi, veteran dan Warakauri Ranting Kundur.

“Semoga tali asih dapat sedikit meringankan beban para veteran serta warakauri di tengah pandemi Covid-19,”harap Ebbi Wibisana. Hardjono, pengurus LVRI rating Kundur menyampaikan terimakasih atas perhatian PT Timah Tbk. Kami sangat mengapresiasi PT Timah atas perhatian pada anggota Veteran dan warakauri ranting Kundur yang sudah senja ini.

“Terimakasih PT Timah atas bantuan yang diberikan secara rutin setiap tahun. Semoga PT Timah terus berkembang sehingga kontribusinya dapat dirasakan masyarakat,” ujat Hardjono.

Momentum ini sekaligus menjadi sarana silaturahmi PT Timah Tbk dengan para pejuang kemerdekaan. Melalui tali asih ini diharapkan masyarakat juga dapat meneladani para pahlawan sehingga dapat meneruskan dan mengisi perjuangan pahlawan. (*)

Reporter: Imam Sukarno

 

 

 

 

 

 

 

Citilink Dukung WSBK 2021, Siapkan 48 Penerbangan Ekstra

0
Pesawat Citilink di Bandara Soeta, Provinsi Banten, Sabtu 6 Februari 2021, F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos.co.id – Maskapai penerbangan Citilink menyiapkan sedikitnya 48 penerbangan tambahan atau extra flight dari dan menuju Lombok guna mendukung perhelatan ajang Superbike World Championship 2021 (WSBK) yang diselenggarakan di Mandalika, Lombok pada November ini.

“Citilink mendukung penuh perhelatan ajang “Superbike World Championship 2021” (WSBK) dengan menyiapkan extra flight dari beberapa destinasi seperti Jakarta, Surabaya, dan Denpasar selama periode 12 November hingga 30 November 2021,” kata Direktur Utama Citilink Juliandra di Tangerang, Kamis (11/11).

Juliandra berharap dengan adanya penambahan frekuensi dari dan menuju Lombok mampu mempermudah aksesibilitas transportasi bagi masyarakat yang hendak menyaksikan langsung WSBK di Lombok dengan menyediakan penerbangan yang aman dan nyaman.

Dengan demikian, maka penerbangan Citilink pada periode tersebut untuk rute Jakarta-Lombok pp menjadi dua kali sehari (pagi dan siang), Surabaya-Lombok pp menjadi dua kali sehari (pagi dan siang), dan Denpasar-Lombok pp, empat penerbangan per minggu (pagi dan siang).

BACA JUGA: Kemenhub Tegaskan Penerbangan Luar Jawa-Bali Bisa Antigen

“Kami berharap melalui extra flight ini dapat berkontribusi meningkatkan jumlah wisatawan ke Lombok dan pada akhirnya mampu menggairahkan kembali industri pariwisata dan transportasi yang terkena dampak Covid-19,” tutup Juliandra.

Citilink senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat di seluruh lini operasional penerbangannya, baik dari pre, in, hingga post-flight dengan mengacu pada ketentuan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk dapat memastikan seluruh penerbangan berjalan secara optimal dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keamanan bagi seluruh pelanggan. (*)

Reporter: JPG Group

Penyaluran Kuota Internet Turun 5 Juta Penerima

0
Ilustrasi bantuan kuota gratis (ADIT/JAWA POS)

batampos.co.id – Penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk peserta didik dan pendidik memasuki termin akhir. Pada November ini jumlah penerima justru menurun tajam hingga 5 juta orang.

Dari data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), bantuan kuota data internet bakal disalurkan kepada 21,29 juta pendidik dan peserta didik di periode November 2021. Perinciannya, bantuan diberikan kepada 906 ribu nomor peserta didik PAUD, 6,8 juta peserta didik SD, 3,8 juta peserta didik SMP, 2,5 juta peserta didik SMA, 2,4 juta peserta didik SMK, 41 ribu peserta didik SLB, 22 ribu peserta didik kesetaraan, dan 1,2 juta guru. Kemudian 192 ribu mahasiswa vokasi, 3,2 juta mahasiswa akademik, 10 ribu dosen vokasi, dan 117 ribu dosen akademik.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim berharap bantuan kuota menjadi jembatan sebelum proses belajar tatap muka berjalan sepenuhnya. “Semoga para peserta didik, guru-guru, dosen, dan mahasiswa bisa memanfaatkan bantuan kuota ini secara maksimal untuk membantu proses belajar-mengajar,” harapnya Ahad (13/11).

Untuk besaran bantuan kuotanya, bagi peserta didik PAUD diberikan sebesar 7 GB/bulan serta jenjang pendidikan dasar dan menengah 10 GB/bulan. Sedangkan untuk guru PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah, masing-masing mendapat 12 GB/bulan. Sementara itu, mahasiswa dan dosen diberi bantuan 15 GB/bulan. “Kuota data internet ini berlaku selama 30 hari sejak kuota data diterima,” ucapnya.

Dikonfirmasi atas hal tersebut, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikbudristek M Hasan Chabibie menjelaskan, jumlah penerima bantuan subsidi kuota ini menurun karena penggunaan kuota data yang tidak sampai 1 GB di bulan sebelumnya. Maka, jika merujuk Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021, nomor-nomor tersebut tidak diajukan kembali untuk mendapat bantuan subsidi kuota internet. “Betul, yang penggunaannya di bawah 1 GB memang sekitar 5 juta,” ungkap dia.

Minimnya penggunaan data internet itu diperkirakan terjadi lantaran banyak sekolah yang sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Sehingga pemakaian kuota internet cenderung lebih kecil. “Sebagaimana Mas Menteri (sapaan Nadiem Makarim, red) sampaikan, kuota ini memang menjadi jembatan sebelum tatap muka sepenuhnya,” ujar Hasan.

Disinggung soal kemungkinan adanya perpanjangan program itu, Hasan tidak memberikan jawaban pasti. Dia hanya menyampaikan bahwa pada tahun ini program hanya sampai November.

Namun, masa aktif kuota internet berlaku sampai pertengahan Desember 2021. Seperti diketahui, pemberian bantuan kuota data internet tahun 2021 telah diumumkan Mendikbudristek pada 8 Agustus 2021 bersama Menteri Keuangan dan Menteri Agama. Bantuan kemudian mulai disalurkan September.

Sebelumnya kebijakan pemberian bantuan data kuota internet untuk membantu akses informasi bagi guru, siswa, mahasiswa, dan dosen dalam menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) juga telah dilaksanakan pada 2020. Selama 2020 Kemendikbudristek telah memberikan subsidi kuota internet empat bulan pada September hingga Desember 2020 senilai Rp 7,2 triliun. (*)

Sumber: JP Group

Ultimo Kitchen di Mega Mall Hadirkan Menu Khas Thailand

0
Ultimo Kitchen bernuansa Asia, dan dapat dinikmati layaknya nongkrong ala kafe. f. Mega Mall Batam Center

batampos.co.id – Bagi pecinta kuliner Asia dan Asia Tenggara, Anda wajib mencoba menu salah satu restoran di Mega Mall Batam Center yaitu Ultimo Kitchen. Restoran yang terletak di lantai 3 ini menawarkan berbagai macam menu yang dapat menggugah selera.

Menariknya, Ultimo Kitchen dimiliki oleh anak muda milenial bersaudara yakni Jeff (24) dan sang adik, Jose (20). Saat dijumpai oleh Batam Pos di restorannya, keduanya sangat antusias memperkenalkan menu andalan mereka.

Jeff selaku Owner Ultimo Kitchen mengaku sudah pernah menjajaki dunia bisnis kuliner, namun Ultimo Kitchen memiliki nuansa berbeda baginya. Hal ini karena Ultimo Kitchen bernuansa Asia dan dapat dinikmati layaknya nongkrong ala kafe.

”Saat ini pembukaan, untuk soft opening sudah dilakukan pada 1 November lalu. Untuk segmennya menyeluruh, baik keluarga maupun anak muda,” jelasnya, Kamis (11/11).

Ultimo Kitchen memilih menu khas Thailand sebagai menu andalannya. Ayam Basil memiliki cita rasa yang banyak diminati oleh masyarakat lokal, yakni rasa pedas. Tak hanya Ayam Basil yang menjadi menu andalan, ada Tomyam, Ayam Telur Asin, Mango Sticky Rice dan juga Singkong ala Thai.

BACA JUGA: d’Pollux Cafe Hadirkan Menu Khas, Harga Sesuai dengan Kantong Mahasiswa

Harga juga tergolong terjangkau untuk menu andalan tersebut. ”Jadi pengunjung patut mencicipi Ayam Basil, Tomyam dan desert Mango Sticky Rice,” jelasnya.

Ia menambahkan, menu andalan restoran ini tidak ditemukan di restoran lainnya. Ia juga mempercayai chef profesional untuk setiap masakan di restorannya.

Bagi pengunjung juga bisa menikmati permaianan mesin dart yang bisa digunakan bersama dengan maksimal empat orang.

”Bagi warga Batam yang ingin mencicipi menu tersebut bisa langsung mengunjungi lantai tiga Mega Mall Batam Center, dan juga tersedia di aplikasi layanan online di GoFood, untuk informasi lebih lanjut bisa melihat akun instagram @ultimokitchen_btm,” tutup Jeff. (*)

Reporter: Debra Nila

The post Ultimo Kitchen di Mega Mall Hadirkan Menu Khas Thailand first appeared on Metropolis.

Dukung Transformasi di Bidang Kesehatan

0
Acara virtual Prosesi Penghargaan Indonesia MIRAH (Medical Innovation Research Award Health) 2021, Jumat (12/11). f. Unilever Indonesia

batampos.co.id – Unilever Indonesia bersama Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menginisiasi program Indonesia MIRAH (Medical Innovation and Research Award in Health) 2021 yang secara perdana digelar pada tahun ini.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan iklim penelitian bagi dokter dan mahasiswa kedokteran di Indonesia, sekaligus mendukung target transformasi kesehatan yang diusung pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Sebanyak 5 proposal penelitian dan 10 karya tulis ilmiah terpilih, dan berhak mendapatkan dukungan dana riset dan apresiasi, dengan total penghargaan sebesar Rp 250.000.000.

Acara puncak penghargaan dan webinar digelar di momen peringatan Hari Kesehatan Nasional hari ini, dengan melibatkan narasumber: Ir Budi Gunadi Sadikin CHFC CLU, Menteri Kesehatan Republik Indonesia; Dr. Daeng M Faqih SH MH, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia; dan dr. Marhaen Hardjo M Biomed PhD, Direktur Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia. Acara dibuka oleh sambutan dari Ainul Yaqin, Direktur Beauty and Personal Care Unilever Indonesia.

Ir Budi Gunadi Sadikin menyatakan “Kementerian Kesehatan menerapkan 6 pilar transformasi, dimana salah satu pilar layanan primer adalah kampanye promosi kesehatan. Kolaborasi dari berbagai pihak mutlak diperlukan, dalam rangka promosi kesehatan dan mempercepat pencapaian target pembangunan kesehatan di Indonesia.

Tak kalah penting adalah pengendalian faktor risiko penyakit, yang tentu erat kaitannya dengan peran riset dan inovasi. Saya sangat mengapresiasi Lembaga Riset IDI dan Unilever, yang menyelenggarakan proses penghargaan Indonesia Medical Innovation Research in Health 2021. Semoga acara ini semakin memantapkan komitmen dan tekad kita untuk mencapai Indonesia emas 2045, sehingga Bangsa Indonesia dapat meraih derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

Ainul Yaqin, Direktur Beauty and Personal Care Unilever Indonesia menyatakan, Unilever telah berada di Indonesia selama hampir 88 tahun, dan terus berkomitmen untuk mendampingi serta membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Hal ini sejalan dengan strategi besar kami The Unilever Compass, yaitu strategi untuk menjalankan bisnis sekaligus memberi manfaat kepada masyarakat. Untuk mendukung target transformasi kesehatan yang diusung Kementerian Kesehatan, Unilever berkolaborasi dengan Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia menginisiasi program Indonesia MIRAH 2021, yang bertujuan untuk mendorong dan mengembangkan iklim penelitian dan inovasi kesehatan bagi dokter di Indonesia, termasuk pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Ditambahkan Yaqin, bagi Unilever sendiri, riset dan inovasi merupakan bagian penting dari DNA Perusahaan. Berbekal riset dan inovasi pulalah, rangkaian produk kebersihan dan kesehatan kami hadir, dan mendampingi masyarakat dalam menjalani hidup bersih dan sehat, salah satunya brand Lifebuoy”. Selain kehadiran rangkaian produk higenitas berkualitas, upaya edukasi dan promosi kesehatan juga konsisten dilakukan perusahaan. Di tahun lalu, Unilever juga merayakan tercapainya 100 juta anak dan keluarga Indonesia yang telah menerima edukasi mengenai pentingnya mencuci tangan pakai sabun.

Urgensi menumbuhkan iklim penelitian juga dipertegas Dr Daeng M Faqih Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia. “Saat ini, jumlah peneliti kesehatan di Indonesia masih tergolong rendah. Padahal, berbagai riset dan penelitian di bidang kesehatan tentu sangatlah dibutuhkan, mengingat sebuah kebijakan akan tepat diputuskan jika didasari atas suatu penelitian.

Inilah mengapa, bersama Unilever, kami berupaya untuk membangun budaya riset dan penelitian terkait kesehatan di tengah para dokter dan mahasiswa kedokteran di Indonesia, agar kelak tercipta berbagai inovasi bermanfaat, sebagai modal penting memasuki era transformasi kesehatan.

Program Indonesia MIRAH, digelar sejak Juni lalu, dengan mengusung tema ”Peran Riset dan Inovasi Dokter Indonesia Dalam Menyongsong Era Transformasi Kesehatan”.

dr. Marhaen Hardjo M Biomed PhD, Direktur Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia menambahkan, “Sebanyak 79 proposal penelitian dan karya tulis ilmiah diajukan, dengan membahas beragam ide terkait inovasi kesehatan – mulai dari pengaruh pemberian prebiotik terhadap penderita skizofrenia, efektivitas sambiloto sebagai antiinflamasi, hingga penelitian terkait efektivitas obat kumur terhadap mutasi Virus Sars-Cov-2.

Pemenang penghargaan kami pilih berdasarkan daya tarik ide, kualitas penulisan, serta dampak dari penelitian terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi berbagai proposal penelitian dan karya tulis yang telah dibuat, dan tentunya sangat bermanfaat bagi kemajuan dan inovasi sektor kesehatan Indonesia.

Total penghargaan senilai Rp 250.000.000 diberikan kepada 5 pemenang kategori proposal penelitian, dimana masing-masing pemenang akan mendapatkan dana riset sebesar Rp 35.000.000. Sementara 10 pemenang karya tulis ilmiah akan mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp 7.500.000.

Informasi lebih lanjut mengenai program Indonesia MIRAH, dapat diakses di akun Instagram @Indonesiamirah. (*)

Reporter: JPG Group

Daihatsu All New Xenia Kini Bisa Dipesan di Batam

0
All New Xenia exterior tampak perspektif depan varian 1.5R ADS. Kini, mobil baru ini sudah bisa dipesan bagi warga Batam. F. Ist

batampos.co.id – Setelah ditunggu kehadirannya, Daihatsu resmi meluncurkan All New Xenia demi menjawab tingginya permintaan masyarakat akan kebutuhan mobil Low MPV di Indonesia. Peluncuran All New Xenia diselenggarakan pada 11 November 2021, dengan mengambil momentum GIIAS 2021 di ICE-BSD, Tangerang sebagai salah satu pameran otomotif terbesar bertaraf Internasional.

Untuk harga mulai Rp 190 jutaan. Dan saat ini, All New Xenia sudah bisa dipesan Astra Daihatsu Cabang Batam. ”Untuk ketersedian unit Xenia baru kami usahakan akhir November customer sudah bisa menerima unit pesanannya. Saat ini sudah banyak customer yang sudah indent,” ujar Kamil Hasan, selaku Kepala Cabang Astra Daihatsu Cabang Batam.

Xenia telah hadir selama 18 tahun di Indonesia sejak 2004, dan telah dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan “Mobil Sejuta Umat”. Sejak awal diluncurkan, Xenia telah terjual lebih dari 683 ribu unit di Indonesia hingga kini.

BACA JUGA: Di GIIAS 2021, Daihatsu Beri Kejutan Untuk Pelanggan Indonesia

All New Xenia yang merupakan generasi ketiga ini, menerapkan platform berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architecture), yakni platform terbaru Daihatsu yang dikembangkan dengan konsep: Kualitas Tinggi dengan Harga Terjangkau, Teknologi Terkini, serta memperhatikan hingga ke detail terkecil seperti ukuran, berat, harga, dan waktu, untuk menghasilkan kendaraan yang lebih efisien.

Sebagai kendaraan Low MPV berkapasitas 7 penumpang, All New Xenia hadir dengan 2 pilihan mesin 1.3L dan 1.5L berteknologi NR-VE Dual VVT-i, serta transmisi CVT, membuat All New Xenia memiliki performa bertenaga, responsif, akselerasi yang halus, dan efisiensi bahan bakar lebih baik.

Dalam hal keselamatan, All New Xenia juga dilengkapi fitur keamanan spesial tertinggi dan pertama di kelasnya, yaitu Daihatsu ASA (Advances Safety Assist). Tak hanya itu, All New Xenia juga dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan lainnya, seperti ABS (Antilock Brake System) & EBD (Electronic Brakeforce Distribution), HSA (Hill Start Assist), VSC (Vehicle Stability Control), ESS (Emergency Stop Signal), dan Dual Airbag.

Pada sisi keamanan, All New Xenia juga menyematkan fitur Window Jam Protection, Immobilizer, serta Rear parking Camera & 360 degrees Around View Monitor untuk memudahkan visibilitas pengendara saat bermanuver mundur.

Dengan lampu LED yang modern, serta polished alloy wheel yang sporty, membuat All New Xenia tampil futuristik. All New Xenia memiliki kabin dan bagasi yang luas, 3 baris kursi fleksibel yang bisa disesuaikan menjadi ”sofa mode” untuk memaksimalkan posisi istirahat penumpang ketika dalam perjalanan jauh. Instrumen panel didesain untuk memberikan keleluasaan jarak pandang dalam berkendara, dan dilengkapi dengan tampilan head unit bertipe floating yang modern.

All New Xenia juga handal dikendarai di berbagai kondisi jalan. Dengan ground clearance setinggi 205 mm, serta radius putar sejauh 4,9 meter, membuat Xenia semakin mudah dalam bermanuver saat berkendara.

All New Xenia tersedia dalam 12 varian, serta total 7 pilihan warna. Untuk informasi harga, dapat mengunjungi langsung ke website resmi Daihatsu.co.id.

“Kami berharap, All New Xenia dapat diterima oleh para keluarga di Indonesia sesuai tagline-nya, Xenia Sahabat Keluarga. Semoga All New Xenia dapat meneruskan kesuksesannya menjadi kendaraan Low MPV pilihan utama, serta berkontribusi positif bagi pasar otomotif di Indonesia,” ujar Anjar Rosjadi, Research & Development (R&D) Product Planning Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (*)

Reporter: Azis Maulana

The post Daihatsu All New Xenia Kini Bisa Dipesan di Batam first appeared on Metropolis.

Terlibat Pemerasan Lewat Aplikasi Kencan, Polisi Ringkus 48 WNA

0
Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya  menangkap 48 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Vietnam saat dilakukan penggerebekan di sejumlah lokasi.

Penangkapan itu terkait kasus dugaan penipuan dan pemerasan melalui aplikasi dating atau cari jodoh dengan korban WNA yang berada di luar negeri. Mereka diamankan di tiga lokasi berbeda di antaranya di Jalan Cengkeh Ruko 22 Jakarta Barat, Mangga Besar, dan Ruko di Komplek Mediterania Gajah Mada Jakarta Barat.

“Kejahatan lintas negara yang para tersangkanya adalah WNA keturunan Tiongkok dan Taiwan. Ada 48 tersangka yang sudah kita amankan, korbannya hampir rata-rata adalah warga negara Taiwan dan Tiongkok sendiri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Yusri Yunus, Sabtu (13/11).

Yusri menjelaskan, dari 48 orang, 44 adalah laki-laki dan sisanya perempuan. Dia menuturkan, para pelaku menyasar pria atau wanita berwarganegaraan Tiongkok dan Taiwan yang bermain aplikasi perjodohan.

Setelah korban terpikat, komunikasi berlanjut melalui aplikasi pesan singkat seperti Line dan WeChat. Dalam pesan itu, para pelaku memancing korban untuk melakukan hal bernuansa porno.

“Para pelaku yang wanita-wanita ini kemudian memancing para korban dengan membuka baju. Korban terpancing, ini yang dijadikan dasar pemerasan kepada korban-korban. Korban ada di Tiongkok, pelaku mainnya di Indonesia,” ungkap Yusri.

Menurut Yusri penangkapan ini dilakukan dari hasil koordinasi antara kepolisian Tiongkok dengan Polri. Karena para korbannya melaporkan ke kepolisian di Tiongkok.

“Hasil koordinasi ada laporan di Tiongkok dan Taiwan, korban melaporkan kepolisian di sana, kemudian perwakilan kepolisian Taiwan yang ada di Indonesia disini, melakukan koordinasi dengan PMJ untuk memprofiling para pelakunya. Karena setelah diprofiling pelaku semuanya ada di Indonesia,” tegas Yusri.

Mereka disangkakan melanggar Pasal UU ITE Pasal 30 Juncto Pasal 48 dan atau Pasal 28 ayat 1 Juncto Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 35 Juncto Pasal 51 ayat 1 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (*)

Sumber: JP Group

Rencana Pemerintah Audit LSM Mendapat Dukungan dari MAKI

0

batampos.co.id – Rencana pemerintah melakukan audit kepada lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau NGO sebagai bentuk kontrol mendapat dukungan dari sejumlah pihak termasuk Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI)

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Laily Rahmawaty/Antara

”MAKI sangat bergembira menyambut rencana audit tersebut dan bersedia membuka semua hal yang diperlukan terkait kinerja dan keuangan,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Minggu (14/11).

Menurut Boyamin, audit yang dilakukan pemerintah sebagai bentuk saling mengontrol. Sebab, LSM tidak boleh merasa hebat dan tidak mau dikontrol.

LSM, kata Boyamin, dalam geraknya adalah mengontrol pemerintah sehingga sebaliknya LSM harus bersedia dikontrol pemerintah sebagai bentuk check and balance. MAKI memandang audit tersebut bukan sebagai bentuk intervensi terhadap independensi kerja-kerja LSM.

”MAKI tidak akan risih jika dilakukan audit oleh pemerintah. Kalau bersih, kenapa takut?” ucap Boyamin.

Boyamin menyebutkan, MAKI justru memahami audit yang dilakukan pemerintah akan kredibel karena dilakukan pihak luar LSM. Jika audit dilakukan LSM sendiri, publik diperkirakan meragukannya.

”MAKI dengan senang hati jika nantinya akan dapat penilaian apa pun dari hasil audit pemerintah, baik positif dan negatif demi perbaikan kinerja,” tutur Boyamin.

Terkait audit ini, kata dia, MAKI akan terbuka terkait sumber keuangan dan penggunaannya. Sebab, selama ini MAKI sepenuhnya hanya mendapat subsidi dari kantor hukum Boyamin Saiman, tidak ada pendanaan dari pemerintah ataupun lembaga donor manapun, baik dalam negeri ataupun luar negeri.

Namun, lanjut dia, MAKI hanya akan sangat tertutup terkait sumber-sumber informasi terkait pengungkapan kasus-kasus korupsi yang selama ini dikawal MAKI. Tidak hanya itu, sebagai bentuk keseriusan MAKI minta audit oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (LBP). Untuk itu MAKI akan berkirim surat resmi kepada LBP terkait audit tersebut.

”Jika MAKI tidak dilakukan diaudit, MAKI akan gugat LBP ke Pengadilan Tata Usaha Negara karena tidak menerbitkan surat keputusan perintah audit kepada MAKI,” tegas Boyamin.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan akan mengaudit non-goverment organisation (NGO) atau LSM di Indonesia. Audit dilakukan karena ada LSM-LSM yang dituduhnya telah menyebarkan informasi yang tidak benar.

Pernyataan tersebut menanggapi bantahan dari aktivis lingkungan mengenai data deforestasi yang diklaim pemerintah menurun. (*)

Sumber: JP Group