Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 91

Dinsos Batam Prioritaskan Bantuan Kursi Roda bagi Penyandang Disabilitas

0
Ilustrasi kursi roda untuk penyandang disabilitas. f pixabay

batampos – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam memprioritaskan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas pada tahun 2026. Sebanyak 30 unit kursi roda disiapkan untuk membantu kebutuhan mobilitas masyarakat disabilitas di kota tersebut.

Kepala Dinsos Kota Batam, Zulkifli Aman, mengatakan bantuan tersebut disiapkan berdasarkan kebutuhan yang paling banyak disampaikan oleh komunitas disabilitas di Batam.

“Dari hasil survei yang kami lakukan bersama komunitas disabilitas, kebutuhan yang paling banyak disampaikan adalah kursi roda,” ujar Zulkifli, Kamis (12/3).

Ia menjelaskan pihaknya melakukan pendataan langsung di lapangan untuk mengetahui kebutuhan utama para penyandang disabilitas. Pendataan itu dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

“Kawan-kawan di lapangan melakukan survei ke komunitas untuk mengetahui apa saja kebutuhan primer mereka. Jika ada pengajuan, tentu kami akan mengakomodir sesuai kemampuan,” katanya.

Menurut Zulkifli, hingga saat ini belum ada permintaan untuk alat bantu lainnya seperti alat bantu dengar. Karena itu, pihaknya memfokuskan bantuan pada pengadaan kursi roda.

“Sejauh ini yang paling banyak dibutuhkan kursi roda. Untuk alat bantu dengar atau kebutuhan lain sepertinya belum ada yang mengajukan,” ujarnya.

Ia menambahkan saat ini pengadaan kursi roda tersebut masih dalam proses. Setelah selesai, bantuan akan diserahkan langsung kepada komunitas disabilitas yang membutuhkan.

“Sekarang masih dalam proses pengadaan. Nanti akan kami serahkan langsung kepada komunitas disabilitas,” katanya.

Penyaluran bantuan tersebut direncanakan berlangsung pada Mei 2026 dan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan bersamaan dengan agenda Pemerintah Kota Batam yang dihadiri oleh Wali Kota Batam.

Zulkifli juga menegaskan program tersebut secara khusus diperuntukkan bagi penyandang disabilitas dan tidak termasuk dalam program bantuan untuk lanjut usia (lansia).

“Program ini khusus untuk disabilitas. Untuk lansia ada program bantuan yang berbeda,” ujarnya.

Sebelumnya pada tahun 2025, Dinsos Batam juga telah menyalurkan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas berupa 20 unit kursi roda dan 10 tongkat kepada penerima manfaat di Kota Batam.(*)

Artikel Dinsos Batam Prioritaskan Bantuan Kursi Roda bagi Penyandang Disabilitas pertama kali tampil pada Metropolis.

Mudik Lebaran, Polresta Tanjungpinang Dirikan 4 Pos dan Kerahkan 370 Personel

0
Ratusan personel gabungan mengikuti apel Operasi Ketupat Seligi 2026 di Tanjungpinang, Kamis (12/3). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 370 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat Seligi 2026 yang digelar mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Personel yang terlibat berasal dari berbagai unsur, termasuk kepolisian, TNI, serta instansi pemerintah daerah.

Kapolresta Tanjungpinang Indra Ranu Dikarta mengatakan total personel yang diterjunkan terdiri dari 270 anggota Polres Tanjungpinang, 60 personel dari jajaran polsek, serta 40 personel gabungan dari instansi terkait.

“Target kami agar arus mudik dapat berjalan dengan aman dan nyaman sehingga masyarakat yang merayakan Idul Fitri bisa menjalankan aktivitasnya dengan tenang,” ujar Indra, Kamis (12/3).

Dalam operasi tersebut, aparat juga mendirikan dua pos pengamanan dan dua pos pelayanan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis.

Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan di antaranya Pelabuhan Sri Bintan Pura serta Bandara Raja Haji Fisabilillah yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat selama masa mudik.

Selain pengamanan, Polres Tanjungpinang juga menyiapkan sejumlah layanan bagi masyarakat. Salah satunya fasilitas penitipan kendaraan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk mudik ke luar daerah.

Sementara itu, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang juga diminta memberikan pelayanan tambahan di jalan raya, seperti membantu pengendara yang mengalami ban bocor maupun kehabisan bahan bakar.

“Jika kami menemukan atau masyarakat melihat hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban, diharapkan segera melaporkan kepada petugas,” kata Indra.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza turut menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan operasi pengamanan tersebut.

Menurutnya, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendukung penuh langkah yang dilakukan aparat keamanan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.

“Kami dari Forkopimda mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya. (*)

Artikel Mudik Lebaran, Polresta Tanjungpinang Dirikan 4 Pos dan Kerahkan 370 Personel pertama kali tampil pada Kepri.

Mudik Lewat Angkutan Laut Diprediksi Naik 13 Persen, KSOP Batam Siapkan Posko di Seluruh Pelabuhan

0
Ilustrasi penumpang mudik. f dok batam pos

batampos – Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam mulai bersiap menghadapi lonjakan penumpang angkutan laut menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran. Posko Angkutan Laut Lebaran secara nasional akan mulai dibuka pada 13 Maret 2026 atau H-8 sebelum Hari Raya Idulfitri.

Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi pengawasan dan pelayanan selama periode angkutan Lebaran, baik untuk arus mudik maupun arus balik.

“Posko ini akan menjadi pusat kendali selama masa mudik dan arus balik. Kami ingin memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan lancar sekaligus siap jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya, Kamis (12/3).

Meski posko resmi dibuka pada H-8, KSOP Batam sebenarnya telah melakukan berbagai persiapan lebih awal. Takwim menyebutkan, pelaporan dan pemantauan internal bahkan sudah dimulai sejak H-15 Lebaran sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan aktivitas di pelabuhan.

“Secara nasional posko dimulai 13 Maret atau H-8. Namun untuk kesiapan internal, kami sudah mulai lebih awal agar seluruh sistem pengawasan dan pelayanan benar-benar siap,” jelasnya.

Selama periode angkutan Lebaran, KSOP Batam juga akan menyiapkan posko di setiap pelabuhan penumpang di Kota Batam. Posko tersebut berfungsi untuk memantau pergerakan penumpang, memastikan keselamatan pelayaran, serta mempermudah koordinasi jika terjadi kondisi darurat.

KSOP Batam memproyeksikan jumlah penumpang angkutan laut pada Lebaran tahun ini akan meningkat sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret, sementara arus balik diprediksi memuncak pada 28 hingga 29 Maret.

Menurut Takwim, sejumlah pelabuhan diperkirakan menjadi titik konsentrasi penumpang, khususnya untuk rute domestik. Pelabuhan Sekupang dan Telaga Punggur diproyeksikan akan mengalami pergerakan penumpang paling tinggi selama masa mudik.

Saat ini, KSOP Batam mengawasi tujuh pelabuhan penumpang di Kota Batam, yakni Sekupang Domestik, Telaga Punggur Ro-Ro dan Domestik, Bintang 99, Harbour Bay, Batam Centre, serta Gold Coast Bengkong.

Selain menyiapkan posko, KSOP Batam juga telah melakukan evaluasi pelaksanaan angkutan Lebaran tahun sebelumnya untuk memetakan strategi pengawasan tahun ini. Berbagai potensi risiko pun telah diantisipasi melalui penyusunan rencana kontinjensi.

“Semua SOP sudah kami siapkan. Termasuk mengantisipasi kemungkinan penumpukan penumpang di pelabuhan, cuaca ekstrem, hingga potensi kebakaran kapal. Dari sisi pengawasan dan kesiapan operasional, kami pastikan siap,” kata Takwim.

Dengan berbagai langkah tersebut, KSOP berharap pelaksanaan angkutan laut selama periode Lebaran di Batam dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman.

Artikel Mudik Lewat Angkutan Laut Diprediksi Naik 13 Persen, KSOP Batam Siapkan Posko di Seluruh Pelabuhan pertama kali tampil pada Metropolis.

Wakaf Uang Pegawai, Kemenag Batam Bakal Bangun Rumah Qur’an di Sekupang

0
Penandatangan MoU Wakaf uang tunai di Kemenag Batam. F Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Gerakan wakaf uang di Kota Batam terus diperkuat. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Batam menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menghimpun wakaf tunai dari pegawai di lingkungan Kemenag Batam.

Dana wakaf yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan program Wakaf Rumah Qur’an di kawasan Tiban Mc Dermot, Kecamatan Sekupang.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, bersama Ketua BWI Perwakilan Kota Batam, Buralimar, dalam kegiatan buka puasa bersama yang juga dihadiri tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, lembaga zakat, serta para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Batam.

Kepala Kantor Kemenag Batam, Budi Dermawan, mengatakan gerakan wakaf uang di lingkungan Kemenag sebenarnya telah berjalan sebagai tindak lanjut dari edaran Menteri Agama Republik Indonesia terkait dukungan terhadap Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU).

Menurutnya, Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi wakaf sekaligus mendorong praktik wakaf di tengah masyarakat.

“Gerakan wakaf uang di lingkungan Kemenag Kota Batam sebenarnya sudah berjalan. Dengan adanya kerja sama ini bersama BWI Batam, diharapkan pengelolaannya semakin terarah, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” ujarnya, Kamis (12/3).

Melalui kerja sama tersebut, penghimpunan wakaf tunai dari pegawai Kemenag Batam akan dilakukan secara sukarela melalui program Duta Wakaf. Program ini bertujuan untuk mensosialisasikan sekaligus menggerakkan partisipasi wakaf di lingkungan internal Kementerian Agama.

Dana wakaf yang terkumpul nantinya akan dikelola oleh BWI Perwakilan Kota Batam sebagai nazhir. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Program Wakaf Rumah Qur’an di Tiban Mc Dermot, Kecamatan Sekupang.

Program ini dirancang sebagai pusat pembinaan Al-Qur’an yang tidak hanya menampung para penghafal Al-Qur’an, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan wirausaha berbasis wakaf produktif.

Ketua BWI Perwakilan Kota Batam, Buralimar, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat gerakan wakaf produktif di daerah.
Menurutnya, potensi wakaf uang dari aparatur negara, khususnya di lingkungan Kementerian Agama, cukup besar jika dikelola secara sistematis dan berkelanjutan.

“Jika potensi ini dapat dihimpun dengan baik, wakaf uang bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi umat yang berkelanjutan, sekaligus mendukung berbagai program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, serta pimpinan lembaga zakat di Kota Batam.

Melalui sinergi antara Kemenag Batam dan BWI Batam, diharapkan Gerakan Nasional Wakaf Uang semakin berkembang di Kota Batam dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penguatan ekonomi umat, khususnya melalui pengembangan pendidikan Al-Qur’an dan pemberdayaan masyarakat.(*)

Artikel Wakaf Uang Pegawai, Kemenag Batam Bakal Bangun Rumah Qur’an di Sekupang pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Tingkatkan Kapasitas Suplai Air, Tangani 18 Titik Stress Area

0
Rapat koordinasi tindak lanjut perbaikan layanan air bersih di Batam. f Istimewa

batampos – BP Batam bersama PT ABH memberikan perhatian terhadap penanganan kawasan yang mengalami gangguan tekanan air atau stress area. Sejumlah langkah teknis disiapkan guna meningkatkan stabilitas layanan air bersih kepada masyarakat.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi tindak lanjut perbaikan layanan air bersih yang digelar pada Senin (9/3). Dalam pertemuan itu, BP Batam dan PT ABH merumuskan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan distribusi air, termasuk peningkatan kapasitas suplai.

Direktur Badan Usaha SPAM dan Fasling BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan peningkatan kapasitas suplai air akan mencapai hingga 850 liter per detik.

“Peningkatan ini akan berdampak pada total kapasitas suplai yang tersedia, dari sebelumnya 4.429 liter per detik menjadi sekitar 4.710 liter per detik,” kata Iyus, Rabu (11/3).

Dengan penambahan kapasitas tersebut, pengelola dapat melakukan pengalihan suplai air ke wilayah yang selama ini mengalami tekanan rendah.

Ia menyebutkan, langkah ini merupakan bagian dari upaya bertahap untuk memperbaiki layanan distribusi air bersih di Batam.

“Sesuai arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, kami berupaya agar penanganan ini berjalan secara bertahap dan terukur sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat semakin stabil,” ujarnya.

Selain peningkatan suplai, BP Batam juga menyiapkan program perkuatan jaringan distribusi pada jalur pipa DK12. Jalur ini selama ini menyuplai sejumlah kawasan yang kerap mengalami tekanan air rendah, seperti Tanjung Sengkuang, Bengkong, dan Batu Merah.

Menurut Iyus, penguatan jaringan pada jalur tersebut diharapkan dapat membuat aliran dari pipa induk lebih stabil sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi.

“Keluhan masyarakat menjadi perhatian serius bagi BP Batam. Kami terus berusaha agar penanganan terhadap 18 titik stress area ini bisa terselesaikan,” kata dia.

Dalam rapat tersebut, BP Batam dan PT ABH juga membahas penerapan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition). Sistem ini memungkinkan pemantauan dan pengendalian jaringan distribusi air secara digital dan berlangsung secara real time.

Melalui teknologi tersebut, operator dapat memantau tekanan air di jaringan pipa, mendeteksi gangguan distribusi lebih cepat, serta melakukan langkah penanganan secara lebih efektif.

BP Batam juga menunggu rampungnya proyek pengembangan jaringan air pada ruas Sukajadi, M3G hingga Bukit Senyum. Selama proses pekerjaan berlangsung, sejumlah langkah antisipasi disiapkan untuk menjaga suplai air kepada masyarakat tetap terjaga.

“Saat ini kami menunggu proyek pengembangan jaringan air pada ruas Sukajadi, M3G sampai Bukit Senyum selesai. Berbagai langkah antisipatif juga telah disiapkan agar selama pengerjaan tidak ada kendala suplai ke masyarakat,” ujar Iyus.(*)

Artikel BP Batam Tingkatkan Kapasitas Suplai Air, Tangani 18 Titik Stress Area pertama kali tampil pada Metropolis.

Spesialis Pecah Kaca Gasak Uang THR Rp375 Juta, Pelaku Ikuti Korbannya Mulai dari Bank

0
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono didampingi Kasat Reskrim, Kasi Humas dan jajaran memeberikan keterangan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan pecah kaca saat ekspos di Mapolresta Barelang, Rabu (11/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Polresta Barelang. Dua pelaku yang diketahui merupakan residivis berhasil ditangkap setelah menggasak uang tunjangan hari raya (THR) milik seorang pengusaha di Kota Batam. Aksi keduanya sempat terekam kamera CCTV di lokasi kejadian dan ramai diperbincangkan warganet.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Polresta Barelang di Ruang Rapat Wicaksana Laghawa Lantai 3, Rabu (11/3). Konferensi pers dipimpin langsung Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono didampingi Kasat Reskrim Kompol M. Debby Tri Andrestian serta jajaran penyidik.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menjelaskan, peristiwa pencurian dengan pemberatan itu terjadi di area parkir Ruko Kedai Kopitiam Laris, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Korban berinisial IW (41) mengalami kerugian sebesar Rp375 juta yang sebelumnya baru saja ditarik dari bank untuk keperluan pembayaran THR karyawan.
Peristiwa tersebut bermula pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 10.37 WIB. Saat itu korban bersama dua anaknya mendatangi salah satu bank di Batam untuk menarik uang tunai sebesar Rp300 juta.

Tidak lama kemudian, seorang karyawan korban datang menyerahkan tambahan uang sebesar Rp125 juta. Dari jumlah tersebut, korban mengembalikan Rp50 juta kepada karyawan untuk dibawa ke kantor. Sementara itu korban membawa uang total Rp375 juta yang dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam.

Usai melakukan transaksi, korban bersama kedua anaknya menuju Kopitiam Laris untuk makan siang. Kantong plastik berisi uang tersebut diletakkan di bawah kursi pengemudi mobil korban yang terparkir di lokasi. Sekitar 20 menit kemudian korban kembali ke mobil dan mendapati kaca jendela depan sebelah penumpang telah pecah dan uang yang berada di dalam kendaraan sudah tidak ada.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Baja. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polresta Barelang bersama Jatanras Polda Kepri dan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja, diketahui pelaku telah melakukan pengintaian sejak korban berada di bank.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian menjelaskan, kedua pelaku memang sudah merencanakan aksi tersebut dengan cara membuntuti calon korban yang baru keluar dari bank.
“Pelaku lebih dulu melakukan pengintaian di sekitar bank. Mereka mencari nasabah yang keluar membawa kantong plastik yang dicurigai berisi uang. Setelah mendapatkan target, pelaku kemudian mengikuti kendaraan korban sampai ke lokasi berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, saat korban meninggalkan kendaraan, salah satu pelaku memecahkan kaca mobil menggunakan pecahan keramik busi lalu mengambil kantong plastik yang berisi uang tersebut. “Aksi pelaku berlangsung sangat cepat. Setelah memecahkan kaca mobil, pelaku langsung mengambil kantong plastik berisi uang dan melarikan diri dari lokasi,” kata Debby.

Polisi akhirnya berhasil menangkap dua tersangka yakni SA (38) dan YP (43). Tersangka YP yang merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan ditangkap pada Kamis (5/3) sekitar pukul 20.00 WIB di Hotel Harmona Inn, Tembilahan Kota. Dari hasil pengembangan, tersangka SA kemudian ditangkap pada Jumat (6/3) sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Mendalo Darat, depan Polres Muaro Jambi.

Dari tangan keduanya polisi mengamankan tiga unit telepon genggam serta uang tunai sebesar Rp349.894.000. Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 477 Ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Kapolresta Barelang juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa uang dalam jumlah besar dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan.(*)

Artikel Spesialis Pecah Kaca Gasak Uang THR Rp375 Juta, Pelaku Ikuti Korbannya Mulai dari Bank pertama kali tampil pada Metropolis.

Melemahnya Rupiah Tidak Terlalu Pengaruhi Idustri Berbasis Ekspor di Batam

0
Ketua Apindo Kota Batam Rafky Rasyid (ANTARA/Jessica)

batampos – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus melemah hingga mendekati Rp17 ribu per dolar memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha nasional, terutama bagi sektor industri yang bergantung pada impor bahan baku.

Namun kondisi tersebut dinilai tidak terlalu memengaruhi sebagian besar industri di Batam yang berorientasi ekspor.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, mengatakan fluktuasi kurs dolar relatif tidak memberikan tekanan signifikan bagi perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Batam. Hal ini karena pola bisnis mayoritas perusahaan menggunakan mata uang dolar baik saat mengimpor bahan baku maupun ketika menjual produk ke pasar ekspor.

“Sebagian besar industri di Batam melakukan impor bahan baku dalam dolar, kemudian produk hasil olahan juga dijual kembali ke luar negeri dalam dolar,” kata Rafki, Kamis (12/3).

Ia menggambarkan skema transaksi tersebut dengan contoh sederhana. Perusahaan dapat mengimpor bahan baku senilai 500 dolar, kemudian memprosesnya di Batam dan menjual kembali produk tersebut ke pasar global dengan nilai 600 dolar.

“Karena transaksi dilakukan dalam mata uang yang sama, perubahan nilai tukar rupiah tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kegiatan usaha,” ujarnya.

Menurut Rafki, tekanan kurs biasanya baru terasa apabila perusahaan melakukan impor bahan baku dalam dolar, namun produk akhirnya dipasarkan di dalam negeri menggunakan rupiah. Dalam situasi tersebut, pelemahan rupiah berpotensi menekan margin usaha karena biaya produksi meningkat sementara harga jual mengikuti pasar domestik.

“Misalnya impor dalam dolar, tetapi produknya dijual ke Jakarta atau daerah lain di Indonesia dalam rupiah. Kondisi seperti itu yang bisa memengaruhi margin perusahaan,” katanya.

Meski demikian, model usaha seperti itu tidak dominan di Batam. Rafki menyebut sekitar 90 persen industri di wilayah tersebut berorientasi ekspor.

Dengan karakteristik tersebut, pelemahan rupiah bahkan dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha yang mengekspor produknya ke luar negeri. Penerimaan dalam dolar akan bernilai lebih besar ketika dikonversi ke rupiah.

“Ketika pendapatan ekspor dalam dolar dikonversi ke rupiah, nilainya justru meningkat. Itu yang membuat banyak perusahaan ekspor di Batam tidak terlalu terpengaruh oleh pelemahan rupiah,” kata Rafki.

Artikel Melemahnya Rupiah Tidak Terlalu Pengaruhi Idustri Berbasis Ekspor di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Xiaomi Luncurkan MiCLaw, Teknologi AI Baru yang Mengubah Smartphone Jadi Asisten Otonom

0
Xiaomi luncurkan MiCLaw. (X/CeotechI)

batampos – Xiaomi memperkenalkan proyek kecerdasan buatan terbaru bernama MiCLaw.

MiCLaw merupakan AI agent yang dirancang untuk membuat smartphone mampu menjalankan berbagai tugas secara otomatis.

Teknologi dikembangkan sebagai asisten digital generasi baru yang tidak hanya merespon pertanyaan, tetapi dapat melakukan tindakan langsung di perangkat pengguna.

MiCLaw dibangun di atas model bahasa besar internal Xiaomi bernama MiMo. Sistem dapat memahami maksud atau tujuan pengguna.

Sistem menjalankan serangkaian tindakan melalui aplikasi, alat sistem, atau layanan ekosistem Xiaomi setelah mendapatkan izin pengguna.

Teknologi menggunakan mekanisme yang disebut inference executive loop. Dalam proses ini AI akan, dikutip dari Huawei Central:

– Menganalisis permintaan pengguna
– Memilih alat atau aplikasi yang dibutuhkan
– Menjalankan tindakan di perangkat
– Mengevaluasi hasil dan melanjutkan langkah berikutnya hingga tugas selesai.

Sistem tersebut juga membuat AI dapat melakukan tugas kompleks lintas aplikasi, misalnya membuka aplikasi dan mengatur pengaturan ponsel, mengontrol perangkat rumah pintar melalui ekosistem Mi Home, mengatur jadwal, pengingat, atau informasi pribadi pengguna secara otomatis.

MiCLaw juga dirancang untuk terhubung dengan ekosistem perangkat Xiaomi seperti smart home dan IoT.

Setelah mendapatkan izin pengguna, AI dapat mengontrol bagian perangkat rumah sesuai konteks aktivitas pengguna.

Xiaomi membuka akses bagi pengembang melalui SDK dan Model Context Protocol (MCP) agar aplikasi pihak ketiga bisa terintegrasi dengan AI tersebut.

MiCLaw masih berada dalam fase closed beta dan hanya tersedia untuk beberapa perangkat flagship terbaru seperti seri Xiaomi 17.

Perusahaan menyatakan teknologi ini masih dalam tahap eksperimen dan sedang disempurnakan dari sisi stabilitas, konsumsi daya, serta keberhasilan menjalankan tugas kompleks.

MiCLaw merupakan langkah terbaru Xiaomi dalam pengembangan AI agent di smartphone yang secara mandiri menjalankan berbagai tugas.(*)

 

Artikel Xiaomi Luncurkan MiCLaw, Teknologi AI Baru yang Mengubah Smartphone Jadi Asisten Otonom pertama kali tampil pada Lifestyle.

PMI Batam Bongkar Modus Oknum Pendonor Minta Bayaran ke Keluarga Pasien

0
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, Sri Soedarsono. F. Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Masyarakat diminta mewaspadai adanya oknum yang diduga mengatasnamakan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mencari keuntungan pribadi dengan memanfaatkan kebutuhan pasien akan darah. Oknum tersebut bahkan berpura-pura menjadi pendonor dan kemudian meminta imbalan kepada keluarga pasien.

Ketua Palang Merah Indonesia Kota Batam, Sri Soedarsono,  menegaskan bahwa PMI tidak pernah menjual darah kepada pasien maupun keluarga pasien dalam bentuk transaksi pribadi.

Menurutnya, pihaknya menerima informasi adanya oknum yang mendatangi pasien atau keluarga pasien dan menawarkan bantuan untuk mendonorkan darah. Setelah itu, oknum tersebut datang ke gedung PMI dengan berpura-pura sebagai pendonor darah.

“Setelah mendonor, oknum tersebut kemudian menghubungi keluarga pasien dan mengatakan bahwa dirinya sudah mendonorkan darah untuk pasien tersebut, lalu meminta sejumlah uang sebagai imbalan,” ujar Sri Soedarsono di gedung PMI Kota Batam, Kamis (12/3).

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan PMI. Seluruh kegiatan donor darah di PMI bersifat sukarela dan tidak diperbolehkan meminta bayaran kepada pasien maupun keluarganya.

“PMI tidak pernah menjual darah kepada pasien. Jika ada pihak yang meminta uang dengan mengatasnamakan PMI atau mengaku sebagai pendonor yang meminta bayaran, itu bukan kebijakan PMI,” tegasnya.

Sri Soedarsono menjelaskan bahwa darah yang tersedia di PMI berasal dari kegiatan donor darah sukarela masyarakat. Darah tersebut kemudian diproses melalui unit pelayanan darah dan didistribusikan ke rumah sakit sesuai kebutuhan medis pasien.

PMI Kota Batam juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan jasa donor darah dengan meminta imbalan.

Jika menemukan praktik seperti itu, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada PMI atau pihak berwenang.

“Kami berharap masyarakat segera mengonfirmasi ke PMI jika ada pihak yang mengaku dari PMI atau pendonor yang meminta bayaran. Donor darah adalah kegiatan kemanusiaan yang bersifat sukarela, bukan untuk mencari keuntungan,” katanya.

PMI Kota Batam menegaskan akan menelusuri informasi terkait keberadaan oknum tersebut dan mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap segala bentuk penyalahgunaan nama lembaga kemanusiaan tersebut. (*)

Artikel PMI Batam Bongkar Modus Oknum Pendonor Minta Bayaran ke Keluarga Pasien pertama kali tampil pada Metropolis.

Delapan Lapangan Padel Disiapkan di Graha Citra Kita, Pengelola Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana

0
Kawasan Graha Citra Kita, Sei Panas, Batam. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Polemik mengenai dugaan penutupan drainase di kawasan Graha Citra Kita, Sei Panas, Batam, akhirnya mendapat klarifikasi. Pengelola memastikan pembangunan di kawasan tersebut dilakukan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama pemerintah.

Salah satu unit usaha yang berada di kawasan tersebut adalah fasilitas olahraga Rally Padel yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

Owner Rally Padel, Jon Yunus, mengatakan Graha Citra Kita merupakan kawasan yang diperuntukkan bagi berbagai kegiatan usaha. Di dalamnya terdapat sejumlah unit bisnis, termasuk fasilitas olahraga padel yang tengah disiapkan.

“Graha Citra Kita ini merupakan kawasan berusaha. Di dalamnya ada beberapa unit usaha, termasuk usaha kami yaitu padel,” kata Jon, Selasa (10/3).

Ia juga menanggapi pemberitaan sebelumnya yang menyebut adanya penutupan drainase atau saluran air di kawasan tersebut. Menurutnya, informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Sebelumnya ada beberapa media yang memberitakan bahwa kami menutup drainase atau saluran. Hal itu kami bantah,” ujarnya.

Pada Selasa pagi, Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi kawasan sekaligus memastikan kesesuaian pembangunan dengan rencana yang telah disetujui.

“Barusan tadi pagi Bu Li Claudia turun memantau langsung. Beliau mengapresiasi karena apa yang telah dibangun sampai sejauh ini sesuai dengan perencanaan, tanpa ada kekeliruan seperti yang sempat diberitakan. Kami juga mengapresiasi kinerja Bu Li Claudia dalam merespons dan mendukung iklim berusaha di Batam,” kata Jon.

Ia menambahkan, pihak pengelola berkomitmen menjalankan pembangunan kawasan secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin menyampaikan komitmen atas apa yang telah kami sampaikan kepada kepala daerah, yaitu membangun dengan baik demi Kota Batam,” katanya.

Jon juga menyampaikan, bahwa fasilitas Rally Padel ditargetkan mulai beroperasi setelah periode Lebaran. Di dalam kompleks tersebut disiapkan delapan lapangan padel dengan konsep semi outdoor. (*)

Artikel Delapan Lapangan Padel Disiapkan di Graha Citra Kita, Pengelola Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana pertama kali tampil pada Metropolis.