Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 9213

Cegah Penyebaran Covid-19, Wali Kota Imbau Salat Id di Lapangan

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengimbau masyarakat untuk menggelar salat Idulfitri di lapangan terbuka. Hal ini guna mengurangi risiko penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan ibadah.

”Saya salatnya di lapangan, saya juga imbau masyarakat untuk salat di lapangan, kecuali hujan, mungkin bisa dilaksanakan di masjid. Namun, tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebab saya tidak mau ada klaster Covid-19 nanti,” kata Rudi usai meninjau pengerjaan proyek jalan di Simpang Taiwan, Nongsa, Minggu (9/5).

Rudi mengatakan, pemerintah sudah mengeluarkan panduan salat Idulfitri yang bisa dipatuhi saat pelaksanaan nanti. Untuk salat, digelar dalam waktu sesingkat-singkatnya. Begitu juga dengan khatib yang akan memberikan ceramah, juga dibatasi waktunya.

”Begitu juga dengan laporan zakat dari Kemenag (Kementerian Agama). Nanti Pak Zul (Kepala Kemenag Batam, Zulkarnain Umar), saya minta singkat saja laporannya biar tak berlama-lama di lapangan. Usai salat masyarakat bisa langsung pulang,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk membatasi diri untuk mengunjungi saudara di hari Lebaran. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran. Pembatasan silaturahmi ini tidak mengurangi nikmat hari Lebaran.

”Menahan diri itu yang penting saat ini. Karena kita semua ingin semua aman dan nyaman, sebab kasus belum juga bisa dihentikan,” sebutnya.

Rudi melanjutkan, pelaksanaan salat Idulfitri nanti akan digelar sesuai dengan protokol kesehatan. Masing-masing jemaah menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan. Panitia juga akan berjaga di pintu masuk untuk pengecekan suhu tubuh.

”Tetap pakai protokol kesehatan. Kita berdoa semoga ibadah ini bisa berjalan lancar, dan Covid-19 segera berlalu dari Kota Batam ini,” harapnya.

Sebelumnya, Kemenag Batam juga masih menunggu informasi dan laporan dari masing-masing KUA di tiap kecamatan di Kota Batam sebelum menggelar salat Idulfitri berjemaah di lapangan maupun masjid. Hal ini dilakukan untuk memantau kesiapan dan kondisi masing-masing daerah sebelum menggelar salat Id berjemaah.(*/jpg)

Ada 570 Titik Salat Idulfitri di Batam

0

batampos.co.id – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Batam mencatat akan ada 570 titik salat Idulfitri yang tersebar di 12 kecamatan, baik hinterland maupun mainland.

Pelaksanaan salat tahun ini wajib menerapkan protokol kesehatan (protkes) yang ketat.

Kepala Kankemenag Batam, Zulkarnain Umar, mengatakan, berdasarkan laporan dari panitia salat di masing-masing kecamatan, terdapat 570 titik salat Idulfitri pada 13 Mei 2021
nanti.

Salat Idulfitri disarankan digelar di lapangan terbuka, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

”Detail per kecamatan masih direkap. Namun, kalau total itu ada 570 titik salat yang sudah lapor ke kami untuk salat Id nanti,” jelasnya, Senin (10/5/2021), seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Zulkarnain menyebutkan, jumlah titik salat tahun ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Ilustrasi. Pelaksanaan salat di Dataran Engku Putri pada tahun 2020 lalu. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Hal ini karena pelaksanaan salat diutamakan di lapangan. Semua jemaah salat diminta untuk memenuhi protkes.

Panitia akan mengecek suhu tubuh jemaah ketika masuk ke tempat salat. Jemaah juga diimbau untuk menggunakan
masker dan membawa alat salat sendiri.

”Biar menghindari penyebaran, jadi alat salat bawa sendiri. Jemaah wajib pakai masker. Panitia juga akan mengatur jarak salat sesuai dengan aturan yang ada,” jelasnya.

Khatib yang akan bertugas selama salat juga diminta untuk tidak berlama-lama. Pelaksanaan salat digelar cepat.

Usai salat, jemaah diminta meninggalkan lokasi. Untuk tingkat Kota Batam, salat Id akan di pusatkan di Dataran Engku Putri, Batam Center.

”Seperti tahun sebelumnya, sterilisasi akan dilakukan sebelum salat. Panitia juga akan mengatur pintu masuk dan pintu keluar jemaah,” ucapnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengimbau masyarakat untuk menggelar salat Idulfitri di lapangan, hal ini guna mengurangi risiko penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan ibadah.

”Saya salatnya di lapangan, saya juga imbau masyarakat untuk salat di lapangan, kecuali hujan mungkin bisa dilaksanakan di masjid. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebab saya tidak mau ada klaster Covid-19 nanti,” kata dia.

Rudi mengatakan, pemerintah sudah mengeluarkan panduan salat Idulfitri yang bisa dipatuhi saat pelaksanaan nanti.

Untuk salat digelar dalam waktu sesingkat-singkatnya.

”Begitu juga dengan laporan zakat dari Kemenag saya minta singkat saja biar tak lama di lapangan. Usai salat masyarakat langsung pulang,” ujarnya.(jpg)

Berbagi Dengan Anak Yatim di Kopdar Laki CB150R Streetfire

0

batampos.co.id – Bulan suci Ramadan merupakan suatu momen yang sangat pas untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.

Begitu pula yang dilakukan oleh PT Capella Dinamik Nusantara selaku distributor utama sepeda motor Honda untuk wilayah pemasaran Kepulauan Riau atau yang kerap disapa Honda Kepri.

Menggandeng Honda Streetfire Club Batam, yaitu salah satu komunitas yang dinaungi oleh Honda Kepri, mereka menggelar kegiatan yang bertemakan Kopdar Laki pada Senin (10/5/2021).

Dengan mengikuti protokol kesehatan serta wajib menggunakan masker selama kegiatan berlangsung menjadi poin terpenting kali ini.

Acara dimulai dengan berkumpul bersama di halaman kantor Honda Kepri di sore hari.

Anggota Komunitas Honda Streetfire Club Batam, berfoto bersama di halaman kantor Honda Kepri. Foto: Honda Kepri untuk batampos.co.id

Kemudian dilanjutkan dengan ngabubu-Ride mengelilingi indahnya Kota Batam di sore hari diiringi oleh patwal dari pihak kepolisian yang kemudian berhenti di panti asuhan Daarul Aitam, Batam Center.

Honda Kepri bersama dengan HSCB memberikan bantuan berupa paket sembako kepada panti asuhan Daarul Aitam sebagai bentuk wujud kepedulian sesama.

Bantuan diterima dengan gembira oleh anak-anak yatim piatu dan pihak panti asuhan.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama di salah satu restaurant di daerah Batam Center.

Di sana selain buka puasa bersama, HSCB juga saling temu kangen karena sudah lama tidak bertemu karena pandemi, bermain kuis online bersama, serta sharing seputar komunitas.

“Senang sekali rasanya kami telah sukses menjalankan acara Kopdar Laki ini dengan lancar dan penuh suka cita dibulan Ramadan ini,” Kata Ketua umum dari Honda Streetfire Club Batam, Khairul.

Kegiatan tersebut kata dia, menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Wajib menggunakan masker, kita saling bertemu kangen antar sesama member. Karena jujur saja selama pandemi ini kita sangat jarang bertemu. Terima kasih kami ucapkan kepada Honda Kepri yang selalu mensupport komunitasnya,” tutupnya.(*/nto)

Fasilitas Kesehatan RSUD di Anambas Perlu Dukungan

0
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto, Selasa (11/5/2021).(Foto: Faidillah/batampos.co.id)

batampos.co.id – Sentral gas atau mesin produksi oksigen untuk kebutuhan pasien di Anambas yang berada di UPT Rumah Sakit Unit Daerah (RSUD) Tarempa, kembali mengalami kerusakan. Namun hal itu masih dapat dikondisikan untuk kebutuhan pasokan oksigen ke setiap puskemas maupun RSUD di daerah ini.

“Sentral gas yang ada saat ini masih bisa digunakan, namun hanya saja tidak bisa memproduksi gas oksigen lebih banyak. Biasanya selama 24 jam dapat memproduksi sebanyak 8 tabung oksigen. Namun saat ini cuma 4 tabung saja,” ujar Kepala Dinas Kesehatan, PPKB, Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto, Selasa (11/5/2021).

Dengan kondisi itu, selama sentral gas mengalami kerusakan, maka tabung berisi oksigen harus dipesan ke Kota Tanjungpinang. “Sebab suplai oksigen bagi pasien yang dirawat tidak boleh terhenti,” ujarnya.

Masih kata dia, total rumah sakit di daerah ini ada 3 unit merupakan milik pemerintah yakni UPT RSUD Tarempa, UPT RSUD Palmatak, dan UPT RSUD Jemaja.

“Memang UPT RSUD Tarempa sendiri dapat secara mandiri memproduksi kebutuhan gas oksigen selama ini. Tahun 2021, insyaallah ada pengadaan sentral gas atau mesin produksi oksigen di RSUD Palmatak, semoga terealiasasi,” sebutnya.

Menurut dia, saat ini pemerintah sedang menggesa untuk peningkatan status rumah sakit di Tarempa ini menjadi tipe C. Untuk mencapai tipe tersebut tentunya dibutuhkan perelengkapan yang memadai dan lengkap dalam menangani pasien di rumah sakit baik itu alkes maupun SDM. (fai)

Di Batam, Ada Ribuan Pangan Tanpa Izin Edar

0

batampos.co.id – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam menemukan ribuan kemasan pangan yang tidak layak.

Penemuan ini tergabung dalam pengawasan pangan Ramadan hingga jelang Lebaran.

Kepala BPOM di Batam, Bagus Heri Purnomo, menyatakan, pihaknya mengawasi 53 sarana yang tersebar di tujuh kabupaten kota di Kepri.

Dari seluruhnya, diketahui 50 sarana di antaranya memenuhi ketentuan.

”Pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pangan tanpa izin edar,” ujarnya, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos edisi Selasa (11/5/2021).

Ilustrasi. Petugas BPOM di Batam mengecek produk pangan. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Untuk pangan tanpa izin edar, ditemukan paling banyak di Batam, yakni 1.055 kemasan, atau 86,3 persen, senilai Rp 41.463.700.

Pangan tanpa izin edar itu umumnya merupakan barang impor.

”Produk ini (tanpa izin edar) belum dijamin keamanan mutunya oleh pemerintah. Barang impor harus melakui evaluasi untuk didaftarkan,” kata Bagus.

Selain tidak ada izin edar, Balai POM di Batam juga menemukan produk pangan rusak sebanyak 10 kemasan atau 0,85 persen.

Kemudian produk kedaluwarsa 112 kemasan atau 9,516 persen.

”Kita hanya memberikan peringatan administrasi kepada sarana yang melanggar, sekaligus pembinaan agar tidak mengulangi kesalahannya. Kemudian produknya kami minta mereka untuk memusnahkan disaksikan kami, langsung hari itu juga,” ungkapnya.

Bagus menambahkan, jelang Lebaran ini, pihaknya melakukan pengawasan terhadap parcel, atau bingkisan yang berisi berbagai hadiah dan makanan.

Pengawasan dilakukan agar tidak ditemukan makanan kedaluwarsa di dalam parcel tersebut. ”Kita lakukan pengecekan secara sampling,” terangnya.

Dalam pengecekan itu, kata Bagus, parcel yang tidak memenuhi syarat seperti makanannya mendekati kedaluwarsa dan kondisi barangnya tidak baik harus diganti.

Disamping itu pedaganngnya akan diberikan teguran.

”Kita turunkan, kita berikan pembinaan dan minta produknya tidak dijual. Untuk sanksi ada teguran, dan sanksi administratif saja. Tapi sejauh ini belum ada ditemukan pelanggaran,” katanya.(jpg)

Hasil Tes Acak Pemudik, 4.123 dari 6.742 Orang Positif Covid-19

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos.co.id – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang sekaligus menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah telah melakukan tes acak sebanyak 6.742 orang di jalur mudik. Dari tes tersebut, terkonfirmasi kasus positif sebanyak 4.123 orang atau lebih dari 50 persen.

Pengetatan dilakukan oleh kepolisian di 381 lokasi lewat operasi ketupat. Bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif telah dilakukan sesuai prosedur dengan isolasi mandiri dan mendapat perawatan di rumah sakit.

“Pemudik yang dirandom testing dari 6.742, konfirmasi positifnya 4.123 orang dan dilakukan isolasi mandiri 1.686 orang, dirawat 75 orang,” ujar Airlangga dalam akun YouTube, Senin (10/5).

Di sisi lain, setelah masuk ke masa pelarangan mudik, terjadi penurunan jumlah penumpang di semua moda transportasi rata-rata hingga lebih dari -61 persen. Jumlah kendaraan harian yang keluar dari Jakarta juga turun hingga -33,1 persen.

Penyekatan untuk pengetatan mobilitas dilakukan di 381 lokasi oleh Korlantas Polri, ditambah pengetatan wilayah oleh beberapa provinsi untuk mobilitas antar kabupaten/kota, terpantau efektif menekan jumlah masyarakat yang akan mudik.

Melalui Operasi Ketupat 2021, pada tanggal 6-8 Mei lalu, pemeriksaan kendaraan yang dilakukan sebagai berikut, jumlah yang diperiksa 113.694 kendaraan; jumlah yang diputar balik 41.097 kendaraan; pelanggaran travel gelap 346 kendaraan.

“Tetapi, mobilitas antar wilayah dalam aglomerasi tidak memerlukan surat bebas Covid dan surat izin perjalanan (SIKM). Sementara, kebijakan untuk tempat wisata yaitu untuk yang berada di Zona Merah dan Oranye, dilarang untuk buka/operasi. Sedangkan di zona lain, diizinkan untuk buka/operasi dengan kapasitas maksimal 50 persen dan penerapan Prokes 3M secara ketat” ujar Menko Airlangga. (jpg)

Pengumuman! Penerimaan CPNS dan PPPK di Batam Dibuka Akhir Mei

0

batampos.co.id – Pemko Batam akan membuka seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akhir bu-
lan Mei mendatang.

Tahun ini, Batam mendapatkan jatah kuota 2.958 pegawai baik CPNS maupun PPPK.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, Asnah, mengatakan, sebelum dibuka, ada beberapa rapat dan pertemuan yang akan digelar bersama dengan Provinsi Kepri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk membahas petunjuk teknis (juknis) penerimaan pegawai.

”Informasinya memang dibuka 30 Mei mendatang. Namun pastinya, kami juga masih menunggu, sebab juknis juga belum kami terima,” kata dia, Senin (10/5/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia menjelaskan, berdasarkan pelaksanaan tahun lalu, tahap awal adalah pendaftaran, nanti disusul tahap seleksi administrasi dan hasil seleksi.

Pendaftar yang lolos seleksi akan mengikuti tes untuk menjadi pegawai pemerintahan. Tahun ini, Batam diberikan formasi cukup banyak untuk tenaga honorer guru menjadi PPPK.

”PNS guru tidak dibuka tahun ini memang dari pusat, dan dialihkan ke PPPK,” sebutnya.

Ia meminta kepada calon peserta untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian.

Seleksi masih akan digelar sama dengan tahun sebelumnya. Khusus untuk PPPK, harus memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun.

Bagi mereka yang selama ini sudah mengabdi di pemerintahan Batam, bisa mengikuti seleksi.

”Ketentuannya sesuai dengan surat edaran yang sudah ada. Jadi, persiapkan diri saja. Kalau lokasi pelaksanaan hingga juknis masih menunggu dari pusat,” bebernya.

Batam diberikan 2.958 formasi, keputusan tersebut diterima berdasarkan surat Nomor 542 Tahun 2021 tentang penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Dalam surat tersebut, Batam mendapatkan 2.958 formasi dengan rincian 2.570 untuk tenaga guru, 226 tenaga kesehatan, 162 tenaga teknis.

Ada dua jenis penerimaan tahun ini, pertama untuk kategori ASN dan kedua untuk kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga guru.

Seperti diketahui, tahun ini tidak ada lagi formasi CPNS untuk tenaga guru, dan berganti dengan PPPK.

Informasi penerimaan CPNS dan PPPK ini disambut antusias warga Batam, termasuk para pegawai honorer di lingkungan Pemko Batam.

Lia, honorer di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, mengaku tertarik untuk mengikuti seleksi CPNS.

Menurutnya, kesempatan tersebut tak akan dilewatkan untuk mendapatkan jenjang karir yang lebih baik ke depan.

”Insya Allah ikut mendaftar, sekarang lagi mengumpulkan informasi dan menyiapkan berkas yang dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, seorang karyawan swasta, Rita, juga berkeinginan menjadi abdi negara melalui seleksi yang digelar Pemko Batam mendatang.

”Rencana mau ikut, tapi masih menyesuaikan formasi dengan jenjang pendidikan yang saya miliki,” ujarnya.(jpg)

Ekspor Hasil Industri Kota Batam Mencapai 79 Persen

0

batampos.co.id – Ekspor hasil industri Kota Batam menyumbang 79 Persen terhadap ekspor hasil industri di Provinsi Kepri pada Triwulan I 2021.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat ekspor kumulatif nonmigas Kota Batam mencapai USD 2,31 miliar dan menyumbang 78 persen dari ekspor nonmigas kumulatif (Januari-Maret) Kepulauan Riau Triwulan Pertama 2021.

“Di bulan Maret saja, Kota Batam menyumbang 74 persen dari total ekspor nonmigas se-Kepri atau sekitar USD 829 Juta. Ini menunjukkan tren positif kegiatan ekspor di Kota Batam masih berlangsung dengan baik dan prima,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, Selasa (11/5/2021).

Dendi menuturkan, berdasarkan data dari BPS Kota Batam, naiknya nilai ekspor pada Januari-Maret 2021 disebabkan oleh meningkatnya ekspor kumulatif sektor nonmigas Kota Batam sebesar 6 persen.

“Sektor nonmigas didominasi oleh Hasil Industri, di mana hasil ekspor hasil industri Batam menyumbang 79 persen dari ekspor hasil industri Kepri,” jelasnya.

Aktivitas di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam. Ekspor hasil industri Kota Batam menyumbang 79 Persen terhadap ekspor hasil industri di Provinsi Kepri pada Triwulan I 2021. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Hal ini lanjutnya didukung dengan adanya 26 Kawasan Industri dan ribuan PMA di Batam. Sehingga hasil industri di Batam sangat dominan.

“Untuk Triwulan I 2021, nilai ekspornya sendiri yang terbesar adalah golongan barang mesin/peralatan listrik dengan peran sebesar 43 persen atau USD986 juta. Kemudian golongan mesin-mesin/pesawat mekanik, serta minyak dan lemak hewan/nabati masing-masing 12 persen atau sebesar USD279 juta,” terang Dendi.

Sedangkan Nilai Ekspor pada Triwulan 1, menurut Pelabuhan utama terbesar di Provinsi Kepulauan Riau adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar.

Kontribusinya mencapai 39 persen dengan nilai ekspor USD1,4 miliar. Kemudian disusul oleh Pelabuhan Tanjung Balai Karimun sebesar 18 persen atau USD671 juta dan Pelabuhan Sekupang sebesar 14 persen atau USD521 juta.

Selain pembangunan infrastruktur sebagai fasilitas pendukung kegiatan investasi yang saat ini gencar dilakukan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, sejumlah promosi dan perjanjian kerja sama internasional telah dilakukan BP Batam dalam rangka mendorong kegiatan ekspor di Kota Batam.

Dendi mengungkapkan, ini merupakan buah manis dari kerja keras seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan yang telah bahu-membahu untuk meningkatkan perekonomian di Kota Batam.

“Semua ini tidak terlepas dari peran kita semua, seluruh masyarakat Kota Batam. Dan tentunya kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada tiga triwulan ke depan yang harus kita tingkatkan agar Kota Batam terus tumbuh dan berkembang sebagai pusat perdagangan internasional dan kontributor utama perekonomian Kepri,” kata Dendi.(jpg)

Menkes Persiapkan Kemungkinan Terburuk Kasus Covid-19

0

batampos.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menerangkan bahwa menjelang Idul Fitri, Kemenkes sudah menyiapkan berbagai kemungkinan dengan meningkatkan kapasitas tempat tidur (TT) dari Rumah Sakit, juga menjamin ketersediaan tenaga kesehatan dan obat-obatan yang cukup.

Kemenkes juga akan mendistribusikan obat-obatan ke daerah yang masih kurang stoknya, sehingga setelah Idul Fitri akan mencukupi kebutuhan sekiranya jumlah kasus Covid-19 aktif meningkat.

Rinciannya, kapasitas TT RS Nasional untuk TT Rawat Insentif 22.042, TT Umum 367.129, jadi total 389.171. TT khusus Covid-19 yaitu TT Rawat Insentif 7.539, TT Isolasi 65.255, sehingga totalnya 72.794.

“Persiapan sudah dilakukan, tapi saya berdoa semoga (kemungkinan buruk) itu tidak terjadi. Jadi yang status sekarang masih ada kapasitas tempat tidur RS secara umum masih 2 kali lipat di atasnya, sehingga kalau sampai jumlah kasus aktif meninggi lagi, masih ada kapasitas TT RS yang bisa dikonversi menjadi fasilitas Covid-19,” ujar Menkes.

Untuk perkembangan vaksinasi, hingga 9 Mei 2021, sudah mencapai lebih dari 21,99 juta dosis, mengalami kenaikan cukup signifikan pada Ramadan ini. Kapasitas vaksinasi sudah mencapai 500 ribu per hari, dan akan terus diakselerasi untuk percepatan mencapai herd-immunity.

“Memang ada penurunan jumlah yang divaksin pada April lalu karena stoknya terbatas, tapi stok akan naik lagi di Mei ini, maka saya imbau kepada aparat di daerah untuk menggenjot lagi proses vaksinasi hingga akan menyentuh angka 1 juta penyuntikan per bulan di Juni 2021 mendatang,” tutur Menkes Budi.

Menkes pun mengapresiasi Bali, DKI Jakarta, dan D.I. Yogyakarta, yang paling tinggi dalam jumlah capaian vaksinasi lansianya. “Jadi kami akan berikan lagi untuk suntikan golongan masyarakat umum. Untuk daerah lain semoga juga termotivasi, segera selesaikan penyuntikan lansianya, jadi kita akan segera buka untuk masyarakat umum,” ujarnya.

Sementara, untuk Vaksin Gotong Royong, saat ini tersedia 500 ribu dosis dari total kontrak 7,5 juta dosis Sinopharm, yang akan dipenuhi hingga September 2021. Harga yang ditentukan adalah Rp375 ribu per dosis (Rp500 ribu termasuk distribusi dan penyuntikan). Lalu, Vaksin Cansino sudah binding 5 juta dosis. Prioritas penerima vaksin adalah masyarakat di zona merah, dan perusahaan/sektor yang menunjang pertumbuhan ekonomi, padat karya dan yang berisiko penularan tinggi. (*/jpg)

Tarif Bus Trans Batam Naik, Segini Biaya Sekarang

0

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan memberlakukan penyesuaian tarif bus Trans Batam.

Penyesuaian ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyesuaian tarif bus Trans Batam.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Batam, Pebrialin, mengatakan, sejak tahun 2013 lalu hingga saat ini, tarif bus itu belum pernah dinaikkan.

Menurutnya, saat ini sudah seharusnya penyesuaian dilakukan. Kenaikan tarif juga melihat kondisi saat ini, sehingga tidak terlalu memberatkan pengguna layanan angkutan umum ini.

”Mulai 14 Juli mendatang diberlakukan, jadi kami lagi sosialisasikan dulu soal tarif baru ini,” ujarnya, Senin (10/5/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Lanjutnya, untuk saat ini tarif bus Trans Batam masih bekisar Rp 4 ribu dengan rute jarak jauh maupun dekat.

Halte bus Trans Batam yang berada di depan Mega Mall Kota Batam. Mulai 14 Juli 2021 mendatang tarif naik bus Trans Batam naik. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Penyesuaian tarif bagi penumpang umum nantinya dikenakan Rp 6 ribu, jika membayar secara tunai.

”Ada kenaikan Rp 2 ribu, yang sebelumnya Rp 4 ribu naik
jadi Rp 6 ribu. Itu jika dibayar cash atau tunai,” jelasnya.

Sementara, bagi penumpang yang melakukan pembayaran
nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) atau Brizzi BRI, hanya membayar Rp 5 ribu atau naik seribu rupiah. Hal ini untuk mendorong transaksi nontunai.

”Jadi, penyesuaiannya tarifnya bervariasi. Sedangkan untuk pelajar, jika membayar tunai Rp 3 ribu dan jika non tunai Rp 2.500,” ujar Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbag) Pemko Batam itu.

Penyesuaian tarif bus Trans Batam akan diterapkan di semua koridor.

Di antaranya, Sekupang-Batam Center, Tanjunguncang-Batam Center, Sekupang-Jodoh, Sagulung-Sekupang, Jodoh-Batam Center, Tanjungpiayu-Batam Center, Nongsa-Batam Center, dan Punggur-Jodoh.

”Penyesuaian tarif ini berlaku di delapan titik koridor Trans
Batam,” sebut Pebrialin.

Mantan Kepala Dinas KUKM Batam ini mengatakan, sebelum menerapkan penyesuaian tarif bus Trans Batam, pihaknya melalui petugas yang ada di lapangan akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi penyesuaian tarif ini.

Informasi harus tersampaikan sebelum diterapkan, hal ini untuk menghindari keluhan dari masyarakat terkait penyesuaian.

Ia berharap, penyesuaian ini bisa diterima masyarakat. Sebab, penyesuaian ini tidak setiap tahun dilakukan.

”Pasti kita sosialisasikan terlebih dahulu, agar masyarakat tidak terkejut saat ditagih. Karena bus Trans merupakan salah satu angkutan umum yang paling diminati masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, penyesuaian tarif ini masih bisa terjangkau calon penumpang. Diharapkan, kenaikan ini juga bisa meningkatkan pendapatan dari tarif ini.

Saat ini, fasilitas bus masih dalam kategori baik. Selain luas, angkutan juga dilengkapi pendingin ruangan.

”Fasilitas kita cukup baik dan nyaman bagi penumpang, jadi saya rasa tidak ada masalah dengan penyesuaian tarif ini,” imbuhnya.

Untuk menjaga kenyamanan penumpang, selama pandemi Covid-19, setiap penumpang wajib menerapkan protokol kesehatan baik itu petugas dan penumpang.

Setiap kursi diberi tanda silang untuk mengatur jarak antara penumpang satu dengan lainnya, serta wajib mengenakan masker.

”Saat pandemi, kita membatasi penumpang yang naik menjadi 50 persen dari total kapasitas keseluruhan. Setiap penumpang yang naik harus melakukan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas. Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di fasilitas umum seperti bus ini” bebernya.(jpg)