Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 9214

Mereka Diadang Polisi Israel saat Hendak Iktikaf di Masjidilaqsa

0
Aparat Israel bentrok dengan demonstran Palestina di kompleks Masjidilaqsa Jerusalem (7/5). (AHMAD GHARRABLI/AFP)

batampos.co.id – ”Diam bukanlah pilihan.” Kalimat itu diucapkan oleh Adnan, warga Palestina di Jerusalem Timur. Suara Adnan tersebut menggemakan kegelisahan para kompatriotnya.

Sudah bertahun-tahun pemukim Israel berusaha menjarah tanah mereka, termasuk menguasai Jerusalem Timur yang digadang sebagai ibu kota negara Palestina suatu hari nanti.

”Kami sekarang di sini, di jalan, untuk menegaskan bahwa kami tidak akan pergi,” ujar pemuda 20-an tahun itu kepada Agence France-Presse.

Beberapa hari terakhir bentrok terjadi di wilayah Jerusalem Timur. Jumat (7/5) lebih dari 200 penduduk Palestina dan 17 polisi Israel terluka karena bentrok di dekat Masjidilaqsa. Bentrok kembali terulang di hari berikutnya yang membuat 90 warga Palestina luka-luka. Polisi menembakkan granat kejut, peluru karet, dan water cannon kepada demonstran yang hanya bersenjata batu.

Sejak pagi polisi menghentikan bus yang membawa warga Palestina menuju Masjidilaqsa untuk iktikaf. Sebagian penumpang ditangkapi karena diduga terlibat dalam aksi sehari sebelumnya. Bentrok kembali terjadi di Gerbang Damaskus saat ribuan umat Islam Palestina iktikaf.

Dalam beberapa video amatir yang diunggah di berbagai media sosial, polisi Israel tampak tidak ragu menembakkan granat kejut kepada sekelompok perempuan dan anak-anak Palestina di lokasi. ”Mereka tidak ingin kami beribadah. Ada bentrok dan masalah setiap hari,” ujar Mahmoud al-Marbua, salah seorang warga Palestina.

Kemarin (9/5) bentrok juga terjadi sejak subuh meski situasinya tidak sepanas Jumat. Di tengah situasi yang memanas, pemerintah Israel justru mengizinkan parade bendera tahunan Hari Jerusalem digelar. Itu adalah perayaan reunifikasi Jerusalem dan kendali Israel atas Kota Tua setelah Perang Enam 1967.

Ribuan penduduk bakal berjalan sambil mengibarkan bendera. Sebaliknya, bagi penduduk Palestina, itu justru hari di mana mereka terusir dari tanahnya sendiri.

Parade yang dimulai hari ini (10/5) itu akan melewati berbagai kota. Termasuk melewati Kota Tua Jerusalem, bagian dari Jerusalem Timur. Di kota tua itulah Masjidilaqsa berdiri. Area tersebut dikuasai oleh Israel dalam perang pada 1967.

Baik PBB maupun negara-negara lain tidak menyetujui klaim sepihak Israel. Namun, mereka tutup mata ketika negeri Yahudi tersebut terus mencaplok tanah Palestina. Khusus pengelolaan Masjidilaqsa masih ada di tangan Jordania.

Mantan pejabat senior di pertahanan Israel Amos Gilad meminta agar parade tersebut dibatalkan saja. Atau, jika memungkinkan, lokasinya dipindahkan untuk menjauhi Gerbang Damaskus di Kota Tua Jerusalem. Situasinya sedang panas dan bisa meledak kapan saja.

AS, Rusia, Uni Eropa, dan PBB menyatakan keprihatinannya akan situasi di Jerusalem Timur. Sementara Jornadia mengecam dengan keras tindakan tentara khusus Israel dan polisi yang menyerang penduduk Palestina serta jamaah yang beribadah di Masjidilaqsa. Jordania menyebut tindakan Israel barbar.

Terpisah, kemarin Paus Fransiskus juga berdoa agar bentrok di wilayah pendudukan Jerusalem Timur bisa berakhir. ”Kekerasan hanya menghasilkan kekerasan. Mari kita hentikan bentrokan ini,” ujar Paus Fransiskus.

Bentrokan baru-baru ini dipicu oleh ancaman pengusiran yang menguat pada penduduk Palestina di Distrik Shaikh Jarrah, Jerusalem Timur. Negara-negara Liga Arab meminta agar ada intervensi komunitas internasional supaya pengusiran paksa bisa dicegah.

Respons dari Indonesia

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam terhadap kekerasan yang terjadi di kompleks Masjidilaqsa. Menurut dia, tindakan kekerasan polisi Israel terhadap warga Palestina, khususnya umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa, adalah perbuatan yang sangat keji.

”Umat Islam di sana sedang menggelar salat Tarawih di Masjid Al-Aqsa. Mereka menyambut Lailatul Qadar. Malam paling suci di bulan Ramadan,” kata Zainut kemarin (9/5).

Dia berharap para warga Palestina dapat sabar dan kuat menerima ujian yang sekarang ini. ”Bangsa Indonesia selalu berdiri di belakang perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh hak sebagai negara dan bangsa yang merdeka dan berdaulat,” tuturnya.

Sementara itu, PP Muhammadiyah mengutuk keras sikap dan tindakan tentara Israel yang menembaki jamaah yang sedang menyelenggarakan salat Tarawih di Masjidilaqsa. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas menilai, tindakan Israel tidak bisa diterima dengan alasan apa pun. (jpg)

Walaupun Sudah Divaksin, Warga Diimbau Tidak Makan Bersama

0

batampos.co.id – Klaster buka bersama mulai ditemukan selama bulan Ramadan tahun ini. Fenomena ini harus menjadi perhatian semua pihak. Warga yang telah mendapat vaksinasi Covid-19, juga tidak boleh lengah menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat menghindari makan bersama dengan banyak orang. Peristiwa ini sudah ia alami sendiri, saat terpapar Covid-19 dari kegiatan makan bersama.

“Saat makan kita pasti lepas masker dan celah penularan terbuka. Sebaiknya saat makan, tidak ada orang lain di sekitar kita untuk mencegah tertular atau menulari. Untuk sementara, makan bisa sendiri atau terpisah dari orang lain,” kata Doni.

Doni menceritakan, saat itu dia diduga terpapar Covid-19 setelah memimpin langsung penanganan bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan. Kala itu ada beberapa momen harus melepas masker ketika bersama orang lain.

“Jadi saya yakin pada saat melepas masker dan makan itulah saya tertular,” imbuhnya.

Pemerintah juga menghimbau warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan 3M. Yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara rutin menggunakan air mengalir. Kegiatan ini wajib dilakukan oleh seluruh warga, termasuk yang sudah disuntik vaksin.(jpg)

Idul Fitri Diperkirakan Hujan di Batam

0

batampos.co.id – Dalam sepekan ke depan, diprakirakan hujan mendominasi turun di wilayah Kepri, termasuk Batam. Bahkan, saat Idulfitri nanti diperkirakan turun hujan namun dengan intensitas ringan.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Suratman, mengatakan, saat bulan Mei merupakan puncak hujan di awal tahun.

”Karena puncak hujan di awal tahun, jadi lebih banyak hujan dibanding panas,” kata Suratman kepada Harian Batam Pos, Minggu (9/5).

Menurut dia, waktu turun hujan juga tidak menentu, bisa pagi, siang, malam atau dini hari. Tergantung dari pertumbuhan awan hujan. Bahkan, sifat hujan nenyeluruh di wilayah Kepri.

”Turun hujan menyeluruh, tapi waktunya tak bisa ditentukan. Untuk hari H lebaran, prospeknya hujan, tapi waktunya belum tahu, bisa pagi, siang atau malam. Prakiraan cuaca pasti bisa dilihat sehari sebelumnya,” terang Suratman.

Dijelaskannya, di awal puncak hujan, kondisi angin tergantung dari hujan. Begitu juga dengan puting beliung, tergantung pertumbuhan awan comulonimbus.

Namun, yang perlu diwaspadai adalah petir. Sebab, potensi petir sangat besar terjadi. ”Kalau angin tergantung hujan, namun petir perlu diwaspadai,” ujar Suratman.

Karena itu, ia meminta masyarakat lebih berhati-hati saat berada di luar ruangan saat hujan turun. Sebab, potensi terjadinya petir besar sangat kuat.

”Mengimbau masyarakat lebih berhati-hati. Jangan berteduh di bawah pohon atau di tempat tinggi saat hujan petir (agar tak terkena sambaran, red)” pungkas Suratman. (*/jpg)

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 13 Mei 2021

0

batampos.co.id – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021. Hal itu tercantum dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2021 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah.

Maklumat ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir tanggal 26 Januari 2021. Dijelaskan bahwa ijtimak jelang Syawal 1442 H pada Rabu, 12 Mei sekitar pukul 02.03.03 WIB.

Adapun, tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta, hilal sudah wujud di seluruh wilayah Indonesia dan pada saat terbenam matahari itu bulan berada di atas ufuk. “1 Syawal 1442 H jatuh pada hari Kamis Wage, 13 Mei 2021 M,” tulis maklumat tersebut.

“Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah Nya kepada kita,” tambahnya.

Sedangkan, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal bulan Syawal 1442 H pada Selasa, 11 Mei 2021 atau hari ke-29 Ramadan.

“Isbat awal Syawal digelar 11 Mei 2021 atau 29 Ramadhan 1442 H secara daring dan luring,” ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, dalam keterangannya, Rabu (5/5).

Sidang isbat penentuan awal Idul Fitri itu akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Menurutnya, sidang isbat hanya akan dihadiri fisik secara terbatas.

“Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi, hanya dihadiri Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, serta sejumlah Dubes negara sahabat dan perwakilan ormas,” jelasnya.(jpg)

Libur Lebaran, BPJS Kesehatan Prioritaskan Layanan Kontak Tidak Langsung

0

batampos.co.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir menjelang masa libur lebaran 12-14 Mei 2021, tetap bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati, mengungkapkan BPJS Kesehatan memastikan peserta tidak akan terhambat dalam mengakses layanan kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Peserta JKN-KIS dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP di tempat peserta terdaftar. Apabila FKTP terdaftar tidak beroperasi pada waktu tersebut, maka peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP terdekat lain yang membuka pelayanan kesehatan. Data FKTP yang beroperasi dapat diakses melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400,” kata Lily.

Selain itu, dalam mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19, pelayanan kontak tidak langsung (telekonsultasi) tetap menjadi prioritas. FKTP memberikan konsultasi sesuai keluhan peserta, dan memberikan rekomendasi sesuai kebutuhan peserta. Pelayanan kontak tidak langsung ini bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, telepon, berbagai platform pesan singkat seperti WhatsApp dan Telegram, serta melalui media telekonsultasi lainnya yang telah disiapkan oleh FKTP.

Lily juga menegaskan, pada keadaaan kegawatdaruratan medis, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS. Mekanisme penjaminan dan prosedur pelayanan pasien gawat darurat Peserta JKN-KIS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis, maka akan dijamin dan dilayani. Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta,” kata Lily.

Sementara itu, selama libur lebaran untuk pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) ketentuan tetap mengacu pada kebijakan pelayanan Kesehatan di FKTP selama masa pencegahan Covid-19. Apabila jadwal pengambilan obat PRB jatuh pada masa libur lebaran, maka jadwal dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal 7 hari sebelum persediaan obatnya habis.

Begitu pula dengan pelayanan obat penyakit kronis di rumah sakit dan obat kemoterapi oral bagi peserta JKN, tetap mengacu pada ketentuan teknis selama masa pencegahan Covid-19. Namun, apabila jadwal pengambilan obat penyakit kronis di rumah sakit dan obat kemoterapi oral jatuh pada masa libur lebaran atau poli spesialis/sub spesialis hanya buka 1 kali dalam seminggu, maka jadwal pengambilan obat dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal 7 hari sebelum persediaan obatnya habis.(jpg)

BP Batam Bagikan 335 Bingkisan Ramadan 

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) menyerahkan Bingkisan Ramadan 1442 H/2021 M kepada imam dan marbot di 36 Masjid dan Mushola di Kota Batam.

Ketua BKDI BP Batam, Asep Lili Holilullah, mengatakan, secara keseluruhan total bingkisan yang dibagikan pada Ramadan 1442 H/2021 M sejumlah 355 paket.

Paket tersebut disalurkan kepada Tenaga Cleaning Servis, Tenaga Outsourcing, Imam dan Marbot Masjid, Guru TK BKDI BP Batam, duafa serta korban musibah kebakaran di Perumahan Baloi Ditpam.

Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) menyerahkan Bingkisan Ramadan 1442 H/2021 M kepada imam dan marbot di 36 Masjid dan Mushola di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Ia merinci dari 355 paket bingkisan Ramadan tersebut disalurkan kepada Tenaga Outsourcing sebanyak 65 paket, Tenaga Cleaning Servis 156 paket, Guru TK BKDI BP Batam 6 paket, Imam Masjid dan Marbot 117 paket, korban musibah kebakaran Baloi Ditpam 11 paket.

Bingkisan Ramadan tersebut lanjutnya berisi bahan makanan berupa beras 5 kilogram, minyak 2 liter, gula 1 kilogram, tepung 1 kilogram, sirup dan mie instan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian BP Batam, di mana bingkisan tersebut berasal dari pengumpulan dana infaq, sadaqah pegawai BP Batam dan kas keuangan BKDI BP Batam, ” jelasnya.

BPBatam menyemarakan Ramadan tahun 1442 H/2021 M, antara lain penyerahan bingkisan, santunan untuk Panti Asuhan, tausyiah agama di Masjid B.J. Habibie BP Batam, program Talkshow Ngobras Ramadan, pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan sadaqah, yang merupakan agenda rutin yang dilakukan BKDI BP Batam setiap tahunnya.(*)

 

Warga yang Lolos Mudik Lebaran 2021, Jangan Larut Eforia

0

batampos.co.id – Dalam pelarangan mudik lebaran 2021, terdapat sejumlah masyarakat yang berhasil lolos untuk pulang ke kampung halaman. Adapun, kebijakan larangan mudik ini berlaku dari 6-17 Mei mendatang.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sekaligus Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, bagi pemudik yang lolos diharapkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.

“Tetap (terapkan) protokol kesehatan di kampung halaman, ingat virus ada di sekitar kita,” jelasnya kepada JawaPos.com, Jumat (7/5).

Para pemudik juga diminta untuk tidak terlarut dalam euforia pulang kampung. Sebaiknya aktivitas dilakukan di lingkungan rumah saja, tidak perlu berwisata, apalagi yang menimbulkan kerumunan. “Betul (tidak euforia),” ujarnya.

Kemudian juga, para pemudik perlu sadar diri akan kesehatannya. Jika kondisi badan merasa kurang fit, sebaiknya melakukan isolasi mandiri. “Kalau kurang sehat tunda aktivitas lakukan isolasi mandiri,” imbuhnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang belum atau akan mudik, ia mengimbau agar tidak melakukan hal tersebut. Sebab, dikhawatirkan adanya pergerakan orang secara masif menimbulkan gelombang kasus yang semakin meningkat.

“Patuhi larangan pemerintah untuk kebaikan dan keselamatan kita bersama. Bersabar adalah bagian dari iman, termasuk bersabar menunda bertemu keluarga besar,” pungkasnya.(jpg)

Ini Syarat Peserta yang Berhak Ikut Rekrutmen PPPK Guru

0

batampos.co.id – Seleksi untuk calon aparatur sipil negara (CASN) yang terdiri dari seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) akan segera dimulai. Formasi yang disediakan dalam CASN 2021 ini sebanyak 1.275.387 formasi.

Adapun tentunya terkait rekrutmen PPPK, ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaring para profesional bergabung sebagai abdi negara.

“Seleksi PPPK ini kita selenggarakan dengan berpegangan pada dua kata kunci yakni profesional dan siap pakai,” ujar Plt. Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Katmoko Ari Sambodo yang dikutip, Senin (10/5).

Formasi yang sudah ditetapkan, yakni jumlah kebutuhan untuk guru PPPK sebanyak 1 juta formasi, untuk pemerintah pusat sebesar 83 ribu formasi, dan pemerintah daerah sebesar 189 ribu formasi.

Tahun 2021, seleksi PPPK ini diperuntukan bagi guru dan non-guru. Peserta yang berhak untuk mendaftar pada seleksi PPPK untuk guru, antara lain:

1. Honorer THK-II sesuai database THK-II di BKN

2. Guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan Pemerintah Daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud

3. Guru yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud.

4. Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di database Lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemendikbud.

Berdasarkan kebutuhan instansi, ada beberapa jenis jabatan yang akan dibuka. Untuk formasi PPPK non-guru, jabatan yang paling banyak disediakan antara lain penyuluh KB, perawat, pranata komputer, dan penyuluh pertanian.

Menurut Katmoko, mereka yang lolos pada seleksi PPPK tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi pada pekerjaannya. Sehingga, tugas-tugas dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan efisien. “Begitu lulus tes, kemudian tanda tangan kontrak, pada hari itu juga mereka siap untuk langsung bekerja,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, seleksi CPNS dan CPPPK memiliki tujuan yang berbeda sehingga kriterianya juga berbeda. Pada seleksi CPNS pemerintah berharap dapat merekrut generasi muda yang akan dipersiapkan dan dididik untuk bekerja sesuai dengan jabatannya.

Sementara, seleksi CPPPK didesain untuk mereka yang telah memiliki pengalaman di bidang kerja yang relevan dengan jabatan yang dilamar minimal tiga tahun.(jpg)

BRI Berbagi Bahagia bersama Jurnalis dan Masyarakat

0

batampos.co.id – Beragam cara dilakukan BRI dalam memaknai keistimewaan bulan Ramadan 1442 H, antara lain melalui kegiatan-kegiatan positif seperti penyaluran bantuan kepada Jurnalis dan masyarakat sebagai bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Pembangunan citra positif perseroan di BRI semakin berkembang,  Bank BRI selalu intens membangun komunikasi positif dan berkelanjutan dengan pewarta media lokal dan Masyarakat.

Salah satunya adalah dengan penyaluran bantuan kepada Jurnalis dan Masyarakat umum yang tersebar di beberapa wilayah Kanwil BRI Pekanbaru yakni Riau dan Kepulauan Riau.

Penyaluran bantuan ini merupakan dukungan BRI kepada masyarakat khususnya bagi Rekanan Media Lokal.

Kepala Cabang BRi Batam Centre I Wayan Mestera (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan untuk jurnalis kepada perwakilan wartawan. Foto: Angga/batampos.co.id

Setiap Bingkisan Lebaran Penyaluran dilakukan oleh Kantor Wilayah BRI dengan total bantuan yang disalurkan tercatat mencapai Rp50 juta.

Dalam pelaksanaanya, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh BRI ke Jurnalis dan Masyarakat Umum dengan tetap menjaga protokol kesehatan dan menghindari terjadinya penumpukan massa.

Pemimpin Wilayah BRI Pekanbaru, Mochammad Suratin, secara langsung menyerahkan bantuan kepada Jurnalis yakni Edhar Darlis selaku Wakil Ketua PWI Provinsi Riau dan Masyarakat Umum pada Minggu (9/5/2021).

(a mengungkapkan bahwa BRI sebagai salah satu BUMN berkomitmen untuk terus menjalankan kewajiban sosial, memperkuat peran sebagai salah satu pilar ekonomi nasional, dan memberikan manfaat positif bagi lingkungan atau masyarakat sekitar.

“Dengan bantuan yang kami salurkan, semoga dapat mempererat hubungan sinergis Kantor Wilayah BRI dengan masyarakat dan rekanan media serta Memperkuat informasi – informasi positif perseroan kepada publik”, ungkap Suratin.

Implementasi komunikasi strategis tersebut dilakukan dengan Berbagi Bahagia dengan kegiatan pembagian bingkisan yang melibatkan para pewarta media dan Masyarakat di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau yang selama ini telah menjalin hubungan baik dengan BRI.(*)

Tiga WNI Palsukan Surat PCR Saat Hendak ke Singapura Melalui Batam

0

batampos.co.id – Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang
tertangkap memalsukan surat keterangan PCR (polymerase
chain reaction) dinyatakan positif Covid-19.

Ketiga WNI ini merupakan pekerja yang akan berangkat ke Singapura, Minggu (9/5/2021) melalui Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam, Achmad Farchanny, mengatakan, bahwa ketiga WNI ini tertangkap usai petugas melakukan pengecekan surat PCR.

Surat yang harusnya dibubuhi cap basah ternyata hasil scan.

”Mereka akan berangkat ke Singapura, kami langsung
amankan,” terangnya seperti yang diberitakan Harian Batam Pos, edisi Senin (10/5/2021).

Ketiga WNI tersebut dinyatakan positif, setelah pihaknya melakukan tes swab ulang di Pelabuhan Internasional
Batam Center.

Farchanny menyampaikan, ketiga WNI tersebut, merupakan rombongan yang berjumlah total 8 orang, dan diperkirakan
bekerja ke Singapura.

”Kemungkinan akan bekerja, karena saat pembelian tiket mereka dilakukan oleh agen,” tuturnya.

Saat ini, untuk ketiga WNI yang dinyatakan positif dikirim menuju RSKI Galang untuk menjalani karantina, hingga dinyatakan negatif dan akan dilanjutkan proses hukum.

”Tiga orang positif akan dirujuk dulu sampai negatif, nanti bisa langsung diproses hukum. Sisa yang lain dan agennya sudah diamankan. Semuanya harus diproses secara hukum,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiga WNI pengguna PCR palsu sengaja melakukan tindakan tersebut guna mengelabui petugas ticketing dan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) yang
berada di pelabuhan.

”Mereka periksa ke RSAB. Dan RSAB menerbitkan surat sesuai hasil pemeriksaan. Tetapi mereka ini mengubahnya dari yang tadinya hasil positif diubah jadi negatif. Sepertinya suratnya di-scan,” ungkapnya.(jpg)