batampos – Polda Kepri menegaskan saat ini tidak ada satu pun mobil berpelat luar negeri yang resmi beroperasi di wilayah Batam. Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya video mobil sport berpelat mirip Jepang yang melintas di jalan protokol dan membuat heboh warganet.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kepri, Kompol Krisna Yowa, mengatakan bahwa hingga kini pihaknya belum pernah menerima pemberitahuan atau izin masuk kendaraan asing di Batam.
“Kalau ada mobil luar, pasti ada izin ke Polda. Sampai saat ini belum ada sama sekali,” tegasnya, Rabu (12/11).
Menurutnya, setiap kendaraan dengan pelat nomor luar negeri yang hendak digunakan di Indonesia wajib mendapat izin dan melapor ke kepolisian.
“Kalau ada kendaraan seperti itu di jalan, sudah pasti tidak sah. Itu melanggar,” katanya menegaskan.
Krisna memastikan, pihaknya akan menelusuri keberadaan mobil sport berpelat asing yang viral tersebut. “Kami akan cari tahu di mana dan siapa pemiliknya. Kalau benar beredar di Batam, akan kami tindak,” ujarnya.
Sebelumnya, video pendek yang memperlihatkan mobil sport berwarna hitam dengan pelat mirip huruf Jepang melintas di jalan utama Batam menuai banyak komentar di media sosial. Pengguna jalan mempertanyakan mengapa kendaraan dengan pelat semacam itu bisa bebas berkeliaran di tengah kota. (*)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi runner-up di French Open 2025 setelah kalah dari pasangan Korea Selatan. (Dok: PBSI)
batampos – Tujuh turnamen badminton sudah Muhammad Shohibul Fikri jalani bersama Fajar Alfian. Hasilnya pun cukup baik dengan satu juara dan tiga runner up. Kini, keduanya bakal dipatenkan.
Sebelumnya, Fikri dan Fajar dicoba untuk mengisi kekosongan karena Daniel Marthin mengalami cedera.
“Buat lega ya, lega. Tapi ya biasa saja sih sebetulnya. Yang penting kan jadi tanggung jawab lagi. Dengan pasangan sama aa Fajar juga, saya harus bisa lebih berprestasi dari sebelumnya,” beber Fikri.
Fikri mengakui secara hasil masih bisa lebih baik bersama Fajar. “Iya sayang saja nggak bisa menang di beberapa final. Itu saja yang kurang,” ucapnya. Sedangkan secara performa di lapangan, dia menilai sudah berusaha semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik.
“Dan performanya juga nggak jelek-jelek banget. Kalau chemistry sih di luar sama di dalam lapangan sudah cukup baik,” sebutnya.
Lantas, apakah akan terbebani dengan status partner tetap? Menyikapi ini, Fikri menyebutkan hal itu kembali lagi sama diri sendiri untuk menjaga pikiran dan mentalnya.
“Karena tekanannya cukup berbeda juga kan dari sebelumnya, dan kemarin saya bisa membuktikan juga. Minimal hasilnya sama lah di final atau di semifinal. Cuma kemarin di Hylo saja delapan besar itu lepas,” sebutnya.
Absen di Jepang Karena Visa
Pekan ini, harusnya Fajar/Fikir tampil di BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters Japan 2025. Namun, mereka harus absen karena terkendala visa. Kabid Binpres PBSI Eng Hian mengungkapkan Fajar/Fikri semula dijadwalkan tampil di Negeri Sakura.
Namun, proses pembuatan visa entertainer yang menjadi syarat wajib bagi pemain, pelatih, dan tim pendukung yang bertanding di Jepang tidak memungkinkan untuk diselesaikan sebelum keberangkatan.
“Proses pembuatan visa Jepang memakan waktu lama, maka program pemberangkatan pemain harus kami sesuaikan,” kata Eng Hian dalam keterangan resmi kemarin (11/11). (*)
Direktur RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP
batampos– Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam terus bertransformasi menjadi pusat layanan dan pendidikan kesehatan unggulan di Kepulauan Riau. Tak lama lagi, rumah sakit milik BP Batam ini akan menjadi rumah sakit penyelenggara pendidikan fellowship intervensi jantung, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.
Direktur RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP, mengatakan proses pengajuan sebagai rumah sakit pendidikan kini tengah berjalan dan sudah mendapat dukungan dari Kemenkes.
“Kita sudah bertemu dengan Wakil Menteri Kesehatan dan saat ini sedang dalam tahap dokumentasi. Insyaallah ke depan, dokter tidak perlu jauh-jauh menempuh pendidikan subspesialis intervensi jantung, karena bisa dilakukan di RSBP Batam,” ujarnya.
Menurut dr. Tanto, RSBP Batam dinilai layak menjadi rumah sakit pendidikan karena telah memiliki fasilitas lengkap, tenaga ahli berkompeten, serta sarana penunjang modern. Saat ini, RSBP Batam memiliki dokter jantung anak, dokter jantung aritmia, dan dokter neurointervensi, serta dukungan penuh dari tim Cardiovascular Center (Pusat Kardiovaskular) yang menjadi layanan unggulan rumah sakit tersebut.
“Kami memiliki fasilitas dan SDM yang siap. RSBP menjadi pilihan Kemenkes untuk menjadi tempat pendidikan fellowship intervensi jantung karena kelengkapan dan kesiapan kami,” jelasnya.
Selain memperkuat layanan kardiovaskular, RSBP Batam juga tengah mengembangkan kerja sama pendidikan dengan sejumlah universitas, seperti Universitas Internasional Batam (UIB). Melalui kolaborasi ini, RSBP diharapkan dapat berperan aktif dalam mencetak dokter spesialis dan subspesialis di masa mendatang.
“Ke depan, tidak hanya jantung. Kita juga akan menjadi rumah sakit pendidikan. Beberapa dokter yang sedang menempuh pendidikan di universitas mitra akan menjalani praktik di RSBP Batam,” katanya.
Tanto menegaskan, RSBP Batam kini siap melayani masyarakat dengan standar rumah sakit rujukan nasional. Seluruh pasien, baik peserta BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, asuransi swasta, maupun pasien umum, dapat mengakses layanan yang tersedia.
“RSBP Batam adalah rumah sakit pemerintah yang terbuka untuk semua kalangan. Dengan fasilitas yang ada, masyarakat Batam tidak perlu lagi ke luar negeri untuk berobat jantung. Semua bisa kami tangani di sini,” tegasnya.
Sebagai rumah sakit yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Batam, RSBP terus berinovasi dengan mengintegrasikan sistem pelayanan modern seperti One Service System dan pembayaran digital QRIS. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menghadirkan pusat layanan kesehatan kelas dunia di Batam.
“Ini adalah langkah nyata kami menjadikan RSBP sebagai rumah sakit unggulan nasional dan pusat pendidikan kedokteran di wilayah barat Indonesia,” tutup dr. Tanto. (*)
Direktur RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP
batampos– Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam terus bertransformasi menjadi pusat layanan dan pendidikan kesehatan unggulan di Kepulauan Riau. Tak lama lagi, rumah sakit milik BP Batam ini akan menjadi rumah sakit penyelenggara pendidikan fellowship intervensi jantung, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia.
Direktur RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP, mengatakan proses pengajuan sebagai rumah sakit pendidikan kini tengah berjalan dan sudah mendapat dukungan dari Kemenkes.
“Kita sudah bertemu dengan Wakil Menteri Kesehatan dan saat ini sedang dalam tahap dokumentasi. Insyaallah ke depan, dokter tidak perlu jauh-jauh menempuh pendidikan subspesialis intervensi jantung, karena bisa dilakukan di RSBP Batam,” ujarnya.
Menurut dr. Tanto, RSBP Batam dinilai layak menjadi rumah sakit pendidikan karena telah memiliki fasilitas lengkap, tenaga ahli berkompeten, serta sarana penunjang modern. Saat ini, RSBP Batam memiliki dokter jantung anak, dokter jantung aritmia, dan dokter neurointervensi, serta dukungan penuh dari tim Cardiovascular Center (Pusat Kardiovaskular) yang menjadi layanan unggulan rumah sakit tersebut.
“Kami memiliki fasilitas dan SDM yang siap. RSBP menjadi pilihan Kemenkes untuk menjadi tempat pendidikan fellowship intervensi jantung karena kelengkapan dan kesiapan kami,” jelasnya.
Selain memperkuat layanan kardiovaskular, RSBP Batam juga tengah mengembangkan kerja sama pendidikan dengan sejumlah universitas, seperti Universitas Internasional Batam (UIB). Melalui kolaborasi ini, RSBP diharapkan dapat berperan aktif dalam mencetak dokter spesialis dan subspesialis di masa mendatang.
“Ke depan, tidak hanya jantung. Kita juga akan menjadi rumah sakit pendidikan. Beberapa dokter yang sedang menempuh pendidikan di universitas mitra akan menjalani praktik di RSBP Batam,” katanya.
Tanto menegaskan, RSBP Batam kini siap melayani masyarakat dengan standar rumah sakit rujukan nasional. Seluruh pasien, baik peserta BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, asuransi swasta, maupun pasien umum, dapat mengakses layanan yang tersedia.
“RSBP Batam adalah rumah sakit pemerintah yang terbuka untuk semua kalangan. Dengan fasilitas yang ada, masyarakat Batam tidak perlu lagi ke luar negeri untuk berobat jantung. Semua bisa kami tangani di sini,” tegasnya.
Sebagai rumah sakit yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Batam, RSBP terus berinovasi dengan mengintegrasikan sistem pelayanan modern seperti One Service System dan pembayaran digital QRIS. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menghadirkan pusat layanan kesehatan kelas dunia di Batam.
“Ini adalah langkah nyata kami menjadikan RSBP sebagai rumah sakit unggulan nasional dan pusat pendidikan kedokteran di wilayah barat Indonesia,” tutup dr. Tanto. (*)
batampos – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus berhati-hati menggunakan dana bansos. Jika tidak sesuai peruntukan, KPM dapat dikeluarkan dari daftar penerima bansos.
Peringatan tegas tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. Dia meminta para penerima bansos menggunakan bansos yang dicairkan pemerintah dengan baik dan bijak supaya tidak dikeluarkan dari daftar penerima.
“Bansos harus digunakan sesuai peruntukannya untuk memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, bukan untuk kepentingan lain,” kata Saifullah Yusuf dalam video di kanal YouTube Kemensos RI.
Kemensos memberikan aturan tegas dan lugas bahwa dana bansos tidak boleh digunakan untuk membeli rokok, membeli minuman keras, narkoba, atau barang terlarang lainnya.
“Bansos tidak boleh digunakan untuk bayar utang pribadi atau cicilan lainnya, membeli perhiasan, gawai mahal, atau kendaraan pribadi,” tegas pria yang kerap disapa Gus Ipul itu.
Kemensos juga tegas menyatakan bansos tidak boleh digunakan untuk judi online. Selain itu, barang dari bantuan sosial tidak boleh diperjualbelikan, dipindahtangankan atau dipotong pihak manapun.
“Mari saling semua mengingatkan. Pendamping sosial, RT/RW, aparat desa, wajib memastikan bantuan diterima 100 persen oleh keluarga penerima manfaat (KPM),” tegas Saifullah Yusuf.
Menjelang akhir 2025, berbagai jenis bantuan sosial (bansos) disalurkan pemerintah untuk masyarakat yang membutuhkan. Mulai program PKH, BPNT, BLT Kesra, dan lain-lain.
Berdasar informasi, sejumlah bantuan sudah mulai diberikan secara bertahap untuk masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Seperti pencairan bansos PKH, BPNT tahap 4, BLT Kesra Rp 900.000, hingga bantuan beras 20 kg dan minyak goreng. (*)
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak. (F. freepik)
batampos – BA, bocah 4 tahun dicabuli kakek tirinya, K, 43. Korban dicabuli pelaku saat ditinggalkan ibunya di kediaman pelaku di Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang.
Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto mengatakan kasus ini terungkap dari laporan ibu korban. Saat itu, korban menolak menggunakan celana dan menyebut nama panggilan pelaku.
“Ibu korban menemukan tanda-tanda yang tidak wajar pada anaknya. Setelah dilakukan pemeriksaan medis atau visum et repertum, ditemukan luka pada bagian kemaluan korban,” ujarnya.
Riyanto menjelaskan pencabulan ini dilakukan pelaku saat ibu korban tidak berada di rumah. Pelaku memanfaatkan suasana rumah yang sepi dan mencabuli korban.
“Dari pemeriksaan, pencabulan ini dilakukan pelaku tiga hari lalu. Korban ditinggalkan bersama kakek tirinya ini,” katanya.
Pelaku ditangkap dikediamannya pada Rabu (12/11). Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa hasil visum, pakaian pelaku dan korban.
“Pelaku mengakui perbuatannya dan diamankan tanpa perlawanan,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait mengatakan pihaknya menangani kasus ini dengan profesional. Pihaknya turut mengirim korban untuk pemeriksaan psikiatri di RSUD Embung Fatimah.
“Kita melanjutkan penyidikan dan pengumpulan berkas perkara untuk diteruskan ke kejaksaan,” ujarnya.
Ilustrasi: Rambut rontok bisa dicegah sejak dini diantaranya dengan menerapkan pola hidup sehat, diet bernutrisi hingga mengurangi penataan rambut dengan bahan kimia yang terlalu keras. (istock/CNA)
batampos – Rambut rontok menjadi salah satu permasalahan yang umum dialami, baik oleh wanita maupun pria.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari stres, perubahan hormon, hingga penggunaan produk perawatan rambut yang mengandung bahan kimia keras.
Meski begitu, kamu tak perlu khawatir. Masalah rambut rontok bisa diatasi dengan cara alami menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah.
Dilansir dari laman Alodokter dan Halodoc, Kamis (12/11), berikut lima cara alami yang dapat membantu mengurangi kerontokan rambut sekaligus membuatnya tampak lebih sehat dan kuat.
1.Terapkan Pola Hidup Sehat
Ada beberapa jenis penyakit, seperti kurang gizi dan anemia atau kurang darah, bisa menjadi penyebab rambut rontok.
Oleh karena itu, untuk mencegah dan mengatasi rambut rontok, kamu dapat mencoba menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara rutin.
2.Gunakan Minyak Zaitun
Kamu bisa menggunakan minyak zaitun untuk mengatasi rambut rontok, karena minyak zaitun mengandung vitamin A, C, D, E, dan K serta zat besi dan kalsium.
Cara penggunaannya, kamu dapat oleskan minyak zaitun pada kulit kepala dan rambut secara merata dan pijat dengan lembut. Lalu biarkan selama 30 menit dan bilas dengan air bersih.
3.Oleskan Alpukat
Cara selanjutnya untuk dapat mengurangi rambut rontok yaitu dengan menggunakan alpukat. Buah alpukat merupakan makanan sehat yang mengandung protein alami. Nutrisi tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit kepala kamu.
Untuk caranya, kamu dapat hancurkan satu buah alpukat dan usapkan pada rambut serta kulit kepala. Lalu pijat secara perlahan dan biarkan selama 15 sampai 20 menit, bilas dengan air bersih.
4.Gunakan Daun Buah Bit
Cara lainnya untuk dapat mengurangi rambut rontok yaitu dengan menggunakan daun buah bit, hal ini karena daun buah bit mengandung vitamin C, B6, folat, mangan, betaine, dan kalium yang dipercaya dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.
Selain itu, daun buah ini juga bertindak sebagai agen detoksifikasi dengan menjaga kebersihan kulit kepala.
Caranya, kamu dapat rebus 7 sampai 8 lembar daun bit dan haluskan bersama 5 sampai 6 lembar daun henna sampai bertekstur pasta.
Gunakan campuran ini pada kulit kepala dan biarkan selama 15 sampai 20 menit, lalu bilas dengan air hangat.
5.Cukupi Asupan Nutrisi Rambut
Kamu harus merawat rambut dari dalam dengan cara mengonsumsi makanan bergizi agar kerontokan rambut bisa berkurang.
Ada beberapa nutrisi yang dibutuhkan untuk mengatasi rambut rontok, seperti vitamin A dan Zinc.
Vitamin A diketahui dapat merangsang pertumbuhan rambut, sehingga rambut tidak menjadi tipis. Sedangkan Zinc dapat merangsang pertumbuhan dan memperbaiki jaringan rambut serta menjaga kelembapan alami rambut.
Selain itu, tambahan kandungan krim argan dan esens alpukat dari luar dapat membantu menjaga kilau alami dan menguatkan rambut, sehingga rambut kamu menjadi sehat dan kuat.
Apabila berbagai cara alami untuk mengatasi rambut rontok sudah dilakukan tetapi masalah tersebut belum juga membaik, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Melalui pemeriksaan yang lebih mendalam, dokter dapat mengetahui penyebab pasti kerontokan rambut dan memberikan penanganan yang paling tepat sesuai kondisi kamu.
Nah itu dia informasi mengenai lima cara alami yang dapat membantu mengurangi kerontokan rambut sekaligus membuatnya tampak lebih sehat dan kuat. (*)
batampos – Krisis air bersih yang menimpa sebagian kawasan di Kota Batam, terutama Batu Merah dan Tanjung Sengkuang, masih jadi pekerjaan rumah besar bagi BP Batam. Warga di dua kawasan itu sudah berbulan-bulan harus berhemat bahkan antre air dari mobil tangki.
PT Air Batam Hilir dan PT Air Batam Hulu (ABHi–ABHu), selaku operator dan pemelihara jaringan air di Batam, memastikan tetap menjalankan tugas operasional seoptimal mungkin. Mereka menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur baru—seperti pipa jaringan dan peningkatan kapasitas pasokan—adalah kewenangan BP Batam melalui Badan Usaha SPAM Batam sebagai pemilik aset dan pengambil kebijakan strategis.
“Langkah darurat berupa pengiriman air lewat mobil tangki terus dilakukan untuk meringankan beban warga,” tulis Ginda AL – Corporate Comunication ABH, dalam pernyataan resmi PT ABHi. Mereka juga mendukung penuh program peningkatan kapasitas yang dicanangkan BP Batam, termasuk proyek strategis peningkatan suplai dan jaringan perpipaan yang ditargetkan segera terealisasi.
Di lain pihak, BP Batam mulai buka-bukaan soal akar masalah dan langkah nyata yang sedang dikejar untuk mengatasinya.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa secara kapasitas, Batam tidak kekurangan air. Dari sembilan waduk yang ada, tujuh di antaranya aktif beroperasi dengan total produksi sekitar 4.200 liter per detik.
“Airnya cukup. Persoalan utamanya ada di jaringan distribusi dan keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Tuty menjelaskan, pembangunan infrastruktur air tidak hanya soal memperbesar waduk, tapi juga memperluas jaringan distribusi—dan ini butuh investasi besar. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sei Ladi, serta jaringan distribusi baru menuju Tanjung Piayu Laut, wilayah yang selama ini belum pernah teraliri air bersih.
Namun, fokus utama tetap pada Batu Merah dan Tanjung Sengkuang. Dua kawasan ini termasuk stress area—wilayah dengan tekanan air rendah yang sudah lama menjadi masalah. Dari 32 stress area yang dulu dikelola PT Adhya Tirta Batam (ATB), BP Batam kini masih mewarisi 18 titik yang belum terselesaikan.
“Dalam tiga tahun terakhir, kami sudah menuntaskan lima titik. Tapi 18 lainnya masih menunggu realisasi anggaran,” jelas Tuty.
Untuk memperbaiki aliran, BP Batam kini menerapkan rekayasa jaringan air. Tekanan air tinggi dialihkan secara bergiliran agar suplai lebih merata. Di sisi lain, solusi permanen sudah disiapkan: pembangunan pipa tambahan dari waduk menuju Tangki Ozon dan Tangki Bukit Senyum, yang jadi pusat distribusi utama bagi kawasan Batu Merah dan sekitarnya.
Proyek ini senilai Rp98 miliar dan diharapkan rampung hingga tangki Ozon—berkapasitas total 12 ribu meter kubik—bisa beroperasi penuh. “Kalau sistem ini selesai, kebutuhan air di Batu Merah dan Tanjung Sengkuang bisa terpenuhi,” ujar Tuty optimistis. (*)
batampos – Ramalan shio Kamis, 13 November 2025, berada di bawah pengaruh Hari Penutup Anjing Api. Energinya stabil dan menyimpan banyak hal baru di balik ketenangan.
Bulan Babi Api dan Tahun Ular Kayu memperkuat unsur kasih sayang dan keterbukaan. Hari ini mendorong lahirnya kejujuran dalam hubungan tanpa perlu usaha berlebihan.
Suasana cinta akan terasa lebih hangat, sementara keberuntungan datang dari sikap jujur dan tenang menghadapi kehidupan.
Berikut enam shio yang dikelilingi cinta dan keberuntungan pada 13 November 2025:
1. Anjing
Kamu lebih terbuka terhadap perasaan. Kejujuran membuat seseorang semakin dekat dan menunjukkan perhatian yang tulus padamu.
2. Babi
Energi hari ini memperlihatkan siapa yang benar-benar membuatmu merasa aman dan dihargai. Momen kecil bisa mengubah pandanganmu terhadap seseorang.
3. Kelinci
Kamu menemukan keseimbangan dan pijakan emosional yang stabil. Pesan tulus dari seseorang mampu mencairkan suasana yang sempat kaku.
4. Macan
Kamu mulai bisa membedakan antara cinta yang memaksa dan cinta yang datang apa adanya. Aura percaya diri membuatmu menarik perhatian baru.
5. Kuda
Rasa percaya diri meningkat. Kamu bebas mengekspresikan cinta tanpa takut ditolak. Hubungan yang tulus semakin terlihat jelas.
6. Ular
Kamu belajar melepaskan masa lalu dan menerima kenyataan dengan lapang dada. Saat berani jujur, keberuntungan baru mulai menghampiri.
Hari Kamis ini menjadi waktu tepat untuk memulai kisah baru dalam cinta maupun kehidupan pribadi. Ramalan shio 13 November 2025 menegaskan: cinta sejati tumbuh dari kejujuran dan ketenangan hati. (*)
batampos— 139 tim mahasiswa dari 35 perguruan tinggi di seluruh Indonesia ambil bagian dalam ajang Hackathon Sawit Nasional 2025, kompetisi inovasi digital berskala nasional yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Dengan tema “Mengakselerasi Peran Sosial Ekonomi Sawit Melalui Inovasi Digital”, kompetisi ini bertujuan mendorong lahirnya solusi teknologi yang berdampak langsung pada peningkatan nilai sosial dan ekonomi sawit dari hulu hingga hilir.
Diselenggarakan secara online sejak Agustus hingga November 2025, kompetisi ini menyajikan sesi pembekalan (meet the mentors), mentoring, dan penjurian intensif untuk menghasilkan prototipe fungsional (Minimum Viable Product/MVP) yang aplikatif di sektor sawit.
Dari 118 tim yang lolos seleksi awal, akhirnya terpilih empat tim terbaik melalui proses penjurian ketat yang menilai aspek peran ekonomi, keberlanjutan, kelayakan teknis, serta skalabilitas solusi.
Transformasi Sawit melalui Inovasi Anak Muda Ketua Umum GAPKI Eddy Martono menegaskan bahwa industri sawit Indonesia
memiliki potensi luar biasa untuk terus tumbuh melalui transformasi digital.
”Sawit memiliki masa depan yang luar biasa. Melalui Hackathon Sawit Nasional 2025, kita berharap muncul teknologi-teknologi baru yang dapat memperbaiki tata kelola sawit agar lebih baik — mulai dari penerapan AI, sistem digitalisasi, hingga model bisnis baru.
Anak-anak muda yang berinovasi di ajang ini membuktikan bahwa mereka siap memajukan industri sawit Indonesia,” ujar Eddy Martono.
Lebih lanjut, Eddy menambahkan bahwa kehadiran Hackathon Sawit Nasional 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia industri, akademisi, dan pemerintah dalam mempercepat inovasi berkelanjutan di sektor sawit.
Berikut daftar pemenang Hackathon Sawit Nasional 2025:
Juara 1 — Tim BiFlow (Afan Ghafar Al Hadad, Muhamad Rusydi Al Hakim, Fabiola Tasya Natalia Wijaya, dan Marco Tjandrapurnama dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ITS Surabaya) “RAPIDS: Inovasi Radar Non Invasif Berbasis Machine Learning untuk Deteksi Dini Ganoderma Boninense pada Kelapa Sawit”
Hadiah: Rp75.000.000 + sertifikat.
Juara 2 — Tim SawITSmart (Aria Nalini Farzana, Farsya Rai’sah Fadhilia, Ditya Garda Nugraha, dan Muhammad Yusril dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember/ITS Surabaya) “Modernisasi Perkebunan Sawit dengan Robot Berbasis Artificial Intelligence untuk Pemupukan Presisi dan Pemantauan Berkelanjutan.
Hadiah: Rp50.000.000 + sertifikat.
Juara 3 — Tim Jos Sawit (Muhammad Amir Abdurrozaq, Muhammad Fattachul Azis, Yasir Maarif, dan Rivaldi Aditya Eka Wiryawan dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya/PENS) “AI & IoT Portable untuk Monitoring, Pemetaan, dan Prediksi Sawit”
Hadiah: Rp30.000.000 + sertifikat.
Kategori Khusus Most Disruptive Business Model — Tim Tancap.in (Muhammad Farhan Imanudin, Muhamad Rizqi Abdillah, dan Fryma Zhafran Raihan dari Institut Teknologi Bandung/ITB) “TANCAP: Digitalisasi Presisi untuk Produktivitas Sawit Berkelanjutan”
Hadiah: Rp20.000.000 + sertifikat.
Tentang Hackathon Sawit Nasional 2025
Hackathon Sawit Nasional 2025 merupakan program kompetisi inovasi digital terstruktur yang digelar GAPKI bersama BPDP. Melalui pendekatan hackathon, para peserta didorong untuk mengembangkan solusi digital dalam bentuk prototipe fungsional yang berdampak pada efisiensi, keberlanjutan, dan peningkatan nilai sosial-ekonomi industry sawit nasional. (*)