Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 931

BP Batam Dorong Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian

0

batampos – Direktorat Pengendalian Pengusahaan BP Batam melaksanakan pembukaan Konsinyering Penggunaan Dashboard Pengendalian Pengusahaan (Dash B-I dan B-Legal) pada Kamis (13/11/2025) di Hotel Kimaya Braga, Bandung.

Kegiatan ini dihelat selama dua hari, yakni Kamis-Jumat tanggal 13–14 November 2025, diikuti oleh para pimpinan hingga pegawai di lingkungan BP Batam.

Konsinyering ini digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan pengusahaan, terutama dalam pengelolaan dokumen perjanjian kerja sama dan pemantauan kinerja badan usaha.

Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Pengendalian Pengusahaan BP Batam, Asep Lili Holilulloh, menyampaikan bahwa optimalisasi fungsi pengawasan dan pengendalian memerlukan dukungan data yang tertib, terintegrasi, dan mudah diakses.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan bagian dari reformasi tata kelola yang perlu diterapkan secara menyeluruh di lingkungan BP Batam.

Dashboard Pengendalian ini merupakan instrumen penting bagi kita semua. Tidak hanya untuk efisiensi penyimpanan dokumen dan data, tetapi juga untuk memastikan setiap perjanjian, program, dan kinerja badan usaha dapat dipantau secara tepat, terukur, dan akuntabel,” ujarnya.

Asep turut mengapresiasi kolaborasi lintas unit dalam penyempurnaan data, serta menekankan pentingnya konsistensi setiap PIC dalam memastikan kelengkapan dan ketepatan informasi yang diinput sesuai ketentuan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai latar belakang pengembangan Dashboard Monev Perjanjian Kerja Sama (B-Legal) dan Dashboard Monitoring Kinerja Badan Usaha (Dash B-I).

Asep juga memaparkan berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan perjanjian kerja sama, seperti:

1. Proses pengajuan dan evaluasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang masih dilakukan secara manual
2. ⁠Dokumen perjanjian yang tersebar dan belum terpusat
3. ⁠Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya monitoring PKS
4. ⁠Lamanya proses pencarian dokumen PKS dan dokumen pendukung.

“Melalui B-Legal, BP Batam berupaya memusatkan seluruh dokumen perjanjian kerja sama dalam satu platform yang mudah ditelusuri dan dapat dimanfaatkan untuk monitoring secara real-time,”

Sedangkan Dash B-I dikembangkan sebagai dashboard berbasis web yang mampu menampilkan kinerja badan usaha secara menyeluruh, mencakup aspek keuangan, produksi, aset, hingga indeks kepuasan pengguna layanan.

Kehadiran platform ini diharapkan dapat menjadi alat bantu penting dalam proses pengambilan keputusan berbasis data.

Sepanjang kegiatan, para peserta terlibat aktif dalam proses inventarisasi, penataan, verifikasi, dan penginputan dokumen perjanjian kerja sama beserta data pendukung lainnya.

Melalui konsinyering ini, BP Batam berharap pemanfaatan Dashboard Pengendalian dapat berjalan secara optimal, sehingga proses monitoring, evaluasi, dan pengendalian kegiatan pengusahaan dapat dilakukan dengan lebih cepat, transparan, dan terintegrasi. (*)

Artikel BP Batam Dorong Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian pertama kali tampil pada Metropolis.

Ekonomi Kreatif Batam Terus Melaju, Siap Sambut Wisatawan Mancanegara

0
Ilustrasi. Wisman asal Singapura dan Malaysia memadati Pelabuhan Internasional Batam Center beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan bahwa berbagai event yang digelar di Batam menjadi momen penting bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di bidang kuliner.

“Dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat sektor tersebut, salah satunya pinjaman tanpa bunga sebesar Rp20 juta yang seluruhnya ditanggung pemerintah,” ujarnya, Jumat (14/11).

Selain dukungan permodalan, Ardiwinata juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1,15 Juta, Naik 22 Persen

Ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki 17 subsektor yang sangat luas cakupannya, mulai dari aplikasi dan permainan digital seperti Mobile Legends, hingga kuliner, arsitektur, film, radio, televisi, fotografi, serta seni budaya lainnya.

“Makanya tadi saya lihat ada tari kreasi ditampilkan. Itu bagian dari subsektor kebudayaan. Ada 10 pokok pikiran kebudayaan daerah yang harus terus dikembangkan dan disertifikasi,” ujarnya.

Ardiwinata menyampaikan bahwa Batam merupakan daerah dengan kontribusi ekonomi kreatif terbesar ketiga di Indonesia, setelah Jakarta dan Bali.

Ia menilai hal tersebut tidak terlepas dari peran pusat perbelanjaan dan mal yang mampu menarik wisatawan mancanegara.

Hingga September 2025, Batam tercatat telah menyumbangkan 1.150.423 kunjungan wisatawan mancanegara.

Menurut Ardiwinata, pencapaian ini didukung berbagai faktor, terutama infrastruktur yang kuat. “Batam berkembang sebagai kota wisata karena infrastrukturnya lengkap. Kita punya tujuh terminal ferry, termasuk Pelabuhan Batam Center yang menjadi salah satu yang terbaik. Di Bandara Hang Nadim pun sudah ada penerbangan langsung ke Malaysia dan Korea Selatan,” jelasnya.

Selain aksesibilitas, fasilitas penunjang wisata di Batam juga dinilai sangat memadai. Kota ini memiliki 228 hotel dan 3.478 restoran yang tersebar di berbagai wilayah, menjadikan Batam semakin layak sebagai destinasi wisata unggulan.

Dengan dukungan infrastruktur, event kreatif, serta penguatan SDM, Ardiwinata optimis Batam akan terus menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Ekonomi Kreatif Batam Terus Melaju, Siap Sambut Wisatawan Mancanegara pertama kali tampil pada Metropolis.

6 Alasan Pentingnya Test Drive Sebelum Beli Mobil, Biar Tak Menyesal

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Test drive jadi langkah penting sebelum memutuskan membeli mobil baru maupun bekas. Melalui uji coba langsung, calon pembeli bisa menilai performa kendaraan, kenyamanan, hingga fitur-fitur yang disediakan.

Berikut 6 alasan kenapa test drive wajib dilakukan sebelum membeli mobil:

1. Mengetahui Performa Mobil Secara Langsung

Melalui test drive, calon pembeli bisa menilai tenaga mesin, akselerasi, respons pedal gas, hingga kemampuan mobil saat bermanuver. Dari sini, kondisi mesin dapat dirasakan apakah bekerja optimal atau justru terasa bermasalah.

2. Memahami Fitur-Fitur Mobil

Setiap mobil memiliki fitur berbeda, mulai dari hiburan, keselamatan, hingga kemudahan berkendara. Uji coba membuat pengemudi bisa mengecek langsung cara kerja fitur tersebut.

3. Menilai Kenyamanan Berkendara

Kenyamanan menjadi faktor utama sebelum membeli mobil. Test drive membantu mengevaluasi posisi duduk, visibilitas, ruang kabin, suspensi, hingga redaman suara di dalam mobil.

4. Mendeteksi Potensi Masalah pada Mobil

Uji coba juga membuat calon pembeli lebih teliti memeriksa detail interior dan eksterior kendaraan. Getaran tak wajar, suara mesin aneh, atau fitur yang tidak berfungsi bisa langsung diketahui.

5. Membandingkan Beberapa Pilihan Mobil

Jika masih mempertimbangkan beberapa model, test drive membantu membandingkan karakter masing-masing mobil. Pengemudi jadi lebih mudah menentukan mana yang paling sesuai kebutuhan.

6. Menghindari Risiko Salah Beli

Dengan mencoba langsung, calon pembeli bisa memastikan mobil tersebut benar-benar cocok dari segi performa maupun kenyamanan. Hal ini mengurangi risiko menyesal setelah membeli.

Sebelum melakukan test drive, pastikan membawa SIM dan KTP. Calon pembeli juga disarankan meminta rute yang bervariasi, seperti tanjakan, belokan, atau jalan bergelombang, agar bisa menilai performa mobil dalam beragam kondisi.

Test drive menjadi tahap final sebelum membeli mobil karena berbagai masalah dapat terdeteksi lebih dini.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel 6 Alasan Pentingnya Test Drive Sebelum Beli Mobil, Biar Tak Menyesal pertama kali tampil pada Lifestyle.

Ketua MPR Ahmad Muzani Resmi Sandang Gelar Dato’ Seri Diwangsa Wira Perdana dari LAM Kepri

0
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani saat menjalani proses penabalan gelar adat Melayu di Gedung LAM Kepri Tanjungpinang, Jumat (14/11). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, resmi menerima gelar adat Melayu dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Penabalan gelar Dato’ Seri Diwangsa Wira Perdana berlangsung di Gedung LAM Kepri, Kota Tanjungpinang, Jumat (14/11).

Muzani menyebut penganugerahan ini sebagai kehormatan besar dan berkomitmen untuk menjaga marwah gelar tersebut. “Ini sebuah penghargaan yang besar dari masyarakat Melayu Kepri melalui LAM. Semoga ini menjadi lebih baik untuk menjaga keutuhan negara,” ujar Muzani.

Ia menegaskan, Provinsi Kepri merupakan jantung peradaban Melayu, tempat lahirnya karya sastra abadi Raja Ali Haji yang hingga kini dinilai tetap relevan.

“Karya ini merupakan konstitusi moral, yang nilai-nilainya sampai hari ini sangat relevan,” kata Muzani.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan gelar adat ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan rekam jejak Muzani dalam mengemban amanah rakyat. “Penerima gelar adat ini merupakan sosok politikus senior dan berpengalaman,” ujarnya.

Ansar menilai gelar tersebut layak disematkan sebagai penghargaan tertinggi LAM Kepri kepada tokoh nasional.

“Atas nama Pemprov Kepri, kami mengucapkan taniah kepada Dato’ Seri Diwangsa Wira Perdana. Kita berharap gelar tersebut memberi dampak baik bagi kemajuan bangsa,” ucapnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Ketua MPR Ahmad Muzani Resmi Sandang Gelar Dato’ Seri Diwangsa Wira Perdana dari LAM Kepri pertama kali tampil pada Kepri.

BPOM RI, Daewoong Pharmaceutical, dan Tenaga Medis Tegaskan Komitmen Penguatan Pengawasan serta Pencegahan Peredaran Toksin Botulinum Ilegal

0

batampos-Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Daewoong Pharmaceutical, serta perwakilan tenaga medis Indonesia menyampaikan komitmen bersama dalam memperkuat upaya pemberantasan peredaran toksin botulinum ilegal melalui kegiatan Anti-Counterfeit Media Briefing 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Authenticity Certification Campaign yang bertujuan meningkatkan keamanan distribusi obat, memperluas edukasi publik, dan memastikan penggunaan produk farmasi yang sah dan tersertifikasi.

Penegasan BPOM RI atas Penindakan Terhadap Produk Tanpa Izin Edar

Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., M.D., Ph.D., menekankan bahwa peredaran toksin botulinum tanpa izin edar tidak dapat ditoleransi karena berpotensi mengancam keselamatan masyarakat serta mengganggu tata kelola industri kesehatan nasional.

Dalam pernyataan resminya, Taruna menyampaikan BPOM memberikan jaminan keamanan, mutu, dan khasiat terhadap setiap produk yang beredar. Segala bentuk distribusi produk tanpa izin edar merupakan pelanggaran serius dan akan dikenai penindakan hukum secara tegas.

BPOM RI menegaskan bahwa pelanggaran terkait peredaran obat ilegal dapat dikenai sanksi pidana hingga 12 tahun penjara atau denda Rp5 miliar, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023.

Daewoong Pharmaceutical Perkuat Standar Keamanan Distribusi dan Rencana Produksi Halal

Head of Daewoong Indonesia Business Unit, Baik In Hyun, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjamin keamanan pasokan produk melalui implementasi sistem cold chain bersuhu 2–8°C dengan pemantauan real-time di seluruh jalur distribusi resmi.

“Daewoong berkomitmen memperluas kontribusi di sektor farmasi Indonesia. Investasi kami telah mencapai 2,7 triliun rupiah, dan target kami adalah menjadi perusahaan farmasi nomor satu di Indonesia pada tahun 2030,” ujar In Hyun

Lebih lanjut, Hyun mengonfirmasi rencana produksi lokal setelah proses transfer teknologi berlangsung.

“Seluruh produk yang diproduksi di Indonesia akan memperoleh sertifikasi halal, termasuk botulinum toxin, stem cell, dan berbagai produk kimia kami,” sebutnya.

Pakar Medis Soroti Dampak Klinis Produk Non-Resmi dan Pentingnya Edukasi Pasien

Dokter spesialis dermatologi dan venereologi, dr. Anesia Tania, SpDVE, menguraikan risiko klinis yang dapat timbul akibat penggunaan toksin botulinum ilegal, khususnya produk yang tidak terjaga dalam rantai dingin sesuai standar farmasi.

“Gangguan pada rantai dingin dapat menurunkan efektivitas toksin dan meningkatkan potensi efek samping. Kami telah menemukan sejumlah kasus yang memerlukan perawatan ulang akibat penggunaan produk ilegal,” jelasnya.

dr. Anesia juga menegaskan pentingnya konsultasi medis dan pemilihan klinik yang terakreditasi, terutama bagi pasien pemula.

Penguatan Kolaborasi untuk Keamanan Publik

Sebagai penutup, BPOM RI, Daewoong Pharmaceutical, dan perwakilan tenaga medis menyampaikan seruan bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi mencegah dan memberantas penggunaan produk ilegal di Indonesia.

“Praktik distribusi ilegal merusak integritas ekosistem layanan kesehatan dan membahayakan masyarakat. Diperlukan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga standar etika dan keselamatan publik,” tegas Taruna. (*)

Artikel BPOM RI, Daewoong Pharmaceutical, dan Tenaga Medis Tegaskan Komitmen Penguatan Pengawasan serta Pencegahan Peredaran Toksin Botulinum Ilegal pertama kali tampil pada News.

Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Kasus Penyelundupan 2 Ton Sabu Masuk Tahap Pembuktian

0
Weerapat Phongwan dan Teerapong Lekpradube saat sidang di PN Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak seluruh eksepsi yang diajukan dua warga negara Thailand, Weerapat Phongwan dan Teerapong Lekpradube, dalam kasus penyelundupan dua ton sabu, salah satu penyelundupan narkotika terbesar yang pernah diungkap di Indonesia.

Putusan sela itu dibacakan Ketua Majelis Hakim Tiwik didampingi hakim anggota Douglas Napitupulu dan Andi Bayu Mandala Putra dalam sidang yang digelar Kamis (13/11).

Dalam amar putusannya, majelis menilai seluruh keberatan pihak terdakwa telah memasuki ranah materi perkara.

Baca Juga: Tersangka 2 Ton Sabu Menangis dan Teriak Dijebak, BNN:Tak Ada Tempat Aman bagi Sindikat Narkoba

“Menolak seluruh eksepsi penasihat hukum terdakwa Weerapat Phongwan dan Teerapong Lekpradube,” ujar Hakim Tiwik saat membacakan putusan di ruang sidang utama PN Batam.

Majelis menilai eksepsi yang diajukan tim pembela tidak memiliki dasar hukum kuat. Keberatan tersebut lebih menyentuh substansi pembuktian ketimbang aspek formil surat dakwaan sebagaimana diatur Pasal 143 KUHAP.

“Surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum telah memenuhi syarat formil dan materiil,” lanjut Tiwik.

Dengan ditolaknya eksepsi, majelis memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Arfian untuk melanjutkan sidang ke tahap pembuktian dengan menghadirkan saksi-saksi.

Arfian meminta waktu satu minggu untuk mempersiapkan saksi yang akan dihadirkan pada agenda mendatang.

Sebelumnya, pada 30 Oktober 2025, tim penasihat hukum terdakwa menyampaikan eksepsi dengan menyebut dakwaan jaksa kabur (obscuur libel) karena mencantumkan dua waktu dan tempat berbeda—pukul 00.05 WIB di Perairan Karimun dan pukul 05.35 WIB di Dermaga Bea Cukai Tanjunguncang.

Penasihat hukum terdakwa mempertanyakan kejelasan locus dan tempus delicti, bahkan menyinggung soal yurisdiksi.

“Apakah tindak pidana terjadi di wilayah hukum Indonesia atau di luar negeri?” demikian isi eksepsi yang dibacakan di persidangan sebelumya.

Namun majelis berpendapat, perbedaan waktu dan lokasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peristiwa penangkapan dan tidak membuat dakwaan menjadi kabur.

Kasus ini berawal dari operasi gabungan Bea Cukai, BNN RI, dan TNI AL di Perairan Karimun Anak pada 21 Mei 2025.

Enam orang ditangkap di kapal cepat Sea Dragon yang membawa dua ton sabu dari luar negeri menuju Batam. Penangkapan itu menandai salah satu pengungkapan narkotika terbesar dalam sejarah Indonesia.

Enam terdakwa dalam kasus ini adalah: Weerapat Phongwan (Thailand), Teerapong Lekpradube (Thailand), Fandi Ramadhan, Richard Halomoan, Leo Candra Samosir, Hasiholan Samosir.

Mereka diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional yang memasok sabu dari kawasan Segitiga Emas ke Indonesia.

Para terdakwa dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) serta Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimalnya adalah pidana mati.

Sidang pembuktian dijadwalkan digelar pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari jaksa. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Majelis Hakim Tolak Eksepsi, Kasus Penyelundupan 2 Ton Sabu Masuk Tahap Pembuktian pertama kali tampil pada Metropolis.

Fans Terobos Barikade, Ariana Grande Syok saat Premiere Wicked 2 di Singapura

0
Penampakan seorang pria menerobos barikade yang membuat Ariana Grande syok saat premiere Wicked: For Good di Singapura. F. Tangkapan layar X @agayinthebubble & @babywhitemonkey.

batampos – Malam gala premiere Asia Pasifik film Wicked: For Good di Universal Studios Singapore, Kamis (13/11), mendadak berlangsung mencekam setelah seorang pria menerobos barikade dan mendekati Ariana Grande.

Dalam video yang viral di platform X, Ariana Grande terlihat berjalan di karpet kuning brick road bersama jajaran pemeran lainnya, seperti Michelle Yeoh, Cynthia Erivo, dan Jeff Goldblum.

Tiba-tiba, seorang pria berbaju putih berlari ke arah Ariana dan langsung merangkulnya. Ariana tampak terkejut dan berusaha melepaskan diri. Cynthia Erivo yang berada di dekatnya sontak maju, disusul petugas keamanan yang segera menarik dan menjauhkan pria tersebut.

Ariana terlihat menarik napas panjang dan tampak kaget, sementara Cynthia dan Michelle langsung menenangkannya di lokasi.

Pria itu diidentifikasi sebagai Johnson Wen, sosok yang dikenal kerap menerobos acara publik maupun konser di berbagai negara. Usai insiden, Johnson sempat mengunggah video dirinya di Instagram @pyjamamann dan menulis, “Ariana Grande terima kasih telah membiarkanku melompat di karpet kuning bersamamu.”

Aksi Johnson menuai kecaman luas karena dianggap membahayakan dan mengganggu keamanan selebritas.

Ariana Grande dilaporkan sempat terguncang secara emosional. Ia sebelumnya pernah mengungkapkan trauma dan kecemasan pascabom Manchester 2017 yang menewaskan 22 orang.

Insiden di Singapura ini kembali menyoroti pentingnya pengamanan ketat dalam acara publik, terutama bagi figur publik yang memiliki riwayat psikologis sensitif. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Fans Terobos Barikade, Ariana Grande Syok saat Premiere Wicked 2 di Singapura pertama kali tampil pada Lifestyle.

Bakteri E.coli Ditemukan di Menu MBG, Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah ditemukan bakteri Escherichia coli (E.coli) pada salah satu menu yang disajikan. Temuan ini memicu kekhawatiran soal keamanan pangan, terutama karena bakteri tersebut dapat menimbulkan gangguan serius pada kesehatan.

E.coli adalah kelompok bakteri gram negatif yang secara alami hidup di usus manusia dan hewan. Sebagian besar tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis dapat menyebabkan diare, pendarahan usus, hingga komplikasi berat seperti hemolitik uremic syndrome (HUS).

Bakteri ini dapat menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi, lingkungan, kontak dengan hewan, hingga penularan antar manusia. Kontaminasi biasanya terjadi akibat penanganan makanan yang tidak higienis, bahan mentah yang tidak bersih, proses memasak yang kurang matang, serta penyimpanan yang tidak menjaga suhu makanan.

Mengutip CDC, ada sejumlah gejala utama yang perlu diperhatikan ketika seseorang terinfeksi E.coli yakni nyeri perut, diare, mual atau muntah, demam ringan serta lemas dan dehidrasi.

CDC dan WHO menyarankan langkah awal berikut untuk mencegah gejala semakin parah:

1. Hentikan konsumsi makanan yang dicurigai terkontaminasi.

2. Istirahat dan rehidrasi dengan minum cukup cairan.

3. Antibiotik hanya diberikan dokter, bergantung pada jenis bakteri dan kondisi pasien.

4. Pantau gejala, terutama diare berdarah, muntah, dan kondisi lemas. Segera ke fasilitas kesehatan bila gejala memburuk.

5. Hindari obat sembarangan, terutama obat antidiare tanpa rekomendasi medis.

Temuan E.coli pada menu MBG disebut sebagai alarm penting bagi seluruh pihak untuk memperketat higienisasi dapur, sanitasi peralatan, hingga memastikan pengolahan makanan sesuai standar keamanan pangan.

Reporter: Juliana Belence

Artikel Bakteri E.coli Ditemukan di Menu MBG, Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Padat Agenda Nasional, Kemenag Batam Geser Nikah Massal ke Hari Amal Bakti

0
Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan.

batampos – Program nikah massal yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam resmi dijadwalkan ulang. Semula direncanakan digelar pada Oktober, kegiatan tersebut akhirnya dipindahkan ke momentum Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang jatuh pada 3 Januari 2026.

Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan penundaan dilakukan karena berdekatan dengan sejumlah agenda besar nasional maupun internal Kemenag, seperti Hari Santri, Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), serta Hari Guru Nasional.

“Makanya kita putuskan laksanakan di Hari Amal Bakti saja. Itu juga hari lahir dan ulang tahun Kementerian Agama, jadi lebih pas sebagai puncak perayaan,” ujar Budi, Jumat (14/11).

Meski pelaksanaan dimajukan ke Januari, Budi memastikan kemungkinan kegiatan tetap digelar pada Desember jika seluruh persiapan matang lebih cepat. “Kemungkinan Desember kita laksanakan nikah massal ini. Kuota tetap 100 pasangan kita siapkan, panitianya sudah ada,” lanjutnya.

Saat ini, panitia tengah menuntaskan pembahasan teknis, termasuk penentuan lokasi. Sejumlah usulan masuk, salah satunya permintaan agar acara dipusatkan di Kecamatan Lubuk Baja.

“Lokasi lagi kita kaji karena ada yang minta lokasinya itu di Lubuk Baja. Nanti kita akan informasikan kembali setelah keputusan final,” ungkap Budi.

Kemenag Batam menegaskan bahwa program ini diprioritaskan bagi warga ber-KTP Batam yang kurang mampu secara ekonomi dan membutuhkan fasilitasi untuk melegalkan pernikahan mereka secara agama maupun negara.

“Ini program untuk membantu masyarakat. Tidak ada satupun dari kita yang ingin ada kejadian yang tidak diinginkan. Karena itu persiapan harus matang agar pelaksanaannya berjalan baik,” kata Budi.

Kuota peserta tetap dibatasi 100 pasangan dan tidak diperuntukkan bagi pelaku poligami, mengingat program ini fokus pada pasangan yang terbatas secara finansial.

Kemenag Batam akan segera mengumumkan jadwal pembukaan pendaftaran setelah lokasi dan waktu resmi ditetapkan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Padat Agenda Nasional, Kemenag Batam Geser Nikah Massal ke Hari Amal Bakti pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekomendasi Ketoprak Murah dan Enak di Batam, Bumbunya Juara!

0
Ilustrasi. F. Freepik.

bbatampos – Ketoprak menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang selalu dicari karena saus kacangnya yang kental dan gurih. Perpaduan toge, ketupat, tahu, dan telur membuat hidangan ini digemari banyak orang, termasuk di Kota Batam.

Di Batam, ada sejumlah penjual ketoprak yang terkenal dengan cita rasa autentik dan harga ramah di kantong. Kuliner ini tak hanya diminati warga lokal, tetapi juga kerap diburu wisatawan yang berkunjung.

Berikut 5 rekomendasi ketoprak enak di Batam yang wajib dicoba:

1. Ketoprak Pakde Kebumen
Ketoprak ini terkenal dengan saus kacang yang tidak terlalu kental dan cocok untuk semua selera. Harganya terjangkau dan banyak jadi langganan warga. Lokasinya berada di Perum Genta 1, Jl. Letjend Suprapto Blk. N No.2, Buliang, Batu Aji.

2. Ketoprak Balap
Saking larisnya, pembeli harus memesan lewat WhatsApp karena sering cepat habis. Ketoprak ini dikenal dengan rasa yang konsisten dan porsi memuaskan. Lokasinya di Jl. Villa Hang Lekir No.12 Blok DD1, Baloi Permai, Batam Kota.

3. Ketoprak Jakarta Khas Cirebon
Topping selalu segar, bumbu kacang melimpah, dan proses masak dilakukan langsung di tempat. Bisa ditemukan di simpang setelah GOR Raja Jafar, Tiban Tiga.

4. Ketoprak Green Cirebon
Menu ini cocok bagi pecinta saus kacang dengan aroma bawang putih yang kuat. Porsinya besar dan pembeli bisa request level pedas. Berlokasi di belakang Taman Internet Sekupang, deretan Ruko Kimia Farma.

5. Ketoprak Arknan
Dikenal dengan porsi jumbo dan harga bersahabat. Bumbu kacangnya diulek langsung saat dipesan sehingga rasanya lebih segar. Lokasinya di Sungai Panas, depan Hotel 99, dekat Rumah Makan Padang Pangek Ombilin dan Pom Bensin Sungai Panas.

Setiap penjual ketoprak ini menawarkan ciri khas masing-masing, terutama pada bumbu kacang yang menjadi kunci rasa. Harganya yang terjangkau membuatnya cocok untuk makan siang maupun makan malam.

Sebelum berkunjung, pastikan mengecek jam buka serta lokasi terbarunya agar tidak kehabisan.(*)

Reporter: Juliana Belence

 

Artikel Rekomendasi Ketoprak Murah dan Enak di Batam, Bumbunya Juara! pertama kali tampil pada Metropolis.