Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 936

Atasi TPS Liar di Sagulung, Camat Bersinergi Dengan Pelaku Usaha dan Pengusaha

0
Sampah yang menumpuk dan tak terangkut akhirnya dibakar warga di Sagulung. (F. Sya’ban)

batampos – Keberadaan TPS liar di kawasan Sagulung tak ada habisnya. TPS ini menyebar di setiap Kelurahan dan menyebabkan tumpukan sampah hingga ke badan jalan.

Camat Sagulung, M. Arfie Eranov mengatakan pihaknya bersinergi dengan pelaku usaha dan pengusaha untuk mengatasi TPS liar ini.

“Untuk TPS liar ini sampai sekarang kita masih pembenahan. Kita bersinergi dengan pelaku usaha,” ujarnya.

Arfie mencotohkan TPS liar di kawasan Mandalay. Di lokasi, pihaknya mengajak pelaku usaha tanaman untuk menata bunga di sepanjang TPS liar tersebut.

Baca Juga: Driver Ojol Meninggal Saat Istirahat, Kapolsek Batam Kota Sebut Korban Sempat Keluhkan Panas Dingin

“Kalau di jalur panjang, kita koordinasikan dengan Dinas Marga dan pengusaha. TPS itu ditutup,” katanya.

Selain itu, Arfie mengaku penanganan TPS liar ini dilakukan bersama DLH. Pihak DLH menyediakan mobil patroli untuk mengangkut sampah di seriap TPS.

“Kita minta sinergi dengan DLH, karena di kecamatan backup kami terbatas. Kalau kami mengangkat TPS liar nanti malah terkendala di perumahan,” ungkapnya.

Diketahui, persoalan sampah terus menjadi permasalahan kawasan Sagulung. Penumpukan mulai terlihat di sekitar perumahan, pinggir jalan utama, sehingga menimbulkan aroma tak sedap.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di PT ASL

Pantauan Batam Pos, penumpukan sampah banyak terlihat di kawasan Sei Pelenggut, Sei Lekop, dan Sei Langkai. Bahkan, sampah-sampah ini menutupi sebagian jalan.

“Sinergi dan koordinasi ini sudah berjalan. Kita harap permasalahan sampah ini teratasi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Atasi TPS Liar di Sagulung, Camat Bersinergi Dengan Pelaku Usaha dan Pengusaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Atasi TPS Liar di Sagulung, Camat Bersinergi Dengan Pelaku Usaha dan Pengusaha

0
Sampah yang menumpuk dan tak terangkut akhirnya dibakar warga di Sagulung. (F. Sya’ban)

batampos – Keberadaan TPS liar di kawasan Sagulung tak ada habisnya. TPS ini menyebar di setiap Kelurahan dan menyebabkan tumpukan sampah hingga ke badan jalan.

Camat Sagulung, M. Arfie Eranov mengatakan pihaknya bersinergi dengan pelaku usaha dan pengusaha untuk mengatasi TPS liar ini.

“Untuk TPS liar ini sampai sekarang kita masih pembenahan. Kita bersinergi dengan pelaku usaha,” ujarnya.

Arfie mencotohkan TPS liar di kawasan Mandalay. Di lokasi, pihaknya mengajak pelaku usaha tanaman untuk menata bunga di sepanjang TPS liar tersebut.

Baca Juga: Driver Ojol Meninggal Saat Istirahat, Kapolsek Batam Kota Sebut Korban Sempat Keluhkan Panas Dingin

“Kalau di jalur panjang, kita koordinasikan dengan Dinas Marga dan pengusaha. TPS itu ditutup,” katanya.

Selain itu, Arfie mengaku penanganan TPS liar ini dilakukan bersama DLH. Pihak DLH menyediakan mobil patroli untuk mengangkut sampah di seriap TPS.

“Kita minta sinergi dengan DLH, karena di kecamatan backup kami terbatas. Kalau kami mengangkat TPS liar nanti malah terkendala di perumahan,” ungkapnya.

Diketahui, persoalan sampah terus menjadi permasalahan kawasan Sagulung. Penumpukan mulai terlihat di sekitar perumahan, pinggir jalan utama, sehingga menimbulkan aroma tak sedap.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di PT ASL

Pantauan Batam Pos, penumpukan sampah banyak terlihat di kawasan Sei Pelenggut, Sei Lekop, dan Sei Langkai. Bahkan, sampah-sampah ini menutupi sebagian jalan.

“Sinergi dan koordinasi ini sudah berjalan. Kita harap permasalahan sampah ini teratasi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Atasai TPS Liar di Sagulung, Camat Bersinergi Dengan Pelaku Usaha dan Pengusaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Petai dan Timpa Atap Kanopi Rumah Warga di Tanjunguban, Bintan

0
Pohon Petai Tumbang Timpa Atap Kanopi Rumah Warga di Tanjunguban, Bintan. F. DAMKAR

batampos– Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon petai tumbang dan menimpa rumah warga di jalan M Tahir Latif, Kampung Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Rabu (19/11) malam.

Pohon itu menimpa atap kanopi bagian samping rumah milik Panji Dores, 40.

Saat kejadian Panji Dores tidak berada di rumah, sedangkan istrinya yang berada di rumah tidak berani keluar karena ketakutan.

Baru setelah pagi hari, istrinya mengecek dan mendapati pohon petai tumbang dan mengenai atap rumahnya.

Selanjutnya, istrinya meminta bantuan petugas Damkar untuk mengevakuasi pohon yang tumbang.

BACA JUGA: Jaksa Tahan 4 Pejabat Sekretariat KPU Karimun, Mark-Up dan Kegiatan Fiktif

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan bahwa petugas yang menerima laporan langsung menuju ke lokasi kejadian.

“Kondisi rumah mengalami kerusakan pada sudut atap kanopi tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.

Ia mengatakan proses evakuasi pohon petai yang tumbang berjalan lancar.

“Evakuasi pohon yang tumbang tidak ada masalah,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana pohon tumbang terutama saat musim cuaca ekstrem. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Angin Kencang Tumbangkan Pohon Petai dan Timpa Atap Kanopi Rumah Warga di Tanjunguban, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Paviliun Indonesia Raih ‘Best Pavilion’ di GSE Melboune 2025

0

batampos– Paviliun Indonesia berhasil mencuri perhatian dunia dengan meraih penghargaan ‘Best Pavilion 2025’ dalam ajang Global Sourcing Expo (GSE) Melbourne 2025
yang digelar di Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC), Melbourne, Australia pada 18–20 November 2025. Penghargaan tersebut diterima Atase Perdagangan RI Canberra Agung Haris Setiawan pada sesi Networking Night GSE Melbourne 2025, Selasa (18/11).

Turut hadir pada sesi Networking Night GSE Melbourne 2025 yaitu Duta Besar RI untuk Australia Siswo Pramono. “Penghargaan ‘Best Pavilion 2025’ ini mencerminkan apresiasi atas desain paviliun, kekuatan narasi produk nasional (storytelling), kualitas kurasi produk, serta profesionalisme Paviliun Indonesia. Selain itu, capaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya serta menjadi pal (milestone) bagi peningkatan reputasi jenama Indonesia di industri sourcing internasional,” ujar Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono.

Sementara itu, Atase Perdagangan RI Canberra Agung Haris Setiawan mengungkapkan bahwa partisipasi Paviliun Indonesia pada GSE Melbourne 2025 ini dikoordinasikan oleh Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur (Dit PEPM) Kementerian Perdagangan RI bersama Atase Perdagangan RI Canberra. Pada GSE Melbourne 2025, Paviliun Indonesia menghadirkan 24 perusahaan unggulan dari sektor tekstil, garmen, alas kaki, dan dekorasi rumah berkelanjutan.

BACA JUGA: Dorong Pemerataan Distribusi MINYAKITA, Kemendag Lakukan Pengawasan di Wilayah Indonesia Timur

Haris menambahkan, partisipasi Paviliun Indonesia pada GSE Melbourne 2025 merupakan
implementasi nyata dari kebijakan promosi dagang yang diatur dalam Peraturan Menteri
Perdagangan Nomor 14 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyelenggaraan, Kemudahan, dan
Keikutsertaan pada Promosi Dagang dalam rangka Kegiatan Pencitraan Indonesia. Menurut Haris, penguatan koordinasi lintas lembaga, penataan area pameran, serta kelengkapan kegiatan pendukung merupakan elemen penting yang terus ditingkatkan dalam setiap partisipasi Indonesia di ajang internasional.

Sejalan dengan mandat koordinasi dalam Permendag tersebut, lanjut Haris, Paviliun Indonesia melibatkan tujuh lembaga pembina yang meliputi Dit PEPM Kemendag, Konsulat Jenderal RI (KJRI) Melbourne, Atase Perdagangan RI Canberra, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Bandung, PT Kereta Api Indonesia, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Kolaborasi ini memastikan kurasi perusahaan yang lebih selektif, narasi jenama yang konsisten, serta kelancaran fasilitasi pelaku usaha sejak pra-pameran hingga penjajakan kesepakatan bisnis (business matching).

Sinergi tersebut terbukti mampu meningkatkan promosi produk Indonesia dan minat buyer
Australia. “Selain pameran, Pemerintah Indonesia menggelar rangkaian kegiatan pendukung yang memperkuat fungsi promosi dagang. Rangkaian kegiatan pendukung tersebut meliputi business matching, networking night, dan gerai sementara (pop-up store) Discovery Indonesia di Melbourne Central Business District (CBD), Australia,” imbuh Haris.

Haris menjelaskan bahwa pada sesi business matching, Pemerintah Indonesia berhasil
menghadirkan sejumlah buyer besar Australia dari sektor fesyen dan peralatan rumah tangga (homeware). Business matching tersebut dapat dimanfaatkan para peserta untuk mendiskusikan jumlah minimum pesanan (minimum order quantity/MOQ), sertifikasi, waktu tunggu (lead time), dan potensi order jangka panjang.

Sementara itu, gerai sementara yang akan diadakan pada 19–22 November 2025 diharapkan dapat memperluas eksposur produk Indonesia ke publik Australia, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai pusat sourcing kreatif dan berkelanjutan. Gerai sementara tersebut juga menjadi implementasi konkret dari program usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor yang memungkinkan pelaku UMKM melakukan uji pasar (market testing) langsung ke konsumen.

“Pelaku UMKM akan didampingi mitra lokal saat melakukan uji pasar. Di sana, mereka dapat melakukan penjualan dan mengetahui langsung respons dari konsumen di Australia,” urai Haris.

Pada GSE Melbourne 2025, Paviliun Indonesia memanfaatkan area pameran seluas 108 m² atau sebanyak 12 stan yang dirancang sesuai pedoman identitas nasional serta kebutuhan etalase (showcase) industri kreatif Indonesia. Area yang luas dan tertata ini melanjutkan penguatan konsep Paviliun Indonesia dari tahun-tahun sebelumnya, di mana Indonesia secara bertahap memperbesar tapak (footprint) di GSE guna meningkatkan daya tarik buyer dan kenyamanan interaksi bisnis.

Haris menambahkan, partisipasi Indonesia pada GSE 2025 juga memperlihatkan potensi yang makin besar terhadap pasar Australia. Menurut Haris, Australia memiliki permintaan yang tinggi terhadap produk fesyen berkelanjutan, wastra berbahan alami, alas kaki ramah lingkungan, serta produk dekorasi rumah berorientasi keberlanjutan.

“Indonesia berada pada posisi kompetitif untuk mengambil porsi pasar yang lebih besar dengan tren konsumen yang semakin sensitif terhadap etika produksi, circularity, dan keberlanjutan. Peningkatan minat buyer pada sesi business matching serta tingginya kunjungan di gerai sementara menjadi indikator kuat bahwa peluang ekspor makin terbuka,” kata Haris.

Haris juga menegaskan bahwa partisipasi Paviliun Indonesia di GSE Melbourne 2025 merupakan refleksi arah baru promosi ekspor Indonesia yang lebih terukur, terkoordinasi, dan berorientasi hasil. Dengan keberhasilan meraih ‘Best Pavilion 2025’, Indonesia makin memperkokoh posisinya sebagai pusat sumber daya kreatif, etis, dan berkelanjutan (creative, ethical, and sustainable sourcing) di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus melanjutkan jejak sukses keikutsertaan Paviliun Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada GSE Melbourne 2025, Paviliun Indonesia juga menyelenggarakan seminar bisnis bertema ‘Sustainable and Ethical Sourcing: Strengthening Indonesia–Australia Supply Chain’ dengan menghadirkan Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono, perwakilan pelaku usaha Indonesia, dan buyer Australia. Seminar ini mempertegas posisi Indonesia dalam mendukung rantai pasok yang lebih hijau dan etis, sebuah tema yang menjadi perhatian utama industri Australia, termasuk kebutuhan terhadap bahan ramah lingkungan, transparansi produksi, dan standar ketertelusuran (traceability).

Ditemui di lokasi pameran, Direktur Utama (Chief Executive Office/CEO) CV Rumah Jeddiah Daniel Oktavianus menyatakan bahwa perusahaannya mendapatkan manfaat besar dari partisipasi pada GSE Melbourne 2025 . Ia menuturkan bahwa dalam dua hari pameran, CV Rumah Jeddiah berhasil menjaring lima buyers dan lebih dari 45 data calon buyers potensial. Daniel melihat capaian ini sebagai langkah awal yang penting untuk mewujudkan ambisi produk alas kaki UMKM Indonesia menembus pasar global, khususnya Australia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan, Atase Perdagangan RI Canberra, dan KBRI Canberra atas dukungan yang diberikan. (*)

Artikel Paviliun Indonesia Raih ‘Best Pavilion’ di GSE Melboune 2025 pertama kali tampil pada News.

Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti

0
Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, saat menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG). (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos – BP Batam kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam transformasi digital layanan publik setelah menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Kementerian/Lembaga, Selasa (18/11).

Penghargaan ini menjadi pengakuan nasional bahwa inovasi Land Management System (LMS) yang dikembangkan BP Batam berhasil membawa lompatan besar dalam tata kelola pertanahan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam gelaran Anugerah Bhumandala Award 2025 di Auditorium Sukarman, Perpustakaan Nasional RI.

LMS dinilai sebagai salah satu platform digital pertanahan paling progresif yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga akurasi data geospasial dalam perizinan.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di PT ASL

Alex mengatakan, penghargaan ini mencerminkan kerja Kolektif seluruh pemangku kepentingan di BP Batam yang terus mendorong modernisasi di sektor pertanahan. “Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat penghargaan Bhumandala Ariti,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Ia menyebut, inovasi LMS bukan sekadar proyek digitalisasi, tetapi bagian dari agenda besar untuk memotong rantai birokrasi dan menyediakan layanan yang lebih cepat serta transparan.

“LMS ini kami harapkan tidak hanya menang dalam award, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi semangat BP Batam dalam meningkatkan kinerja dan efisiensi,” kata Alex.

LMS dirancang sebagai sistem yang memudahkan seluruh proses perizinan pertanahan, mulai dari pengajuan, verifikasi dokumen, hingga pemrosesan administrasi. Melalui platform ini, pemohon dapat mengakses informasi regulasi, persyaratan, dan tata cara pengurusan secara cepat tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Pemohon cukup mengisi formulir secara daring dan mengunggah dokumen pendukung yang dibutuhkan. Seluruh proses selanjutnya berjalan elektronik, sehingga meminimalisir potensi kesalahan manual, mempercepat waktu pemrosesan, dan memudahkan pemohon memantau perkembangan permohonan secara real time.

Baca Juga: BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air

Keberadaan LMS juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan integrasi data pertanahan berbasis geospasial yang akurat. Hal ini sejalan dengan standar BIG yang menekankan pemanfaatan informasi geospasial sebagai basis pembangunan dan pelayanan publik.

Selain itu, penerapan LMS memberikan kontribusi signifikan terhadap iklim investasi di Batam. Dengan birokrasi yang lebih ringkas dan alur kerja digital, investor dapat mengurus izin pertanahan dengan lebih cepat, sehingga mempercepat realisasi proyek di kawasan ekonomi strategis tersebut.

Penghargaan Bhumandala Ariti ini sekaligus mempertegas bahwa inovasi BP Batam berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat tata kelola pertanahan berbasis digital. Transformasi ini terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen BP Batam untuk menyediakan layanan publik yang unggul, akuntabel, dan berorientasi masa depan. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

Artikel Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti pertama kali tampil pada Metropolis.

Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti

0
Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, saat menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG). (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos – BP Batam kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam transformasi digital layanan publik setelah menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Kementerian/Lembaga, Selasa (18/11).

Penghargaan ini menjadi pengakuan nasional bahwa inovasi Land Management System (LMS) yang dikembangkan BP Batam berhasil membawa lompatan besar dalam tata kelola pertanahan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam gelaran Anugerah Bhumandala Award 2025 di Auditorium Sukarman, Perpustakaan Nasional RI.

LMS dinilai sebagai salah satu platform digital pertanahan paling progresif yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga akurasi data geospasial dalam perizinan.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di PT ASL

Alex mengatakan, penghargaan ini mencerminkan kerja Kolektif seluruh pemangku kepentingan di BP Batam yang terus mendorong modernisasi di sektor pertanahan. “Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat penghargaan Bhumandala Ariti,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Ia menyebut, inovasi LMS bukan sekadar proyek digitalisasi, tetapi bagian dari agenda besar untuk memotong rantai birokrasi dan menyediakan layanan yang lebih cepat serta transparan.

“LMS ini kami harapkan tidak hanya menang dalam award, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi semangat BP Batam dalam meningkatkan kinerja dan efisiensi,” kata Alex.

LMS dirancang sebagai sistem yang memudahkan seluruh proses perizinan pertanahan, mulai dari pengajuan, verifikasi dokumen, hingga pemrosesan administrasi. Melalui platform ini, pemohon dapat mengakses informasi regulasi, persyaratan, dan tata cara pengurusan secara cepat tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Pemohon cukup mengisi formulir secara daring dan mengunggah dokumen pendukung yang dibutuhkan. Seluruh proses selanjutnya berjalan elektronik, sehingga meminimalisir potensi kesalahan manual, mempercepat waktu pemrosesan, dan memudahkan pemohon memantau perkembangan permohonan secara real time.

Baca Juga: BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air

Keberadaan LMS juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan integrasi data pertanahan berbasis geospasial yang akurat. Hal ini sejalan dengan standar BIG yang menekankan pemanfaatan informasi geospasial sebagai basis pembangunan dan pelayanan publik.

Selain itu, penerapan LMS memberikan kontribusi signifikan terhadap iklim investasi di Batam. Dengan birokrasi yang lebih ringkas dan alur kerja digital, investor dapat mengurus izin pertanahan dengan lebih cepat, sehingga mempercepat realisasi proyek di kawasan ekonomi strategis tersebut.

Penghargaan Bhumandala Ariti ini sekaligus mempertegas bahwa inovasi BP Batam berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat tata kelola pertanahan berbasis digital. Transformasi ini terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen BP Batam untuk menyediakan layanan publik yang unggul, akuntabel, dan berorientasi masa depan. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

Artikel Transformasi Digital Diakui Nasional, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti pertama kali tampil pada Metropolis.

Bukayo Saka Ikat Masa Depan di Arsenal dengan Kontrak Fantastis

0
Bukayo Saka bantu Arsenal kalahkan Brighton ke perempat final Piala Carabao (ESPN)

batampos – Arsenal kembali menunjukkan keseriusan mereka menjaga fondasi skuad masa depan. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Arsenal dan Bukayo Saka telah mencapai kesepakatan penuh terkait kontrak baru sang winger andalan dengan nilai gaji lebih dari GBP 15 juta per tahun atau sekitar Rp300 miliar.

Kesepakatan ini datang di saat Arsenal tampil luar biasa pada awal musim. Pasukan Mikel Arteta memimpin klasemen Premier League setelah 11 pertandingan, unggul empat poin dari Manchester City dan delapan poin dari Liverpool yang tengah terseok-seok musim ini.

Meski menghabiskan banyak dana pada bursa transfer musim panas, fokus Arsenal saat ini bukan menambah pemain, melainkan mengamankan kontrak bintang-bintang kunci.

Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano sebelumnya mengungkapkan bahwa negosiasi berjalan sangat positif.

“Untuk Bukayo Saka, Arsenal membuat progres yang sangat baik. Komunikasinya sangat positif. Saka ingin bertahan, Arsenal ingin Saka bertahan. Semuanya berjalan baik,” ujar Romano.

Kesepakatan itu kini diperkuat oleh laporan Mark Brus (Caught Offside) yang menyatakan bahwa kedua pihak sudah saling mengunci komitmen.

“Saka telah mencapai kesepakatan penuh dengan klub untuk kontrak baru yang akan berjalan hingga Juni 2030. Detail seperti hak citra, struktur bonus, dan rencana pengumuman sedang difinalisasi. Tidak ada masalah, hanya penyesuaian waktu yang sesuai dengan strategi komunikasi Arsenal,” ungkapnya.

Arsenal juga tengah bekerja mengamankan masa depan beberapa pilar penting lainnya:

  • Jurrien Timber, negosiasi sedang berlangsung. Arteta sangat mengaguminya dan Arsenal yakin potensi Timber masih sangat besar.
  • David Raya, sudah menerima kenaikan gaji sebagai bentuk apresiasi atas performa impresifnya.
  • Declan Rice, meski belum dalam waktu dekat, Arsenal memiliki rencana menawarkan kontrak baru sebagai penghargaan atas kontribusi sang gelandang.

Tim London utara ini sebelumnya sudah memperpanjang kontrak William Saliba, Myles Lewis-Skelly, dan Ethan Nwaneri, menunjukkan bahwa mereka tak hanya membangun kekuatan untuk hari ini, tetapi juga masa depan.

Dengan Saka yang hampir pasti bertahan hingga 2030, Arsenal semakin percaya diri menatap masa depan. Winger berusia 23 tahun itu telah menjadi simbol kebangkitan klub dalam beberapa musim terakhir, dan mempertahankannya menjadi langkah kunci mempertahankan konsistensi di puncak klasemen. (*)

Artikel Bukayo Saka Ikat Masa Depan di Arsenal dengan Kontrak Fantastis pertama kali tampil pada Olahraga.

Pembukaan CPNS Tahun Depan Tunggu Pengajuan Formasi, PPPK Selalu Ada Peluang

0
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2025 di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Rabu (19/11). (Masria Pane/ JawaPos.com)

batampos – Badan Kepegawaian Negara (BKN) ingin mempercepat reformasi birokrasi aparatur sipil negara (ASN). Dari yang sebelumnya administratif menjadi substantif sehingga benar-benar berdampak kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2025 di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Rabu (19/11).

Menurutnya, reformasi sangat penting melihat besarnya anggaran yang dieksekusi ASN. Baik oleh PNS maupun PPPK. “Kurang lebih Rp 3600 triliun APBN kita, kemudian APBD sebesar Rp 1.350 triliun. Angka yang besar itu semuanya dieksekusi oleh para ASN. Nah, ini yang hari ini kami rakorkan,” terang Zudan.

Dengan begitu, eksekusi APBN dan APBD yang jumlahnya ribuan triliun ini bisa tepat sasaran. Nah itu, lanjutnya, membutuhkan strategi, membutuhkan kompetensi, serta membutuhkan dukungan dari para pihak.

Menurutnya, reformasi birokrasi itu juga dilakukan untuk mencapai Asta Cita. Ada beberapa inovasi yang disiapkan dalam mencapai Asta Cita tersebut. Pertama, Layanan Otomatis yang real time dengan sistem otomatis.

“Selesai diajukan langsung notifikasi persetujuan atau penolakannya diberikan. Sudah ada tujuh layanan yang berupa notifikasi itu. Sementara Layanan yang lain kita buat maksimal lima hari. Jadi kalau hari keenam belum dijawab, otomatis permohonan itu disetujui, untuk promosi, mutasi, dan demosi,” imbuhnya.

Selain inovasi itu, BKN juga tengah menyiapkan Satu Data ASN. Yakni, satu basis data nasional yang menjadi rujukan pengambilan keputusan kepegawaian. Melalui sistem itu, seluruh provinsi, kabupaten, dan kota cukup menggunakan platform BKN tanpa perlu membangun server dan sistem sendiri.

“Kami akan segera launching. Jadi, provinsi, kabupaten, kota tidak perlu beli server, beli storage, buat sistem, tidak perlu. Gunakan sistem yang sudah dibangun BKN. Sehingga kita secara nasional sistem sama, produk sama, data sama,” jelasnya.

Selain itu, Zudan juga buka suara terkait Single Salary. Menurutnya, rencana itu tengah pembahasan lintas Kementerian.

Terkait rencana penerapan skema single salary bagi ASN tahun depan, Zudan menyebut pembahasan terus dilakukan bersama Kementerian Keuangan dan Kemenpan RB. “Kita berharap tahun depan bisa diterapkan, tetapi membutuhkan persiapan matang dan harus diputuskan bersama,” ujarnya.

Sementara terkait peluang PPPK Beralih ke PNS, Zudan menegaskan aturan yang berlaku saat ini mewajibkan seleksi atau tes. Ada tidaknya perubahan, tergantung revisi UU ASN.

“Kebijakan yang ada saat ini, kalau PPPK akan berpindah ke PNS, ketentuannya harus tes. Kami belum tahu nanti di DPR, direvisi undang-undang ASN yang baru, akan ada perubahan kebijakan atau tidak,” jelasnya.

Selanjutnya, terkait rencana pembukaan CPNS tahun depan, Zudan juga belum bisa memastikan meskipun tahun ini sama sekali tidak ada penerimaan. Menurutnya, BKN saat ini sedang menunggu permintaan formasi dari Kementerian, Provinsi, hingga Kabupaten Kota.

“Kami kan tidak bisa memberi formasi kalau tidak diminta. Tapi kalau nggak ada yang minta formasi, ya tidak dibuka, berarti kebutuhannya belum ada. Kami realistis saja,” katanya.

Begitu juga saat ditanya tahun depan akan fokus penerimaan PPPK atau CPNS, dia juga belum bisa memastikannya.

“Ini belum kami putuskan karena PPPK yang minta juga ada. Misalnya dia doktor, lulusan luar negeri gitu dan dia dibutuhkan level tinggi, itu hanya bisa untuk PPPK. Untuk menjadi dirjen misalnya, itu harus PPPK. Kalau CPNS baru kan dia diangkat, golongannya rendah gitu,” terangnya.

Jadi, lanjutnya, selalu ada peluang untuk PPPK. Utamanya, untuk posisi-posisi yang sangat dibutuhkan dengan kualifikasi tinggi. “Itu selalu ada, selalu dibuka,” jelasnya. (*)

Artikel Pembukaan CPNS Tahun Depan Tunggu Pengajuan Formasi, PPPK Selalu Ada Peluang pertama kali tampil pada News.

Wali Kota Amsakar Bahas RPU Halal bersama Nazhir Wakaf Mitra Umat dan Investor Jepang

0

batampos-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima audiensi Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam bersama manajemen PT Ebisu Combil Chicken Farm di Lantai V Kantor Wali Kota Batam, Rabu (19/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama pengelolaan Rumah Potong Unggas (RPU) Ayam Halal Wakaf serta permohonan dukungan terhadap penentuan lokasi peternakan ayam di Batam.

Amsakar menyambut baik peluang kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki. Namun, ia mengingatkan ketersediaan lahan khusus peternakan di Batam masih terbatas.

“Masalah lahan ini memang cukup menantang. Saat ini kami juga masih mencari lahan di setiap kelurahan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih. Namun, nanti kita akan cek dan pelajari lebih lanjut kemungkinan yang ada,” ujarnya.

BACA JUGA: Hanggar F BAT Diresmikan, Target Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Tahun 2030

Ketua Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam, Rudy Budi Suhardi, menjelaskan bahwa aset wakaf berupa Rumah Potong Hewan (RPH) ayam halal yang sebelumnya dikelola Nazhir saat ini tidak lagi beroperasi akibat kendala operasional.

Padahal, aset tersebut merupakan salah satu unit usaha wakaf produktif yang diharapkan dapat menjadi sumber pembiayaan umat di Batam, selain dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Untuk mengoptimalkan kembali aset tersebut, pihaknya telah menggandeng investor asal Jepang melalui PT Ebisu Combil Chicken Farm. Perusahaan tersebut merupakan holding yang memiliki bisnis terintegrasi, mulai dari penyediaan pakan, peternakan ayam, hingga restoran.

“Investor ini sudah memiliki peternakan di Myanmar dan Vietnam. Dalam kerja sama ini, Badan Wakaf Indonesia (BWI) akan berperan sebagai regulator, sementara Nazhir menjadi operator RPU sekaligus penyewa lahan,” jelas Rudy.

Ia menilai Batam sangat strategis karena memiliki infrastruktur memadai serta dekat dengan pasar internasional. Keberadaan aset wakaf dan kolaborasi pihak lokal akan memperkuat peluang ekspor produk halal.

“Pasarnya nanti bukan hanya untuk Batam saja, Pak Wali, tetapi juga akan menyasar Singapura,” tutupnya. (*)

Artikel Wali Kota Amsakar Bahas RPU Halal bersama Nazhir Wakaf Mitra Umat dan Investor Jepang pertama kali tampil pada Metropolis.

Wali Kota Amsakar Bahas RPU Halal bersama Nazhir Wakaf Mitra Umat dan Investor Jepang

0

batampos-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima audiensi Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam bersama manajemen PT Ebisu Combil Chicken Farm di Lantai V Kantor Wali Kota Batam, Rabu (19/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama pengelolaan Rumah Potong Unggas (RPU) Ayam Halal Wakaf serta permohonan dukungan terhadap penentuan lokasi peternakan ayam di Batam.

Amsakar menyambut baik peluang kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki. Namun, ia mengingatkan ketersediaan lahan khusus peternakan di Batam masih terbatas.

“Masalah lahan ini memang cukup menantang. Saat ini kami juga masih mencari lahan di setiap kelurahan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih. Namun, nanti kita akan cek dan pelajari lebih lanjut kemungkinan yang ada,” ujarnya.

BACA JUGA: Hanggar F BAT Diresmikan, Target Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Tahun 2030

Ketua Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam, Rudy Budi Suhardi, menjelaskan bahwa aset wakaf berupa Rumah Potong Hewan (RPH) ayam halal yang sebelumnya dikelola Nazhir saat ini tidak lagi beroperasi akibat kendala operasional.

Padahal, aset tersebut merupakan salah satu unit usaha wakaf produktif yang diharapkan dapat menjadi sumber pembiayaan umat di Batam, selain dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Untuk mengoptimalkan kembali aset tersebut, pihaknya telah menggandeng investor asal Jepang melalui PT Ebisu Combil Chicken Farm. Perusahaan tersebut merupakan holding yang memiliki bisnis terintegrasi, mulai dari penyediaan pakan, peternakan ayam, hingga restoran.

“Investor ini sudah memiliki peternakan di Myanmar dan Vietnam. Dalam kerja sama ini, Badan Wakaf Indonesia (BWI) akan berperan sebagai regulator, sementara Nazhir menjadi operator RPU sekaligus penyewa lahan,” jelas Rudy.

Ia menilai Batam sangat strategis karena memiliki infrastruktur memadai serta dekat dengan pasar internasional. Keberadaan aset wakaf dan kolaborasi pihak lokal akan memperkuat peluang ekspor produk halal.

“Pasarnya nanti bukan hanya untuk Batam saja, Pak Wali, tetapi juga akan menyasar Singapura,” tutupnya. (*)

Artikel Wali Kota Amsakar Bahas RPU Halal bersama Nazhir Wakaf Mitra Umat dan Investor Jepang pertama kali tampil pada Metropolis.