Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 937

Jaga Keterbukaan Informasi, Bupati Anambas: OPD Tak Boleh Hindari Wartawan

0
Bupati Anambas, Aneng foto bersama dengan wartawan usai sarapan bersama di Rumah Dinas, Kamis, (20/11). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Bupati Anambas, Aneng, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib bersikap terbuka dan tidak menghindari wartawan yang membutuhkan data maupun keterangan resmi.

Arahan itu disampaikan Aneng saat sarapan bersama awak media di Rumah Dinas Bupati, Kamis (20/11). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan wartawan untuk memperkuat sinergi dalam penyebaran informasi publik.

Menurut Aneng, keterbukaan informasi merupakan kewajiban pemerintah sekaligus kebutuhan masyarakat. Ia menilai masyarakat berhak mengetahui program, kebijakan, serta perkembangan pembangunan yang tengah dijalankan Pemkab Anambas.

“Jangan sampai ada wartawan datang ke OPD tetapi tidak dilayani. Mereka datang mencari informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat,” ujar Aneng.

Ia menekankan pelayanan kepada wartawan harus dilakukan secara baik, cepat, dan profesional agar penyampaian informasi tetap akurat.

Bupati Anambas itu menjelaskan pemerintah daerah ingin membangun hubungan yang sehat dengan media, yang dianggap sebagai mitra strategis dalam menyampaikan capaian dan program daerah. Keterbukaan informasi juga dinilai berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan publik.

Menurutnya, setiap OPD harus menyiapkan pejabat pengelola informasi yang dapat memberikan data secara cepat dan tepat. “Saya sudah berkali-kali menekankan pentingnya koordinasi internal agar tidak terjadi keterlambatan dalam memberikan keterangan,” kata Aneng.

Ia juga meminta OPD tidak alergi terhadap kritik yang disampaikan media. Kritik, kata dia, merupakan bagian dari pengawasan publik dan proses perbaikan kinerja pemerintah.

“Setiap pejabat harus memahami bahwa transparansi adalah kewajiban moral dan hukum. Jangan menghindari wartawan ketika diminta penjelasan,” tegasnya.

Aneng mengapresiasi kinerja wartawan yang selama ini membantu menyebarkan informasi pemerintah kepada masyarakat. Ia menilai media memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Jaga Keterbukaan Informasi, Bupati Anambas: OPD Tak Boleh Hindari Wartawan pertama kali tampil pada Kepri.

Shin Tae-yong Terbuka Latih Klub Malaysia, Tapi Pilih Rehat Dulu

0
Eks pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong. (Michael Siahaan/Antara)

batampos – Mantan pelatih timnas Korea Selatan dan Indonesia, Shin Tae-yong, menyatakan dirinya terbuka melatih klub atau tim mana pun di Malaysia jika menerima tawaran resmi.

Pelatih 55 tahun itu kini tidak terikat kontrak setelah berpisah dengan klub Ulsan HD pada bulan lalu. Shin mengaku ingin beristirahat lebih dulu sebelum menentukan langkah karier berikutnya.

“Saya belum punya tim, ingin istirahat dulu dan belum ada rencana. Saya selalu terbuka, baik untuk tim nasional maupun klub profesional,” ujar Shin Tae-yong, dikutip dari media Malaysia, Berita Harian, Kamis (20/11).

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Kejuaraan Piala Belia Internasional Asosiasi Sepak Bola Korea (KFAM) 2025 di Subang, Malaysia, baru-baru ini.

Shin Tae-yong memiliki rekam jejak panjang di level internasional. Ia pernah menangani timnas Korea Selatan, termasuk skuad U-23 dan U-20. Pada 2020–2025, ia memimpin timnas Indonesia dan membawa perubahan signifikan, termasuk mengantarkan Garuda lolos ke Piala Asia 2023 di Qatar.

Setelah itu, Shin kembali ke Korea Selatan dan ditunjuk menakhodai Ulsan HD pada Agustus 2025, menggantikan eks pelatih Harimau Malaya, Kim Pan-gon.

Ketika dimintai pandangan soal perkembangan sepak bola Malaysia, terutama kelompok umur, Shin mengatakan belum bisa memberi penilaian.

“Saya belum punya pengalaman melatih tim mana pun di Malaysia, jadi saya tidak bisa berkomentar. Tapi saya punya pengalaman di Indonesia, di mana tim U-17, U-20, U-23, dan senior memiliki sistem dari bawah ke atas,” ujarnya. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Shin Tae-yong Terbuka Latih Klub Malaysia, Tapi Pilih Rehat Dulu pertama kali tampil pada Olahraga.

Intervensi Stunting Berhasil, Empat Daerah Kepri Masuk Penilaian Kinerja Terbaik Nasional

0
Wapres Gibran didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno memberi penghargaan kepada Bupati Bintan.

batampos-Sejumlah daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat prestasi nasional dengan berhasil masuk dalam penilaian 197 kabupaten/kota berkinerja terbaik dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting tahun 2024. Daerah tersebut adalah Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Natuna, yang dinilai mampu menunjukkan kinerja konsisten serta penguatan intervensi gizi dan non-gizi di wilayahnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina,M.Si menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para kader, pemerintah daerah, dan seluruh mitra yang selama ini terlibat dalam percepatan penurunan stunting. Kepri menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor dapat menghasilkan dampak nyata di lapangan,” ujarnya.

Pengakuan terhadap daerah-daerah di Kepri ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025, yang dipimpin Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, selaku Ketua Pengarah TPPS Nasional. Dalam kegiatan tersebut, Wapres menerima laporan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengenai tren nasional prevalensi stunting yang terus menurun.

BACA JUGA: World Contraception Day 2025: BKKBN Kepri Dinobatkan Terbaik Nasional Pelayanan KB

Dalam arahan Rakornas, Wapres Gibran menegaskan pentingnya kerja kolaboratif pusat dan daerah. Ia mengapresiasi capaian nasional yang berhasil menurunkan prevalensi stunting ke bawah 20 persen, melampaui proyeksi awal. Namun ia juga mengingatkan bahwa tantangan masih besar untuk mencapai target 14 persen pada 2029.

”Alhamdulillah ini atas arahan Bapak Presiden, kita berhasil menekan angka prevalensi stunting di 2024 menjadi 19,8 persen atau turun sebesar 357 ribu anak, dibandingkan tahun 2023. Ini angkanya di bawah atau lebih baik dari proyeksi Bappenas, yaitu 20,1 persen. Penurunan ini juga dibarengi dengan penurunan balita wasting, balita overweight, dan juga anemia pada ibu hamil,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming.

Wapres turut menyoroti sejumlah daerah yang mengalami penurunan signifikan, menekankan bahwa kepemimpinan daerah, kolaborasi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat, menjadi faktor penentu keberhasilan. Capaian Kepri yang masuk daftar 197 daerah terbaik pun dianggap sejalan dengan prinsip tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Wapres Gibran didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Muhaji, menyerahkan secara simbolis Dana Insentif Fiskal (DIF) Tahun Berjalan 2025 kepada sepuluh pemerintah daerah, salah satu penerimanya adalah Kabupaten Bintan yang diterima langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

Pemberian Dana Insentif Fiskal ini diharapkan dapat mendorong percepatan penurunan stunting secara nasional. Penetapan penerima DIF dilakukan berdasarkan sejumlah indikator kinerja yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan komitmen daerah dalam menurunkan prevalensi stunting.

Dalam kesempatan yang sama, BKKBN juga menyerahkan Penghargaan GENTING kepada pemerintah daerah dan mitra pentahelix yang dinilai berprestasi. Program GENTING dan berbagai inisiatif quick wins lainnya dinilai mampu memperkuat ketahanan keluarga sebagai strategi utama percepatan penurunan stunting.

Menteri Wihaji dalam laporannya juga menyampaikan bahwa terdapat 8,6 juta keluarga berisiko stunting di seluruh Indonesia, sehingga intervensi presisi menjadi kunci keberhasilan. Ia menegaskan pentingnya disiplin dan presisi dalam pelaksanaan program lintas sektor.

“Kerja kita harus presisi—siapa mengerjakan apa, dengan pembiayaan yang jelas dan target yang terukur. Dengan disiplin dan kolaborasi, kita dapat menurunkan angka stunting lebih cepat,” ujarnya.

Menteri Wihaji menutup dengan pesan moral yang menegaskan arah pembangunan nasional. “Keluarga adalah fondasi utama pembangunan manusia. Dari keluargalah lahir generasi sehat, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Menteri Wihaji.

Dengan pencapaian daerah-daerah di Kepri dalam penilaian nasional tersebut, pemerintah pusat menilai bahwa daerah mampu menunjukkan kesiapan dan komitmen kuat dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting menuju capaian target pembangunan nasional serta visi Indonesia Emas 2045. (*)

Artikel Intervensi Stunting Berhasil, Empat Daerah Kepri Masuk Penilaian Kinerja Terbaik Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

BKKBN Kepri Tinjau Pelayanan KB dan Distribusi MBG untuk Sasaran 3B di Bukit Tempayan

0
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, M.Si meninjau pelayanan Keluarga Berencana (KB) Mobile di Kota Batam. f. bkkbn kepri

batampos– Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batam kembali menggelar layanan Keluarga Berencana (KB) Mobile di Kota Batam. Program ini menjadi salah satu upaya menjemput bola untuk menghadirkan layanan KB yang lebih dekat dan mudah diakses oleh masyarakat.

Layanan berlangsung pada 17 November hingga 9 Desember 2025 di 17 titik pelayanan, dengan dukungan tenaga medis dari puskesmas di setiap kecamatan. KB Mobile menggabungkan penyuluhan kesehatan reproduksi, konseling, serta pelayanan KB gratis, dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjangkau wilayah dengan jumlah akseptor tinggi sekaligus memastikan pemerataan akses layanan. “KB Mobile merupakan strategi perluasan jangkauan agar masyarakat dapat memperoleh metode kontrasepsi yang sesuai kebutuhan dan kondisi mereka,” ujarnya.

BACA JUGA: Semangat Baru BKKBN di Kepri: Edukasi Keluarga dan Gizi Balita Jadi Prioritas

Peninjauan Pelayanan KB dilakukan di Posyandu Mekar Sari Batu Aji, Pada Rabu (19/11). “Kami memastikan pelayanan KB berjalan optimal, mulai dari proses penapisan kesehatan hingga pemberian alat dan obat kontrasepsi (alokon) kepada akseptor. Kami juga memastikan ketersediaan alokon di puskesmas tetap terjamin,” jelasnya.

Rohina juga berdialog langsung dengan kader KB di Bukti Tempayang untuk memastikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) sasaran ibu hamil, ibu menyusui dan balita (Sasaran 3B) memperhatikan dengan teliti kualitas makanan yang akan didistribusikan.

Kader KB Bukit Tempayang Minda Ginting menjelaskan saat ini mereka terus rutin mendistribusikan 163 MBG di Posyandu melati 5 dan 83 MBG di posyandu harapan bunda. Mereka juga aktif berkoordinasi dengan lurah untuk lebih memperhatikan masyarakat sekitar yang menjadi sasaran

Program KB Mobile ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi, serta mendukung terwujudnya keluarga yang lebih sehat dan berkualitas. (*)

Artikel BKKBN Kepri Tinjau Pelayanan KB dan Distribusi MBG untuk Sasaran 3B di Bukit Tempayan pertama kali tampil pada Metropolis.

Komdigi Ultimatum Cloudflare Daftar PSE, Apa Dampaknya ke Pengguna?

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Layanan Cloudflare sempat mengalami gangguan yang membuat sejumlah media sosial dan berbagai situs tidak dapat diakses. Gangguan tersebut dipicu kesalahan instruksi pada sistem basis data ClickHouse yang memengaruhi sistem manajemen bot.

Di tengah isu itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara terbuka memberikan peringatan keras kepada Cloudflare untuk segera mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Jika tidak kooperatif, Komdigi menegaskan siap menjatuhkan sanksi administratif hingga pemutusan akses layanan Cloudflare di Indonesia.

Komdigi menduga layanan Cloudflare digunakan untuk melindungi situs judi online.

“10.000 situs judi online pada periode 1–2 November 2025. Lebih dari 76% menggunakan layanan Cloudflare,” tulis data Komdigi, dikutip dari Komdigi Portal, Kamis (20/11).

Komdigi menilai penyalahgunaan ini berisiko besar karena situs judi online kerap memanfaatkan Cloudflare untuk menyamarkan alamat IP dan menghindari pemblokiran.

Kementerian tersebut telah memanggil Cloudflare untuk memberikan klarifikasi sekaligus meminta komitmen agar segera melakukan pendaftaran PSE. Cloudflare diberi waktu 14 hari kerja untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Komdigi mengacu pada Undang-Undang ITE No. 11 Tahun 2008 sebagai dasar regulasi yang memberi kewenangan memblokir layanan atau konten bermuatan terlarang.

Jika pemblokiran diterapkan, layanan Cloudflare yang digunakan berbagai situs resmi untuk performa, keamanan, dan proteksi DDoS turut terdampak. Situs legal dan layanan populer pun berpotensi tidak bisa diakses.

Beberapa platform yang menggunakan Cloudflare antara lain Dropbox, ChatGPT, Wikipedia, Duolingo, Marriott International, dan sejumlah situs lainnya.

Pengguna Cloudflare disebut perlu menyiapkan alternatif jika ancaman pemutusan akses benar terjadi.

Langkah Komdigi ini dinilai sebagai bentuk ketegasan sekaligus upaya menjaga keamanan ekosistem digital di Indonesia. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Komdigi Ultimatum Cloudflare Daftar PSE, Apa Dampaknya ke Pengguna? pertama kali tampil pada News.

Perbasi Kepri Gelar Kejuaraan 3X3 Kepri Open 2025, 74 Tim Termasuk dari Malaysia–Singapura Siap Adu Skill di Batam

0

batampos– Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Provinsi Kepulauan Riau resmi membuka Kejuaraan 3X3 Kepri Open 2025 yang digelar pada 21–23 November di Hi-Test Arena Batam.

Turnamen ini menjadi ajang pemanasan para atlet basket menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri.

Ketua Perbasi Kepri, Suhadi mengatakan antusiasme peserta tahun ini meningkat tajam. Sebanyak 74 tim dipastikan ambil bagian, tidak hanya dari Kepri tetapi juga dari Jakarta, Pekanbaru, hingga dua negara tetangga: Malaysia dan Singapura.

BACA JUGA: PERBASI Kepri Gelar Penataran Wasit untuk Perkuat SDM dan Kemandirian Basket Daerah

“Tim dari Singapura dan Malaysia pemainnya semua dari Amerika,” ujar Suhadi, Kamis (20/11).

Menurut Suhadi, besarnya minat peserta dari luar daerah dan luar negeri menjadi bukti bahwa Kepri mulai menjadi tujuan penting bagi kompetisi basket 3X3.

“Ini menunjukkan turnamen kita semakin diminati. Banyak atlet dari luar Kepri datang, dan itu tentu meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menjadi ajang seleksi menuju Porprov,” katanya.

Turnamen ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga kelas open: U10 Mixed , U12 Putra & U12 Putri,
U15 Putra & U15 Putri, Open Putra & Open Putri.

Kejuaraan 3X3 Kepri Open 2025 juga menyiapkan total hadiah Rp 70 juta, menjadikannya salah satu turnamen 3X3 terbesar di wilayah Sumatera dan Singapura–Malaysia border.

Dengan dukungan venue bertaraf internasional di Hi-Test Arena dan hadirnya pemain-pemain berkualitas dari berbagai daerah, turnamen ini diprediksi berlangsung meriah dan kompetitif.

“Ajang ini menjadi momentum memperkuat eksistensi olahraga basket 3X3 sebagai cabang yang berkembang pesat di Indonesia,” ujar Suhadi.

Perbasi Kepri berharap Kepri Open dapat menjadi kalender rutin sekaligus pusat pembinaan atlet basket 3X3 di Kepulauan Riau. (*)

Reporter: Azis

Artikel Perbasi Kepri Gelar Kejuaraan 3X3 Kepri Open 2025, 74 Tim Termasuk dari Malaysia–Singapura Siap Adu Skill di Batam pertama kali tampil pada Olahraga.

Cekcok Satpol PP dengan Pengendara Warnai Penertiban Gerobak Pedagang di Batu 10

0
Pengendara sepeda motor cekcok dengan petugas Satpol PP saat menertibkan gerobak pedagang di Jalan D.I Panjaitan Tanjungpinang, Kamis (20/11). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Penertiban gerobak pedagang di kawasan Jalan D.I Panjaitan, Batu 10, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, diwarnai percekcokan antara petugas Satpol PP dengan seorang pengendara sepeda motor, Kamis (20/11).

Insiden tersebut bermula ketika petugas Satpol PP tengah sibuk menertibkan sejumlah gerobak pedagang. Tiba-tiba terdengar suara geberan motor yang membuat para petugas sontak bereaksi. Pengendara motor tanpa helm itu kemudian turun dari kendaraannya dan sempat mendatangi petugas.

“Saat kita bertugas, pengendara menggeber motor. Jadi timbul reaksi dari petugas, namun semuanya sudah selesai dengan baik-baik,” kata Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Tanjungpinang, Irwan Yacob.

Dalam penertiban tersebut, sedikitnya enam gerobak pedagang diangkut dan dibawa ke Kantor Satpol PP. Beberapa gerobak diketahui sudah tidak digunakan lagi.

“Ada beberapa pedagang yang beralasan roda gerobaknya rusak sehingga tidak bisa digeser,” ujarnya.

Irwan menegaskan pedagang tetap diperbolehkan beraktivitas, namun diwajibkan merapikan kembali gerobak dan sarana dagang setelah selesai berjualan.

Gerobak yang ditertibkan bisa diambil kembali oleh pemiliknya di Kantor Satpol PP Tanjungpinang. Namun, pemilik harus membuat surat pernyataan agar gerobak tidak lagi ditinggalkan setelah berjualan.

“Dalam Perda 7 tahun 2018 dan perubahan Perda 5 tahun 2015 ada sanksi pidana dan denda. Tapi itu bukan pilihan utama. Kita tetap mengedepankan langkah persuasif,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Cekcok Satpol PP dengan Pengendara Warnai Penertiban Gerobak Pedagang di Batu 10 pertama kali tampil pada Kepri.

Ternyata SPPG Bengkong Laut 2 Belum Kantongin SLHS, Stop Beroperasi Usai 235 Siswa MAN 2 Alami Diare

0
Ketua Koordinator Sub Penyelenggara Program Gizi (SPPG) Kota Batam, Defri Frenaldi. (F.Yashinta)

batampos – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bengkong Laut 2 resmi dihentikan operasionalnya setelah insiden 235 siswa MAN 2 Kota Batam mengalami diare dengan gejala muntah dan mencret usai menyantap menu daging dendeng Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (11/11) lalu.

Penutupan sementara ini dilakukan karena SPPG Bengkong Laut 2 belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sertifikat resmi dari Dinas Kesehatan yang memastikan sebuah fasilitas pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan, sanitasi, dan keamanan pangan. Sertifikat ini wajib dimiliki seluruh SPPG demi menjamin makanan yang dikonsumsi siswa aman dan tidak menimbulkan penyakit.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batam, Melda Sari, mengungkapkan hingga saat ini hanya 12 dari 43 SPPG di Batam yang telah memiliki SLHS. Sisanya masih dalam proses pemenuhan persyaratan.

BACA JUGA: Sebabkan Siswa MAN 2 Batam Diare, SPPG Bengkong Laut 2 Dihentikan untuk Evaluasi

“SPPG Bengkong Laut 2 sudah kami minta untuk segera mengurus SLHS. Tapi sekalipun nanti sudah punya sertifikat, mereka tetap akan dipantau. Karena ini menyangkut kesehatan anak-anak sekolah,” ujarnya kepada Batam Pos, Senin (18/11).

Melda menegaskan pengawasan tidak akan dihentikan meski SPPG sudah memenuhi seluruh persyaratan. Dinkes terus melakukan kontrol berkala melalui puskesmas wilayah masing-masing dan evaluasi sanitasi dapur.

Kepala SPPG Kota Batam, Defri, membenarkan bahwa SPPG Bengkong Laut 2 sudah tidak lagi beroperasi sejak insiden terjadi. Seluruh kegiatan produksi makanan dihentikan sementara sampai proses perbaikan selesai.

“Belum beroperasi. Masih dalam perbaikan infrastruktur dan melengkapi sertifikasi seperti SLHS serta sertifikat penjamah makanan,” kata Defri kepada Batam Pos, Kamis (20/11).

Defri menegaskan pihaknya memberi waktu maksimal dua bulan untuk memperbaiki seluruh aspek yang menjadi syarat kelayakan.

“Kita beri waktu maksimal dua bulan untuk SPPG memperbaiki infrastruktur dan mengurus SLHS,” ujarnya. (*)

Reporter: Syaban

Artikel Ternyata SPPG Bengkong Laut 2 Belum Kantongin SLHS, Stop Beroperasi Usai 235 Siswa MAN 2 Alami Diare pertama kali tampil pada Metropolis.

Cuaca Ekstrem, Atap Kedai Kopi di Teluk Sasah Terbang dan Timpa Kabel Listrik

0
Warga menunjuk bagian atap kedai kopi yang rusak setelah diterbangkan angin kencang disertai hujan deras di Teluk Sasah, Rabu (19/11) malam. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Atap sebuah kedai kopi di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, terbang dan menimpa kabel listrik serta internet akibat angin kencang disertai hujan deras pada Rabu (19/11) malam. Insiden ini menyebabkan gangguan sementara pada jaringan listrik di sekitar lokasi.

Pemilik kedai kopi, Daendels Verry Hutapea, mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu ia berada di dalam kedai, sementara beberapa pengunjung duduk di bagian samping.

Ia menduga angin kencang yang menerbangkan atap kedainya merupakan angin puting beliung yang datang dari arah laut. “Sepertinya dari arah Tanjungtalok,” ujarnya, Kamis (20/11).

Daendels sempat mendengar suara angin bertiup kencang sebelum atap kanopi terangkat.

“Saya mendengar suara keretek-keretek tiga kali, lalu atap diangkat ke atas dan terbang hingga menimpa kabel,” katanya.

Setelah kejadian, ia langsung mematikan listrik dan menghubungi petugas PLN untuk mengevakuasi atap yang tersangkut di kabel listrik dan internet.

Kepala Desa Teluk Sasah, Suhairi Sembiring, membenarkan insiden tersebut. Angin kencang menerbangkan atap dan menimpa kabel PLN dan provider internet.

Ia mengatakan, setelah menerima laporan, dirinya bersama petugas PLN langsung turun ke lokasi. Setelah proses evakuasi selesai, listrik kembali menyala normal. “Alhamdulillah tadi malam selesai diperbaiki, listrik sudah normal kembali,” ujarnya.

Suhairi mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrem dengan angin kencang dan hujan deras yang sering terjadi belakangan ini. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Cuaca Ekstrem, Atap Kedai Kopi di Teluk Sasah Terbang dan Timpa Kabel Listrik pertama kali tampil pada Kepri.

Robot Humanoid Kian Mendekati Kemampuan Manusia, Industri AI Fisik Melesat

0
Robot Humanoid. (Freepik)

batampos – Perkembangan pesat robot humanoid dan AI fisik semakin mendekatkan teknologi kepada kemampuan manusia dalam menjalankan tugas-tugas dunia nyata.

Perusahaan asal Jepang, Enatic, sedang mengembangkan robot humanoid untuk melakukan pekerjaan rumah di panti jompo Jepang karena kekurangan tenaga kerja.

Perusahaan teknologi berlomba-lomba menginvestasikan dana besar dalam AI fisik.

Hiro Yamamoto, CEO Enactic, menciptakan perangkat pelatihan AI fisik bernama OpenArm yang digunakan oleh Nvidia dan Universitas Stanford. Ia berencana menerjunkan robot baru mulai musim panas tahun depan untuk hidup berdampingan dengan manusia dalam lingkungan seperti panti jompo.

“Jadi robot itu desainnya lembut dan aman,” kata CEO Enatic, Hiro Yamamoto, dikutip dari Sinar Harian, Kamis (20/11).

Di Guangzhou, China, sebuah figur wanita dengan visor wajah oval bercahaya, memakai kain putih mirip atlet anggar, berjalan perlahan di atas panggung pekan lalu diiringi sorakan penonton.

Di Guangzhou, Tiongkok, ada figur wanita dengan wajah oval bercahaya menggunakan kain putih berjalan perlahan di atas panggung lalu diiringi sorakan penonton. Robot humanoid tersebut adalah buatan perusahaan kendaraan listrik China, XPeng, yang berinvestasi dalam AI fisik.

Robot ini dari perusahaan Amerika Serikat berupa anjing robot Boston Dynamics telah menjadi sorotan selama bertahun – tahun. Namun, dukungan pemerintah dan rantai pasokan yang kuat membantu pesaing China seperti Unitree Robotics dan EngineAI.

Dengan data dan pelatihan yang sesuai, robot humanoid AI suatu hari nanti akan melakukan semua peran manusia. AI seperti ChatGPT dilatih menggunakan jumlah kata yang besar.

Enatic juga telah mendekati beberapa panti jompo untuk menawarkan robot teleoperasi agar dapat mengambil alih pekerjaan repetitif. Adanya robot tersebut perawat panti jompo juga memiliki lebih banyak waktu untuk merawat lansia.

Kesepakatan besar terjadi di tengah gelombang investasi AI global yang memicu kekhawatiran gelombang pasar saham. Timbul pertanyaan tentang masa depan tenaga kerja manusia dengan adanya robot humanoid AI.

Walaupun masih menghadapi tantangan, investor global tetap optimistis. Raksasa teknologi Jepang SoftBank juga baru membeli ABB Robotics senilai US$5.4 miliar dan menyebut AI fisik sebagai perbatasan baru industri robotika. (*)

 

Reporter: Juliana Belence

Artikel Robot Humanoid Kian Mendekati Kemampuan Manusia, Industri AI Fisik Melesat pertama kali tampil pada Lifestyle.