Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 9364

Izin Praktek Dokter yang Berbuat Asusila di Batam Terancam Dicabut

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam,
Didi Kusmarjadi, menegaskan, pencabutan Surat Izin Praktik
(SIP) oknum dokter DS, 38, yang diduga melakukan aksi cabul
terhadap pasiennya pada Senin (12/4/2021) lalu, menjadi kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Batam.

”Bukan di kita (cabut izin), yang keluarkan izin PTSP,” ujar Didi,
Minggu (18/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurutnya, SIP oknum dokter tersebut bisa dicabut setelah ada
rekomendasi dari PTSP. Namun, sebelum itu dikeluarkan, Dinkes akan berkordinasi dengan Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK), untuk selanjutnya dibuat rekomendasi ke PTSP.

”Jadi, untuk saat ini kita menunggu putusan MKEK. Seperti apa putusannya nanti baru kita rekomendasikan ke PTSP,” jelas Didi.

Terpisah, Ketua Bidang Hukum, Pembinaan dan Pembelaan Ang-
gota (BHP2A) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kepri, dr T. Afrizal Dachlan, menjelaskan, terkait dicabut atau tidaknya
rekomendasi IDI, kewenangannya ada di MKEK.

Karena, MKEK Adalah lembaga otonom IDI yang bertugas mengadili dugaan pelanggaran kode etik terhadap para anggotanya.

”Kalau belum dilakukan pemeriksaan oleh majelis pemeriksa yang dibentuk MKEK, maka MKEK tidak bisa memutuskan,” ujar dr T.
Afrizal Dachlan, yang juga mantan Ketua MKEK Provinsi Kepri itu.

Di sisi lain, MKEK juga belum bisa melakukan pemeriksaan
mengingat oknum dokter tersebut masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

”Yang tertuduh sampai saat ini belum bisa dihadirkan. Jadi artinya masih menunggu,” tambah Afrizal.

Ditambahnya, pada prinsipnya sesuai pasal 76 KUHP yang dianut dalam berita acara MKEK, karena sudah ditangani kasusnya oleh
aparat penegak hukum, maka IDI menunda atau tidak memproses walaupun ada pelaporan.

”Kecuali penyidik atau pengadilan memutuskan tidak melanggar pidana,” jelas Afrizal, yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri
tersebut.

Diketahui, Polsek Batam Kota berhasil mengamankan oknum dokter yang diduga melakukan aksi pencabulan pada Senin, (12/4/2021) lalu.

Kronologi pengungkapan ini bermula dari kedatangan pasien, VS, bersama pacarnya untuk memeriksakan keluhan kesehatan berupa keputihan.

Awalnya, tidak ada kecurigaan dari korban karena pengobatan ini bukan kali pertama ia lakukan.

Sesampainya di ruangan, oknum dokter tersebut meminta korban membuka setengah pakaiannya dengan alasan lebih leluasa mendiagnosis penyakit keputihannya.

“Tetapi saat melakukan diagnosis terhadap organ kewanitaan pasien, pelaku ternyata juga mengeluarkan kemaluannya,” kata Kapolsek Batam Kota, AKP Nidya Astuty.(jpg)

Kini, 7 Kecamatan di Batam Masuk Zona Merah Covid-19

0

batampos.co.id – Penyebaran Covid-19 di Kota Batam yang sempat menurun kini kembali menanjak naik.

Bahkan jumlah kecematan yang masuk dalam zona merah bertambah dari enam kini menjadi tujuh kecamatan.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui kecamatan yang statusnya naik menjadi zona merah yakni Sagulung.

Sagulung awalnya masuk dalam zona merah muda, namun dengan pada Minggu (18/4/2021) ada warganya yang dinyatakan positif Covid-19 sehingga menderek kawasan tersebut menjadi zona merah.

Jumlah warga Kecamatan Sagulung yang saat ini dalam perawatan karena Covid-19 sebanyak 24 orang.

Peta situasi terkini Covid-19 di Kota Batam berdasarkan kecamatan.

Berikut 7 kecamatan di Batam yang masuk dalam zona merah:

1. Batam Kota, ada 101 warga yang masih dalam perawatan            karena Covid-19.

2. Sei Beduk, ada 42 warga yang masih dalam perawatan karena      Covid-19.

3. Sagulung, ada 24 warga yang masih dalam perawatan karena      Covid-19.

4. Batu Aji, ada 56 warga yang masih dalam perawatan karena        Covid-19.

5. Sekupang, ada 55 warga yang masih dalam perawatan karena      Covid-19.

6. Lubuk Baja, ada 36 warga yang masih dalam perawatan              karena Covid-19.

7. Bengkong, ada 43 warga yang masih dalam perawatan karena      Covid-19

Pada Minggu (18/4/2021) juga terdapat penambahan jumlah pasien Covid-19 sebanyak 16 orang yang keseluruhannya diketahui tanpa gejala. Serta 10 pasien yang dinyatakan sembuh.(*/esa)

BP Batam Ambil Langkah Cepat Tangani Banjir di KPLI

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengambil langkah cepat untuk menangani banjir di sekitar area Kawasan Pengolahan Limbah Industri (KPLI) Kabil.

Hal ini untuk mencegah dampak yang lebih besar bagi lingkungan di sekitarnya.

Genangan air tersebut akibat hujan lebat dan tersumbatnya saluran drainase di sekitar area tersebut.

Kondisi gudang KPLI Kabil sendiri terendam air setinggi 60 sentimeter.

Manajer Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, pihaknya bersama Asosiasi Pengelolaan Limbah (Aspel) industri B3, sedang melakukan upaya untuk mengatasi banjir yang terjadi akibat tersumbatnya saluran air.

Kondisi gudang KPLI Kabil yang terendam air setinggi 60 sentimeter. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, juga sudah menginstruksikan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam bersama unit terkait untuk melakukan peninjauan ke lokasi tersebut, mempelajari masalah yang sebenarnya dan berkordinasi mencarikan solusinya.

Bahkan Pengawas Badan Usaha Fasling sendiri sudah meninjau lokasi KPLI, Jumat (16/4/2012) lalu.

“Saat ini kami sedang menyodet atau membuat terusan untuk mengalirkan air ke pantai. Ini alternatif untuk mengatasi banjir sehingga kalau terjadi hujan besar tidak banjir lagi,” kata Iyus Rusmana.

Guna mengatasi hal tersebut, KPLI saat ini sedang melakukan penyodetan saluran drainase kurang lebih 400 meter, dengan kedalaman 3 hingga 5 meter dan lebar 5 meter.

“Penyodetan ini dilakukan bekerja sama dengan para tenant KPLI-B3. Karena kami tidak bisa anggarkan dana secara mendadak,” jelasnya.

Selain itu, saat ini BP Batam juga sedang memasang saluran drainase di dalam KPLI saluran U-100 dan U-200 serta pembetonan jalan.

Sejumlah alat berat, seperti beko dan dump truck, saat ini sedang bekerja melakukan penyodetan di area KPLI.(*)

Pekerja Galangan Kapal Tewas Dilindas Trailer

0

batampos.co.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Diponegoro, Seitemiang. Satar Nur Alamsyah, pengendara sepeda motor, BP 4660 BO, tewas terlindas truk trailer, BP 9554 HG, di turunan mendekati lampu lalu lintas Simpang Tobing dari arah Sekupang, Sabtu (17/4/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Satar sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, namun nyawanya tak terselamatkan.

Dia dinyatakan meninggal sebelum tiba di rumah sakit. Informasi yang disampaikan petugas medis RSUD, kepala korban remuk akibat terlindas trailer.

”Parah betul, hancur kepalanya. Sampai di sini langsung ke kamar jenazah,” ujar salah satu petugas medis di RSUD seperti yang diberitakan Harian Batam Poss.

Informasi lain yang didapat Batam Pos di lapangan, kecelakaan maut ini terjadi diduga saat korban mencoba mendahului truk trailer yang ada di depannya.

Namun, saat berada di sisi kanan sejajar badan trailer, sepeda motornya tergelincir dan masuk ke kolong trailer.

Dia dan sepeda motornya terlindas truk ter sebut. Pria 38 tahun tersebut dilindas pada bagian kepala oleh truk milik PT Batam Teknologi Gas.

”Tadi motornya motong (menyalip) truk dan sempat oleng. Lalu terserempet, motornya nyangkut (truk), orangnya jatuh dan dilindas,” ujar Edo, salah seorang saksi mata.

Ia menjelaskan, hilangnya kendali korban saat mengendarai sepeda motor karena faktor kondisi jalan. Sebab, saat itu jalanan licin dan padat setelah diguyur hujan.

”Jalan masih basah. Pas memotong, kaget ada lawan (pengendara lain) di depan. Jadi coba mengerem, makanya oleng,” kata warga Aviari ini.

Edo menambahkan, korban merupakan pekerja galangan
di kawasan Batuaji. Saat itu. Ia berencana berangkat bekerja dari rumahnya di kawasan Tiban, Sekupang.

”Tadi ada teman-teman kerjanya juga. Kata mereka baru mau
berangkat kerja, buru-buru. Jadi ngebut, motong truk itu,”
katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevani, membenarkan kejadian ini.

Ia mengatakan, masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

”Masih ditangani anggota. Untuk barang bukti truk dan motor sudah kita amankan,” katanya.(jpg)

Jumlah Penumpang Kapal di Batam Turun Drastis

0

batampos.co.id – Arus penumpang kapal di Pelabuhan Penumpang Badan Usaha Pelabuhan BP Batam pada Triwulan I 2021 mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Nelson Idris, mengatakan, penurunan jumlah penumpang tersebut mencapai 78 persen.

Yakni dari 2.267.262 penumpang di triwulan I 2020 menjadi 490.173 penumpang pada triwulan 1 2021.

“Kontribusi terbesar yang menyebabkan penurunan jumlah penumpang pada triwulan I 2021 ini karena kebijakan penutupan akses ke negara tetangga,” kata Nelson Idris melalui pernyataan tertulisnya yang diterima batampos.co.id, Senin (19/4/2021).

Ilustrasi. Suasana Pelabuhan Internasional Batam Centre. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

“Seperti Singapura dan Malaysia, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sehingga pelabuhan internasional di Batam mengalami penurunan yang sangat drastis,” ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, penurunan jumlah penumpang di lima pelabuhan internasional di Batam mencapai 99 persen.

Yakni dari 1.403.001 penumpang pada triwulan I 2020 menjadi hanya 13.140 penumpang pada triwulan I 2021 dan didominasi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI), pemilik long term visa, maupun pelaku perjalanan dinas terbatas.

Sementara itu, jumlah penumpang di pelabuhan domestik juga mengalami penurunan hingga 44,8 persen dari triwulan I 2020 dari 864.261 penumpang menjadi 477.033 penumpang.

Dengan didominasi arus penumpang di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur sebesar 53,7 persen.

Sedangkan arus lalu lintas kapal penumpang juga mengalami penurunan sebesar 59 persen dari pencapaian di triwulan I tahun 2020. Yakni dari 13.207 call menjadi 5.370 call di triwulan I tahun 2021.(*/esa)

Wagub Marlin Dorong Vaksinasi Lansia dan Para Guru

0
Wagub Marlin Agustina saat Safari Ramadan di Masjid Istiqomah, Tanjungpinang, Sabtu (17/4) malam. (Foto:HumasPemprov)

batampos.co.id – Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina mengajak warga lanjut usia untuk bersegera melaksanakan vaksinasi. Demikian juga para guru, terlebih pada tahun ajaran baru nanti sekolah tatap muka secara bertahap se-Indonesia mulai dilaksanakan.

“Dari dosis vaksin yang masoh tersedia, kita berharap para lansia terlebih dahulu yang divaksin. Karena mereka punya resiko besar terhadap viru ini,” kata Wagub Marlin saat Safari Ramadan di Masjid Istiqomah Jl Ir. Sutami Simpang Perla, Tanjungpinang, Sabtu (17/4) malam.

Pemprov Kepri pun sudah mengeluarkan imbauan untuk mempercepat vaksinasi untuk lansia. Imbauan itu disampaikan ke Wali Kota Tanjungpinang, serta OPD di lingkungan pemprov Kepri. untuk mendukung program ini dengan membawa orang tuanya ke pusat vaksinasi.

Kepada jamaah masjid, Wagub Marlin menyampai jika ada warga lansia di rumahnya segeralah untuk divaksin. Daftarkan kepada dinas kesehatan atau langsung dibawa ke pusat vaksinasi.

Menurut Wagub Marlin, vaksinasi ini sangat penting dalam upaya menekan sebaran pandemi covid19. Terlebih dalam upaya kembali memulihkan ekonomi Kepri

“Kenapa ini penting sekali, karena ini untuk memperbaiki ekonomi. Bagaimana kita memulihkan perekonomian yang dicanangkan tapi Covid-19nya masih ada,” tambah Marlin.

Wagub Marlin pun kembali mengingatkan tentang pentingnya protokol kesehatan. Terlebih kepada anak-anak yang akan melangsungkan sekolah tatap muka. “Karena Kota Tanjungpinang dan Kota Batam ini lagi naik-naiknya Covid-19,” Wagub Marlin mengingatkan.

Sempena menyambut sekolah tatap muka akan dibuka secara bertahap, Wagub Marlin pun menekankan program vaksinasi untuk para guru. Karena syarat pertama untuk sekolah tatap muka adalah para pendidik harus sudah divaksin.

“Mudah-mudahan Kota Tanjungpinang para gurunya divaksin semuanya, karena daerah lain sudah hampir selesai termasuk dengan guru-guru TPQ,” kata Wagub Marlin.

Tampak hadir Wakil Ketua III DPRD Provinsi Tengku Afrizal, Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma, Kadis Pendidikan Muh Dali, Kabiro Kesra H. Aiyub, Kepala Kemenag Batam H. Zulkarnain Umar, Camat Bukit Bestari Lia Adhayatni beserta jamaah Masjid Istiqomah.(*/uma)

Bansos PKH Tahap II Senilai Rp 6,53 Triliun Segera Didistribusikan

0

batampos.co.id – Kementerian Sosial (Kemensos) mencairkan bantuan sosial tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II sebesar Rp6,53 triliun, yang didistribusikan awal Ramadan 1442 Hijriah.

Total pencairan bansos PKH sudah mencapai Rp15,35 triliun, yang diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga kebutuhan bahan pokok pada bulan puasa ini.

“Pencairan bantuan ini untuk Tahap II, kebetulan bulan April. Jadi pas bersamaan dengan awal puasa,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (18/4), seperti dikutip dari Antara.

Bansos PKH tersebut menyasar 9.074.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di seluruh pelosok Tanah Air. Dengan pencairan bantuan PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat (KPM) pada bulan puasa.

Sebab, biasanya kebutuhan rumah tangga meningkat memasuki bulan Ramadhan dibandingkan dengan hari – hari biasa. “Bulan puasa pengeluaran akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan sahur maupun buka puasa, untuk beli takjil atau beli makanan tambahan lainnya,” kata Risma.

Pencairan bansos PKH juga diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi. Mantan Wali Kota Surabaya ini berharap dengan bertambahnya simpanan masyarakat, makin tinggi daya beli masyarakat kedepannya.

“Kalau daya beli meningkat maka pedagang kecil juga akan terkena dampaknya, dagangan jadi laku dan bisa mendapatkan untung,” ujar Risma melanjutkan.

PKH merupakan bantuan bersyarat bagi keluarga yang memenuhi satu atau lebih komponen yaitu komponen kesehatan dengan kategori ibu hamil dan anak balita. Komponen pendidikan dengan kategori anak SD/MI atau sederajat, anak SMP/MTs atau sederajat dan anak SMA/MAN atau sederajat.

Komponen Kesejahteraan Sosial dengan kategori lanjut usia di atas 70 tahun dan kategori disabilitas berat. Kemensos bekerja sama dengan perbankan yang tergabung pada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam pencairan bantuan, seluruh KPM PKH mendapatkan bantuan langsung ke rekeningnya.

“Mereka bisa mencairkan bantuan yang diterima di ATM bersama, E-Warong, dan agen-agen bank yang ditunjuk oleh bank penyalur,” kata Risma. (*/jpg)

Bangun Ekonomi Kepri Dimulai dari Penekanan Penyebaran Covid-19

0
Gubernur Ansar Ahmad saat melakukan safari Ramadhan di Masjid masjid Attaubah, Desa Pengujan, Bintan, Sabtu (17/4). (Foto”HumasPemprov)

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengajak masyarakat Kepri bersama-sama menekan penyebaran covid-19. Karena hal tersebut dinilai sebagai satu-satunya cara untuk bisa memulai membangkitkan perekonomian di Kepri saat ini.

Hal ini dikatakan Gubernur saat melakukan safari Ramadhan di masjid Almuttaqin di Pelita Baru, Kuala Simpang, Bintan, Sabtu (17/4).

Menilai upaya penekanan penyebaran covid-19 di Kepri merupakan sebuah keharusan untuk dilakukan secara bersama-sama. Gubernur pun mengulangi pesan ini saat bersafari ke masjid berikutnya dalam hari yang sama, yakni di Masjid Attaubah, Desa Pengujan.

“Covid-19 ini benar-benar berpengaruh terhadap segala sendi kehidupan. Baik sosial, ekonomi dan sebagainya. Oleh sebab itu, saya mengajak kita semua, tanpa terkecuali, mari kita tekan penyebaran covid di Kepri. Karena jika tidak apapun bentuk upaya pemulihan ekonomi yang kita lakukan tidak akan berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Gubernur Ansar Ahmad   berterimakasih kepada masyarakat Kepri, khsusnya masyarakat Bintan yang telah mempercarai dirinya bersama Hj. Marlin Agustina sebagai gubernur dan wakil gubernur untuk memimpin Kepri.

“Mohon doa dan tunjuk ajar bapak dan ibu semua agar perjalanan kepemimpinan kami bersama Hj. Marlin bisa sampai akhir masa jabatan dengan lancar. Kami sebagai manusia yang dhoif sangat membutuhkan suport dari seluruh masyarakat Kepri, terutama suport moril,” ujar Ansar.

Tidak lupa dalam kesempatan ini Ansar juga menyinggung soal mimpi besar masyarakat Kepri terkait rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan yang diperkirakan akan memakan biasa sekitar Rp 18 triliun tersebut.

Saat ini Pemprov Kepri sedang terus berupaya menyelesailan pekerjaan yang menjadi tanggungjawab daerah. Salah satunya terkait pembebasan lahan.

Lahan yang digunakan yakni di Batam dan di Bintan. Untuk di Batam, dikatakan Ansar lahannya sudah dihibahkan oleh BP Kawasan Batam. Sedangkan untuk lahan di Bintan harus menyediakan anggaran sebesar Rp 56 miliar.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kepri agar jembatan yang menghubungkan Batam ke Bintan dan sebaliknya ini segera terbangun. Kita sangat yakin jembatan ini akan berdampak sangat besar sekali bagi pertumbuhan perekonomian kita,” kata Ansar lagi.

Dalam kesempatan ini Gubernur didampingi ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari yang juga wakil ketua 1 DPRD Kepri. Sedangkan dari Pemkab Bintan sendiri hadir Wakil Bupati Bintan Robby Kurniawan.(*/uma)

Masih Makan Sahur Saat Azan Berkumandang, Apakah Puasanya Sah?

0

batampos.co.id – Saat bangun kesiangan, seseorang mungkin akan terburu-buru untuk Sahur. Akibatnya, bisa saja masih mengunyah makanan atau minum saat azan Subuh berkumandang. Apakah jika dilanjutkan berpuasa, maka akan batal puasanya? Atau masih boleh berpuasa?

Imam Besar Masjid Cut Meutia Jakarta Pusat Ustadz Mahfud Mustofa mengatakan makan sahur di waktu azan subuh secara disengaja, maka akan membatalkan puasanya. Hal itu dikarenakan waktu wajib puasa akan dimulai dari terbitnya fajar, yaitu waktu dimulainya Subuh.

Lebih lanjut ketika bangun tidur langsung mendengar azan subuh, maka itu tanda dimulainya puasa. Apalagi jika sudah mengetahui atau mendengar suara azan, lalu tetap sengaja makan, maka puasanya akan batal.

“Kalau sudah fajar ya. Kalau sengaja membiasakan jadi enggak sah puasanya. Fajar itu standar untuk puasa. Azan subuh dinyatakan keluar setelah fajar. Itu pergantian waktu dari malam ke siang,” katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini.

“Ketika makan sahur saat terdengar azan, maka sama saja dengan makan di saat puasa,” kata Ustadz Mahfud.

Lalu sebaliknya, jika makan atau minum saat waktu Imsak, masih boleh dilakukan. Ustadz Mahfud menegaskan hal itu tak membatalkan puasa.

“Karena itu dalam keadaan kesiangan ya. Pas imsak baru bangun. Selama belum azan Subuh masih boleh. Itu dilakukan karena kesiangan dan tak membatalkan puasa,” katanya. (jpg)

Airlangga Hartarto Ternyata Cucu Pejuang Kemerdekaan Asal Sukabumi RH Didi Sukardi

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ist)

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto salah satu menteri yang sangat sibuk saat ini, di tengah musibah pandemi Covid-19. Oleh Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Partai Golkar ini dipercaya juga memikul jabatan sebagai ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Sebelum mengemban amanah sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Menko Perekonomian, dan Ketua KPC-PEN, Airlangga Hartarto pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dua periode. Pada periode pertama Presiden Jokowi, dia dipercaya sebagai Menteri Perindustrian.

Jabatan Menteri Perindustrian adalah jabatan ayahnya, Ir. Hartarto Sastrosoenarto pada masa era Presiden Soeharto. Hartarto Sastrosunarto, pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian pada Kabinet Pembangunan IV (1983-1988) dan Kabinet Pembangunan V (1988-1993) dan Menteri Koordinator bidang Produksi dan Distribusi pada Kabinet Pembangunan VI (1993-1998).

Airlangga Hartarto lahir di Surabaya, 1 Oktober 1962 dari pasangan Hartarto Sastrosoenarto dan R. Hartini Soekardi. Meski lahir di Surabaya, dia meneruskan sekolah menengahnya di SMA Kolese Kanisius Jakarta. Dia dikenal sebagai pribadi yang aktif. Saat di SMA, dia menjadi ketua OSIS.

Airlangga adalah sosok yang sukses pada bidang pendidikan, dunia usaha, dan politik. Dia juga merupakan keturunan pejuang kemerdekaan.

Diberitakan partaigolkar.com Airlangga merupakan salah satu cucu dari tanah Sunda, seorang tokoh pejuang kemerdekaan asal Sukabumi Jawa Barat, yakni RH Didi Sukardi. Nama Didi Sukardi diabadikan menjadi nama jalan di Sukabumi.

Airlangga sendiri adalah putra dari R. Hartini Sukardi (putri Didi Sukardi) dan Hartarto Sastrosunarto. Masyarakat setempat menganggap bahwa Didi Sukardi adalah salah satu tokoh yang patut dihargai dengan melihat jasa-jasa beliau memperjuangan peningkatan taraf hidup rakyat Sukabumi.

Dia terus berusaha memajukan daerah Sukabumi dan terus memberikan kontribusi yang terbaik, serta memiliki keyakinan bahwa berjuang dan berkarya untuk mencapai hasil besar justru harus dimulai dari hal yang kecil.

Menurut artikel dari Dr Yuda Benharry Tangkilisan yang berjudul “R.H. Didi Sukardi and The Negara Pasundan: A Nationalist In The Federal State During The Indonesia Revolution 1945-1949”, kakek Airlangga itu merupakan salah satu tokoh yang berpengaruh terutama bagi Sukabumi.

Didi Sukardi merupakan tokoh masyarakat Sukabumi terutama saat masa revolusi fisik dalam mempertahankan kemerdekaan. Dia merupakan tokoh nasionalis di kancah negara federal. Ini dapat dilihat dari pemikiran nasionalistik yang terdapat dalam pidato-pidatonya.

Didi Sukardi sendiri awalnya seorang pengusaha perkebunan. Akhir tahun 1920, dia juga menjadi Dewan Kabupaten Sukabumi. Kemudian dia juga menjadi ketua cabang dari Paguyuban Pasundan.

Sebelum kedatangan Jepang, Didi Sukardi sempat menjadi pemimpin dari Partai Indonesia Raya dan juga Gabungan Partai Politik Indonesia (GAPI). Ketika zaman pendudukan Jepang, dia menjadi petugas penghubung dari Pembela Tanah Air (PETA).

Ketika proklamasi kemerdekaan, dia berada di Sukabumi. Dia kemudian menjadi anggota Komite Nasional Indonesia di Sukabumi. Komite ini memiliki kontribusi terhadap ide mengirim delegasi ke pemerintahan militer Jepang di Bogor.

Dia bernegosiasi dengan penguasa Jepang dari syuchokan tentang permintaan untuk transfer kekuasaan kepada republik baru. Jepang merespon permintaan dengan kebijakan mempertahankan status quo, yaitu hanya mengikuti perintah negara-negara sekutu. Akibatnya pecah pertempuran Bojongkokosan.

Setelah perang berakhir, Didi Sukardi diangkat menjadi Menteri di Negara Federal Pasundan. Setelah Indonesia kembali menjadi negara kesatuan, dia menjadi anggota Dewan Konstituante.

Dari banyak pemberitaan, Airlangga Hartarto diketahui beberapa kali berziarah ke pemakaman kakeknya itu, di TPU Ciandam, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.

Salah satu paman Airlangga dan juga anak Didi Sukardi adalah Letkol Edi Sukardi. Letkol Edi tercatat sebagai pemimpin dalam pertempuran Bojongkokosan yang terjadi di Sukabumi, 9 Desember 1945. Pertempuran Bojongkokosan diperingati sebagai Hari Juang Siliwangi.

Dalam pertempuran Bojongkokosan, Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan berbagai spektrum laskar rakyat, baik kiri maupun kanan, mencegat tentara Inggris. Sebanyak 73 anggota TKR gugur, begitu juga lebih dari 80 orang tentara Inggris tewas.

Letkol Edi pensiun dini dari dinas ketentaraan pada tahun 1957. Dia meninggal dunia di Bandung, 5 September 2014 dalam usia 98 tahun. Letkol Edi tidak kenal lelah membantu kehidupan para veteran pertempuran Bojongkokosan.(*)