Warga membantu membalikkan mobil Toyota Rush yang terbalik setelah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Simpang Gela, Batam, Jumat (13/3) dini hari. F. Istimewa
batampos – Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Simpang Gelael, Jumat (13/3) sekitar pukul 04.00 WIB. Sebuah mobil Toyota Rush dilaporkan terbalik setelah diduga hilang kendali saat melaju dari arah Sei Panas menuju persimpangan tersebut.
Menurut keterangan saksi di lokasi, kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak trotoar di sisi jalan. Benturan keras membuat mobil langsung terbalik dengan posisi roda berada di atas.
Salah seorang saksi mata, Adit, mengatakan peristiwa itu terjadi sangat cepat. Ia melihat mobil melaju kencang sebelum menghantam trotoar setelah melewati persimpangan.
“Mobilnya ngebut dari arah Sei Panas. Tiba-tiba menabrak trotoar dan langsung terbalik,” ujarnya.
Pengemudi yang diketahui seorang pria diduga berada dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Akibat kecelakaan tersebut, ia mengalami luka-luka ringan dan sempat mendapat pertolongan dari warga sekitar.
Warga yang berada di lokasi kemudian membantu membalikkan mobil tersebut agar tidak mengganggu arus lalu lintas di kawasan persimpangan.
Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi, pengemudi diduga baru pulang dari salah satu tempat hiburan malam di kawasan Nagoya sebelum kecelakaan terjadi. (*)
batampos – BPJS Kesehatan Cabang Batam memastikan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap tersedia selama periode libur Lebaran 2026. Layanan ini disiapkan agar peserta tetap dapat mengakses pelayanan kesehatan, termasuk saat melakukan perjalanan mudik.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah, mengimbau masyarakat yang akan pulang kampung untuk terlebih dahulu memastikan status kepesertaan JKN dalam kondisi aktif. Hal itu penting agar peserta tetap dapat memperoleh layanan kesehatan jika sewaktu-waktu diperlukan selama perjalanan maupun di daerah tujuan.
“BPJS Kesehatan memastikan pelayanan JKN tetap berjalan selama periode libur Lebaran sehingga peserta tetap bisa mengakses layanan kesehatan,” kata Harry, Jumat (13/3).
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi arus mudik, BPJS Kesehatan Cabang Batam bersama Kantor Kabupaten Karimun menyiagakan petugas piket yang akan melayani peserta JKN pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Layanan administrasi tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 13.30 WIB.
Selain pelayanan administrasi, BPJS Kesehatan juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Batam untuk memastikan sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama tetap beroperasi selama masa libur Lebaran.
“Beberapa puskesmas dan klinik pratama akan tetap membuka layanan bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan,” ujarnya.
Di sisi lain, BPJS Kesehatan menyiagakan 25 rumah sakit mitra yang tersebar di Kota Batam dan Kabupaten Karimun untuk memberikan pelayanan kesehatan, khususnya layanan gawat darurat, selama masa libur Lebaran.
“Untuk pelayanan emergensi tidak ada liburnya. Seluruh rumah sakit tersebut tetap buka sehingga peserta tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Harry.
Ia juga menegaskan bahwa peserta JKN yang berasal dari luar wilayah Batam maupun Karimun tetap dapat memperoleh layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, selama status kepesertaannya aktif.
Untuk memudahkan akses layanan selama periode mudik, BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal pelayanan digital. Peserta dapat memanfaatkan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (Pandawa) di nomor 0811-8165-165, aplikasi Mobile JKN, layanan Care Center 165, maupun situs resmi BPJS Kesehatan.
“Jika peserta membutuhkan informasi, mengalami kendala, atau ingin menyampaikan pengaduan selama musim mudik Lebaran, dapat melaporkannya melalui kanal pelayanan yang telah kami sediakan,” kata Harry.(*)
Fandi Ramadhan saat menjalani sidang dengan agenda putusan di PN Batam beberapa waktu lalu. f Azis Maulana/ Batam Pos
batampos – Kejaksaan Negeri Batam mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Batam terhadap enam awak kapal tanker MT Sea Dragon dalam perkara penyelundupan sabu seberat 1,9 ton.
Langkah hukum ini diambil karena jaksa menilai putusan hakim tidak sepenuhnya sejalan dengan tuntutan yang diajukan sebelumnya.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Batam, Priandi Firdaus, mengatakan permohonan banding diajukan terhadap seluruh terdakwa dalam perkara tersebut.
“Kami ajukan banding untuk keenam terdakwa atau seluruhnya,” kata Priandi, Jumat, (13/3).
Kasus penyelundupan sabu hampir dua ton ini sejak awal menyedot perhatian publik. Selain karena jumlah barang bukti yang sangat besar, putusan majelis hakim juga memunculkan sorotan akibat disparitas hukuman yang cukup tajam di antara para terdakwa.
Majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada tiga terdakwa, yakni kapten kapal Hasiholan Samosir , chief officer Richard Halomoan Tambunan, serta warga negara Thailand Weerapat Phongwan.
Sementara itu, terdakwa asal Thailand lainnya, Teerapong Lekpradub divonis 17 tahun penjara. Juru mudi Leo Chandra Samosir dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.
Vonis paling ringan dijatuhkan kepada anak buah kapal Fandi Ramadhan yang hanya dihukum lima tahun penjara.
Perbedaan hukuman yang mencolok tersebut kembali memunculkan perdebatan lama dalam penanganan perkara narkotika: sejauh mana sistem peradilan mampu menjaga konsistensi dalam menghukum pelaku kejahatan yang dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime).
Namun dalam putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Batam pada 5 Maret lalu, ancaman maksimal tersebut berakhir dengan hukuman lima tahun penjara bagi Fandi.
Kepala Kejaksaan Negeri Batam I Wayan Wiradarma sebelumnya menjelaskan alasan jaksa menuntut hukuman mati terhadap Fandi.
Penjelasan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat antara Komisi III DPR RI dan BNN RI pada Rabu 11 Maret 2026.
Menurut Wiradarma, tuntutan berat terhadap Fandi didasarkan pada fakta-fakta yang terungkap selama persidangan. Salah satu yang disorot adalah latar belakang pendidikan terdakwa sebagai lulusan Politeknik Pelayaran Malahayati di Aceh.
“Dalam fakta persidangan, terdakwa merupakan lulusan Politeknik Pelayaran Malahayati yang memahami persyaratan administrasi untuk bekerja sebagai pelaut,” ujar Wiradarma.
Jaksa menilai latar belakang tersebut menunjukkan bahwa Fandi bukan orang awam dalam dunia pelayaran. Ia dianggap memahami prosedur bekerja di kapal, termasuk aspek administratif yang melekat pada profesi tersebut.
Dalam persidangan juga terungkap perjalanan Fandi sebelum kapal berlayar. Ia berangkat ke Thailand pada 1 Mei 2025 bersama sejumlah awak kapal lain, kemudian menginap di Hotel Sakura selama sekitar sepuluh hari. Selama berada di Thailand, ia disebut sempat bepergian ke Malaysia menggunakan bus.
Menurut jaksa, rangkaian perjalanan tersebut menunjukkan terdakwa memiliki kebebasan bergerak sebelum kapal berlayar.
Status administratif Fandi juga menjadi sorotan. Ia memang memiliki buku pelaut, namun dokumen itu tidak memiliki cap dari otoritas syahbandar setempat.
“Buku pelaut milik terdakwa tidak ada cap dari syahbandar sehingga bekerja di kapal Sea Dragon tidak melalui prosedur yang sah,” kata Wiradarma.
Jaksa juga menemukan adanya aliran dana yang diterima Fandi sebelum bergabung dengan kapal tersebut. Pada 14 Mei 2025, ia menerima transfer sebesar Rp 8.244.250 dari seseorang. Jaksa menilai uang itu merupakan kasbon sebagai bagian dari proses perekrutan Fandi sebagai anak buah kapal.
Dalam perjanjian kerja, Fandi disebut menerima gaji sebesar 2.000 dolar Amerika Serikat per bulan. Kapten kapal juga menjanjikan tambahan bonus satu bulan gaji apabila awak kapal berhasil membawa “barang” hingga tujuan.
Bagi jaksa, tawaran tersebut menjadi indikator bahwa para awak kapal memahami risiko dari pekerjaan yang mereka jalani.
Wiradarma juga menegaskan bahwa alasan paksaan tidak serta-merta dapat membebaskan seseorang dari tanggung jawab pidana.
“Ketidakmampuan menolak perintah tidak serta-merta dapat dikualifikasikan sebagai paksaan menurut Pasal 48 KUHP,” katanya.
Meski demikian, majelis hakim Pengadilan Negeri Batam dalam putusannya menyatakan Fandi hanya terbukti melakukan pemufakatan jahat untuk menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat lebih dari lima gram.
Penasihat Hukum terdakwa Fandi Ramadhan ,Bachtiar Batubara menyatakan akan melawan kontra memori banding jaksa (JPU) Kejari Batam dengan mengajukan memori banding sebagai balasan/kontra atas upaya banding JPU terhadap putusan Pengadilan Negeri Batam, untuk mempertahankan putusan yang meringankan atau membebaskan terdakwa.
”Kami akan melawan kontra memori banding jaksa,” ujarnya.(*)
batampos – Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan tradisi di Indonesia yang ditunggu jutaan pekerja di Indonesia.
Awalnya THR hanya ditujukan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi kini dibagikan kepada pekerja lain sesuai dengan aturan perundang-undangan.
Sejarah THR di Indonesia
Melansir radarkudus, THR bermula dari gagasan Soekiman Wirjosandjojo yang menjabat sebagai Perdana Menteri pada tahun 1951.
Salah satu program kerjanya adalah meningkatkan kesejahteraan para Pamong Pradja (PNS).
Soekiman awalnya memberi THR berupa uang persekot atau pinjaman awal menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tujuannya agar lebih cepat mendorong kesejahteraan.
Kebijakan ini membuat pekerja/buruh protes karena THR hanya ditujukan kepada para Pamong Praja. Mereka menuntut pemerintah untuk memberi tunjangan yang sama.
Pada tahun 1954, pemerintah merespon tuntutan dengan mengeluarkan surat edaran Menteri Perburuhan tentang Hadiah Lebaran untuk pekerja swasta sebesar 1/12 dari upah.
Pada tahun 1961, pemerintah memperkuat kebijakan melalui peraturan resmi yang mewajibkan perusahaan memberikan Hadiah Lebaran kepada pekerja yang telah bekerja minimal tiga bulan.
Istilah Hadiah Lebaran resmi diganti menjadi Tunjangan Hari Raya (THR) melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja pada 1994.
Aturan juga memperluas pemberian tunjangan tidak hanya untuk Idul Fitri, tetapi semua hari raya keagamaan sesuai agama pekerja.
THR menjadi hak normatif pekerja di Indonesia dan wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawan. THR biasanya paling lambat diberikan 7 hari sebelum hari raya.
Besarnya setara 1 bulan gaji bagi pekerja dengan masa kerja minimal 12 bulan. Pencairan THR juga mendorong peningkatan konsumsi masyarakat dan perputaran ekonomi menjelang hari raya.(*)
Denny Tondano yang sebelumnya menjabat Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam dilantik sebagai Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam.
batampos – Tiga pejabat BP Batam resmi dilantik sebagai Deputi BP Batam oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Jumat (13/3).
Pelantikan tersebut berlangsung di Selasar Loka Kretagama, Gedung Ali Wardhana Lantai III, Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat.
Adapun tiga pejabat yang dilantik masing-masing adalah Syarlin Joyo sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Fary Djemy Francis sebagai Deputi Bidang Investasi, serta Denny Tondano sebagai Deputi Bidang Pengusahaan.
Tiga nama tersebut memang berasal dari BP Batam. Syarlin Joyo sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Lahan, dan Fary Francis adalah Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan. Sementara jabatan dari Denny Tondano sebelumnya ialah Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam.
Kepala Bagian Humas dan Protokol BP Batam, Afthar Fallahziz, membenarkan pelantikan tersebut. Ia menyampaikan bahwa ketiga pejabat tersebut akan memperkuat struktur kepemimpinan BP Batam dalam menjalankan berbagai program strategis pengembangan kawasan.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan organisasi BP Batam guna mendukung percepatan investasi dan pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam,” katanya.
Rangkaian pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ringkasan keputusan Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Selanjutnya, para pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.(*)
batampos – Porsche dilaporkan tengah mengeksplorasi kemungkinan menggabungkan dua model sedan Panamera dan Taycan menjadi satu lini model di masa depan.
Langkah tersebut sedang dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menyederhanakan portofolio produk sekaligus menekan biaya pengembangan kendaraan baru.
“Mengurangi biaya dengan menggabungkan pengembangan dua sedan yang saat ini memiliki ukuran dan segmen pasar yang mirip,” ujar CEO Porsche, Michael Leiters, dikutip dari Motor1, Jumat (13/3).
Jika rencana gabungan terwujud, model gabungan akan hadir dengan berbagai pilihan sistem penggerak. Mulai dari mesin bensin, plug in hybrid hingga versi listrik sepenuhnya.
Mengembangkan dua sedan besar dengan platform berbeda dianggap mahal dan kompleks.
Penyatuan model dinilai dapat menghemat biaya serta mempermudah proses rekayasa dan produksi.
Saat ini kedua mobil memang berada di segmen yang mirip, tetapi dibangun di platform berbeda. Panamera menggunakan arsitektur MSB untuk mobil bermesin pembakaran.
Taycan menggunakan platform listrik J1 yang dipakai oleh Audi e-tron GT.
Porsche kemungkinan akan mengembangkan satu lini sedan yang memiliki identitas model sama namun tersedia dalam beberapa jenis powertrain.
Pendekatan ini mirip dengan strategi perusahaan pada beberapa model lain. Kendaraan listrik dan bermesin bensin dijual dengan nama model yang sama meskipun menggunakan platform berbeda.
Rencana masih dalam tahap eksplorasi dan belum menjadi keputusan final. Porsche masih mengevaluasi apakah akan mempertahankan salah satu nama model atau memperkenalkan nama baru untuk lini sedan masa depan.(*)
Pemain Barcelona bersalaman usai melawan Newcastle United. (espn.com)
batampos – Legenda sepak bola Thierry Henry menilai Barcelona sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Menurutnya, klub Catalan tersebut berada dalam daftar tiga tim favorit bersama Arsenal dan Bayern Munich.
Melansir Barca Blaugranes, komentar Henry muncul setelah Barcelona bermain imbang 1-1 melawan Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar. Meski hasil tersebut cukup menjaga peluang Blaugrana, Henry melihat masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama di lini pertahanan.
“Bagi saya, saat ini, tiga tim favorit saya–urutannya tidak terlalu penting–adalah Bayern, Arsenal, dan Barcelona,” katanya.
Meski memasukkan Barcelona dalam daftar favorit, Henry juga tidak menutup mata terhadap kelemahan yang masih terlihat dalam permainan tim tersebut.
“Saya selalu berpikir bahwa mereka mungkin saja benar, tetapi cara mereka membela diri terkadang masih mencurigakan.”
Ia juga menyoroti fakta bahwa Barcelona kembali kebobolan dalam pertandingan tersebut, sesuatu yang menurutnya harus segera diperbaiki jika ingin melangkah jauh di kompetisi ini.
“Anda tidak bermain bagus melawan Newcastle, skor masih 0-0, ini sudah kebobolan gol untuk ke-12 kalinya berturut-turut di Liga Champions dan itu tidak cukup baik.”
Bayern Dinilai Lebih Seimbang
Dalam analisanya, Henry kemudian membandingkan Barcelona dengan Bayern Munich, yang tampil sangat meyakinkan setelah menghancurkan Atalanta dengan skor telak 6-1 pada leg pertama mereka.
Menurutnya, tim asal Jerman itu saat ini terlihat lebih seimbang dibandingkan Barcelona, terutama dalam hal organisasi permainan dan fleksibilitas posisi para pemain.
“Saya pikir Bayern jauh lebih seimbang daripada Barcelona dalam hal cara mereka menyerang, bagaimana mereka menggeser posisi,” tambahnya.
Ia juga menilai Bayern memiliki struktur permainan yang jelas ketika menyerang maupun saat melakukan pressing kepada lawan.
“Anda akan lihat, siapa pun itu – bisa jadi pemain sayap di dalam, striker seperti yang kita lihat dengan Nicolas Jackson di sebelah kanan – [Bayern] tahu apa yang perlu mereka lakukan, mereka melakukan pressing dengan baik, mereka sangat sulit dikalahkan di beberapa momen.”
Barcelona Masih Mencari Konsistensi
Henry juga menyoroti inkonsistensi yang terkadang muncul dalam performa Barcelona. Ia memberi contoh bagaimana hasil pertandingan tim tersebut bisa sangat kontras dalam waktu yang berdekatan.
“Sepertinya di Barcelona terkadang, Anda mengalami pertandingan melawan Atletico di Copa del Rey di mana mereka kalah 4-0 dan bisa saja skornya menjadi 6-0 atau 7-0 untuk Atletico, lalu Anda membawa pulang kemenangan [3-0] dan kemudian skornya bisa menjadi 6-0, 7-0, 8-0 untuk Barca.”
Bagi Henry, Barcelona tetap memiliki kualitas untuk menjadi juara. Namun mereka perlu menemukan keseimbangan permainan yang lebih stabil agar benar-benar layak disebut sebagai favorit utama.
“[Barcelona] perlu menemukan konsistensi dan keseimbangan itu jika mereka ingin menang dan dianggap sebagai salah satu favorit utama untuk memenangkan gelar – saya masih berpikir demikian.”
“Namun, terkadang keseimbangan yang tidak mereka miliki membuat saya sedikit lebih condong ke Bayern dan Arsenal.”
Sementara itu, Arsenal juga akan menjalani leg pertama babak 16 besar mereka melawan Bayer Leverkusen, sebelum memainkan leg kedua pada pekan depan. Hasil dari pertandingan tersebut bisa semakin memperjelas peta persaingan menuju gelar Liga Champions musim ini.(*)
unga Tabebuya yang bermekaran terlihat cantik yang menghiasi kawasan jalanan Batam Center, Jumat (27/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Siang itu, jalanan di kawasan Mukakuning, Batamindo, mendadak berbeda. Di antara deru kendaraan dan kesibukan kawasan industri, pohon-pohon tabebuya tiba-tiba bermekaran.
Kelopak bunga berwarna merah muda, putih, hingga kuning berguguran pelan. Sebagian jatuh di aspal jalan, sebagian lagi menempel di rumput hijau. Pemandangan itu membuat warna jalanan seolah berubah menjadi karpet bunga.
Beberapa pengendara bahkan memperlambat laju kendaraannya. Ada yang berhenti sejenak, ada pula yang turun untuk mengabadikan momen yang jarang terjadi itu.
Mariah Anita, seorang pengendara motor yang melintas, termasuk yang tak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Ia memarkir kendaraannya di tepi jalan, lalu mengeluarkan ponsel untuk mengambil foto. “Bagus bang buat ambil foto-foto,” katanya sambil tersenyum.
Fenomena bunga tabebuya yang bermekaran memang selalu menarik perhatian warga Batam. Tidak sedikit orang menyebutnya sebagai “sakura-nya Batam”, karena bentuk dan keindahan bunganya yang mirip dengan bunga sakura di Jepang.
Ari Pradana, salah satu karyawan di kawasan Batamindo, mengatakan bunga tersebut memang hanya mekar pada waktu tertentu setiap tahun. “Sekali setahun saja dia ini bang. Kayak sakura,” katanya
Pohon dari Amerika Latin
Tabebuya sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Pohon ini berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan, seperti Brasil, Meksiko, dan Paraguay.
Nama ilmiahnya Handroanthus atau Tabebuia, dan termasuk dalam keluarga Bignoniaceae. Di beberapa negara, pohon ini dikenal sebagai pink trumpet tree atau golden trumpet tree, karena bentuk bunganya yang menyerupai terompet.
Baca Juga: Kendaraan Bisa Dititip di Kantor Polisi, Polresta Barelang Siapkan Parkir Aman bagi Pemudik
Di Indonesia, tabebuya mulai populer sekitar dua dekade terakhir sebagai tanaman penghijauan kota. Banyak pemerintah daerah menanamnya di pinggir jalan karena pohon ini relatif kuat, tahan panas, dan memiliki bunga yang indah
Batam menjadi salah satu kota yang cukup banyak menanam tabebuya, terutama di kawasan industri dan beberapa jalan utama.
Mekar Hanya Sekali Setahun
Keunikan tabebuya terletak pada pola mekarnya. Pohon ini biasanya mekar satu hingga dua kali dalam setahun, tergantung kondisi cuaca dan jenisnya.
Menariknya, bunga tabebuya sering muncul ketika pohonnya hampir tidak memiliki daun. Karena itu, ketika musim berbunga tiba, seluruh cabang pohon dipenuhi warna bunga yang mencolok.
Musim mekarnya biasanya berlangsung sekitar satu hingga dua minggu saja. Setelah itu, bunga akan berguguran dan pohon kembali menghijau dengan daun-daunnya. Itulah sebabnya momen tabebuya mekar sering dianggap istimewa.
Bukan Sekadar Indah
Selain mempercantik kota, tabebuya juga diyakini memiliki sejumlah manfaat.
Dalam pengobatan tradisional di Amerika Latin, kulit batang tabebuya sering digunakan sebagai bahan herbal yang dipercaya memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri.
Sementara secara psikologis, pemandangan bunga yang indah juga dipercaya memberi efek positif bagi kesehatan mental.
Warna-warna cerah seperti merah muda, kuning, dan putih dapat memberi rasa tenang dan memperbaiki suasana hati. Tidak heran jika banyak orang merasa lebih segar ketika melihat pohon tabebuya bermekaran.
Bagi warga Batam yang sehari-hari disibukkan aktivitas kota industri, momen ini menjadi semacam jeda kecil yang menyenangkan.
Sejenak, hiruk-pikuk kawasan industri berubah menjadi latar foto yang romantis.
Kelopak bunga yang jatuh perlahan di jalanan seperti mengingatkan bahwa bahkan di tengah kota yang sibuk, keindahan alam masih bisa muncul, meski hanya sebentar.(*)
unga Tabebuya yang bermekaran terlihat cantik yang menghiasi kawasan jalanan Batam Center, Jumat (27/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Siang itu, jalanan di kawasan Mukakuning, Batamindo, mendadak berbeda. Di antara deru kendaraan dan kesibukan kawasan industri, pohon-pohon tabebuya tiba-tiba bermekaran.
Kelopak bunga berwarna merah muda, putih, hingga kuning berguguran pelan. Sebagian jatuh di aspal jalan, sebagian lagi menempel di rumput hijau. Pemandangan itu membuat warna jalanan seolah berubah menjadi karpet bunga.
Beberapa pengendara bahkan memperlambat laju kendaraannya. Ada yang berhenti sejenak, ada pula yang turun untuk mengabadikan momen yang jarang terjadi itu.
Mariah Anita, seorang pengendara motor yang melintas, termasuk yang tak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Ia memarkir kendaraannya di tepi jalan, lalu mengeluarkan ponsel untuk mengambil foto. “Bagus bang buat ambil foto-foto,” katanya sambil tersenyum.
Fenomena bunga tabebuya yang bermekaran memang selalu menarik perhatian warga Batam. Tidak sedikit orang menyebutnya sebagai “sakura-nya Batam”, karena bentuk dan keindahan bunganya yang mirip dengan bunga sakura di Jepang.
Ari Pradana, salah satu karyawan di kawasan Batamindo, mengatakan bunga tersebut memang hanya mekar pada waktu tertentu setiap tahun. “Sekali setahun saja dia ini bang. Kayak sakura,” katanya
Pohon dari Amerika Latin
Tabebuya sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Pohon ini berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan, seperti Brasil, Meksiko, dan Paraguay.
Nama ilmiahnya Handroanthus atau Tabebuia, dan termasuk dalam keluarga Bignoniaceae. Di beberapa negara, pohon ini dikenal sebagai pink trumpet tree atau golden trumpet tree, karena bentuk bunganya yang menyerupai terompet.
Baca Juga: Kendaraan Bisa Dititip di Kantor Polisi, Polresta Barelang Siapkan Parkir Aman bagi Pemudik
Di Indonesia, tabebuya mulai populer sekitar dua dekade terakhir sebagai tanaman penghijauan kota. Banyak pemerintah daerah menanamnya di pinggir jalan karena pohon ini relatif kuat, tahan panas, dan memiliki bunga yang indah
Batam menjadi salah satu kota yang cukup banyak menanam tabebuya, terutama di kawasan industri dan beberapa jalan utama.
Mekar Hanya Sekali Setahun
Keunikan tabebuya terletak pada pola mekarnya. Pohon ini biasanya mekar satu hingga dua kali dalam setahun, tergantung kondisi cuaca dan jenisnya.
Menariknya, bunga tabebuya sering muncul ketika pohonnya hampir tidak memiliki daun. Karena itu, ketika musim berbunga tiba, seluruh cabang pohon dipenuhi warna bunga yang mencolok.
Musim mekarnya biasanya berlangsung sekitar satu hingga dua minggu saja. Setelah itu, bunga akan berguguran dan pohon kembali menghijau dengan daun-daunnya. Itulah sebabnya momen tabebuya mekar sering dianggap istimewa.
Bukan Sekadar Indah
Selain mempercantik kota, tabebuya juga diyakini memiliki sejumlah manfaat.
Dalam pengobatan tradisional di Amerika Latin, kulit batang tabebuya sering digunakan sebagai bahan herbal yang dipercaya memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri.
Sementara secara psikologis, pemandangan bunga yang indah juga dipercaya memberi efek positif bagi kesehatan mental.
Warna-warna cerah seperti merah muda, kuning, dan putih dapat memberi rasa tenang dan memperbaiki suasana hati. Tidak heran jika banyak orang merasa lebih segar ketika melihat pohon tabebuya bermekaran.
Bagi warga Batam yang sehari-hari disibukkan aktivitas kota industri, momen ini menjadi semacam jeda kecil yang menyenangkan.
Sejenak, hiruk-pikuk kawasan industri berubah menjadi latar foto yang romantis.
Kelopak bunga yang jatuh perlahan di jalanan seperti mengingatkan bahwa bahkan di tengah kota yang sibuk, keindahan alam masih bisa muncul, meski hanya sebentar.(*)
Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus. F.Azis Maulana
batampos – Kejaksaan Negeri Batam masih meneliti berkas perkara kecelakaan kerja yang menewaskan belasan pekerja di galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Batuaji. Perkara tersebut berkaitan dengan ledakan kapal tanker Federal II pada Oktober 2025 lalu.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Batam, Priandi Firdaus, mengatakan berkas perkara dari penyidik masih dalam tahap penelitian oleh jaksa penuntut umum. Proses ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan materi perkara sebelum dinyatakan lengkap atau P-21.
“Berkas masih kami teliti secara keseluruhan sebelum nantinya dinyatakan lengkap,” kata Priandi pada Kamis, (12/3).
Menurut dia, sejumlah poin dalam berkas perkara masih perlu disesuaikan, termasuk penerapan pasal yang akan dikenakan kepada para tersangka. Penyesuaian itu akan merujuk pada ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang baru.
Priandi belum merinci lebih jauh mengenai unsur yang dapat memberatkan para tersangka. Ia hanya menegaskan bahwa jaksa masih menelaah secara menyeluruh materi perkara yang diserahkan penyidik.
Dalam sistem peradilan pidana, status P-21 menandakan bahwa berkas penyidikan telah dinyatakan lengkap oleh jaksa. Setelah itu, penyidik menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada jaksa untuk dilanjutkan ke tahap penuntutan di pengadilan.
Dalam perkara ini, penyidik menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Mereka berasal dari jajaran manajemen perusahaan, mulai dari manajer, manajer Health, Safety and Environment (HSE), asisten manajer, hingga manajer produksi.
Dari tujuh tersangka tersebut, empat orang merupakan warga negara asing asal Singapura, Filipina, dan Korea Selatan, sedangkan tiga lainnya warga negara Indonesia.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang, Komisaris Polisi Debby Tri Andrestian, sebelumnya mengatakan penetapan tersangka dari level manajerial menunjukkan arah penyidikan yang menitikberatkan pada dugaan tanggung jawab manajemen dalam insiden tersebut.
“Penetapan tersangka ini menandai keseriusan aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan kelalaian yang berujung pada tragedi,” ujarnya.
Kasus ini bermula dari ledakan kapal tanker Federal II pada 15 Oktober 2025 ketika kapal tersebut menjalani proses perbaikan di galangan PT ASL Shipyard di kawasan Tanjung Uncang, Batuaji. Ledakan terjadi saat pekerjaan perbaikan tengah berlangsung di area kapal.
Akibat insiden tersebut, 14 pekerja dilaporkan meninggal dunia. Sebanyak 17 pekerja lainnya mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda dan sempat menjalani perawatan intensif.
Peristiwa itu menjadi salah satu kecelakaan kerja paling mematikan di sektor industri galangan kapal Batam dalam beberapa tahun terakhir.(*)