Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 956

Warga Botania Diperas Oknum Aparat, Korban: Saya Ditodong Pistol, Ditekan, dan Dipaksa Transfer Uang ke Oknum Aparat

0
Budianto Jauhari, warga Botania 1, Batamkota saat didampingi kuasa hukumnya Deni Kresianto Tampubolon. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos — Pengalaman pahit yang menimpa Budianto Jauhari, warga Botania 1, Batamkota, akibat aksi pemerasan oknum aparat, masih membekas hingga kini. Korban menceritakan perlakuan delapan oknum yang saat itu mengaku sebagai petugas BNN berlangsung sangat dramatis dan tidak manusiawi, membuat dirinya, istri, serta teman-temannya yang berada di lokasi syok berat.

Budianto mengungkapkan, malam itu dirinya ditodong pistol oleh para pelaku yang menuntut uang sebagai syarat penyelesaian tuduhan kepemilikan narkoba. “Awalnya mereka minta Rp1 miliar. Karena saya tidak punya, permintaan diturunkan jadi Rp300 juta. Dengan todongan senjata, saya terpaksa meminjam uang abang ipar. Semua dilakukan lewat dua kali transfer,” ujarnya, Senin (3/11), di depan Markas Denpom 1/6 Batam. Bukti transfer tersebut kini menjadi bagian dari proses hukum selanjutnya.

Baca Juga: Oknum Aparat dan Penggerebekan Fiktif di Botania 1, Korban: “Ini Bukan Penegakan Hukum, Tapi Perampokan Bersenjata”

Tak hanya itu, para pelaku juga memaksa korban untuk menghapus rekaman CCTV di rumahnya. Tekanan dan ancaman ini membuat korban dan keluarganya semakin trauma. “Istri saya sampai menyuruh pindah rumah sementara. Dia benar-benar syok melihat kejadian ini dan merasa rumah kami terus diawasi orang,” kata Budianto.

Kuasa hukum korban, Deni Kresianto Tampubolon, menambahkan, komplotan pemeras yang sama bahkan menawarkan “jasa keamanan” pasca kejadian dengan imbalan Rp30 juta. “Ini jelas modus pemerasan sistematis. Klien kami tidak hanya dirugikan secara materi, tetapi juga secara psikologis,” ujarnya.

Deni menjelaskan, pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Denpom 1/6 Batam dan sedang menyiapkan dokumen tambahan untuk dilaporkan ke Polda Kepri. “Semua bukti, termasuk rekaman dan transfer uang, sudah dikumpulkan. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas, agar aparat tidak menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Budianto berharap proses hukum segera berjalan dan memberikan keadilan. “Trauma ini masih terasa setiap hari. Saya hanya ingin hukum ditegakkan dan kejadian seperti ini tidak menimpa orang lain,” ungkapnya. Hingga kini, korban masih menjalani pemeriksaan sebagai pelapor, sementara pihak Denpom Batam memastikan laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Warga Botania Diperas Oknum Aparat, Korban: Saya Ditodong Pistol, Ditekan, dan Dipaksa Transfer Uang ke Oknum Aparat pertama kali tampil pada Metropolis.

AC RSUD RAT Tanjungpinang Rusak, Wagub Kepri: Segera Kami Perbaiki!

0
Kipas angin yang dibawa keluarga pasien untuk menyejukkan salah satu ruangan inap di RSUD RAT Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengaku baru mengetahui bahwa sistem pendingin udara (AC) di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang mengalami kerusakan parah hingga membuat pasien dan keluarga membawa kipas angin sendiri ke ruang rawat.

Nyanyang menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan segera menindaklanjuti permasalahan ini agar kondisi kenyamanan pasien bisa segera pulih.

“Kita juga baru tahu ya. Secepatnya akan kita bereskan,” ujar Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa (4/11).

Ia menjelaskan, kerusakan terjadi pada AC central yang berfungsi mendinginkan seluruh ruangan di RSUD RAT. Menurutnya, pihak rumah sakit saat ini sudah melakukan perbaikan sistem pendingin tersebut.

“Kemarin AC central-nya rusak, ya tentu berpengaruh ke semua ruangan. Sekarang sedang dalam proses perbaikan,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kerusakan AC RSUD RAT sudah berlangsung sekitar empat bulan. Meski pihak rumah sakit menyediakan kipas gantung di setiap ruangan, pasien tetap merasa gerah dan pengap karena udara panas di dalam ruangan tertutup.

“Jadi kami bawa kipas angin sendiri, apalagi ruangannya tertutup,” kata Ronal, salah satu keluarga pasien di RSUD RAT Tanjungpinang.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan RSUD RAT, Syarip Hidayat, membenarkan adanya gangguan pada sistem pendingin ruangan. Ia mengatakan pihak rumah sakit sudah menginformasikan kondisi ini kepada pasien rawat inap.

“Beberapa ruangan memang sedang bermasalah dengan pendingin ruangan. Untuk sementara kami pasang kipas agar tetap nyaman,” jelas Syarip.

Menurutnya, pemasangan AC split baru sedang dilakukan secara bertahap, sementara AC central lama masih diperbaiki.

“Masalah utamanya ada di jaringan pipa besi yang korosi di hampir setiap lantai. Kami sedang melakukan pengelasan supaya tidak bocor lagi,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail. 

Artikel AC RSUD RAT Tanjungpinang Rusak, Wagub Kepri: Segera Kami Perbaiki! pertama kali tampil pada Kepri.

Kemenag Batam: Umrah Mandiri Boleh, Tapi Jangan Asal Berangkat

0
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Syahbudi. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Pemerintah resmi mengesahkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Salah satu poin penting dalam regulasi ini adalah dilegalkannya pelaksanaan umrah secara mandiri, di mana jemaah dapat berangkat ke Tanah Suci tanpa harus melalui biro perjalanan resmi atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Kebijakan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk beribadah secara lebih fleksibel, namun di sisi lain juga menimbulkan kekhawatiran terkait kesiapan jemaah dan perlindungan hukum selama berada di luar negeri.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Syahbudi, menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah bukan membatasi, melainkan menertibkan dan memberikan perlindungan kepada jemaah.

Baca Juga: Lebih Hemat dan Fleksibel, Umrah Mandiri Kini Resmi Dilegalkan Pemerintah

“Intinya, pemerintah hanya ingin menertibkan dan memberikan perlindungan pada jemaah,” ujar Syahbudi, Selasa (4/11).

Menurutnya, pemerintah tetap berkewajiban melindungi setiap warga negara yang melaksanakan ibadah ke Tanah Suci, termasuk mereka yang memilih jalur mandiri. Karena itu, meskipun aturan ini memberi ruang kebebasan, jemaah tetap harus melapor kepada pihak berwenang agar keberangkatannya tercatat secara resmi.

“Ya, nanti kita lihat juknis dari Kementerian Haji tentang aturan umrah mandiri. Karena pemerintah harus melindungi warga negara bila di luar negeri, apalagi untuk umrah,” ujarnya.

Syahbudi menjelaskan, aturan turunan berupa petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) saat ini masih disusun oleh pemerintah pusat. Setelah diterbitkan, juknis tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh kantor wilayah dan Kemenag daerah dalam menerapkan kebijakan umrah mandiri di lapangan.

“Kita masih menunggu juklak dan juknis dari Kementerian Haji. Prinsipnya, jemaah boleh umrah mandiri, tapi tetap harus terdata,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan aturan ini juga menjadi langkah antisipasi agar tidak muncul praktik umrah ilegal atau penipuan yang merugikan masyarakat. Dengan pendataan resmi, pemerintah bisa memastikan jemaah berangkat dan pulang dengan aman serta mendapatkan pendampingan jika terjadi kendala di luar negeri.

“Ya, kita tunggu saja. Artinya dengan adanya aturan ini, jemaah bisa lebih tenang karena ada perlindungan dari negara,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kemenag Batam: Umrah Mandiri Boleh, Tapi Jangan Asal Berangkat pertama kali tampil pada Metropolis.

Porseni Madrasah Kembali Digelar, Pemko Batam Dorong Pembinaan Karakter Anak

0
Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah se-Batam yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, di Dataran Engku Putri, Selasa (4/11). Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan dukungan pendidikan madrasah melalui penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah se-Batam yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, di Dataran Engku Putri, Selasa (4/11).

Kegiatan tahunan yang diinisiasi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batam itu diikuti ratusan siswa dari berbagai jenjang, mulai dari RA, MTs, hingga MA. Turut hadir pula jajaran Forkopimda, para guru madrasah, serta orang tua siswa yang antusias mendukung anak-anak mereka berlomba.

Amsakar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kemenag Batam atas konsistensi menyelenggarakan kegiatan yang menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda tersebut. Ia menilai, Porseni bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Pemko Batam akan memberikan ruang bagi kegiatan pendidikan keagamaan, termasuk yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kreativitas anak-anak madrasah. Menurutnya, pendidikan agama dan umum harus berjalan seimbang agar generasi muda tumbuh berdaya saing sekaligus berakhlak.

“Dengan olahraga hidup jadi sehat, dengan seni hidup jadi indah. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang kuat, berkarakter, dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,” ujarnya.

Kata dia, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, melainkan dari kemampuan anak berinteraksi, berani tampil, dan menjunjung nilai sportivitas.

Selain menjadi ajang pembinaan karakter, Porseni juga menjadi sarana menggali potensi siswa madrasah di bidang olahraga dan seni. Tahun ini, sebanyak 47 cabang lomba digelar, melibatkan peserta dari seluruh kecamatan di Batam.

“Mudah-mudahan dari kegiatan ini lahir atlet dan seniman muda yang kelak membawa nama Batam ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Amsakar.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Batam, Budi Dermawan, menyampaikan, pelaksanaan Porseni tahun ini diikuti penuh oleh seluruh jenjang madrasah. Ia menyebutkan, RA mengikuti 14 cabang lomba, MTs 12 cabang, dan MA 15 cabang.

“Sebagian peserta masih bertanding di lokasi lain, dan sebagian hadir pada pembukaan hari ini. Kami bersyukur kegiatan ini bisa berlangsung dengan dukungan penuh dari Pemko Batam,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemko Batam dan Kemenag menjadi faktor penting dalam memastikan kegiatan pendidikan madrasah berjalan berkualitas dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini memastikan Porseni tetap menjadi wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan semangat kebersamaan di kalangan siswa madrasah,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Porseni Madrasah Kembali Digelar, Pemko Batam Dorong Pembinaan Karakter Anak pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua ASN Anambas Tergelincir Saat Hujan Deras, Satu Alami Patah Tangan

0
Petugas Satlantas Polres Anambas saat menjenguk salah satu ASN yang kecelakaan karena nekat terobos hujan deras. F. Singgih untuk Batam Pos.

batampos – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Tarempa, Kecamatan Siantan, Selasa (4/11) pagi, menyebabkan kecelakaan yang menimpa dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kedua korban diketahui bernama Dewi dan Agustri, yang saat kejadian tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Fino BP 4285 HW menuju Kantor Bupati Anambas.

Namun nahas, ketika melintas di perempatan Antang-Air Padang, motor yang mereka kendarai tergelincir akibat jalan licin karena hujan deras.

Kasat Lantas Polres Anambas, Iptu Zulfikar, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kecelakaan terjadi karena korban tetap melanjutkan perjalanan meski hujan deras dan kondisi jalan menurun.

“Jalan licin, posisi menurun, dan diduga rem motor kurang berfungsi optimal. Itu yang menyebabkan korban tergelincir,” ujar Iptu Zulfikar, Selasa siang.

Akibat peristiwa itu, Dewi mengalami luka lecet di kaki dan tangan, sedangkan Agustri menderita patah tulang pada tangan kanan.

Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Tarempa untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban sudah dibawa ke RSUD Tarempa dan kini dalam penanganan tim medis,” tambah Zulfikar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di musim hujan, terutama di jalan-jalan yang menurun dan berlubang.

“Kalau hujan deras, sebaiknya berteduh dulu. Jangan paksakan perjalanan kalau kondisi jalan tidak aman,” pesannya.

Selain itu, pengendara juga diminta rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem rem dan ban, sebelum beraktivitas.

“Keselamatan itu yang utama. Cek kendaraan sebelum berangkat, karena kelalaian kecil bisa berakibat fatal,” tegasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Dua ASN Anambas Tergelincir Saat Hujan Deras, Satu Alami Patah Tangan pertama kali tampil pada Kepri.

Jangan Panik! Ini 5 Cara Mudah Merawat Kondensor AC Mobil Biar Tetap Dingin

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Kondensor AC mobil sering kali luput dari perhatian, padahal komponen ini berperan penting dalam menjaga udara kabin tetap sejuk. Letaknya berada di bagian depan radiator dan berfungsi mengubah freon dari gas menjadi cairan agar proses pendinginan berjalan optimal.

Tanpa kondensor yang bersih dan berfungsi baik, AC mobil bisa terasa panas dan tidak maksimal. Karena itu, perawatan rutin sangat penting dilakukan agar sistem pendinginan tetap awet dan efisien.

Berikut 5 cara mudah merawat kondensor AC mobil agar tetap dingin dan awet:

1. Bersihkan Kondensor Secara Rutin
Kondensor terletak di bagian depan mobil dan mudah terkena debu, lumpur, serta serangga. Kotoran yang menumpuk dapat menghambat sirkulasi udara dan membuat suhu AC naik. Bersihkan dengan hati-hati menggunakan air bertekanan rendah atau di bengkel profesional.

2. Pastikan Kipas Pendingin Berfungsi Normal
Kipas pendingin berperan membantu membuang panas dari kondensor. Jika kipas lemah atau mati, pelepasan panas tidak berjalan sempurna. Segera periksa ke bengkel jika terdengar bunyi aneh dari kipas pendingin.

3. Perhatikan Kondisi Sirip Kondensor
Sirip kondensor mudah penyok akibat batu kecil atau tekanan air berlebih saat dicuci. Sirip yang bengkok bisa menghambat aliran udara. Gunakan alat pelurus khusus agar bentuknya kembali sejajar.

4. Lakukan Servis AC Secara Berkala
Lakukan perawatan rutin minimal setiap enam bulan di bengkel terpercaya. Servis ini membantu mencegah kebocoran freon dan menjaga performa pendinginan tetap optimal.

5. Hindari Parkir di Bawah Terik Matahari Langsung
Suhu panas ekstrem dari sinar matahari dapat mempercepat penurunan performa kondensor. Parkir di tempat teduh atau gunakan pelindung kaca mobil agar suhu kabin tidak terlalu tinggi sebelum AC dinyalakan.

Dengan perawatan sederhana namun rutin, performa AC mobil akan tetap maksimal. Kamu bisa berkendara lebih nyaman tanpa khawatir udara kabin terasa panas, bahkan di tengah cuaca terik. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Jangan Panik! Ini 5 Cara Mudah Merawat Kondensor AC Mobil Biar Tetap Dingin pertama kali tampil pada Lifestyle.

Emas dan Cabai Merah Jadi Penyumbang Utama Inflasi Batam Oktober 2025

0
Ilustrasi. Tampubolon pedagang di Toss 3000 saat menimbang cabai merah di lapaknya. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos– Harga emas perhiasan dan cabai merah menjadi penyumbang utama kenaikan inflasi di Kota Batam pada Oktober 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,19 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 110,14.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa perkembangan harga berbagai komoditas selama Oktober menunjukkan tren kenaikan, terutama pada dua komoditas tersebut.

“Emas perhiasan dan cabai merah menjadi dua komoditas yang memberikan andil paling besar terhadap inflasi Batam,” ujar Eko, Selasa (4/11).

Menurutnya, kenaikan harga emas perhiasan berkaitan dengan fluktuasi harga emas global yang turut memengaruhi pasar domestik. Sementara itu, cabai merah mengalami kenaikan harga karena pasokan yang berkurang akibat faktor cuaca dan distribusi antar daerah.

BACA JUGA: Batam Jaga Inflasi Tetap Terkendali, Pemko Ikuti Rakor Bersama Mendagri

Selain dua komoditas tersebut, sejumlah barang dan jasa lain yang ikut memberikan andil terhadap inflasi antara lain sewa rumah, sigaret kretek mesin (SKM), minyak goreng, nasi dengan lauk, telur ayam ras, dan daging sapi.

BPS mencatat, inflasi bulan ke bulan (month to month/m-to-m) pada Oktober mencapai 0,43 persen, sedangkan inflasi year to date (y-to-d) tercatat 2,26 persen.

“Kondisi ini menunjukkan tekanan harga masih cukup tinggi di beberapa kelompok pengeluaran, terutama makanan dan perhiasan yang sensitif terhadap perubahan permintaan masyarakat,” kata Eko.

Secara keseluruhan, inflasi y-on-y di Batam pada Oktober dipicu kenaikan pada sepuluh kelompok pengeluaran utama, dengan kenaikan tertinggi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (16,51 persen) serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau (5,35 persen).

Meski demikian, Eko menambahkan bahwa kelompok transportasi justru mengalami deflasi sebesar 0,99 persen, terutama akibat turunnya harga tiket angkutan udara.

“Pergerakan harga emas dan cabai merah ini menjadi indikator penting yang perlu dipantau menjelang akhir tahun, karena keduanya berpotensi terus memengaruhi tingkat inflasi di Batam,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Emas dan Cabai Merah Jadi Penyumbang Utama Inflasi Batam Oktober 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Minim Modal, 395 Koperasi Merah Putih di Kepri Belum Beroperasi

0
Kadiskop UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi (paling kiri) bersama Bupati dan Wakil Bupati Anambas, Aneng-Raja Bayu usai membuka pelatihan bagi pengurus Koperasi Merah Putih. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 395 Koperasi Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga kini belum dapat beroperasi. Kendalanya terletak pada belum tersalurkannya dukungan modal usaha dari pemerintah melalui bank yang ditunjuk.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, mengatakan proses penyaluran bantuan modal masih menunggu hasil pematangan proposal bisnis antara pengurus koperasi dan pihak Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Saat ini, prosesnya masih dalam tahap pematangan proposal bisnis antara pengurus koperasi dengan pihak Himbara yang ditunjuk,” ujar Riki kepada Batam Pos, Selasa (4/11).

Riki menegaskan, setiap koperasi wajib memiliki rencana bisnis yang realistis dan terukur agar mampu bertahan dalam jangka panjang. Menurutnya, banyak koperasi gagal berkembang karena tidak menyusun perencanaan usaha dengan baik.

Sebagai contoh, Koperasi Kuala Sempang telah lebih dulu mengajukan proposal bisnis dan disetujui oleh BNI 46 dengan nilai modal mencapai Rp1,1 miliar. Namun, sistem pencairan dana tersebut tidak langsung diberikan ke rekening koperasi.

“Dana itu disalurkan melalui aplikasi Sikopdes. Pencairannya tidak langsung ke koperasi, melainkan ke BUMN yang menjadi mitra. Misalnya, kalau koperasi mau jual gas, modalnya dibayarkan langsung ke Pertamina,” jelasnya.

Hal serupa juga diterapkan bagi koperasi yang menjual beras dari Bulog. Dana dari bank disalurkan langsung ke Bulog untuk mencegah penyalahgunaan modal.

Menurut Riki, sistem ini memang lebih aman, namun menyebabkan realisasi dana berjalan lambat. Dari total modal Rp1,1 miliar yang diajukan Koperasi Kuala Sempang, baru sekitar Rp200 juta yang terealisasi, sehingga koperasi tersebut belum bisa beroperasi penuh.

“Masih banyak hal yang perlu dibahas agar koperasi bisa beroperasi. Salah satunya soal jaminan dana yang harus ditandatangani oleh bupati dan kepala desa, misalnya dari dana desa atau DAU,” tambah Riki.

Selain menunggu dukungan modal dari Himbara, Diskop UKM Kepri juga mendorong koperasi menjalin kemitraan dengan pihak swasta yang memiliki kekuatan modal.

Saat ini, terdapat 12 koperasi yang sudah beroperasi tanpa bantuan dana Himbara, karena mereka menggandeng perusahaan lokal sebagai “bapak angkat”.

Koperasi aktif tersebut tersebar di Batam, Bintan, Karimun, Lingga, dan Tanjungpinang, dengan dukungan perusahaan yang membantu penyediaan gerai sembako dan fasilitas pergudangan.

Bahkan, terdapat dukungan dari TNI dan Agrinas Pangan yang membangun gerai serta gudang di tujuh titik di Kepri, dengan nilai investasi mencapai Rp1,1 miliar. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Minim Modal, 395 Koperasi Merah Putih di Kepri Belum Beroperasi pertama kali tampil pada Kepri.

Jangan Sampai Tertipu Tempat Service Abal-Abal, HNS IT Center Batam Tawarkan Jaminan Garansi Resmi

0

batampos– Di era digital seperti sekarang, perangkat teknologi seperti laptop, PC, dan printer sudah jadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari.

Sayangnya, masih banyak pengguna yang tertipu oleh tempat service atau toko elektronik abal-abal yang menawarkan harga murah, tapi dengan risiko besar: suku cadang palsu, servis tidak transparan, hingga garansi bodong yang sulit diklaim.

Fenomena ini sering terjadi di berbagai daerah, termasuk Batam. Banyak pengguna komputer yang mengeluh karena perangkat mereka justru makin rusak setelah diservis di tempat yang tidak jelas. Hal ini menunjukkan pentingnya memilih tempat service dan toko elektronik yang benar-benar terpercaya.

BACA JUGA: HNS IT Center Batam Tawarkan Paket Lengkap untuk Gamer & Kreator

Salah satu pusat teknologi yang sudah dikenal di Batam karena kejujuran dan profesionalismenya adalah HNS IT Center Batam. Tidak hanya dikenal sebagai spesialis rakit PC custom, HNS IT Center juga menjadi pusat layanan IT lengkap dengan teknisi berpengalaman dan jaminan garansi resmi untuk setiap produk maupun jasa service.

Produk Original, Servis Profesional

Semua produk yang dijual di HNS IT Center dijamin original dan bergaransi resmi, mulai dari laptop, komponen PC, peripheral gaming, hingga printer dan proyektor. Namun, keunggulan HNS tidak berhenti di penjualan saja, layanan servisnya juga menjadi salah satu yang paling dipercaya di Batam.

HNS IT Center menyediakan berbagai layanan seperti jasa rakit PC, ganti casing, cleaning laptop & PC, ganti pasta komputer, instal ulang sistem, aktivasi software, hingga perbaikan printer seperti influshing tinta, ganti head, dan maintenance box.

Setiap pengerjaan dilakukan langsung oleh teknisi profesional dengan standar kerja yang rapi dan transparan. Pelanggan juga akan mendapatkan garansi service selama 14 hari, sebagai bentuk komitmen HNS terhadap kepuasan dan kepercayaan pelanggan.

Tempat Terpercaya untuk Segala Kebutuhan IT

Selain layanan servis dan rakit PC, HNS IT Center juga menjadi solusi lengkap untuk kebutuhan teknologi sehari-hari. Pelanggan bisa menemukan berbagai produk dari brand ternama yang pasti original dan bergaransi distributor resmi Indonesia.

Tak heran, HNS IT Center Batam kini dikenal bukan sekadar toko komputer, melainkan sebagai one-stop IT solution bagi pelajar, profesional, dan gamer yang mencari produk berkualitas sekaligus layanan purna jual yang bisa diandalkan.

Jangan Ambil Risiko, Pilih yang Terjamin Resminya

Daripada tergiur harga murah dari tempat yang belum jelas reputasinya, lebih aman mempercayakan perangkat kamu pada HNS IT Center Batam. Di sini, semua produk dijamin original, bergaransi resmi, dan setiap layanan service dilindungi garansi 14 hari. Jadi, kalau kamu sedang mencari tempat rakit PC custom, cleaning laptop, perbaikan printer, atau servis perangkat IT apa pun, pastikan hanya di tempat yang terpercaya.

Kunjungi HNS IT Center Batam, atau cek update produk dan promo terbaru lewat media sosial dan website resmi HNS IT Center Batam. (adv)

Artikel Jangan Sampai Tertipu Tempat Service Abal-Abal, HNS IT Center Batam Tawarkan Jaminan Garansi Resmi pertama kali tampil pada Metropolis.

Lantik BPSK Batam, Gubkepri Ansar Berpesan Perkokoh Konsolidasi Demi Lindungi Hak-Hak Konsumen

0
Dalam sambutannya Gubernur Ansar berpesan agar anggota BPSK Kota Batam yang dilantik untuk memperkokoh konsolidasi demi melindungi hak hak konsumen. (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

batampos-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melantik dan mengambil sumpah janji jabatan anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, periode 2025–2030 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (4/11/2025).

Pelantikan berdasarkan SK Gubernur Kepri Nomor 1104 Tahun 2025 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Anggota BPSK Kota Batam, Provinsi Kepri, periode 2025–2030.

Pengambilan sumpah jabatan anggota BPSK ini sesuai amanah Undang-Undang tentang Perlindungan Konsumen.

“Untuk itu, kami mohon kepada anggota BPSK yang baru dilantik untuk dapat bekerja sebaik-baiknya, perkokoh konsolidasi demi melindungi hak-hak konsumen,” ujar Gubernur Ansar dalam sambutannya.

BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tertinggi di Sumatera, Gubkepri Ansar: Mari Sukseskan Sensu Ekonomi 2026

Mengingat penyelesaian sengketa konsumen ini adalah kewenangan pemerintah daerah, Ansar meminta tiga unsur yang terlibat dalam BPSK: pemerintah, konsumen, serta pelaku usaha, dapat bersinergi dalam upaya melindungi hak-hak konsumen.

“Sehingga ke depannya, seluruh masyarakat dapat mendapatkan kepastian hukum terhadap perlindungan hak-hak konsumen yang harusnya mereka terima,” kata Ansar lagi.

Menurut Gubernur Ansar, keberadaan BPSK Kota Batam ini sangat penting dalam menjaga dan melindungi hak-hak konsumen dari berbagai kegiatan ekonomi yang berjalan di Kota Batam.

“Apalagi mengingat Kota Batam sangat pesat akan kegiatan ekonomi, sehingga tidak menutup kemungkinan perselisihan dan persengketaan itu terjadi,” tegas Ansar.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad melantik dan membacakan sumpah jabatan anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Batam di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (4/11/2025). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Untuk itu, lanjut Ansar, BPSK yang baru dilantik ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjamin hak-hak konsumen dalam melakukan kegiatan ekonomi.

Adapun anggota BPSK Kota Batam yang dilantik dari unsur pemerintah yakni Yuniarti, S.T., M.M., Aldy Admiral, S.E., S.H., M.H., Dra. Zul Arif, M.H.; unsur pelaku usaha yakni Agustri Sumardi, W., S.E., S.H., Suharsad, Syafril Y., S.E., M.Ak.; sedangkan dari unsur konsumen yakni Andriansyah Sinaga, Dr. Alwan Harianto, S.H., M.H., dan Ade Darma Hutabarat, S.H., C.H.M. (*/adv)

 

Artikel Lantik BPSK Batam, Gubkepri Ansar Berpesan Perkokoh Konsolidasi Demi Lindungi Hak-Hak Konsumen pertama kali tampil pada Kepri.