Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9639

DLH Batam Sosialisasi Peduli Lingkungan di Dataran Engku Putri

0

batampos.co.id  – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam bersama Akar Bhumi Batam mensosialisasikan peduli lingkungan di Dataran Engku Putri Batam Sabtu (13/3/2021).

Kepala DLH Kota Batam, Herman Rozie, menjelaskan, pada kegiatan tersebut pihaknya ingin mengimbau, menyentuh hati dan mental masyarakat agar menumbuhkan rasa cintanya terhadap lingkungan.

“Sosialisasi akan dilakukan setiap Sabtu di tempat-tempat keramaian, seperti di Dataran Engkuputri, Dataran Madani, Dang anom hingga Dendang Melayu jembatan 1 Barelang,” ujarnya.

Menurutnya, hal yang paling mudah dilakukan masyarakat adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Generasi ke depan berhak mewarisi lingkungan yang terjaga. Dengan kata lain, jangan mewariskan lingkungan yang rusak dan tercemar,” jelasnya.

Selain itu kata dia, masyarakat juga dapat memilah sampah organik dan anorganik dari rumah.

Serta memanfaatkan sampah daur ulang, menghemat pemakaian listrik, air, menanam pohon atau bunga di sekitar rumah dan sebagainya.

“Semua ini pekerjaan yang sederhana, murah dan bermanfaat serta lingkungan tetap terjaga,” papar dia.

Kepala DLH Kota Batam, Herman Rozie, saat memberikan pengarahan kepada Satgas Kebersihan Kota Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Ia melanjutkan, pemerintah menjaga lingkungan dengan tupoksinya. Sementara kelompok pemerhati lingkungan dan masyarakat dapat andil dengan kapasitas masing-masing.

Herman percaya dengan kesadaran kolektif ini upaya menjaga lingkungan hidup semakin mudah.

“Mari bersama-sama menjaga lingkungan kita,” ujarnya.

Di DLH sendiri, pihaknya telah lama memberlakukan kegiatan yang pro menjaga lingkungan hidup.

Seperti mewajibkan pegawai DLH membawa tempat minum meminilisir penggunaan plastik.

Hingga secara rutin pegawai memilah sampah yang berilai ekonomi dari rumahnya untuk dijual ke bank sampah. Serta menjaga lingkungan.

Pada kesempatan itu, Herman juga menyemangati dan memberikan pengarahan kepada Satgas penyapu jalan yang bertugas di sekitar area Engku Putri Batam.

Pengarahan dilakukan untuk mengevaluasi kinerja satgas, memotivasi agar selalu bekerja dengan ikhlas.

“Kerja dengan hati nurani sebab yang mereka lakukan adalah tugas mulia menciptakan kondisi bersih lingkungan Kota Batam khususnya jalan-jalan umum. Satgas kita ini adalah orang-orang hebat,mereka pukul 06.00 WIB sudah apel dan langsung bekerja sampai pukul 13.00 WIB setiap harinya,” terang Herman.

Menurutnya, pengarahan perlu dilakukan agar permasalahan hingga staf terbawah tidak hanya mendengar dari kepala bidang maupun kepala seksi sekaligus mempererat hubungan di internal DLH Batam.

“Karena mereka juga sangat membantu keberhasilan kinerja Dinas LH secara umum,” imbuhnya.

Kepada masyarakat, terlebih pengendara untuk tidak membuang sampah sembarangan sehingga mengotori jalanan Batam.

Hal ini dapat dilakukan dengan menyiapkan tempat sampah sementara di kendaraan masing-masing sebelum dibuang di tempat sampah.

“Memang DLH memiliki 200 satgas penyapu jalan tapi kalau dibanding dengan luas wilayah dan panjangnya jalan perkotaan Kota Batam, tentunya masih sangat kurang. Maka diperlukan kesadaran kita semua,” pungkasnya.(*/esa)

35 Tower Baru di Provinsi Kepri, Jaringan Tambelan Naik Jadi 4G

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berencana akan menjalin silaturahim dengan Kementerian Kominfo pada Senin (15/3/2021) mendatang.

Ada beberapa hal yang akan disampaikan, termasuk memperkuat jaringan internet diseluruh Kepri.

“Pak Gubernur ingin silaturahmi, melakukan roadshow ke kementerian-kementerian. Senin besok ini beliau dijadwalkan akan silaturahim dengan Menteri Kominfo di Jakarta,” ujar Kadis Kominfo Kepri, Zulhendri, Jumat (12/3/2021).

Menurutnya ada beberapa hal yang akan disampaikan Gubernur Kepri, salah satunya mengenai jaringan internet.

Termasuk menjajaki perkembangan peningkatan layanan internet di Kepri. Dimana pada 2021 ini lanjutnya, akan direalisasikan pembangunan 35 tower yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Kepri.

Sejumlah tower telekomunikasi yang ada di kota Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. Foto: Faidillah/batampos.co.id

Terbanyak berada di Natuna dan Anambas, yang termasuk dalam wilayah 3T (terluar, terdepan, tertinggal).

Kata dia, tower tersebut sudah selesai tahap lelang. Selanjutnya Kominfo Kepri akan membantu memverifikasi lahan yang diusulkan oleh kabupaten dan kota.

“Ada persoalan di Midai dan Tambelan. Karena jauh dari Palapa Ring itu, maka perlu dibangun tower tambahan,” jelas Zulhendri.

Menurutnya, nantinya diharapkan dibangun dua tower di Tambelan dan satu di Midai.

“Sebenarnya di Tambelan sudah ada empat tower. Namun selama ini masih berupa jaringan 2G, dengan pengiriman sinyal melalui satelit, yang biasanya lebih mahal dan jaringan cenderung tidak stabil,” tutunya.

Karena itu kata dia, Provinsi Kepri meminta APBN untuk bangun tower dengan jaringan radio.

“Tambelan lebih dekat dengan base Telkomsel di Singkawang. Jarak dari Tambelan-Singkawang 150 km. Sementara Tambelan-Bintan 300km. Jadi kita gunakan gelombang radio dari Singkawang lalu di-repeat di Pulau Kabung. Karena jarak efektifnya tidak boleh lebih dari 90km. Dari Pulau Kabung baru ke Tambelan,” paparnya.

Ia menjelask, nantinya akan dibangun satu tower setinggi 72 meter di perbukitan di Tambelan, untuk menerima sinyal radio yang dikirim dari Singkawang.

Diharapkan nantinya, masyarakat di Tambelan dapat menikmati jaringan internet 4G.

“Kita berharap nantinya bisa menopang E-Government untuk fasilitas pemerintahan seperti Bandara, kantor camat, kantor lurah dan instansi vertikal lainnya. Juga untuk menopang usaha masyarakat, meningkatkan pariwisata disana dan juga membantu UMKM,” ujarnya.(*)

Batam Logistic Ecosystem Diharapkan Jadi Percontohan di Indonesia

0

batampos.co.id – Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, mengharapkan dibentuknya Batam Logistic Ecosystem (BLE) dapat mendorong diterapkannya single entry untuk semua layanan perizinan dalam satu platform.

Platform tersebut lanjutnya terintegrasi yang melibatkan regulator, seperti BP Batam, KPU Bea Cukai Batam, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, Kantor Imigrasi Batam dan Balai Karantina Batam bertujuan untuk mempermudah integrasi laporan.

“Jika penerapan BLE ini berjalan dengan baik maka kita harapkan akan menjadi percontohan bagi daerah lainnya di Indonesia,” jelas Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, seusai menghadiri acara peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Raya Nur Illahi di Dompak, Jumat (12/3/2021).

Gubernur Ansar Ahmad saat meresmikan pungutan perdana jasa labuh jangkar Lay Up penerimaan daerah Provinsi Kepri di wilayah labuh jangkar perairan Galang, Kota Batam, Rabu (3/3/2021) lalu. (Foto:Humas Pemprov)

Menurutnya, penerapan BLE dapat mengefisiensi mulai dari pengisian data secara tunggal. Sehingga tidak perlu dilakukan secara berulang. Hingga penurunan biaya logistik dan dapat mengurangi disparitas harga.

“Saya kira ini salah satu strategi pemerintah pusat agar benar-benar Indonesia menjadi negara dengan konsep poros maritim dunia. Batam jadi pintu gerbang Indonesia, jadi etalase menghadapi Singapura dan Malaysia,” katanya.

Ansar juga berharap BLE menjadi salah satu dari upaya nyata pemerintah dalam mendorong program pemulihan ekonomi di Kepulauan Riau, bersama program lainnya yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian.

Karena itu kalau BLE berhasil, dirinya akan mendorong Bintan dan Karimun sebagai pilot project untuk penerapan hal yang sama.

“Dengan berbagai relaksasi dan kemudahan yang kita berikan, tentu diharapkan akan makin mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah kita,” jelasnya.(*)

Meski Sudah Divaksin, Tetap Wajib Antigen-PCR

0

batampso.co.id – Harapan masyarakat yang sudah divaksin untuk pencegahan penularan Covid-19 bisa bepergian keluar provinsi
tanpa harus mengantongi lagi surat keterangan bebas Covid-19 dari hasil uji antigen maupun polymerase chain reaction (PCR), ternyata jauh dari harapan.

Meski sudah divaksin, tetap saja harus mengantongi surat hasil negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes antigen atau PCR.

”Aturan lama tetap berlaku (wajib antigen atau PCR, red),”
ujar kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, Achmad Farkhani Tri Adranti, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos, Jumat (12/3/2021).

Ia menjelaskan, meski saat ini vaksinasi sudah mulai masif, dan warga yang sudah divaksin mengantongi surat atau bukti, namun belum ada aturan baru yang membolehkan bagi yang sudah divaksin tak perlu lagi mengantongi surat keterangan bebas Covid berupa hasil tes antigen atau PCR jika bepergian keluar provinsi.

”Kalau ada aturannya, kita siap menjalankan. Tapi sampai saat ini belum ada,” tegasnya.

Ia menuturkan, sesuai SE Satgas Nomor 8 Tahun 2021 tentang Perjalanan Internasional dan SE Satgas Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perjalanan Dalam Negeri, masih memberlakukan tes antigen dan PCR.

”Semua aturan tersebut mewajibkan PCR (perjalanan internasional) dan PCR atau rapid test antigen (perjalanan
domestik). Belum ada arahan baru dari pusat,” ucapnya.

Hingga saat ini, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam masih meminta dokumen negatif PCR atau antigen bagi masyarakat yang melakukan perjalanan domestik atau luar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri, membenarkan masih diberlakukannya aturan lama yang mewajibkan negatif Covid-19 berdasarkan hasil uji antigen atau PCR.

Baik itu untuk perjalanan domestik maupun internasional. Ia juga menegaskan, vaksin tidak menjadi jaminan seseorang kebal dari Covid-19.

Vaksin, kata Bisri, ditujukan untuk meningkatkan imun tubuh masyarakat.

”Bisa saja terpapar Covid-19 (walaupun sudah divaksin). Makanya, kita tetap minta menggunakan masker, menjauhi kerumunan, dan tidak berkumpul,” ujarnya.

Seperti diketahui, masyarakat yang divaksin sudah semakin banyak. Mulai dari Tenaga Kesehatan, ASN, TNI, Polri, dan para manula (manusia lanjut usia).

Dari kelompok-kelompok ini, ada yang sudah mendapatkan
vaksin sebanyak dua kali, ada juga yang baru sekali.

Proses vaksinasi akan terus berlanjut dengan skala prioritas yang paling rentan. Selanjutnya, akan dilakukan secara massal, sehingga semua masyarakat mendapatkan vaksinasi.(jpg)

Pemprov Kepri Terapkan Tandatangan Elektronik

0

batampos.co.id – Dalam waktu dekat, Pemprov Kepri akan menggunakan tandatangan elektronik.

Saat ini implementasi tersebut sedang diujicoba di Dinas Kominfo Kepri. Kedepan, pejabat bisa menandatangani dokumen dari mana saja.

“Saat ini kita sedang ujicoba di Dinas Kominfo untuk pejabat eselon III dan IV. Setelah berhasil, nanti akan kita dorong untuk Pak Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda serta kepala OPD lain,” ujar Kadis Kominfo Kepri, Zulhendri, Jumat (12/3/2021).

Kadiskominfo Provinsi Kepri, Zulhendri. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Kata dia, dengan tandatangan elektronik ini, penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemprov Kepri akan berjalan lebih efektif dan efisien.

Pasalnya, pejabat tidak harus berada di kantor untuk menandatangani dokumen.

“Dimanapun berada, Pak Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda atau kepala OPD bisa tandatangan. Nanti akan kita sosialisasikan. Tidak perlu lagi tandatangan basah. Lebih efektif dan efisien, juga lebih aman karena data tersimpan dengan tingkat keamanan sangat tinggi,” jelas Zulhendri.

Untuk merealisasikan tandatangan elektronik ini, Dinas Kominfo Kepri bekerjasama dengan Badan Sandi Negara (BSN).

Dimana keamanan tandatangan elektronik ini dilindungi dengan verifikasi sidik jari dan juga kata sandi.

Untuk tahap awal, tandatangan elektronik ini akan digunakan di Dinas Kominfo Kepri, Dinas Pendidikan, Dinas Penanaman Modal PTSP.(*)

Sekda Kota Batam Jabat Pelaksana Harian Wali Kota Batam

0

batampos.co.id – Masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad berakhir pada Minggu (14/3/2021) esok hari.

Sementara pelantikan pasangan ini untuk kali kedua karena
menjadi pemenang Pilkada Kota Batam 2020 lalu, direncanakan pada April mendatang.

Pemprov Kepri pun merekomendasikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, sebagai pelaksana harian (Plh) Wali Kota (Wako) untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di Batam.

”Kami memang berharap Pemprov Kepri segera merekomendasikan nama. Jadi, begitu selesai masa jabatan Rudi-Amsakar, sudah langsung ada Plh-nya,” ujar Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, di DPRD Batam, Jumat (12/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Pria yang akrab disapa Cak Nur ini mengaku belum tahu siapa yang akan menggantikan tugas Rudi sebelum dilantik menjadi Wali Kota periode 2021-2024.

”Siapa pun itu, yang jelas harus cepat bekerja,” imbuhnya.

Udin P Sihaloho, anggota Komisi II DPRD Kota Batam mengaku sudah mendengar kabar pengunduran pelantikan Rudi-Amsakar. Awalnya sempat direncanakan 14 Maret ini, tetapi diundur hingga April.

”Memang sudah ada infonya di April pelantikannya. Ada beberapa kepala daerah juga yang dilantik bersamaan di April nanti,” ungkapnya.

Ia pun berharap siapa pun penggantinya (Plh) harus bisa bergerak cepat dalam bekerja.

Sekitar sebulan menjabat Plh bisa digunakan dan dimaksimalkan untuk melayani rakyat.

”Sekitar sebulan nanti. Yang jelas, apa kegiatan harian yang
biasa dilakukan Pemko, itu yang dikerjakan. Yang tidak bisa misalnya melakukan pergantian pejabat dan sebagainya. Tetapi sekitar sebulan bisalah untuk meningkatkan pelayanan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Kota Batam, Jefridin, juga belum bisa memastikan jadwal pelantikan petahana Wako dan Wawako Batam.

Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, memperlihatkan aplikasi Bakulan yang memudahkan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok secara online. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Namun menurut surat Kementerian Dalam Negeri, pelantikan pejabat daerah terpilih dilaksanakan dalam 3 gelombang, yakni Februari, April, dan Mei.

”Untuk tanggal pelantikan pastinya belum ada kabar. Pelantikan pejabat daerah dibagi 3, yakni gelombang pertama pada 26 Februari lalu, gelombang kedua April mendatang. Tapi untuk bulan April saya belum tahu tanggal pastinya,” ujar Jefridin kepada Batam Pos, kemarin.

Karena pelantikan gelombang 2 masih April mendatang, sedangkan jabatan wako dan wawako berakhir pada 14 Maret, maka sudah dipastikan jabatan wako akan digantikan untuk sementara waktu oleh Plh.

Hal itu sesuai surat edaran Mendagri, jika jabatan sementara akan diisi Sekda Batam.

”Ya, hari Minggu jabatan wako dan wawako berakhir. Berdasarkan surat Mendagri jabatan Plh akan digantikan sekda,” terangnya.

Disinggung kesiapannya untuk memimpin Batam meski hanya sementara, Jefridin mengaku siap.

Namun untuk itu, ia tak memiliki persiapan khusus, karena
hanya melanjutkan apa yang sudah dijalankan wali kota
sebelumnya.

”Kalau memang instruksinya sekda, saya siap. Namun sampai saat ini (kemarin, red) saya belum dapat surat resminya. Diperkirakan hari Senin (15/3/2021) nanti disampaikan,” jelasnya.

Sedangkan Amsakar mengaku tak punya persiapan khusus jelang pelantikan. Hanya saja, baju untuk pelantikannya nanti telah disiapkan stafnya.

”Kalau tak salah untuk pelantikan ada baju yang baru dijahit. Kalau untuk persiapan lainnya tidak ada,” ujar Amsakar.

Di tempat terpisah, Sekda Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah, mengatakan, Pemprov Kepri belum bisa memastikan kapan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam terpilih.

Pasalnya, sampai saat ini, rekomendasi untuk prosesi tersebut belum diterbitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

“Kita sudah menyurati Mendagri untuk mendapatkan izin pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam terpilih. Namun, izin tersebut belum keluar sampai saat ini,” ujar Arif, Jumat (12/3/2021) di Tanjungpinang.

Ia membenarkan jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam saat ini akan berakhir pada Minggu, 14 Maret 2021.

Dijelaskan Arif, jika dalam waktu tersebut, Gubernur Kepri belum mendapatkan izin untuk melakukan pelantikan, maka pihaknya
sudah menyiapkan kebijakan alternatif, yakni menunjuk Sekda Kota Batam, Jefridin, sebagai Plh Wali Kota Batam, sampai dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam defenitif.

“Sebagai langkah antisipasi untuk menghindari kekosongan jabatan, kita sudah keluarkan Surat Keputusan (SK) Plh Wali Kota Batam, sambil menunggu arahan Kemendagri selanjutnya,”
jelasnya.

Masih kata Arif, untuk lokasi pelantikan tetap dilakukan di ibu kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

Sama halnya seperti melakukan pelantikan terhadap Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Anambas, dan Lingga beberapa waktu lalu.

Adapun lokasinya, jika tidak di Gedung Daerah, di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

“Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, tentu sangat kita batasi orang-orang yang hadir di arena pelantikan itu nanti. Kami juga mengharapkan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam terpilih dalam mendukung langkah tersebut,” pintanya.

Ditambahkan Arif, setelah Batam masih ada dua daerah yang belum dilantik. Pertama, Kabupaten Karimun yang sengketa pilkadanya belum tuntas di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sedangkan Natuna masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati saat ini baru berakhir pada Mei 2021.

“Untuk Karimun kita masih menunggu keputusan MK. Sedangkan untuk Natuna jika sudah waktunya, kita akan ajukan permintaan izin untuk pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” tutup Arif.(jpg)

MB2 Mountain Bike Urban Dual Slalom Race, Adu Cepat di Parkiran Mall

0

batampos.co.id – Komunitas sepeda Batam Gravity bekerja sama dengan event organizer Black Horse menggelar event bertajuk Mall Botania (MB) 2 Mountain Bike Urban Dual Slalom Race.

Event ini sedianya akan digelar di Mall Botania 2, Batam Center, 26-27 Maret mendatang.

Penggagas acara Djohan Effendy, mengatakan, event ini berawal dari ide untuk membawa konsep kompetisi mountain bike dual slalom keluar dari area perbukitan/hutan.

Urban Dual Slalom Race menjadi tantangan menarik bagi para penggemar olah raga ekstrim.

”Tak lagi di hutan, peserta akan berpacu secepatnya saling mengalahkan di trek paving block dengan melewati beberapa
obstacle buatan,” terang pria yang akrab disapa dengan Djoe
ini, Jumat (12/3/2021).

Event yang bekerjasama dengan Mall Botania 2 Batam ini akan memanfaatkan area parkir untuk dijadikan trek MTB Dual Slalom.

Panitia memasang beberapa obstacle, yang akan membuat adrenalin semakin meningkat.

”Pengunjung mall juga akan mendapatkan hiburan yang menarik. Karena bisa menyaksikan jalannya pertandingan dual slalom, dari start hingga ke garis finis,” serunya.

Djoe mengatakan jika gelaran Urban Dual Slalom merupakan
yang pertama di area Sumatera. Bahkan bisa jadi kali pertamadi Indonesia.

”Ini adalah upaya mewujudkan ide untuk membawa keluar Mountain Bike Dual Slalom Race. Dari habitatnya offroad area ke urban area ke area pelataran parkir Mal. Tujuannya untuk mendekatkan ajang balapan ekstrim ke penonton di perkotaan dengan kompetisi yang dikemas secara lebih funky dan milenial,” tegas Djoe.

Ia menjelaskan, berbeda dengan downhill yang setiap pembalap akan dilepas satu-satu, di MTB dual slalom dalam setiap pertandingannya dilakukan head to head atau saliong berhadapan antara dua orang pembalap sekali gus, berpacu dari start hingga finish.

“Ini mirip seperti four cross, namun yang membedakan di four cross selain start bersamaan hingga 4 pembalap, mereka akan bertanding di jalur yang sama,” jelasnya.

Kata dia, di MTB Dual slalom, setiap pembalap akan bertanding di lintasannya masing masing dan di kedua lintasan akan diberi obstacle yang identik serta jumlah tikungan yang sama.

“Dengan menggunakan system eliminasi, kedua pembalap akan berlomba bergantian di kedua jalur, dan pemenang akan ditentukan dari total waktu yang tercepat yang dicatat dari dua kali pertandingan tersebut,” tuturnya.

Panitia membagi peserta dalam 4 kategori. Yakni Junior (usia 16 tahun ke bawah), Men Open (usia 17-29 tahun), Master A (30-39 tahun), dan Master B (peserta berusia 40 tahun ke atas).

MB 2 MTB Urban Dual Slalom Race akan dilaksanakan dalam dua babak. Yakni babak kualifikasi yang akan dilaksanakan Jumat (26/3/2021). Dan yang kedua adalah babak final race, yang digelar Sabtu (27/3/2021).

Di babak kualifikasi, setiap pembalap masing-masing kategori akan melakukan 2 kali run.

Satu kali di lajur A dan di run kedua akan berlomba di jalur B.
Total waktu tempuh di kedua lajur itu yang akan dihitung untuk menentukan peringkat pembalap di babak kualifikasi.

Dari masing-masing kategori akan ditetapkan 16 orang yang
membukukan catatan waktu tercepat di kelasnya untuk dapat bertanding di final race.

Untuk Final Race, panitia akan menerapkan sistem gugur (knock out). Terdiri dari 4 ronde, yakni first run, quarter final run, semifinal run dan final run.

Untuk bisa mengikuti MB2 MTB Urban Dual Slalom Race yang memacu peserta bisa mendaftarkan diri secara online.

Yakni melalui link bit.ly/MB2-LSlalom2021. Pesertas MB2 MTB Urban Dual Slalom Race ini sendiri dibatasi maksimal hanya utk 100 pendaftar pertama.

MB 2 Mountain Bike Urban Dual Slalom Race ini dikemas dalam sebuah gelaran akbar bertajuk MB2 Bike Festival 2021.

Event ini digelar mulai 20-29 Maret mendatang. Tak hanya dual slalom, panitia juga menyiapkan beragam acara pendukung seperti Fun Afternoon Ride, funbike yang menerapkan format baru.

Nantinya semua peserta akan membawa pulang hadiah tanpa diundi. Selain itu juga ada ajang pameran sepeda dan garage sale untuk used bike components di ajang Bike Expo.

Untuk semakin memeriahkan acara, panitia juga menggelar
bazzar. Event yang dinamakan “Icip-icip food festival” akan diikuti UMKM kuliner dari dalam dan luar Batam.

Serta para penggemar kopi nusantara juga berkesempatan berpartisipasi di “Coffee Exhibition”. Untuk bisa mengikuti “MB2 MTB Urban Dual Slalom Race” yang memacu adrenalin dengan mengalahkan lawan di jalur trek sebelah untuk mebuktikan diri menjadi yang terbaik, menjadi bagian dari sejarah, dapat mendaftarkan diri secara online melalui link bit.ly/MB2-LSlalom2021.(jpg)

Pelabuhan Domestik Masih Sepi Penumpang

0

batampso.co.id – Arus pelayaran di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), terpantau sepi penumpang, Jumat (12/3/2021).

Humas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) khusus Batam, Aina Solmidas, mengatakan, belum ada peningkatan penumpang di PDS.

Bahkan, dibanding hari-hari sebelumnya, jumlah arus pelayaran juga mengalami penurunan.

Meski begitu, diakuinya pergerakan penumpang di PDS berjalan normal.

”Sepanjang hari ini kita hanya menerima 15 izin pelayaran di PDS. Biasanya ada 17 izin pelayaran,” kata Aina, Jumat (12/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ilustrasi. Aktivitas Pelabuhan Domestik Sekupang hingga saat ini masih sangat sepi. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Hal senada dikatakan Kepala pengelola PDS, Sohirnadi. Sohir mengaku, arus penumpang di PDS masih sepi.

Bahkan, jumlah penumpang mengalami penurunan hingga 70 persen dibanding kondisi sebelum pandemi Covid-19.

”Masih sepi. Belum ada tanda-tanda peningkatan,” ujarnya.

Disebutkan Sohir, sejumlah perbaikan fasilitas PDS terus dimaksimalkan guna memberikan kenyamanan bagi penumpang.

Selain itu, perbaikan fasilitas juga dilakukan pada selasar pejalan kaki yang ada di pelabuhan.

Selanjutnya, dalam rangka kedatangan dan keberangkatan penumpang, sejumlah fasilitas pendukung lainnya, seperti gedung juga sudah dipersiapkan.

”Kalaupun nanti ada lonjakan kita sudah siap,” ujarnya.

Sepanjang hari kemarin, ada 15 kapal yang berlayar di PDS.
Di antaranya, Kapal Dumai Line 12 tujuan Tanjungbalai Karimun,
Selat Panjang dan Dumai, yang berangkat pukul 07.00 WIB,
Kapal Batam Jet tujuan Urung, Sungai Guntung, Selat Panjang, Tanjungsamak, berangkat pukul 07.30 WIB, dan lainnya.(jpg)

Polisi Ancam Menindak Pemadam Lampu PJU di Sei Ladi

0

batampos.co.id – Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Juwita Oktaviani, menyatakan, akan menindak tiga pelaku yang memadamkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Seiladi, Sekupang, Rabu (10/3/2021) malam.

Aksi tersebut terekam kamera pengawas atau CCTv yang terhubung ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam.

Namun, sejauh ini, Polresta Barelang menyatakan belum menerima laporan tindak kejahatan atas pemadaman tersebut.

”Belum ada laporan. Baik itu dari pihak terkait (Diskominfo) maupun korban kejahatan. Yang pasti, kalau memang ada unsur kejahatan, akan kita tindak,” ujar Juwita di Mapolresta Barelang, Jumat (12/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Sebelumnya, Kominfo Batam mengetahui aksi pemadaman lampu PJU tersebut dari rekaman CCTv.

Terlihat, tiga orang yang menggunakan satu sepeda motor mendatangi lokasi.

Dalam aksinya itu, satu orang bertugas memadamkan listrik
yang berada di lokasi, kemudian dua orang lainnya menunggu di atas sepeda motor yang masih menyala.

Ketiga pria yang terekam CCTv Dinas Kominfo Kota Batam saat mematikan aliran listrik lampu jalan di kawasan Jalan Gajah Mada tidak jauh dari Waduk Sei Ladi, Sekupang. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

”Kita tidak bisa menduga, apakah itu mengarah ke kejahatan atau tidak,” tegas Juwita.

Dengan kejadian ini, Juwita mengatakan akan meningkatkan pengawasan di lokasi tersebut.

Dengan cara, mengerahkan patroli khusus pada malam hari.

”Kita tingkatkan patroli. Kalau ada masyarakat yang melihat (pemadaman lampu PJU) bisa langsung melaporkan ke kami,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Diskominfo Batam, Azril Apriansyah, mengaku langsung berkoordinasi dengan kepolisian Polresta Barelang, Rabu (10/3) malam.

Hal tersebut sebagai langkah cepat mengantisipasi ancaman kejahatan setelah adanya kegiatan mencurigakan yang terekam
kamera CCTv di kawasan yang tergolong sepi tersebut.

“Kami mendeteksi ada tiga orang yang dengan sengaja merusak panel listrik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Aksi itu sangat mencurigakan,” ujar Azril, Kamis (11/3/2021).

Aksi tiga orang dengan menggunakan satu sepeda motor itu, terekam pukul 23.47 WIB

“Dengan temuan itu, langsung kami koordinasikan ke Polresta Barelang melalui petugas Satlantas yang sedang patroli,” ujarnya.

Tak berselang lama, petugas langsung tiba di lokasi dan kembali menyalakan PJU yang berada di sepanjang Jalan Gajah Mada tersebut.

“Belum diketahui tujuan pelaku memadamkan PJU tersebut. Namun, langkah ini sebagai upaya kami menekan kriminalitas di titik-titik rawan kejahatan,” ujarnya.(jpg)

Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Beberapa Wilayah di Kota Batam

0

batampos.co.id – Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam memperkirakan potensi terjadinya hujan di Batam mulai meningkat.

Hal ini ditandai mulai tingginya kelembaban udara di wilayah Batam, sehingga menyebabkan peningkatan pembentukan awan-
awan hujan.

”Sejauh ini memang meningkat, dibandingkan Februari,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Suratman, Jumat (12/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia mengatakan, potensi ini meningkat, tapi masih belum stabil. Kelembapan udara ini diprediksi masih naik turun hingga April.

Awan hitam menyelimuti area Dam Duriangkang. Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam memperkirakan potensi terjadinya hujan di Batam mulai meningkat. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Sehingga, fenomena cuaca yang terjadi, beberapa hari hujan lalu kembali cerah kembali.

”Hujannya yang turun pun sifatnya lokal, belum merata,” ucapnya.

Ia mengatakan, intensitas hujan yang turun, mulai dari ringan hingga sedang. Fenomena ini sudah terjadi dalam puluhan tahun ini di Batam.

Peningkatan curah hujan makin meningkat pada Mei.

”Berdasarkan klimatologi, cuaca seperti ini,” ungkapnya.

Suratman mengatakan, pada Jumat (12/3/2021) kemarin, hujan
dengan intensitas sedang terjadi di Bulang, Galang dan sekitarnya.

”Secara umum kondisi cuaca esok hari (hari ini) diprakirakan
berawan dan berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang pada pagi, siang dan malam hari,” tuturnya.

Suhu di Batam pun diprediksi mulai sedikit sejuk, titik terendah diperkirakan 24 derajat Celcius dan tertinggi 31 derajat Celcius.

Angin berhembus dari utara ke timur laut dengan kecepatan di kisaran 4 hingga 15 knot.

”Gelombang di perairan Batam kategori rendah,” ucapnya.

Suratman mewanti-wanti bagi masyarakat yang berkegiatan di sekitar perairan utara Anambas dan Natuna, agar selalu berhati-hati.

Karena, esok hari (13/3/2021) diprediksi ada gelombang setinggi 2,5 hingga 3 meter.

”Apalagi bagi yang menggunakan sampan-sampan kecil,” tuturnya.(jpg)