Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 9720

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia di Atas Rata-rata Dunia

0

batampos.co.id – Presiden RI Joko Wododo (Jokowi) bersyukur, angka penyebaran Covid-19 di Indonesia masih di bawah rata-rata negara di dunia. Meskipun begitu, pemerintah tetap fokus dalam mengendalilan penyebaran wabah sembari mendorong pemulihan ekonomi.

“Alhamdulillah dari laporan yang saya terima per 1 November 2020 ini kasus aktif Covid-19 di Indonesia lebih baik, dan lebih rendah dari perkembangan rata-rata dunia,” ujarnya dalam sidang kabinet secara virtual, Senin (2/11).

Jokowi memaparkan rata-rata kasus aktif penyebaran Covid-19 secara global mencapai sebesar 25,22 persen. Sementara penyebarannya di Indonesia hanya hanya 13,78 persen.

Di sisi lain, angka sembuh Covid-19 di Indonesia mencapai 82,84 persen. Ini lebih tinggi dari rata-rata dunia yang hanya 72 persen.

“Ini yang terus harus ditekan sehingga angka 13,78 persen ini bisa kita perkecil lagi. Kemudian juga tingkat kesembuhan yang semakin baik,” ucapnya.

Meski begitu, Jokowi mengakui, angka kematian atau kasus meninggal di Indonesia masih lebih tinggi, yakni 3,38 persen dibandingkan rata-rata dunia yang hanya 2,5 persen.

“Ini yang patut untuk menjadi perhatian kita semuanya dan yang berkaitan dengan Covid-19 saya ingin menekankan sekali lagi hati-hati, harus menjadi perhatian kita semuanya dan kehati-hatian kita semuanya,” pungkasnya.(jpg)

Pelindo I dan BP Batam Jalin Kerja Sama

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menjalin kerja sama dengan Pelindo I terkait jasa pemanduan dan penundaan kapal di perairan Batam, 16 Oktober 2020 lalu.

“Badan Pengusahaan (BP) Batam bukanlah perusahaan, tetapi Lembaga pemerintah yang bertugas dalam pengelolaan pengusahaan di PulauBatam, di mana kita memberikan ruang seluas-luasnya kepada para pengusaha apakah itu dari BUMD, BUMN, maupun dari BUMS,” kata Deputi IV Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Shahril Japarin.

Sebenarnya, kerja sama ini sudah berlangsung sejak lama, tapi Japarin mengatakan kerja sama yang baru ini menekankan sinergi yang lebih terstruktur.

“Semoga hal ini menjadi awal yang lebih baik untuk ke depannya,” katanya lagi.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo I, Dani Rusli Utama mengatakan, Pelindo 1 akan melakukan pengembangan dari proses-proses yang ada seperti peningkatan Good Corporate Governance (GCG), implementasi IT, dan operational excellence sehingga performa operasional di Batam menjadi lebih baik.

“Kita sebagai pelayan masyarakat diharapkan mampu menurunkan total logistic cost khususnya di Batam. Kita yakin value added dari kerja sama kedua belah pihak ini bisa berkontribusi baik untuk pelayanan kepada masyarakat ke depan,” jelasnya.

Dalam kerja sama ini, Pelindo 1 akan memberikan pelayanan dan penyediaan sarana dan prasarana pemanduan dan penundaan kapal, tenaga pandu di wilayah wajib pandu di lingkungan kerja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dengan jangka waktu selama lima tahun.

Perairan wajib pandu di wilayah Batam tersebut meliputi Batu Ampar, Kabil, Sekupang, dan Tanjung Uncang.

Dani juga menambahkan bahwa dalam kerja sama ini juga akan meningkatkan implementasi layanan berbasis IT atau digitalisasi yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.

“Ke depannya, Pelindo 1 dan BP Batam akan melakukan implementasi sistem IT untuk penyampaian data operasional yang dapat dilakukan secara real time sehingga mampu meningkatkan kecepatan pelayanan yang lebih baik serta menjalankan prinsip GCG,” ujarnya.

“Kami juga berharap adanya peluang sinergi di bidang usaha lainnya di luar kegiatan ini seperti depo kontainer, depo logistik, pengembangan pelabuhan, maupun kegiatan usaha lainnya antara Pelindo 1 dan BP Batam,”
terangnya lagi.(jpg)

Jamaah Umrah Luar Negeri Mulai Berdatangan ke Arab Saudi

0

batampos.co.id – Jamaah umrah dari luar negeri akhirnya bisa menginjakkan kaki di Arab Saudi. Pada Minggu (1/11) untuk kali pertama pemerintah mengizinkan jamaah umrah asing masuk ke Tanah Suci setelah 7 bulan menutup diri karena pandemi Covid-19. Itu adalah bagian dari pembukaan secara bertahap yang diterapkan pemerintah Saudi.

Terhitung sejak Minggu (1/11) pemerintah Saudi mengizinkan 20 ribu jamaah umrah dan 60 ribu orang yang beribadah harian ke Masjidil Haram. Sebanyak 10 ribu jamaah itu adalah warga asing dan sisanya warga lokal. Penduduk Saudi diizinkan menunaikan ibadah umrah sejak bulan lalu dengan jumlah terbatas.

Umrah kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelum Covid-19 mewabah. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr Amr Al-Maddah menegaskan semua jamaah harus mengantongi izin lebih dulu. Mereka hanya bisa masuk dengan maskapai Saudia Airlines. Begitu tiba, jamaah harus diisolasi selama tiga hari. Baru setelah itu mereka dibawa ke tempat miqat yang menjadi titik awal ibadah umrah.

’’Mereka bisa tinggal di Saudi maksimal selama 10 hari, 3 hari di antaranya untuk isolasi,’’ ujar Al-Maddah seperti dikutip Arab News.(jpg)

Harga Tiket Pesawat Masih Berada di Batas Bawah

0

batampos.co.id – Direktur Bandar Udara dan Telekomunikasi Informasi Komunikasi, Suwarso, menyebut, harga tiket pesawat masih berada di kisaran Tarif Batas Bawah (TBB).

Pantauan Batam Pos di laman penjualan tiket online, Senin
(2/11/2020), ada kenaikan harga tiket saat ini dibandingkan
awal peniadaan Passanger Service Charge (PSG).

Kenaikan harga tiket di kisaran Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu.

”Tapi sejauh ini animo masyarakat masih tinggi,” kata Suwarso, seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Ia mengatakan, peningkatan animo masyarakat memesan tiket, dimulai sejak peniadaan PSC.

Harga tiket jauh lebih murah dibandingkan biasanya. Lalu, ditambah dengan adanya cuti bersama yang cukup panjang.

”Tingginya animo masyarakat, juga kemarin untuk memanfaatkan libur panjang dan saat ini harga tiket masih di TBB,” ucapnya.

Setelah libur panjang ini, Suwarso memperkirakan jumlah penumpang kembali turun di kisaran 3 ribuan orang.

Tapi, melihat lalu lalang penumpang dalam dua pekan ini, Suwarso optimistis penumpang tidak kembali turun ke angka 2 ribuan orang.

Jumlah penumpang ini, diprediksi kembali meningkat menjelang Natal bulan depan.

Selanjutnya, diperkirakan turun lagi di minggu kedua Januari 2021.

Suwarso mengatakan, di tengah pandemi ini, Bandara Internasional Hang Nadim menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Setiap orang yang masuk ke Bandara Hang Nadim, wajib menggunakan masker. Lalu, pengelola juga menyediakan hand sanitizer.

Sebelum memasuki terminal Hang Nadim, calon penumpang akan diperiksa dokumen rapid test-nya.

Begitu pemeriksaan dokumen rapid test selesai, penumpang memasuki terminal keberangkatan, namun sebelumnya petugas akan mengecek suhu tubuh calon penumpang.

Setelah itu, barulah menuju konter check-in. Selama berada di ruang tunggu, penumpang juga harus duduk berjarak antara atu dan lainnya.

Petugas Hang Nadim, akan selalu memantau dan mengingatkan masyarakat agar menjaga jarak.(jpg)

Harga Pangan Melonjak, Kadisperindag Bilang Begini…

0

batampos.co.id – Harga sejumlah komoditas bahan pokok seperti cabai, bawang merah dan lainnya merangkak naik dalam sepekan terakhir.

Kenaikan harga di pasaran, sulit dikendalikan karena Batam bukanlah daerah penghasil.

”Iya memang harga pada naik, faktornya masih sama, karena cuaca (di daerah penghasil,red),” ujar Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos, Senin
(2/11/2020).

Menurut dia, para petani enggan melakukan panen secara besar-besaran saat musim hujan.

Sebab, jika dipaksakan, hasil panen akan cepat busuk karena kondisi yang basah.

”Nah, bawang dan cabai kalau kena air bisa cepat busuk. Busuk satu, yang lainnya akan cepat busuk juga,” ujar Gustian.

Karena itu, dalam waktu dekat ia akan terbang ke daerah penghasil di Jawa untuk melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan distributor yang ada di sana.

Tujuannya, agar penyaluran komoditas tidak terganggu dan harga tidak naik lagi.

”Pengendalian pasti ada, agar harga tak naik lagi. Karena cabai Rp 70 ribu itu sudah sangat mahal. Mudah-mudahan saat ke daerah penghasil nanti, bisa menekan harga tak naik lagi,” ungkap Gustian.

Masih kata Gustian, pihaknya juga baru menggelar rapat dengan distributor terkait.

Selain memastikan ketersediaan bahan pokok jelang akhir tahun, ia juga meminta para distributor bisa mencari pemasok komoditas bahan pangan dengan harga murah.

”Jadi kalau untuk pasokan dan stok aman hingga akhir tahun, bahkan awal tahun nanti,” ujar Gustian.

Sementara, pantauan di lapangan seperti Pasar Mustafa Batam Center, harga cabai merah masih terpantau Rp 65-75 ribu per kilogram (kg).

Begitu juga dengan harga bawang merah Rp 45-50 ribu per kg. Sedangkan harga ayam buras, terpantau Rp 35 ribu per kg.(jpg)

Peneliti Temukan Masker Kain yang Bisa Nonaktifkan Virus Korona

0

batampos.co.id – Masker terbukti efektif dalam mencegah penularan virus Korona melalui tetesan droplet. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyarankan agar publik bisa mengenakan masker kain. Agar lebih efektif lagi, peneliti Amerika Serikat menemukan terobosan membuat masker kain yang bisa menangkap virus Korona dan menonaktifkannya agar tak menginfeksi seseorang.

Para peneliti telah membuat masker wajah yang diubah secara kimiawi yang dapat menonaktifkan patogen seperti virus Korona. Sebuah tim peneliti dari Northwestern University di Evanston, Illinois, telah mengusulkan metode yang memungkinkan masker wajah untuk memodulasi tetesan yang diembuskan secara kimiawi dan membuatnya tidak terlalu menular. Detail pekerjaan mereka dipublikasikan di jurnal Matter.

Masker yang membersihkan tetesan pernapasan akan sangat mengurangi risiko penularan penyakit yang bergantung pada udara atau tetesan. Peneliti mensimulasikan tindakan pernapasan misalnya dengan menghirup, mengembuskan napas, batuk, dan bersin di laboratorium untuk menunjukkan bukti konsep mereka.

Lalu peneliti menunjukkan kain seperti lap tanpa serat dengan kepadatan serat 19 persen dapat membersihkan virus hingga 82 persen tetesan pernapasan yang dikeluarkan berdasarkan volume. Para peneliti juga melaporkan bahwa kain bukan tenunan dalam percobaan tidak menghalangi pernapasan, dan bahan kimia dalam masker yang telah diubah tidak dikeluarkan selama simulasi pernapasan.

Peneliti bekerja merancang bahan masker yang memenuhi beberapa kriteria. Pertama, tidak boleh menghalangi pernapasan sehingga menyulitkan.

Berikutnya adalah kain yang mereka cari harus memiliki kemampuan yang cukup untuk membawa agen antivirus molekuler, ion logam dan asam, yang dapat dengan mudah menempel pada tetesan yang dikeluarkan. Terakhir, peneliti mencari kain yang tidak memiliki bahan kimia yang mudah menguap atau bagian yang dihirup oleh pengguna dengan penggunaan berulang.

“Struktur virus sebenarnya sangat halus dan rapuh,” jelas pemimpin tim peneliti dari Northwestern University Jiaxing Huang seperti dilansir Science Times.

Dia menambahkan bahwa jika salah satu bagian dari patogen mengalami malfungsi, sebagian besar virus tidak dapat menginfeksi orang lain. “Masker merupakan komponen terpenting dari alat pelindung diri (APD) yang dibutuhkan untuk melawan pandemi,” jelasnya.

Huang juga membahas kesalahpahaman di antara beberapa orang yang tidak percaya akan perlunya masker di tengah pandemi dalam sebuah artikel dari Northwestern. Dia menyarankan agar APD menjadi senjata wajib masyarakat.

“Di mana ada wabah penyakit pernapasan menular, mengendalikan sumber adalah paling efektif dalam mencegah penyebaran virus,” kata Huang.(jpg)

Polda Kepri, Tangkap Dua Pelaku Penyelundup Sabu Dari Malaysia 

0

batampos.co.id – Ditpolairud Polda Kepri mengamankan dua pelaku penyelundup narkotika jenis sabu yang diselundupkan dari negara tetangga, Malaysia.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, kedua pelaku tersebut ialah MJ berjenis kelamin perempuan dan MR laki-laki.

“Tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Kepri mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi pengiriman Narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Kota Batam melalui jalur Perairan,” ujarnya, Senin (2/11/2020).

Kata Kabid Humas, tim melakukan pemantauan. Namun keduanya sempat lolos dan luput dari kejaran.

Selanjutnya kata dia, penyelidikan mengarah ke lokasi Food Court 98, Kota Batam dan pada Minggu (1/11/2020) sekira jam 19.15 WIB kedua pelaku akhirnya tertangkap di area Parkiran dan ATM Center.

“Pada TKP, tim mengamanakan kurang lebih 1,5 kilogram narkotika jenis kristal bening diduga Sabu,” tuturnya.

Barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku. Foto; Polda Kepri untuk batampos.co.id

Tim lanjutnya, lantas melakukan interogasi terhadap keduanya. Penyelidikan lantas mengarah ke timpat tinggal pelaku di Kampung Pisang, Lubuk Baja.

“Di tempat tersebut kembali diamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 1,5 kilogram,” paparnya.

Kemudian, kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Dit Polairud Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan didapatkan barang bukti sebagai berikut :

1 buah tas warna hitam merk nike berisikan 1 bungkus Narkotika jenis serbuk Kristal diduga Sabu yang dibungkus dengan plastik teh Cina dibungkus plastik transparan.
1 paket kecil Narkotika jenis serbuk kristal diduga Sabu dibungkus plastik transparan.
1 buah tas warna hitam berisikan 1 bungkus Narkotika jenis serbuk Kristal diduga Sabu dibungkus plastik transparan dan dibungkus lagi dengan plastik teh Cina.
1koper merk polo twin berwarna pink berisikan 1 bungkus Narkotika jenis serbuk kristal diduga Sabu dibungkus dengan plastik teh Cina dibungkus plastik transparan dan 1 bungkus Narkotika jenis serbuk kristal diduga Sabu dibungkus plastik transparan.
2 Unit Handphone milik para pelaku dan kartu identitas para pelaku.

“Perkara ini dilimpahkan ke Satresnarkoba Polresta Barelang dan dari hasil penimbangan barang bukti di Satresnarkoba Polresta Barelang didapati jumlah keseluruhan barang bukti seberat 2,968 gram,” tutupnya.(*/esa)

Tes Turun, Kasus Baru Positif Covid-19 Tambah 2.618 Orang

0

batampos.co.id – Selama libur panjang dan cuti bersama, kapasitas tes Covid-19 selalu di bawah target Presiden Joko Widodo yakni di bawah 30 ribu tes. Hari ini, Senin (2/11), dengan uji spesimen hanya 26.661 tes, jumlah kasus baru juga terlihat lebih landai yakni 2.618 orang positif Covid-19.

Angka tersebut membuat total kasus positif kini sudah sebanyak 415.402 orang. Jumlah tes sebelum libur cuti bersama bisa mencapai 40 ribu tes spesimen sehari. Hal itu juga dibenarkan oleh Epidemiolog dan Pakar Kesehatan dari Fakuktas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Tri Yunis Miko Wahyono. Penurunan tes terjadi karena laboratorium dan SDM di dalamnya ikut libur panjang dan cuti bersama.

“Penurunan kasus itu karena lab libur, pemeriksaan ada tapi yang memeriksa orang yang lembur,” jelasnya kepada JawaPos.com, Selasa (2/11).

Sebaran tertinggi masih terjadi di DKI Jakarta sebanyak 1.024 kasus. Lalu disusul Jawa Barat 341 kasus. Jawa Timur 284 kasus. Jawa Tengah 248 kasus. Sumatera Barat 178 kasus.

Angka kesembuhan pasien harian bertambah 3.624 orang. Paling banyak pasien sembuh dalam sehari terjadi di DKI Jakarta sebanyak 1.057 orang. Kini sudah 345.566 orang sembuh dari Covid-19.

Kemudian angka pasien meninggal dalam sehari bertambah 101 jiwa. Paling banyak kasus kematian harian terjadi di Jawa Timur 23 jiwa. Kini sudah 14.044 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.

Ada 502 kabupaten kota terdampak Covid-19. 15 provinsi mencatat kasus di bawah 10 kasus harian. Ada 7 provinsi dengan nol kasus. (jpg)

Pjs Gubernur Kepri Minta ke Dubes Malaysia Perbatasan Antara Negara Dibuka

0

batampos.co.id – Setelah pembukaan perbatasan antara Indonesia dan Singapura, pemerintah juga berupaya agar negara tetangga lainnya, Malaysia, membuka pintunya. Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepri, Bahtiar Baharudin langsung melobi ke Kedutaan Besar (Dubes) Malaysia di Jakarta, Senin (2/10).

Kepada Dubes Malaysia, Datuk Zainal Abu Bakar, Bahtiar meminta diskresi supaya akses perbatasan antara Malaysia dengan Provinsi Kepri segera dibuka. “Provinsi Kepri berbatasan dengan Malaysia dan Singapura, disebabkan pandemi Covid-19 hubungan sosial dan budaya negara menjadi terganggu,” ujar Bahtiar Baharuddin.

Dijelaskannya, tugasnya sebagai Pjs Gubernur adalah menyampaikan aspirasi masyarakat Provinsi Kepri. Karena antara Provinsi Kepri dengan Malaysia masih serumpun dan masyarakatnya memiliki hubungan kekerabatan pertalian darah. Namun karena ditutupnya akses antar negara, menyebabkan hubungan keluarga menjadi terkendala.

“Bagaimana kedepannya perlu perhatian dari Pemerintah Negara Malaysia, karena pandemi ini menyebabkan sosial budaya menjadi terputus,” jelasnya.

Kepulauan Riau (Indonesia), Johor (Malaysia) dan Singapura adalah satu kawasan yang tersambung berbatasan langsung dan saling interaksi secara ekonomi, sosial dan budaya. Hanya beda pulau dan beda negara. Ibaratnya seperi Depok wilayah Provinsi Jabar, Tangerang Selatan wilayah Prov Banten dan Jaksel wilayah Prov DKI. Ketiga daerah tersebut akan sangat bermasalah jika ditutup aksesnya. Bedanya ini adalah pulau-pulau yang didiami penduduk dengan negara yang berbeda.

Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharudin bersama Dubes Malaysia Datuk Zainal Abu Bakar di Jakarta, Senin (2/10). (foto:humaspemprov)

Pejabat aktif sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut memaparkan, banyak masyarakat Kepri yang memiliki keluarga di Johor Bahru, Malaysia. Adapun kebiasaannya, pergi pagi pulang sore. Begitu juga bagi masyarakat yang berobat, bekerja di Tanjungpinang dan sekolah ke Johor Bahru, yang biasanya bisa pergi pagi pulang sore.

Sebagai contoh melalui Pelabuhan Sri Bintang Pura Tanjungpinang biasanya rata-rata 1.500 – 2.000 orang tiap hari lalu lalang ke Johor Bahru. Dari pelabuhan lain juga sangat banyak. Hubungan interaksi antar masyarakat antar pulau tersebut sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu.

Namun sudah delapan bulan ini, kebiasaan-kebiasaan seakan berhenti dan hilang. Artinya bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi interaksi sosial budaya juga menjadi sangat terganggu. Kerinduan masyarakat kepulauan riau dan masyarakat Johot Bahru pasti sangat tinggi.

“Maka dari itu, kepada Pak Dubes Malaysia, Datuk Zainal Abu Bakar kami sampaikan aspirasi masyarakat Kepulauan Riau. Kita berharap ada diskresi atau pengecualiaan untuk membuka daerah perbatasan (Malaysia-Kepri), tentunya dengan protokol kesehatan Covid-19 yang disepakati,” harap Bahtiar.

Menyikapi harapan tersebut, Bahtiar mengundang khusus Dubes Malaysia di Indonesia dan Pejabat Kemenlu RI untuk bertandang ke Provinsi Kepri beberapa waktu kedepan. Sehingga bisa melihat langsung situasi Provinsi Kepri saat ini. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih, karena sudah mendapatkan respon yang sangat baik dari pihak Dubes Malaysia.

“Apabila diperlukan bisa turun bersama dengan Satgas Covid-19 tingkat pusat ke Kepri. Sehingga bisa mendengarkan aspirasi masyarakat Kepri secara langsung,” tutup Bahtiar.

Direktur Asia Tenggara, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Deni Abdi mengatakan, selama ini hubungan bilateral kedua negara (Indonesia-Malaysia) diwakil oleh Kemenlu. Wilayah yang berdekatan dengan satu sama lain adalah Provinsi Kepri dan Johor Bahru. Maka dari itu, pihaknya mengajak Dubes Malaysia untuk mendengarkan aspirasi dari Pemerintah Provinsi Kepri.

“Kita bersilaturahmi untuk saling bertukar pikiran, karena memang Provinsi Kepri berbatasan dengan Johor Bahru, Malaysia,” ujar Deni menambahkan.

Sementara itu, Dubes Malaysia untuk Indonesia, Datuk Zainal Abu Bakar menyampaikan aspresiasi ke Pjs Gubernur Kepri yang sudah menyampaikan aspirasi masyarakat Kepri. Baginya ini satu maklumat atau informasi yang sangat baik. Yakni, bagaimana untuk merapatkan hubungan Provinsi Kepri dengan Malaysia.

“Bagaimana kita mengatasi masalah covid-19, tetapi juga memenuhi kebutuhan dan kepentingan rakyat kedua negara. Dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 juga dirasakan Provinsi di Malaysia (Johor Bahru) dan Provinsi Kepri,” ujarnya.

Menurutnya, perlu kebersamaan untuk mengambil langkah-langkah dalam mengatasi masalah ini. Merespon permohonan Pjs Gubernur Kepri, ia dan rekan-rekan kedutaan akan melihat sendiri situasi di Kepri untuk berbincang dengan pihak-pihak tertentu.

“Kita berharap dapat membawa solusi-solusi tertentu. Sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat dipenuhi, dan penyebaran Covid-19 sama-sama bisa kita atasi dan kendalikan.” tegasnya.(*/uma)

Sebelum Ada Vaksin Covid-19 Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan masyarakat agar senantiasi melaksanakan protokol kesehatan 3M dalam kehidupan selama pandemi Covid-19. Hal itu menyusul belum adanya vaksin yang lolos uji klinis dan siap diedarluaskan.

Protokol kesehatan 3M yang dimaksud yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan secara rutin menggunakan sabun dan air mengalir. “Kami harapkan masyarakat bersabar menanti proses vaksinasi dan tetap mematuhi protokol 3M,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Wiku menyampaikan, saat ini kandidat vaksin-vaksin sedang dalam tahap uji klinis fase 3. Untuk memastikan keamanan, efek samping dan rentang dosis aman yang akan digunakan untuk manusia.

“Pemerintah masih menunggu hasil uji klinis fase 3, serta transfer dokumen Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) untuk dianalisa,” imbuhnya.

Wiku menegaskan, pemerintah melakukan pengembangan vaksin secara hati-hati dan berpedoman pada standar kesehatan. Supaya tidak membahayakan masyarakat. Setelah lulus uji standar kesehatan, maka BPOM akan mengeluarkan emergency use of authorization atau izin untuk dapat digunakan.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga terus meminta pemerintah daerah untuk terus meningkatkan upaya testing (pemeriksaan). Masyarakat juga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala Covid-19.

Testing juga harus dilakukan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Selain itu, testing juga menjadi prasyarat sebelum melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi tertentu sesuai kebijakan Menteri Perhubungan.

Dalam menangani pandemi ini, Wiku menambahkan, bahwa keberhasilannya bergantung kepada seluruh elemen masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan senantiasa menerapkan 3M. “Semakin disiplin masyarakat patuh, maka semakin efektif penanganan pandemi Covid-19,” tandasnya.(jpg)