Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 981

Kasus Pembunuhan Pegawai BPOM Batam di Singapura: Suami Korban Minta Kasus Diekstradisi ke Indonesia

0
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Kematian pegawai Balai POM Batam, Nurdia Rahmah Rery (38), di sebuah hotel mewah kawasan China Square, Singapura, terus menyita perhatian publik. Di tengah proses hukum yang kini berjalan di Negeri Singa, muncul kabar bahwa suami korban, Salehuddin, sempat memohon agar kasusnya diekstradisi ke Indonesia.

Namun, menurut sumber yang mengetahui proses persidangan di Singapura, permintaan itu ditolak majelis hakim. Alasannya, lokus kejadian berada di wilayah hukum Singapura.
“Permintaan untuk diekstradisi sudah disampaikan terdakwa, namun majelis menolak karena locus delicti terjadi di Singapura,” ujar sumber tersebut, Selasa (28/10).

Salehuddin saat ini masih menjalani proses hukum di Singapura atas tuduhan pembunuhan terhadap istrinya. Ia ditangkap setelah menyerahkan diri ke pos polisi dan mengaku telah menghabisi nyawa Nurdia di kamar hotel tempat mereka menginap.

Sementara itu, pihak Balai POM Batam akhirnya angkat bicara atas pemberitaan yang ramai di media. Melalui Humas Balai POM Batam, Trecy, pihaknya membenarkan bahwa korban merupakan pegawai mereka.

Baca Juga: Pegawai BPOM Batam Tewas Diduga Dibunuh Suami di Singapura, BPOM Tunggu Keterangan Resmi

“Benar bahwa almarhumah merupakan pegawai Balai POM di Batam. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan menyampaikan empati kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Trecy dalam keterangan resmi yang diterima Batam Pos, Selasa (28/10).

Trecy menambahkan, proses penanganan serta pemulangan jenazah Nurdia telah difasilitasi oleh BPOM RI melalui koordinasi dengan keluarga dan pihak berwenang.

“Saat ini, Balai POM Batam berfokus memberikan dukungan moril dan pendampingan internalkepada rekan kerja serta keluarga almarhumah,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan seputar kehidupan sehari-hari korban, Trecy menyebut Nurdia dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah di lingkungan kerja.

“Dikenal baik,” ucapnya singkat.

Namun, ketika disinggung soal motif pembunuhan, Trecy menolak berkomentar lebih jauh.

Baca Juga: Kasus Ledakan Maut di Kapal Federal II Resmi Naik ke Tahap Penyidikan

“Kami mohon pengertian semua pihak agar pemberitaan yang disampaikan tetap menghormati privasi keluarga almarhumah dan tidak menimbulkan dampak tambahan bagi pihak-pihak yang berduka,” tambahnya.

Kabar kematian Nurdia pertama kali terungkap setelah Kepolisian Singapura menemukan jasadnya pada Kamis (24/10) di kamar hotel yang mereka tempati. Kasus ini kini ditangani penuh oleh otoritas Singapura, sementara keluarga korban di Batam menanti kejelasan proses hukum terhadap pelaku.

Korban diketahui tinggal disalah satu perumahaan di kawasan Nongsa. Ia yang berasal dari Pekanbaru menyewa salah satu rumah di kompek perumahan Kelurahaan Batubesar. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Kasus Pembunuhan Pegawai BPOM Batam di Singapura: Suami Korban Minta Kasus Diekstradisi ke Indonesia pertama kali tampil pada Metropolis.

Angin Kencang, Dapur Rumah di Senayang Hancur Tertimpa Pohon Sukun

0
Rumah Kiki Harianto, warga Desa Penaah yang tertimpa pohon sukun akibat angin kencang, Rabu (29/10). F. Istimewa

batampos – Sebuah rumah milik warga di Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, rusak tertimpa pohon sukun pada Rabu (29/10) dini hari. Pohon besar tersebut tumbang akibat angin kencang yang melanda wilayah setempat sekitar pukul 02.00 WIB.

Rumah yang terdampak diketahui milik Kiki Harianto, warga RT 02 RW 01 Desa Penaah. Bagian dapur rumah mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa batang pohon sukun.

Kepala Desa Penaah, Maryana, membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, saya dapat laporan dari RT bahwa ada rumah milik warga RT 002 yang tertimpa pohon sukun,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu siang.

Ketua RT 02, Ema Pratiwi, menuturkan saat kejadian terdapat tiga orang di dalam rumah yakni suami, istri, dan seorang anak. Beruntung, ketiganya selamat karena berada di kamar tidur ketika pohon tumbang.

“Tidak ada korban jiwa. Pohon menimpa bagian dapur, sementara pemilik rumah sedang berada di kamar,” kata Ema.

Pasca-kejadian, warga bersama Ketua RT, RW, dan Kepala Dusun langsung melakukan gotong royong membersihkan reruntuhan pohon untuk mencegah kerusakan bertambah.

“Sambil menunggu pihak BPBD dan SAR, kami bersama warga membersihkan pohon agar tidak memperparah kondisi rumah,” tambahnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga, Oktanius Wirsal, juga membenarkan laporan tersebut. “Kami sudah menerima laporan dan langsung mengirimkan tim untuk peninjauan serta evakuasi di lokasi,” ujarnya.

Meski tidak ada korban jiwa, Oktanius mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. “Kalau ada pohon besar yang berpotensi membahayakan di sekitar rumah, sebaiknya ditebang saja untuk menghindari hal-hal yang merugikan,” pesannya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Angin Kencang, Dapur Rumah di Senayang Hancur Tertimpa Pohon Sukun pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus Ledakan Maut di Kapal Federal II Resmi Naik ke Tahap Penyidikan

0
Korban ledakan kapal tanker Federal II di PT ASL Shipyard saat dievakuasi.

batampos – Penyelidikan kasus ledakan kapal MT Federal II milik PT ASL Shipyard di Tanjunguncang, Batuaji, kini resmi naik ke tahap penyidikan. Kepastian itu disampaikan Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, Selasa (28/10).

Zaenal menjelaskan, peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik Polresta Barelang bersama tim Labfor Mabes Polri melakukan serangkaian analisis dan pemeriksaan saksi. “Kasus Federal II sudah naik ke tahap sidik. Saat ini sudah ada 26 saksi yang diperiksa, dan jumlah ini bisa saja bertambah karena pemeriksaan masih terus berkembang,” ujar Zaenal.

Menurutnya, proses pemeriksaan saksi akan terus dilakukan secara mendalam untuk mengerucutkan keterangan yang relevan dan mengarah pada pihak yang paling bertanggung jawab. “Saksi memang banyak, nanti akan kita kerucut lagi untuk mendapatkan keterangan yang lebih spesifik,” katanya.

Zaenal menegaskan, dengan naiknya kasus ke tahap penyidikan, penyidik kini fokus pada dugaan tindak pidana yang menyebabkan terjadinya ledakan dan jatuhnya korban jiwa. “Kita gali lebih dalam siapa yang melakukan, siapa yang harus bertanggung jawab dalam peristiwa ini,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Batam Gempur PT ASL Shipyard Soal K3 dan Upah di Bawah UMK

Ia juga mengungkapkan bahwa gelar perkara untuk peningkatan status sudah dilakukan, dan dalam waktu dekat akan kembali digelar untuk menentukan penetapan tersangka. “Gelar perkara untuk naik sidik sudah kita lakukan. Setelah semua unsur terpenuhi, nanti akan dilakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” tambahnya.

Kapolresta menyebutkan, hingga saat ini total korban meninggal dunia akibat tragedi ledakan kapal Federal II dengan kejadian pertama mencapai 18 orang, termasuk mereka yang sempat dirawat namun tidak tertolong. “Itu total dari awal kejadian hingga perkembangan terakhir di rumah sakit,” ujarnya.

Zaenal menambahkan, selain fokus pada proses hukum, pihaknya juga terus menekan manajemen perusahaan agar menunjukkan tanggung jawab penuh terhadap para korban dan keluarga. “Kita minta pihak perusahaan tidak lepas tangan. Mereka harus hadir memberi bantuan dan tanggung jawab sesuai ketentuan,” tegasnya.

Baca Juga: Bayar Belasan Juta, PMI Ilegal Berangkat Pakai Paspor Pelancong dari Batam

Ia menegaskan, penyidikan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Ketenagakerjaan, Labfor Polri, dan ahli keselamatan kerja untuk memastikan hasil yang objektif dan transparan. “Kita ingin hasil penyidikan ini benar-benar dapat menjawab apa penyebab ledakan dan siapa yang lalai,” tutur Zaenal.

Kasus ledakan kapal Federal II menjadi perhatian luas publik karena skala tragedinya yang besar. Dengan status perkara yang kini naik ke tahap penyidikan, masyarakat berharap kepolisian dapat segera menetapkan tersangka dan memastikan adanya pertanggungjawaban hukum atas insiden yang menelan korban jiwa terbanyak dalam sejarah industri galangan kapal di Batam tersebut. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Kasus Ledakan Maut di Kapal Federal II Resmi Naik ke Tahap Penyidikan pertama kali tampil pada Metropolis.

Vonis Ringan Kasus Penipuan Mobil: Jaksa Tuntut 2 Tahun, Terdakwa Dihukum 5 Bulan

0
Sidang putusan terdakwa Mariano di PN Batam, Selasa (28/10). F.Azis Maulana

batampos – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam yang diketuai Veriandi dengan hakim anggota Welly dan Irfan Lubis menjatuhkan vonis lima bulan empat hari penjara terhadap terdakwa Mariano, Selasa (28/10).

Putusan ini jauh lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya meminta agar terdakwa dijatuhi hukuman dua tahun penjara.

“Menjatuhkan pidana penjara selama lima bulan empat hari kepada terdakwa Mariano,” ujar hakim Veriandi saat membacakan amar putusan di hadapan terdakwa di ruang sidang PN Batam.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penggelapan.

Hakim menyebut, perbuatan terdakwa telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Namun, vonis diberikan lebih ringan karena terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya.

“Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat,” jelasnya.

Kasus ini bermula pada 26 Mei 2023 di sebuah restoran cepat saji di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Saat itu, Mariano menawarkan satu unit mobil Hyundai Stargazer kepada korban, warga Batam, seharga Rp142 juta dengan janji BPKB akan diserahkan dua tahun kemudian.

Korban yang percaya lalu mentransfer uang ke rekening terdakwa melalui pegawainya bernama Sudarso. Mobil beserta STNK kemudian diserahkan, namun tanpa BPKB.

Beberapa bulan kemudian, pada 3 Oktober 2024 terdakwa kembali meminta tambahan uang Rp30 juta dengan alasan untuk pengambilan BPKB. Korban sempat mentransfer Rp15 juta dengan kesepakatan sisa pembayaran akan diserahkan setelah BPKB diterima.

Namun, pada 29 November 2024 korban dikejutkan dengan kabar bahwa mobil yang dibelinya telah ditarik pihak leasing karena menunggak cicilan. Setelah diselidiki, mobil tersebut ternyata masih menjadi barang kredit PT BRI Finance Cabang Kelapa Gading dengan cicilan Rp5,19 juta per bulan selama 72 bulan.

Setelah kejadian itu, terdakwa tidak lagi dapat dihubungi dan nomor ponselnya tidak aktif. Akibat perbuatannya, korban mengalami kerugian total sekitar Rp157 juta

Dalam sidang sebelumnya, JPU menilai perbuatan terdakwa memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP tentang penipuan. JPU menilai, terdakwa tidak menunjukkan rasa bersalah dan berbelit-belit selama persidangan.

“Perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat dan tidak menunjukkan penyesalan,” kata JPU dalam sidang tuntutan sebelumnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Vonis Ringan Kasus Penipuan Mobil: Jaksa Tuntut 2 Tahun, Terdakwa Dihukum 5 Bulan pertama kali tampil pada Metropolis.

Tingkatkan Tata Kelola Kelembagaan, BP Batam Susun Strategi Pencapaian Maturity Rating dan Operasionalisasi BIOS

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Risiko menggelar Bimtek “Peningkatan Tata Kelola BP Batam melalui Implementasi BIOS dan Strategi Pencapaian Indeks Maturity Rating”, Selasa (28/10/2025) di IT Centre, Batam Centre.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain dalam sambutannya mengatakan sistem aplikasi BLU Integrated Online System (BIOS) dan Indeks Maturity Rating BLU merupakan instrumen dalam pengukuran tata kelola dan kinerja BLU yang berada di bawah pembinaan Kementerian Keuangan RI.

“Melalui dua instrumen tersebut, BP Batam tidak hanya ingin mengukur kepatuhan administratif, tetapi juga mengarahkan organisasi untuk bertransformasi menuju tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil (result-based management),” kata Alexander.

Disebutkan, capaian indeks maturity rating BP Batam menunjukkan tren peningkatan yang positif dari tahun ke tahun. Tahun 2023 dengan nilai 2,91, angka itu naik signifikan pada tahun 2024 menjadi 3,29.

Sementara, tahun 2025, hasil self-assessment menunjukkan skor 3,89. Angka itu meningkat 115.09 % dan melebihi target indeks maturity rating yang telah ditetapkan dalam kontrak kinerja Kepala BP Batam tahun 2025 adalah sebesar 3,38 (kategori defined).

Peningkatan itu menjadi bukti nyata komitmen lembaganya dalam memperkuat tata kelola dan mengoptimalkan implementasi sistem BLU Integrated Online System secara berkelanjutan.

Namun, meski mencapai target, ia menyatakan tidak berpuas diri dan menurutnya masih ada indikator yang bisa ditingkatkan oleh jajaran pimpinan dan pegawai.

“Ada beberapa hal misalnya dalam kecepatan dalam tindaklanjuti hasil monitoring atau hasil review, audit dari ekternal maupun internal itu masih perlu ditingkatkan, walaupun tindaklanjut untuk eksternal nilainya telah 88 dan memang sudah bagus tapi masih punya ruang untuk ditingkatkan kedepan,” imbuhnya.

Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko, Endry Abzan, menambahkan ada sejumlah aspek penilaian maturity rating meliputi aspek keuangan (20%), layanan (25%), kapabilitas internal (20%), tata kelola & kepemimpinan (20%), inovasi (10%) dan lingkungan (5%).

Endry berharap melalui bimtek ini seluruh peserta dapat memperdalam pemahaman mengenai implementasi BIOS, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk menjaga konsistensi capaian indeks maturity rating, memperkuat koordinasi dan sinergi antarunit kerja mewujudkan tata kelola BP Batam yang semakin baik.

Adapun bimtek menghadirkan narasumber dari Direktorat PPK BLU Kementerian Keuangan yaitu Radityo Dwinar A, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III B dan Sila Pandhega H, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III C. (*)

Artikel Tingkatkan Tata Kelola Kelembagaan, BP Batam Susun Strategi Pencapaian Maturity Rating dan Operasionalisasi BIOS pertama kali tampil pada Metropolis.

Tingkatkan Tata Kelola Kelembagaan, BP Batam Susun Strategi Pencapaian Maturity Rating dan Operasionalisasi BIOS

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Risiko menggelar Bimtek “Peningkatan Tata Kelola BP Batam melalui Implementasi BIOS dan Strategi Pencapaian Indeks Maturity Rating”, Selasa (28/10/2025) di IT Centre, Batam Centre.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain dalam sambutannya mengatakan sistem aplikasi BLU Integrated Online System (BIOS) dan Indeks Maturity Rating BLU merupakan instrumen dalam pengukuran tata kelola dan kinerja BLU yang berada di bawah pembinaan Kementerian Keuangan RI.

“Melalui dua instrumen tersebut, BP Batam tidak hanya ingin mengukur kepatuhan administratif, tetapi juga mengarahkan organisasi untuk bertransformasi menuju tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil (result-based management),” kata Alexander.

Disebutkan, capaian indeks maturity rating BP Batam menunjukkan tren peningkatan yang positif dari tahun ke tahun. Tahun 2023 dengan nilai 2,91, angka itu naik signifikan pada tahun 2024 menjadi 3,29.

Sementara, tahun 2025, hasil self-assessment menunjukkan skor 3,89. Angka itu meningkat 115.09 % dan melebihi target indeks maturity rating yang telah ditetapkan dalam kontrak kinerja Kepala BP Batam tahun 2025 adalah sebesar 3,38 (kategori defined).

Peningkatan itu menjadi bukti nyata komitmen lembaganya dalam memperkuat tata kelola dan mengoptimalkan implementasi sistem BLU Integrated Online System secara berkelanjutan.

Namun, meski mencapai target, ia menyatakan tidak berpuas diri dan menurutnya masih ada indikator yang bisa ditingkatkan oleh jajaran pimpinan dan pegawai.

“Ada beberapa hal misalnya dalam kecepatan dalam tindaklanjuti hasil monitoring atau hasil review, audit dari ekternal maupun internal itu masih perlu ditingkatkan, walaupun tindaklanjut untuk eksternal nilainya telah 88 dan memang sudah bagus tapi masih punya ruang untuk ditingkatkan kedepan,” imbuhnya.

Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko, Endry Abzan, menambahkan ada sejumlah aspek penilaian maturity rating meliputi aspek keuangan (20%), layanan (25%), kapabilitas internal (20%), tata kelola & kepemimpinan (20%), inovasi (10%) dan lingkungan (5%).

Endry berharap melalui bimtek ini seluruh peserta dapat memperdalam pemahaman mengenai implementasi BIOS, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk menjaga konsistensi capaian indeks maturity rating, memperkuat koordinasi dan sinergi antarunit kerja mewujudkan tata kelola BP Batam yang semakin baik.

Adapun bimtek menghadirkan narasumber dari Direktorat PPK BLU Kementerian Keuangan yaitu Radityo Dwinar A, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III B dan Sila Pandhega H, Pelaksana Seksi Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU III C. (*)

Artikel Tingkatkan Tata Kelola Kelembagaan, BP Batam Susun Strategi Pencapaian Maturity Rating dan Operasionalisasi BIOS pertama kali tampil pada Metropolis.

Cuaca Tak Menentu, Honda Ajak Pengendara Tetap #Cari_Aman di Musim Hujan

0

batampos– Curah hujan yang tidak menentu membuat jalanan licin dan berisiko bagi pengendara motor. Menyikapi kondisi ini, PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda Kepri) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan mempersiapkan motor serta diri sebelum berkendara di musim hujan.

Instruktur Safety Riding Honda Kepri, Christofer Valentino, mengatakan bahwa kondisi hujan menuntut perhatian ekstra.

“Jalan basah, genangan air, dan jarak pandang terbatas bisa meningkatkan risiko kecelakaan bila pengendara tidak siap,” ujarnya.

Menurutnya, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa kondisi ban. Pastikan ketebalan masih aman dan tekanan udara sesuai standar. “Ban yang sudah aus atau terlalu kempis membuat daya cengkeram berkurang di jalan licin,” tambahnya.

BACA JUGA: Edisi Terbatas, Kolaborasi Unik Honda Scoopy dengan Kuromi

Christofer juga mengingatkan agar pengendara lebih hati-hati di awal hujan, karena air yang bercampur debu dan minyak bisa membuat permukaan jalan sangat licin. Kurangi kecepatan, hindari pengereman mendadak, dan jaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

“Hindari genangan air yang dalam, karena bisa menyebabkan aquaplaning—ban kehilangan traksi dan motor sulit dikendalikan,” jelasnya.

Selain itu, pengendara disarankan memeriksa fungsi sistem kelistrikan, seperti lampu utama, sein, dan klakson, karena semuanya berperan penting dalam komunikasi di jalan. Gunakan helm dengan kaca bening agar pandangan tetap jelas, dan hindari visor berwarna gelap saat hujan atau malam hari.

Untuk perlengkapan pribadi, gunakan jas hujan dua potong berwarna cerah, sarung tangan tahan air, serta rain shoes cover agar tetap kering dan fokus berkendara. “Tubuh yang basah atau kedinginan bisa mengurangi refleks dan konsentrasi,” ujar Christofer.

Sementara itu, Sales Manager Capella Honda Kepri, Duri Yanto, menyampaikan bahwa Honda terus berkomitmen memberikan edukasi keselamatan bagi masyarakat.
“Melalui tips dan kegiatan edukatif seperti ini, kami ingin konsumen Honda semakin sadar pentingnya menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan,” ujarnya.

Christofer menambahkan, penting juga untuk mengecek prakiraan cuaca sebelum berangkat dan menyesuaikan waktu perjalanan. “Jika hujan deras, sebaiknya tunda perjalanan. Keselamatan tetap nomor satu dan terus #Cari_Aman,” tutupnya. (*)

Artikel Cuaca Tak Menentu, Honda Ajak Pengendara Tetap #Cari_Aman di Musim Hujan pertama kali tampil pada Lifestyle.

PLN Batam Gelar Upacara Hari Listrik Nasional ke-80

0

batampos — PT PLN Batam menggelar upacara peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 Tahun 2025 di halaman Gedung Kantor Korporat PLN Batam.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh jajaran manajemen, pegawai, dan seluruh insan PLN Batam sebagai bentuk rasa syukur dan refleksi atas perjalanan panjang sektor ketenagalistrikan nasional.

Peringatan HLN kali ini terasa istimewa karena Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Wakil Wali Kota Batam merangkap Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, beserta jajaran komisaris dan direksi PLN Batam.

Dengan mengusung tema “PLN Transformation Towards Green”, upacara ini menjadi momentum penting bagi seluruh insan PLN Batam untuk meneguhkan komitmen dalam mendorong transformasi energi menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Dalam amanatnya, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa Hari Listrik Nasional bukan sekadar perayaan, tetapi juga momen refleksi atas peran penting sektor ketenagalistrikan dalam mendukung pembangunan nasional.

“Delapan puluh tahun yang lalu, energi listrik mulai menyalakan harapan, dan hingga kini, listrik menjadi nadi kehidupan, penggerak pembangunan, dan simbol kemajuan bangsa. Bagi kami Pemerintah Kota Batam, peringatan Hari Listrik Nasional bukan hanya tentang sektor energi, tetapi juga tentang bagaimana sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan energi yang andal, bersih, dan berkelanjutan,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN Batam atas kontribusi dan dedikasinya dalam menjaga keandalan listrik, meningkatkan efisiensi sistem, serta mengembangkan energi ramah lingkungan.

“Dengan kolaborasi yang erat antara PLN Batam, Pemerintah Kota Batam, dan para pelaku usaha, saya yakin Batam dapat menjadi model kota berenergi bersih dan efisien di Indonesia,” tambahnya.

Amsakar juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh insan PLN Batam.

“Kepada seluruh insan PLN Batam, izinkan saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi saudara-saudara semua. Pekerjaan yang saudara lakukan bukan pekerjaan biasa, ini adalah tugas pengabdian dan ibadah. Setiap listrik yang menyala, setiap rumah yang terang, setiap industri yang beroperasi, adalah hasil dari kerja keras dan pengorbanan saudara di lapangan,” tegasnya.

Menurutnya, PLN Batam bukan hanya penyedia energi, tetapi juga mitra pembangunan yang menyalakan cahaya kehidupan bagi masyarakat Batam.

Dalam peringatan HLN ke-80 ini, Pemerintah Kota Batam juga menyoroti berbagai langkah strategis dan capaian penting PLN Batam, yang tidak hanya memperkuat ketahanan energi daerah tetapi juga sejalan dengan arah pembangunan Batam menuju kota modern, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Beberapa capaian tersebut antara lain:

1. Peresmian pengoperasian 50 MW dari total 100 MW PLTMG Sewa Batam, hasil kerja sama dengan PT Maxpower Indonesia. Tambahan kapasitas ini memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam serta mendukung pertumbuhan pesat sektor industri, bisnis, dan pusat data di kota Batam.

2. Pembangunan PLTGU Batam #1 berkapasitas 120 MW dengan teknologi combined cycle yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam mendukung transisi energi bersih, sejalan dengan komitmen nasional menuju Net Zero Emission 2060.

3. Program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di mana PLN Batam menghadirkan sambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu. Program ini mendukung visi Pemerintah Kota Batam dalam mewujudkan pembangunan inklusif, memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati manfaat listrik.

4. Dukungan nyata PLN Batam terhadap Pemerintah Kota Batam juga diwujudkan melalui penyerahan Smart PJU sebanyak 10 titik dan PJUTS sebanyak 21 titik.

  • Smart PJU menggunakan teknologi cerdas yang dapat dikendalikan secara efisien dan hemat energi.
  • PJUTS (Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya) memanfaatkan energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Kehadiran program ini bukan hanya untuk menerangi jalan, tetapi juga untuk menerangi masa depan, masa depan Batam yang lebih hijau, aman, dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara PLN Batam dan Pemerintah Kota Batam, langkah kecil ini diharapkan menjadi bagian dari gerakan besar menuju kota cerdas dan berenergi bersih.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa momentum Hari Listrik Nasional menjadi refleksi penting bagi PLN Batam untuk terus bertransformasi dan berinovasi dalam menghadirkan energi bersih dan berkeadilan bagi masyarakat.

“PLN Batam berkomitmen untuk terus memperkuat sistem kelistrikan, mendorong efisiensi melalui digitalisasi, dan memperluas pemanfaatan energi terbarukan di wilayah Batam dan Kepulauan Riau,” ujar Kwin Fo.

Lebih lanjut, Ia percaya bahwa energi listrik bukan sekadar kebutuhan, tetapi fondasi kemajuan.

“Dengan kolaborasi yang baik bersama pemerintah dan masyarakat, PLN Batam akan terus tumbuh sebagai penyedia energi yang andal, modern, dan berkelanjutan,” pungkas Kwin Fo.

Sebagai penutup peringatan HLN ke-80, PLN Batam mempersembahkan rangkaian inisiatif inovatif dan berkelanjutan yang mencerminkan semangat transformasi hijau serta kemajuan digital di sektor ketenagalistrikan.

Beberapa kegiatan yang turut digelar antara lain Penyerahan Beasiswa “Sahabat Terang” kepada 78 pelajar dan mahasiswa berprestasi di Kepulauan Riau sebagai bagian dari program TJSL di bidang pendidikan. Ada juga Penandatanganan MoU antara PLN Batam dan PT Solusi Abadi Energi mengenai rencana studi bersama pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Rempang dan Galang.

Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi refleksi dari semangat PLN Batam untuk terus berinovasi, menebar manfaat, dan memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Batam dalam mewujudkan kota cerdas, hijau, dan berkelanjutan. (*)

Artikel PLN Batam Gelar Upacara Hari Listrik Nasional ke-80 pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 5 Tanda Infeksi Kulit Akibat Pakai Baju Hasil Thrifting

0
Pengunjung melihat-lihat barang di Pasar Seken Aviar, Batuaji. Ini menjadi salah satu tempat favorit berburu Thrtifting di Batam. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Tren thrifting alias membeli baju bekas masih digemari banyak orang karena harganya murah dan modelnya unik. Tapi hati-hati, di balik itu ada risiko kesehatan yang tidak boleh diremehkan.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Arini Widodo, SM, SpDVE membagikan sejumlah tanda infeksi kulit yang bisa muncul setelah memakai pakaian thrifted.

1. Ruam Kemerahan yang Cepat Menyebar

Ruam merah pada kulit bisa jadi tanda awal infeksi. Bila ruam tampak makin meluas, disertai rasa gatal hebat terutama di malam hari, segera periksakan diri ke dokter. Menurut dr. Arini, ruam semacam ini bisa menjadi tanda dermatitis atau infeksi jamur.

2. Bentol Berisi Cairan atau Nanah

Jika muncul bentol kecil berisi cairan jernih atau nanah, kemungkinan terjadi infeksi bakteri sekunder akibat gesekan atau kontaminasi dari pakaian yang tidak steril. Kondisi ini bisa menimbulkan luka terbuka yang mudah menyebar.

3. Lesi Bersisik Melingkar

Tanda ini sering dikaitkan dengan tinea atau infeksi jamur kulit. Lesinya berbentuk lingkaran seperti cincin, bersisik, dan terasa gatal. Biasanya muncul di area lembap seperti lipatan tubuh atau ketiak.

4. Benjolan Kecil Mengilat Seperti Mutiara

Meski terlihat kecil dan tidak nyeri, benjolan mengilat ini bisa jadi tanda moluskum kontagiosum, infeksi virus yang menular melalui kontak kulit langsung — termasuk saat mencoba baju bekas tanpa lapisan pakaian dalam.

5. Rasa Gatal Tak Kunjung Hilang

Rasa gatal yang makin parah di malam hari bisa mengindikasikan skabies (kutu kulit atau tungau). Parasit ini bisa menular dari pakaian yang tidak dicuci bersih sebelum dipakai. (*)

Artikel Ini 5 Tanda Infeksi Kulit Akibat Pakai Baju Hasil Thrifting pertama kali tampil pada Lifestyle.

Purbaya Akui Ekonomi Indonesia sedang Lesu-lesunya saat Dirinya Ditunjuk jadi Menkeu

0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kondisi ekonomi Indonesia saat dirinya ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai bendahara negara. Menurutnya, saat itu perekonomian tengah mengalami perlambatan cukup signifikan akibat kebijakan fiskal dan moneter yang dinilai kurang tepat.

“Waktu saya diperintah dikasih tugas menjadi Menteri Keuangan, ekonomi kita sedang melambat cukup signifikan. Tanpa orang sadari sepertinya sejak setahun terakhir bahkan setahun setengah terakhir ya. Ekonomi diperlambat dengan kebijakan fiskal dan moneter yang tidak terlalu akurat,” ungkap Purbaya dalam Sarasehan 100 Ekonom di Jakarta, Selasa (28/10).

Lebih lanjut, ia menilai, sejumlah kebijakan pemerintah justru menahan laju pemulihan ekonomi yang sempat membaik pada awal tahun. Namun kemudian kembali dicekik dengan ditariknya perputaran uang di sistem perekonomian.

“Dari bulan sampai April tahun ini sepertinya bagus, udah ada recovery perbaikan kebijakan. Tapi Mei, Juni, Juli, Agustus ekonomi dicekik lagi dengan seperti menghilangnya uang dari sistem perekonomian,” lanjutnya.

Purbaya menjelaskan, kebijakan ekonomi seharusnya bersifat counter cyclical atau melawan arah siklus bisnis, bukan malah memperparah penurunan. Salah satunya dengan tidak menerapkan kenaikan pajak, sebab jika hal itu dilakukan namanya sedang menerapkan sistem pro cyclical.

“Kalau lagi turun, kita dorong ekonominya. Itu yang disebut counter cyclical measure. Tapi kalau lagi jatuh dan kita kenain pajak di mana-mana, itu namanya pro cyclical. Lagi jatuh malah semakin jatuh lagi,” tegasnya.

Ia menuturkan bahwa kebijakan menaikkan pajak secara serampangan justru memperburuk keadaan. Bendahara negara ini menyebut, kenaikan pajak di tengah kondisi ekonomi yang melambat justru bukanlah pilihan tepat.

“Saya bisa kenakan pajak seperti itu, tapi gak ada gunanya. Makin jatuh ekonominya, pendapatan pajak juga makin kecil kan? Saya naikin lagi pajak, makin kecil lagi pajak. Akibatnya ya ekonominya akan terus turun ke bawah,” tuturnya.

Dengan gaya koboinya, Purbaya menyebut bahwa pendekatannya untuk menggenjot ekonomi sangatlah realistis. Ia menilai bahwa dirinya tak sebodoh pikiran orang lain. “Untungnya saya ekonomi betulan, saya gak sebodoh itu keliatannya. Agak pinter dikit lah,” ucapnya sambil tersenyum.

Alih-alih langsung melakukan ekspansi fiskal besar-besaran, Purbaya mengaku fokus mengoptimalkan dana pemerintah yang mengendap di bank sentral sebesar Rp 200 triliun. Langkah itu, menurutnya, bukanlah keputusan spektakuler, melainkan solusi paling sederhana namun efektif.

“Saya lihat kan pemerintah punya uang banyak di Bank Indonesia. Setiap tahun sisanya banyak tuh, sekitar Rp 400 triliun – Rp 500 triliun. Jadi saya pikir kita belanjakan itu cepat. Saya balikin Rp 200 triliun ke sistem ekonomi,” jelasnya.

“Orang bilang, itu langkah yang luar biasa. Padahal itu langkah yang paling gampang, gak mikir. Cuma saya pindahin uang saya dari BI ke perbankan, udah. Sebetulnya untuk bank juga gak ada syarat macem-macem. Pokoknya lo belanjain aja,” pungkas Purbaya. (*)

Artikel Purbaya Akui Ekonomi Indonesia sedang Lesu-lesunya saat Dirinya Ditunjuk jadi Menkeu pertama kali tampil pada News.