Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9813

Liburan Panjang Berpotensi Picu Kenaikan Kasus Covid-19 1,5 Persen

0

batampos.co.id – Musim liburan tak luput dari pergerakan atau perpindahan orang dari satu daerah ke daerah lain. Otomatis virus Korona pundibawa atau ditransmisikan oleh orang ke orang melalui mobilitas, seperti musim liburan kali ini. Maka, penting untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 3M yakni wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

Dalam talkshow bersama BNPB baru-baru ini, Epidemiolog Universitas Padjajaran dr. Dwi Agustian menegaskan fenomena Covid-19 menginfeksi dari orang ke orang. Infeksi identik dengan populasi perpindahan orang yang bisa menaikkan angka kasus baru.

“Peneliti di luar negeri menghitung, setiap kenaikan 1 persen dari pergerakan populasi bisa menaikkan potensi kasus baru sampai 1,5 persen,” kata dr. Dwi Agustian.

Menurutnya liburan tentu saja bisa berpotensi menaikkan angka kasus baru. Maka untuk mencegahnya semua tergantung pada perilaku masyarakat.

“Pergerakan orang ya bisa memicu infeksi. Kalau orang liburan itu ke mana biasanya? Jika berkumpul dengan kerumunan lain, atau aktivitasnya bersama-sama bisa meningkatkan potensi,” katanya.

“Maka selain protokol 3M, lebih baik datang ke lokasi wisata yang sepi dan aman. Berwisata dengan aman di mana sepi pengunjung,” paparnya.

Tapi, kata dia, jika tetap ingin mendatangi lokasi dengan mobilitas yang tinggi, tentu disiplin mematuhi protokol 3M harus lebih kuat lagi. Apalagi edukasi yang disampaikan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Jadi setiap kelompok ada kebijakan berbeda. Bicara dengan akademisi itu lain dengan kelompok pedagang misalnya. Yang penting messagenya sama tapi harus efektif. Sentuh perasaan masyarakat, misalnya salah satunya dengan kampanye Ingat Pesan Ibu,” tandasnya.(jpg)

Wow, Cabai Merah Tembus Rp 70 Ribu

0

batampos.co.id – Harga cabai merah keriting di pasaran Batam tembus Rp 70 ribu per kilogram (kg).

Kenaikan harga cabai ini cukup mengagetkan masyarakat, sebab baru pekan lalu dijual berkisar Rp 40 ribu per kg.

”Gila, harga cabai naik sampai Rp 70 ribu per kg. Beli per ons Rp 8 ribu,” ujar Susan, warga Batam Center seperti dilansir dari Harian Batam Pos.

Menurutnya, tak hanya cabai yang mengalami kenaikan pekan ini. Namun, juga bawang merah Jawa yang dijual hingga Rp 50 ribu per kg.

”Semua pada naik. Bawang masih mahal, minyak goreng, gula, telur dan banyak lagi,” ujar Susan.

Naiknya harga cabai merah dibenarkan Raja, pedagang sayur di Pasar Botania 1 Batam Center.

Kenaikan harga cabai di indikasi karena faktor cuaca di daerah penghasil.

Seorang warga sedang memilih cabai di pasar Botania 2, beberapa waktu lalu. Saat ini harga cabai mencapai Rp 70 ribu perkilogram. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

”Cabai merah memang naik dratis. Katanya hujan terus di sana
(daerah penghasil)” terang Raja.

Menurut dia, tingginya harga cabai dikeluhkan para pembeli yang kebanyakan ibu-ibu.

Mereka kaget dan protes kepada penjual karena harga cabai yang naik.

”Harga tinggi bukan dari saya, soalnya saya belinya juga tinggi. Tak mungkin saya jual di bawah modal,” ungkap Raja.

Selain itu, harga bawang merah Jawa juga masih tinggi, mencapai Rp 45-50 ribu per kg, cabai rawit Rp 40-45 ribu per kg, cabai setan atau rawit merah Rp 65 ribu per kg.

”Yang naik dratis itu memang cabai merah biasa, cabai setan
malah di bawahnya,” ujar Raja.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, belum bisa dikonfirmasi terkait kenaikan harga cabai yang hampir dua kali lipat tersebut.

Namun, beberapa waktu lalu, ia sempat mengatakan jika harga-harga komoditas naik karena faktor cuaca.

Kondisi daerah penghasil yang sering hujan jadi penyebab harga naik.

”Karena Batam bukan daerah penghasil, jadi tak bisa men gendalikan kenaikan harga. Kita cuma bisa menekan kenaikan,” kata Gustian.(jpg)

Masyarakat Demo di Istana dan Kedubes Prancis, Polisi Rekayasa Arus Lalulintas

0

batampos.co.id – Sejumlah elemen masyarakat rencananya hari ini akan menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara dan Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis di Jalan MH Thamrin, Jakarta. Mengatisipasi kegiatan tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tersebut.

“Rekayasa lalu lintas sifatnya situasional,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Senin (2/11).

Mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas, masyarakat diminta tidak mendekati lokasi unjuk rasa. “Hindari kawasan Istana dan Jalan MH Thamrin”, jelas Sambodo.

Berikut rekayasa lalu lintas disekitar Istana Negara dan Kedubes Prancis:

1. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju ke Jalan Veteran III diluruskan ke Traffic Light Harmoni.

2.Arus lalu lintas dari Jalan Merdeka Timur yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan ke Jalan Perwira.

3. Arus lalu lintas dari Jalan Ridwan Rais yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka Timur.

4. Arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin yang akan menuju ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha dibelokkan ke kiri atau ke kanan Jalan Kebon Sirih.

5. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok ke kiri ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin dan arus lalu lintas dari Jalan Fachrudin yang akan belok ke kanan ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis.

6. Arus lalu lintas dari Jalan Tanah Abang II yang akan lurus ke Jalan Museum dibelokkan ke kiri maupun ke kanan, arus lalu lintas dari Jalan Majapahit yang akan belok ke kiri ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Abdul Muis dan arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok kanan ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Majapahit.

7. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke Jalan Majapahit dibelokkan ke kiri ke Jalan Juanda dan arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan belok kiri ke Jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto maupun dibelokkan ke kanan Jalan Gajah Mada.(jpg)

Karyawan Swasta di Batam yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Mendekati 1.500 Orang

0

batampos.co.id – Karyawan swasta di Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 hampir mencapai 1.500 orang.

Hingga Minggu (1/11/2020), jumlah karyawan swasta yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 1.497 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktivitas sehari-hari.

“Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import,” tuturnya.

Jumlah pasien Covid-19 Kota Batam hingga Minggu (1/11/2020) berdasarkan pekerjaan.

Pihaknya mengingatkan dan mengimbau agar masyarakat Kota Batam tetap mengikuti anjuran Pemerintah dan menataai protokol kesehatan.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Pada Minggu (1/11/2020) pasien Covid-19 di Kota Batam bertambah 15 orang.

Dilansir dari website lawancorona.go.id, diketahui dari jumlah tersebut 10 orang terkonfirmasi bergejala, 4 tanpa gejala dan 1 orang kontak dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Pada hari yang sama diketahui ada 10 warga Kota Batam dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total warga Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2.902 orang.

Dengan rincian 2.109 sembuh, 67 orang meninggal dunia dan 726 orang dalam perawatan.(*/esa)

Indonesia Berpeluang jadi Pusat Produsen Halal Dunia

0

batampos.co.id – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengungkapkan, Indonesia berpeluang menjadi pusat produsen halal dunia. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan kerja sama erat antara pemerintah, swasta, BUMN, organisasi kemasyarakatan, dan publik secara umum.

“Diharapkan para pemangku kepentingan bisa duduk bersama, bersinergi, serta mencari yang solusi terbaik dengan mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang, yang perlu dijadikan pertimbangan dalam menyusun strategi peningkatan ekspor produk halal Indonesia,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (2/10).

Agus menjelaskan, industri halal memiliki peran yang cukup signifikan atas performa positif neraca perdagangan. Pada periode Januar hingga Agustus 2020, kinerja neraca perdagangan Indonesia dengan negara- negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menunjukan performa positif dengan mencatatkan surplus sebesar USD 2,46 miliar.

Pada periode tersebut, Indonesia mampu membukukan ekspor ke negara anggota OKI sebesar USD 12,43 miliar. Dari nilai ekspor tersebut, tiga produk yang tertinggi adalah minyak kelapa sawit (23,88 persen), batu bara (9,56 persen), dan bagian kendaraan bermotor (3,95 persen).

Secara ukuran pasar, kata dia, negara-negara OKI merupakan pasar yang luar biasa besar. Terdiri atas 57 negara anggota, dengan total populasi muslim sebesar 1,86 miliar jiwa atau sekitar 24,1 persen dari total populasi dunia. Jumlah populasi ini belum termasuk pemeluk agama Islam di luar negara anggota OKI, seperti India dengan jumlah muslim sebesar 195 juta jiwa dan Ethiopia dengan jumlah muslim sebesar 35,6 juta jiwa.

“Sebagian besar negara anggota OKI dengan mayoritas penduduknya beragama Islam memiliki tuntutan standar pemenuhan atas jaminan produk halal yang cukup tinggi. Hal ini menjadikan negara-negara OKI sebagai pasar dengan peluang yang besar,” ucapnya.

Agus melanjutkan, ekspor produk Indonesia ke negara berpenduduk mayoritas muslim tidak dapat dilepaskan dari peran produsen produk halal Indonesia, khususnya untuk produk makanan, kosmetik, dan obat-obatan. Ketiga produk ini berkontribusi sebesar total senilai sebesar 7,42 persen terhadap impor produk halal dunia.

“Tren impor produk halal negara OKI periode 2015 – 2019 cenderung meningkat 5,27 persen. Namun demikian, pangsa pasar ekspor produk halal Indonesia ke negara OKI masih harus dapat dimaksimalkan,” tuturnya.

Agus menyebut, Kementerian Perdagangan memiliki beberapa strategi peningkatan ekspor produk halal. Strategi ini menggabungkan berbagai instrumen yang tersedia. Pertama, dengan memanfaatkan instrumen kebijakan, seperti kebijakan relaksasi ekspor-impor untuk produk halal tujuan ekspor. Kedua, dengan menguatkan akses pasar produk halal Indonesia di pasar luar negeri. Ketiga, dengan menyiapkan berbagai program untuk penguatan pelaku usaha ekspor produk halal.

“Salah satu langkah konkretnya adalah dengan turut serta dalam fasilitasi penyelenggaraan sertifikasi halal bagi usaha mikro dan kecil. Sertifikasi halal ini bermanfaat untuk meningkatkan daya saing dan memberikan rasa aman bagi konsumen,” kata Agus.

Kementerian Perdagangan juga memberikan bimbingan teknis legalitas usaha dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Selain itu, Kementerian Perdagangan menyediakan fasilitasi sertifikasi halal kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Langkah konkret lain dalam meningkatkan ekspor produk halal adalah melalui peningkatan akses pasar ke mancanegara. Diharapkan produk Indonesia dapat masuk secara leluasa ke pasar ekspor suatu negara tanpa terkendala hambatan tarif maupun hambatan nontarif,” ungkap Mendag.

Untuk peningkatan akses pasar luar negeri, Agus menambahkan, pihaknya melakukan berbagai perundingan perdagangan. Di antara perudingan tersebut melibatkan negara-negara muslim anggota OKI maupun non-OKI yang merupakan pasar potensial produk halal Indonesia.

“Sebagai contoh, negara anggota OKI yang telah memiliki perjanjian perdagangan dengan Indonesia yaitu Pakistan, Mozambik, Palestina, serta Malaysia dan Brunei Darussalam dalam kerangka ASEAN,” tutupnya.(jpg)

Pasien Covid-19 Bertambah, Totalnya Mencapai 2.902 Orang

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah pada Minggu (1/11/2020) sebanyak 15 orang.

Dilansir dari website lawancorona.go.id, diketahui dari jumlah tersebut 10 orang terkonfirmasi bergejala, 4 tanpa gejala dan 1 orang kontak dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (1/11/2020).

Pada hari yang sama diketahui ada 10 warga Kota Batam dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Dengan adannya penambahan tersebut saat ini total warga Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2.902 orang.

Dengan rincian 2.109 sembuh, 67 orang meninggal dunia dan 726 orang dalam perawatan.(*/esa)

Tuntut Upah Naik, Buruh Gelar Aksi Maraton Serentak di 24 Provinsi Besok

0

batampos.co.id – Selasa besok (2/11), puluhan ribu buruh yang tergabung dalam 32 konfederasi dan federasi seperti KSPI, KSPSI AGN, dan Gekanas direcanakan melakukan aksi serentak di 24 provinsi. Buruh kembali turun ke jalan dengan tuntutan batalkan omnibus law UU Cipta Kerja dan menuntut agar upah minimum tahun 2021 (UMP, UMK, UMSP, dan UMSK) tetap naik.

“Untuk wilayah Jabodetak, aksi akan dipusatkan di Istana dan Mahkamah Konstitusi,” ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Pada saat bersamaan, lanjutnya, akan diserahkan gugatan uji materiil dan uji formil omnibus law UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi oleh KSPSI AGN dan KSPI. Tetapi bilamana nomor UU Cipta Kerja belum ada pada saat penyerahan berkas gugatan tersebut, maka yang akan dilakukan KSPI dan KSPSI AGN hanya bersifat konsultasi ke MK.

Iqbal memastikan, aksi KSPI dan 32 federasi lainnya ini adalah non-violance (anti kekerasan), terukur, terarah, dan konstitusional. “Aksi ini dilakukan secara damai, tertib, dan menghindari anarkis,” tegas dia.

Selain 2 November, aksi akan dilanjutkan 9 November 2020 di DPR RI untuk menuntut dilakukannya peninjauan legislatif. Kemudian, pada 10 November 2020 di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk menuntut upah minimum 2021 harus tetap naik. (*/jpg)

Ibu Mertua Pjs Wali Kota Batam Berpulang

0

batampos.co.id – Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, ibu mertua Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, Raja Hj Hasiah, berpulang ke Rahmatullah, pada Minggu (1/11/2020) sekira Pukul : 21.39 WIB di Tanjung Pinang.

Sebelum dikebumikan jenazah ibunda dari Raja Hj Naziĺah itu akan disalatkan di Masjid Sultan di Pulau Penyenggat, Kota Tanjung Pinang, Senin (2/10/2020).

Almarhumah Raja Hj Hasiah berpulang ke rahmatullah pada usia 83 tahun.

Berikut Isi Kabar Duka yang didapatkan batampos.co.id

Kabar duka dari Raja Hj Naziĺah Syamsul Bahrum.
Raja. Mukhtar
Ditujuka pada Raja Hj Azmah Aunur Rafik di Tg.Balai.

Kelg Alm R H Oesman Ali di Tg.Uban. dan seluruh sanak keluarga, di Penyengat, Batam serta handai tolan dimana saja berada.

Telah meninggal dunia Ibunda Kami Raja Hj Hasiah/ Raja Buntat Binti Raja H. M Yunus.
Isteri dari Alm Raja M.Yusuf.
Pada Hari Minggu 1 Nop 2020 Pukul 21.39 wib. Di Teluk Keriting Tpi.

Jenazah Insha Allah akan dikebumikan di Penyengat pada Hari Senen 2 Nop 2020. Setelah Sholat Zhuhur di Misjid Sultan di P Penyengat. Dan akan diberangkatkan dari Rumah Duka Jl.Usman Harum Teluk Keriting Tanjunginang.

Direncanakan dari Teluk Keriting kira-kira Pukul 10.00 pagi dari pelantar rumah Add Millah Syamsul Bahrum.(*/esa)

Gowes Wisata New Normal Diyakini Dapat Gairahkan Ekonomi Batam

0

batampos.co.id – Karang Taruna Galang mengelar Gowes Wisata New Normal 2020 di empat pantai yakni Setokok, Melayu, Sembulang dan Elyora.

Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari
Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum.

Kata dia, Gowes wisata merupakan salah satu dari kegiatan utama Wisata New Normal Batam 2020.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan dimulai dari Pantai Setokok yang digelar pada 1 November 2020. Selanjutnya pada 8 November 2020 di Pantai Melayu.

Lalu pada 15 November 2020 di Pantai Sembulang, terakhir pada 22 November 2020 di Pantai Elyora.

“Rangkaian kegiatan memiliki banyak manfaat, selain mempererat silaturahmi juga menyehatkan. Ditambah Lomba Jong pada aspek penguatan budaya,” terang dia.

Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, saat melepaspara peserta Gowes Wisata yang digelar di empat pantai di Kecamatan Galang Kota Batam. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Ia menyebutkan kegiatan ini dengan community based tourism atau berbasis masyarakat. Kegiatan itu lanjutnya juga dapat memberikan sumbangsih ekonomi bagi masyarakat.

“Kegiatan ini berdimensi ekonomi, dengan menghadirkan 300-an pesepeda yang akan wisata sambil olahraga atau sport tourism di daerah berbasis ekonomi anak tempatan. Sengaja dipilih tempat-tempat ini untuk ikut menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menyampaikan akan menghadiri semua rangkaian kegiatan Wisata New Normal 2020 ini.

Ia berharap rangkaian kegiatan itu dapat juga terselenggara di pantai-pantai termasuk di pantai yang dikelola oleh pihak swasta dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Saya lihat tadi kegiatannya sangat memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Masker, pengecekan suhu tubuh dan lain-lain,” jelansya.

“Kita tentu, selain mendukung aktivitas yang bermanfaat juga terus mengimbau agar protokol kesehatan ini dapat dilaksanakan dengan baik,” katanya lagi.(*/esa)

Keluarga Wajib Saling Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum mereda, untuk mengatasi, hal ini tentunya dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk keluarga. Mengingatkan, anggota keluarga untuk menerapkan protokol kesehatan dipercaya bisa mengurangi penularan virus di luar rumah.

Seperti mulai dari protokol kesehatan dasar 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta hindari keramaian.

“Anggota keluarga yang lain mungkin yang pertama tentunya kita harus memberi tahu dulu ya bahwa kita harus menerapkan kebiasaan-kebiasaan baru,” ucap Kepala Sub Bidang Sosialisasi Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Dwi Listyawardani beberapa waktu lalu.

Dia juga mengatakan, khusus untuk anak yang beranjak dewasa atau remaja, penekanan protokol kesehatan dan pemberian pemahaman sebab-akibat virus Covid-19 wajib dilakukan.

“Kan kita tahu bahwa banyak sekali mereka mereka yang berusia muda itu kalau seandainya positif tidak menunjukkan gejala jadi menganggap dirinya sehat gitu ya,” ujar dia.

Dwi meminta agar adanya kesadaran dari anggota keluarga untuk saling mengingatkan. Dengan begitu, mitigasi untuk penularan di lingkungan rumah atau keluarga tidak terjadi.

“Misalnya yang baru dari luar rumah, tentunya kita harus melepas baju, kemudian mandi. Kemudian berganti baju dan bersih-bersih,” imbuhnya.(jpg)