Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 9812

Operasi Zebra Digelar hingga 8 November, Lokasinya Acak

0

batampos.co.id – Sejak Senin (26/10) pagi, Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang mulai melaksanakan Operasi Zebra Seligi. Kegiatan ini mengambil lokasi secara acak dan berlangsung hingga 8 November mendatang.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Yunita Stevani mengatakan dalam operasi ini, pihaknya lebih mengutamakan sosialisasi. Seperti pemasangan spanduk, dan stiker pada kendaraan.

”Pemasangan stiker ini sebagai bentuk sosialisasi atau imbauan agar warga taat berlalulintas dan melengkapi kelengkapan kendaraan agar terhindar dari teguran berupa tilang,” ujar Yunita.

Yunita menambahkan selain imbauan dari stiker, pihaknya juga melakukan imbauan secara langsung kepada seluruh pengendara untuk melengkapi surat kendaraan dan mematuhi rambu lalu-lintas.

”Kegiatan ini juga sebagai upaya dari kami untuk pencegahan dan mengurangi angka kecelakaan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Yunita, pihaknya juga mensosialisasikan kepada pengendara untuk wajib menggunakan masker. Kemudian menjaga kebersihan, dan menjaga jarak bagi penumpang roda empat. ”Upaya ini untuk menekan angka penularan Covid-19,” tutupnya. (*/jpg)

700-an Karyawan Garuda Indonesia Diputus Kontrak

0

batampos.co.id – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memberikan keterangan terkait informasi mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan perseroan terhadap sejumlah karyawannya. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pada dasarnya kebijakan yang diberlakukan adalah penyelesaian lebih awal masa kontrak kerja karyawan dengan status tenaga kerja kontrak.

Adapun kebijakan tersebut mulai berlaku tanggal 1 November 2020 kepada sedikitnya 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak yang sejak Mei 2020 lalu telah menjalani kebijakan unpaid leave imbas turunnya demand layanan penerbangan pada masa pandemi.

“Melalui penyelesaian kontrak lebih awal tersebut, Garuda Indonesia memastikan akan memenuhi seluruh hak karyawan yang terdampak sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk pembayaran di awal atas kewajiban perusahaan terhadap sisa masa kontrak karyawan,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (27/10).

Irfan menegaskan, kebijakan tersebut merupakan keterpaksaan dan keputusan yang sulit diambil setelah melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi Covid-19.

“Sejak awal, kepentingan karyawan merupakan prioritas utama yang selalu kami kedepankan. Ketika maskapai lain mulai mengimplementasikan kebijakan pengurangan karyawan, kami terus berupaya mengoptimalkan langkah strategis guna memastikan perbaikan kinerja Perusahaan demi kepentingan karyawan dan masa depan bisnis Garuda Indonesia,” jelasnya.

Namun demikian, kata dia, pada titik ini, keputusan berat tersebut terpaksa harus ditempuh di tengah situasi yang masih penuh dengan ketidakpastian ini. “Kami turut menyampaikan rasa terima kasih kepada karyawan yang terdampak kebijakan ini, atas dedikasi dan kontribusinya yang telah diberikan terhadap Perusahaan hingga saat ini,” ucapnya.

Irfan mengatakan, hal itu di luar perkiraan karena kondisi pandemi ini memberikan dampak jangka panjang terhadap kinerja perusahaan yang mana kondisi perusahaan sampai saat ini belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. “Namun kami yakini segala langkah dan upaya perbaikan yang terus akan kami lakukan kedepan, dapat mendukung upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia agar dapat bertahan melewati krisis pada masa pandemi dan juga menjadi penguat pondasi bagi keberlangsungan Perusahaan di masa yang akan datang,” pungkasnya.(jpg)

Uji Vaksin Covid-19 Kini Mulai Efektif untuk Lansia

0

batampos.co.id – Uji Vaksin Covid-19 sejauh ini baru diperuntukkan untuk kelompok usia 18-55 tahun. Sehingga lansia dan anak-anak masih menunggu uji coba lebih lanjut. Namun, muncul kabar baik. Uji coba vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan di Inggris menghasilkan respons kekebalan pada orang dewasa yang lebih muda dan lebih tua. Artinya uji vaksin mulai efektif untuk lansia dan orang dewasa lebih muda.

Vaksin Covid-19 yang dimaksud adalah yang tengah dikembangkan perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca. Tentunya itu memberi harapan dalam perang melawan pandemi virus Korona.

Vaksin yang dikembangkan bersama Universitas Oxford itu juga memicu respons di antara para lansia. Berdasar itu berpotensi untuk melawan pandemi lebih luas lagi.

“Sangat menggembirakan melihat tanggapan imunogenisitas serupa antara orang dewasa yang lebih tua dan lebih muda dan bahwa reaktogenisitas lebih rendah pada orang dewasa yang lebih tua, di mana tingkat keparahan penyakit Covid-19 lebih tinggi,” kata juru bicara AstraZeneca seperti dilaporkan Financial Times.

“Hasil lebih lanjut membangun bukti keamanan dan imunogenisitas AZD1222,” kata juru bicara itu, mengacu pada nama teknis vaksin.

Ilustrasi perusahaan farmasi AstraZeneca di Inggris (PAUL ELUS/AFP)

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (27/10), AstraZeneca tidak memberikan rincian data di balik pernyataan tersebut atau mengatakan kapan akan mempublikasikan data uji coba tahap akhir yang ditunggu-tunggu. Vaksin Oxford/AstraZeneca diharapkan menjadi salah satu yang pertama dari farmasi besar yang mendapatkan persetujuan peraturan, bersama dengan kandidat Pfizer dan BioNTech, ketika dunia mencoba untuk merencanakan jalan keluar dari pandemi Covid-19.

Lansia memang masuk kelompok rentan terinfeksi Covid-19. Sistem kekebalan mereka melemah seiring bertambahnya usia. Dan, lansia adalah mereka yang paling berisiko meninggal akibat virus Korona.

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan vaksin belum siap, tetapi dia sedang mempersiapkan logistik untuk kemungkinan peluncuran sebagian besar pada paruh pertama 2021. Pekerjaan vaksin Oxford dimulai pada Januari. Disebut AZD1222 atau ChAdOx1 nCoV-19, vaksin vektor virus dibuat dari versi lemah dari virus flu biasa yang menyebabkan infeksi pada simpanse.

Virus flu simpanse telah diubah secara genetik untuk memasukkan urutan genetik dari apa yang disebut protein lonjakan yang digunakan virus Korona untuk masuk ke sel manusia. Harapannya, tubuh manusia kemudian akan menyerang virus SARS-Cov-2 jika melihatnya.

Ahli Penyakit Menular Annelies Wilder-Smith di London School of Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan uji coba fase III, yang melibatkan pengujian skala luas dengan puluhan ribu peserta, merupakan prasyarat untuk perizinan sebelum vaksin dapat diluncurkan publik. “Kami tidak tahu kemanjurannya pada saat ini dan itulah sebabnya kami sangat menunggu hasil uji coba fase ketiga,” ungkapnya kepada Al Jazeera dari Lucerne, Swiss.

Sebelumnya kandidat vaksin yang dikembangkan hanya untuk usia 18-55 tahun. Menurut hasil uji coba awal yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet pada Juli, vaksin AZD1222 menghasilkan tanggapan kekebalan yang kuat hanya pada sekelompok orang dewasa sehat berusia antara 18 dan 55 tahun. Hasilnya tanpa efek samping yang serius.

Lebih dari 200 kandidat vaksin saat ini sedang dikembangkan secara global. Termasuk vaksin Oxford dan calon perusahaan bioteknologi AS Moderna, telah mencapai uji coba fase ketiga.(jpg)

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Siapkan Tempat Karantina Baru di Batam

0

batampos.co.id – Plt Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin mengecek persiapan tempat karantina baru yang dipersiapkan pemerintah guna mengantisipasi meluasnya penyebaran virus Corona di Batam. Ada tiga tempat yang dipilih, yakni Bapelkes Batam, Rusun BP Batam Tanjung Uncang dan Asrama Haji Batam Center.

Mewaspadai merebaknya kluster industri di Batam maka harus ada persiapan untuk lokasi isolasi agar jangan sampai menimbulkan komplain dari masyarakat terhadap pelayanan pasien covid-19.

Hal itu disampaikan Bahtiar saat melakukan koordinasi dan peninjauan tempat isolasi di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Senin (26/). “Pemerintah harus mengantisipasinya dengan menyiapkan lokasi isolasi yang kondusif diantaranya Bapelkes di Sekupang, Rusun Tanjunguncang (sudah berjalan) dan Asrama Haji Batam Center,” jelas Bahtiar.

Plt Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin saat mengecek persiapan tempat karantina baru di Batam, Senin (26/10). (foto:humaspemprov)

Kendati begitu, Bahtiar menegaskan agar protokol kesehatan di tengah masyarakat diterapkan secara ketat. Usaha untuk mendisiplinkan masyarakat harus ditingkatkan. Harus menjadi budaya dan kebiasaan masyarakat sehari-hari.

Pengawasan penerapan protokol kesehatan harus dijalankan pihak berwenang untuk melakukan pemantauan terutama di lokasi-lokasi keramaian seperti rumah makan, kedai-kedai kopi, hotel-hotel dan lain sebagainya.

“Seribu rumah sakit atau tempat isolasi dipersiapkan tidak akan cukup selama protokol kesehatan tidak dijalankan,” tegas Bahtiar memperingatkan.

Bapelkes di Marina Sekupang saat ini berkapasitas 150 orang atau sekitar 78 kamar. Satu kamar berisi dua orang. Saat ini belum ada pasien. Bapelkes juga menyediakan kamar untuk tenaga medis.

Di Rusun BP Batam di Tanjunguncang, tersedia 90 Kamar, tapi hanya 64 kamar yang layak dipakai. Satu kamar juga berisi dua orang. Saat ini sedang dirawat 128 orang pasien. Sementara di Asrama Haji di Batam Center ada kapasitas 300 orang dan belum ada pasien. (*/uma)

Nasib Pencari Suaka di Batam

0

batampos.co.id – Batam sudah lama menjadi tempat transit bagi para pencari suaka dari berbagai negara. Saat ini, sebanyak 213 pencari suaka tinggal di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim), Sekupang. Di tempat itu, Amir, salah satu pengungsi asal Afganistan bersama pencari suaka lainnya bertahan menyambung hidup dari bantuan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), badan PBB untuk urusan pengungsi.

Menurut pria 26 tahun itu, ia sudah enam tahun tinggal di Rudenim ini. Bahkan, pria berbadan tegap itu sudah bisa berbahasa Indonesia. “Sudah enam tahun. Kegiatan hari-hari hanya olahraga seperti ini. Dua kali seminggu saya juga pergi ke pasar pagi beli sabun, pasta gigi, buah-buahan untuk dijual ke teman-teman yang ada di sini,” katanya.

Bagi Amir, tinggal di Rudenim Sekupang jauh lebih baik ketimbang balik ke negara asalnya, Afganistan. Bahkan ia menyebut, orang Indonesia jauh lebih baik dan sabar.

“Tak mau lagi (balik ke Afganistan), kalaupun belum ada negara yang menampung kami, di sini (Rudenim Sekupang) sudah lebih cukup,” ungkap Amir.

Disinggung mengenai apakah sudah ada negara penerima suaka dari UNHCR, Amir mengaku sampai saat ini belum ada kepastian. “Tak tau sampai kapan. Di sini pun kami tak ada diberi informasi,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Yasin, pencari suaka lainnya di Rudenim Sekupang. Ia mengaku sudah lima tahun berada di Rudenim. Selama itu, ia tidak pernah mendapat kabar mengenai negara penerima suaka bagi mereka.

“Sangat bosan. Sampai saat ini tak ada informasi,” katanya dilansir Harian Batam Pos.

Yasin mengaku, hari-harinya hanya diisi dengan berolahraga. Bahkan mereka pun mengaku tidak memperbolehkan pencari suaka bekerja. “Tidak boleh (bekerja) sama UNHCR.”

Seorang petugas di Rudenim Sekupang mengaku, pencari suaka di sini berjumlah 213 orang. Mereka berkewarganegaraan Afganistan, Somalia, Sudan, Irak, dan Palestina. Mereka hanya diperbolehkan di Batam.

“Jamnya juga kita batasi, mulai dari pagi sampai jam 22.00 WIB,” kata petugas yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, para pencari suaka ini juga tidak diperbolehkan bekerja. Biasanya mereka yang ketahuan bekerja di luar akan dipindahkan. “Ada beberapa dari mereka yang gak mau diatur dipindahkan ke Tanjungpinang. Untuk informasi langsung ke Tanjungpinang aja mas, kita hanya tugas menjaga mereka di sini,” tuturnya.

Disinggung mengenai makan dan minum pencari suaka, ia menjawab sepenuhnya menjadi tanggung jawab IOM dan UNHCR. “Termasuk juga kesehatan mereka, semuanya dari sana,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Batam, Hasimah, mengatakan, pencari suaka di Batam sepenuhnya menjadi tanggung jawab UNHCR dan International Organization for Migration (IOM). “Namanya itu suaka politik. Ada di bawah Kemenkumham yaitu Imigrasi bukan kita yang menangani,” kata Hasimah.

Menurutnya, Dinsos hanya menangani imigran miskin dan terlantar di Batam. Di luar itu masuk imigran politik. “Kalau dulu ada di dekat kantor wali kota lama, anaknya juga disekolahkan dan itu juga langsung dari UNHCR dan IOM langsung,” katanya.

Sementara yang ditangani Dinsos hanya bagi warga negara asing yang miskin atau terlantar di Batam. Semisal beberapa waktu lalu ada warga negara Singapura yang terlantar di Batam. Setelah diobati dua bulan pihak keluarga datang dan kita kasih ke keluarganya di sana,” kata Hasimah. (*/jpg)

Begini Skema Penyelenggaraan Asesmen Nasional 2021, Pengganti UN

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan penjelasan mengenai penyelenggaraan Asesmen Nasional (AN) yang merupakan pengganti kelulusan peserta didik. Rencananya, ini akan diterapkan pada Maret 2021.

Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Evy Mulyani menuturkan, AN merupakan kebijakan pengganti Ujian Nasional (UN). Di mana para murid tidak akan dievaluasi secara individu, melainkan juga satuan pendidikan.

’’Potret layanan dan kinerja sekolah dari hasil Asesmen Nasional ini kemudian menjadi refleksi untuk mendorong perbaikan mutu pendidikan Indonesia. AN murni mengevaluasi mutu sistem pendidikan, bukan evaluasi atas prestasi murid sebagai individu. Hasil AN tidak memiliki konsekuensi sedikit pun pada murid yang menjadi pesertanya, berbeda dengan UN yang mengevaluasi murid,’’ terangnya, Selasa (27/10).

Dia juga memberikan keterangan terkait perbedaan AN dan UN. Untuk UN yaitu mengukur capaian hasil belajar kognitif individu peserta didik di akhir jenjang, sedangkan AN memotret input, proses, dan output satuan pendidikan yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja satuan pendidikan.

’’AN ini dilaksanakan oleh semua satuan pendidikan, namun tidak untuk semua siswa. Pelaporan Asesmen Nasional diberikan kepada satuan pendidikan dan dinas pendidikan untuk perbaikan kualitas pembelajaran,’’ tambahnya.

Perbedaan lainnya dari sisi jenjang pendidikan yang dinilai, yakni UN hanya dilakukan ditingkat SMP/MTs dan sederajat serta SMA/MA dan sederajat. Sementara, AN akan dilakukan oleh SD/MI dan sederajat, SMP/MTs dan Sederajat, SMA/MA dan sederajat.

Peserta didik yang akan melaksanakan AN adalah mereka yan berada di kelas V, VIII dan XI. Di mana untuk UN hanya untuk tingkat terakhir saja. Subjek penilaian pun berbeda, di AN hanya akan diambil sampel murid untuk dinyatakan lulus, sedangkan UN keseluruhan murid.

’’Model soal UN pilihan ganda dan isian singkat periode tes empat hari. AN pilihan ganda, isian singkat, pilihan ganda kemungkinan, menjodohkan, dan uraian dengan periode tes dua hari,’’ tambahnya.

Dia juga membicarakan mengenai pelaksanaan AN pada tahun 2021 yang dilakukan sebagai pemetaan dasar (baseline) dari mutu sekolah. Jadi, tidak ada konsekuensi dalam bentuk apapun bagi sekolah dan murid.

Tujuan dari AN tahun 2021 adalah agar pemerintah mendapatkan peta kualitas pendidikan yang nyata di lapangan untuk menjadi dasar upaya peningkatan kualitas pendidikan yang kemudian akan diukur kembali melalui AN di tahun 2022.

’’Dengan demikian, sangat penting dipahami terutama oleh guru, kepala sekolah, murid, dan orang tua bahwa AN untuk tahun 2021 tidak memerlukan persiapan-persiapan khusus maupun tambahan yang justru akan menjadi beban psikologis tersendiri,’’ terang Evy. (*/jpc/jpg)

Setiap Silaturahmi Marlin Selalu Muliakan Kaum Perempuan Agar Maju dan Berperan

0

batampos.co.id – Dalam setiap kunjungan silaturahmi, calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina, selalu memperhatikan kaum perempuan. Khususnya ibu dan anak.

“Muliakan wanita sebagai tiang negara agar mampu menyiapkan generasi saleh dan salehah. Jika perempuan berdaulat, maka Kepri akan bermartabat,” ucapnya yang ditemui di sela-sela acara belum lama ini.

Salah satu perhatian Marlin terhadap kaum wanita dan ibu-ibu adalah, membantu memberdayakan mereka melalui pelatihan membatik, tata rias, menenun, hingga memasak.

“Keterampilan ini kelak bisa digunakan sebagai peluang usaha untuk membantu pemasukan keluarga,” terangnya.

Tak cukup melatih Marlin masih memantau dan membina, hingga membantu membuatkan industri kecil dan menengah (IKM) sekaligus mengarahkan peluang pasarnya.

“Sudah banyak binaan saya yang kini berhasil punya gerai atau usaha sendiri,” jelasnya.

Marlin Agustina saat melakukan kunjungan beberapa waktu lalu. (ist)

Selain itu, Marlin banyak memotivasi kaum ibu membagi waktu, menjaga kebersamaan dan nilai-nilai lainnya dalam keluarga supaya tercipta generasi unggul. Karena harta yang paling berharga adalah keluarga.

Menurut Marlin, tugas untuk mendapatkan generasi yang unggul tersebut, harus diawali dari pendidikan seorang anak di dalam suatu keluarga yang memahami dan mengerti tugas dan tanggungjawabnya.

“Itulah kenapa saya selalu adakan Pembinaan Akhlak Mulia, supaya wanita tahu akan kodratnya. Selain itu memberikan inspirasi bagaimana mendidik anak, dan menjadi suami dan istri yang baik,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Marlin, orang tua otomatis akan paham arti tanggungjawab dalam mewujudkan anak yang tak hanya saleh/salehah, juga berprestasi. (*)

Terbukti Bermain Judi Pakai Uang Nasabah Jiwasraya, Heru Hidayat Dihukum Seumur Hidup

0

batampos.co.id – Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat telah divonis hukuman seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin (26/10) malam. Heru Hidayat terbukti menggunakan uang nasabah PT Asuransi Jiwasraya untuk berfoya-foya dengan bermain judi di kasino.

“Terdakwa menggunakan hasil korupsi untuk berfoya-foya dengan perjudian, sedangkan nasabah asuransi Jiwasraya yang jumlahnya sangat banyak tidak dapat menerima manfaat dari tabungan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit sehingga menghilangkan kepercayaan terhadap asuransi,” kata Ketua Majelis Hakim Rosmina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/10) malam.

Selain dipidana seumur hidup, Heru Hidayat juga dijatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti senilai Rp 10.728.783.335.000. Heru Hidayat terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam uraian pertimbangan, Heru Hidayat juga menggunakan giro untuk membayar judi kasino di Singapura, Selandia Baru, dan Macau. Uang tersebut digunakan beberapa kali untuk melakukan judi di kasino.

“Bahwa benar terdakwa Heru Hidayat melakukan penempatan uang pada Bank BCA dengan nomor rekening giro 3863008979 dengan tujuan pembayaran judi kasino,” ujar Hakim Rosmina.

Dalam perkara yang sama, Direktur Utama (Dirut) PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro divonis seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Benny Tjokro terbukti secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Selain itu, Benny Tjokorosaputro juga dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 6.078.500.000.000. Jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah berkekuatan hukum tetap (inkrah) maka harta bendanya akan disita jaksa untuk menutupi pembayaran uang pengganti.

Benny divonis melanggar Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Benny Tjokro juga terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Uang hasil korupsi dari PT Asuransi Jiwasraya disamarkan dengan membeli tanah hingga jual beli saham. Aksi itu dilakukan bekerja sama dengan sejumlah pihak.

Sehingga ditemukan kerugian negara terhadap investasi saham sebesar Rp 4.650.283.375.000 dan kerugian negara atas investasi reksadana senilai Rp 12,157 triliun. Total kerugian negara secara keseluruhan Rp 16.807.283.375.000.

Benny juga divonis melanggar Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.(jpg)

ASN Anambas! Hati-Hati Sanksi Keras Buat Anda Pelanggaran Netralitas Pilkada

0

batampos.co.id – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Linda Maryati, menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib bersikap netral dalam pemilihan Pilkada Serentak 2020 di daerah ini. Ada sanksi keras jika terdapat ASN yang terlibat dukung mendukung paslon serta ikut berkampanye.

“Hal itu berdasarkan MoU antara beberapa lembaga yakni Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Bawaslu, Menpan dan BKN terkait netralitas. Jika terdapat pelanggaran netralitas bagi ASN, itu semua ada prosesnya, ” kata Linda Maryati. Senin ( 26/10/2020).

Lanjut Linda menjelaskan, jika pelanggaran netralitas itu terbukti maka Bawaslu akan melaporkan kepada KASN. Apabila benar, maka dikembalikan ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk penjatuhan hukuman disiplin ASN.

“Sekarang ini begitu prosesnya, apabila PPK tidak menindaklajuti pelanggaran netralitas itu, otomatis data kepegawaian tersebut langsung diblokir oleh BKN,” jelasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Linda Maryati, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (26/10/2020). (Foto: Faidillah/batampos.co.id)

Kemudian apabila belum ada ditindaklanjuti pelanggaran itu dari pihaknya, maka akan dilakukan hal yang sama oleh BKN. “Itu MoU terbaru ini,” sebutnya.

Sementara itu, kata dia sejauh ini belum terdapat laporan dari Bawaslu mengenaii pelanggaran netralitas ASN di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dirinya berharap kepada seluruh ASN di Kabupaten Kepuluan Anambas, harus patuh dan disiplin terkait hal itu. Kalau tidak akan merugikan diri sendiri.

Pihaknya juga telah menyampaikan himbauan itu melalui spanduk, himbauan Sekretaris Daerah pun telah keluarkan melalui video, kemudian ikrar netralitas ASN juga sudah dilakukan.

Lanjut Linda mengatakan seperti diketahui sebelumnya bahwa jumlah Pegawai Negeri Sipil di wilayah kerja Kabupaten Kepulauan Anambas berjumlah 1.727 orang.

“Saya ingatkan kembali, hati-hati jangan sampai terlibat dan melanggar aturan yang telah disepakati bersama, sesuai aturan yang ditetapkan,” tegasnya.(fai)

Masuk Singapura dan Batam Harus Ada Sponsor

0

batampos.co.id – Pintu masuk Singapura untuk WNI ataupun sebaliknya telah dibuka sejak Senin (26/10). Untuk masuk ke Indonesia hanya melalui dua pintu yakni Batam dan Jakarta. Namun untuk melakukan perjalanan, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Saat ini calon penumpang yang hendak membeli tiket kapal diwajibkan membawa serta dokumen-dokumen yang dibutuhkan, seperti surat hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) dalam kurun waktu 72 jam.

Tak hanya itu, khusus bagi warga Indonesia yang ke Singapura, wajib mempunyai dokumen SafeTravel Pass. SafeTraval Pass ini adalah dokumen wajib bagi WNI yang datang untuk keperluan bisnis atau perjalanan resmi ke Singapura di bawah pengaturan Green Lane.

Bagaimana cara mendapatkan SafeTravel Pass ini? Warga Indonesia yang ingin melakukan perjalanan ke Singapura haruslah yang disponsori perusahaan yang berbasis di Singapura atau lembaga Pemerintah Singapura. Perusahaan ini akan mengajukan aplikasi atas nama pemohon (WNI) untuk mendapatkan SafeTravel Pass.

Ketika aplikasi SafeTravel Pass disetujui, baru surat persetujuan akan dikeluarkan kepada perusahaan sponsor atau badan pemerintah.

”Bagi pendatang yang bukan warga Singapura atau permanent resident atau pemegang long term pass. Di luar itu, tanpa punya SafeTravel Pass akan ditolak masuk ke Singapura,” ujar Juru Bicara Otoritas Pemeriksaan Imigrasi Singapura (ICA), Senin (26/10) pagi.

Perlu diketahui, hanya ada dua akses ke Singapura dari Indonesia, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta, dan Pelabuhan Feri Internasional Batam Center di Batam. Sedangkan dari Singapura adalah Bandara Internasional Changi dan juga Pelabuhan Tanah Merah.

”Untuk informasi lebih lanjut bisa membuka website Otoritas Imigrasi Singapura atau Immigration and Checkpoints Authority (ICA),” kata ICA.

Di tempat terpisah, Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin, mengungkapkan, sebenarnya pihaknya masih menunggu keputusan pusat terkait pelabuhan mana yang ditetapkan sebagai pintu masuk bagi penerapan RGL dan TCA ini.

”Informasinya memang Batam Center, namun saya masih tunggu ini. Karena yang menentukan pusat, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, Kemenkum HAM, dan Kementerian Kesehatan. Jadi, saya belum terima lagi kelanjutannya,” ujarnya.

Mengenai kedatangan warga Singapura untuk kelas pebisnis, kedinasan, dan diplomatik, ia mengaku pembukaan sudah dimulai kemarin. Pengurusan izin berangkat sudah bisa diajukan sesuai dengan ketentuan yang disepakati kedua negara.

”Hari ini (kemarin, red) harusnya sudah bisa mulai daftar untuk perjalanan terbatas tersebut. Yang penting pelabuhan sudah ditinjau dan pengelola sudah memenuhi kriteria yang sesuai dengan protokol kesehatan agar bisa menjamin keamanan, kenyamanan pendatang nanti,” bebernya.

Bahtiar membenarkan, WNI yang ingin ke Singapura memang bisa jika punya sponsor berbasis di Singapura. Tidak bisa jalan begitu saja usai mengajukan permohonan.

”Seperti dari Singapura harus jelas sponsor di sini siapa dan tujuannya kemana saja. Setelah itu, baru bisa jalan. Begitu juga sebaliknya warga kita ke Singapura,” imbuhnya.

Ia menambahkan, akan terus berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan dan pemerintah pusat terkait informasi masuknya pengguna fasilitas TCA atau RGL ini.

Hal serupa juga dikatakan Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum. Ia menyebutkan, pembukaan pintu masuk diawali dengan pendaftaran terlebih dahulu. Mereka yang akan menggunakan fasilitas terbatas ini harus mengajukan permohonan. ”Sekarang daftar dulu. Kalau kedatangan mereka ke sini tinggal tunggu usai pengajuan berkas disetujui,” jelasnya. (*/jpg)