Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9829

Politikus Gerindra: Tamat Sudah Cita-cita Prabowo jadi Presiden

0

batampos.co.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga melakukan korupsi benih lobster atau benur. Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Gerindra Arief Puyuono mengatakan bahwa ketua umumnya, Prabowo Subianto harus mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) termasuk partai yang ia pimpin.

“Jika Prabowo gentleman, dia harus mundur dari kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin serta mundur dari Gerindra,” ujar Arief kepada wartawan, Rabu (25/11).

Arief mengatakan, Prabowo Subianto harus bertanggung jawab dengan tertangkapnya Edhy Prabowo. “Prabowo subianto harus bertanggung jawab kepada masyarakat pemilih Gerindra atas ketidakmampuan menjaga disiplin para kadernya hingga berpotensi besar menghancurkan marwah partai,” katanya.

Arief mengatakan, harusnya sudah sejak awal Prabowo Subianto, yang katanya ingin Indonesia bersih dari KKN, mengingatkan dan melarang para kadernya dan keluarganya untuk memanfaatkan kekuasaan untuk berbisnis yang berkaitan dengan kader Gerindra dan keluarga.

“Tapi nyatanya justru mendiamkan saja dan bisu seribu bahasa,” katanya.

Dengan ditangkapnya Edhy Prabowo, kata Arief, citra Prabowo Subianto tentu akan ikut rusak. “Tamat sudah cita-cita Prabowo jadi presiden Indonesia,” pungkasnya.(jpg)

Sangat Muliakan Guru, Marlin Bertekad Sejahterakan Tenaga Pendidik di Kepri

0

batampos.co.id – Di Hari Guru Nasional yang jatuh hari ini, Rabu (25/11/2020), calon Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina mengajak agar semua memuliakan guru.

“Memuliakan guru sama dengan memuliakan ilmu,” jelasnya yang ditemui pagi tadi.

Karena sangat memuliakan guru itulah, Marlin telah menyiapkan beragam program jika nanti terpilih sebagai Wakil Gubernur Kepri, mendampingi calon gubernur Ansar Ahmad kelak.

“Kami siapkan insentif guru honorer SMA. Insentif ini sudah berhasil dilakukan Pemko Batam, kemudian hilang ketika kebijakan pindah ke provinsi. Inilah yang akan dianggarkan kembali,” jelasnya.

Selain para guru, pendakwah setiap agama, juga ia perhatikan. “Untuk para guru, kompetensinya akan kami tingkatkan, kesejahteraannya juga akan kami perhatikan. Batam saja bisa, masa provinsi yang punya anggaran lebih besar tidak bisa?” jelasnya.

Dalam kesempatan ini Marlin juga meminta agar jangan sesekali lupa akan jasa guru. Sesukses apa pun kita saat ini.

Marlin berkisah, saat ini dia masih sering berkunjung ke rumah seorang guru SD-nya di Karimun bernama Yurnalis, 70.

Dulu Yurnalis merupakan guru SD Yayasan Bakti Tugas (sekarang menjadi SD 006 Meral), tempat Marlin kecil menimba ilmu.

Belum lama ini, Marlin yang asli Baran, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, ini datang ke rumah Yurnalis yang juga berada di Meral.

Tentu saja kunjungan Marlin ini disambut hangat ibu Yurnalis dan keluarga. Pertemuan antara murid dengan guru berlangsung penuh haru dan bahagia.

Salah satu kebanggaan lain Yurnalis terhadap Marlin adalah, meski sudah menjadi pejabat penting, Namun tidak pernah melupakan orang-orang yang pernah berjasa dalam hidupnya, termasuk teman-teman sekolahnya.

Setiap tempat adalah sekolah, setiap orang adalah guru, dan setiap kejadian adalah ilmu. (*)

Masyarakat Diminta Tes Covid-19 Usai Hadiri Kerumunan, Biayanya Gratis di Puskesmas

0

batampos.co.id – Masyarakat yang merasakan gejala Covid-19 diimbau untuk segera melakukan pemeriksaan ke Puskesmas terdekat. Terlebih, setelah mendatangi kerumunan, sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan Covid-19.

“Kalau anda sehabis bertemu atau berkumpul di tempat orang banyak tidak ada protokol kesehatan, saatnya anda datang ke Puskesmas dan menanyakan kira-kira saya tertular apa tidak,” kata Kepala Sub Bidang Tracking Satgas Covid-19, dr Kusmedi Priharto dalam diskusi daring BNPB, Selasa (24/11).

Menurut Kusmedi, pihak Puskesmas akan melakukan pengecekan jika terdapat gejala Covid-19. Menurutnya, upaya tracing, treatment dan testing atau 3T merupakan cara mencegah penularan Covid-19. Kusmedi menyatakan, jika berdasar pada anjuran organisasi kesehatan dunia (WHO), minimal satu minggu sekali melakukan pemeriksaan Covid-19. Hal ini salah satu bentuk pelindungan diri dari wabah Covid-19.

“Sebenarnya testing di rumah sakit sebaiknya seorang dokter atau tenaga medis minimal dua minggu sekali, melakukan testing atau satu minggu dari WHO kita melakukan testing bergejala atau pun tidak bergejala,” ujar Kusmedi.

Dia pun memastikan, melakukan pemeriksaan Covid-19 di Puskesmas tidak dipungut biaya alias gratis. Sebab itu merupakan fasilitas yang disediakan pemerintah. “Walau terkadang masyarakat ingin pelayanan lebih, di Puskesmas jika bergejala Covid-19 itu gratis,” ungkap Kusmedi.

Jika nantinya masyarakat yang merasa ada gejala akan dites melalui metode antigen. Dia menyebut, hasilnya bisa ditunggu 10-15 menit untuk mengetahui positif atau negatif. “Jika positif, Satgas sudah menyediakan untuk mereka melakukan isolasi baik itu wisma atlet maupun hotel,” tandas Kusmedi.(jpg)

Perusahaan Asal Amerika di Batam Tutup, Ini Kata Kadisnaker…

0

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam membenarkan tutupnya perusahaan PT Kings Safety Wear (KSW) by Honeywell.

”Kalau laporan ke kami belum ada. Namun setelah dikonfirmasi ke HRD perusahaan, memang terhitung hari ini (kemarin) mereka sudah tutup,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Sakyakirti, Selasa (24/11/2020) seperti yang diberitakan di Harian Batam Pos.

Rudi menyebutkan, perusahaan itu itu sudah berkoordinasi dengan Disnaker Kota Batam terkait pembayaran dan hak-hak karyawannya.

Pabrik PT Kings Safety Wear (KSW) by Honeywell di Kawasan Industri Latrade, Tanjung Uncang, Batu Aji, Selasa (24/11/2020). Foto: Jos Sudaraso untuk Batam Pos

”Mereka sudah bersepakat dengan karyawan tentang pembayaran hak-hak karyawan,” ungkap Rudi.

Sementara itu, Kasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Disnaker Kota Batam, Hendra, menambahkan, sejauh ini pihaknya hanya memantau sepanjang tak terjadi permasalahan ketenagakerjaan.

”Info sementara, pekerja dan pengusaha sudah sepakat tentang PHK (pemutusan hubungan kerja),” tutur Hendra.(jpg)

Gunakan Fasilitas TCA, Empat Pebisnis Keluar dari Batam

0

batampos.co.id – Empat pebisnis Indonesia akhirnya keluar Batam tujuan Singapura menggunakan fasilitas travel corridor arrangement (TCA) di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center.

Salah satunya, merupakan pebisnis asal Surabaya.

“Untuk penumpang TCA yang berangkat sudah empat orang ke Singapura pada Senin (23/11/2020). Satunya dari Surabaya,” ujar Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, Selasa (24/11/2020) seperti yang diberikan Harian Batam Pos.

Sedangkan untuk kedatangan atau disebut dengan Reciprocal Green Lane (RGL) Singapura ke Indonesia, sudah tiga orang.

Ketiga pebisnis datang dalam waktu berbeda melalui jalur Tanah Merah, Singapura.

“Penumpang RGL yang datang wajib kembali melakukan swab sesampai di Batam. Swab atau PCR dilakukan di pelabuhan menggunakan mobil Labfor PCR, biaya ditanggung sendiri,” terang Nika.

Usai di-swab, penumpang RGL akan langsung ke hotel dan menunggu hasil swab.

Jika negatif, maka penumpang tersebut bisa keluar. Namun, jika positif, maka mereka harus menjalani karantina dengan biaya sendiri.

“Begitu juga dengan penumpang TCA yang berangkat, mereka juga akan di-swab kembali di kedatangan Singapura. Itulah beda mereka dengan penumpang biasa,” tegas Nika.

Tak hanya itu, untuk penumpang yang datang dan berangkat, wajib mengikuti protokol kesehatan saat berada di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center.

Seperti; memakai masker, menjaga jarak; dan mencuci tangan atau memakai hand sanitizer.

“Memakai masker adalah hal yang wajib,” tegas Nika.

Diketahui, jalur TCA antara Singapura dan Indonesia melalui Pelabuhan Feri Internasional Batam Center dibuka tanggal 26 Oktober lalu. Sedangkan jalur kedatangan disebut dengan RGL.(jpg)

Ditangkap KPK, Ini Catatan Harta Kekayaan Menteri Edhy Prabowo

0

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Politikus Partai Gerindra itu diamankan bersama sejumlah pihak di Bandara Soekarno Hatta, pada Rabu (25/11) dini hari.

Penangkapan terhadap Edhy diduga terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Edhy saat ini tengah dalam pemeriksaan intensif di KPK.

“Benar KPK tangkap, terkait ekspor benur,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dikonfirmasi, Rabu (25/11).

Menelisik harta kekayaan Edhy Prabowo dalam laman elhkpn.kpk.go.id, terbaru dia menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2019. Edhy total memiliki harta kekayaan Rp 7.422.286.613.

Harta yang dilaporkan Edhy naik signifikan selama menjadi Anggota DPR RI, pada 31 Desember 2018 atau saat menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019 Fraksi Partai Gerinda, harta yang dilaporkannya sebesar Rp 4.562.804.877.

Dalam laporan LHKPN yang diterbitkan pada 19 Desember 2019. Aset kekayaan milik Edhy terbesar dari properti berupa tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 4.349.236.180.

Tercatat Edhy memiliki 10 aset properti miliknya, sebanyak tujuh bidang tanah tersebar di Muara Enim dan tiga properti berada di Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Sementara itu, untuk harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin, total yang dimiliki Edhy mencapai Rp 890.000.000. Harta bergerak lainnya milik Edhy mencapai Rp 1.926.530.000.

Politikus Partai Gerindra ini juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp 256.520.433. Kendati demikian, Edhy tidak tercatat memiliki utang.(jpg)

Lolos Seleksi Sejak awal 2019, 51 Ribu Guru PPPK Menanti Status

0

batampos.co.id – Pemerintah diminta tidak menggembar-gemborkan rencana rekrutmen 1 juta guru kontrak atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sebab, nasib puluhan ribu guru yang lolos seleksi PPPK gelombang pertama pada Februari 2019 hingga kini belum jelas.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Perkumpulan Honorer Kategori Dua Indonesia Titi Purwaningsih, Selasa (24/11). ’’Sudah 21 bulan honorer yang lolos seleksi PPPK gelombang pertama menunggu status,’’ katanya.

Dia menceritakan, rekrutmen PPPK gelombang pertama digelar Februari tahun lalu. Saat itu, ada 51 ribuan honorer yang lolos seleksi PPPK. Sebanyak 34 ribu di antaranya adalah tenaga pendidik atau guru. Sisanya adalah perawat dan penyuluh pertanian. Ironisnya, di antara honorer yang dinyatakan lulus itu, ada yang sudah meninggal. Kemudian, ada juga yang beberapa bulan lagi masuk usia pensiun.

Karena itu, dia meminta pemerintah menyelesaikan nasib para honorer yang lolos seleksi PPPK gelombang pertama tersebut. Titi mengungkapkan, jangankan gaji yang besar, pemberkasan untuk mendapatkan nomor induk sebagai PPPK saja belum dilakukan. Pemerintah sudah menetapkan bahwa honorer yang lolos seleksi PPPK bakal mendapatkan gaji setara PNS atau sekitar Rp 4 juta.

’’Menurut saya, benahi dulu PPPK gelombang pertama. Jangan mengalihkan ke isu rekrutmen PPPK tahun depan,’’ kata dia.

Titi mengingatkan, pemerintah pusat dan daerah harus kompak menyelesaikan masalah PPPK gelombang pertama. Dia tidak ingin pemerintah pusat melempar urusan itu ke pemerintah daerah. Sebab, pemerintah daerah tentu akan menuruti kebijakan pemerintah pusat.

Selama ada surat resmi dari pemerintah pusat untuk pemberkasan honorer yang lolos PPPK tahap pertama, daerah akan langsung mengurusnya. Dia menyampaikan, pengumuman rekrutmen PPPK 2021 yang dibesar-besarkan oleh pemerintah seperti menutupi persoalan yang belum terselesaikan.

Terkait dengan rekrutmen PPPK 2021 yang kabarnya dibuka untuk 1 juta kuota, secara umum dia menyambut baik. Namun, dia berpesan supaya ada kuota khusus yang diperebutkan tenaga honorer kategori dua. Mereka adalah tenaga honorer yang diangkat melalui surat keputusan (SK) dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Saat ini masih ada 380 ribu honorer kategori dua dengan beragam jenis pekerjaan. Khusus untuk guru, jumlahnya 150 ribu orang.

Terpisah, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen memastikan proses seleksi calon PPPK guru digelar secara transparan. Sebab, seluruhnya akan dilakukan secara online. Masyarakat bisa mengontrol dan melihat capaian yang diperoleh setiap peserta seleksi. ”Semua proses yang dilakukan oleh BKN menggunakan teknologi informasi,” ujarnya.

Untuk pendaftaran misalnya, calon peserta seleksi PPPK dipersilakan mendaftar melalui sistem seleksi calon aparatur sipil negara (SSCASN). Biasanya, mereka diwajibkan terlebih dahulu membuat akun yang bakal digunakan untuk pendaftaran hingga upload dokumen pemberkasan. Sama halnya dengan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan PPPK sebelumnya. ”Termasuk pencetakan kartu ujian, semua dilakukan by system,” jelasnya.

Saat proses pendaftaran, SSCASN akan terintegrasi dengan data pokok pendidikan (dapodik) Kemendikbud. Hal itu dimaksudkan untuk memastikan pelamar benar-benar tenaga honorer. ”Selain itu, akan terintegrasi dengan data dukcapil. Sehingga kami memastikan bahwa semua data orang yang mendaftar adalah WNI sesuai UU ASN No 4/2020,” jelasnya.

Setelah pendaftaran, data akan dikirim ke sistem Kemendikbud. ”Seluruhnya by system. Sehingga tidak ada data yang tercecer di tengah jalan,” sambungnya. Selanjutnya, dilakukan proses seleksi secara online hingga proses penetapan NIP.

Masa kontrak PPPK guru, lanjut Suharmen, paling singkat satu tahun dan bisa diperpanjang. Bahkan, sangat mungkin diperpanjang sampai batas usia pensiun jabatan guru. Namun, ada sejumlah syarat. Pertama, capaian kinerja harus sesuai. Kedua, ada kesesuaian kompetensi dalam jabatan itu. Artinya, bila ternyata kompetensi yang bersangkutan tidak pas di bidang tersebut, bisa jadi kontrak PPPK diputus. ”Yang bersangkutan bisa mengikuti kontrak jabatan lain yang berbeda, tapi setelah melaksanakan seleksi,” ungkapnya.

Ketiga, didasarkan pada kebutuhan setiap instansi. Terakhir, mendapat persetujuan pejabat pembina kepegawaian (PPK) yang dalam hal ini dijabat gubernur, bupati, atau wali kota. ”Tapi, mereka juga bisa diberhentikan dengan tidak hormat bila dihukum penjara,” tegasnya.

Sementara itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berharap rencana rekrutmen sejuta guru PPPK itu bisa menyelesaikan masalah yang selama ini dihadapi guru honorer. ”Tapi, bukan kebijakan parsial dan tidak tuntas,” kata Komisioner Komnas HAM Munafrizal Manan kemarin.

Pria yang ditugasi sebagai ketua Tim Penanganan Kasus Guru Honorer Komnas HAM itu menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya bakal mengirimkan laporan kepada Presiden Joko Widodo. Laporan tersebut adalah laporan akhir dari pengamatan pelaksanaan HAM atas permasalahan guru honorer. Selain ke presiden, laporan itu bakal dikirim kepada menteri-menteri terkait.(jpg)

Pemko Batam Mendukung Gerakan Satu Miliar Buah Kelapa

0

batampos.co.id – Pemko Batam mendukung gerakan satu miliar pohon kelapa di Kepri. Selain menjadi penghasil kelapa dari wilayah-wilayah pesisirnya, kota yang berbasis industri ini dapat menjadi daerah agropolitan di sisi hilir melengkapi daerah-daerah lain Kepri yang menjadi agropolitan di sisi hulu.

Hal ini disampaikan Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam Syamsul Bahrum, Selasa (24/11/2020).

“Pemko Batam sangat mendukung gerakan satu miliar buah kelapa yang dicanangkan pak Pjs Gubernur ini. Apalagi Batam terdiri banyak pulau, yang terdiri dari banyak kelurahan di pesisir yang potensi ditanami pohon kelapa,” kata Syamsul.

Selain itu, Batam kini memang lebih fokus kepada industri pengolahan kelapa atau industri pengekspor kelapa dari daerah lain.

Terakit gerakan satu miliar buah kelapa ini, Syamsul mengatakan bisa saja Batam menyediakan sektor industrinya, namun Lingga, Anambas, maupun Natuna sebagai daerah agropolitan hulu menyediakan bahan baku untuk industri kelapa.

Ilustrasi. Pohon Kelapa. Foto: Pixabay.com

“Kalau ini dimanfaatkan nilai ekonominya tinggi,” ucap dia.

Ia menyampaikan, pohon kelapa sarat manfaat dari beriket, santan kelapa, nata de coco dan masih banyak lagi.

“Nanti, meskipun batam belum tentu menyediakan lahan yang cukup untuk kelapa, tapi setidaknya batam bisa menjadi industri kelapa seperti yang dicanangkan gubernur,” ucap dia.

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin, menyampaikan, gerakan ini bermula dari pengalamannya mengunjungi salah satu perusahaan yang justru mendatangkan bahan baku kelapa dari daerah lain.

Tidak hanya itu, ia juga pernah diminta untuk menghadiri acara ekspor kelapa, sayangnya kelapa yang diekspor melalui Kepri justru didatangkan dari daerah lain juga.

“Ini pukulan buat kita, padahal tumbuhan ini sudah membudaya di kehidupan kita. Apalagi Kepri yang merupakan wilayah kepulauan,” imbuhnya.

Menurut dia, kelapa merupakan tumbuhan yang semuanya bagiannya bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Hal ini harusnya dapat dikembangkan sehingga menopang ekonomi daerah ini. Manfaat kelapa mulai dari pangan hingga furniture.

“Hitungan saya, kalau bisa kita hasilkan kelapa 1 miliar dalam waktu tertentu, uang triliun akan dibawa ke daerah ini,” pungkasnya.(*/esa)

Kasus Covid -19 di Anambas Capai 31 Orang, 10 Orang Sembuh dan 1 Meninggal

0

batampos.co.id – Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mencatat sudah 31 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah ini.

Penambahan kasus konfirmasi Covid-19 itu, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 5 November 2020. Dari jumlah kasus tersebut 10 orang diantaranya dinyatakan sembuh. Kemudian 1 orang dinyatakan meninggal dunia, berinisial BJ, berusia 68 tahun.

“Iya benar satu orang kasus Covid -19 meninggal dunia, dia memiliki penyakit penyerta,” kata Ketua Pelaksana Harian Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Anambas, Sahtiar, Selasa (24/11/2020).

Seperti diketahui BJ dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (24/11/2020) di Rumah Sakit Elisabeth Kota Batam. Dia sebelumnya tercatat kasus konfirmasi positif Covid-19 dengan kasus nomor 27 yang dinyatakan positif pada 23 November 2020 lalu.

Sahtiar, mengimbau agar seluruh masyarakat Kepulauan Anambas dapat menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, guna mencegah penyebaran Covid-19.(fai)

Ini Sosok yang Memimpin Penangkapan Menteri KKP, Edhy Prabowo

0

batampos.co.id – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan memimpin penangkapan terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri KKP, Edhy Prabowo, di Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (25/11) dini hari.

Edhy diamankan bersama sang istri dan beberapa orang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kini Edhy bersama sejumlah pihak tengah dalam pemeriksaan di KPK.

“Teman-teman masih bekerja, timnya dan barang buktinya agak banyak,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020).

Penangkapan terhadap Edhy diduga berkaitan korupsi ekspor benih lobster atau benur.

Menurut sumber JawaPos.com (group batampos.co.id), penyidik senior KPK Novel Baswedan yang memimpin langsung penangkapan terhadap Edhy.

“Sesampai di KPK langsung diperiksa. Di dalam gedung KPK sendiri terlihat ada Novel Baswedan penyidik senior KPK salah satu yang memimpin kegiatan itu,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya.

Edhy ditangkap bersama sang istri saat tiba di Bandara Soekarno Hatta. Penangkapan terhadap Edhy diduga sepulang dari Amerika Serikat.

“Begitu tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan pesawat dari Jepang, Eddy beserta istri dan beberapa rombongan yang ikut ke Amerika langsung ditangkap KPK dan dibawa ke gedung KPK,” tandasnya.

KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT. KPK akan mengumumkannya kepada publik dalam konferensi pers terkait pihak-pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.(jpg)

Play sound