Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 994

160 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Kreatif, Belajar Inovasi dan Legalitas Usaha

0
Peserta Pelatihan Seni Kreatif dan Panduan Perizinan Usaha yang Mudah di King Hotel. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam sedang menggelar Pelatihan Seni Kreatif dan Panduan Perizinan Usaha yang Mudah di King Hotel, Selasa (23/9) hingga Kamis (25/9). Kegiatan ini diikuti sebanyak 160 pelaku UMKM dari berbagai kalangan.

Pelatihan yang berlangsung tiga hari ini diinisiasi oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Gabriel Shafto Ara Anggito Sianturi, dengan dukungan Bank Tabungan Negara (BTN). Peserta terbagi ke dalam dua kelas, yakni kelas batik serta kelas produk dan packaging.

Gabriel menegaskan inovasi merupakan kunci utama bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar. “Dengan berinovasi, UMKM bisa menciptakan produk atau layanan yang unik, efisien, dan lebih menarik bagi konsumen,” katanya.

Ia merinci empat bentuk inovasi yang dapat dilakukan UMKM. Pertama, inovasi produk atau layanan, misalnya menciptakan varian rasa baru atau menggunakan bahan ramah lingkungan. Kedua, inovasi proses produksi dengan mengadopsi teknologi baru atau menyederhanakan alur kerja.

Ketiga, inovasi pemasaran, agar UMKM mampu menjangkau pasar lebih luas dan membangun kedekatan dengan konsumen. Keempat, inovasi model bisnis, seperti beralih ke sistem langganan atau mengembangkan pola B2B.

“Inovasi ini dapat membuka peluang pasar baru dan menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam, Salim, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan terhadap koperasi dan UMKM. Salah satunya melalui program Koperasi Merah Putih yang kini sudah terbentuk di 64 kelurahan, dengan dua yang sudah efektif berjalan, yakni di Pulau Buluh dan Patam Lestari.

Ia juga menyinggung program prioritas dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berupa subsidi bunga nol persen bagi UMKM yang meminjam modal melalui BTN.

“Disiapkan pinjaman minimal Rp20 juta, dengan bunga ditanggung pemerintah,” kata Salim.

Namun, realisasi program tersebut masih rendah. Hingga akhir Agustus, terdapat 741 pengajuan, tetapi yang lolos masih minim karena terkendala persyaratan bank, terutama terkait SLIK OJK (dulu dikenal BI Checking).

“Banyak yang tertolak karena catatan SLIK mereka. Harapannya, lewat pelatihan ini, UMKM dapat memperbaiki tata kelola usaha dan perizinan agar bisa menembus pasar ritel nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Salim juga mendorong pelaku UMKM agar lebih kreatif dalam mengolah produk. “Kalau bolu kue, bisa dikreasikan dengan topping lebih menarik. Begitu juga tenun atau batik, motifnya bisa lebih dikembangkan sesuai tren,” tambahnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel 160 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Kreatif, Belajar Inovasi dan Legalitas Usaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Evaluasi Menyeluruh Kunci Pemerintah Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

0

batampos- Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan lebih baik, pasca-kasus keracunan massal yang menimpa sejumlah penerima manfaat.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyatakan peristiwa tersebut dijadikan pelajaran penting.

“Yang kena keracunan, yang sistemnya lamban, semua hal itu harus dijadikan pembenahan. Tentu saya minta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk benar-benar menuntaskan problem-problem yang nyata-nyata ada. Nanti kita tunggu hasilnya,” ujar Muhaimin di Jakarta.

Ia menegaskan tidak ada rencana penghentian program.

BACA JUGA: ICW Beberkan Potensi Korupsi Anggaran MBG 2026 yang Capai Rp 355 Triliun

“Tidak ada, tidak ada rencana penyetopan. Saya belum mendengar.” tegasnya.

PKB, melalui Fraksinya di DPR, akan mengawal penuh agar pelaksanaan MBG berjalan aman dan tepat sasaran.

“Intinya kami mendukung perbaikan cepat atas semua problem yang ada,” kata Muhaimin.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, mengakui saat ini regulasi teknis MBG masih menunggu penandatanganan Peraturan Presiden.

“Tinggal menunggu tanda tangan Presiden. Insya Allah akan ditandatangani,” jelasnya.

Dengan payung hukum yang lebih jelas, diharapkan tata kelola MBG akan semakin kuat dan transparan.

Pemerintah pun telah menyiapkan sejumlah langkah konkrit. Presiden Prabowo Subianto meminta agar menu sederhana namun bernutrisi tinggi, seperti telur rebus atau telur ceplok, menjadi bagian utama program.

“Beliau sangat tidak ingin telur itu di orek-orek atau didadar. Karena kalau diceplok itu sudah pasti kelihatan telurnya. Jadi bukan sekadar bagi makanan, tetapi memastikan kualitas dan porsinya adil untuk setiap anak,” tutur Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Alasan penekanan pada telur sederhana: pertama, kandungan gizinya sangat tinggi, mulai protein, kolin, hingga vitamin penting untuk mencegah stunting. Kedua, ketersediaannya melimpah di seluruh Indonesia, sehingga distribusi lebih mudah dan merata.

Selain itu, Presiden juga berencana berdialog langsung dengan mitra pelaksana MBG.

“Pak Presiden ingin mendengar langsung pelaksanaannya,” ujar Dadan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin mendengar masukan dari bawah agar setiap perbaikan bisa lebih tepat sasaran.

Sejak awal, MBG dirancang bukan hanya untuk memberi makan gratis, tetapi juga menciptakan dampak sosial-ekonomi yang luas. (*)

Artikel Evaluasi Menyeluruh Kunci Pemerintah Perkuat Program Makan Bergizi Gratis pertama kali tampil pada News.

Sirajudin Nur: Developer Wajib Serahkan Fasilitas Umum Perumahan ke Pemda

0
Sirajudin Nur

batampos-Tokoh masyarakat Kepulauan Riau, Sirajudin Nur, menegaskan pentingnya warga memahami hak mereka atas jalan, taman, drainase, dan fasilitas umum di kawasan perumahan. Ia mengingatkan, developer tidak memiliki hak selamanya atas prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) yang telah dibangun.

Menurutnya, Permendagri No. 9 Tahun 2009 Pasal 11 jelas mewajibkan pengembang menyerahkan PSU kepada pemerintah daerah paling lambat satu tahun setelah masa pemeliharaan, baik secara bertahap maupun sekaligus sesuai rencana tapak yang disetujui. Hal ini memastikan fasilitas umum siap digunakan oleh masyarakat dan menjadi bagian dari aset pemerintah.

Sirajudin menegaskan, setelah penyerahan, developer tidak lagi berhak memungut biaya, membatasi akses, atau mengatur fasilitas secara sepihak. PSU menjadi hak publik yang harus dapat dinikmati semua warga.

BACA JUGA: 50 Ribu Pavling Blok dan Batako untuk Fasilitas Umum jadi CSR ULP PLTU TBK

Ia juga menyoroti maraknya konflik akibat ketidaktahuan warga—portal berbayar, pembatasan akses, dan pungutan sepihak sering terjadi seolah fasilitas masih milik developer. Oleh karena itu, warga perlu aktif memeriksa status PSU dan mendorong pemerintah daerah segera meminta dan menerima penyerahan yang sudah selesai, sebagai bukti nyata keberpihakan negara terhadap hak-hak warga. (*)

Reporter: Galih

Artikel Sirajudin Nur: Developer Wajib Serahkan Fasilitas Umum Perumahan ke Pemda pertama kali tampil pada Kepri.

Berdiri di Jalur Keluar Masuk SDN 011, Belasan Kios Liar Ditertibkan di Sagulung

0
Satpol PP lakukan penertiban kios liar di depan SDN 011 Sagulung. Foto. Satpol PP untuk Batam Pos

batampos – Tim gabungan dari Satpol PP, Kecamatan Sagulung, dan Kelurahan Seibinti menertibkan belasan kios serta lapak pedagang kaki lima (PK5) yang berdiri di trotoar depan SDN 011 Seibinti, Kamis pagi (25/9). Penertiban ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan akses keluar masuk sekolah.

Penertiban menyasar kios liar yang memakan ruang trotoar dan bahu jalan di sepanjang jalur utama yang menghubungkan kantor Lurah Seibinti hingga Kebun Malaka. Keberadaan lapak-lapak tersebut dinilai mengganggu fungsi ruang jalan, jalur antar jemput anak sekolah, serta akses pejalan kaki.

Kasi Trantib Kecamatan Sagulung, Alpizar, mengatakan pihaknya serius melakukan penataan kawasan agar tertib dan nyaman bagi warga. “Kami harap para pedagang dapat memahami aturan dan mencari lokasi yang lebih tepat sehingga tidak mengganggu ruang publik,” ujarnya.

Lurah Seibinti, Jamil, menambahkan jalur depan SDN 011 memang harus bebas hambatan karena menjadi akses utama anak-anak masuk dan keluar sekolah. “Jalur ini juga padat kendaraan, sehingga tidak boleh ada aktivitas yang menimbulkan kemacetan atau membahayakan keselamatan siswa,” tegasnya.

Satpol PP melakukan penertiban dengan pendekatan persuasif. Pedagang diberikan kesempatan untuk memindahkan barang dagangan mereka ke lokasi yang lebih sesuai. Aparat menegaskan penataan ini bukan untuk mematikan usaha masyarakat, tetapi demi kepentingan bersama.

Warga sekitar menyambut baik langkah penertiban ini. Mereka menilai, selama kios liar berdiri di depan sekolah, akses jalan kerap macet terutama pada jam antar jemput siswa. “Kalau sudah bersih begini, lebih nyaman dan aman untuk anak-anak,” ujar Jimmy, salah satu wali murid.

Pemerintah kelurahan menyatakan penertiban ini merupakan bagian dari program penataan kawasan di Seibinti. Ke depan, pihaknya akan terus memantau agar tidak ada lagi kios liar yang kembali muncul di jalur tersebut.

Masyarakat diimbau ikut mendukung langkah ini dengan tidak mendirikan lapak sembarangan. Dengan begitu, lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bisa terwujud demi kepentingan bersama, terutama keselamatan anak-anak sekolah. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Berdiri di Jalur Keluar Masuk SDN 011, Belasan Kios Liar Ditertibkan di Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Topan Ragasa Kategori 5, Sebentar tapi Daya Rusaknya Guncang Asia

0

Batampos –  Badai siklon tropis hampir setiap tahun datang. Sudah terprediksi, tapi selalu menghasilkan daya rusak parah dan selalu mengguncang Asia. Di penghujung triwulan 2025 ini, angin topan menghantam wilayah selatan Tiongkok lagi. Taiwan, Hong Kong, Makau, bahkan hingga pesisir Filipina terkena dampaknya. Namanya topan Ragasa.

Situasi kawasan Heng Fa Chuen di Hong Kong saat dilanda angin kencang dan hujan deras saat super topan Ragasa mendekat, Rabu (24/9/2025) waktu setempat. F Karma Lo/ South China Morning Post

Ragasa dikategorikan sebagai super typhoon kategori 5. Kategori tertinggi kecepatan angin yang berdaya rusak. Dengan kecepatan angin melampaui 260 km/jam, Ragasa membawa kerusakan besar di Taiwan, Hong Kong, dan Tiongkok selatan. Hanya sebentar, tapi daya rusaknya berdampak pada kelumpuhan sosial hingga ekonomi di sejumlah kawasan Asia.

Guna memahami kecepatan angin, ada baiknya kita memahami sistem pengukuran kekuatan badai berdasarkan kecepatan angin berkelanjutan berdasarkan kategori Saffir-Simpson (Saffir-Simpson Hurricane Wind Scale), yakni:

BACA JUGA:
Sinkhole Raksasa Sedalam 50 Meter Muncul di Bangkok, Warga Dievakuasi

  • Kategori 1: 119–153 km/jam, kerusakan ringan.
  • Kategori 2: 154–177 km/jam, kerusakan sedang.
  • Kategori 3: 178–208 km/jam, kerusakan parah.
  • Kategori 4: 209–251 km/jam, kerusakan sangat parah.
  • Kategori 5: Lebih dari atau mulai 252 km/jam, kerusakan katastropik.

Topan Ragasa masuk kategori 5 setelah terbentuk di Samudra Pasifik Barat. Didukung suhu laut yang hangat dan kondisi atmosfer ideal, badai ini berkembang cepat hingga mencapai puncak kekuatannya Rabu (24/9/2025) kemarin.

Topan Ragasa kategori lima ini, ditandai dengan:

  1. Angin Ekstrem Melebihi 260 Km/Jam, Ragasa mencapai kecepatan angin lebih dari 260 km/jam. Angin sekencang ini mampu merobohkan pepohonan, tiang listrik, bahkan merusak bangunan yang berstruktur kuat.
  1. Gelombang Pasang dan Banjir Besar, Otoritas kelautan Tiongkok mengeluarkan peringatan merah dengan ketinggian gelombang pasang mencapai 2,8 meter di Provinsi Guangdong. Di Hong Kong, kawasan pesisir diterjang banjir besar dengan air laut yang masuk hingga ke hotel dan pertokoan.
  1. Curah Hujan Ekstrem, Ragasa membawa hujan deras yang menyebabkan banjir bandang di Taiwan. Di Kabupaten Hualien, sebuah danau bendungan meluap dan menghantam permukiman, menyebabkan puluhan orang hilang.
  2. Dampak Sosial dan Ekonomi, Ribuan rumah rusak, jaringan listrik terputus, dan transportasi lumpuh. Meskipun Hong Kong dikenal memiliki infrastruktur tangguh, setidaknya 90 orang dilaporkan terluka dan hampir 900 orang mengungsi ke penampungan sementara. Kerugian ekonomi diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.

Mengapa topan kategori 5 semakin sering terjadi dalam lima tahun terakhir? Melansir dari Reuters, para ilmuwan menilai, badai sekuat Ragasa tidak bisa dilepaskan dari perubahan iklim global.

Benjamin Horton, Dekan School of Energy and Environment di City University of Hong Kong, menegaskan, pemanasan laut memberi energi lebih besar pada badai. “Cuaca ekstrem yang dialami Hong Kong musim panas ini hanyalah gambaran kecil dari apa yang akan terjadi di masa depan.” ujarnya.

Laut yang semakin hangat akibat emisi gas rumah kaca membuat badai tropis lebih cepat terbentuk dan lebih kuat ketika mencapai daratan. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Topan Ragasa Kategori 5, Sebentar tapi Daya Rusaknya Guncang Asia pertama kali tampil pada News.

Jalan Duyung Batu Ampar Rusak: Berlubang, Berdebu, dan Rawan Banjir

0
Jalan Duyung
Kondisi Jalan Duyung di kawasan Batu Ampar yang berdebu saat terik dan rawan banjir ketika hujan. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

batampos – Kondisi Jalan Duyung, dari Simpang Batu Ampar menuju Baloi Center, Batam, kian memprihatinkan. Akses utama menuju Harbour Bay dan Pelabuhan Internasional Batu Ampar ini tak hanya dipenuhi lubang, tetapi juga berdebu dan rawan banjir.

Pantauan Batam Pos, Kamis (25/9), lalu lintas di kawasan tersebut didominasi kendaraan berat seperti truk dan kontainer dari dan menuju pelabuhan. Jalan yang berlubang kerap tertutup genangan air saat hujan, sehingga membahayakan pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan.

Firman, warga Batu Ampar, mengatakan debu berasal dari lahan terbuka yang dijadikan tempat penyimpanan kontainer. “Kalau hujan jadi lumpur, kalau panas berubah jadi debu. Ketika truk melintas, tanah terbawa ke jalan raya dan berhamburan. Itu jelas mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalan semakin sulit dilalui saat hujan turun. “Coba datang habis hujan, pasti licin semua daerah sini,” katanya.

Keluhan senada disampaikan Endang, warga lain. Ia mengaku jarang lagi melewati Jalan Duyung karena kondisi jalan yang semakin rusak. “Dulu hampir setiap hari lewat situ untuk antar jemput anak sekolah. Tapi sekarang sudah jarang, karena jalannya rusak ditambah debu tebal,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Leo Putra, tak menampik kondisi Jalan Duyung dipengaruhi lalu lintas kendaraan kontainer. Namun ia menegaskan faktor utama debu berasal dari kondisi jalan dan lahan perusahaan sekitar yang belum diaspal.

“Memang banyak mobil lalu lalang, tapi masalah utamanya banyak jalan perusahaan yang masih berupa tanah. Itu yang menimbulkan debu. Kalau hujan, daerah situ pasti becek dan berlumpur,” jelasnya.

Leo menegaskan Jalan Duyung merupakan jalur resmi keluar masuk pelabuhan. “Itu jalur utama. Semua orang tahu di Batu Ampar ada pelabuhan penumpang, kontainer, hingga kargo. Jadi arus kendaraan berat memang tidak bisa dihindari,” pungkasnya. (*)

Artikel Jalan Duyung Batu Ampar Rusak: Berlubang, Berdebu, dan Rawan Banjir pertama kali tampil pada Metropolis.

Mahasiswa UT Batam Akhiri Puasa Emas Kepri di POMNAS XIX

0
Mahasiswa UT Batam, Jeremi Andre Wattimena, meraih medali emas cabang taekwondo under 87 kg putra pada POMNAS XIX 2025 di Semarang.
Jeremi Andre Wattimena, mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Batam, berhasil mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Kepulauan Riau di cabang taekwondo under 87 kg putra pada POMNAS XIX 2025 di Semarang, Jawa Tengah. F. UT Batam untuk Batam Pos

batampos – Penantian panjang Provinsi Kepulauan Riau selama 14 tahun tanpa medali emas di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) akhirnya terhenti.

Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Batam, Jeremi Andre Wattimena, berhasil mempersembahkan emas dari cabang olahraga taekwondo nomor under 87 kilogram putra pada POMNAS XIX di Semarang, Jawa Tengah, 19–27 September 2025.

Penampilan gemilang Jeremi memastikan nama Kepri kembali berkibar di kancah olahraga mahasiswa tingkat nasional.

Torehan emas ini menjadi sejarah baru sekaligus kebanggaan bagi UT Batam yang terus mendorong mahasiswanya berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Kontingen Kepulauan Riau menurunkan 41 atlet di 11 cabang olahraga. Dari jumlah tersebut, enam atlet berasal dari UT Batam yang berkompetisi di taekwondo, karate, dan pencak silat.

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan UT dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Sebelum berangkat, para atlet UT Batam dilepas secara resmi oleh Direktur UT Batam, Angga Sucitra Hendrayana, S.E., M.Si., didampingi Kasubbag Tata Usaha, Silfi Amelia, S.Akun., serta Analis Pemasaran dan Kerja Sama, Liska, S.H.

Dalam sambutannya, Angga menegaskan bahwa mahasiswa UT mampu bersinar meski dengan sistem kuliah jarak jauh.

“Keikutsertaan mahasiswa UT Batam di ajang nasional ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah potensi, tidak hanya dalam akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan seni,” ujar Angga.

Manajer Registrasi dan Marketing UT Batam, Amrin, juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Jeremi membuktikan bahwa kuliah di UT tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi di luar kampus.

Sebagai perguruan tinggi negeri yang mengusung sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus mengembangkan bakat.

Prestasi emas di POMNAS XIX 2025 ini menegaskan komitmen UT Batam dalam melahirkan lulusan unggul, mandiri, dan kompetitif yang membawa nama baik Kepri di kancah nasional. (*)

Artikel Mahasiswa UT Batam Akhiri Puasa Emas Kepri di POMNAS XIX pertama kali tampil pada News.

Perbaikan Jalan Simpang Jupiter Berlanjut, Warga Harap Proyek Selesai Tepat Waktu

0
Progres pengerjaan gorong gorong di jalan Marina City. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Pekerjaan perbaikan jalan di simpang Perumahan Jupiter, Marina City, terus dikebut. Hingga Kamis (25/9), akses jalan di lokasi masih ditutup total karena proses pemasangan gorong-gorong baru tengah berlangsung.

Dari pantauan di lapangan, tahap penggalian dan pembongkaran gorong-gorong lama telah rampung. Saat ini, para pekerja mulai memasang box culvert baru yang telah lebih dulu disiapkan di sekitar lokasi.

Perbaikan ini dinilai penting karena struktur jalan sebelumnya rawan amblas akibat gorong-gorong yang patah dan tersumbat. Intensitas hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir juga memperparah kondisi, sehingga Pemko Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air memutuskan melakukan perbaikan total.

“Box culvert sudah mulai dipasang. Ini solusi permanen supaya jalan tidak gampang rusak lagi,” kata Lurah Tanjungriau, Syamsuddin.

Selama proses pengerjaan berlangsung, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif di kawasan pertokoan Dream Land dan Perumahan Jupiter. Warga dan pengendara diminta bersabar hingga proyek selesai.

Umar, salah satu pengguna jalan, berharap perbaikan bisa segera rampung agar aktivitas warga kembali normal.

“Ini jalan utama buat kami yang tinggal di Marina City. Harapannya sih cepat selesai, biar enggak mutar-mutar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Jamsir, menyoroti keberadaan kendaraan berat seperti truk kontainer yang kerap melintas dan mempercepat kerusakan jalan.

“Kalau sudah selesai, tolong dijaga juga. Percuma dibangun kalau nanti rusak lagi karena dilewati truk-truk besar tanpa pengawasan,” ucapnya.

Pemko Batam menargetkan pemasangan gorong-gorong bisa segera dirampungkan dalam waktu dekat. Setelah itu, badan jalan akan ditimbun kembali dan diperkeras agar aman dilintasi kendaraan, termasuk dengan beban berat.

Warga berharap, perbaikan kali ini benar-benar permanen, agar jalur utama di kawasan Marina City kembali aman, lancar, dan tahan lama. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Perbaikan Jalan Simpang Jupiter Berlanjut, Warga Harap Proyek Selesai Tepat Waktu pertama kali tampil pada Metropolis.

Petenis Indonesia Janice Tjen Melaju ke Babak Utama WTA 1000 China Open 2025

0
Janice Tjen
Petenis Indonesia, Janice Tjen tembus babak utama China Open 2025. F. x.com/Tubrugers.

batampos – Petenis Indonesia Janice Tjen berhasil melaju ke babak utama (main draw) turnamen WTA 1000 China Open 2025, usai mengalahkan petenis asal Bulgaria Viktoriya Tomova di Beijing, Selasa (23/9).

Dikutip dari Jawa Pos, Janice berhasil menang dengan 6-2, 7-2(2) dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 25 menit.

Janice berhasil memanfaatkan 6 dari 15 peluang break point, mencatatkan 3 ace, dan meraih 83 poin dibandingkan 64 poin milik Tomova. Janice juga unggul dalam kategori kesalahan ganda (hanya tiga dari lima milik Tomova).

Kemenangan ini akan membuat Janice berhadapan dengan petenis asal Belarusia Aliaksandra Sasnovich. Aliaksandra termasuk satu dari 12 petenis yang lolos dari kualifikasi.

Janice akan berjumpa dengan Naomi Osaka di babak kedua jika berhasil menang. Naomi sudah menunggu di babak 64 besar karena berstatus sebagai unggulan ke-12 China Open 2025.

Lolos ke China Open memperpanjang performa impresif Janice dalam beberapa bulan terakhir, termasuk debut di Grand Slam US Open 2025 dan WTA 250 Sao Paulo. Saat ini, peringkat Janice naik ke No. 102 dunia menurut catatan terkini WTA.

Pukulan forehand dan groundstroke Janice Tjen menjadi senjata andalannya. Meskipun pukulan forehand ini dapat menghindarkannya dari masalah dan menempatkannya di posisi dominan lebih sering, ia masih perlu meningkatkan pemulihan dan posisi lapangannya. (*)

Reporter Juliana Belence

Artikel Petenis Indonesia Janice Tjen Melaju ke Babak Utama WTA 1000 China Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Hari Tani Nasional, PDIP Kepri Dengar Langsung Keluhan Petani Tembesi

0
Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo, dan diikuti lengkap oleh pengurus DPD, DPC, PAC, ranting, hingga anggota legislatif dari Fraksi PDIP di DPRD Provinsi maupun Kota Batam saat penen sayur bersama para petani di kawasan pertanian organik dan agrowisata Tembesi Sidomulyo, Kota Batam. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Peringatan Hari Tani Nasional 2025 menjadi momentum bagi DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau untuk turun langsung ke akar rumput. Kamis (25/9), seluruh jajaran partai berlambang banteng ini menggelar kunjungan ke kawasan pertanian organik dan agrowisata Tembesi Sidomulyo, Kota Batam.

Kunjungan dipimpin langsung Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo, dan diikuti lengkap oleh pengurus DPD, DPC, PAC, ranting, hingga anggota legislatif dari Fraksi PDIP di DPRD Provinsi maupun Kota Batam. Mereka disambut hangat petani setempat dan memulai agenda dengan panen sayur bersama di kebun milik Syaiful Arif, salah satu petani lokal.

Namun di balik suasana hangat itu, terselip keluhan mendalam yang disampaikan para petani. Persoalan klasik soal legalitas lahan kembali mencuat.

“Kami garap lahan ini bertahun-tahun, tapi belum ada kepastian. Kami terus dihantui kekhawatiran digusur sewaktu-waktu,” ujar Syaiful, dengan nada penuh harap.

Keluhan serupa disampaikan Sukijan, Ketua Kelompok Tani Tembesi. Menurutnya, beberapa lahan yang mereka kelola mulai dipasang tanda peringatan penggusuran.

“Kami cuma ingin tenang bekerja. Sayur-sayuran yang kami tanam ini untuk masyarakat juga. Tapi kami seperti bertani di atas tanah pinjaman yang bisa ditarik kapan saja,” ucapnya.

Sukijan juga menyinggung soal fluktuasi harga yang semakin memberatkan petani. Saat harga tinggi, petani mendapat Rp14 ribu per kilogram dari kebun. Tapi di pasar, bisa melambung di atas Rp20 ribu. Sebaliknya, ketika panen melimpah, harga bisa anjlok drastis hingga Rp2 ribu per kilogram. Tak ada jaminan keuntungan, tak ada kepastian lahan.

Mendengar langsung keluhan itu, Soerya Respationo menegaskan bahwa PDIP tak akan menutup mata. Ia berjanji akan memperjuangkan nasib petani, khususnya soal legalitas lahan.

“Hari Tani bukan hanya soal seremonial. Ini saatnya kita mendengar jeritan wong cilik. Soal lahan ini harus kita cari solusinya, agar petani bisa bekerja dengan tenang,” tegas Soerya.

Ia juga menginstruksikan seluruh kader dan anggota legislatif dari PDIP agar benar-benar turun menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Jangan cuma datang dan mendengar, tapi harus ikut memperjuangkan. Kita ke sini bukan wisata, tapi belanja masalah, lalu bawa pulang untuk dicari solusinya,” tandasnya.

Senada, Ketua DPRD Batam, Nuryanto, yang ikut dalam rombongan, memastikan bahwa pintu Fraksi PDIP dan DPRD tetap terbuka bagi masyarakat.

“Silakan datang, sampaikan aspirasi. Soal lahan ini memang harus kita perjuangkan bersama-sama,” ujarnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Hari Tani Nasional, PDIP Kepri Dengar Langsung Keluhan Petani Tembesi pertama kali tampil pada Metropolis.