Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 9976

Ini Alasan Pemerintah Pusat Berikan Pemko Batam Dana Insentif Daerah Tambahan Rp 14,9 Miliar

0

batampos.co.id – Pemerintah pusat memberikan Dana Insentif Daerah (DID) tambahan sebesar Rp14,9 miliar kepada Pemko Batam.

Dana insentif tersebut diberikan karena prestasi Batam dalam perencanaan, penanganan, serta pelaporan anggaran Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, Batam merupakan satu-satunya daerah yang menerima DID di wilayah Kepri.

Bahkan, di tingkat nasional, dari 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi, hanya 171 daerah yang mendapatkan dana tersebut.

“Alhamdulillah Batam dapat. Ini berkat kerja kita semua karena dinilai sangat baik dalam perencanaan, penanganan Covid-19. Tak hanya itu, untuk pelaporan penggunaan anggarannya pun kita tepat waktu,” kata Sekda saat memimpin rapat Penyusunan Program Kegiatan Dana DID 2020 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/7/2020).

Sekda menyampaikan, hal ini juga sudah disampaikan langsung oleh Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI, Astera Primanto Bhakti, saat Webinar Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Rangka Pemulihan Ekonomi di Daerah.

Ilustrasi

“Anggaran ini difokuskan untuk kesehatan, sosial, dan pemulihan ekonomi Batam,” ujar Jefridin.

Untuk sektor kesehatan, kata dia, sejauh ini Batam sangat terbantu dengan rekan-rekan pengusaha dan sebagainya yang ikut membantu pemerintah dengan menyumbang alat pelindung diri hingga berbentuk uang.

Sementara untuk sektor sosial, pihaknya juga sudah memberikan bantuan bahan pokok kepada masyarakat Batam.

“Yang perlu kita pikirkan lebih fokus, terkait pemulihan ekonomi Batam,” ujarnya.

Kata dia, untuk memulihkan sektor ekonomi perlu peran semua pihak. Namun untuk anggaran yang ada, kemungkinan akan difokuskan ke ekonomi kerakyatan seperti menghidupkan kembali Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Ini masih perlu pembahasan, kita lapor dulu ke Pak Wali (Wali Kota Batam, Muhammad Rudi),” kata dia.

Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI, Astera Primanto Bhakti, mengatakan, sehubungan dengan telah ditetapkannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 87/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Insentif Daerah Tambahan Tahun Anggaran 2020, penggunaan DID Tambahan diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah, termasuk mendukung industri kecil, usaha mikro kecil dan menengah, koperasi, dan pasar tradisional serta penanganan Covid-19 bidang kesehatan dan bantuan sosial.

“DID Tambahan tidak dapat digunakan untuk mendanai honorarium dan perjalanan dinas,” kata dia.(*/esa)

Kapal Bantuan Pemerintah Pusat Terbakar di Karimun, Begini Kronologinya

0

batampos.co.id – Kapal bantuan pemerintah pusat yang digunakan Badan Pengelolaan Perbatasan (BPP) Pemkab Karimun terbakar, Kamis (22/7) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dilansir dari posmetro.co, kapal tersebut ludes dilahap si jago merah dan mencelakai kapten dan dua ABK.

Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit. Api diketahui dengan cepat membakar bagian kapal.

Sempat terdengar 2 kali ledakan dari atas kapal tersebut. Hingga saat ini belum diketahui penyebab terbakarnya kapal tersebut.

Kapal patroli Polair Polda Kepri dan Polres Karimun yang turun ke lokasi persis di depan pelabuhan rakyat depan Tepekong Cetiya Dharma Sagara, Jalan Nusantara Puakang.

Sejumlah warga ikut membantu pihak kepolisian dengan menggunakan speed boat untuk memadamkan api.

Kapal Badan Pengelolaan Perbatasan (BPP) Pemkab Karimun terbakar, Kamis (22/7) sekitar pukul 11.30 WIB. Foto: Posmetro.co

Kapal milik Pemkab Karimun tersebut diketahui merupakan bantuan pusat pada 2014 lalu. Sebelum terbakar kapal tersebut dikethaui baru saja mengisi bahan bakar di wilayah Kolong.

Kepala Badan Perbatasan Pemkab Karimun, Tohab, membenarkan kejadian tersebut. Namun dirinya belum dapat memberikan keterangan detail.

Disebutkannya, kapten bernama Nasrun dan dua ABK kapal, Pi’i dan Atan sudah dibawa ke RSUD M Sani.

“Iya, saya baru mau ke RSUD, kapten dan dua ABK-nya sudah dilarikan ke rumah sakit. Bantu doanya ya mereka dalam keadaan sehat, amin, nanti saya hubungi lagi,” ucap Tohab.

Sedangkan kapal tidak dapat diselamatkan.(PM)

Polres Anambas Gelar Operasi Patuh Seligi 2020 Selama 14 Hari

0

batampos.co.id – Polres Kepulauan Anambas mulai melaksanakan Operasi Patuh Seligi 2020 selama 14 hari kedepan. Operasi serentak digelar di seluruh Indonesia ini terhitungsejak Kamis, 23 Juli 2020 sampai dengan 5 Agustus 2020.

Waka Polres Kepulauan Anambas, Kompol Yudi Sukmayadi, menyampaikan pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2020 itu lebih difokuskan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam peraturan lalulintas.

“Agar menataati peraturan lalulintas dan penerapan protokol kesehatan sebagai adaptasi kebiasaan baru, yang mana target penilangan ditiadakan,” sebutnya, Kamis (23/7/2020).

Lanjut Yudi menyampaikan, kedisiplinan lalulintas itu dengan sasaran pengendara roda dua seperti tidak menggunakan helm, knalpot racing, dan safety belt untuk roda empat. Kemudian melanggar rambu, membawa penumpang lebih dari satu orang untuk roda dua, menggunakan handphone saat berkendara.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas AKP Boston Butar Butar, menghimbau kepada masyarakat Kepulauan Anambas untuk mematuhi peraturan dalam berlalu lintas dan berharap Operasi Patuh Seligi 2020 ini meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat.(fai)

Bertambah 1.906 Kasus Baru, Total Pasien Positif Covid-19 Capai 93.657 Orang

0

batampos.co.id – Sejak tak diumumkan lagi secara langsung oleh Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19, kini masyarakat bisa melihat data kasus harian lewat website. Terbaru pada Kamis (23/7), dalam 24 jam terakhir kasus positif bertambah 1.906 orang.

Sehingga totalnya kini sudah sebanyak 93.657 orang dinyatakan positif Covid-19. Mereka diperiksa berdasarkan metode PCR dan Tes Cepar Molekuler.

Dalam laman Covid19.go.id, Jawa Timur masih menjadi provinsi nomor 1 yang menyumbang kasus terbanyak. Totalnya sampai sejauh ini sebanyak 18.545 kasus positif.

Sedangkan angka pasien sembuh bertambah 1.909 orang. Kini ada 52.164 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Angka kematian masih tinggi dalam sepekan terakhir. Hari ini bertambah 117 jiwa sehingga menjadi 4.576 kasus kematian.

Dalam data juga disebutkan jumlah pasien yang masih dirawat adalah sebanyak 36.917. Dan pasien berstatus suspek adalah sebanyak 47.756 orang. Sedangkan angka probable tak disebutkan.(jpg)

Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan, Pemprov Kepri Bentuk Komite Ekonomi Daerah

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri akan memperkuat keberadaan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 dengan membentuk Komite Ekonomi Daerah. Menurutnya, meski Presiden sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres), namun keberadaan gugus tugas tetap ada.

”Presiden sudah membentuk namanya Komite Ekonomi Nasional. Tentunya kita di daerah akan melakukan penyesuaian. Namun penafsiran kami, gugus tugas tetap ada. Hanya saja tugas dan fungsi yang ditambah, yakni ada dibidang penanganan dan pencegahan Covid-19. Kemudian bidang satunya lagi adalah bidang ekonomi,” ujar Sekda Arif di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Rabu (22/7).

Mantan Sekda Karimun tersebut menjelaskan, hari ini Presiden akan menggelar video conference (vicon) bersama gubernur se Indonesia. Vicon tersebut dilakukan pasca terbitnya Perpres tentang Komite Ekonomi Nasional.

Ditegaskannya, bagaimana nanti tentu kebijakan lebih lanjut akan diambil alih oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri yang merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri.

“Kita tunggulah bagaimana hasil rapat Pak Gubernur dengan Presiden. Karena kita didaerah sifatnya hanya menyesuaikan saja dengan kebijakan nasional,” jelas Arif.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri akan melakukan penyesuaian atas terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembubaran Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19.

Menurut Tjetjep, akan ada kebijakan lanjutan bagi pencegahan dan penanganan Covid-19 di fase new normal ini. “Menindak lanjuti Perpres tersebut, dalam waktu dekat ini Pemerintah Provinsi Kepri akan menyesuaikan sesuai dengan aturan tersebut secepatnya,” ujar Tjetjep Yudiana, Rabu (22/7) di Tanjungpinang.

Dalam aturan tersebut tidak serta merta langsung membubarkan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19, sehingga terjadi kekosongan. Karena aturan tersebut pada Pasal 20 ayat 1 dan 2 disebutkan, tim Gugus Tugas baik di pusat hingga daerah dibubarkan sampai terbentuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pusat dan daerah.

“Kita sedang usahakan, pembubaran sekaligus pembentukan yang baru, sehingga tidak terjadi kekosongan,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, pihaknya juga tetap akan menunggu keputusan dari gubernur sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri. Sesuai dengan kewenangannya akan membubarkan sekaligus membentuk komite atau satgas sesuai dengan Perpres tersebut.

“Sebelum adanya kebijakan lebih lanjut dari Plt Gubernur, tentunya Gugus Tugas akan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bagaimana teknisnya nanti, tentu kita menunggu keputusan dari Plt Gubernur,” tegasnya.(*/jpg)

Pemko Batam-BP Batam Tandatangani MoU untuk Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

0

batampos.co.id – Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) perihal pendistribusian sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/7/2020).

Distribusi sembako yang dimaksud yakni bantuan sembako tahap ke empat dari pemerintah untuk masyarakat.

Pada tahap ini merupakan bantuan sembako diberikan oleh BP Batam. Kolaborasi Pemko Batam dan BP Batam ini dimaksudkan agar penyaluran dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi.

Deputi 1 Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Kuncoro, mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan akhir Juli hingga Agustus 2020 mendatang. Dengan total 284.223 paket sembako.

“Pendistribusian kami rencanakan akhir Juli empat kecamatan sedangkan delapan kecamatan lainnya pada Agustus,” ucap dia.

Ia mengungkapkan kolaborasi dengan Pemko Batam dipandang perlu mengingat Pemko Batam memiliki sumber daya hingga ke RTRW yang notabenenya berkaitan langsung dengan masyarakat.

Pemko Batam dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) perihal pendistribusian sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/7/2020). Foto: Media Center Pemko Batam

“Sehingga kami harap proses distribusi berjalan dengan lancar, juga sesuai dengan tata kelola dan peraturan perundangan yang berlaku,” harap dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, menyebutkan, bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 merupakan salah satu amanat Presiden Joko Widodo, selain bidang kesehatan juga pemulihan ekonomi.

Bantuan sembako kali ini, secara akumulatif, merupakan bantuan sembako tahap ke empat dari pemerintah untuk masyarakat Batam.

Sebelumnya, bantuan tahap pertama dan kedua dari Pemko Batam sudah dilaksanakan pada bulan April-Mei lalu.

Sedangkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri juga sudah tersalurkan beberapa waktu lalu.

“Bantuan-bantuan ini artinya perhatian pemerintah untuk masyarakat begitu luar biasa,” terang Jefridin.

Pihaknya menyampaikan terimakasih atas partisipasi BP Batam ikut serta membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Selanjutnya, Pemko Batam akan membicarakan lebih lanjut teknis pendistribusian ke masyarakat.

“Jumat pagi kami akan rapat dengan camat dan lurah. Secara umum, teknisnya tidak jauh beda dengan pendistribusian sebelumnya,” jelasnya.(*/esa)

Prabowo Diminta Batalkan Pembelian 15 Pesawat Tempur Bekas Austria

0

batampos.co.id – Imparsial meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana pembelian pesawat tempur jenis Eurofighter, dari Kementerian Pertahanan Austria. Pasalnya pesawat tempur tersebut bukan barang baru, melainkan bekas pakai Angkatan Bersenjata Austria.

“Imparsial memandang bahwa ide pembelian pesawat tempur Eurofighter Typhoon bekas dari Austria bukan hanya tidak tepat, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah baru di masa yang akan datang,” kata Direktur Imparsial Al Araf dalam keterangannya, Kamis (23/7).

Al Araf menilai, ide pembelian pesawat tempur bekas tersebut akan mengulangi kesalahan di masa lalu, dimana pengadaan alutsista bekas menimbulkan masalah akuntabilitas anggaran pertahanan. Bahkan, yang lebih berbahaya lagi adalah penggunaannya oleh prajurit TNI menghadapi risiko terjadi kecelakaan.

Al Araf mengharapkan, pemerintah hendaknya belajar dari pengalaman saat melakukan pembelian alutsista bekas di masa lalu, baik itu pesawat, kapal, tank dan lainnya yang memiliki sejumlah problem teknis dan mengalami beberapa kali kecelakaan. Upaya modernisasi alutsista TNI untuk memperkuat pertahanan Indonesia merupakan langkah penting dan harus didukung.

Sebagai komponen utama pertahanan negara, lanjut Al Araf, TNI perlu dilengkapi oleh alutsista militer yang lebih baik, kuat, dan modern untuk mendukung tugas pokok dan fungsinya dalam menjaga dan melindungi wilayah pertahanan Indonesia. Namun demikian, penting dicatat bahwa langkah tersebut harus dijalankan oleh pemerintah secara akuntabel, transparan, serta dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran dan kebutuhan TNI itu sendiri.

“Hal ini penting untuk memastikan pengadaan alutsista TNI mendukung upaya penguatan pertahanan negara Indonesia dan tidak memunculkan masalah baru di masa yang akan datang,” cetusnya.

Imparsial, kata Al Araf, juga memandang bahwa rencana pembelian pesawat tempur bekas Eurofighter Typhoon berpotensi terjadi penyimpangan akibat tidak adanya standar harga yang pasti. Transparency International dalam survei ‘Government Defence Anti-Corruption Index 2015’ menunjukkan risiko korupsi di sektor militer/pertahanan di Indonesia masih tergolong tinggi.

Dalam survei tersebut, risiko korupsi sektor militer/pertahanan di Indonesia masih tergolong tinggi dengan nilai D, setara dengan negara-negara seperti Namibia, Kenya dan Bangladesh. Terlebih, pengadaan pesawat tempur Eurofighter Typhoon juga tersangkut isu dugaan suap dan kritik tajam di dalam negeri Austria sendiri.

Pada 2017, Pemerintah Austria melayangkan gugatan kepada Airbus ke Pengadilan Munich, Jerman, atas dugaan suap yang dilakukan perusahaan pembuat pesawat tempur Eurofighter Typhoon ini kepada pejabat Austria. Pemerintah Austria menyatakan terdapat kerugian sebesar USD 1,7 juta dari total kontrak pembelian sebesar USD 2,4 milliar.

“Kasus ini berakhir dengan adanya kewajiban Airbus untuk membayar denda sebesar USD 99 juta. Tidak hanya itu, Airbus juga disebutkan masih menghadapi proses hukum berkait dengan dugaan penipuan dan korupsi di Pengadilan Austria,” beber Al Araf.

Oleh karena itu, Al Araf mengharapkan, pengadaan alutsista harus dilakukan dengan mengikuti ketentuan dalam UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan. Dalam hal ini, pengadaan alutsista baru hendaknya lebih dipertimbangkan dengan dibarengi mekanisme offset atau transfer teknologi.

“Selain itu, Kementerian Pertahanan harus fokus pada kemandirian industri pertahanan sehingga pengadaan alutsista harusnya memprioritaskan pembelian dari dalam negeri,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo dikabarkan membeli 15 jet tempur Eurofighter Typhoon bekas dari Austria. Hal itu diketahui dari surat yang beredar di publik.

Dalam surat itu, Prabowo mengajukan pertemuam bilateral dengan Austria. Ia berniat memborong 15 pesawat guna menambah kekuatan TNI AU.

“Dalam rangka memodernisasi Angkatan Udara Indonesia (TNI AU), saya ingin mengadakan perundingan resmi dengan Anda untuk membeli 15 Eurofighter untuk Republik Indonesia,” kata Prabowo.(jpg)

Singapura Siapkan 30 Ribu Kamar untuk Isolasi Pasien Covid-19 dan Pelancong

0

batampos.co.id – Sekitar 30 ribu kamar hotel di Singapura disiapkan untuk ruang isolasi. Seperti diketahui, pasien Covid-19 sebagian ditampung di hotel. Selain itu kamar hotel juga digunakam sebagai fasilitas isolasi dan karantina bagi para pelancong yang pulang dari luar negeri dalam program Stay Home Notice (SHN) atau layanan isolasi selama 14 hari.

Kepala Eksekutif Singapore Tourism Board (STB) Keith Tan mengatakan kepada media pada Selasa (21/7), hotel digunakan sebagai fasilitas isolasi dan karantina, serta akomodasi bagi penduduk yang kembali ke Singapura. Karena itu, warga yang ingin kembali berwisata untuk berlibur di dalam kota atau Staycation, belum bisa menikmati fasilitas itu.

“Sementara staycation belum bisa, industri hotel belum diberi carte blanche untuk dibuka kembali,” kata Tan seperti dilansir dari Straits Times, Kamis (23/7).

“Pembukaan hotel untuk menginap harus diseimbangkan dengan memastikan bahwa kami memiliki cukup buffer kamar hotel yang masih diperlukan jika ada lonjakan infeksi berikutnya,” tambahnya.

Lebih dari 100 hotel telah mengajukan proposal untuk membuka kembali. Dan sekitar 80 hotel telah diberi lampu hijau untuk membula kembali layanan umum. Daftar hotel yang disetujui tersedia di situs web STB.

Kepala Eksekutif Sentosa Development Corporation, Thien Kwee Eng mengatakan bahwa sekitar setengah dari 17 hotel di Singapura telah dibuka kembali. Sementara sisanya mungkin masih digunakan sebagai program SHN. Yang belum dibuka kembali termasuk Village Hotel Sentosa dan Shangri-La’s Rasa Sentosa Resort and Spa.

“Dari total objek wisata dan hotel di pulau itu, sekitar 80 persen telah kembali beroperasi,” kata Thien.

Pada Senin (20/7) ada sekitar 10.900 orang yang melakukan isolasi di hotel dalam program SHN menurut Kementerian Kesehatan. Selain hotel, kapal pesiar dan pusat pameran juga telah digunakan sebagai fasilitas isolasi untuk memulihkan pasien dengan gejala ringan atau yang menunggu hasil tes swab. Sehingga mencegah rumah sakit kelebihan kapasitas.

Sementara itu, jumlah kasus penularan lokal di masyarakat tetap rendah dengan rata-rata 10 kasus baru sehari selama seminggu terakhir. Pihak berwenang telah memperingatkan bahwa Singapura harus siap untuk menghadapi gelombang kedua wabah Covid-19.(jpg)

Kabar Baik, Pemko Batam Kembali Berangkatkan Ulama Umrah

0

batampos.co.id – Tahun ini Pemko Batam kembali akan melaksanakan program umroh bagi para ulama.

Hal ini dismapaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat bersilahturahmi dengan para ulama di Masjid Baiturrahman Sekupang, Rabu (22/7/2020).

Namun lanjutnya dengan catatan apabila Masjidil Haram telah dibuka kembali pascaberakhirnya corona virus disease (covid-19).

“Untuk umrah, kalau Mekah sudah dibuka, kita berangkatkan lagi. Tentu tak bisa semua, bergiliran,” kata dia.

Terkait insentif, menurut Rudi, harus dipertahankan. Karena saat ini Batam masih terus dalam proses pembangunan. Ketika daerah berkembang, dasar-dasar agama bagi masyarakatnya perlu terjaga.

“Supaya Batam benar-benar bisa menjadi kota yang madani dan modern,” sebut Rudi.

Pada kesempatan itu, ia juga kembali mengingatkan tentang protokol kesehatan di masa adaptasi kehidupan baru.

Para ulama diminta untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. Agar pandemi covid-19 ini segera berakhir dan roda perekonomian Batam bisa kembali berputar.

Ilustrasi. Foto: Jawa Pos

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Ia berpesan silakan untuk yang merasa sehat tapi jangan abaikan protokol kesehatan.

Seperti menjaga jarak saat ibadah, ia menjelaskan bukan berarti pemerintah melarang umat untuk beribadah. Tapi justru kebijakan tersebut diambil untuk melindungi umat.

“Penanganan covid-19 kita mendapat apresiasi baik. Kemarin juara favorit di lomba inovasi daerah dalam penanganan covid-19,” ujarnya.

“Hari ini, pagi tadi, saya mendapat informasi soal Dana Insentif Daerah yang didapat Batam karena dinilai baik dalam penanganan covid-19 ini. Keberhasilan itu adalah keberhasilan kolektif kita semua. Berkat dukungan Bapak Ibu juga,” ujarnya lagi.

ProgramPemko Batam yang memberangkatkan umrah para ulama mendapat apresiasi mubaligh.

Ketua Persatuan Mubaligh Batam (PMB) Kecamatan Sekupang, Zaini Cholis, mengatakan program ini menjadi salah satu bukti kedekatan pemimpin dengan ulama.

“Pak Wali dan Pak Wakil ini adalah umaro (pemimpin) yang dekat dengan ulama, umaro yang memuliakan ulama. Kita lihat selama beliau memimpin sangat dekat dengan ulama. Tak banyak daerah yang mengumrohkan ustadz ustadzah,” jelasnya.

“Di Batam sudah tiga angkatan. Insya Allah ada angkatan berikutnya. Kita doakan agar pemimpin kita ini sehat dan diberi kekuatan dalam memimpin,” tutur Zaini lagi.

Selain program umrah, mewakili PMB Sekupang ia juga menyampaikan terima kasih atas insentif yang diberikan Pemko Batam.

Saat ini jumlah anggota PMB Sekupang sebanyak 110 orang. Namun yang menerima insentif hanya 69 orang.

Karena sebagian lainnya sudah mendapat insentif sebagai imam masjid atau guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

“Mubaligh kita ini ada yang menjadi imam masjid dan ada juga guru TPQ, jadi insentifnya diberikan salah satu saja, tidak double,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kecamatan Sekupang, Muhammad Yamin mengatakan jumlah imam masjid yang mendapat insentif di kecamatan ini sebanyak 105 orang.

Sedangkan anggota Badan Musyawarah Guru Al-Quran (BMGQ) Kecamatan Sekupang terdata sekitar 770 orang, dan yang mendapat insentif berkisar 550 orang.

“Atas nama guru TPQ kami ucapkan terima kasih. Kami senantiasa memberikan doa restu bagi Pak Wali,” ujar Ketua BMGQ Sekupang, Bajora Lubis.(*/esa)

Bansos Memperpanjang Nafas Ekonomi Masyarakat

0

batampos.co.id – Menteri Sosial Juliari Batubara masuk dalam 7 besar menteri terbaik Joko Widodo (Jokowi). Peringkat itu versi Charta Politika Indonesia yang dilakukan baru-baru ini melakukan survei terkait kinerja kementerian di tengah Pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, menteri Juliari masuk 7 besar menteri terbaik Jokowi di masa Covid-19, lantaran program kementerian soal pengentasan kemiskinan yang digelontorkan Kemensos tepat sasaran dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah dituntut untuk melakukan manuver guna melanjutkan kehidupan banyak orang. Salah satu yang sering muncul melakukan kerja nyata adalah Kementerian Sosial yang dipimpin oleh Juliari Batubara,” kata Yunarto.

Dalam survei Charta Politika Indonesia bertajuk “Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi dan Hukum Pada Masa Pandemi Covid-19”, Kemensos juga mendapat predikat sebagai lembaga kementerian yang paling sigap dan tanggap menghadapi covid-19 melalui Bansos yang diberikan kepada masyarakat.

Setelah berjalannya Bansos, menurut survei yang dilakukan Charta Politika Indonesia, banyak responden penerima bansos merasa terbantu. Responden juga mengapresiasi kinerja Juliari yang turun langsung ke lapangan memastikan agar penyaluran Bansos tepat sasaran.

“Bansos dari Kemensos pun diakui memperpanjang nafas perekonomian dan berangsur memperbaiki kondisi perekonomian rumah tangga yang terkena dampak covid-19. Dengan kata lain, bansos Kemensos tepat sasaran,” kata Yunarto.

Diketahui, survei ini digelar melalui wawancara telepon dan melibatkan 2000 responden. Metode survei adalah simple random sampling dengan margin of error 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Kriteria responden minimal 17 tahun atau memenuhi syarat menjadi pemilih di pemilu.(jpg)