Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 999

Amsakar Dikabarkan Bakal Nahkodai DPW NasDem Kepri, Gantikan Muhammad Rudi

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dikabarkan telah mendapat mandat untuk menggantikan Muhammad Rudi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepri.

Kabar ini sekaligus menandai pergeseran peta politik di tubuh NasDem Kepri, setelah Rudi tak lagi memegang jabatan publik maupun struktural partai pasca dua periode memimpin Batam serta kalah dalam kontestasi Pilgub Kepri lalu.

Sebelumnya, Amsakar menjabat Ketua DPD Partai NasDem Kota Batam. Kenaikannya ke level provinsi disebut-sebut sebagai langkah strategis partai untuk memperkuat basis dukungan di Kepri, khususnya setelah dinamika politik belakangan ini menempatkan Rudi dalam posisi yang relatif lemah.

Saat dimintai konfirmasi, Amsakar tidak secara gamblang membenarkan. Meski begitu, ia memberikan sinyal kuat bahwa memang telah ditetapkan sebagai Ketua DPW NasDem Kepri.

“Soal itu pada saat pelantikan aja saya sampaikan,” katanya, Minggu (7/9).

Namun, ia menambahkan pernyataan yang menguatkan rumor tersebut. “Nanti saja saya sampaikan, tapi InsyaAllah betul (ditetapkan sebagai Ketua DPW NasDem Kepri),” katanya singkat.

Ditanya kapan pelantikan akan dilakukan, dirinya kembali memilih untuk menahan informasi lebih jauh. “Belum lagi. Nanti aja, ya,” lanjutnya.

Belum ada keterangan resmi dari DPP Partai NasDem terkait jadwal pelantikan maupun alasan pergantian kepemimpinan di DPW Kepri. Namun, sumber internal partai menyebut, keputusan ini merupakan bagian dari konsolidasi menyongsong Pemilu 2029 mendatang.

Pengalihan kursi DPW NasDem Kepri dari Rudi ke Amsakar disebut-sebut sebagai bentuk penegasan arah baru partai di daerah. Selama ini, Rudi dikenal sebagai tokoh dominan, tapi kekalahannya di Pilgub serta absennya jabatan publik membuat pengaruhnya menurun.

Sebaliknya, Amsakar justru tengah berada di puncak karier politik. Selain sebagai Wali Kota Batam, ia juga menjabat Kepala BP Batam yang memiliki otoritas besar. Posisi ganda ini menjadikannya figur vital dalam percaturan politik sekaligus ekonomi di Kepri.

Langkah ini juga diperkirakan akan meredam rivalitas internal yang sempat muncul dalam tubuh NasDem Kepri. Amsakar dipandang mampu menjembatani kepentingan antar-faksi, terutama antara kubu lama yang berafiliasi dengan Rudi dan kelompok baru yang mendukung pembaharuan bersamanya.

Pengangkatan Amsakar juga akan berimplikasi pada dinamika koalisi di tingkat lokal. Dengan kendali NasDem di tangan wali kota aktif, peta dukungan untuk Pilgub Kepri 2029 maupun Pilwako Batam berikutnya diprediksi bakal berubah signifikan.

Meski demikian, masih ada tantangan besar: bagaimana Amsakar menjaga keseimbangan antara perannya sebagai kepala daerah, pimpinan BP Batam, dan ketua partai. Selain itu, relasi personal-politik dengan Rudi–yang sebelumnya menjadi patron politiknya–juga bakal diuji. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Amsakar Dikabarkan Bakal Nahkodai DPW NasDem Kepri, Gantikan Muhammad Rudi pertama kali tampil pada Metropolis.

Cuaca Buruk Ancam Batam, Wali Kota Instruksikan Pemantauan Banjir

0
Cuaca mendung menyelimuti kawasan Batam Center dan sekitarnya, Selasa (2/9). Beberapa hari terakhir kota Batam diguyur hujan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta seluruh camat hingga lurah lebih intens memantau titik-titik banjir di wilayahnya. Hal ini menyusul kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di Batam dan sekitarnya.

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi akhir-akhir ini berpotensi memperburuk kondisi banjir maupun sampah di sejumlah kawasan. Karena itu, ia mengingatkan agar jajaran pemerintah kecamatan tidak hanya menunggu instruksi, tetapi segera mengambil langkah awal untuk mencegah banjir semakin meluas.

“Intinya, karena kondisi cuaca seperti sekarang, saya harapkan camat intens memantau titik-titik banjir dan turun mengambil langkah-langkah awal agar banjir tidak meluas,” kata dia, Minggu (7/9).

Selain itu, Amsakar juga menyebut bahwa menjaga kebersihan lingkungan harus digalakkan. Ia meminta camat, lurah, hingga perangkat RT/RW menggalakkan kegiatan gotong royong atau kerja bakti sebagai upaya menekan masalah sampah dan menjaga saluran drainase tetap lancar.

“Tolong kebersihan jadi atensi, termasuk kebersihan kantor. Lalu, tolong juga masalah banjir ini jadi atensi. Bila perlu buat kegiatan rutin yang saya akan hadir, entah itu gotong royong atau apalah itu,” ujarnya.

Amsakar juga menyampaikan pesan khusus kepada para nelayan agar lebih berhati-hati ketika hendak melaut. Ia mengingatkan agar aktivitas di laut selalu memperhatikan aspek keamanan, terutama terkait kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam memprediksi cuaca di perairan Kepulauan Riau pada Senin (8/9) hingga Selasa (9/9) akan diwarnai hujan disertai angin. Untuk perairan Batam, angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 4-11 knot dan tinggi gelombang berkisar 0,5-1,25 meter.

BMKG juga mencatat wilayah perairan Bintan dan Lingga diprediksi mengalami kondisi serupa dengan kecepatan angin 5-13 knot dan 6-12 knot serta ketinggian gelombang 0,5-1,25 meter. Sedangkan perairan Tambelan berpotensi dilanda gelombang sedang mencapai 1,25-2,5 meter dengan kecepatan angin hingga 16 knot.

Dengan prakiraan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Kewaspadaan juga diperlukan bagi masyarakat darat mengingat intensitas hujan yang tinggi berpotensi memicu genangan hingga banjir di beberapa titik rawan di Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Cuaca Buruk Ancam Batam, Wali Kota Instruksikan Pemantauan Banjir pertama kali tampil pada Metropolis.

Wabup Raja Bayu Terpilih Aklamasi Jadi Ketua IKA UIR Anambas 2025 – 2030

0
IKA UIR Anambas
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu (baju kotak-kotak) foto bersama dengan alumni UIR usai terpilih sebagai Ketua IKA UIR cabang Kepulauan Anambas. F. Prokompim Anambas untuk Batam Pos.

batampos – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Riau (IKA UIR) Kabupaten Kepulauan Anambas resmi menunjuk Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, sebagai Ketua periode 22025l – 2030.

Pemilihan berlangsung di Aula Kantor Bupati Anambas, Pasar Peti, Sabtu (6/9). Acara ini dihadiri para alumni dari berbagai angkatan yang berdomisili di Anambas, sekaligus menjadi ajang reuni dan silaturahmi.

Koordinator Panitia, Sucipno, menjelaskan penjaringan calon ketua sudah dilakukan sejak 11 Agustus 2025. Setelah melewati musyawarah, peserta akhirnya sepakat memilih Raja Bayu secara aklamasi.

“Acara ini kita helat setelah mendapat mandat dari pengurus pusat. Selain pemilihan, kita juga ingin mempertemukan alumni lintas angkatan, mengenang masa kuliah, dan mempererat kekeluargaan,” ujarnya.

Sidang pemilihan dipimpin tiga senior alumni, yakni Yunizar (angkatan 1989), Saidina (angkatan 1986), dan Herri Fakhrizal (angkatan 1993). Mereka memastikan jalannya pemilihan berlangsung demokratis dan penuh kebersamaan.

IKA UIR Anambas
Wabup Anambas Raja Bayu Febri Gunadian terpilih aklamasi jadi Ketua IKA UIR Anambas periode 2025–2030 dalam musyawarah alumni di Pasar Peti. F. Prokompim Anambas untuk Batam Pos.

Dalam sambutannya, Raja Bayu, alumni UIR angkatan 1998, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral dan sosial. Kita harus menghidupkan semangat kebersamaan, kepedulian, serta kontribusi nyata alumni untuk almamater, masyarakat, dan khususnya Kabupaten Kepulauan Anambas,” tegas Raja Bayu.

Ke depan, politisi Golkar ini berkomitmen menjalankan sejumlah program prioritas, mulai dari dukungan untuk mahasiswa aktif dan lulusan baru, membangun jejaring alumni lintas generasi, mendukung kegiatan sosial, hingga menjalin sinergi dengan pemerintah maupun swasta.

Selain pemilihan, acara juga diwarnai suasana nostalgia. Para alumni berbagi kisah masa kuliah, termasuk pengalaman tinggal di kos hingga cerita sederhana makan mi instan bersama. Kebersamaan semakin terasa saat sesi foto bersama lintas angkatan.

Dengan terpilihnya Raja Bayu, alumni berharap IKA UIR Anambas semakin solid dan aktif dalam berbagai kegiatan. Dukungan penuh seluruh peserta diyakini menjadi modal awal membawa organisasi ke arah yang lebih baik. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Wabup Raja Bayu Terpilih Aklamasi Jadi Ketua IKA UIR Anambas 2025 – 2030 pertama kali tampil pada Kepri.

Amsakar Himpun 906 Petugas Kebersihan, Tegaskan Perbaikan Tata Kelola Sampah Batam

0
Petugas kebersihan di Tanjungriau saat mengangkut sampah. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengumpulkan 906 petugas kebersihan dalam apel besar di Alun-Alun Engku Putri, Minggu (7/9). Apel tersebut diikuti oleh petugas retribusi, sopir pengangkut, hingga penyapu jalan, yang sehari-hari menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota.

Dia mau pembenahan serius terhadap persoalan persampahan di Batam. Menurutnya, pemerintah telah melakukan perbaikan struktur organisasi di bidang kebersihan agar kinerja lebih terarah.

“Ini kali kedua saya melakukan apel kepada Satgas Kebersihan Batam. Substansinya adalah kita ingin ada upaya yang lebih serius untuk menyelesaikan masalah persampahan,” katanya.

Tata kelola sampah harus dibenahi sejak dari hulu. Baik dari sisi sistem pengelolaan maupun mekanisme retribusi yang selama ini dinilainya belum berjalan optimal.

“Persoalan persampahan kita ini harus diterobos dengan tata kelola yang didesain dari awal. Baik dalam soal pembenahan maupun retribusinya,” kata Amsakar.

Ia mengaku bangga dengan semangat para petugas kebersihan. Meski begitu, energi besar itu perlu diorkestrasi agar kinerjanya lebih maksimal.

Apel kali ini juga dihadiri jajaran pimpinan DPRD Batam. Kehadiran mereka, menurut Amsakar, menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemko Batam memperbaiki tata kelola kebersihan.

“Kebetulan tadi komunikasi dengan rekan-rekan DPRD, mereka juga punya waktu. Mari sama-sama kita menyemangati petugas kita,” ujar dia.

Masalah kebersihan, lanjutnya, kini menjadi isu mendesak bagi Batam sebagai kota metropolis. Ia berharap setelah apel besar ini, akan muncul perubahan signifikan dalam tata kelola sampah di lapangan.

Meski demikian, Amsakar tidak menutup mata terhadap persoalan kebocoran retribusi sampah yang kerap berulang setiap tahun. Ia menilai permasalahan utama ada pada basis data objek retribusi yang belum mutakhir.

“Sekarang pelanggan itu kalau enggak salah data yang saya dapat baru kisaran 140 ribu. Jadi harus ada pemutakhiran data rumah tangga yang ada di Batam, karena rumah tangga inilah salah satu objek retribusi,” katanya.

Selain rumah tangga, objek retribusi lain seperti perusahaan, pasar, hingga kawasan industri juga akan masuk dalam kajian pembenahan. Pemerintah tengah menyiapkan pola kemitraan dengan sejumlah pihak untuk memperkuat sistem pembayaran retribusi.

“Kami sedang memikirkan pola untuk membangun kemitraan dengan PLN atau dengan PT Moya. Tapi kalau pola ini kita bangun, problem lain adalah persoalan ketenagakerjaan,” ujar Amsakar.

Kebijakan baru tidak boleh mengurangi lapangan kerja bagi para petugas retribusi. Pemerintah ingin tetap menjaga keberadaan tenaga lapangan dengan menyesuaikan peran mereka.

“Kalau memang bisa kerja sama, mungkin petugas retribusi ini kita jadikan petugas lapangan saja. Intinya tidak ada pengurangan tenaga kerja,” ujarnya.

Kata dia, kunci penyelesaian persoalan sampah terletak pada pembenahan data dan penataan objek retribusi. Tanpa itu, tata kelola sampah Batam akan sulit mencapai efektivitas. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Amsakar Himpun 906 Petugas Kebersihan, Tegaskan Perbaikan Tata Kelola Sampah Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Tongkang Bermuatan Granit Tujuan Singapura Bocor di Perairan Batam, Dievakuasi ke Pulau Putri

0
Tongkang bocor
Tongkang, BG Bina Marine 80 yang mengalami kebocoran dan dikandaskan di perairan Batam pada Sabtu (6/9). F. Pangkalan PLP Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos – Sebuah tongkang bernama BG Bina Marine 80 mengalami kebocoran saat berlayar dari Karimun menuju Singapura, Sabtu (6/9) pagi. Kapal bermuatan granit halus itu akhirnya dievakuasi dan dikandaskan di perairan Pulau Putri, Batam, demi mencegah kecelakaan laut.

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban, Sugeng Riyono, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Batam VTS dan KSOP Batam setelah menerima laporan darurat dari nakhoda.

“KN 547 segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan alur pelayaran dan mencegah gangguan bagi kapal lain,” kata Sugeng, Minggu (7/9).

Kasi Operasi PLP Tanjunguban, Alfaizul, menjelaskan kebocoran terjadi karena air laut masuk ke lambung kanan tongkang sehingga kapal miring hingga 50 derajat.

“Nakhoda melaporkan kondisi darurat tersebut ke Batam VTS. Setelah koordinasi, diputuskan tongkang dikandaskan di perairan Pulau Putri untuk keamanan,” jelasnya.

Hingga kini tongkang masih berada di lokasi untuk menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya, tim penyelam akan turun pada Senin (8/9/2025) guna memeriksa titik kebocoran.

Langkah evakuasi ini dilakukan untuk mencegah insiden yang lebih besar sekaligus memastikan keselamatan pelayaran di sekitar jalur Batam – Singapura tetap terjaga. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Tongkang Bermuatan Granit Tujuan Singapura Bocor di Perairan Batam, Dievakuasi ke Pulau Putri pertama kali tampil pada Kepri.

Lampu PJU di Jalan Sudirman Padam, Warga Keluhkan Jalan Gelap dan Rawan Kecelakaan

0
Lampu Penerangan Jalan Umum di sekitar Fly over Laluan Madani terlihat padam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Sudirman, dari arah Flyover menuju Sukajadi, padam sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat ruas jalan gelap dan menuai keluhan warga.

Meskipun lampu di sekitar Kepri Mall sudah kembali menyala, sebagian jalur lain masih gelap gulita. Warga menilai situasi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama pada malam hari saat arus kendaraan cukup padat.

“Kalau malam gelap sekali, apalagi ketika hujan. Bahaya untuk pengendara motor karena jarak pandang terbatas,” ujar Andi, warga Batuampar, Minggu (7/9).

Hal serupa disampaikan Lilis, warga Baloi. Ia khawatir jalan gelap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. “Kalau ada lampu kan lebih aman. Kalau gelap, lewat saja takut. Apalagi saya sering pulang kerja malam,” ucapnya.

Jefri, pengemudi ojek online, juga mengeluhkan kondisi serupa. Ia mengaku harus lebih waspada saat melintas. “Kalau lewat sini harus kurangi kecepatan,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, membenarkan padamnya PJU di jalur tersebut akibat pencurian kabel.

“Ok, kami cek ya. Tapi lokasi itu memang sering diganggu. Sering kabelnya dipotong saja, entah apa motifnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hampir semua kabel PJU di jalur itu sudah menggunakan bahan aluminium yang tidak memiliki nilai jual, namun aksi perusakan tetap terjadi. “Mungkin begitu tahu kabelnya tidak laku, mereka jengkel lalu dipotong saja,” tambahnya.

DBMSDA Batam berjanji segera melakukan pengecekan dan perbaikan agar lampu PJU kembali berfungsi. Warga pun berharap perbaikan bisa dilakukan secepatnya demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Lampu PJU di Jalan Sudirman Padam, Warga Keluhkan Jalan Gelap dan Rawan Kecelakaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Marak Pencurian BBM, Warga Resah Minta Polisi Intensif Patroli

0
Ilustrasi tangki bensin
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) marak terjadi di Kota Tanjungpinang. Warga pun mulai resah lantaran kendaraan yang terparkir di pinggir jalan menjadi sasaran pencuri.

Salah satu kasus menimpa mobil Toyota Avanza milik Harisah, warga Jalan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat. Ia mendapati mobilnya dalam kondisi tangki kosong meski tidak digunakan.

“Sudah tiga kali terjadi, hanya mobil Avanza saya yang jadi sasaran maling BBM itu. Terakhir kali terjadi akhir Agustus,” ujar Harisah, Minggu (7/9).

Ia menduga pelaku beraksi pada malam hari saat kondisi jalan sepi. Modusnya dengan merusak keran pembuangan tangki di bagian bawah mobil lalu menyalurkan BBM ke wadah lain.

“Pelaku membuka bautnya, lalu mengambil BBM yang ada di mobil saya,” tambahnya.

Meski belum melaporkan kasus tersebut ke polisi, Harisah berharap aparat lebih aktif melakukan patroli guna mencegah pencurian serupa terulang.

“Mobil sudah saya bawa ke bengkel biar tangkinya tidak dirusak lagi. Tapi kita minta polisi lebih intens patroli,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Misyamsu Alson mengatakan bahwa pihaknya memang belum menerima laporan, terkait adanya aksi pencurian BBM yang menyasar mobil parkir di Jalan Kamboja.

Namun, ia mengaku akan terus melakukan patroli untuk mencegah aksi pencurian serupa. Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk waspada.

“Kita minta waspada. Kita juga imbau masyarakat parkir kendaraan yang terpantau CCTV,” pungkasnya.(*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Marak Pencurian BBM, Warga Resah Minta Polisi Intensif Patroli pertama kali tampil pada Kepri.

Pertamina Tambah 68 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Kepri

0
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menambah pasokan fakultatif LPG 3 Kg di Kepulauan Riau (Kepri) sebanyak 68.320 tabung.

batampos – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan ketersediaan energi masyarakat tetap aman selama libur Maulid Nabi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah pasokan fakultatif LPG 3 Kg di Kepulauan Riau (Kepri) sebanyak 68.320 tabung.

Penyaluran tambahan ini dialokasikan ke empat wilayah, yakni Kota Batam sebesar 46.480 tabung, Kabupaten Bintan 6.720 tabung, Kabupaten Karimun 6.720 tabung, serta Kota Tanjungpinang sebanyak 8.400 tabung. Tambahan tersebut berada di luar kuota harian normal yang sudah ditetapkan.

Sales Area Manager (SAM) Retail Kepulauan Riau Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, mengatakan langkah ini merupakan bentuk proaktif dalam menjaga ketersediaan energi di momen libur panjang.

“Kami memahami bahwa pada periode libur panjang, konsumsi LPG 3 Kg di rumah tangga cenderung meningkat. Oleh karena itu, atas rekomendasi dari pemerintah daerah, Pertamina menambah pasokan fakultatif agar masyarakat, khususnya keluarga dan pelaku usaha kecil, tetap mudah mendapatkan LPG subsidi ini sesuai peruntukannya,” ujar Bagus.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga ketahanan energi, salah satunya dengan memastikan ketersediaan LPG 3 Kg di momen hari besar keagamaan dan libur nasional, ” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG sesuai kebutuhan di pangkalan resmi, sehingga penyaluran lebih tepat sasaran.

Pertamina memastikan distribusi LPG 3 Kg tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Tabung melon subsidi tersebut hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, usaha mikro, serta sasaran sesuai ketentuan pemerintah. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pertamina Tambah 68 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Cabai di Batam Terus Naik, Pedagang Takut Stok Banyak

0
Pedagang menjual cabai di Pasar Sungai Harapan. F.Rengga Yuliandra

batampos – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Batam terus merangkak naik sejak beberapa pekan terakhir. Di Pasar Victoria, cabai merah kini dijual Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per seperempat kilogram, atau setara Rp62 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Sedangkan cabai hijau berada di kisaran Rp15 ribu sampai Rp17 ribu per seperempat kilogram, atau sekitar Rp60 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram.

“Awal Agustus masih Rp8 ribu sampai Rp10 ribu per seperempat, sekarang paling murah sudah Rp16 ribu. Naiknya pelan-pelan, tapi terus menerus,” kata Leni, pedagang cabai di Pasar Victoria, Minggu (7/9).

Pedagang lainnya, Dedi, mengaku tidak berani membeli pasokan cabai dalam jumlah besar. Menurutnya, kualitas cabai belakangan ini banyak yang basah sehingga lebih cepat busuk.

“Kalau stok banyak takut gak laku. Cabainya banyak basah, jadi cepat rusak. Kalau rugi kan kita juga yang susah,” ujarnya.

Di Pasar Sungai Harapan, kondisi serupa juga terjadi. Fitri, pedagang sayur di pasar tersebut, mengatakan pembeli kini mengurangi jumlah belanja. Jika sebelumnya rata-rata membeli setengah kilogram, sekarang lebih sering hanya seperempat kilogram.

“Biasanya satu orang beli setengah kilo, sekarang kebanyakan seperempat kilo saja. Mereka juga bilang harga mahal,” tuturnya.

Menurut para pedagang, kenaikan harga ini cukup membebani karena omzet ikut menurun. Mereka berharap ada stabilisasi harga dari pemasok maupun pemerintah agar konsumen tidak lari dan penjualan tetap berjalan.

Sementara itu, warga Tanjung Riau, Anif, mengaku pengeluaran rumah tangganya ikut terdampak dengan mahalnya cabai. Ia berharap pemerintah bisa menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, terutama cabai yang hampir setiap hari dibeli masyarakat.

“Ini kan bumbu wajib. Kalau naik, jelas pengeluaran dapur juga ikut naik. Jadi berat rasanya,” keluhnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Harga Cabai di Batam Terus Naik, Pedagang Takut Stok Banyak pertama kali tampil pada Metropolis.

Perpustakaan Anambas Jadi Alternatif Hiburan Edukatif Anak di Malam Minggu

0
Perpustakaan Anambas
Sejumlah anak antusias mendengar dongeng yang disampaikan oleh pustakawan. Perpustakaan Anambas membuka layanan malam minggu untuk meningkatkan minat literasi. F. Rusmanda untuk Batam Pos.

batampos – Perpustakaan Daerah Kabupaten Anambas kini hadir sebagai alternatif hiburan edukatif bagi anak-anak di Tarempa. Melalui program inovatif, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusida) membuka layanan perpustakaan khusus pada malam minggu setiap akhir pekan.

Kepala Dispusida Anambas, Rusmanda, mengatakan sejak layanan ini berjalan, banyak pelajar yang datang bersama teman maupun didampingi orang tua.

“Ramainya anak-anak tergantung juga, kemarin pas 17 Agustusan ya sepi karena ada kegiatan di Kelurahan Tarempa. Tapi antusias anak-anak luar biasa, selalu ada yang datang,” ujar Rusmanda, Minggu (7/9).

Setiap malam minggu, perpustakaan menghadirkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari dongeng, kuis, hingga permainan edukatif.

Untuk menambah semangat, hadiah kecil juga disediakan bagi anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan atau memenangkan permainan.

Selain itu, perpustakaan juga menyiapkan kejutan khusus saat tahun ajaran baru maupun semester baru, berupa alat tulis dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang berkunjung.

Salah satu orang tua pelajar, Fadli, mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, layanan tersebut memberi pilihan baru bagi anak-anak di Tarempa yang minim tempat hiburan.

“Tarempa ini kecil, tidak ada wahana lain. Paling main di taman bermadah. Dengan adanya perpustakaan buka di malam minggu, bisa jadi solusi. Anak-anak bisa main sambil belajar,” kata Fadli.

Ia berharap inovasi ini terus berlanjut bahkan dikembangkan dengan kegiatan kreatif lain. “Kalau bisa ditambah lomba menggambar, menulis, atau prakarya. Jadi anak-anak makin betah dan semangat datang ke perpustakaan,” harapnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Perpustakaan Anambas Jadi Alternatif Hiburan Edukatif Anak di Malam Minggu pertama kali tampil pada Kepri.