
batampos.co.id – Setelah sempat menghapus penjualan tiket untuk penumpang non seat, PT Pelni Batam akhirnya kembali membuka pelayanan khusus bagi penumpang yang tidak kebagian tiket kelas ekonomi dan kelas lainnya.
Manager Operasional PT Pelni Batam, Dicky Dermawandi mengatakan setelah menggelar rapat bersama instansi dan pemerintah daerah, akhirnya Pelni kembali memberikan dispensasi penumpang sebanyak 1.254 tiket.
Ia menjelaskan, sebelumnya Direksi PT Pelni telah mengeluarkan kebijakan untuk menghapuskan penjualan tiket untuk yang non seat. Namun karena tingginya animo masyarakat untuk mudik menggunakan angkutan KM Kelud, maka hal itu kembali diterapkan.
“Iya ini karena permintaan dari Pemda juga dan instansi terkait. Jadi kami menyurati pusat dan dispensasi kembali diberikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” kata dia, Rabu (15/5).
Dicky menambahkan dengan adanya penambahan ini, total penumpang yang akan diangkut KM Kelud mencapai 3.865 untuk sekali jalan. “Sebelumnya kan hanya 2.607 penumpang. Jadi kemarin itu ada kekhawatiran dari Pemda pemudik tidak terangkut semua jadi Kemenhub memberikan tambahan,” lanjutnya.
Untuk itu, bagi penumpang yang belum membeli tiket masih ada banyak tiket yang tersedia. Khusus untuk puncak arus mudik masih ada 20 persen tiket dari total kapasitas yang tersedia.
“Yang terjual sudah 80 persen. Jadi silahkan pesan saat ini. Calon penumpang bisa mendapatkan tiket di loket atau di ritel moderen lainnya. Bisa juga melalui website resmi Pelni,” terangnya
Pria yang sebelumnya bertugas di Makasar ini mengungkapkan untuk saat ini terjadi peningkatan hingga 70 persen untuk penumpang kapal KM Kelud. “Itu low season. Namun kalau peak season masih terus berlanjut pemesanan. Nanti pas keberangkatan baru bisa terlihat grafiknya,” lanjutnya.
Ia mengimbau bagi pemudik untuk tidak membatasi barang bawaan saat mudik nanti. Meskipun aturan menyebutkan bebas bagasi hingga 40 kilogram.
“Saat mudik banyak sekali barang bawaan penumpang. Kalau bisa bawa secukupnya saja,” imbaunya.
Untuk persiapan mudik lebaran nanti, semua sudah siap tinggal keberangkatan di pelabuhan saja. Nanti juga akan ada enam unit bus untuk mengangkut penumpang menuju dermaga. “Sama dengan tahun lalu. Karena pelabuhan masih sama. Semoga ke depan bisa layak lagi pelabuhannya,” harap Dicky. (yui)
