batampos.co.id – Investor asal Malaysia tertarik untuk berinvestasi dibidang Light Rail Transit (LRT) di Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam.
Staff Ahli Perdagangan Kedutaan Besar Malaysia MATRADE Jakarta, Har Man Ahmad, mengatakan, kunjungannya ke BP Batam sebagai bahan pertimbangan akselerasi dalam hal perdagangan dan pembangunan di Malaysia dan Indonesia, khususnya di Kota Batam, Provinsi Kepri.
“Kami senang informasi yang diperoleh akan disampaikan kepada asosiasi pelaku usaha di Malaysia seperti asosiasi bidang railway tentang proyek Batam kedepan,” ujarnya, Rabu (24/7/2019).
“Tentunya juga kepada Duta Besar Malaysia untuk Indonesia yang baru fokus terhadap pembangunan dan mudah-mudahan akan berlanjut,” kata dia lagi.
Baca Juga: Pemerintah Carikan Investor Baru untuk Menampung Karyawan PT Unisem
Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar, yakin kerjasama ekonomi antara Malaysia dengan Indonesia khususnya Batam dapat terus ditingkatkan.
“Selain perkenalan sekaligus ingin mengetahui perkembangan peluang investasi di Batam untuk selanjutnya penjajakan bisnis,” kata Dendi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada pertemuan itu pihaknya menyampaikan peluang investasi bagi para pelaku bisnis dan pemerintahan Malaysia di Kota Batam.
Pada kesempatan itu, BP Batam juga memberikan informasi terbaru tentang produk, jasa dan teknologi terkini yang dapat dikembangkan dengan segala potensi yang ditawarkan Batam.
Baca Juga: Investor Eropa-Rusia Lirik Kota Batam
Seperti transportasi massal, pelabuhan, bandara, infrastruktur hingga kawasan ekonomi khusus.
“Pelaku usahanya tertarik dalam sektor railway seperti LRT Bandara, namun kita juga membuka diri untuk proyek pengembangan lainnya,” kata dia.
“Seperti medical service, digital park, bandara dan pelabuhan sebagai hub logistic,” ujarnya lagi.
Baca Juga: BP Batam Optimis Sejumlah Investor Baru Akan Hadir Gantikan PT Unisem dan Foster
Pihaknya berharap hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia dapat memberikan nilai tambah.
Terutama dalam mengangkat peran Batam terhadap kemajuan ekonomi di kawasan perbatasan strategis nasional.(*/esa)
