Kamis, 26 Februari 2026
Beranda blog Halaman 10

Paket Buka Puasa Terjangkau, Ini Rekomendasi 5 Cafe Favorit di Batam

0
Sumber gambar: Instagram @spicecafe.id.

batampos – Momen berbuka puasa bersama (bukber) menjadi tradisi yang dinantikan selama Ramadan. Di Kota Batam, banyak kafe menawarkan paket buka puasa dengan harga ramah di kantong, lengkap dengan suasana nyaman dan lokasi strategis.

Berikut lima kafe di Batam yang menawarkan paket buka puasa hemat:

1. Exco Rooftop Cafe

Kafe ini menawarkan suasana rooftop dengan pemandangan matahari terbenam. Paket buka puasa tersedia untuk 2, 3, hingga 4 orang, cocok untuk bukber bersama keluarga atau sahabat.

Lokasi: Ruko Greenland No.6, Teluk Tering, Batam Kota.

2. Born Yesterday Park Avenue

Tempat karaoke ini menyediakan paket buka puasa konsep all you can eat dengan beragam menu Nusantara. Cocok untuk bukber sekaligus hiburan bersama teman.

Lokasi: Orchard Boulevard, Belian, Batam Kota.

3. Ciao Kedai Dimsum & Kopi

Mengusung konsep all you can eat dimsum, kafe ini juga menyediakan menu nasi dan aneka dessert. Pilihan tepat bagi pencinta dimsum saat berbuka.

Lokasi: Business Centre, Jl. Raflesia No.9 Blok A, Teluk Tering, Batam Kota.

4. Raia Everyday

Kafe bernuansa rumahan dengan konsep kekinian ini menyediakan berbagai pilihan paket buka puasa. Suasananya nyaman untuk berkumpul bersama pasangan maupun teman.

Lokasi: Jl. Gurindam, Teluk Tering, Batam Kota.

5. Spice Cafe

Dikenal sebagai salah satu tempat nongkrong favorit di Batam, Spice Cafe menawarkan paket buka puasa dengan variasi menu yang beragam.

Lokasi: The Hills Batam, Jl. Teuku Umar No.1 Lantai 1, Lubuk Baja.

Dengan banyaknya pilihan cafe di Batam yang menawarkan paket buka puasa terjangkau, masyarakat bisa menikmati momen kebersamaan tanpa perlu khawatir soal harga.

Disarankan melakukan reservasi lebih awal untuk memastikan ketersediaan tempat, terutama pada akhir pekan. (*)

Artikel Paket Buka Puasa Terjangkau, Ini Rekomendasi 5 Cafe Favorit di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Disnaker hanya Terbitkan Kartu Pencari Kerja untuk Pencaker yang Memiliki KTP Batam

0
Kepala Disnaker Kota Batam, Yudi Suprapto. F. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mulai 1 Maret 2026 hanya melayani penerbitan Kartu Pencari Kerja (AK-1) bagi pencari kerja yang memiliki KTP atau Kartu Keluarga (KK) Kota Batam. Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 13 Tahun 2026 tertanggal 18 Februari 2026.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan kebijakan tersebut bukan bentuk pembatasan kesempatan kerja, melainkan upaya penertiban administrasi dan penguatan akurasi data ketenagakerjaan daerah.

“Batam tidak melarang siapa pun untuk mencari kerja di Batam. Namun, sebagai daerah tujuan migrasi tenaga kerja, sudah waktunya dilakukan penertiban penerbitan AK-1 agar data pencari kerja lokal benar-benar akurat dan dapat menjadi dasar perencanaan tenaga kerja daerah,” ujar Yudi, Selasa (24/2).

Menurut dia, pengendalian migrasi tenaga kerja dari luar daerah penting dilakukan karena Batam selama ini menjadi salah satu kota tujuan utama pencari kerja. Tanpa tertib administrasi kependudukan, data pencari kerja berpotensi tumpang tindih dan menyulitkan perumusan kebijakan.

“Dengan berbasis domisili kependudukan, kita bisa memastikan bahwa data pencari kerja benar-benar warga Batam yang memiliki KTP Batam. Ini penting untuk menjawab pertanyaan publik terkait angka pengangguran 7,5 persen, apakah itu benar warga Batam ber-KTP Batam atau termasuk masyarakat yang sudah lama menetap tetapi belum memiliki dokumen resmi sebagai warga Batam,” jelasnya.

Yudi menegaskan, bagi pencari kerja dengan KTP luar Kota Batam, pengurusan AK-1 dapat dilakukan di Disnaker daerah asal sesuai alamat KTP. Sementara penerbitan AK-1 di Batam tetap gratis dan tidak dipungut biaya apa pun.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kebijakan ini sejalan dengan regulasi nasional dan daerah. Di antaranya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Sistem Informasi Pasar Kerja, yang mengatur perlunya data ketenagakerjaan yang bersumber dari pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan satu data ketersediaan sumber daya manusia.

Selain itu, kebijakan tersebut juga sesuai dengan Permenaker Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri serta Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penempatan Tenaga Kerja.

“Dalam Perda tersebut ditegaskan bahwa salah satu pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan adalah penerbitan Kartu AK-1 oleh Disnaker untuk tenaga kerja lokal. Dengan data yang valid, program dan kegiatan yang telah kami susun seperti pelatihan kerja, bimbingan dan penyuluhan informasi pasar kerja, informasi lowongan kerja, JKP, hingga edukasi perselisihan hubungan industrial dapat berjalan tepat sasaran,” terang Yudi.

Ia menambahkan, tertib administrasi kependudukan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kewenangan daerah serta memastikan pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan berjalan optimal.

Disnaker Kota Batam mengimbau masyarakat untuk memperhatikan ketentuan ini sebelum mengajukan permohonan AK-1 dan memastikan dokumen kependudukan telah sesuai.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan data ketenagakerjaan Batam bersih, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada warga Batam,” tutup Yudi.

Artikel Disnaker hanya Terbitkan Kartu Pencari Kerja untuk Pencaker yang Memiliki KTP Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Bulog Batam dan Satgas Pangan Sidak Pasar Puan Maimun Karimun, Stok Beras Aman

0
Bulog Batam bersama Tim Saber, Satgas Pangan Provinsi Kepri dan OPD terkait melakukan sidak ke Pasar Puan Maimun. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Perum Bulog Kantor Cabang Batam bersama Tim Saber, Satgas Pangan Provinsi Kepri dan sejumlah OPD Pemerintah Kabupaten Karimun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Puan Maimun, Tanjungbalai Karimun.

Sidak pada Senin (23/2) ini, dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pimpinan Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengatakan sidak ini bagian dari komitmen Bulog menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Kami memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras, termasuk persediaan Minyakita selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Monitoring ini untuk memastikan bahan pokok tersedia dan harga terkendali,” ujar Guido.

Ia menyebutkan, stok beras premium di gudang Bulog Karimun saat ini masih tersedia sekitar 5.000 kilogram. Selain itu, sebanyak 250.000 kilogram beras dalam perjalanan menuju Karimun.

Selain memantau harga, tim juga mengecek kualitas produk di tingkat pedagang serta memastikan rantai distribusi dari gudang ke pasar berjalan lancar. Beras premium dan Minyakita juga dipastikan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Karimun, Basori, mengatakan secara umum hasil sidak menunjukkan kebutuhan pokok tersedia dan harga relatif stabil, meski ada beberapa komoditas mengalami kenaikan.

Daging ayam misalnya dijual Rp43.000–Rp44.000 per kilogram di pasar. Setelah ditelusuri, kenaikan terjadi karena pedagang membeli dari tukang potong, bukan langsung dari peternak.

“Di peternak harganya Rp33.000 per kg. Tukang potong menjual ke pedagang Rp41.000 per kg. Ada perhitungan penyusutan berat dan biaya pembersihan, ditambah pakan dari luar daerah,” jelas Basori.

Untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan, Pemkab Karimun bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan BUMD akan menggelar pasar murah setiap Jumat.

Selain bahan pokok, daging sapi segar juga akan dijual dengan harga lebih rendah. Jika di pasaran mencapai Rp180.000 per kg, melalui pasar murah TPID direncanakan menjadi Rp160.000 per kg mulai Jumat (27/2).

Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama Ramadan hingga Idul Fitri. (*)

Artikel Bulog Batam dan Satgas Pangan Sidak Pasar Puan Maimun Karimun, Stok Beras Aman pertama kali tampil pada Kepri.

DPD RI Kepri dan PFI Perkuat Sinergi, Sekar Siap “Membersamai” Pewarta Foto

0
Anggota DPD RI, Dwi Ajeng Sekar Respaty menerima kunjungan PFI Kepri, Selasa (24/2/2026). f . Rengga Yuliandra

batampos – Anggota DPD RI dapil Kepulauan Riau (Kepri), Dwi Ajeng Sekar Respaty, menerima kunjungan jajaran Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri, Selasa (24/2), di Kantor DPD RI Kepri, Kota Batam.

Pertemuan tersebut tak sekadar ajang silaturahmi. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Sekar bersama para pewarta foto berdiskusi mengenai penguatan sinergi antara lembaga perwakilan daerah dan insan pers, khususnya pewarta foto, dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan berdampak bagi masyarakat.

Berbagai isu turut mengemuka, mulai dari peran strategis media visual dalam mendukung pembangunan daerah hingga pentingnya kolaborasi konkret antara wakil daerah dan organisasi profesi kewartawanan.

Sekar menegaskan komitmennya untuk membuka ruang dialog seluas-luasnya dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi seperti PFI Kepri. Ia juga menyatakan siap berkolaborasi dalam berbagai kegiatan ke depan.

“Saya siap ‘membersamai’. Mungkin untuk sekarang memang belum ada gambaran kolaborasi apa. Tapi ke depannya bisa disinkronkan dengan program PFI,” ujar Sekar.

Salah satu ide kolaborasi yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah fotografi promosi untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kepri. Menurut Sekar, karya visual memiliki kekuatan besar dalam meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar.

Ia juga menyebut, pertemuan ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sekar membuka peluang diskusi lanjutan setelah pelantikan pengurus dan pelaksanaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) PFI Kepri yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.

Sementara itu, Ketua PFI Kepri, Tommy Purniawan, mengatakan kunjungan tersebut menjadi langkah nyata memperkuat kolaborasi antara pewarta foto dan DPD RI sebagai representasi daerah di tingkat pusat.

Menurut Tommy, kunjungan ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan kembali kepengurusan PFI Kepri yang sempat vakum beberapa tahun terakhir.

“PFI sudah berdiri di Kepri sejak tahun 2004. PFI Kepri adalah rumah bagi pewarta foto, yang menyampaikan pesan dan cerita lewat foto,” ujar Tommy.

Ia menambahkan, PFI Kepri secara konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan positif, seperti pameran foto, pelatihan, serta workshop fotografi jurnalistik. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong generasi muda lebih peka terhadap makna dan pesan di balik setiap karya foto.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat komunikasi publik, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kepulauan Riau.(*)

Artikel DPD RI Kepri dan PFI Perkuat Sinergi, Sekar Siap “Membersamai” Pewarta Foto pertama kali tampil pada Metropolis.

Anambas Usulkan Gudang Bulog 1 Ton di Jemaja Timur untuk Perkuat Stok Pangan

0
Plt Kadis PPP Kepulauan Anambas, Arcan Iskandar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengusulkan pembangunan gudang penyimpanan bahan pokok milik Perum Bulog di Kecamatan Jemaja Timur. Gudang berkapasitas 1 ton itu diproyeksikan untuk memperkuat ketersediaan stok pangan di wilayah kepulauan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (DPPP) Kepulauan Anambas, Arcan Iskandar, mengatakan keberadaan gudang Bulog di Pulau Jemaja sangat penting mengingat distribusi logistik selama ini masih bergantung dari Tarempa, ibu kota kabupaten.

“Selama ini kalau stok di kecamatan menipis, harus didatangkan lagi dari Tarempa. Itu butuh waktu dan biaya tambahan. Kebutuhan gudang di sana memang perlu. Alhamdulillah Bulog mau membantu bangun dengan kapasitas 1 ton,” ujar Arcan, Selasa (24/2).

Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Anambas yang terdiri dari pulau-pulau membuat distribusi bahan pokok tidak selalu lancar, terutama saat cuaca buruk dan gelombang tinggi melanda perairan.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Anambas telah menyiapkan lahan seluas 3.500 meter persegi di area Kantor Camat Jemaja Timur. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di pusat pemerintahan kecamatan dan dekat dengan pelabuhan.

Akses distribusi dari kapal ke gudang juga relatif mudah. Arcan menyebut Pelabuhan Kuala Maras memiliki keunggulan karena posisinya masuk ke teluk sehingga kapal lebih aman saat bersandar, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.

“Keamanan bongkar muat jadi pertimbangan utama karena cuaca di perairan Anambas sering berubah tiba-tiba,” katanya.

Dengan adanya gudang Bulog di Jemaja Timur, distribusi bahan pokok diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung dari Tarempa. Stok cadangan bisa disiapkan lebih awal untuk mengantisipasi kelangkaan, terutama menjelang hari besar keagamaan atau saat gelombang tinggi menghambat pengiriman.

Langkah ini juga diyakini dapat menekan potensi lonjakan harga akibat keterlambatan pasokan.

Meski demikian, pembangunan gudang masih menunggu proses survei dari pihak Bulog. Pemerintah daerah telah menyampaikan usulan dan kini menanti tindak lanjut.

“Baru diusulkan, nanti pihak Bulog turun survei. Kalau cocok langsung dibangun,” tegas Arcan.

Pemkab Anambas berharap rencana tersebut segera terealisasi agar ketahanan pangan di wilayah Jemaja semakin kuat dan masyarakat tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok di tengah tantangan geografis kepulauan. (*)

Artikel Anambas Usulkan Gudang Bulog 1 Ton di Jemaja Timur untuk Perkuat Stok Pangan pertama kali tampil pada Kepri.

Baru Sebulan Keluar Penjara, Remaja 18 Tahun Kembali Ditangkap Polisi karena Mencuri Sepeda Motor

0
Tersangka SA, 18 tahun ditangkap karena mencuri sepeda motor. f. istimewa

batampos – Seorang remaja berinisial SA, 18 tahun, kembali berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan pencurian sepeda motor di kawasan Tiban, Sekupang. Ironisnya, pelaku diketahui baru satu bulan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Anak dan Perempuan Batam dalam kasus serupa.

Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, melalui Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto, membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku kami amankan pada Minggu (22/2) sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Simpang Basecamp Batam. Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya dan melakukan pencurian bersama satu rekannya berinisial I.M yang saat ini berstatus DPO,” ujar Ipda Riyanto, Selasa (24/2).

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu (21/2) sekitar pukul 17.00 WIB di Perumahan Tiban Bukit Asri Blok R No. 29, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Korban, Muhammad Nur Fajri, sebelumnya memarkirkan sepeda motornya di rumah sekitar pukul 13.35 WIB sebelum berangkat bekerja ke Harbour Bay. Namun saat pulang kerja sekitar pukul 17.00 WIB, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat parkir.

Merasa dirugikan, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Unit Reskrim Polsek Sekupang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sekupang melakukan serangkaian penyelidikan. Berkat kerja sama dengan korban, petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku di kawasan Simpang Basecamp Batam pada Minggu dini hari.

“Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan pencurian bersama rekannya. Saat ini satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” jelas Ipda Riyanto.

Polisi juga mengungkap bahwa SA merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan dan baru saja bebas sekitar satu bulan lalu.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Kapolsek Sekupang melalui Kanit Reskrim mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memarkirkan kendaraan dan memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindak pidana,” tutupnya.(*)

Artikel Baru Sebulan Keluar Penjara, Remaja 18 Tahun Kembali Ditangkap Polisi karena Mencuri Sepeda Motor pertama kali tampil pada Metropolis.

Pasca Sejumlah Kecelakaan, Menaker Datangi PT ASL dan Tegaskan Nol Toleransi Pelanggaran K3

0
Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli melakukan peninjauan ke galangan PT ASL Shipyard di Tanjunguncang, Batam. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli melakukan peninjauan ke galangan PT ASL Shipyard di Tanjunguncang, Batam, guna memastikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berjalan efektif, Selasa (24/2/2026). Kunjungan ini menjadi sinyal kuat pemerintah pusat atas komitmen nol toleransi terhadap pelanggaran K3 menyusul serangkaian kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan tersebut.

Dalam agenda peninjauan, Menaker berkeliling ke sejumlah proyek pembangunan dan perbaikan kapal di dalam galangan, termasuk dua kapal tanker yang tengah menjalani proses perbaikan. Ia mengecek langsung sistem pengamanan kerja di area berisiko tinggi untuk melihat kesesuaian antara prosedur tertulis dan praktik di lapangan.

Tak hanya menerima paparan manajemen, Yassierli memilih berdialog langsung dengan pekerja. Ia menggali informasi mengenai implementasi K3 sehari-hari serta memastikan pekerja memahami hak dan kewajiban mereka terkait keselamatan kerja. Sejumlah pekerja menyampaikan harapan agar pengawasan pemerintah terus diperketat.
“Karena kami ke sini cari penghasilan, bukan mencari mati atau kecelakaan,” ujar Nandar, salah satu pekerja, di hadapan Menaker. Pernyataan itu menjadi refleksi atas kekhawatiran pekerja pasca insiden yang menelan korban jiwa.

Kepada awak media, Yassierli menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap pekerja mendapatkan perlindungan maksimal. “Kita ingin memastikan pekerja datang dalam keadaan sehat dan pulang juga dengan selamat. Tidak boleh ada lagi kejadian fatal. Itu prinsip dasar K3,” tegasnya.

Ia mengakui adanya rentetan kecelakaan di PT ASL yang sangat disesalkan. Tercatat empat insiden kecelakaan kerja, tiga di antaranya berujung fatality. “Apapun alasannya, tidak boleh ada pekerjaan yang berdampak fatal hingga menimbulkan korban jiwa. Ini harus menjadi peringatan keras,” ujarnya.

Menaker juga memastikan bahwa proses pengawasan sebelumnya telah berjalan. Audit perusahaan telah dilakukan dan nota pemeriksaan sudah diterbitkan. Dari hasil pengawasan tersebut, terdapat tujuh temuan yang wajib ditindaklanjuti manajemen PT ASL.

Menurutnya, beberapa perbaikan memang telah dilakukan, namun masih ditemukan potensi risiko kecelakaan kerja. Rekomendasi yang diberikan mencakup evaluasi atau pergantian HSE, serta pengetatan prosedur tank cleaning agar benar-benar dipastikan bebas risiko sebelum pekerjaan dilakukan. “Kalau rekomendasi ini tidak dijalankan, kami tidak segan merekomendasikan sanksi lebih tegas,” kata Yassierli.

Ia menekankan bahwa pengelolaan proyek galangan kapal merupakan pekerjaan berisiko tinggi yang menuntut tanggung jawab penuh manajemen. Prosedur yang tertulis dalam dokumen harus benar-benar diimplementasikan secara disiplin, bukan sekadar formalitas administratif.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya, menyatakan pengawasan akan diperkuat. Pimpinan PT ASL telah menerima teguran keras, dan proses hukum atas insiden sebelumnya masih berjalan dengan penetapan tujuh tersangka oleh kepolisian. Pemerintah berharap langkah tegas ini menjadi titik balik perbaikan sistem K3 di industri galangan kapal Batam.(*)

Artikel Pasca Sejumlah Kecelakaan, Menaker Datangi PT ASL dan Tegaskan Nol Toleransi Pelanggaran K3 pertama kali tampil pada Metropolis.

Molly Tea Buka Gerai Pertama di Medan, Tandai Ekspansi Perdana di Luar Pulau Jawa

0
Molly Tea di Delipark Mall, Medan. F. Istimewa

batampos – Setelah resmi hadir di Indonesia pada November 2025 di Jakarta dan Tangerang serta mendapatkan sambutan positif dari para pecinta teh, Molly Tea, brand floral tea asal Shenzhen, China, melanjutkan langkah ekspansinya dengan membuka gerai pertama di luar Pulau Jawa. Berlokasi di Delipark Mall Medan, Lantai LG, kehadiran Molly Tea menandai debutnya di Kota Medan sekaligus menjadi titik awal pengembangan ke kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Chen Tao, Country Manager Molly Tea Indonesia menjelaskan “Kehadiran Molly Tea di Medan menjadi langkah strategis kami dalam menjangkau pasar di luar Pulau Jawa. Sebagai pintu gerbang Sumatera, Medan memiliki peran penting dalam pengembangan brand ke wilayah barat Indonesia, didukung oleh antusiasme masyarakatnya yang tinggi terhadap tren minuman premium. Dengan karakter kota yang dinamis dan apresiasi kuat terhadap cita rasa, kami percaya konsep eastern floral tea yang diusung Molly Tea dapat diterima dengan baik serta menghadirkan pengalaman minum teh yang berbeda bagi para pelanggan.”

Didirikan pada tahun 2020, Molly Tea dikenal sebagai brand Eastern Floral Tea yang menyajikan teh premium beraroma bunga dengan pendekatan modern. Hingga kini, Molly Tea telah memiliki lebih dari 2.000 gerai di berbagai belahan dunia, termasuk New York, Inggris, Australia, Kanada, Thailand, dan sejumlah kota besar internasional lainnya. Di Indonesia sendiri, Molly Tea pertama kali hadir pada November 2025 dan kini telah memiliki enam gerai yang tersebar di Summarecon Mall Kelapa Gading 3, Gandaria City, Summarecon Mall Serpong, The Park Pejaten, Supermal Karawaci, serta Pacific Place.

Tidak sekadar menyajikan minuman teh atau milk tea pada umumnya, Molly Tea menghadirkan menu berkonsep light milk tea yang tetap menonjolkan karakter asli dari teh dan aroma bunga. Pendekatan ini memberikan rasa yang lebih ringan dan elegan, sekaligus menghadirkan pengalaman minum teh yang terinspirasi dari budaya teh Asia Timur. Mengusung tagline “Jasmine Delight at First Sight,” Molly Tea dikenal dengan teh melati sebagai signature-nya, bersama dengan varian floral tea premium lain yang masing-masing menghadirkan aroma dan cita rasa unik, seperti:

● Jasmine: Aroma bunga melati yang segar, ringan, dan menenangkan
● White Champaca: Wangi floral dengan sentuhan manis yang lembut seperti buah pir
● Gardenia: Aroma earthy dengan sentuhan bunga yang menyeimbangkan rasa
● DanCong Oolong: Aroma teh sangrai dengan rasa yang lebih pekat

Dalam rangka menyambut kehadirannya di Kota Medan, Molly Tea menghadirkan rangkaian promo pembukaan yang dapat dinikmati para pencinta teh. Pada periode soft opening (12-19 Februari 2026), pelanggan dapat menikmati diskon 10% untuk seluruh menu minuman, memberikan kesempatan untuk mencoba beragam kreasi floral tea khas Molly Tea. Sementara itu, pada periode grand opening (20-22 Februari 2026), Molly Tea menghadirkan promo Buy 1 Get 1 Free serta lucky draw di setiap transaksi, dengan berbagai hadiah menarik mulai dari voucher, merchandise, hingga branded items.(*)

 

Artikel Molly Tea Buka Gerai Pertama di Medan, Tandai Ekspansi Perdana di Luar Pulau Jawa pertama kali tampil pada News.

Molly Tea Buka Gerai Pertama di Medan, Tandai Ekspansi Perdana di Luar Pulau Jawa

0
Molly Tea di Delipark Mall, Medan. F. Istimewa

batampos – Setelah resmi hadir di Indonesia pada November 2025 di Jakarta dan Tangerang serta mendapatkan sambutan positif dari para pecinta teh, Molly Tea, brand floral tea asal Shenzhen, China, melanjutkan langkah ekspansinya dengan membuka gerai pertama di luar Pulau Jawa. Berlokasi di Delipark Mall Medan, Lantai LG, kehadiran Molly Tea menandai debutnya di Kota Medan sekaligus menjadi titik awal pengembangan ke kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Chen Tao, Country Manager Molly Tea Indonesia menjelaskan “Kehadiran Molly Tea di Medan menjadi langkah strategis kami dalam menjangkau pasar di luar Pulau Jawa. Sebagai pintu gerbang Sumatera, Medan memiliki peran penting dalam pengembangan brand ke wilayah barat Indonesia, didukung oleh antusiasme masyarakatnya yang tinggi terhadap tren minuman premium. Dengan karakter kota yang dinamis dan apresiasi kuat terhadap cita rasa, kami percaya konsep eastern floral tea yang diusung Molly Tea dapat diterima dengan baik serta menghadirkan pengalaman minum teh yang berbeda bagi para pelanggan.”

Didirikan pada tahun 2020, Molly Tea dikenal sebagai brand Eastern Floral Tea yang menyajikan teh premium beraroma bunga dengan pendekatan modern. Hingga kini, Molly Tea telah memiliki lebih dari 2.000 gerai di berbagai belahan dunia, termasuk New York, Inggris, Australia, Kanada, Thailand, dan sejumlah kota besar internasional lainnya. Di Indonesia sendiri, Molly Tea pertama kali hadir pada November 2025 dan kini telah memiliki enam gerai yang tersebar di Summarecon Mall Kelapa Gading 3, Gandaria City, Summarecon Mall Serpong, The Park Pejaten, Supermal Karawaci, serta Pacific Place.

Tidak sekadar menyajikan minuman teh atau milk tea pada umumnya, Molly Tea menghadirkan menu berkonsep light milk tea yang tetap menonjolkan karakter asli dari teh dan aroma bunga. Pendekatan ini memberikan rasa yang lebih ringan dan elegan, sekaligus menghadirkan pengalaman minum teh yang terinspirasi dari budaya teh Asia Timur. Mengusung tagline “Jasmine Delight at First Sight,” Molly Tea dikenal dengan teh melati sebagai signature-nya, bersama dengan varian floral tea premium lain yang masing-masing menghadirkan aroma dan cita rasa unik, seperti:

● Jasmine: Aroma bunga melati yang segar, ringan, dan menenangkan
● White Champaca: Wangi floral dengan sentuhan manis yang lembut seperti buah pir
● Gardenia: Aroma earthy dengan sentuhan bunga yang menyeimbangkan rasa
● DanCong Oolong: Aroma teh sangrai dengan rasa yang lebih pekat

Dalam rangka menyambut kehadirannya di Kota Medan, Molly Tea menghadirkan rangkaian promo pembukaan yang dapat dinikmati para pencinta teh. Pada periode soft opening (12-19 Februari 2026), pelanggan dapat menikmati diskon 10% untuk seluruh menu minuman, memberikan kesempatan untuk mencoba beragam kreasi floral tea khas Molly Tea. Sementara itu, pada periode grand opening (20-22 Februari 2026), Molly Tea menghadirkan promo Buy 1 Get 1 Free serta lucky draw di setiap transaksi, dengan berbagai hadiah menarik mulai dari voucher, merchandise, hingga branded items.(*)

 

Artikel Molly Tea Buka Gerai Pertama di Medan, Tandai Ekspansi Perdana di Luar Pulau Jawa pertama kali tampil pada News.

Sambut Waktu Berbuka, Imigrasi Batam dan MPI Kepri Tebar Takjil di Simpang Frengki

0
Petugas Imigrasi dan MPI saat berbagi di simpang Frengki. F. Istimewa

batampos- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama Matahari Pagi Indonesia Provinsi Kepulauan Riau menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis di kawasan lampu merah Simpang Frengki, Batam Center, Senin (23/2) sore. Kegiatan ini menyasar para pengguna jalan, khususnya pengemudi ojek online (ojol) yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan sosial tersebut dihadiri langsung Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, serta Ketua Matahari Pagi Indonesia Kepri, Susanna Bahri. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen kolaborasi antara instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat, terutama bagi para pekerja sektor informal yang tetap mencari nafkah di tengah ibadah puasa.

Sejak sore hari, suasana di Simpang Frengki tampak ramai namun tetap tertib. Puluhan pengemudi ojol yang melintas maupun sengaja berhenti terlihat antusias menerima paket takjil yang dibagikan. Aksi berbagi tersebut berlangsung lancar, dengan para relawan membagikan takjil secara langsung kepada pengendara yang berhenti di lampu merah.

Kepala Imigrasi Batam, Hajar Aswad, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud empati dan kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, khususnya para pengemudi ojol yang kerap berbuka di perjalanan. “Kami dari keluarga besar Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama Matahari Pagi Indonesia Provinsi Kepulauan Riau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga ibadah yang dijalankan membawa berkah dan kelancaran bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembagian takjil tersebut secara khusus ditujukan kepada rekan-rekan ojol agar dapat berbuka puasa tepat waktu meskipun masih berada di jalan. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus memberikan semangat kepada para pekerja lapangan selama Ramadan.

Sementara itu, Ketua Matahari Pagi Indonesia Kepri, Susanna Bahri, berharap kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan, kolaborasi dengan Imigrasi Batam tidak hanya sebatas aksi berbagi takjil, tetapi juga akan dikembangkan dalam berbagai program sosial lainnya. Sinergi tersebut diharapkan semakin mempererat kebersamaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.(*)

Artikel Sambut Waktu Berbuka, Imigrasi Batam dan MPI Kepri Tebar Takjil di Simpang Frengki pertama kali tampil pada Metropolis.