Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10022

Ketika Vaksin Covid-19 Ditemukan, Dunia Belum Tentu Kembali Normal

0

batampos.co.id – Ratusan tim peneliti di seluruh dunia tengah berupaya untuk membuat vaksin untuk membunuh virus Covid-19. Dari rangkaian penelitian tersebut, saat ini sebelas di antaranya calon vaksin tersebut sudah menginjak pada tahap ketiga uji klinis kepada manusia. Pemerintah Kerajaan Inggris (UK) telah mendapatkan akses kepada enam calon vaksin potensial yang kemungkinan akan tersedia pada musim semi tahun depan.

Sebuah laporan dari grup multidisiplin yang disokong oleh Royal Society, Delve (Data Evaluation dan Learning for Viral Epidemics) menyatakan bahwa, ada sejumlah tantangan serius untuk membuat vaksin Covid-19. Di antaranya adalah hambatan dalam pembuatan serta penyimpanannya. Kemudian, masih ada pertanyaan, sejauh mana vaksin efektif membasmi virus korona. Lalu, masih ada pula pertanyaan mengenai kepercayaan publik.

Kepala Departemen Teknik Kimia di Imperial College, London, Prof. Nilay Shah, menyatakan bahwa, akan ada tiga vaksin yang bakal tersedia pada Maret tahun depan. Pertanyaannya adalah, apakah ketiganya bakal efektif serta mampu melewati tes administratif.

’’Meski vaksin mungkin tersedia pada musim semi, itu akan butuh waktu lama untuk bekerja. Mungkin akan butuh setahun lagi,’’ ungkap dia seperti dilansir dari Guardian.

Sedangkan Kepala Imunology di Imperial College, Prof. Charles Bangham mengungkapkan bahwa vaksin tidak bisa serta-merta menyulap kehidupan di dunia menjadi seperti sedia kala, sebelum virus Covid-19 menyerang. ’’Walau itu efektif, itu tidak akan akan membuat dunia kembali normal sepenuhnya. Ada banyak hal yang akan menyertainya,’’ terang dia.

Lalu, masih ada pertanyaan lanjutan mengenai efektivitas vaksin tersebut. Salah satunya adalah munculnya concern bahwa vaksin-vaksin itu bakal kurang efektif bagi para lansia, dibandingkan dengan orang-orang yang lebih muda. Jika demikian, siapakah nanti yang mendapatkan prioritas untuk divaksinasi terlebih dulu saat vaksin sudah siap?

Ada tantangan yang berkaitan dengan suplai dan efektivitas jika vaksinasi diterapkan secara massal untuk memunculkan herd immunity. ’’Kita harus pastikan ada sepuluh juta dosis untuk UK, dan jutaan lainnya untuk seluruh dunia,’’ papar Shah. Dia menambahkan, kepecepatan vaksinasi tersebut harus mampu sepuluh kali lebih cepat dibandingkan dengan imunisasi untuk flu biasa.

Sementara itu, mengenai kepercayaan publik, Dr Zania Stamataki, seorang peneliti imunologi viral di Universitas Birmingham menyatakan bahwa, vaksinasi perdana sangat krusial. ’’Saat pertama kali vaksin dirilis, kita harus memberikan upaya terbaik untuk memastikan bahwa itu aman untuk digunakan,’’ ungkap dia. (*/jpg)

Pemerintah-DPR Setuju Pesangon PHK 25 Kali Upah

0

batampos.co.id – RUU Cipta Kerja baru saja disetujui Baleg DPR dan pemerintah untuk dibawa ke rapat paripurna. Di balik persetujuan itu terdapat beberapa perubahan usulan di dalam RUU Cipta Kerja. Salah satunya tentang skema pemberian pesangon kepada pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kemenko Perekonomian dari pihak pemerintah mengubah usulan skema pemberian pesangon untuk pekerja yang terkena PHK. Sebelumnya 32 kali dari upah menjadi 25 kali. Semua pesangon itu ditanggung oleh pemberi kerja atau pengusaha. Sebagian kecil juga ditanggung pemerintah.

Staf Ahli Kemenko Perekonomian Elen Setiadi mengatakan, sebelumnya usulan skema pesangon 32 kali upah yang terdiri atas 23 kali upah ditanggung pemberi kerja dan 9 kali ditanggung melalui program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Lantas beban untuk pemberi kerja dan pemerintah sama-sama dikurangi.

“Pemberi kerja maksimal menanggung 19 kali gaji dan ditambah dengan JKP sebanyak 6 kali yang dilakukan pengelolaannya oleh pemerintah melalui BPJS,” ujar Elen Setiadi dalam rapat Panja RUU Cipta Kerja sebagaimana disiarkan dari kanal YouTube DPR, Sabtu (3/10) malam.

Elen menjelaskan perubahan usulan skema tersebut karena banyak perusahaan atau pemberi kerja yang tidak sanggup membayarkan pesangon PHK berdasarkan UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2013, yaitu pesangon PHK dibayar 32 kali upah.

“Yang selama ini memang betul jumlahnya secara nominal tinggi 32, kami sudah sampaikan faktanya bahwa tidak banyak memberikan pesangon dengan jumlah setinggi itu,” ucapnya.

Dalam rapat tersebut, Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas pun meminta suara persetujuan para anggota Baleg terkait usulan pemerintah tentang skema pemberian pesangon PHK yang totalnya berjumlah 25 kali upah.

Lantas, hanya Fraksi PKS yang belum memberikan persetujuan atas usulan tersebut. PKS ingin mengetahui data pekerja yang lebih detail. Seperti rata-rata waktu penduduk bekerja.(jpg)

Amalkan Pesan Rasulullah

0

batampos.co.id – Kalimat agar diri bermanfaat bagi orang lain itulah yang ditekankan Marlin Agustina saat Silaturahmi Majlis Taklim Jami’ Baloi Centre, Kecamatan Lubukbaja, Sabtu (3/10/2020) pukul 13.30 WIB.

“Rasulullah bersabda, ‘Sebaik-baik orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain.’ Dengan memberi manfaat bagi sesama dan sebanyak mungkin bagi makhluk Allah, akan membuat hidup menjadi lebih bermakna,” ujarnya.

Untuk itu, dalam pertemuan yang digelar di rumah Raja Usman, Baloicenter, tersebut Marlin yang juga Ketua Lembaga Seni dan Qasidah (LASQI) Kota Batam ini, menekankan agar semua bisa mengamalkan pesan Rasulullah itu.

Hal ini jua yang selalu diamalkan Marlin. Sehingga saat diberi amanah sebagai ketua organisasi, dua darmakan segalanya agar yang dilakukan bermanfaat bagi orang lain.

“Ke depan, mudah mudahn kalau di-ijabah Allah kita bisa membangun Kepri,” ujar calon Gubernur Kepri.

Selanjutnya Marlin mengajak agar semua tak memutus silaturahmi. “Meski kondisi lagi Covid-19, bukan berarti silaturahmi putus. Banyak cara yang bisa dilakukan meski tak harus bertemu langsung,” ingatnya.

Saat bersamaan Markin kembali berkisah tentang khasiat minyak kayu putih untuk mengusir virus.

“Teteskan sedikit saja di masker atau langsung dihirup ke hidung. InshaAllah, kita terhindar dari virus,” ujarnya.

“Namun tetap harus selalu 3M, memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan,” sebutnya. (*)

Jumlah Waduk yang Beroperasi dan Pasokan Air yang Disuplai

0

batampos.co.id – Kota Batam memiliki beberapa waduk yang fungsinya hanya untuk menampung air baku yang diolah menjadi air bersih dan disuplai kepada warga Kota Batam.

Waduk-waduk tersebut dikelola oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam dan tersebar di beberapa wilayah di Kota Batam.

Tim BP Batam melaukan peninjauan area tangkapan air Waduk Sei Harapan. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Berikut daftar waduk di Kota Batam:

1. Duriangkang memiliki volume sebesar 78.180.080 m3 dengan kapasitas 2.122,53 liter      per detik.

2. Muka Kuning, volume 12.270.000 m3 dengan kapasitas 284,35 liter per detik.

3. Sei Harapan, volume 3.600.000 m3 dengan kapasitas 210, 91 liter per detik.

4. Sei Ladi, volume 9.490.000 m3 dengan kapasitas 240,68 liter per detik.

5. Tembesi, volume 41.876.080 m3 dengan kapasitas 600 liter per detik.

6. Rempang, volume 5.166.400 m3 dengan kapasitas 232 liter per detik.

7. Nongsa, volume 720.000 m3 kapasitas 34,82 liter per detik.(esa/adv)

Kini Swab Mandiri Biayanya Hanya Rp 900 Ribu

0

batampos.co.id – Pemerintah telah menetapkan batasan tarif tertinggi untuk swab mandiri yakni Rp 900 ribu.

Harga tersebut sudah termasuk pemeriksaan dengan metode real time (RT) polymerase chain reaction (PCR).

Keputusan itu ditetapkan atas kesepakatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kemarin.

Dilansir dari JawaPos.com, Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir, menuturkan, WHO telah merekomendasikan agar dilakukan pemeriksaan molekuler terhadap pasien terduga atau suspect Covid-19. Yang direkomendasikan untuk pemeriksaan itu adalah metode PCR dengan cara swab.

Saat ini banyak fasilitas kesehatan (faskes) yang memiliki kemampuan untuk swab test PCR tersebut. Namun, terjadi disparitas harga di antara sesama faskes.

’’Karena itu dilakukan penetapan biaya tertinggi. Biaya pokok dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat serta pihak fasilitas kesehatan penyelenggara,’’ paparnya.

Keputusan tersebut tidak serta-merta dilakukan. BPKP dan Kemenkes telah melakukan survei ke beberapa faskes. Mereka membahas penetapan harga tersebut dalam tiga kali rapat.

Dia menyatakan, ada sejumlah komponen yang dijadikan acuan pemerintah untuk menentukan harga tertinggi swab test ini.

Di antaranya, biaya jasa pelayanan sumber daya manusia yang terdiri atas jasa dokter, mikrobiologi klinik, ekstraksi, hingga pengambilan sampel.

Kemudian, komponen bahan habis pakai, misalnya APD level III, reagen ekstraksi dan PCR, overheat pemakaian listrik, air, maintenance, hingga pengelolaan limbah. Terakhir, biaya administrasi dan pengiriman hasil.

’’Karena itulah ditentukan harga tertinggi swab Rp 900 ribu dengan RT PCR-nya,’’ paparnya.

Sayang, penetapan tersebut tak disertai dengan standardisasi pelayanan.

Baik soal pengambilan spesimen maupun waktu PCR. Kadir berkilah, penentuan harga tertinggi itu tidak berkaitan dengan cepat lambatnya pemeriksaan.

Sebab, pada hakikatnya, hasil tes bisa keluar dengan cepat. Namun, perlu disadari, keterlambatan kadang terjadi karena jumlah sampel yang masuk cukup banyak. Padahal, kemampuan mesin dalam sekali running itu terbatas.

’’Jadi, nggak bisa juga kita menetapkan maksimal 1–2 jam hasil tes sudah keluar,’’ ungkap dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorok (THT) tersebut.

Penetapan itu akan ditindaklanjuti dengan surat edaran (SE) resmi. Rencananya, SE dikeluarkan pekan depan.

’’Penetapan harga tertinggi berlaku setelah SE diterbitkan,’’ paparnya.

Untuk pengawasan di lapangan, pihaknya bakal menugaskan dinas kesehatan setempat. Sebab, laboratorium pemeriksaan berada di bawah naungan dinas kesehatan.

Bagaimana jika masih ada yang mematok tarif di atas Rp 900 ribu? Kadir mengatakan, pihaknya akan memberikan teguran keras.

’’Tapi, harapannya tidak ada sanksi ya. Semua pihak bisa dengan sadar menerapkan,’’ ungkapnya.

Dia juga menerangkan, penetapan harga itu bakal dievaluasi secara berkala. Perubahan harga pada komponen penentu akan dijadikan bahan pertimbangan.(jpg)

Warga Batam, Ini Prakiraan Cuaca Esok Hari

0

batampos.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca pada Minggu (4/10/2020) esok hari berawan.

Prakirawan BMKG Klas I Hang Nadim Batam, Ibnu Susilo, mengatakan, secara umum kondisi cuaca esok hari diprakirakan berawan.

“Namun di sebagian wilayah masih berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi dan siang hari,” jelasnya, Sabtu (3/10/2020).

Sementara untuk suhu udara khususnya di Kota Batam berkisaran pada 32 derajat celcius pada siang hari dan 24 derajat celcius pada malam hari.

Sedangkan untuk kecepatan angin berada di kisaran 30 kilometer/jam.

Ia menjelaskan, untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau waspada terhadap gelombang laut. Terutama di perairan Natuna yang diperkirakan dapat mencapai ketinggian 3 meter dan 1.5 meter di wilayah Perairan Anambas.(*/esa)

Harga Cabai dan Sayuran Meroket

0

batampos.co.id – Harga cabai dan sayur-sayuran di sejumlah
pasar tradisional di Kota Batam, naik signifikan sejak beberapa
pekan terakhir.

Hal ini terjadi akibat musim hujan dan cuaca buruk, sehingga cabai dan sayuran mudah busuk serta banyak daerah produsen, mengalami gagal panen.

Andi, pedagang sayuran di Pasar Fanindo, Tanjung Uncang,
mengatakan, harga cabai dan sayur-sayuran yang tinggi hampir terjadi di semua pedagang pasar tradisional.

Pasalnya, di tingkat distributor dan agen, harga sayuran sudah naik.

”Harga naik karena banyak daerah penghasil mengalami
gagal panen,” katanya, Jumat (2/10/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Hal senada juga dikatakan Dodi, petani sayur-sayuran di daerah Marina, Tanjung Uncang.

Disebutkannya, hujan sebulan terakhir menyebabkan banyak
tanaman sayur terserang hama. Hama-hama ini menyerang batang sayur sehingga menyebabkan sayur menjadi layu dan mati.

”Kalau musim hujan begini juga enggak bagus untuk sayur. Banyak yang gagal panen,” katanya.

Di Pasar Fanindo, sayur bayam yang biasanya dijual Rp 3.000 per kg, saat ini dijual Rp 12 ribu per kg.

Begitu juga dengan sayur kangkung, harganya mencapai Rp 16 ribu per kg.

”Kita ambil (beli) di kebun saja sudah Rp 9.000 per kg. Belum lagi nanti yang enggak terjual bisa-bisa kita rugi banyak,” ucapnya.

Kondisi yang sama juga terlihat di Pasar Dreamland, Sekupang. Sayuran yang biasanya dijual Rp 5 ribu per ikatnya, kini dijual Rp 11 ribu per ikatnya.

Harga sejumlah komoditi pangan di Kota Batam mengalami kenaikan yang cukup siginifikan, terutama sayur-sayuran dan cabai. Foto; Dhiyanto/batampos.co.id

Begitu juga dengan cabai, dari normalnya Rp 24 ribu per kg, kini dijual Rp 48 ribu per kg.

”Memang lagi naik. Kalau dijual di bawah harga itu, tak ada untung,” ujar Simon, pedagang sayur di pasar tersebut. Naiknya harga cabai dan sayuran ini juga berdampak terhadap konsumsi masyarakat.

Banyak masyarakat yang mengurangi pembelian karena harganya melonjak tinggi.

”Biasanya banyak yang beli satu kilogram, sekarang seperempat kg saja,” tuturnya.

Salah seorang warga, Mirna, merasa resah dengan terus meningkatnya harga cabai dan sayur-sayuran ini.

Karena, kedua komoditas ini merupakan salah satu bahan pokok yang harus ia beli untuk memenuhi kebutuhan memasak.

”Bagaimana lagi, karena kita butuh ya harus beli. Cuma naiknya melonjak kali,” ucapnya.

Sementara di Pasar Botania 1, Batam Center, harga cabai merah besar dijual antara Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu per kg.

Seperti diungkapkan Agus, salah satu pedagang sayur di pasar tersebut. Ia menjual cabai Rp 55 ribu per kg. Harga tersebut naik drastis dari Rp 30 ribu per kg pada pekan lalu.

”Naiknya sekitar Rp 25 ribu per kg,” terang Agus, Jumat (2/10/2020).

Menurut dia, banyak pembeli kaget dengan kenaikan harga cabai yang cukup drastis.

Apalagi, pada akhir pekan lalu, harga cabai masih bisa dikatakan normal.

”Hari Minggu kemarin masih Rp 30 ribu, Senin naik jadi Rp 55 ribu. Ya pembeli kaget lah,” imbuh Agus.

Disinggung penyebab kenaikan harga cabai, Agus mengaku tak tahu pasti. Tapi ia sempat dapat informasi dari distributor, karena cabai mahal di daerah penghasil.

”Kalau tak salah, karena memang sudah mahal di daerah Medan dan Jawa sana,” terang Agus.

Hal senada dikatakan Edy, pedagang sayur di pasar tradisional Nongsa. Menurutnya, harga cabai naik jadi Rp 50 ribu per kg.

”Seminggu sebelumnya, cabai masih Rp 28-30 ribu. sekarang sudah Rp 50 ribu. Memang mahal banget, banyak pembeli mengeluh,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia berharap pemerintah bisa segera menekan lonjakan harga cabai dan sayuran lainnya.

Mengingat, kondisi masyarakat sedang dalam masa sulit akibat pandemi covid-19.

”Yang naik itu tak hanya cabai. Bawang merah Jawa juga naik.
saat ini Rp 40 ribu per kg-nya,” imbuh Edy.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam,

Gustian Riau, tak menampik adanya lonjakan harga cabai dan bawang untuk pasaran Batam. Alasan kenaikan dari distributor, karena banyak gagal panen.

”Pasokan cabai di daerah penghasil banyak gagal panen. Penyebabnya karena hujan terus menerus,” ujar Gustian.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya akan menggelar rapat dengan seluruh distributor pada Senin (5/10/2020) depan.

Rapat itu akan membahas soal ketersediaan stok. Terutama akan memasuki akhir tahun.

Menurut dia, rapat juga akan membahas harga-harga bahan pangan yang mengalami kenaikan.

Jangan sampai kenaikan itu menyusahkan masyarakat di masa pandemi ini.

”Agar harga tak melonjak drartis lagi, terutama untuk cabai dari Medan yang memang ada MOU (nota kesepahaman) dengan kami,” pungkas Gustian.(jpg)

Kantor Perwakilan BP Batam Gandeng Kohai Promosikan Aset Kuningan Guest House

0

batampos.co.id – Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta menjalin kerja sama dengan PT Parahita Kohai Sahitya tentang Sewa Menyewa Ruang Tertutup di Kuningan Guest House (KGH)  seluas 31,5 m2 dengan peruntukan restoran Kohai Sushi.

Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan oleh Kepala Kantor Perwakilan BP Batam, Purnomo Andiantono dan Direktur Utama PT Parahita Kohai Sahitya, Aldrian Elmo Mahardika Effendi, Selasa (29/9/2020) lalu.

epala Kantor Perwakilan BP Batam, Purnomo Andiantono, mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini dan mengharapkan akan saling menguntungkan dan meningkatkan pendapatan bagi kedua belah pihak.

Direktur Utama PT Parahita Kohai Sahitya, Aldrian Elmo Mahardika Effendi, mengemukakan, Kohai tertarik untuk mendirikan restoran pertamanya di KGH karena lokasinya yang strategis, dekat dengan apartemen dan perkantoran di daerah segitiga emas.

“Dan yang paling menarik adalah suasana KGH memiliki konsep yang cocok dengan nuansa Jepang. Sehingga dapat membuat pengunjung yang ke KGH akan merasakan sensasi makan di Jepang,” kata Aldrian Elmo Mahardika Effendi.

Kepala Kantor Perwakilan BP Batam, Purnomo Andiantono dan Direktur Utama PT Parahita Kohai Sahitya, Aldrian Elmo Mahardika Effendi verfoto bersama dengan para pegawai BP Batam perwakilan Jakarta setelah penandatanganan kerjasama. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Aldrian melanjutkan, setelah kontrak resmi ini, untuk pertama kalinya, Kohai akan dibuka pada Kamis, 1 Oktober 2020. Terkait dengan situasi pandemi Covid-19, Kohai akan membuka layanan delivery, take away ataupun makan di mobil karena Kota Jakarta masih menerapkan PSBB.

KGH yang berlokasi di Pusat Bisnis Mega Kuningan, Jakarta Selatan, merupakan aset/BMN BP Batam UPKPB Kantor Perwakilan Jakarta yang dikomersilkan untuk umum.

Selain Kohai Sushi Bar, KGH juga sudah bekerja sama dengan tenant, yaitu “Meanwhile Coffee”.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Perwakilan BP Batam juga mengimbau dan mempromosikan KGH kepada masyarakat Batam, agar saat berkunjung ke Jakarta dapat memilih menginap di KGH dan menikmati fasilitasnya.

Ia mengatakan, selain lokasinya yang strategis harga menginap di KGH juga terjangkau.

Transportasinya pun mudah dengan menu makanan yang bervariatif. KGH juga telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Selain penginapan, kami juga menyewakan ruang rapat untuk kegiatan Forum Group Discussion (FGD), seminar, teleconference dan menyediakan alat untuk video conference, proyektor, sound system, dan semua alat-alat keperluan acara yang lengkap,” kata pria yang karib disapa Andi itu.

Bagi kalangan masyarakat yang tertarik mencoba menginap di KGH, dapat menghubungi Kuningan Guest House, Mega Kuningan, Jalan Perintis No. 16, Setia Budi, Karet Kuningan, RT. 3/RW. 5, Kuningan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12950, telefon (021) 5250948.

Perlu diketahui, PT Parahita Kohai Sahitya adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh komunitas anak milenial yang bergerak di bidang perdagangan, penyediaan akomodasi serta penyediaan makan dan minum, dengan nama “Kohai Sushi Bar”.(*/adv)

Harga Gas Melon Capai Rp 27 Ribu

0

batampos.co.id – Sejumlah warga di beberapa wilayah di Batam kesulitan mendapatkan gas melon atau elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi.

Kalau pun dapat, mereka harus rela membeli dengan harga jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 18 ribu per tabung.

Dilansir dari Harian Batam Pos, Siti, warga Batu Ampar, yang harus menelusuri beberapa pangkalan hingga wilayah Bengkong untuk mendapatkan gas melon.

Sebab gas dalam tabung hijau itu sangat sulit didapat di sekitar tempat tinggalnya.

”Cari ke pangkalan gas pada habis, akhirnya memutar sampai Bengkong untuk mencari gas melon. Ada di pengecer, tapi harganya sudah Rp 27 ribu per tabung,” ujar Siti.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam dan PT Pertamina kembali melakukan penarikan tabung elpiji 3 kilogram (kg) atau gas melon dari pengecer beberapa waktu lalu. Foto; Cecep Mulyana/batampos.co.id

Menurut dia, pangkalan di dekat rumah selalu kehabisan stok, tak berapa lama usai di antar truk dari agen. Itupun, sudah banyak warga yang antre dan mencatat nama mereka untuk bisa mendapatkan gas.

”Gas baru datang langsung diserbu. Jadi yang telat sedikit, tak bakal kebagian,” imbuhnya.

Ia berharap, pemerintah atau pihak terkait bisa mengatasi kelangkaan gas ini. Paling tidak, memberi sanksi jika memang
ada yang sengaja memainkan kelangkaan sehingga beberapa pihak tertentu bisa menjual gas melon dengan harga tinggi.

”Pemerintah dan Pertamina bilang cukup. Tapi kenyataan di lapangan beda. Gas di pangkalan habis, tapi di pengecer banyak. Tapi harganya rata-rata antara Rp 25 ribu hingga Rp 27 ribu,” kesalnya.

Hal senada diungkapkan Riva dan Atik, warga Nongsa dan Batam Kota, yang juga kesulitan mendapatkan gas di pangkalan resmi.

Hampir setiap kali gas di rumahnya habis, ia akan membeli ke pengecer dengan harga tinggi, berkisar Rp 25-28 ribu per tabung.

”Saya punya tabung gas melon cuma satu, jadi kalau habis pasti isinya di pengecer, kalau di pangkalan selalu kehabisan,” ungkap ibu tiga anak ini.

Karena itu, ia punya harapan agar pihak terkait bisa menambah pasokan gas. Sebab, ia menduga seringnya gas habis di pangkalan karena banyak warga yang beralih jadi pedagang makanan dan menggunakan gas melon.

”Jadi sejak Covid-19 ini, banyak ibu-ibu yang berjualan makananan, kemungkinan itu jadi penyebab gas cepat habis.
Jadi berharap pemerintah bisa menambah pasokan gas,”
terangnya.

“Cari di pangkalan habis, nemunya di pinggir jalan Ta- man Raya, tapi harganya Rp 27 ribu,” tukas Atik, kemarin.(jpg)

Batam Gelar Flower Festival 2020, Ada Tanaman Janda Bolong 

0

batampos.co.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam bekerjasama dengan Asosiasi Tanaman Hias di Batam akan menggelar Batam Flower Festival (BFF) 2020 yang direncanakan pada akhir Oktober atau awal November 2020 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, saat ini dirinya sedang mempelajari jenis-jenis tanaman hias.

Ia mengunjungi beberapa nursery untuk memperkaya wawasannya tentang tanaman yang tengah populer saat ini. Seperti janda bolong, monstera, calatea, aglonema lipstik, sri rezeki, kaktus, aglonema red sumatera, aglonema khanza, anggrek, adenium, dan tanaman lainnya.

“Dengan mempelajari berbagai jenis tanaman akan menambah lagi ilmu kita tentang tanaman, cara perawat, jenis tanaman terbaru. Dengan mengoleksi bunga dapat membawa aura positif bagi pikiran kita,” terangnya, Jumat (2/10/2020).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, saat mengunjungi salah satu nursery di Kota Batam. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Ardi mengatakan, kunjungan ke nursery tersebut dilakukannya dalam rangka ingin menyukseskan Batam Flower Festival (BFF) 2020.

Event ini digelar karena melihat tren tanaman hias yang tengah mewabah di Kota Batam.

Pemko Batam melalui Disbudpar Kota Batam menangkap momen ini untuk memberikan kabar gembira kepada pecinta tanaman hias.

“Kegiatan ini pertama kali kita gelar dan lokasinya di Dataran Engku Hamidah, Batam Centre,” katanya.

Ardi berharap kegiatan BFF ini dapat meningkatkan ekonomi warga Batam, khususnya bagi penjual tanaman hias dan kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan Kota Batam.

Menurut Ardi, dengan mengoleksi bunga dapat membawa aura positif bagi pikiran.

“Kami berharap kegiatan ini sukses dan membawa kesenangan bagi pencinta tanaman baik pemula maupun yang sudah mahir,” pungkasnya.(*/esa)