Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 1007

Harga Tiket Piala Dunia 2026 yang Mencengangkan Dihujani Kritik, Segini Harganya

0
Presiden FIFA Gianni Infantino. (Istimewa)

batampos – Ledakan protes menggema dari kalangan penggemar sepak bola usai FIFA merilis harga tiket Piala Dunia 2026. Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu belum dimulai, namun atmosfer panas sudah terasa, bukan di lapangan, melainkan di meja penjualan tiket.

Kelompok penggemar Inggris menjadi yang pertama menembakkan kritik tajam. Mereka menyebut harga tiket yang dijual begitu mencengangkan dan menuduh FIFA mengabaikan realitas ekonomi penggemar yang ingin menonton langsung. Menurut laporan ESPN, tiket seharga $60 yang diklaim FIFA sebagai harga termurah nyaris mustahil ditemukan dalam penjualan tahap awal minggu ini.

Bahkan, perhitungan kasar menunjukkan seorang penggemar yang mengikuti seluruh perjalanan tim Inggris hingga final harus menyiapkan $3.180, meski memilih kategori tiket paling murah. Angka itu lebih dari dua kali lipat biaya yang dikeluarkan penggemar di Qatar dua tahun lalu.

“$2.000 untuk tiket final termurah sungguh tidak dapat diterima,” kata Thomas Concannon dari Football Supporters’ Embassy England.

“Jika menambahkan biaya perjalanan dan akomodasi di Amerika, ini bisa menjadi Piala Dunia paling mahal sepanjang sejarah bagi penggemar.”

Kelompok tersebut mendesak FIFA agar meninjau kembali alokasi tiket kategori rendah. Mereka menilai penggemar dari negara peserta harus mendapat kuota yang memadai di area strategis stadion, bukan hanya di pojok tribun dengan harga dinamis yang sulit dijangkau. “Kami meminta FA dan federasi lain menekan FIFA agar turnamen ini tetap terjangkau,” tambah Concannon.

Namun FIFA tidak tinggal diam. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat, badan sepak bola dunia itu membela strategi harga mereka dengan menyebut sistem variable pricing sebagai praktik pasar yang wajar. Sistem ini memungkinkan harga tiket naik atau turun tergantung permintaan, mirip dengan model yang digunakan pada konser dan acara olahraga besar di AS.

“FIFA berfokus memastikan akses yang adil bagi penggemar lama maupun baru,” tulis pernyataan tersebut. “Kami menawarkan tiket babak penyisihan mulai dari $60, angka yang sangat kompetitif untuk ajang olahraga global berskala besar di Amerika Serikat.”

FIFA juga menegaskan bahwa sebagian tiket akan dialokasikan secara khusus untuk kategori penggemar tertentu dengan harga tetap, demi menjaga keseimbangan akses. Mereka menambahkan bahwa 90% dari pendapatan Piala Dunia akan diinvestasikan kembali ke dalam pengembangan sepak bola di 211 asosiasi anggota di seluruh dunia.

Meski begitu, FIFA akan memberikan komisi 15% untuk setiap transaksi jual-beli di platform resmi penjualan kembali tiket. Beberapa tiket bahkan sudah muncul dengan harga “puluhan ribu dolar”, memperkuat kesan bahwa turnamen ini kian menjauh dari jangkauan suporter biasa.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah, dengan 48 tim dan 104 pertandingan di tiga negara. Tapi bagi sebagian penggemar, pesta sepak bola dunia itu kini terasa seperti kemewahan yang sulit digapai.

Sementara FIFA berbicara soal “akses dan nilai global”, para penggemar justru melihat jurang antara idealisme dan kenyataan semakin menganga. Di balik slogan “For the Game. For the World.”, pertanyaannya kini sederhana: untuk dunia yang mana? (*)

Artikel Harga Tiket Piala Dunia 2026 yang Mencengangkan Dihujani Kritik, Segini Harganya pertama kali tampil pada Olahraga.

Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tertinggi di Sumatra, Gubernur: Investasi Juga Terus Tumbuh

0
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad saat membuka kegiatan Fin Expo dan Fin Run di One Batam Mall, Batam Kota, Jumat (3/10). F.Azis Maulana

batampos – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad secara resmi membuka kegiatan Fin Expo dan Fin Run yang digelar Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Kepri di One Batam Mall, Batam Kota, Jumat (3/10).

Kegiatan ini menjadi ajang edukasi sekaligus literasi keuangan bagi masyarakat, serta memperkuat peran industri jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri yang terus menunjukkan tren positif.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Sinar Danandjaya, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan II tahun 2025 mencapai 7,14 persen. Angka ini merupakan yang tertinggi di Sumatra sekaligus peringkat ketiga nasional setelah Maluku Utara dan Sulawesi Tengah.

“Pertumbuhan kredit bank umum di Kepri juga mencapai 12,26 persen year on year Itu tertinggi di Sumatra dan peringkat keempat nasional. Kondisi ini mencerminkan industri jasa keuangan di Kepri sangat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Sinar menambahkan, tantangan terbesar ke depan adalah meningkatkan indeks inklusi keuangan. Saat ini, indeks inklusi keuangan Indonesia baru berada di angka 80 persen. Padahal, pemerintah menargetkan 93 persen pada 2029 dan 98 persen pada 2045.

“Di Kepri, program Pemprov seperti kredit dan pembiayaan dengan subsidi margin nol persen, asuransi BPJS untuk nelayan, hingga pembiayaan UMKM tanpa bunga yang dijalankan pemerintah kota menjadi langkah nyata untuk mendukung target nasional. OJK bersama TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) di setiap kabupaten dan kota siap mengawal,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menguatkan literasi dan inklusi keuangan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tinggi harus dibarengi dengan stabilitas dan pemerataan manfaat.

“Kita bersyukur ekonomi Kepri tumbuh 7,14 persen, tertinggi di Sumatra. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pertumbuhan itu memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi harus diiringi stabilitas dan trickle down effect yang merata,” ujar Ansar.

Ansar juga memaparkan capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kepri yang kini mendekati 11.000 dolar AS per tahun. Angka ini menempatkan Kepri sejajar dengan Brasil dan bahkan lebih tinggi dari rata-rata Thailand.

“Investasi juga terus tumbuh. Target investasi tahun lalu Rp35 triliun, tapi kita berhasil mencapai Rp47 triliun atau 130 persen. Tahun ini target Rp50 triliun, dan sampai triwulan II sudah tercapai Rp30 triliun. Semua ini akan memberi multiplier effect besar bagi masyarakat,” ujarnya .

Ansar menekankan, keberhasilan pembangunan ekonomi Kepri tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah. Kolaborasi dengan industri jasa keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan pertumbuhan.

“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Semua pihak harus bahu-membahu agar ekonomi Kepri tetap tumbuh, stabil, dan merata,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

 

Artikel Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tertinggi di Sumatra, Gubernur: Investasi Juga Terus Tumbuh pertama kali tampil pada Metropolis.

Max Verstappen dan Marc Marquez Kejar Kemenangan Perdana

0
Marc Marquez. (Bobby Arifin/Jawa Pos)

batampos – Dua bintang balap dunia Max Verstappen (Formula 1/F1) dan Marc Marquez (MotoGP) punya satu kesamaan menjelang balapan akhir pekan ini di GP Singapura dan MotoGP Indonesia (5/10). Yaitu sama-sama mengejar kemenangan pertamanya.

Selama hampir satu dekade terakhir, Max belum pernah sekalipun menang di sirkuit jalanan Marina Bay. Marc malah lebih apes. Pembalap yang baru mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Motegi, Jepang, pekan lalu (28/9) itu tidak pernah finis dalam tiga kali kesempatan balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

Hanya Tersisa Singapura

Dari 24 sirkuit di kalender F1 musim ini, hanya Singapura yang belum pernah ditaklukkan oleh Max. Catatan terbaik pembalap Red Bull Racing itu adalah finis kedua pada 2018 dan 2024. Lantas, apakah Max bisa mengakhiri paceklik juara di Singapura akhir pekan ini?

Jawabannya tidak akan mudah. Sebab, karakteristik Marina Bay yang membutuhkan high-downforce tidak menguntungkan bagi mobil Red Bull. Dua sirkuit saat Max meraih kemenangan beruntun, Monza (7/9) dan Baku (21/9), sama-sama memiliki karakteristik low-downforce.

”Keduanya (Monza dan Baku) adalah trek dengan downforce rendah yang performanya bagus, tetapi sirkuit Singapura cukup berbeda. Jadi, seperti ujian baru lagi,” kata Verstappen dikutip dari Racingnews365. ”Trek ini cukup menantang secara fisik bagi semua pembalap dan dalam balapan ini, kuncinya adalah benar-benar merasa nyaman dengan ketidaknyamanan,” imbuhnya.

Unfinished Business

Akan tetapi, Max masih berusaha optimistis. ”Sirkuit ini memang keren untuk dikendarai di jalanan. Hanya, saya belum pernah menang di sana, jadi bisa dibilang masih ada urusan yang belum selesai,” kata juara dunia empat kali F1 tersebut. ”Kami membutuhkan performa tim yang kuat, jadi kami tak sabar menantikan apa yang akan terjadi minggu ini,” sambungnya.

Gelar Juara Dunia Jadi Motivasi

Sementara itu, Mandalika jadi satu dari dua sirkuit yang belum pernah dimenangi oleh Marc selain Portimao (Portugal). Pada 2022, dia absen di GP Indonesia karena masalah diplopia, lalu gagal finis pada 2023, dan mengalami masalah mesin tahun lalu.

Meski begitu, pembalap 32 tahun asal Spanyol itu masih punya kans untuk mengakhiri rekor buruk tersebut kali ini. Kebetulan, Marc sedang dalam semangat tinggi setelah menyandang status sebagai juara dunia MotoGP. ”(Yang saya alami) 72 jam terakhir sungguh luar biasa,” kata Marquez dikutip dari Crash.

”Saya tiba di Mandalika dengan semua emosi ini, yang akan memberi saya dorongan ekstra untuk tetap fokus dan terus memberikan segalanya untuk tim,” tuturnya. (*)

Artikel Max Verstappen dan Marc Marquez Kejar Kemenangan Perdana pertama kali tampil pada Olahraga.

Hangat dan Humanis, Ditreskrimum Polda Kepri Bagi Sembako di Nongsa

0
Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Ade Mulyana saat menyapa warga dan menyerahkan bantuan berupa beras, minyak goreng dan mi instan. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat lewat kegiatan Jumat Berkah, Jumat (3/10).

Kali ini, kegiatan sosial tersebut digelar di dua titik di Kecamatan Nongsa, yakni Kampung Kelembak dan Kampung Bakau Serip. Ratusan warga yang hadir tampak antusias menerima paket sembako langsung dari jajaran kepolisian.

Di Kampung Kelembak, kegiatan dipimpin langsung oleh Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Ade Mulyana, bersama jajaran Subdit 4. Mereka menyapa warga dan menyerahkan bantuan berupa 500 kilogram beras, 50 bungkus minyak goreng kemasan satu liter, dan 50 kotak mi instan.

Sementara itu, di Kampung Bakau Serip, kegiatan serupa dipimpin oleh Kasubdit 4 Ditreskrimum, AKBP Andyka Aer, yang juga turun langsung bersama personel ke rumah-rumah warga.

“Kami ingin polisi hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Semoga bantuan ini bisa meringankan kebutuhan harian warga,” ujar Kombes Ade Mulyana di sela kegiatan.

Ia menegaskan bahwa Jumat Berkah menjadi agenda rutin Ditreskrimum Polda Kepri sebagai bentuk nyata kepedulian dan pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Kedekatan dengan masyarakat adalah kunci menciptakan situasi yang aman dan damai. Kami ingin sinergi ini terus tumbuh,” tambahnya.

AKBP Andyka Aer menambahkan, kegiatan ini tidak hanya soal pembagian bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara polisi dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa polisi selalu ada, bukan hanya ketika ada masalah, tapi juga ketika mereka butuh dukungan dan uluran tangan,” kata Andyka.

Respons positif pun datang dari warga. Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi dan bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, sangat terbantu. Ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih Polda Kepri,” ucap seorang ibu rumah tangga di Kampung Bakau Serip.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Warga tampak tertib saat menerima paket sembako, sementara interaksi antara aparat dan masyarakat berlangsung akrab, menandakan kuatnya hubungan yang terus dibangun.

Ditreskrimum Polda Kepri memastikan program Jumat Berkah akan terus berlanjut, menyasar berbagai wilayah di Kepri demi membangun kedekatan, kepercayaan, dan rasa aman di tengah masyarakat. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Hangat dan Humanis, Ditreskrimum Polda Kepri Bagi Sembako di Nongsa pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam dan Melaka Bangun Jembatan Serumpun, Buka Peluang Kolaborasi Ekonomi

0
Pertemuan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dengan Majlis Perbandaraan Hang Tuah Jaya (MPHTJ) Melaka. (Pemko Batam untuk Batam Pos)

batampos – Hubungan antara Batam dan Melaka semakin erat lewat kunjungan resmi delegasi Majlis Perbandaraan Hang Tuah Jaya (MPHTJ) Melaka ke Batam. Rombongan yang dipimpin Datuk Sapiah Binti Haron disambut hangat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam jamuan silaturahmi di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batuampar, Kamis (2/10) malam.

Amsakar menyampaikan, pertemuan ini tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi momentum guna memperkuat diplomasi serumpun. Kedekatan budaya antara Batam dan Melaka dapat menjadi fondasi kokoh dalam membangun kerja sama strategis di berbagai sektor.

“Pertemuan ini lebih dari sekadar silaturahmi. Ini adalah jembatan untuk memperkuat hubungan serumpun sekaligus membuka peluang kolaborasi yang nyata. Kita ingin kebersamaan ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat Batam maupun Melaka,” kata dia.

Baca Juga: Akses Baru ke SDN 013 Marina Segera Terwujud, Warga dan Sekolah Sambut Antusias

Lalu, ada potensi Batam yang kini kian dilirik dunia, baik sebagai destinasi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) maupun sebagai magnet investasi. Menurutnya, pengakuan dan dukungan dari mitra regional seperti Melaka akan semakin menegaskan posisi Batam sebagai pusat kegiatan internasional di Indonesia.

Selain MICE, Amsakar juga mengharapkan daya saing Batam di bidang industri, perdagangan, alih kapal, dan pariwisata. Dengan 31 kawasan industri aktif, 135 galangan kapal, serta tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang terus berkembang, Batam dinilainya bersedia membuka ruang investasi bersama Melaka.

“Pemerintah pusat sudah memberi dukungan melalui kemudahan regulasi dan perizinan. Kini saatnya kita memperluas jejaring dengan mitra serumpun agar percepatan ekonomi ini semakin inklusif,” ujar Amsakar.

Sementara itu, delegasi perwakilan dari Malaka menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Ia melihat banyak peluang kerja sama yang bisa digarap, khususnya di bidang perdagangan dan pariwisata. Bahkan, pihaknya mengundang Amsakar berkunjung ke Melaka sebagai langkah memperkuat hubungan timbal balik.

Baca Juga: FTZ Batam Paling Siap, BP Batam: Investor Tinggal Masuk, Semua Sudah Ada

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Diskusi yang digelar menyinggung berbagai peluang sinergi mulai dari pengembangan destinasi wisata, pelatihan sumber daya manusia, hingga rencana penyelenggaraan event lintas negara.

Baik Batam maupun Melaka berharap ikatan serumpun yang telah terjalin turun-temurun bisa ditransformasikan menjadi kekuatan ekonomi bersama. Diplomasi serumpun ini tidak hanya mempererat hubungan sosial-budaya, tapi juga menjadi motor penggerak pembangunan regional yang saling menguntungkan. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Batam dan Melaka Bangun Jembatan Serumpun, Buka Peluang Kolaborasi Ekonomi pertama kali tampil pada Metropolis.

Hasil Practice MotoGP Indonesia 2025, Marc Marquez Dua Kali Jatuh

0
Para pembalap memacu motor mereka pada sesi free practice Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Jumat (3/10). (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)

batampos – Practice MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika menghasilkan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) sebagai pembalap tercepat, sementara Marc Marquez masih belum bersahabat dengan Sirkuit Mandalika karena dia sempat jatuh dua kali.

Marco Bezzecchi menjadi pemuncak sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di bawah terik matahari pada Jumat (3/10) sore. Ia mampu membukukan waktu 1 menit 29,240 detik dalam satu lap.

Pembalap asal Italia itu lebih cepat 0,408 detik dari Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing) yang cukup apik dalam sesi latihan sore ini. Kemudian ada juga Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) yang tak kalah cepat dengan hanya berselisih +0,424 detik saja dari Bezzecchi.

Adik Valentino Rossi, Luca Marini (Honda HRC Castrol) menjalani sesi latihan hari ini dengan mulus. Setelah jadi yang tercepat dalam latihan bebas pagi, dia berhasil ada di posisi keempat, bersaing ketat dengan Raul Fernandez (Trackhouse).

Joan Mir (Honda HRC Castrol) dan Fabio Quartararo (Yamaha), Alex Rins (Monster Energy Yamaha), Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha) dan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing) melengkapi sepuluh besar. Hanya ada dua pembalap Ducati yang langsung lolos ke kualifikasi kedua (Q2).

Sementara untuk Marc Marquez belum menemukan hasil terbaiknya di MotoGP Indonesia. Pembalap yang tak pernah finish di Sirkuit Mandalika itu menjalani sesi latihan berat dengan suhu trek 55 derajat dan kelembapan 69% dengan hasil kurang memuaskan.

Bahkan, Marc Marquez sempat terjatuh dua kali. Pertama dalam sepuluh menit awal dengan terjatuh di tikungan 10, lalu jatuh dengan posisi highside cepat di tikungan lima pada menit ke-31.

Alhasil, Marc Marquez hanya menempati posisi 11 dalam sesi practice Jumat (3/10) sore. Dia harus melalui babak kualifikasi dari Q1 yang digelar pada Sabtu (4/10) pagi sebelum sprint race.

Hasil negatif juga dialami oleh rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Bahkan, pembalap yang akrab disapa Pecco itu lebih buruk karena hanya berada di posisi ke-17 saat time attack dimulai, meski tak terjatuh.

Dengan demikian, selesai sudah rangkaian MotoGP Indonesia 2025 pada hari pertama. Selanjutnya para pembalap akan menjalani hari kedua dengan sesi latihan bebas dua (FP2), lalu kualifikasi satu (Q1) dan dua (Q2) pada serta sprint race.

Hasil Practice MotoGP Mandalika 2025

1. Marco Bezzecchi 1 menit 29,240 detik

2. Fermin Aldeguer +0,408 detik

3. Pedro Acosta +0,424 detik

4. Luca Marini +0,490 detik

5. Raul Fernandez +0,493 detik

6. Joan Mir +0,528 detik

7. Fabio Quartararo +0,597 detik

8. Alex Rins +0,628 detik

9. Miguel Oliveira +0,690 detik

10. Alex Marquez +0,745 detik

Artikel Hasil Practice MotoGP Indonesia 2025, Marc Marquez Dua Kali Jatuh pertama kali tampil pada Olahraga.

BPBD dan Brida Batam Resmi Tempati Kantor Baru, Amsakar: Dari Ruang Kerja Baik Lahirkan Pelayanan Hebat

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meresmikan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) di Orchard Park Blok D3, Batam Center. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Dua badan strategis di lingkungan Pemko Batam, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), kini resmi menempati kantor baru di Orchard Park Blok D3, Batam Center.

Syukuran penempatan kantor baru tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Jumat (3/10), dan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat baru.

Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi seluruh OPD yang telah berperan mewujudkan fasilitas ini. Ia menekankan bahwa kenyamanan ruang kerja sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik.

“Selamat kepada BPBD dan Brida atas kantor barunya. Kinerja tidak akan optimal tanpa suasana kerja yang nyaman. Karena itu mari kita jaga lingkungan ini tetap kondusif,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menyampaikan filosofi bahwa ruang kerja bukan sekadar tempat menjalankan administrasi, tapi juga ruang tumbuhnya semangat kolaborasi dan gagasan besar untuk mendukung kebijakan kota.

“Dari ruang kerja yang baik akan lahir ide-ide untuk mendukung visi-misi pembangunan Batam, dan lahirkan pelayanan yang hebat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menyinggung soal gaya kepemimpinan yang sehat. Menurutnya, pola otoriter sudah tidak relevan dalam birokrasi modern.

“Pemimpin hari ini harus tahu menempatkan diri. Kadang sebagai atasan, kadang sebagai mitra, bahkan sahabat bagi staf. Pendekatan seperti ini akan menumbuhkan motivasi dan meningkatkan produktivitas organisasi,” tegasnya.

Kepala BPBD Batam, Agus Bendri, menyambut baik arahan Wali Kota. Ia mengungkapkan bahwa selama ini BPBD belum memiliki kantor mandiri dan masih menumpang di OPD lain.

“Mulai hari ini kami resmi berkantor di sini. Meski personel struktural masih terbatas, kami berkomitmen terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana,” ujar Agus.

Sementara itu, Kepala Brida Batam, Efirius, menyebut kantor baru ini akan menjadi penguat dalam pelaksanaan riset dan inovasi yang dibutuhkan kota.

“Kami siap bersinergi dengan Pak Wali dan Ibu Wakil serta seluruh jajaran dalam mendukung pembangunan berbasis data dan inovasi,” katanya.

Acara syukuran ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Semua pihak berharap kehadiran kantor baru ini bukan hanya soal fisik bangunan, tapi juga menjadi simbol semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik dan menciptakan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BPBD dan Brida Batam Resmi Tempati Kantor Baru, Amsakar: Dari Ruang Kerja Baik Lahirkan Pelayanan Hebat pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri Telusuri Aset Tersangka Korupsi Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar

0
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Saprudin didampingi Dirkrimsus, dan PJU Polda Kepri memberikan keterangan pengungkapan kasus tindak pidana korupsi proyek revitalisasi Dermaga utara Pelabuhan Batuampar saat rilis di Mapolda Kepri, Rabu (1/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penyidikan kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar terus berlanjut. Setelah menetapkan tujuh tersangka, penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri masih menelusuri aliran dana hingga aset para tersangka.

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Simamora, menegaskan pihaknya masih memetakan aliran dana yang mengalir dari rekening perusahaan ke rekening pribadi para pelaku. Sebagian dana diketahui ditarik secara tunai untuk kepentingan pribadi.

“Yang bisa kami sita sementara ini baru dari PPK. Kami masih menelusuri aset lain untuk kepentingan pengembangan kasus,” kata Silverster.

Dijelaskannyq, proses penyidikan masih terus berjalan. Tim penyidik juga tengah bekerja keras, untuk memastikan apakah ada keterlibatan pihak lainnya dalam kasus ini.

“Kemungkinan adanya tersangka lain tetap terbuka, tapi semua bergantung pada bukti yang kami dapatkan,” sebut Silvester.

Penyidik sebelumnya juga sempat memeriksa dan menggeledah rumah serta kantor salah seorang pejabat BP Batam berinisial F. Namun, statusnya hingga kini masih saksi.

“Untuk keterlibatan (F), sejauh ini belum ada petunjuk. Pemeriksaan masih sebatas saksi,” jelas Silvester.

Ia menekankan, penyidikan kasus korupsi bersifat kompleks dan membutuhkan proses panjang. Mulai dari klarifikasi saksi, audit kerugian negara, hingga pencarian bukti tambahan.

“Proses ini bisa berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun. Jadi harus sabar, tidak bisa serta-merta menetapkan seseorang tersangka tanpa dasar kuat,” katanya.

Hasil sementara menunjukkan, dana proyek tidak hanya digunakan untuk kegiatan pekerjaan, tetapi juga masuk ke rekening pribadi pihak swasta. Dari PT Indonesia Timur Raya (ITR), misalnya, ditemukan aliran dana ke rekening pribadi sebelum ditarik tunai.

“Sebagian besar untuk kepentingan pribadi. Ada juga yang masih kami telusuri lebih lanjut,” tambahnya.

Kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar membuka tabir gelap di balik pembangunan infrastruktur strategis di Batam. Proyek bernilai Rp75 miliar yang semestinya menopang arus logistik nasional justru berhenti di tengah jalan, meninggalkan tumpukan besi, kontainer berserakan, dan laporan kerja yang tak sesuai kenyataan.

Hasil penyidikan Polda Kepri bersama auditor BPK RI mengungkap kerugian negara lebih dari Rp30 miliar. Mirisnya, pembayaran proyek sudah mencapai Rp63 miliar meski pekerjaan tidak pernah selesai. Fakta ini menunjukkan lemahnya pengawasan sejak awal hingga berakhir pada praktik manipulasi.

Dalam proses penyidikan, Subdit 3 Dirkrimsus Polda Kepri, menetapkan tujuh orang sebagai tersangka, mulai dari pejabat pembuat komitmen hingga pihak swasta. Mereka diduga memainkan peran berbeda, mulai dari membuat laporan fiktif, menerima fee tanpa pekerjaan, hingga menyerahkan data teknis rahasia dengan imbalan uang. Aliran dana bahkan terbukti masuk ke kantong pribadi.

Para tersangka diantaranya, AM selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di BP Batam; IMA kuasa konsorsium penyedia; IMS Komisaris PT Indonesia Timur Raya; ASA Direktur Utama PT Marinda Utama Karya Subur; AHA Direktur Utama PT Duri Rejang Berseri; IRS Direktur PT Teralis Erojaya (konsultan perencana); serta NFU dari tim pelaksana penyedia.

Barang bukti berupa dokumen kontrak, laporan bulanan, komputer, emas, hingga uang tunai juga sudah disita penyidik. Semua itu menjadi potret bagaimana proyek besar bisa diperlakukan sebagai ladang korupsi ketimbang sarana memperkuat ekonomi daerah.

Penangkapan para tersangka di Jakarta, Bali, hingga Batam menegaskan kasus ini bukan perkara kecil. Jaringan korupsi melibatkan banyak pihak, dari penyedia jasa, konsultan, hingga pejabat di BP Batam. Semua diduga memiliki andil dalam mempermainkan anggaran negara.

Alih-alih memperkuat Batam sebagai hub logistik nasional, proyek dermaga utara justru menjadi simbol kegagalan tata kelola proyek. Masyarakat tidak mendapatkan manfaat yang dijanjikan, sementara uang negara melayang puluhan miliar rupiah. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Telusuri Aset Tersangka Korupsi Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemprov Kepri Anggarkan Rp1,4 M Perbaiki Jalan Coastal Area

0
Alat berat sedang melakukan overlay jalan di Coastal Area Tanjungbalai Karimun yang merupakan jalan milik Provinsi Kepri. f. sandi

batampos– Jalan Coastal Area Tanjungbalai Karimun yang menjadi salah satu lokasi jalan
yang paling banyak dikunjungi saat ini sedang dalam perbaikan. Perbaikan dilakukan oleh
Pemerintah Provinsi Kepri, karena sejak beberapa tahun lalu jalan tersebut menjadi jalan milik provinsi.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri, Faizal yang dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (3/10) mengatakan, perbaikan jalan Coastal Area Tanjungbalai Karimun memang sudah dianggarkan dalam ABPD murni provinsi kepri tahun ini. ”Nilainya sebesar Rp1,4 miliar lebih dan merupakan proyek lanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA: Program Makan Bergizi Gratis di Lingga Resmi Jalan, Kapasitas Jadi Masalah

Artinya, lanjut Faizal, sebelum tahun ini beberapa waktu lalu juga sudah dianggarkan perbaikan Jalan Coastal Area. Untuk tahun ini kegiatan perbaikan masih sama. Yakni, melakukan penambalan jalan yang berlubang di ruas Coastal Area. Kemudian, juga ada jalan yang dilakukan overlay atau menambahkan lapisan aspal baru di atas permukaan jalan yang sudah ada.

”Lokasi Jalan Coastal Area jika memang kerusakannya kecil atau berlubang, maka akan ditambal. Namun, jika kerusakan aspalnya rusak sudah cukup parah, maka harus dilakukan overlay. Dengan dilakukan overlay, maka dapat memperkuat struktur jalan dan memperpanjang umur layanannya. Serta memulihkan kualitas serta fungsi jalan tersebut,” paparnya.

Kontraktor DIkatakannya, anggaran yang disediakan Pemerintah Provinsi Kepri tahun tidak hanya untuk perbaikan Jalan Coastal Area. Tapi, juga ada pemeliharaan rutin jalan provinsi lainnya di Pulau Karimun. Juga ada anggaran biaya pemeliharaan berkala jalan di Tanjungbatu dan jalan di Pelabuhan Tanjung Berlian, Pulau Kundur. (*)

Reporter: Sandi P

 

Artikel Pemprov Kepri Anggarkan Rp1,4 M Perbaiki Jalan Coastal Area pertama kali tampil pada Kepri.

PWI Batam Apresiasi Dintara, Siswi Cerdas yang Bikin Bangga

0
Ketua PWI Batam, M A Khafi Anshary dan Sekretaris PWI Batam, Romi Chandra saat memberikan penghargaan khusus kepada Dintara berupa piagam penghargaan di Kantor PWI Batam, Batam Center, Jumat (3/10). Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Namanya Dintara Larasati Rohandi. Siswi kelas VI SDN 001 Batam ini sukses mengharumkan nama Kepulauan Riau setelah meraih juara II tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Atas prestasi gemilang itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam memberikan penghargaan khusus kepada Dintara berupa piagam penghargaan, yang diserahkan langsung oleh Ketua PWI Batam, M A Khafi Anshary, di Kantor PWI Batam, Batam Center, Jumat (3/10).

Penyerahan dilakukan di hadapan Kepala SDN 001 Batam, H Yendri Sarman, dan ibunda Dintara, Fuji Rahayu, dalam suasana hangat dan penuh kebanggaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan juga peduli pada dunia pendidikan. Selama ini berita soal sekolah cenderung negatif. Padahal banyak prestasi yang layak diangkat, seperti yang diraih Dintara,” ujar Sekretaris PWI Batam, Romi Chandra.

Ia menambahkan, penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi, sekaligus menjadi ajakan bagi pemerintah daerah agar turut memberi apresiasi pada generasi muda yang berprestasi.

“Kami harap Wali Kota Batam dan seluruh pihak ikut ambil bagian dalam memberi ruang dan penghargaan bagi anak-anak hebat seperti Dintara,” imbuh Romi.

Kepala SDN 001 Batam, H Yendri Sarman, mengaku bangga sekaligus terkesan dengan Dintara. Baginya, Dintara bukan hanya cemerlang dalam akademik, tapi juga aktif di berbagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

“Dia ini seperti ‘joker’ di permainan kartu. Bisa di mana saja. Aktif di paskibra, dokter kecil, senam, dan tentu saja, juara di akademik. Sejak kelas V, kami sudah melihat potensinya,” kata Yendri.

Saat ditanya soal keberhasilannya, Dintara menjawab dengan nada rendah hati.

“Tahun lalu saya cuma sampai tingkat kota. Nggak nyangka tahun ini bisa sampai nasional dan juara dua. Alhamdulillah, saya senang sekali,” ucapnya dengan mata berbinar.

Meski aktif di banyak kegiatan, Dintara mengaku tetap membagi waktu dengan baik. Ia rajin belajar, berdoa, dan tak lupa membantu sang ibu di rumah. Soal gawai? Tetap ada, tapi dibatasi.

“Kalau di sekolah lebih banyak belajar. Di rumah istirahat, bantu mama, baru kadang main HP. Tapi tetap diselingi belajar juga,” ungkapnya.

Ibunda Dintara, Fuji Rahayu, tak menyangka anaknya bisa sampai sejauh ini.

“Awalnya saya pikir cuma ikut ekskul atau cerdas cermat biasa. Ternyata sampai nasional. Kami nggak kasih les tambahan. Dia belajar dari minatnya sendiri,” ujar Fuji, haru.

Bagi Fuji, prestasi Dintara adalah bukti bahwa dukungan keluarga dan semangat belajar anak jauh lebih penting dari tekanan akademik.

“Kami ingin anak tetap menikmati masa kecilnya. Dan ternyata, dengan semangat dan disiplin, dia bisa buktikan semuanya,” tambahnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel PWI Batam Apresiasi Dintara, Siswi Cerdas yang Bikin Bangga pertama kali tampil pada Metropolis.