Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1008

Gagal Ditutup KLH, Warga Sagulung Tunggu Sikap Pemerintah Soal PT Esun

0
PT Esun
PT Esun di kawasan Seilekop, Sagulung. Foto. M. Sya’ban/ batampos.co.id

batampos– Aktivitas di PT Esun Internasional Utama, perusahaan pengolahan limbah elektronik di kawasan Seilekop, Sagulung, masih terpantau berjalan hingga Kamis (9/10). Padahal, perusahaan ini tengah menjadi sorotan setelah rencana penyegelan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bulan lalu batal dilakukan.

Pantauan di lokasi menunjukkan lalu lintas kendaraan keluar-masuk kawasan perusahaan masih berlangsung normal. Namun, awak media yang mencoba meminta keterangan belum berhasil mendapatkan penjelasan resmi. Petugas keamanan perusahaan hanya menyarankan agar konfirmasi dilakukan ke kantor manajemen PT Esun di Sekupang. Sayangnya, hingga berita ini ditulis, pihak manajemen juga belum memberikan tanggapan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat Sagulung. Sudah hampir sebulan berlalu sejak kabar dugaan impor limbah berbahaya mencuat, namun belum ada kejelasan mengenai hasil penyelidikan maupun langkah hukum terhadap perusahaan tersebut.

BACA JUGA: Warga Sagulung Masih Menunggu Kejelasan Kasus PT Esun, Aktivitas Perusahaan Terpantau Masih Berjalan

Mawardi, warga Seilekop, mengaku masyarakat kini mulai gelisah dengan ketidakpastian tersebut. Ia berharap pemerintah segera memberikan penjelasan resmi agar keresahan warga tidak terus berlanjut. “Kami hanya ingin tahu kelanjutannya seperti apa. Jangan dibiarkan berlarut karena masyarakat takut akan dampak lingkungan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq batal melakukan penyegelan terhadap PT Esun pada kunjungan kerjanya ke Batam, Senin (22/9) lalu. Hanif hanya meninjau dapur SPPG di Batuaji, sementara agenda penyegelan ditunda karena masih ada pendalaman terhadap dokumen dan bukti importasi limbah elektronik.

Hanif menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, setiap orang atau badan dilarang melakukan importasi limbah berbahaya dan beracun. Pelanggaran terhadap ketentuan itu diancam pidana lima hingga sepuluh tahun penjara dan denda Rp3 miliar sampai Rp10 miliar.

Ia juga menegaskan, penundaan penyegelan bukan karena tekanan pihak tertentu, melainkan untuk memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan. “Proses hukum tetap berjalan. Kami mendalami kembali agar tidak ada langkah yang terlewat. Indonesia sudah meratifikasi Konvensi Basel, jadi tidak boleh ada perlintasan limbah berbahaya lintas negara,” tegas Hanif.

Kasus ini bermula dari laporan organisasi lingkungan internasional yang diteruskan oleh PTRI Jenewa ke pemerintah Indonesia. Laporan itu menyoroti adanya pergerakan limbah elektronik berbahaya yang dikirim ke beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia. Pemerintah kemudian melakukan verifikasi bersama Bea Cukai dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam.

Dari hasil verifikasi awal, ditemukan indikasi aktivitas pengolahan limbah elektronik di lokasi PT Esun. Sejumlah kegiatan sempat ditandai untuk dihentikan sementara hingga penyelidikan selesai. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi terkait hasil pendalaman maupun keputusan hukum terhadap perusahaan tersebut.

Masyarakat Sagulung berharap pemerintah segera mengambil sikap tegas. Jika perusahaan dinyatakan melanggar, masyarakat meminta agar segera dilakukan penindakan. Namun jika dinilai aman, warga ingin jaminan bahwa kegiatan pengolahan tidak menimbulkan dampak lingkungan. “Yang kami butuhkan hanya kepastian dan perlindungan lingkungan kami,” ujar Sulaiman warga lainnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Gagal Ditutup KLH, Warga Sagulung Tunggu Sikap Pemerintah Soal PT Esun pertama kali tampil pada Metropolis.

Anak dan Pacar Digerebek Orang Tua Berduaan di Kamar

0
ilustrasi pacaran

batampos– Unit Reskrim Polsek Sekupang bergerak cepat mengungkap kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah hukumnya. Pelaku berinisial MRT, 18, berhasil diamankan kurang dari dua jam setelah kejadian, berkat laporan cepat warga dan sigapnya petugas di lapangan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (8/10) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Perumahan Harapan Indah, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.Batam Korban, NT, 13, seorang pelajar, ditemukan oleh ibunya dalam kondisi tanpa busana bersama pelaku di dalam kamar rumah tersebut.

Menurut keterangan pelapor, N, 37, yang merupakan ibu korban, awalnya anaknya berpamitan untuk pergi ke rumah ayahnya yang juga tinggal di kawasan yang sama. Namun karena tak kunjung pulang, sang ibu menyusul ke lokasi dan mendapati pemandangan yang mengejutkan.

BACA JUGA: Li Claudia Perdana Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Batam

“Korban ditemukan bersama pelaku dalam keadaan tidak berpakaian. Setelah ditanya, pelaku mengaku telah melakukan hubungan badan dengan korban,” ungkap sumber kepolisian.

Warga yang mendengar kejadian tersebut segera mengamankan pelaku dan membawanya ke Polsek Sekupang. Sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku bersama barang bukti diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan visum et repertum (VER), penyidik memastikan adanya tindak pidana. Barang bukti yang diamankan antara lain satu setel pakaian korban, pakaian pelaku, serta hasil pemeriksaan medis.

Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan terhadap anak.

“Polri berkomitmen memberikan perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan dan kejahatan seksual. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku MRT dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) dan/atau Pasal 82 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polresta Barelang mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat bereaksi dan membantu proses penangkapan.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara polisi dan warga dalam menjaga keamanan serta melindungi anak-anak dari ancaman kejahatan di Kota Batam. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Anak dan Pacar Digerebek Orang Tua Berduaan di Kamar pertama kali tampil pada Metropolis.

Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Segera Berdiri

0
Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Perkasa Roeslani (kanan) bersama Kepala BPKH Fadlul Imansyah di Kemayoran, Jakarta (8/10) malam. (Hilmi/Jawa Pos)

batampos – Misi Presiden Prabowo Subianto mendirikan kampung haji Indonesia di Arab Saudi bakal segera terwujud. Badan Pengelola Investasi Danantara sudah mendapatkan lahan untuk pembangunan kampung haji. Total luasnya mencapai 80 hektar.

Perkembangan pembangunan kampung haji atau Hajj Village itu disampaikan Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Perkasa Roeslani di sela International Hajj Fund Forum di Jakarta (8/10) petang. Dia mengatakan urusan pendanaan tidak ada masalah. Karena sudah ditangani oleh Badan Pengelola Investasi Danantara.

Dia menjelaskan untuk pembelian lahannya menggunakan uang Danantara. Besarannya sampai sekarang masih dihitung. Sementara untuk pembangunan fisik di komplek Kampung Haji nanti, mereka akan menggandeng beberapa mitra. Termasuk diantaranya Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Rosan menegaskan pembangunan Kampung Haji butuh proses. Bagi pemerintah Saudi sendiri, mega proyek ini benar-benar baru. Karena baru pertama ini pihak asing, dalam hal ini Indonesia, bisa menguasai tanah di Saudi. Tepatnya di kawasan Kota Makkah.

Karena butuh proses tidak sebentar, Kampung Haji belum bisa dinikmati jemaah Indonesia dalam waktu dekat. Yang pasti Rosan menegaskan pembangunan Kampung Haji untuk meningkatkan kenyamanan jemaah haji maupun umrah. Di dalamnya nanti tidak hanya ada hotel. Tetapi juga fasilitas lain seperti klinik atau rumah sakit dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BPKH Fadlul Imansyah menuturkan mereka siap berkolaborasi dalam ekosistem perhajian, termasuk di Kampung Haji. Fadlul mengatakan selama ini mereka sudah punya pengalaman menjalankan usaha di Saudi.

“Kita sudah punya BPKH Limited yang beroperasi di Saudi,” tuturnya. BPKH Limited adalah perusahaan anak usaha dari BPKH. Tugasnya adalah berbisnis pada ekosistem haji. Seperti pengadaan bumbu katering haji, penyewaan mobil hotel jemaah Indonesia untuk komersil, dan lainnya. Termasuk sewa sejumlah kamar hotel, untuk digunakan jemaah umrah maupun haji.

Fadlul mengatakan pembangunan Kampung Haji sudah dinaungi oleh Instruksi Presiden (Inpres). Dalam Inpres itu sudah diatur masing-masing Kementerian atau lembaga menangani urusan apa saja. BPKH sebagai lembaga pengelola dana haji terlibat dalam pendampingan pembangunan kampung haji nanti. (*)

Artikel Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Segera Berdiri pertama kali tampil pada News.

Mahasiswi Batam Soroti Keterbukaan Polisi dan Kebebasan Berpendapat, Kapolda Kepri: Kami Tidak Anti Kritik

0
Acara dialog mahasiswa bersama Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin di Universitas Internasional Batam (UIB), Kamis (9/10/2025).

batampos – Isu keterbukaan informasi publik dan kebebasan berpendapat menjadi sorotan mahasiswa dalam dialog bersama Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin di Universitas Internasional Batam (UIB), Kamis (9/10/2025). Dalam kegiatan bertajuk “Bincang Kapolda Bersama Mahasiswa se-Kota Batam”, Asep menegaskan Polri tidak anti kritik dan terus membangun kepercayaan publik melalui komunikasi terbuka.

Seorang mahasiswi Fakultas Hukum, Rizkiani, menjadi pusat perhatian ketika mengangkat tangan dan melontarkan pertanyaan kritis kepada Kapolda. Ia menyoroti keberanian masyarakat dalam menyampaikan pendapat di ruang digital yang kerap dibayangi rasa takut.

“Dalam paparan Bapak tadi disebutkan demokrasi bisa lewat TikTok. Tapi banyak orang justru takut berbicara, takut salah ngomong dan dituding sebagai pemicu provokasi. Bagaimana dengan itu, Pak?” tanya Rizkiani, disambut tepuk tangan peserta.

Baca Juga: Polisi Tunggu Hasil Kajian 78 Kontainer Limbah dari Amerika Serikat

Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin mengapresiasi keberanian mahasiswi tersebut. “Itu pertanyaan bagus. Justru itu yang sedang kami bangun, agar komunikasi tidak tersumbat,” ujarnya.

Asep menjelaskan, Polri berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas publik melalui program trust building atau pembangunan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Kami ingin masyarakat percaya, dan kepercayaan itu dibangun lewat keterbukaan,” katanya.

Ia juga menegaskan, setiap penyimpangan anggota akan diproses sesuai aturan. Kinerja Polda Kepri dan jajarannya, lanjut Asep, rutin diaudit oleh Inspektorat Polri, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hingga Ombudsman RI.

“Setiap triwulan kami diaudit, mulai dari operasional sampai anggaran. Bahkan 12 kali berturut-turut Polri mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK,” ujarnya.

Selain pengawasan internal, Ombudsman RI juga secara rutin memantau pelayanan publik di Polda Kepri. Ombudsman datang hampir tiap bulan, mengecek aduan masyarakat.

“Bahkan memanggil penyidik untuk klarifikasi langsung. Kami terbuka terhadap kritik,” tambahnya.

Baca Juga: 4.058 Tenaga Kerja Asing Bekerja di Batam, Mayoritas dari Tiongkok dan India

Dalam sesi tanya jawab, Asep turut menyinggung peristiwa Rempang yang sempat menimbulkan tudingan pelanggaran HAM oleh aparat. “Komnas HAM datang langsung memeriksa lapangan dan berdialog dengan kami. Hasil pengecekan menunjukkan selongsong gas air mata justru dilempar ke atas, bukan hasil tembakan langsung,” jelasnya.

Ia menegaskan Polri tidak menolak evaluasi dari publik. Ia mempersilakan siapa saja menyampaikan kritik asal sesuai data.

“Kami tidak anti kritik. Kalau ada kesalahan, kami evaluasi. Tapi jangan sampai opini tanpa fakta membentuk persepsi yang salah,” kata Asep.

Dialog yang berlangsung hampir dua jam itu diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Batam. Sejumlah pertanyaan juga menyinggung sulitnya mahasiswa membangun komunikasi dengan pejabat pemerintah daerah.

“Selama ini sulit sekali kami berdialog dengan pejabat. Tak ada cara lain selain aksi di jalan, itulah surat sakti kami,” ujar Anan, salah seorang mahasiswa.

Anan berharap Kapolda Kepri dapat menjembatani komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah. “Demonstrasi yang kami arahkan ke wali kota atau DPRD sering kali terbentur aparat di lapangan. Kami mohon ini bisa disampaikan, Pak,” ucapnya.

Menutup dialog, Irjen Asep kembali menegaskan Polri siap membuka ruang komunikasi dengan mahasiswa. “Silakan sampaikan pendapat, tapi lewat cara yang konstruktif. Kami terbuka dan siap berdialog,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Mahasiswi Batam Soroti Keterbukaan Polisi dan Kebebasan Berpendapat, Kapolda Kepri: Kami Tidak Anti Kritik pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Penjelasan Istilah Angin Duduk dalam Medis, Pahami Langkah Pertolongan Pertama yang Tepat

0
Ilustrasi gejala sakit jantung. Foto diperagakan model. (Dok. jawapos)

batampos – Kesehatan jantung menjadi salah satu aspek terpenting yang perlu dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Organ vital ini bekerja tanpa henti memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga gangguan sekecil apapun dapat berdampak serius.

Di Indonesia, istilah “angin duduk” sering kali terdengar dalam percakapan masyarakat ketika membahas masalah jantung. Sayangnya, banyak orang yang belum memahami secara mendalam tentang kondisi medis ini dan sering menganggapnya sebagai penyakit biasa.

Nyeri dada yang tiba-tiba muncul kerap kali diabaikan oleh sebagian besar masyarakat, bahkan sering disalahartikan sebagai masuk angin biasa. Padahal, angin duduk dan masuk angin adalah dua kondisi yang sangat berbeda, di mana angin duduk merupakan masalah jantung serius sedangkan masuk angin hanya gangguan pencernaan ringan dengan gejala perut kembung dan tidak nyaman.

Pengetahuan yang minim tentang perbedaan keduanya membuat banyak orang terlambat mendapatkan pertolongan yang tepat untuk angin duduk. Oleh karena itu, penting untuk memahami apa sebenarnya angin duduk, penyebabnya, hingga cara penanganannya yang benar.

Angin duduk dalam istilah medis dikenal sebagai angina pektoris, yaitu kondisi nyeri dada yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Kondisi ini bukanlah penyakit tersendiri, melainkan gejala dari penyakit jantung koroner yang mendasarinya.

Nyeri yang dirasakan biasanya muncul di area dada bagian tengah atau kiri dan dapat menjalar ke lengan, leher, rahang, atau punggung. Sensasi yang dirasakan penderita sering digambarkan seperti dada tertekan, tercekik, atau seperti ada beban berat di atas dada.

Istilah “angin duduk” berasal dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang mengaitkan gejala nyeri dada dengan posisi duduk. Meskipun nama lokalnya terdengar sederhana, kondisi ini sebenarnya cukup serius dan memerlukan perhatian medis.

Angina pektoris terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen dari darah, biasanya karena penyempitan atau penyumbatan pada arteri koroner. Pemahaman yang tepat tentang kondisi ini dapat membantu seseorang mengenali gejalanya lebih dini dan segera mencari pertolongan medis.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa penyebab utama angin duduk merupakan penyempitan pembuluh darah koroner yang memasok darah ke jantung. Dimana penyempitan ini umumnya disebabkan oleh penumpukan plak lemak (aterosklerosis) di dinding arteri, yang mengakibatkan berkurangnya aliran darah kaya oksigen ke otot jantung.

Ketika jantung membutuhkan lebih banyak oksigen, seperti saat beraktivitas fisik atau mengalami stres emosional, pasokan yang terbatas ini memicu munculnya nyeri dada. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa jantung sedang mengalami kekurangan oksigen.

Beberapa faktor risiko dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami angin duduk. Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, pola makan tinggi lemak jenuh, kurang berolahraga, dan obesitas menjadi pemicu utama.

Selain itu, kondisi medis seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan riwayat keluarga dengan penyakit jantung juga berkontribusi besar. Faktor usia dan jenis kelamin juga berperan, di mana pria berusia di atas 45 tahun dan wanita setelah menopause memiliki risiko lebih tinggi mengalami angina pektoris.

Namun, perlu diketahui bahwa angin duduk atau angina pektoris terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan pola dan penyebabnya. Seperti yang dilansir dari Hello Sehat, setiap jenisnya memiliki karakteristik yang berbeda sebagai berikut.

Angina Stabil
Angina stabil merupakan jenis yang paling umum dan memiliki pola yang dapat diprediksi. Nyeri dada biasanya muncul ketika jantung bekerja lebih keras, seperti saat berolahraga, naik tangga, atau mengalami stres emosional.

Gejala ini umumnya berlangsung singkat, sekitar 5 menit atau kurang, dan akan mereda dengan istirahat atau konsumsi obat nitrat. Meskipun angina stabil lebih dapat diprediksi, kondisi ini tetap memerlukan perhatian medis karena merupakan tanda penyakit jantung koroner yang mendasari.

Angina Tidak Stabil
Angina tidak stabil adalah kondisi yang lebih serius dan memerlukan penanganan medis darurat segera. Jenis ini dapat terjadi bahkan saat sedang beristirahat dan tidak dipicu oleh aktivitas fisik tertentu. Nyeri yang dirasakan biasanya lebih intens, berlangsung lebih lama (lebih dari 15-20 menit), dan tidak membaik dengan istirahat atau obat-obatan biasa.

Angina tidak stabil merupakan tanda peringatan bahwa seseorang berisiko tinggi mengalami serangan jantung dalam waktu dekat, sehingga memerlukan evaluasi dan perawatan medis segera.

Angina Varian
Angina varian, juga dikenal sebagai angina Prinzmetal, disebabkan oleh kejang pada arteri koroner yang menyebabkan penyempitan sementara. Kondisi ini biasanya terjadi saat sedang beristirahat, terutama pada malam hari atau dini hari, bukan saat beraktivitas.

Nyeri yang dirasakan bisa sangat intens namun umumnya bersifat siklik dan dapat mereda dengan sendirinya. Meskipun lebih jarang terjadi, angina varian tetap memerlukan pengobatan karena dapat meningkatkan risiko komplikasi jantung serius.

Angina Mikrovaskular
Angina mikrovaskular terjadi akibat gangguan pada pembuluh darah kecil di jantung, bukan pada arteri koroner besar. Jenis ini sering kali lebih sulit didiagnosis karena pemeriksaan standar mungkin tidak menunjukkan penyumbatan yang signifikan.

Nyeri dada yang dirasakan biasanya lebih sering terjadi, berlangsung lebih lama, dan dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Wanita lebih berisiko mengalami angina mikrovaskular dibandingkan pria, dan kondisi ini memerlukan pendekatan pengobatan yang berbeda dari jenis angina lainnya.

Angin duduk bukanlah kondisi yang dapat diabaikan begitu saja karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Jika tidak ditangani dengan tepat, angina pektoris dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih berbahaya hingga mengancam nyawa.

Nyeri dada yang berulang menandakan bahwa jantung sedang mengalami kekurangan oksigen secara konsisten. Semakin sering angin duduk terjadi, maka semakin besar risiko kerusakan permanen pada otot jantung yang dapat mempengaruhi fungsinya secara keseluruhan.

Adapun bahaya terbesar angin duduk yaitu risiko terjadinya serangan jantung atau infark miokard akut. Ketika aliran darah ke jantung terhambat secara total, otot jantung akan mulai mati karena kekurangan oksigen. Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan segera dalam hitungan menit untuk menyelamatkan nyawa.

Selain itu, angin duduk yang tidak terkontrol dapat menyebabkan aritmia atau gangguan irama jantung, gagal jantung, hingga kematian mendadak. Oleh karena itu, setiap episode nyeri dada harus ditanggapi dengan serius dan segera dikonsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Pertolongan Pertama

Menurut Ciputra Hospital, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan ketika seseorang mengalami serangan angin duduk. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

1. Pastikan Posisi Duduk yang Benar

Saat seseorang mengalami serangan angin duduk, langkah pertama adalah membantu mereka mengambil posisi yang nyaman dan tepat. Posisikan penderita dalam keadaan duduk di lantai dengan lutut ditekuk serta kepala dan bahu ditopang dengan baik untuk mengurangi beban kerja jantung.

Anda bisa meletakkan bantal di bagian punggung atau di bawah lutut penderita untuk memberikan kenyamanan tambahan dan membantu mereka rileks. Jika nyeri dada tidak kunjung hilang setelah beberapa menit dalam posisi ini, segera hubungi layanan medis darurat karena kondisi ini mungkin memerlukan penanganan medis profesional secepatnya.

2. Berikan Obat Angina Sesuai Anjuran

Jika penderita memiliki obat angina yang telah diresepkan dokter sebelumnya, bantu mereka untuk mengonsumsinya sesuai dosis yang dianjurkan. Penderita dapat minum dosis kedua jika rasa sakit tidak mereda setelah 5 menit mengonsumsi dosis pertama, sambil memastikan mereka berada di tempat yang tenang dan jauh dari keramaian.

Obat nitrat bekerja dengan cara melemaskan dan memperlebar pembuluh darah sehingga lebih banyak darah mengalir ke jantung, sementara aspirin membantu mengurangi pembekuan darah agar aliran darah lebih lancar melalui arteri yang menyempit.

Obat pencegah pembekuan darah seperti clopidogrel, prasugrel, atau ticagrelor juga dapat diberikan untuk mencegah penggumpalan darah, namun semua obat ini harus dikonsumsi berdasarkan resep dokter dan setelah berkonsultasi dengan profesional medis.

3. Bantu Mengatur Pernapasan

Teknik pernapasan yang tepat dapat membantu penderita angin duduk untuk menenangkan tubuh dan mengurangi intensitas nyeri yang dirasakan. Ajarkan penderita untuk menarik napas secara perlahan sambil menghitung satu, dua, kemudian menghembuskannya dalam hitungan satu, dua, tiga, empat secara perlahan dan teratur.

Ulangi teknik pernapasan ini sebanyak 2 kali atau lebih, sambil memastikan tubuh dalam keadaan rileks dan pernapasan tetap stabil tanpa tergesa-gesa. Jika tubuh masih terasa sesak setelah beberapa kali pengulangan, lanjutkan langkah ini sampai gejala mereda dengan sendirinya atau hingga bantuan medis tiba.

4. Anjurkan untuk Istirahat Sejenak

Istirahat total sangat penting bagi penderita angin duduk untuk mengurangi beban kerja jantung dan memberi waktu bagi tubuh untuk pulih. Hentikan semua aktivitas fisik yang sedang dilakukan dan biarkan penderita beristirahat dalam posisi yang nyaman dan tenang.

Hindari situasi yang dapat memicu stres atau kecemasan karena emosi negatif dapat memperburuk kondisi jantung. Pastikan area sekitar penderita cukup sejuk dan memiliki sirkulasi udara yang baik agar mereka dapat bernapas dengan lebih nyaman.

5. Pertimbangkan Bawang Putih sebagai Pendukung

Bawang putih dikenal memiliki manfaat untuk kesehatan jantung dan dapat membantu meredakan nyeri dada secara alami sebagai pendukung penanganan medis. Meskipun belum ada penelitian spesifik yang mengkaji penggunaan bawang putih untuk angin duduk, kandungan di dalamnya dipercaya dapat membantu melancarkan aliran darah.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, penderita dapat mengonsumsi bawang putih cincang yang dicampur dengan susu hangat atau mengunyah bawang putih mentah secara langsung agar kandungannya lebih cepat diserap tubuh. Namun perlu diingat bahwa bawang putih hanya sebagai pendukung dan bukan pengganti pengobatan medis utama, sehingga konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk penanganan yang komprehensif.

Angin duduk atau angina pektoris merupakan kondisi serius yang memerlukan perhatian dan penanganan medis yang tepat. Pengetahuan tentang gejala, jenis, penyebab, dan cara pertolongan pertama dapat menyelamatkan nyawa seseorang yang mengalami serangan angin duduk.

Meskipun ada langkah-langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan di rumah, penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan pemeriksaan medis yang komprehensif. Pencegahan melalui gaya hidup sehat, olahraga teratur, pola makan seimbang, dan pengelolaan stres juga menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko angin duduk di masa mendatang. (*)

Artikel Ini Penjelasan Istilah Angin Duduk dalam Medis, Pahami Langkah Pertolongan Pertama yang Tepat pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pegawai Pajak Meninggal di Homestay Komplek Nagoya Hill

0
Warga mengevakuasi korban. f.azis

batampos– Warga kawasan Komplek Ruko Nagoya Hill, Blok A No. 9, Batam, mendadak geger menyusul penemuan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa di salah satu kamar Home Stay, Kamis (9/10).

Korban, RH, 55, diketahui merupakan seorang pegawai perpajakan di Batam yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pengawasan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pria tersebut telah tinggal di homestay tersebut selama sekitar dua tahun terakhir.

Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Noval membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

“Di kamar korban ditemukan sejumlah obat-obatan. Berdasarkan keterangan istrinya, korban sebelumnya pernah menjalani operasi mata akibat komplikasi dari penyakit diabetes yang dideritanya,” ujar Iptu Noval.

BACA JUGA: Homestay di Pulau Ngenang Segera Terealisasi 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima kematian korban dan menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi.

“Pihak keluarga akan membuat surat resmi penolakan autopsi dan rencananya jenazah korban akan dibawa ke kampung halamannya di Bekasi, Jawa Barat,” tambahnya.

Polsek Lubukbaja sendiri telah melakukan sejumlah langkah dalam penanganan kasus ini, antara lain mendatangi dan mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, mengevakuasi jenazah korban, serta mendokumentasikan kejadian untuk dilaporkan kepada pimpinan. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa. (*)

Reporter: Azis

 

Artikel Pegawai Pajak Meninggal di Homestay Komplek Nagoya Hill pertama kali tampil pada Metropolis.

PSG Dikabarkan Bidik Lamine Yamal, Siap Ajukan Tawaran Fantastis

0
Lamine Yamal tak pernah berhenti catatkan rekor di sepak bola internasional. (Instagram @lamineyamal)

batampos – Paris Saint-Germain dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar di bursa transfer dengan membidik wonderkid Barcelona, Lamine Yamal. Klub raksasa asal Prancis itu disebut ingin memperkuat lini depan mereka jelang musim baru, setelah sukses menjuarai Liga Champions 2025.

Menurut laporan Defensa Central, PSG siap mengajukan tawaran yang benar-benar fantastis yaitu €230 juta untuk mendatangkan pemain berusia 18 tahun tersebut ke Parc des Princes.

Nilai itu akan menjadikan Yamal sebagai pemain termahal sepanjang sejarah sepak bola, sekaligus melampaui rekor transfer Neymar pada tahun 2017 silam.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2017, PSG menebus Neymar dari Barcelona dengan mahar €222 juta, sebuah angka yang mengubah wajah sepak bola modern dan memicu lonjakan harga pemain di seluruh dunia.

Jika rumor ini benar, langkah PSG terhadap Yamal bisa menjadi sekuel dari transfer legendaris itu. Media Spanyol menilai, minat PSG terhadap Yamal bukan tanpa alasan.

Sang wonderkid tampil luar biasa musim lalu bersama Barcelona, menjadi pemain penting meski usianya masih sangat muda. Ia dikenal memiliki kecepatan, kreativitas, dan insting gol yang tajam.

Klub yang kini ditangani Luis Enrique itu diyakini ingin membangun proyek jangka panjang dengan Yamal sebagai salah satu pilar masa depan.

Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi baik dari pihak Barcelona, PSG, maupun Lamine Yamal sendiri. Semua masih sebatas rumor di kalangan media Spanyol dan Prancis.

Jika benar terjadi, transfer ini tak hanya akan mengguncang pasar pemain dunia, tetapi juga menegaskan bahwa PSG masih menjadi kekuatan finansial yang tak tertandingi di sepak bola modern.

Bagi Barcelona, rumor ini menjadi sinyal betapa berharganya aset muda yang mereka miliki dan mungkin, awal dari drama transfer besar berikutnya. (*)

 

Sumber: dailysports.net, onefootball.com, defensacentral.com

Artikel PSG Dikabarkan Bidik Lamine Yamal, Siap Ajukan Tawaran Fantastis pertama kali tampil pada Olahraga.

Kisah Haru Fajar, Bocah Pengidap Hidrosefalus yang Menyentuh Hati Kapolres Anambas

0
Hidrosefalus Anambas
Fajar, bocah penderita Hidrosefalus duduk di pangkuan Kapolres Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka. F. ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Sore yang mendung di Desa Tarempa Timur, Kepulauan Anambas, menjadi saksi kisah haru antara seorang bocah sakit dan sosok polisi berhati lembut.

Di sebuah rumah kayu sederhana di ujung kampung, Fajar, bocah berusia sepuluh tahun dengan kepala membesar akibat hidrosefalus, menjalani hari-harinya dalam kesunyian. Tubuhnya kurus, matanya sayu, tapi ketabahan terpancar jelas dari wajah kecilnya.

Setiap hari, Fajar menunggu ibunya, Sari’ah, yang pulang dari bekerja membantu tetangga menjemur ikan. Hidup mereka serba pas-pasan, tanpa fasilitas, tanpa kemewahan—namun kasih sayang membuat mereka bertahan.

Kamis (9/10), rumah sederhana itu kedatangan tamu tak biasa. Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung, datang bersama sejumlah anggota dan tenaga medis.

“Assalamu’alaikum, kami dari Polres, Bu. Kami datang ingin melihat Fajar,” sapa Kapolres dengan senyum hangat.

Sari’ah tak kuasa menahan haru. “Terima kasih, Pak… Fajar di dalam,” katanya lirih.

Ketika Kapolres masuk, suasana berubah. Fajar yang biasanya takut dengan orang asing justru mendekat, lalu duduk di pangkuan sang perwira. Tangis pecah. Kapolres memeluk bocah itu sambil berbisik, “Anak ini kuat sekali.”

Sari’ah meneteskan air mata. “Dia jarang mau dekat sama orang, Pak. Entah kenapa dia mau sama Bapak,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan singkat tenaga medis, diketahui cairan di kepala Fajar sudah lama menumpuk. “Kemungkinan sudah menekan bagian otak kecil,” ujar salah satu petugas medis.

Selama ini, Sari’ah hanya bisa memberikan minuman panas dalam setiap kali anaknya demam. “Tidak ada uang, Pak. Saya cuma bisa berdoa dan merawat seadanya,” ucapnya.

Mendengar itu, Kapolres menggenggam tangan sang ibu. “Ibu tenang saja. Kami akan bantu. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita berusaha bersama,” katanya penuh empati.

Kapolres pun menyerahkan bantuan sembako dan sejumlah uang tunai untuk kebutuhan sehari-hari. Ia juga memastikan akan membantu proses pengobatan Fajar.

“Fajar anak yang kuat, ya? Harus semangat. Nanti Bapak bantu supaya bisa berobat,” ujarnya sambil mengusap kepala bocah itu.

Fajar hanya mengangguk pelan dan memeluk erat seragam cokelat itu. Beberapa anggota polisi tampak menunduk, menahan air mata.

Sore itu, di tengah rumah kayu sederhana, kehangatan manusia terasa nyata. Kapolres berpamitan sambil berkata, “Anak ini cahaya, Bu. Jangan padamkan harapan hanya karena gelapnya keadaan.”

Langit Anambas berubah jingga keemasan saat Sari’ah menatap anaknya. Ia tersenyum dan berbisik, “Nak, mulai hari ini kamu tidak sendiri lagi. Akan ada jalan untuk sembuh.”

Cahaya sore menembus dinding kayu, jatuh tepat di wajah Fajar yang tersenyum kecil—sebuah senyum yang lahir dari cinta, harapan, dan kepedulian. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Kisah Haru Fajar, Bocah Pengidap Hidrosefalus yang Menyentuh Hati Kapolres Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Agenda DPRD Kota Batam Disesuaikan dengan Dinamika Pemerintahan

0

batampos-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat paripurna, Senin (29/9) lalu. Rapat paripurna ini beragendakan laporan Badan Musyawarah (Banmus) terhadap pembahasan rencana kerja DPRD Kota Batam tahun anggaran 2026.

Rapat paripurna ini berjalan lancar dan penuh khidmat. Paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin didampingi Wakil Ketua DPRD Batam Aweng Kurniawan dan Budi Mardiyanto.Sementara hadir dari Pemko Batam, Plt Sekretaris Daerah, Firmansyah.

Budi Mardiyanto yang membacakan laporan Banmus tersebut menyatakan bahwa DPRD Kota Batam sudah menetapkan pembentukan panitia khusus sesuai kebutuhan, serta memastikan bahwa agenda DPRD sejalan dengan dinamika pemerintahan daerah.

Untuk itu, melalui pembahasan yang mendalam, Banmus telah merumuskan rencana kerja DPRD Kota Batam tahun 2026, dengan pokok-pokok sebagai berikut:

1. Agenda Rapat dan Jadwal Kerja DPRD

a. Penetapan jadwal rapat paripurna DPRD sepanjang tahun 2026 dengan memperhatikan agenda strategis pembangunan daerah.
b. Penjadwalan rapat komisi dan rapat gabungan komisi sesuai dengan kebutuhan pembahasan kebijakan.
c. Penetapan masa reses DPRD sebanyak tiga kali dalam setahun untuk menyerap aspirasi masyarakat.

BACA JUGA: DPRD Batam Susun Regulasi Kependudukan, Fokus Lindungi Hak dan Peluang Warga Lokal

d. Penetapan agenda pembentukan panitia khusus (pansus) sesuai isu strategis yang membutuhkan pendalaman khusus.
e. Penyesuaian agenda DPRD dengan dinamika pemerintahan, termasuk jika terdapat perubahan kebijakan nasional atau daerah yang memerlukan pembahasan segera.

2. Fungsi Legislasi

Banmus menetapkan agenda pembahasan legislasi sebagai berikut:
a. Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026–2027, dengan memperhatikan kebutuhan hukum daerah dan aspirasi masyarakat.
b. Penetapan prioritas ranperda bidang tata ruang, perizinan, pengelolaan kelautan, pelayanan publik berbasis digital, serta peraturan yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
c. Penjadwalan public hearing untuk memberikan ruang partisipasi masyarakat dalam pembentukan Perda.
d. Penetapan agenda sosialisasi perda yang sudah disahkan agar diketahui dan dipahami oleh masyarakat luas.

3. Fungsi Anggaran
Dalam pelaksanaan fungsi anggaran, Banmus menetapkan:
a. Tahapan pembahasan KUA-PPAS, RAPBD, perubahan APBD, dan pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2026.
b. Agenda evaluasi realisasi APBD setiap triwulan untuk memastikan efektivitas belanja daerah.
c. Penjadwalan rapat koordinasi DPRD dengan pemerintah kota terkait hasil audit BPK.
d. Penetapan agenda penyampaian laporan keuangan dan mekanisme pembahasan anggaran secara transparan dan akuntabel.

4. fungsi pengawasan
Untuk memperkuat fungsi pengawasan, Banmus menetapkan:
a. agenda reses DPRD sebagai wadah penyampaian aspirasi masyarakat di setiap daerah pemilihan.
b. penjadwalan rapat dengar pendapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (0PD) terkait program prioritas.
c. Agenda sidak lapangan guna memastikan program pembangunan berjalan sesuai perencanaan.
d. pengaturan mekanisme penggunaan hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat apabila diperlukan sebagai bentuk kontrol DPRD terhadap pemerintah kota.

5. Isu Strategis Tahun 2026

Banmus juga mengidentifikasi sejumlah isu strategis yang akan menjadi fokus agenda DPRD pada tahun 2026, yaitu:
a. Sinkronisasi perencanaan pembangunan antara DPRD dan pemerintah Kota Batam.
b. Menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6–7 persen, dengan dukungan iklim investasi yang sehat.
c. Pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi batam.
d. Optimalisasi PAD melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan digitalisasi sistem perpajakan.
e. Peningkatan kapasitas aparatur dan anggota DPRD melalui pelatihan, bimbingan teknis, workshop, dan kerjasama antar daerah.

6. Program Alat Kelengkapan DPRD

Banmus telah menetapkan agenda kerja bagi setiap alat kelengkapan dprd, yaitu:
a. Pimpinan DPRD: memimpin rapat paripurna, mengoordinasikan agenda strategis, serta menjalin komunikasi dengan pemko, forkopimda, dan stakeholder lainnya.
b. Badan Musyawarah: mengatur seluruh jadwal kegiatan dprd, menetapkan masa reses, serta menyusun rekomendasi pembentukan pansus.
c. Badan Anggaran: membahas kua-ppas, apbd, perubahan apbd, dan pertanggungjawaban apbd.
d. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda): menyusun Propemperda, melakukan harmonisasi regulasi, serta menyebarluaskan produk hukum daerah.
e. Badan kehormatan: menjaga disiplin, etika, dan martabat anggota dprd melalui penegakan kode etik.
f. Komisi-komisi I–IV: melaksanakan rapat kerja, sidak, dan rapat dengar pendapat sesuai bidang tugas masing-masing, yaitu: hukum dan pemerintahan, ekonomi dan keuangan, pembangunan dan lingkungan, serta kesejahteraan rakyat.

7. Peningkatan Kapasitas DPRD

Untuk mendukung pelaksanaan fungsi-fungsi DPRD, Banmus menetapkan agenda peningkatan kapasitas berupa:
a. Bimbingan teknis untuk seluruh anggota DPRD.
b. Workshop dan seminar terkait isu-isu strategis pembangunan.
c. Kunjungan kerja guna menimba pengalaman dan praktik terbaik dari daerah lain.
d. Orientasi anggota DPRD untuk meningkatkan pemahaman terhadap peran dan tanggung jawabnya.

Dalam laporannya, Banmus DPRD Kota Batam menyampaikan bahwa rencana kerja DPRD Kota Batam tahun 2026 telah disusun secara komprehensif, realistis, dan dapat dilaksanakan. rencana kerja ini akan menjadi pedoman bagi seluruh anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan sepanjang tahun 2026.(*)

Reporter: Alfian Lumban Gaol

 

Artikel Agenda DPRD Kota Batam Disesuaikan dengan Dinamika Pemerintahan pertama kali tampil pada Metropolis.

Endipat dan Iman Sambangi Pulau Raja-Raja Penyengat, Penyengat Harus Diperlakukan Khusus

0
Ketua DPD Gerindra Kepri, Iman Sutiawan sambutan dalam agenda reses Legislator DPR RI, M. Endipat Wijaya Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kamis (9/10). F. Jailani/Batampos.

batampos-Politisi Partai Gerindra yang duduk di DPR RI, M. Endipat Wijaya bersama Ketua DPD Gerindra Kepri, Iman Sutiawan menyambangi pulau raja-raja Penyengat, Kamis (9/10).

Kedatangan Endipat ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang tersebut dalam agenda reses DPR RI. Menurutnya, Pulau Penyengat adalah sarat sejarah.

“Pulau ini, meskipun kecil tetapi telah memberikan banyak pendidikan yang berharga. Karena disini menyimpan banyak sejarah,” ujarnya

Pria yang duduk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra ini mengatakan, kedatangannya bersama pengurus DPD Gerindra Kepri dan Kabupaten/Kota di Penyengat adalah untuk menjemput aspirasi masyarakat disini.

“Daerah ini begitu istimewa, sudah seharusnya mendapatkan perlakukan yang khusus. Maka dari itu, kita harus menaruh sesuatu yang khusus disini,” tegasnya.

BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan 1 Hektare Lahan di Dompak, Nyaris Merembet ke Permukiman

Senada dengan Endipat, Iman Sutiawan yang merupakan Ketua DPRD Kepri tersebut mengatakan, Pulau Penyengat memberikan motivasi tersendiri baginya.

Legislator DPR RI, M. Endipat Wijaya didampingi Ketua DPD Gerindra Kepri, Iman Sutiawan menyerahkan paket sembako ke masyarakat Penyengat, Tanjungpinang dalam agenda reses di Kepri, Kamis (9/10). F. Jailani/Batampos.

“Perjuangan dan sejarah yang ada disini, juga menjadi rujukan bagi saya dalam memimpin DPRD Provinsi Kepri,” ujar Iman Sutiawan.

Maka dari itu, pihaknya akan berupaya untuk memberikan sesuatu yang khusus untuk masyarakat di Pulau Penyengat ini. Sehingga apa yang disampaikan oleh masyarakat, dan untuk kepentingan bersama menjadi atensi bagi pihaknya.

“Ini bukan pertama kalinya kami ke Penyengat, tetapi sudah beberapa kali. Untuk daerah ini, kami berupaya memberikan yang terbaik sesuai dengan harapan masyarakat,” tegas Iman.

Kedatangan Endipat dan Iman Sutiawan turut disambut tokoh masyarakat Pulau Penyengat. Satu diantaranya adalah Raja Al Hafiz yang merupakan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri. Sementara dari rombongan Iman, juga turut didampingi Aliyus, Legislator DPRD Kota Tanjungpinang.(*)

Reporter: Jailani

Artikel Endipat dan Iman Sambangi Pulau-Raja Penyengat, Penyengat Harus Diperlakukan Khusus pertama kali tampil pada Kepri.