Sejumlah pasien menunggu giliran berobat di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang, Rabu (15/4), di tengah rencana penambahan 24 alat medis dari Kemenkes untuk meningkatkan pelayanan. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengirimkan 24 unit alat kesehatan (alkes) untuk mendukung peningkatan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Bantuan tersebut difokuskan untuk menunjang penanganan penyakit prioritas seperti kanker, jantung, stroke, hingga uronefrologi.
Wakil Direktur RSUD RAT Tanjungpinang, Mardiansyah, mengatakan sebelumnya pihak rumah sakit mengajukan 26 jenis alat medis. Namun, yang disetujui Kemenkes sebanyak 24 unit.
“Dari 26 alat yang diajukan, 24 yang disetujui. Sisanya masih akan kami ajukan kembali,” ujarnya, Rabu (15/4).
Adapun dua alat yang belum disetujui yakni AJC Steam Sterilizers Amaro 5000 Vertical Sliding dan AMSCO 400-20 sterilizers yang berfungsi untuk sterilisasi alat medis dari bakteri.
Meski demikian, pihak RSUD RAT berencana tetap mengusulkan kembali dua alat tersebut guna melengkapi fasilitas pelayanan medis di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepri tersebut.
Sementara itu, Direktur RSUD RAT, Bambang Utoyo, mengungkapkan Pemprov Kepri juga berencana membangun gedung poliklinik terpadu setinggi enam lantai.
Pembangunan tersebut dinilai penting mengingat tingginya jumlah kunjungan pasien yang mencapai sekitar 700 orang per hari, sementara kapasitas ruang tunggu saat ini hanya mampu menampung sekitar 350 orang.
“Semoga pembangunan poliklinik terpadu enam lantai bisa terealisasi tahun ini agar pelayanan semakin optimal,” katanya.
Dengan tambahan alat kesehatan dan rencana pembangunan fasilitas baru, RSUD RAT diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di Kepulauan Riau. (*)
Penyanyi Laufey merilis video musik “Madwoman” dengan konsep retro era 1960–1970 yang menampilkan visual artistik serta deretan bintang lintas industri. Sumber: x.com/hrivalryfra.
batampos – Penyanyi jazz-pop Laufey resmi merilis video musik terbaru berjudul Madwoman pada Selasa (14/4) melalui kanal YouTube resminya.
Video musik ini menjadi bagian dari edisi deluxe album A Matter of Time: The Final Hour yang telah dirilis pada 10 April 2026.
Sejak dirilis, MV Madwoman langsung mencuri perhatian karena menghadirkan sejumlah figur populer lintas industri, mulai dari aktor hingga atlet. Beberapa di antaranya seperti Hudson Williams, Alysa Liu, Lola Tung, hingga Megan Skiendiel.
Video musik ini disutradarai oleh Warren Fu dengan mengusung konsep visual bergaya era 1960–1970. Estetika retro yang dihadirkan terinspirasi dari Mad Men serta film In the Mood for Love.
Nuansa pesta glamor dengan sentuhan vintage diperkuat melalui kostum klasik dan sinematografi artistik, menjadikan video ini tidak hanya sebagai karya musik, tetapi juga pengalaman visual yang kuat.
Dalam MV tersebut, Laufey memerankan sosok “madwoman” yang terjebak dalam hubungan kompleks dengan karakter pria yang diperankan Hudson Williams. Alur cerita menampilkan dinamika relasi penuh tanda bahaya hingga berujung pada twist dramatis.
Karakter lain yang diperankan Alysa Liu, Lola Tung, dan Megan Skiendiel turut memperkuat narasi emosional sebagai lingkaran sosial di sekitar tokoh utama.
Selain itu, Laufey juga menghadirkan keberagaman talenta dengan latar belakang multikultural, khususnya perpaduan Asia dan Barat, sebagai bentuk representasi yang jarang terlihat di industri musik global.
Album deluxe ini sendiri menghadirkan lima lagu, yakni Madwoman, How I Get, I Wait, I Wait, I Wait, serta I’ll Forget About You (In Time).
Rilisnya video musik Madwoman semakin menegaskan kekuatan Laufey tidak hanya dalam bermusik, tetapi juga dalam menyampaikan cerita melalui visual yang artistik dan emosional.(*)
Pelajar Sekolah Rakyat Nusantara Tanjungpinang mengikuti penyuluhan bahaya narkoba yang digelar Satbinmas Polresta Tanjungpinang, Rabu (15/4). F. Polresta Tanjungpinang untuk Batam Pos.
batampos – Puluhan pelajar dari tingkat SD hingga SMA di Sekolah Rakyat Nusantara, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mendapatkan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, Rabu (15/4).
Kegiatan ini digelar oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Tanjungpinang sebagai upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.
Kasat Binmas Polresta Tanjungpinang, AKP Mayson Safri, mengatakan materi yang disampaikan mencakup pengertian narkotika, psikotropika, serta zat adiktif lainnya, termasuk dampak negatif yang ditimbulkan bagi penggunanya.
“Kami memberikan pemahaman terkait bahaya narkoba serta konsekuensi yang dapat merusak masa depan generasi muda,” ujarnya.
Selain itu, para siswa juga diberikan edukasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Tanjungpinang serta pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan yang aman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, pelajar juga diimbau untuk tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan gangguan keamanan di lingkungan sekitar, termasuk melalui layanan Call Center 110.
“Jika membutuhkan bantuan atau kehadiran polisi dalam situasi darurat, para siswa bisa menghubungi Call Center 110,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran hukum para pelajar semakin meningkat, sehingga mampu mencegah keterlibatan dalam tindak kejahatan serta menumbuhkan sikap disiplin dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. (*)
Pembukaan Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas/Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Wyndham Panbil, Batam. F. M. Sya’ban/Batam Pos.
batampos – Hampir seribu notaris dari seluruh Indonesia berkumpul di Wyndham Panbil, Batam, dalam agenda Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas/Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI), 15–16 April 2026. Forum ini membahas transformasi digital, perubahan regulasi, hingga persiapan Kongres INI yang dijadwalkan akhir tahun.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi profesi notaris untuk menyatukan arah dan memperkuat kesiapan menghadapi perubahan sistem hukum yang semakin dinamis. Selain itu, juga penyegaran pengetahuan.
Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, menegaskan peran strategis notaris dalam sistem pelayanan hukum nasional. Ia menyebut notaris menjadi satu-satunya profesi yang memiliki akses terhadap sistem badan hukum di kementerian.
“Notaris memiliki posisi sangat penting dalam proses pendirian dan perubahan badan usaha. Karena itu, sinergi dengan pemerintah harus terus diperkuat,” ujarnya, Rabu (15/4).
Supratman juga mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan transformasi layanan hukum berbasis digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mempercepat proses verifikasi dokumen.
“Ke depan, proses pelayanan bisa berlangsung dalam hitungan menit, selama data yang dimasukkan sesuai dengan sistem yang disiapkan,” katanya.
Selain membahas transformasi digital, forum tersebut juga mengangkat sejumlah agenda strategis, seperti perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), mekanisme pelaksanaan kongres, hingga koordinasi Dewan Kehormatan.
Ketua Umum INI, Dr. H. Irfan Ardiansyah, mengatakan forum Pra Kongres ini menjadi langkah awal untuk memastikan pelaksanaan kongres berjalan matang dan menghasilkan keputusan strategis bagi profesi notaris.
“Ini momentum untuk menyatukan arah organisasi dan memastikan seluruh notaris memahami perkembangan regulasi yang terus berubah,” ujarnya.
Ia menegaskan, INI siap mendukung program pemerintah, khususnya dalam transformasi digital pelayanan hukum.
“Transformasi digital tidak bisa dihindari. Notaris harus siap beradaptasi agar tetap relevan dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menilai keberadaan notaris sangat penting, terutama di daerah investasi seperti Batam.
“Notaris adalah mitra strategis pemerintah. Perannya besar dalam memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ansar, kehadiran notaris turut mendukung iklim investasi melalui penerbitan akta pendirian perusahaan, perjanjian, hingga dokumen hukum lainnya.
Selain agenda utama, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan materi, seperti implementasi OSS berbasis risiko, mitigasi risiko hukum pasca KUHP dan KUHAP terbaru, hingga hukum perbankan syariah.
Forum ini menjadi penegasan bahwa profesi notaris tidak hanya berperan dalam administrasi hukum, tetapi juga sebagai penjaga kepercayaan publik dan kepastian hukum di tengah era digital yang terus berkembang. (*)
batampos- Rencana pembangunan Jembatan Batam–Bintan hingga kini masih berjalan pelan. Di tengah harapan besar masyarakat agar dua pulau industri dan pariwisata itu segera terhubung, Pemerintah Provinsi Kepri mengakui masih ada pekerjaan rumah besar yang belum tuntas, mulai dari kebutuhan anggaran hingga finalisasi desain.
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengatakan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum terus dilakukan. Namun sampai saat ini proyek tersebut belum benar-benar berjalan.
“Masih kita terus komunikasinkan ke pemerintah pusat,” kata dia kepada Batam Pos, Rabu (15/4) siang di Wyndham Panbil.
Ansar mengakui saat ini ada dua skema yang tengah dipertimbangkan. Salah satunya dengan melibatkan investor melalui pola kerja sama jangka panjang. Pemerintah, kata dia, siap memberi kompensasi waktu konsesi yang cukup panjang bagi pihak swasta yang tertarik membangun proyek tersebut.
“Bisa 40 tahun atau 50 tahun kemarin kita bahas lah. Kemudian sudah ada beberapa yang kita bawa kesana. Kan nanti itu tetap di lelang dan kita masih melihat situasi kondisi program hari ini banyak yang di fokuskan untuk program-progam langsung ke masyrakat,” kata gubernur dua periode itu.
Menurutnya, agar proyek ini lebih menarik bagi investor, pemerintah juga membuka peluang tambahan fasilitas pendukung yang bisa menjadi sumber pendapatan di masa depan. Tidak hanya jembatan, tetapi juga koneksi utilitas lain seperti pipa air dan jaringan listrik bawah laut.
“Kemungkinan nanti bisa transmisi air dari Bintan ke Batam,” katanya.
Meski demikian, progres pembangunan fisik di lapangan disebut masih jauh dari kata selesai. Ansar mengungkapkan masih ada sekitar 40 titik yang harus diselesaikan dalam tahapan desain.
“Oh belum kita kan sekarang. Kemarin so intensnya sebagian sudah. Rupanya masih ada 40 titik lagi. Masih butuh sekitar 400 miliar untuk finalisasi desainnya,” kata dia.
Angka tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah kondisi keuangan negara yang sedang difokuskan pada berbagai program prioritas langsung ke masyarakat. Karena itu, opsi pembiayaan dari investor dinilai semakin realistis.
Ansar mengatakan pemerintah memberi ruang kepada investor untuk ikut menyusun desain proyek. Menurutnya, jika investor terlibat sejak tahap desain, biaya konstruksi bisa menjadi lebih murah dan efisien.
“Mereka ingin mendisain sendiri. Kita sama pak dirjen kemarin kasih kesempatan silakan. Nah kita buka terus walaupun akhirnya nanti dilelang. Kalo mereka mendisain tentu ada privilege buat mereka. Kita usahakan maksimalkan teruslah,” katanya.
Awalnya, kata Ansar, proyek tersebut dirancang dengan kombinasi pembiayaan pemerintah dan swasta. Salah satu ruas yang sempat diprioritaskan adalah dari Batam menuju Tanjung Sauh. Namun situasi fiskal nasional membuat pemerintah harus berhitung lebih hati-hati.
“Tapi melihat situasi kondisi keuangan negara juga. Banyak program-program yang sedang di kerjakan,” katanya.
Di sisi lain, Ansar menilai proyek Jembatan Batam–Bintan tetap memiliki prospek besar meski lalu lintas harian kendaraan masih terbatas.
Ia melihat ada sejumlah pelaku usaha besar yang berpotensi ikut mendorong percepatan proyek karena memiliki kepentingan terhadap pengembangan kawasan. Beberapa nama yang disebut antara lain Salim Group, KEK Galang Batang, dan Panbil Group.
“Mungkin suatu saat kita kumpul bersama, kita dorong,” katanya.(*)
Sejumlah gim Disney dilaporkan hilang dari platform Steam, memicu kekhawatiran gamer terkait akses dan keberlanjutan gim digital. Sumber foto: x.com/LaLeagane.
batampos – Kabar kurang menyenangkan datang bagi para gamer. Sejumlah gim milik Disney dilaporkan kembali menghilang dari platform distribusi digital Steam tanpa pemberitahuan resmi.
Langkah ini mengejutkan komunitas gamer global karena dilakukan secara tiba-tiba tanpa penjelasan dari pihak Disney maupun Steam.
Berdasarkan laporan yang beredar, sekitar 15 gim tambahan telah dihapus dari Steam, melanjutkan gelombang penghapusan sebelumnya pada awal tahun. Sepanjang 2026, total gim Disney yang telah di-delist mencapai sekitar 29 judul.
Sebagian besar gim yang ditarik merupakan judul lawas yang diadaptasi dari film dan franchise populer. Di antaranya termasuk seri Star Wars seperti Star Wars: Dark Forces dan Star Wars: Rebellion, serta gim klasik Outlaws (1997).
Selain itu, sejumlah gim berbasis film Disney juga ikut terdampak. Berikut lima di antaranya: Disney Bolt, Disney Tangled, Disney G-Force, Disney Universe dan Pirates of the Caribbean: At World’s End.
Mayoritas gim tersebut memiliki nilai nostalgia tinggi bagi para pemain, terutama penggemar lama yang pernah memainkannya di era sebelumnya.
Hingga saat ini, Disney belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penghapusan massal tersebut. Namun, sejumlah spekulasi menyebutkan kemungkinan terkait masalah lisensi, rencana remaster, atau restrukturisasi katalog gim.
Fenomena penghapusan gim dari platform digital sebenarnya bukan hal baru. Banyak gim yang ditarik karena masa hak distribusinya telah berakhir.
Meski demikian, pengguna yang sudah membeli gim tersebut sebelumnya masih dapat mengakses dan memainkannya. Namun, gim tidak lagi tersedia bagi pengguna baru yang ingin membeli.
Penghapusan puluhan gim Disney dari Steam ini menambah kekhawatiran terkait keberlanjutan akses gim digital, terutama untuk judul-judul lama yang rentan hilang dari peredaran.(*)
Wakil Rektor ITEBA Dr. Eng. Ansarullah Lawi bersama Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau–Kepri Dr. H. Nopriadi membuka kegiatan Pilmapres 2026 di Auditorium ITEBA, Batam, Rabu (15/4). F. Rengga/ Batam Pos
batampos – Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2026 tingkat LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau menjadi ruang bertemunya gagasan, kolaborasi, dan masa depan generasi muda. Digelar di Auditorium Institut Teknologi Batam (ITEBA), Rabu (15/4) hingga Jumat (17/4), kegiatan ini mempertemukan 35 mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di wilayah tersebut.
Para peserta bukan hanya datang untuk bersaing, tetapi juga membawa ide, inovasi, serta semangat perubahan yang diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Rektor ITEBA Prof. Dr.Ing. Ir. H. Hairul Abral yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni ITEBA, Dr. Eng. Ansarullah Lawi, menegaskan bahwa Pilmapres bukan sekadar perlombaan mencari juara, melainkan momentum strategis membangun jejaring antar mahasiswa unggulan.
“Di sini berkumpul mahasiswa terbaik dari berbagai kampus. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kalian membangun koneksi, bertukar ide, dan membuka peluang kolaborasi ke depan,” ujarnya saat membuka kegiatan, Rabu (15/4).
Menurutnya, para finalis yang hadir bahkan sudah menjadi pemenang sejak dipercaya mewakili kampus masing-masing. Mereka dinilai sebagai representasi generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan berinovasi.
“Pilmapres ini menjadi wadah untuk menunjukkan sinergi antara hard skill dan soft skill. Tidak cukup hanya dengan IPK tinggi, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata melalui kreativitas dan inovasi,” tambahnya.
Ansarullah juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada ITEBA sebagai tuan rumah, melanjutkan estafet penyelenggaraan setelah tahun sebelumnya digelar di Batam Tourism Polytechnic.
“Kami merasa bangga diberi kesempatan ini. Ini bukan sekadar menjadi tuan rumah, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem prestasi di wilayah LLDIKTI XVII,” katanya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri, Dr. H. Nopriadi, melihat Pilmapres 2026 sebagai indikator meningkatnya kualitas dan daya saing mahasiswa di wilayah tersebut.
Ia mengungkapkan, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan, dari 24 orang pada 2025 menjadi 35 orang di tahun 2026, atau naik sekitar 45 persen.
“Peningkatan ini menunjukkan bahwa semangat berkompetisi dan kualitas mahasiswa kita terus berkembang. Ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau,” ujarnya.
Dari total peserta, 24 orang berasal dari program sarjana dan 11 lainnya dari program diploma. Mereka merupakan hasil seleksi ketat di tingkat perguruan tinggi masing-masing.
Nopriadi menambahkan, para peserta terbaik nantinya akan diseleksi kembali untuk mewakili LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau di ajang Pilmapres tingkat nasional.
“Dari ajang ini akan lahir perwakilan terbaik yang akan membawa nama wilayah XVII ke tingkat nasional. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi para peserta untuk menunjukkan performa terbaiknya,” tegasnya.
Namun, lebih dari sekadar kompetisi, Nopriadi menekankan bahwa Pilmapres harus dimaknai sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan.
“Mahasiswa berprestasi bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kemampuan berpikir kritis. Inilah yang ingin kita lihat dan dorong melalui ajang ini,” lanjutnya.
Ia juga menyoroti arah baru pelaksanaan kegiatan yang kini lebih mengedepankan efisiensi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk penggunaan fasilitas kampus sebagai lokasi kegiatan.
“Kita tidak lagi berfokus pada kegiatan di hotel, tetapi memanfaatkan kampus-kampus yang representatif. Ini sekaligus memperkuat sinergi antara LLDIKTI dan perguruan tinggi,” jelasnya.
Hal menarik lainnya dalam Pilmapres 2026 adalah mulai diperkenalkannya kategori mahasiswa disabilitas sebagai bagian dari komitmen pendidikan inklusif. Meski belum ada peserta dari kategori tersebut di wilayah XVII tahun ini, hal itu dinilai sebagai peluang besar ke depan.
“Kami berharap ke depan perguruan tinggi dapat mulai membina dan mendorong partisipasi mahasiswa disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi,” ujarnya.
Selain itu, LLDIKTI Wilayah XVII juga tengah menyiapkan program lanjutan berupa Liga Talenta Mahasiswa, sebagai wadah pembinaan berkelanjutan bagi mahasiswa berprestasi.
Dengan berbagai inovasi dan semangat kolaborasi yang diusung, Pilmapres 2026 tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga panggung lahirnya jejaring baru antar mahasiswa unggul.
“Jadikan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga perjalanan membangun masa depan bersama. Karena dari sinilah kolaborasi besar bisa dimulai,” tutup Nopriadi.
Melalui Pilmapres 2026, harapan pun tumbuh bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi individu berprestasi, tetapi juga agen perubahan yang siap membawa dampak positif bagi masyarakat dan bangsa, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.(*)
batampos – Sebanyak 43 siswa SMK Negeri 1 Batam berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 48 siswa.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam, Deden Suryana, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab penurunan tersebut adalah masih banyak siswa yang tidak memilih jurusan kuliah yang linear dengan bidang keahlian mereka di SMK.
“Kita sayangkan anak-anak tidak memilih lintas linear. Dari teknik tidak memilih teknik, seperti memilih jurusan dari IPS. Ini mempengaruhi tingkat penerimaan di perguruan tinggi,” ujar Deden, Rabu (15/4).
Menurutnya, faktor utama dalam kelulusan SNBP tidak hanya nilai akademik, tetapi juga kesesuaian jurusan yang dipilih dengan latar belakang pendidikan siswa. Ia menjelaskan, siswa dengan latar belakang teknik akan memiliki peluang lebih besar jika melanjutkan ke jurusan yang sejalan.
“Linearitas sangat berpengaruh. Anak teknik seharusnya memilih jurusan teknik agar peluang diterima lebih tinggi,” jelasnya.
Selain itu, tingginya persaingan pada jurusan favorit juga menjadi tantangan tersendiri. Deden menyebut banyak siswa memilih program studi dengan tingkat kompetisi tinggi tanpa mempertimbangkan peluang dan kuota yang tersedia.
Ia juga menyoroti kebijakan di Politeknik Negeri Batam yang memprioritaskan pilihan pertama calon mahasiswa. Namun, menurutnya, masih banyak siswa yang kurang optimal dalam menentukan pilihan tersebut.
“Poltek Batam memprioritaskan pilihan utama, tapi kita lihat pemilihannya masih lemah,” katanya.
Meski demikian, pihak sekolah memastikan telah menjalankan program pembinaan secara sistematis sejak dini. Pemetaan minat siswa, baik yang ingin melanjutkan pendidikan maupun langsung bekerja, sudah dilakukan sejak kelas X.
“Program pembinaan kami sudah sejak awal. Dari kelas 10 kita petakan mana yang mau kuliah dan kerja. Peminat kuliah juga cukup banyak,” ungkapnya.
Deden menyebutkan, dari total 930 siswa kelas XII tahun ini, masih banyak yang akan mencoba jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebagai peluang lanjutan untuk masuk perguruan tinggi negeri.
“Nanti masih ada SNBT. Untuk siswa yang berminat kuliah, kita perkuat ilmu pengetahuannya, bukan hanya praktik,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun tujuan utama SMK adalah menyiapkan lulusan untuk dunia kerja, prestasi akademik tetap menjadi faktor penting dalam membuka peluang ke perguruan tinggi favorit.
“Banyak juga anak SMKN 1 Batam yang berprestasi dan berhasil lolos ke perguruan tinggi. Ini akan terus kita dorong,” tutup Deden.(*)
batampos – Praktik kekerasan yang terjadi di lingkungan Polda Kepulauan Riau kembali menjadi sorotan. Pemerhati kepolisian, Poengky Indarti, menyesalkan masih adanya tindakan kekerasan berlebihan yang dilakukan senior terhadap yunior dengan dalih pembinaan.
Peristiwa tersebut menyebabkan seorang anggota, Bripda Natanael Simanungkalit, menjadi korban penganiayaan hingga tewas. Poengky menegaskan, pola pembinaan dengan kekerasan tidak bisa dibenarkan dalam institusi kepolisian.
“Seharusnya praktik seperti ini sudah tidak ada lagi. Untuk mengajari disiplin, caranya bukan dengan kekerasan berlebihan, melainkan dengan memberi teladan, mengajak bicara, dan menasihati,” ujarnya, Rabu (15/4).
Ia menekankan bahwa pendidikan terhadap anggota, terlebih yang sudah dewasa, harus dilakukan dengan pendekatan yang menghormati martabat manusia, bukan dengan menunjukkan kekuasaan atau arogansi.
“Pendidikan pada orang dewasa haruslah menghormati pihak yang dididik, bukan malah menunjukkan kuasa dan arogansi dengan memamerkan kekerasan, apalagi sampai menyebabkan luka-luka bahkan menghilangkan nyawa,” kata mantan Komisioner Kompolnas inj.
Lebih lanjut, Poengky mendesak agar kasus ini diusut secara tuntas tanpa pandang bulu. Ia meminta tidak hanya pelaku utama yang diproses, tetapi juga pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut namun tidak melakukan pencegahan.
“Saya mendesak agar kasus ini diusut tuntas dengan tegas tanpa pandang bulu. Tidak hanya satu tersangka, melainkan orang-orang yang dianggap mengetahui tetapi tidak melakukan pencegahan juga harus dimintai pertanggungjawaban,” katanya.
Menurutnya, para pengawas yang memiliki tanggung jawab melakukan pendampingan dan pengawasan juga tidak boleh luput dari pemeriksaan.
“Para pengawas yang seharusnya mendampingi dan mengawasi juga harus diperiksa dan dimintai pertanggungjawaban,” ungkapnya.
Ia juga mendorong agar penanganan kasus dilakukan melalui dua jalur sekaligus, yakni kode etik dan pidana, guna memberikan efek jera serta menjamin keadilan bagi korban.
“Saya mendorong pemeriksaan kode etik dan pidana diterapkan dalam penanganan kasus ini, agar ada efek jera kepada para pelaku, dan ada kepastian hukum serta keadilan bagi korban dan keluarga korban,” katanya.
Selain itu, Poengky mengusulkan peningkatan sistem pengawasan internal di lingkungan kepolisian, salah satunya dengan pemasangan kamera pengawas.
“Saya juga mendorong agar asrama serta gedung-gedung Polri dilengkapi dengan CCTV agar memudahkan pengawasan, sehingga dapat meminimalisir dan menghentikan praktik kekerasan serta pelanggaran hukum lainnya,” tutupnya.(*)
Render bocoran Oppo Pad Mini yang tampil dengan desain tipis dan layar OLED, digadang-gadang jadi pesaing iPad Mini di kelas premium. Sumber foto: x.com/TECHINFOSOCIALS.
batampos – Oppo dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran tablet terbaru bertajuk Oppo Pad Mini. Perangkat ini diposisikan sebagai pesaing iPad Mini dengan membawa spesifikasi kelas flagship dalam bodi yang ringkas.
Kehadiran Oppo Pad Mini langsung mencuri perhatian karena mengusung konsep compact premium, yakni tablet berukuran kecil namun dibekali performa tinggi.
Berdasarkan bocoran yang beredar, Oppo Pad Mini akan hadir dengan layar OLED berukuran 8,8 inci. Layar tersebut mendukung resolusi tinggi serta refresh rate hingga 144Hz, sehingga menawarkan pengalaman visual yang halus dan tajam, baik untuk hiburan maupun produktivitas.
Dari sisi performa, tablet ini disebut akan ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang biasanya hanya digunakan pada perangkat flagship.
Dukungan RAM 12GB hingga 16GB serta kapasitas penyimpanan besar membuat perangkat ini mampu menjalankan aplikasi berat hingga gim dengan lancar.
Selain performa, Oppo juga mengedepankan desain. Oppo Pad Mini dikabarkan memiliki ketebalan sekitar 5,39 mm dengan bobot hanya 279 gram, menjadikannya salah satu tablet paling tipis dan ringan di kelasnya.
Untuk daya tahan, perangkat ini dibekali baterai berkapasitas sekitar 8.000 mAh yang didukung teknologi pengisian cepat 67W. Kombinasi tersebut diklaim mampu memberikan penggunaan lebih lama dengan waktu pengisian yang efisien.
Meski spesifikasi mulai terungkap, Oppo hingga kini belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal peluncuran global. Namun, sejumlah analis memprediksi tablet ini akan masuk ke segmen premium.
Peluncuran awal Oppo Pad Mini diperkirakan akan dilakukan di Tiongkok sebelum menyasar pasar internasional.
Dengan kombinasi desain ringkas, performa tinggi, dan fitur premium, Oppo Pad Mini berpotensi menjadi salah satu tablet compact paling menarik di tahun 2026.(*)