Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 10206

Kasus Positif Covid-19 Capai 10.551 Orang, Pasien Didominasi Pria

0

batampos.co.id – Pertambahan kasus baru positif Covid-19 bertambah 433 kasus baru pada Jumat (1/5). Sehingga totalnya saat ini sebanyak 10.551 dinyatakan positif terinfeksi virus Korona berdasarkan hasil pemeriksaan real time PCR. Dari jumlah itu, laki-laki adalah pasien terbanyak.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan, sedikitnya ada 52 persen pasien pria dan 48 persen pasien perempuan. “Untuk data meninggal (juga lebih banyak laki-laki) yakni 66 persen laki-laki dan 33 persen perempuan,” paparnya dalam konferensi pers Jumat (1/5).

Data pasien sembuh sendiri bertambah 69 orang sehingga totalnya sebanyak 1.591 pasien sembuh. Pasien meninggal bertambah 8 orang sehingga menjadi sebanyak 800 jiwa.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni sebanyak 22.123 orang dan Orang Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak 233.120. Jumlah orang yang sudah diperiksa atau diambil swabnya dari tenggorokan dan hidung di seluruh Indonesia adalah sebanyak 76.538 orang dengan total 102.305 spesimen.

“Sudah ada 89 laboratoriun yang siap bekerja di antaranya sudah maksimal dan beberapa masih mengawali untuk persiapan menuju siap. Mari jaga keluarga kita agar bisa menjaga bangsa ini, negara ini. Dibutuhkan stamina sosial yang kuat agar kita mampu laksanakan ini, kita pasti bisa,” tegas Yuri.(jpg)

7 Ribu Paket Sembako Dari Yayasan Moggallana Indonesia dan Berverly Hotel untuk Warga Batam

0

batampos.co.id – Yayasan Moggallana Indonesia dan Berverly hotel sukses salurkan 7.000 paket sembako kepada masyarakat yang berdampak langsung dengan wabah Covid-19 di berbagai penjuru kota Batam.

Bantuan ini sudah disalurkan sejak Covid-19 mewabah dan terakhir di RW 12 dan RW 17, Kelurahan Tanjungbuntung, Bengkong, Jumat (1/5/2020).

Total ada 600 paket sembako yang diserahkan ke masyarakat di kampung Bengkong Wahyu, Kelurahan Tanjungbuntung tersebut.

Sembako-sembako tersebut diserahkan secara simbolis oleh Koordinator Yayasan Moggallana Indonesia perwakilan Batam, Ricky Anthony, kepada perangkat RT dan RW setempat dan disaksikan oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.

Penyaluran 7 ribu paket sembako itu merupakan bentuk kepedulian Yayasan Moggallana Indonesia dan Berverly Hotel.

Koordinator Yayasan Moggallana Indonesia perwakilan Batam, Ricky Anthony memberikan sembako secara simbolis kepada perangkat RT/RW. Foto: Istimewa untuk batampos.co.idi

“Penyaluran sembako ada yang kita lakukan secara langsung ada juga yang melalui TNI, serta perangkat RT/RW,” jelasnya.

Ricky menuturkan bantuan ini akan terus berlanjut sampai pandemi Covid-19 benar-benar berakhir.

“Selanjutnya bantuan difokuskan untuk panti asuhan dan pondok pesantren,” katanya.

Jumlah bantuan dan sistem penyaluran hampir sama dengan yang dilakukan untuk masyarakat umum.

“Kita mohon doa dan dukungan agar semua rencana kami ini berjalan dengan lancar dan pendemik ini segera berakhir. Untuk sembako sudah selesai dan tahap selanjutnya ke panti asuhan,” ujar Ricky.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, mengapresiasi Yayasan Moggallana Indonesia dan Berverly Hotel. Kata dia, pandemi Covid-19 merupakan tanggungjawab bersama untuk memeranginya.

“Langkah pihak Yayasan Moggallana Indonesia dan Berverly Hotel patut diapresiasi sebab sangat membantu masyarakat dan juga pemerintah dalam mengatasi dampak dari pandemi Covid-19,” jelasnya.

Nuryanto berharap perusahaaan dan yayasan lainnya mengambil tanggungjawab seperti yang dilakukan Yayasan Moggallana Indonesia dan Berverly Hotel.

“Mari sama-sama kita bahu membahu melawan Covid-19 ini dengan kemampuan kita masing-masing,” ujar Nuryanto.(eja)

Covid-19 Menurun, Tapi Banyak Warga Malaysia Stres dan Cemas

0

batampos.co.id – Malaysia mengklaim kebijakan Perintah Kawalan Pergerakan atau lockdown yang diterapkan di negaranya berhasil meratakan kurva kasus Covid-19. Tren kasus menurun dan kini sedang memasuki tahap pemulihan. Wabah ini membuat Malaysia dan negara manapun mengalami masalah yakni warganya kehilangan pekerjaan, masalah kesehatan mental, dan peningkatan kesengsaraan ekonomi.

Malaysia memberlakukan penguncian nasional sejak 18 Maret 2020. Sekolah-sekolah dan bisnis-bisnis yang tidak penting telah ditutup. Semua pertemuan sosial juga dilarang.

“Perintah Kawalan Pergerakan telah berhasil meratakan kurva dan negara kami sedang memasuki fase pemulihan,” kata Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah seperti dilansir dari South China Morning Post, Kamis (30/4).

Malaysia memiliki lebih dari 6.000 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, dan telah melaporkan lebih dari 100 kematian. Status kuncian di Malaysia akan berlanjut hingga 12 Mei, dengan perpanjangan lebih lanjut diharapkan bisa mencegah pertemuan massa selama perayaan Idul Fitri pada akhir Mei.

Lockdown di Malaysia Picu Gangguan Mental

Dalam sebuah survei yang dirilis oleh Think Tank The Center menemukan bahwa 50 persen responden melaporkan mengalami berbagai gangguan mental negatif selama masa lockdown. Dengan 22 persen mengatakan mereka mengalami kecemasan yang parah atau sangat parah.

Kelompok perempuan dan mereka yang berusia di bawah 35 tahun melaporkan tingkat emosi negatif yang lebih tinggi. Sebanyak 26 persen perempuan mengatakan mereka mengalami depresi, kecemasan, dan stres yang parah dan sangat parah.

Orang-orang yang tinggal di perumahan kelas bawah juga melaporkan tanda-tanda yang lebih ekstrem dari ketiga kondisi tersebut. “Ini mendorong agar mengevaluasi kembali bagaimana perumahan murah dirancang dan dibangun, untuk mempertimbangkan implikasi kesehatan mental,” kata The Center dalam sebuah pernyataan.

Ratanya kurva kasus Covid-19 jelas memperlambat laju kenaikan agar tidak terlalu membebani sistem perawatan kesehatan. “Malaysia telah melakukan dengan baik dalam mengelola wabah virus,” kata Ahli Penyakit Pernapasan Dr Helmy Haja Mydin dari Rumah Sakit Pantai Kuala Lumpur.

“Setiap negara memiliki metrik sendiri, sebagian besar dipengaruhi oleh konsekuensi sosial ekonomi juga,” katanya.

Menurut Institute of Strategic and International Studies (ISIS), pandemi ini akan memiliki efek merusak ekonomi Malaysia dari faktor eksternal seperti guncangan permintaan dan penawaran global serta faktor domestik. Dalam sebuah laporan, lembaga Think Tank lokal mengatakan lockdown akan berdampak terhadap usaha kecil dan menengah dan kelompok rentan seperti individu dan pekerja berpenghasilan rendah.

Meski Perdana Menteri Muhyiddin Yassin telah mengumumkan bahwa beberapa pembatasan akan dicabut, tapi para ahli mengatakan strategi keluar dari kuncian harus dipikirkan dengan baik. “Hal-hal tertentu harus tetap dilarang, seperti perjalanan antarnegara sehingga orang tidak terburu-buru ke kota asal mereka untuk perayaan Idul Fitri,” kata dr. Helmy.

Lockdown memang menjaga tingkat kematian Malaysia di bawah 2 persen, namun pemerintah Malaysia pekan lalu mengatakan memperkirakan kerugian harian karena bisnis yang tutup mencapai USD 550 juta. Institut Riset Ekonomi Malaysia pada 25 April memperkirakan sekitar 2,4 juta warga Malaysia bisa kehilangan pekerjaan jika penguncian diperpanjang lagi dua minggu setelah 12 Mei. Pemerintah Malaysia telah mengumumkan paket stimulus untuk membantu perekonomian. (jpg)

Cerita Pendek Liberty, Pasien Covid-19 yang Sembuh Dari Covid-19

0

batampos.co.id – Tiga pasien positif corona virus disease (Covid-19) yang dirawat di RSUD Embung Fatimah dinyatakan sembuh, Jumat (1/5/2020).

Liberty, satu dari tiga pasien sembuh tersebut menyampaikan terima kasih kepada para tenaga medis yang sudah merawatnya sejak 16 April 2020 lalu.

“Terima kasih kepada tenaga medis yang memberikan support luar biasa untuk kami. Sehingga kami tetap semangat untuk sembuh dari Covid ini,” tuturnya saat ditemui di RSUD Embung Fatimah sebelum bertolak pulang ke rumah.

Selain dukungan yang luar biasa dari tenaga medis, fasilitas ruangan di Gedung Tun Sendari tempat perawatannya pun dirasa sangat nyaman.

Fasilitas perawatan penyakit menular di RSUD Embung Fatimah ini merupakan gedung baru.

Tiga pasien yang dinyatakan sembuh setelah mendapatkan perawatan di RSUD Embung Fatimah. Foto: Istimewa

Sarana dan prasarana pun telah dilengkapi. Seperti CCTV, dispenser, telepon ke ruang perawat.

“Kamarnya sangat luas. Jendelanya juga luas. Setiap pagi cahaya matahari masuk. Sehingga sangat bagus untuk terapi pasien seperti kami,” ujar wanita berusia 48 tahun tersebut.

Pasien yang sedang dirawat juga dibiasakan untuk menjaga imunitas tubuh. Antara lain dengan rutin senam dan berjemur setiap pagi.

“Setiap pagi kami dibangunkan, senam dulu, berjemur, di dalam ruangan saja. Jadi betul-betul diberi support setiap hari, harus semangat untuk sembuh,” cerita pasien terkonfirmasi positif nomor 22 Kota Batam ini.

Kepada masyarakat yang akan diisolasi terkait Covid-19 ini, Liberty berpesan jangan takut. Karena isolasi ini tujuannya adalah agar tidak menularkan virus ke orang lain.

“Bagi yang sedang dirawat, tetap semangat. Jangan terlalu banyak nonton TV. Dan harus banyak senyum,” pesannya.(*/esa)

Aturan Turunan Permenhub Disiapkan, Mudik Bakal ‘Diharamkan’

0

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan aturan turunan dari Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Disebutkan, aturan turunan ini memberikan penegasan bahwa pemerintah benar-benar ‘mengharamkan’ kegiatan mudik. Ini bukti keseriusan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyusun Surat Edaran dari Dirjen Perhubungan Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian sebagai aturan turunan dari Permenhub 25/2020.

“Surat Edaran Dirjen nantinya akan mengatur kegiatan penyediaan transportasi (darat, laut, udara dan kereta api) untuk bepergian masyarakat dengan kebutuhan yang penting dan mendesak, yang harus dilaksanakan sesuai dengan tata cara physical distancing yang telah diatur dalam Permenhub 18/2020,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Jumat (1/5).

Akan tetapi, sebelum aturan itu terbit, kebijakan yang berlaku terkait larangan penggunaan sarana transportasi masih seperti yang berlangsung saat ini.

“Larangan mengangkut penumpang keluar dan masuk wilayah PSBB, zona merah dan aglomerasi yang sudah PSBB, di semua moda transportasi. Sedangkan transportasi untuk logistik dan angkutan barang tetap berjalan seperti biasa,” terang dia.

Selain itu, pihaknya juga saat ini tengah mengkoordinasikan teknis pelaksanaan pemeriksaan calon penumpang dengan kriteria kebutuhan penting dan mendesak.

“Ini untuk mengakomodir kebutuhan yang penting dan mendesak bagi masyarakat agar perekonomian tetap dapat berjalan dengan baik dengan menyediakan transportasi penumpang secara terbatas, dengan syarat tetap memenuhi protokol kesehatan,” ungkap Adita.(jpg)

Terpapar Corona dari Pasien, 13 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Sebanyak 13 orang tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Padang Panjang, Sumatera Barat, dinyatakan positif terinfeksi coronavirus disease 2019 (Covid-19). Hal tersebut diketahui berdasar hasil pemeriksaan swab di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang.

Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuwar menjelaskan, tenaga kesehatan itu pernah kontak dengan pasien NS, warga Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, yang pernah berobat ke RSUD dan sudah dinyatakan positif Covid-19. Sebelumnya, sebanyak 70 orang tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Kebun Sikolos dan RSUD Padang Panjang ikut pemeriksaan swab karena pernah kontak dengan pasien NS.

Menurut dia, dua fasilitas kesehatan itu merupakan lokasi NS pernah mendapat layanan kesehatan. Sebanyak 13 orang tenaga kesehatan yang dinyatakan positif dan tanpa gejala, semuanya bertugas di RSUD Padang Panjang.

”Semuanya pernah kontak dalam jarak kurang dari satu meter. Namun, belum dapat dipastikan apakah tertular dari NS atau suaminya yang juga sudah dinyatakan positif Covid-19,” kata Nuryanuwar seperti dilansir dari Antara pada Jumat (1/5).

Direktur RSUD Padang Panjang Ardoni menambahkan, sejak hasil swab NS keluar pada Minggu (26/4), semua petugas yang pernah kontak dengan NS sudah dikarantina di lokasi yang disediakan pemkot dan tidak pulang ke rumah. ”Setelah dinyatakan positif, mereka diisolasi di RSUD Padang Panjang mulai Kamis (30/4) malam,” kata Ardoni.

Pihaknya akan menelusuri kontak 13 tenaga kesehatan itu, menyemprot disinfektan ruangan dan seluruh area rumah sakit, serta kembali menelusuri riwayat kontak pasien NS.

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran meminta warganya lebih mematuhi aturan dalam PSBB yakni agar tidak keluar rumah jika tidak penting selalu gunakan masker dan jaga kebersihan. ”Hasil ini di luar dugaan kita setelah segala upaya di perbatasan kota dan di dalam daerah. Kami harap ini jadi perhatian bersama agar lebih patuh dalam PSBB,” ujar Fadly.

Dia mengimbau masyarakat yang pernah kontak dengan NS dan tenaga kesehatan itu agar segera melapor dan jujur dengan kondisi kesehatan dan riwayat interaksi supaya dapat lebih cepat mendapat penanganan.(antara)

Kata Serikat Buruh Omnibus Law Cika Lebih Berbahaya dari Covid-19

0

batampos.co.id – Menyambut May Day tahun ini, pekerja atau buruh Indonesia mendesak DPR RI menghentikan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Buruh juga mendesak agar pemerintah mencabut RUU tersebut.

Menurut Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FAPI) Indra Munaswar, RUU Cipta Kerja bertentangan dengan UUD 1945. Jika RUU ini tetap dipaksakan untuk diundangkan, maka akan menghilangkan penguasaan negara atas tanah dan sumber daya alam Indonesia.

“Omnibus Law ini sesungguhnya jauh lebih berbahaya daripada Covid-19. Tanah beserta isinya akan mudah dikuasai bangsa asing tanpa bisa dilawan oleh rakyat Indonesia,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (1/5).

Sementara, lanjutnya dari sisi ketenagakerjaan, jika RUU ini disahkan, maka rakyat, angkatan kerja, dan pekerja akan menjadi budak di negerinya sendiri. Sedangkan bangsa asing (TKA) lebih mudah dan leluasa bekerja di Indonesia.

Ia menyebut, pelemahan industri barang dan jasa akibat mewabahnya virus Covid-19 membuat keprihatinan yang mendalam bagi dunia industri dan dunia ketenagakerjaan. Terhalangnya bahan baku, produski, dan pemasaran sudah jelas berdampak langsung terhadap pengusaha dan kaum pekerja.

Sampai hari ini, sudah jutaan pekerja yang dirumahkan maupun yang telah di-PHK. Ia mengatakan, pekerja dan buruh Indonesia menuntut Menteri Tenaga Kerja tidak hanya sekadar mengeluarkan anjuran kepada pengusaha.

“Pekerja atau buruh Indonesia mendesak Menteri Tenaga Kerja untuk secepatnya membentuk Tim Task Force untuk menangani menjamurnya tindakan pengusaha yang telah merumahkan dan mem PHK pekerja,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Tim Task Force terdiri dari asosiasi pengusaha, serikat pekerja atau serikat buruh, Kementerian Keuangan, BPJamsostek, Kepolisian dan Kejaksaan. Tim Tak Force ini bertugas dan berwenang untuk menentukan langkah-langkah dan tindakan yang tepat terhadap perusahaan yang telah, sedang, dan akan merumahkan pekerja tanpa dibayar.

Selain itu, kepada perusahaan yang melakukan PHK tanpa membayar pesangon, dan perusahaan yang tidak akan membayar THR. “Jika terbukti pengusaha tidak punya kemampuan membayar hak-hak pekerja tersebut, maka perlu ada langkah penyelamatan bagi perusahaan dan pekerja dari Pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, Tim Task Force ini juga diharapkan mampu mendeteksi perusahaan yang justru memanfaatkan Covid-19 ini untuk mem-PHK pekerja tetap sebanyak-banyaknya. Tapi kemudian, menerima kembali pekerja baru dengan status pekerja kontrak (PKWT).(jpg)

7 Pasien Positif Covid-19 di Batam Sembuh, Berikut Kronologis Penanganannya…..

0

batampos.co.id – Tujuh pasien positif corona di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dinyatakan sembuh berdasarkan uji swab.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, menyatakan, tujuh pasien yang dinyatakan sembuh tersebut terdiri dari personel Polri, ASN, Pekejra Migran Indonesia dan guru di Kota Batam.

Berikut daftarnya:

1. Pasien Nomor 09

Pasien tersebut berinisial RAE yang merupakan tenaga medis dan berstatus sebagai ASN-P3K.

RAE ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejak Kamis (9/4/2020). Tim medis mulai melakukan pemeriksaan swab terhadap RAE pada Rabu (8/4/2020) lalu di RSUD Embung Fatimah.

Hasilnya RAE terkonfirmasi positif dan ditetapkan sebagai pasien kasus 09. Setelah mendapatkan perawatan ekstra dari tim medis, akhirnya pada 25 April 2020 hasil pemeriksaan swab terhadap RAE dinyatakan negatif.

RAE diketahui telah melakukan pemeriksaan swab sebanyak tiga kali.

2. Pasien nomor 18

Pasien yang dinyatakan sembuh adalah W. Wanita berusia 29 tahun itu berprofesi sebagai guru.

W menjalani perawatan sejak 16 April 2020 di RSUD Embung Fatimah. Sebelum dirawat di RSUD Embung Fatimah, W, sempat mendapatkan perawatan di RS Elisabeth Batam Kota dan pada 7 April dilakukan pemeriksaan swab.

Hasilnya diketahui pada 15 April 2020 dan dinyatakan positif Covid-19. Kemudian pemeriksaan swab kembali dilakukan pada 17 April 2020.

Hasilnya diketahui pada 25 April 2020 dan dinyatakan negatif. Pemeriksaan kembali dilakukan pada 26 April 2020. Hasilnya W dinyatakan negatif Covid-19.

Pasien 02 Mona Parningoman Siregar dan pasien 05 Jusmiar Al Alim (49) dinyatakan sembuh dan boleh pulang setelah mendapatkan perawatan intensif di RSBP Batam. Foto: Rifki Setiawan Lubis/batampos.co.id

3. Pasien Nomor 19

Pasien ketiga adalah ISA yang merupakan anggota Polri. Pria 31 tahun itu sebelumnya dikarantina di RS Bhayangkara setelah pulang pendidikan kepolisian di Sukabumi, Jawa Barat.

Pada 7 April 2020, dilakukan pemeriksaan swab terhadap ISA dan pada 15 April 2020 diketahui hasilnya positif Covid-19.

ISA lantas dirujuk ke RS Galang guna penanganan karantina lebih lanjut.

Kemudian pada 20 April 2020, kembali dilakukan pemeriksaan swab terhadap ISA dan diketahui pada 25 April 2020 dengan terkonfirmasi negatif.

Pemeriksaan kembali dilakukan pada 23 April 2020 dan hasilnya didapatkan pada 29 April dan kembali dinyatakan negatif Covid-19.

Selama dalam perawatan karantina baik di RS Bhayangkara maupun di RS Galang ISA tidak mengalami gangguang kesehatan atau masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

4. Pasien Nomor 21

Kasus keempat juga seorang anggot Polri berinisial HS. Pria 35 tahun itu juga diketahui baru pulang pendidikan kepolisian di Sukabumi, Jawa Barat.

Pemeriksaan swab pertama terhadap HS dilakukan pada 7 April 2020. Hasilnya diketahui pada 15 April dan dinyatakan positif Covid-19.

Pemeriksaan kedua terhadap HS dilakukan pada 20 April 2020 dan diketahui hasilnya pada 26 April 2020 yang bersangkutan negatif Covid-19.

Pemeriksaan kembali dilakukan pada 23 April 2020 dan diketahui HS negatif Covid-19 pada 29 April 2020.

5. Pasien Nomor 22

Kasus kelima ini adalah wanita berinisial LLP yang merupakan ASN di Pemko Batam.

Wanita berusia 48 tahun itu mendapatkan perawatan di RSUD Embung Fatimah sejak 16 April 2020 berdasarkan rujukan dari Puskesmas Baloi Permai, Batam Kota.

Pemeriksaan swab pertama terhadap LLP dilakukan pada 7 April 2020 dan hasilnya diketahui pada 15 April 2020, LLP dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian pada 17 April dilakukan pemeriksaan swab kedua dan hasilnya didapatkan pada 25 April 2020 dan dinyatakan negatif Covid-19.

Pemeriksaan swab LLP kembali dilakukan pada 26 April 2020. Hasilnya LLP dinyatakan negaitf Covid-19.

6. Pasien Nomor 24

Pasien yang dinyatakan sembuh berikutnya adalah TS. TS merupakan ASN di Pemko Batam.

TS dirawat di RSUD Embung Fatimah sejak 16 April 2020 yang merupakan tindaklanjut penanganan dari hasil swab di RS Awal Bros pada 11 April yang hasilnya diketahui pada 15 April 2020 dengan keseimpulan posotof Covid-19.

Pemeriksaan terhadap wanita 52 tahun itu kembali dilakukan pada 17 April 2020 dan hasilnya diketahui pada 25 April 2020 dengan kesimpulan negatif Covid-19.

Kemudian pada 26 April juga dilakukan pemeriksaan swab terhadap TS, hasilnya sama. TS dinyatakan negatif Covid-19. Hasil diterima tim medis pada 29 April 2020.

7. Pasien Nomor 26

Pasien Nomor 26 merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berinisial LM. Wanita berusia 37 tahun itu sempat mendapatkan perawatan di ruang isolasi RS Elisabeth Batam Kota pada 10 April 2020.

Saat berada di RS tersebut LM mengeluhkan demam dan sesak napas. pada 11 April 2020 dilakukan pemeriksaan swab terhadap LM dan diketahui positif Covid-19 pada 15 April 2020.

Selanjutnya pada 21 dan 22 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan terhadap LM
dan hasilnya diketahui pada 29 April 2020 dengan kesimpulan negatif.(esa)

Paket Hemat Berbuka Puasa di Swiss-Belhotel Harbourbay Hanya Rp 20 Ribu

0

batampos.co.id – Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam memberikan Paket Hemat bagi warga Batam yang saat ini banyak menghabiskan waktu di rumah, untuk menghindari penyebrangan Virus Covid-19 di Kota Batam.

Food and Beverage Manager Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, Bakar Efendi, mengatakan, pada Ramadan 1441 Hijriah, pihaknya menyediakan empat jenis paket hemat untuk berbuka puasa.

“Kita ada paket jomblo bagi Anda yang tinggal sendiri, kemudian paket relawan yang bisa dipesan dengan jumlah yang banyak, paket family serta paket officer yang lengkap dengan makanan pembuka hingga makanan penutup,” katanya,

Untuk harga dari paket tersebut, Efendi mengungkap mulai dengan harga Rp 20 ribu per porsi.

“Setiap hari menu yang kita tawarkan selalu berbeda, jadi total 30 menu selama bulan Ramadan ini,” katanya.

Food and Beverage Manager Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, Bakar Efendi, memperlihatkan menu berbuka puasa yang bisa ditebus hanya dengan Rp 20 ribu. Foto: Angga/batampos.co.id

Menariknya kata dia, tahun ini ada Paket Relawan yang bisa ditebus dengan harga Rp 20 ribu.

“Ini khusus kami siapkan untuk Anda yang ingin berbagi dengan sesama. Hingga saat ini, semua pesanan kita antarkan langsung dan tidak ada biaya tambahan,” ucap Efendi.

Untuk layanan free ongkir tersebut berlaku untuk area Batuampar, Jodoh dan Nagoya. Efendi mengatakan tidak ada syarat minimum order.

Namun lanjutnya selainketiga area tersebut pengantaran akan dibebankan biaya pengiriman dengan melihat dari jumlah pesanan.

Untuk pembayaran kata dia, bisa dilakukan secara Cash, Transfer hingga Credit Card.

“Semua pembayaran bisa dilakukan bila pesanan telah diterima oleh para pelanggan,” paparnya.

Pihaknya berharap dengan ada paket hemat tersebut dapat membantu masyarakat Kota Batam.

“Untuk pemesanan, bisa langsung melalui nomor 0812 6695 1607,” tutupnya.(*)

Aris Budiman Jadi Kapolda Kepri, Pernah Berseteru dengan Novel

0

batampos.co.id – Kapolri Jenderal Idham Azis menunjuk Irjen Aris Budiman sebagai Kapolda Kepolisian Riau (Kepri) menggantikan Irjen Andap Budhi Revianto. Promosi Irjen Aris Budiman sebagai Kapolda Kepri bersamaan dengan mutasi 271 perwira tinggi dan menengah pada Korps Bhayangkara.

Dalam telegram Kapolri bernomor ST/1378/KEP/2020, Jumat (1/5), terdapat 271 perwira tinggi dan menengah yang bergeser jabatan. Sementara itu, Irjen Andap Budhi Revianto akan menempati jabatan barunya sebagai Irjen Kemenkumham berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia no: 772/TPA Tahun 2020.

Saat masih berpangkat Brigjen, Irjen Aris Budiman pernah menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK. Aris kemudian ditarik ke Mabes Polri karena sempat berpolemik di internal KPK pada era kepemimpinan Agus Rahardjo.

Sebelum akhirnya dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Binkar SSDM Polri, Aris Budiman pernah menjadi sorotan di KPK. Pria kelahiran Sulawesi Selatan itu disebut melanggar kode etik lantaran menghadiri rapat bersama panitia khusus angket KPK di DPR pada Agustus 2017 lalu.

Irjen Pol Aris Budiman saat menjabat Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (JawaPos.com)

Kemudian, secara terbuka Aris menyatakan Novel sebagai sosok yang powerful di KPK. Bahkan, menurut mantan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri itu, Novel bisa memengaruhi kebijakan yang diambil pimpinan KPK.

Aris Budiman lantas diperiksa pengawas internal KPK dan dilanjutkan sidang Dewan Pertimbangan Pegawai. Delapan dari 10 anggota Dewan Pertimbangan memutuskan Aris Budiman bersalah atau melanggar kode etik KPK. Karena kehadiran Aris di rapat pansus angket KPK tak seizin pimpinan KPK.

Selain itu, Aris Budiman disebut-sebut menolak penetapan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP. Agus Rahardjo selaku Ketua KPK saat itu mengatakan Aris menolak penetapan status tersangka Setya Novanto dengan dalih belum ada bukti kuat aliran uang kepada Ketua Umum Partai Golkar itu.

Aris Budiman bahkan tetap mengirim nota gelar perkara kepada Pimpinan KPK yang isinya menerangkan bahwa penyidik tak punya bukti kuat peran Setya Novanto dalam kasus e-KTP.

Bahkan, nama Aris Budiman juga muncul dalam pemeriksaan anggota DPR yang juga tersangka kasus proyek pengadaan e-KTP, Miryam S. Haryani. Sejumlah anggota Komisi III DPR RI disebut-sebut menawarkan bantuan agar lepas dari jeratan kasus e-KTP dengan imbalan Rp 2 miliar.

Hal ini dilakukan untuk dapat menghapus nama tersangka di KPK atas bantuan Aris Budiman dan enam pegawai KPK lainnya. Namun, secara tegas hal ini telah dibantah oleh Aris Budiman.

Polisi jenderal bintang dua ini pun sempat berseteru dengan penyidik senior KPK Novel Baswedan. Aris Budiman pernah melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik melalui email.

Dalam surat elektronik tersebut, Novel menyebut Aris tidak mempunyai integritas sebagai Dirdik KPK. Novel juga menilai Aris sebagai Dirdik KPK terburuk sepanjang lembaga antirasuah itu berdiri. Menurut Novel, itu merupakan aspirasi wadah pegawai KPK.(jpg)