Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 1023

DPP NasDem Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach Sebagai Anggota DPR RI

0
Ahmad Sahroni

batampos – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem memutuskan untuk menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI dari Fraksi NasDem setelah mencermati dinamika yang terjadi saat ini.

Surat keputusan penonaktifan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach itu diteken Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim. Dengan keputusan itu, Sahroni dan Nafa Urbach sudah tak lagi menjadi anggota DPR RI terhitung mulai Senin, 1 September 2025.

“Bahwa sesungguhnya aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama dalam perjuangan Partai NasDem,” kata Hermawi di Jakarta, Minggu.

Atas berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, dia menegaskan bahwa Partai NasDem berbelasungkawa yang mendalam atas wafatnya sejumlah warga negara Indonesia dalam upaya memperjuangkan aspirasinya.

Dia juga mengatakan bahwa pernyataan para wakil rakyat yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem.

“Perjuangan Partai NasDem sesungguhnya merupakan kristalisasi dan semangat kerakyatan yang senantiasa bertumpu pada tujuan nasional bangsa Indonesia, sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945,” kata Hermawi.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni juga sudah dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Selain itu, rumah Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta, pun dirusak dan dijarah oleh massa. (*)

Sumber: antaranews.com

Artikel DPP NasDem Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach Sebagai Anggota DPR RI pertama kali tampil pada News.

Ketua MUI: Setop Penjarahan, Itu Bentuk Pelanggaran Hukum

0
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh. ANTARA/HO-MUI

batampos – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh mengajak masyarakat untuk menghentikan aksi penjarahan dalam berdemonstrasi, karena hal tersebut melanggar hukum.

“Masyarakat agar menahan diri dari tindakan anarkistik, vandalisme, perusakan fasilitas publik, serta penjarahan dan pengambilan properti orang lain secara tidak hak,” katanya melalui keterangan di Jakarta, Minggu.

Niam menekankan penyampaian aspirasi, bahkan dalam situasi kemarahan pun, tidak boleh diikuti dengan anarkisme, penjarahan dan/atau pencurian harta orang lain, karena itu bertentangan dengan hukum agama dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Bagi massa yang mengambil, menyimpan, dan/atau menguasai barang secara tidak hak, agar segera mengembalikan kepada pemilik atau kepada yang berwajib, supaya tidak bermasalah secara hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Niam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, muhasabah (melakukan introspeksi), berkomitmen untuk mewujudkan kedamaian, melakukan perbaikan, serta mencegah terjadinya tindakan destruktif yang bisa mengganggu keamanan dan kedamaian.

“Di tengah situasi sosial ekonomi dan sosial politik yang kurang baik, kesenjangan yang masih tinggi, maka pejabat dan masyarakat sudah seharusnya mengedepankan gaya hidup yang sederhana, membangun solidaritas sosial, mengedepankan semangat kesetiakawanan sosial, serta menghindari flexing, gaya hidup mewah dan hedonisme, meski sekadar untuk konten,” tegasnya.

Maka dari itu, Niam menegaskan bahwa penyampaian aspirasi mahasiswa dan masyarakat untuk perbaikan negeri dan koreksi atas kebijakan yang dinilai tidak sensitif terhadap rasa keadilan masyarakat, perlu direspon secara bijak dan cepat, serta komitmen untuk mendengar dan melaksanakan perbaikan. (*)

Sumber: antaranews.com

Artikel Ketua MUI: Setop Penjarahan, Itu Bentuk Pelanggaran Hukum pertama kali tampil pada News.

PP Muhammadiyah Minta Semua Pihak Menahan Diri, Hentikan Kekerasan

0
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

batampos – Aksi demonstrasi yang terjadi di Jakarta dan sejumlah daerah di Tanah Air berujung terjadinya kekerasan dengan menghancurkan fasilitas publik. Hal ini menjadi perhatian serius dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Salah satu ormas keagamaan terbesar di Indonesia itu menyampaikan pernyataan agar semua pihak, termasuk peserta aksi demo, untuk menghentikan melakukan segala bentuk tindakan kekerasan dan tindakan anarki, serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

“Semua pihak hendaknya menahan diri dan menghentikan semua bentuk tindak kekerasan yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah dalam keterangan tertulisnya.

Menurut dia, kemarahan, emosi, harus dapat dihentikan dengan melihat kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan bangsa dan negara sebagai fondasi sekaligus modal penting dalam membangun Indonesia sebagai negara maju, berdaulat, bermartabat, adil, makmur, dan sejahtera.

Terkait permasalahan yang terjadi dipicu oleh kenaikan gaji dan tunjangan DPR di tengah kesulitan ekonomi yang dialami rakyat hingga meninggalnya Affan Kurniawan usai dilindas kendaraan taktis Brimob Polri, bisa dicarikan jalan penyelesaian terbaik dengan mengedepankan prinsip keadilan.

“Mari kita bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa dengan dialog dan musyawarah disertai sikap keseksamaan yang tinggi,” ungkapnya.

Selain itu, PP Muhammadiyah juga mengimbau para elite politik, pejabat negara, anggota legislatif, dan para pengambil kebijakan untuk lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan menerapkan perilaku santun, menjalankan hidup sederhana, dan menunjukkan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat.

“Kami meminta para elite politik untuk lebih mawas diri, melakukan introspeksi, dan tidak melukai hati rakyat. Publik membutuhkan keteladanan para pemimpinnya, terutama para wakil rakyat yang telah diberikan mandat dengan tulus,” ungkapnya.

Selain itu, PP Muhammadiyah menegaskan sikapnya mendukung penuh langkah Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas dan memproses hukum seadil-adilnya atas peristiwa meninggalnya almarhum Affan Kurniawan yang disebabkan oleh tindakan berlebihan dari aparat kepolisian di lapangan.

“Aparatur keamanan hendaknya lebih mengutamakan cara dan pendekatan yang persuasif dengan dialog dan cara-cara non-kekerasan sebagai wujud dari sikap kepolisian untuk masyarakat,” ungkapnya.

Aksi demonstrasi memang semakin liar. Selain merusak fasilitas publik dan aset negara, mereka juga menjarah sejumlah rumah anggota DPR. Adapun rumah-rumah yang dijarah yaitu rumah Ahmad Sahroni, Iya Kuya, hingga Eko Patrio. (*)

Sumber: JP Group

Artikel PP Muhammadiyah Minta Semua Pihak Menahan Diri, Hentikan Kekerasan pertama kali tampil pada News.

Ini Fakta-fakta Penjarahan Rumah Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, Nafa Urbach, dan Sri Mulyani dari Amukan Massa

0
Rumah Menkeu Sri Mulyani setelah jadi korban penjarahan pada Minggu dini hari (31/8). (Antara/Jafar Sidik)

batampos – Gelombang aksi massa yang meluas semakin menyasar rumah para anggota dewan. Ratusan massa melakukan penjarahan terhadap sejumlah rumah anggota dewan, yang bermula dari Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Penjarahan terhadap rumah Sahroni, pada Sabtu sore (30/8), setelah gelombang massa aksi yang terjadi secara terus menerus sejak Senin (25/8). Hal itu dipicu dari pernyataan yang viral, terkait lontaran kata “bubarkan DPR orang paling tolol sedunia”.

Kemarahan massa pun semakin dipicu dari tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Pejompongan, Jakarta, pada Kamis malam (28/8). Gelombang massa semakin menyulut hingga membakar sejumlah fasilitas umum (fasum).

Berikut fakta-fakta penjarahan rumah anggita dewan hingga Menteri Keuangan Seri Mulyani:

1. Ahmad Sahroni
Rumah Ahmad Sahroni yang berlokasi di Swasembada Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ramai didatangi warga sejak pukul 15.00 WIB, pada Sabtu (30/8). Masyarakat sekitar yang awalnya melakukan penjagaan, tidak mampu menahan massa yang jumlahnya ratusan orang.

Pria yang kerap dijuluki sebagai crazy rich Tanjung Priok itu dan keluarganya tidak berada di rumah, lantaran dikabarkan kabur ke luar negeri.

Tak hanya menjarah barang berharga seperti TV, tas branded, dan patung branded. Massa yang sedang mengamuk juga menghancurkan seisi rumah dan mobil mewah milik Sahroni.

Tak puas menghancurkan Lexus, massa kembali bergegas mencari garasi mobil mewah yang dimilikinya. Ferrari 458 berwarna kuning pun tak luput dari sasaran. Penampakan ini juga tampak diunggah oleh akun Instagram @hujat_otomotiff.

Selanjutnya giliran Porsche 356 warna merah yang terparkir manis di garasi jadi amukan kemarahan warga. Bodi mobil tampak penyok dan kaca pecah lantaran dihantam benda keras berulang kali.

Tak hanya itu, kendaraan lain pun turut dirusak. Massa semakin tak terkendali dan masuk ke dalam rumah serta menghancurkan fasilitas yang ada.

2. Eko Patrio
Eko Patrio menjadi sasaran amuk massa setelah video jogetnya di Gedung DPR viral di media sosial. Pria yang bernama lengkap Eko Hendro Purnomo itu merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN).

Meski Eko menyampaikan permintaan maaf, tidak lama setelah penjarahan menyasar rumah Ahmad Sahroni, rumah Eko yang berlokasi di Setiabudi, Jakarta Selatan turut menjadi sasaran jarahan warga.

Rumah mewah yang dikabarkan senilai Rp 150 miliar itu dijebol massa dan barang-barant di dalamnya di jarah. Mulai dari tas branded, pakaian mewah dan sejumlah barang elektronik seperti kulkas, dispenser hingga TV, ikut dibawa massa.

Dari video yang diterima JawaPos.com, pelaku penjarahan tidak hanya dilakukan masyarakat umum, tapi juga mereka yang berseragam sopir ojek online.

Masih lengkap dengan seragam dan helmnya, para sopir ojol bergiliran keluar masuk ke dalam rumah mewah Eko Patrio.

3. Uya Kuya
Presenter sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PAN Surya Utama alias Uya Kuya telah menyampaikan klatifikasi sebanyak dua kali melalui media sosial Instagram, terkait video dirinya yang kelihatan joge di Gedung DPR.

Namun, klarifikasi itu tidak mampu menahan amukan massa, sehingga menjarah rumah Uya Kuya, yang berlokasi di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu malam (30/8).

Bahkan, Uya Kuya telah menyampaikan permintaan maaf, sebelum akhirnya rumah mewahnya dijarah massa. Banyak barang yang ada di rumah Uya Kuya dibawa. Kini, sebanyak tujuh pelaku penjarahan dikabarkan telah diamankan aparat Kepolisian.

4. Nafa Urbach
Penyanyi sekaligus Anggota DPR Fraksi Partai NasDem turut menjadi sasaran amukan massa. Nafa Urbach menjadi sasaran setelah mengeluh perjalanannya dari rumahnya di Bintaro ke DPR selalu macet, sehingga menghambat kerjanya sebagai anggota dewan.

Nafa Urbach sempat melontarkan kewajaran, jika Anggota DPR mendapat tunjangan rumah Rp 50 juta. Bahkan, Nafa pun menyampaikan permohonan maaf meski akhirnya rumahnya tetap dijarah massa.

Permohonan maaf Nafa ini diunggah sekitar pukul 23.00 WIB, setelah rumah dua rekannya di Senayan, Ahmad Sahroni dan Eko Patrio jadi sasaran amukan massa, yang sakit hati atas pernyataan blunder dan nirempati dari para wakil rakyat.

5. Sri Mulyani
Rumah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan turut dijarah warga. Orang tak dikenal menjarah rumah Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, Minggu dini hari.

“Gelombang pertama sekitar jam satu (dini hari), gelombang kedua terjadi sekitar jam tiga (dini hari),” kata staf pengamanan di rumah itu, Joko Sutrisno, kepada pada Minggu pagi (31/8).

Menurut para saksi mata, penjarahan gelombang kedua adalah yang paling mengerikan karena melibatkan ratusan orang, bahkan mungkin seribuan orang.

“Saya hanya bisa menyaksikan dari balik tirai rumah saya saja, tak berani keluar, karena banyak sekali orang-orang yang datang,” ucap seorang tetangga yang meminta namanya tak disebutkan. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Ini Fakta-fakta Penjarahan Rumah Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, Nafa Urbach, dan Sri Mulyani dari Amukan Massa pertama kali tampil pada News.

Bawaslu Bintan Kumpulkan Masukan Soal Revisi UU Pemilu dan Pilkada

0
Bawaslu Bintan
Bawaslu Bintan menggelar kegiatan penguatan kelembagaan pengawasan Pemilu, Sabtu (30/8). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menggelar kegiatan penguatan kelembagaan pengawasan Pemilu. Agenda ini sekaligus membahas regulasi terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135 Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (30/8) ini turut menghadirkan anggota Komisi II DPR RI, Arif Wibowo, melalui zoom meeting bersama para peserta.

Ketua Bawaslu Bintan, Sabrima Putra, mengatakan kegiatan ini menjadi forum untuk menerima masukan seiring adanya rencana revisi Undang-Undang Pemilu dan Pilkada.

“Kita juga diminta untuk terus memberikan edukasi, sejauh ini sudah kita jalankan. Hal ini agar masyarakat tahu apa saja kinerja Bawaslu,” ujar Putra.

Ia menjelaskan, salah satu poin revisi UU Pemilu yang dibahas menyangkut kewenangan instansi dalam Sentra Gakkumdu. Tujuannya agar penyelesaian perkara pelanggaran Pemilu dan Pilkada bebas dari kepentingan.

“Nanti kita akan menyampaikan daftar inventaris masalah ke Bawaslu Kepri yang kemudian akan diberikan ke Bawaslu RI untuk dibahas bersama Komisi II DPR RI,” jelasnya.

Menurut Putra, kegiatan ini diharapkan dapat semakin menguatkan pengawasan penyelenggaraan Pemilu ke depan, mulai dari tingkat bawah hingga pusat.

“Semoga pengawasan Pemilu akan lebih meningkat, baik dalam proses maupun pelaksanaan. Untuk itu kita juga bertukar pikiran dengan instansi, lembaga, hingga media massa,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Bawaslu Bintan Kumpulkan Masukan Soal Revisi UU Pemilu dan Pilkada pertama kali tampil pada Kepri.

September 2025 Punya Libur Panjang Akhir Pekan, Ini Jadwalnya

0
Ilustrasi
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Bulan September 2025 segera tiba. Masyarakat Indonesia kembali mendapat kesempatan menikmati hari libur nasional sekaligus libur panjang akhir pekan.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, hanya ada satu hari libur nasional di bulan September. Libur tersebut jatuh pada Jumat, 5 September 2025, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Karena bertepatan dengan akhir pekan, masyarakat bisa menikmati libur panjang selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat hingga Minggu (5–7 September 2025).

Libur panjang ini dapat dimanfaatkan untuk beristirahat, berlibur singkat, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga atau kerabat.

Selain itu, momen libur panjang juga diyakini mampu menggerakkan perekonomian lewat ramainya kunjungan masyarakat ke tempat hiburan maupun destinasi wisata.

Setelah September, libur panjang kembali hadir di bulan Desember 2025. Momen itu jatuh pada 25 Desember untuk memperingati Hari Raya Natal yang ditetapkan sebagai hari libur nasional sekaligus cuti bersama. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel September 2025 Punya Libur Panjang Akhir Pekan, Ini Jadwalnya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polisi Buru Pelaku Penjarahan Rumah Uya Kuya, 9 Sudah Ditangkap

0
Iya kuya
Uya Kuya. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Polres Metro Jakarta Timur terus memburu pelaku penjarahan rumah politisi PAN sekaligus artis Uya Kuya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Penjarahan itu terjadi pada Sabtu (30/8) malam dan terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial.

“Benar, semua yang ada di video penjarahan rumah Uya Kuya akan dicari,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, saat dikonfirmasi, Minggu (31/8).

Dicky menyebut sejauh ini polisi telah menangkap sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan. Dari tangan para pelaku, turut diamankan sejumlah barang bukti berupa perabotan rumah tangga yang diambil dari kediaman Uya Kuya.

“Barang-barang yang ada di TKP, kurang lebih beberapa perabotan,” pungkasnya.

Kasus penjarahan rumah Uya Kuya menjadi sorotan publik setelah kediaman anggota DPR RI itu diserbu massa.

Peristiwa ini terjadi tak lama setelah Uya Kuya ramai diperbincangkan usai videonya berjoget di Gedung DPR/MPR viral berbarengan dengan isu kenaikan tunjangan DPR RI.

Uya sebelumnya telah memberikan klarifikasi bahwa aksi joget tersebut tidak ada kaitannya dengan tunjangan DPR. Ia menyebut joget dilakukan untuk menghargai musisi yang tampil setelah acara resmi selesai.

Selain itu, Uya juga membantah kabar hoax di media sosial yang menyebut dirinya hanya berpenghasilan Rp 10 juta sebagai artis lalu dibandingkan dengan gaji dan tunjangan DPR. Meski sudah memberikan klarifikasi, kemarahan massa tetap memuncak hingga berujung penjarahan rumah mewahnya. (*)

Sumber: Jawa Pos

Artikel Polisi Buru Pelaku Penjarahan Rumah Uya Kuya, 9 Sudah Ditangkap pertama kali tampil pada News.

Penalti Bruno Fernandes di Injury Time Pastikan Kemenangan MU 3-2

0
MU vs Burnley
Bruno Fernandes pimpin Manchester United raih kemenangan dramatis 3-2 atas Burnley. (dok. Premier League)

batampos – Manchester United akhirnya meraih kemenangan perdana di Liga Inggris musim 2025/2026. Dalam laga pekan ketiga di Old Trafford, Sabtu (30/8) malam WIB, Setan Merah menundukkan Burnley dengan skor tipis 3-2.

Kemenangan MU hadir lewat drama. Sempat unggul dua kali lebih dulu, tim asuhan Ruben Amorim harus melihat Burnley mampu menyamakan kedudukan. Gol bunuh diri lawan dan eksekusi penalti Bruno Fernandes di masa injury time akhirnya memastikan tiga poin pertama bagi United musim ini.

Sejak awal laga, MU tampil agresif. Matheus Cunha membuka peluang lewat tendangan jarak jauh yang ditepis Martin Dubravka, sementara Bryan Mbeumo juga beberapa kali mengancam gawang Burnley. United sempat mengajukan klaim penalti usai Mason Mount terjatuh dalam duel dengan Kyle Walker, namun wasit tidak menggubris.

Gol pertama MU lahir di menit ke-28 dari situasi bola mati. Umpan bebas Bruno Fernandes disambut tandukan Casemiro mengenai mistar, lalu bola memantul ke tubuh Josh Cullen hingga masuk ke gawang. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Burnley meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan lewat Lyle Foster di menit ke-55. Namun dua menit kemudian, MU kembali unggul melalui skema serangan cepat yang dituntaskan Mbeumo menjadi gol. Skor berubah 2-1.

Burnley tak menyerah. Jaidon Anthony memanfaatkan kemelut sepak pojok untuk mencetak gol di menit ke-66 dan membuat skor kembali imbang 2-2. Pertandingan semakin terbuka dengan kedua tim saling menekan.

Ketegangan mencapai puncak di masa injury time. Amad Diallo dijatuhkan di kotak terlarang dan wasit menunjuk titik putih usai meninjau VAR. Bruno Fernandes yang sempat gagal di laga kontra Fulham, kali ini sukses menaklukkan Dubravka. MU menang dramatis 3-2.

Kemenangan ini membuat Ruben Amorim bisa sedikit bernapas lega setelah dua laga awal tanpa kemenangan. MU kini naik ke posisi kesembilan klasemen sementara dengan empat poin. Sedangkan Burnley menempati peringkat ke-11 dengan tiga angka. (*)

Sumber: Jawa Pos
 

Artikel Penalti Bruno Fernandes di Injury Time Pastikan Kemenangan MU 3-2 pertama kali tampil pada Olahraga.

Ini Tiga Rute Penerbangan Baru dari Hang Nadim, Batam

0
Sejumlah kendaraan yang akan melakukan penjemputan melintas di pintu kedatangan Bandara Hang Nang Nadim Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– PT Bandara Internasional Batam (BIB) membuka peluang kerja sama strategis dengan maskapai AirAsia Malaysia. Dari kerja sama ini, tiga rute baru direncanakan beroperasi dari Bandara Internasional Hang Nadim, yakni Batam–Penang, Batam–Kuala Lumpur, dan Batam–Denpasar.

Rute Batam–Kuala Lumpur ditargetkan bisa terbang perdana pada akhir Maret 2026, sementara Batam–Penang dan Batam–Denpasar diharapkan sudah terealisasi lebih cepat pada 2025.

BACA JUGA:Lion Air Buka Rute Baru Batam–Dabo Singkep, Terbang Perdana 14 Juni

Komitmen kerja sama itu ditandai dengan pertemuan resmi manajemen BIB dan AirAsia Malaysia di kantor pusat AirAsia (RedQ), Kuala Lumpur. Pertemuan tersebut membahas peluang operasional AirAsia di Hang Nadim sekaligus membuka jalur baru yang menghubungkan Batam dengan destinasi populer di kawasan.

Pihak AirAsia menyatakan akan mengkaji lebih lanjut skema kerja sama yang sesuai sebelum pertemuan lanjutan dijadwalkan.

Direktur Utama BIB, Annang Setia Budhi, menegaskan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi memperluas jaringan penerbangan dari dan ke Batam.

“Dengan fasilitas dan layanan yang ada di Hang Nadim, peluang kerja sama strategis ini semoga segera terealisasi. Kami berharap bisa meningkatkan konektivitas sekaligus memfasilitasi pertumbuhan ekonomi Batam,” ujarnya.

Menurut dia, BIB percaya langkah ini akan membawa manfaat besar, baik bagi masyarakat maupun ekosistem bisnis di Batam. Namun demikian, kata dia, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan tetap dibutuhkan agar rencana ini berjalan sukses.

AirAsia dikenal sebagai maskapai berbiaya rendah (LCC) terkemuka di Asia dengan lebih dari 150 destinasi penerbangan. Maskapai ini konsisten memperluas konektivitas, termasuk ke Batam, yang dinilai memiliki potensi besar sebagai hub transportasi di wilayah perbatasan.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya BIB menjadikan Hang Nadim sebagai pintu gerbang internasional yang lebih kompetitif, seiring berkembangnya Batam sebagai kota industri, pariwisata, dan investasi. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Ini Tiga Rute Penerbangan Baru dari Hang Nadim, Batam pertama kali tampil pada Metropolis.